PENERAPAN PENDEKATAN STRUKTURAL PADA CERITA RAKYAT PAPUA “EMPAT RAJA” DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

Penulis

  • Tadeus Janggur Universitas Negeri Semarang
  • Sumartini Universitas Negeri Semarang
  • U’um Qomariyah Universitas Negeri Semarang

Kata Kunci:

Pendekatan Struktural, Cerita Rakyat Papua, Empat Raja, Pembelajaran Sastra, Bahasa Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan struktural pada cerita rakyat Papua Empat Raja dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire serta pengaruhnya terhadap kemampuan siswa dalam menganalisis unsur intrinsik karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami unsur intrinsik cerita rakyat, seperti tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan struktural mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis cerita rakyat Papua Empat Raja. Nilai rata-rata pretest siswa sebesar 61,4 meningkat menjadi 82,7 pada posttest. Selain meningkatkan hasil belajar, pendekatan struktural juga membantu siswa memahami hubungan antarunsur intrinsik cerita secara lebih sistematis dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya lokal Papua. Dengan demikian, penerapan pendekatan struktural pada cerita rakyat Papua Empat Raja efektif digunakan dalam pembelajaran sastra di SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29