PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

Penulis

  • Hani Aprilianti Universitas Bina Sarana Informatika
  • Saridawati Universitas Bina Sarana Informatika

Kata Kunci:

Return On Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Nilai Perusahaan, Price to Book Value (PBV)

Abstrak

Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi nilai perusahaan adalah kinerja keuangan, khususnya Return On Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER). Perusahaan subsektor makanan dan minuman memiliki peran penting dalam pertumbuhan industri di Indonesia sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian terdiri atas 6 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 30 data observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12. Berdasarkan hasil pemilihan model, model yang digunakan adalah Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, Debt to Equity Ratio (DER) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, serta Return On Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024.

Firm value is an important indicator that reflects a company's success in enhancing shareholders' wealth. One of the factors assumed to influence firm value is financial performance, particularly Return On Asset (ROA) and Debt to Equity Ratio (DER). The food and beverage subsector plays a significant role in Indonesia's industrial growth, making it an interesting subject for research. This study aims to analyze the effect of Return On Asset (ROA) and Debt to Equity Ratio (DER) on firm value in food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period, both partially and simultaneously. This study employed a quantitative method with a descriptive approach. The data used were secondary data obtained from the annual financial statements published on the official website of the Indonesia Stock Exchange (IDX). The research sample consisted of six companies selected using the purposive sampling technique, resulting in 30 observations. The data were analyzed using panel data regression with the assistance of E-Views 12 software. Based on the model selection results, the Random Effect Model (REM) was chosen as the most appropriate model. The results indicate that Return On Asset (ROA) has no significant effect on firm value, Debt to Equity Ratio (DER) also has no significant effect on firm value, and Return On Asset (ROA) and Debt to Equity Ratio (DER) simultaneously have no significant effect on firm value in food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31