STRATEGI BIMBINGAN KONSELING ISLAM BAGI REMAJA KECANDUAN MEDIA SOSIAL:
STUDI KASUS DI MAN 2 MEDAN
Kata Kunci:
Bimbingan Konseling Islam, Media Sosial, Remaja, Kecanduan, Strategi KonselingAbstrak
Perkembangan media sosial pada era digital memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan remaja, termasuk munculnya perilaku kecanduan media sosial yang berdampak pada aspek akademik, sosial, moral, dan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Bimbingan Konseling Islam dalam menangani remaja kecanduan media sosial di MAN 2 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri dari guru Bimbingan Konseling Islam, kepala sekolah, wali kelas, dan peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan media sosial pada remaja terlihat dari tingginya intensitas penggunaan telepon genggam, menurunnya konsentrasi belajar, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Strategi Bimbingan Konseling Islam yang diterapkan meliputi konseling individu, bimbingan kelompok, pendekatan spiritual, muhasabah, pembiasaan ibadah, pemberian nasihat Islami, serta kerja sama antara guru dan pihak sekolah. Strategi tersebut dinilai efektif dalam membantu siswa meningkatkan kontrol diri dan penggunaan media sosial secara lebih bijaksana sesuai nilai-nilai Islam.
The rapid development of social media in the digital era has significantly influenced adolescents’ lives, including the emergence of social media addiction that affects students’ academic, social, moral, and spiritual aspects. This study aims to analyze Islamic Guidance and Counseling strategies in handling adolescents addicted to social media at MAN 2 Medan. The research employed a qualitative approach with a case study design. The research informants consisted of Islamic Guidance and Counseling teachers, the principal, homeroom teachers, and students selected through purposive sampling techniques. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that social media addiction among adolescents was characterized by high intensity of smartphone use, decreased learning concentration, and reduced direct social interaction. The Islamic Guidance and Counseling strategies implemented included individual counseling, group guidance, spiritual approaches, self-reflection (muhasabah), worship habituation, Islamic advice, and collaboration between teachers and the school. These strategies were considered effective in helping students improve self-control and use social media more wisely in accordance with Islamic values.




