PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA: AKOMODASI KEPENTINGAN WARGA TERDAMPAK BANJIR DI DESA SUKAMEKAR KECAMATAN SUKAWANGI KABUPATEN BEKASI

Penulis

  • Eva Oktavia Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Eka Yulyana Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Sopyan Resmana Adiarsa Universitas Singaperbangsa Karawang

Kata Kunci:

Partisipasi Masyarakat, Perencanaan Pembangunan Desa, Banjir, Tangga Partisipasi Arnstein

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, khususnya terkait akomodasi kepentingan warga terdampak banjir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan dari pemerintahan desa dan warga terdampak banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berlangsung melalui musyawarah dusun, musyawarah desa, dan Musrenbangdes. Pemerintah desa telah mengakomodasi aspirasi warga melalui pembangunan tanggul sementara, perbaikan drainase, dan penyusunan prioritas pembangunan, namun keterbatasan kewenangan dan anggaran menyebabkan tidak seluruh usulan dapat direalisasikan. Berdasarkan Teori Tangga Partisipasi Sherry R. Arnstein, tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori degrees of tokenism, khususnya consultation dan placation, dengan kecenderungan menuju partnership.

This study aims to analyze community participation in development planning in Sukamekar Village, Sukawangi District, Bekasi Regency, specifically regarding the accommodation of the interests of flood-affected residents. The research used a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through interviews, observations, and documentation studies with informants from the village government and flood-affected residents. The results indicate that community participation took place through hamlet deliberations, village deliberations, and the Village Development Planning Forum (Musrenbangdes). The village government has accommodated residents' aspirations by constructing temporary embankments, improving drainage, and establishing development priorities. However, limited authority and budget have prevented all proposals from being realized. Based on Sherry R. Arnstein's Ladder of Participation Theory, the level of community participation falls into the category of degrees of tokenism, specifically consultation and placation, with a tendency toward partnership

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29