PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO (DER) DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA SUB SEKTOR PRODUK DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN DI BURSA EFEK INDONESIA 2022-2024
Kata Kunci:
Debt To Equity Ratio (DER), Ukuran Perusahaan, Return On Assets (ROA)Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan ukuran perusahaan terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan subsektor produk dan perlengkapan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2022–2024. Penelitian ini berangkat dari pentingnya profitabilitas sebagai indikator dalam menilai keberhasilan perusahaan menghasilkan laba dari aset yang dimiliki. ROA digunakan sebagai alat ukur profitabilitas, sedangkan DER digunakan untuk menggambarkan struktur modal perusahaan dan ukuran perusahaan diukur melalui total aset.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan pada situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian dari total 65 perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 13. Berdasarkan hasil pemilihan model, penelitian menggunakan Random Effects Model (REM). Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa DER dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sementara itu, hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa DER dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA perusahaan subsektor produk dan perlengkapan bangunan periode 2022–2024.
This study aims to analyze the effect of Debt to Equity Ratio (DER) and company size on Return on Assets (ROA) in building products and equipment sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. The study is based on the importance of profitability as an indicator of a company’s ability to generate profits from its assets. In this research, ROA is used to measure profitability, while DER reflects the company’s capital structure and company size is measured by total assets. This research applies a descriptive quantitative method using secondary data obtained from annual financial statements published on the official IDX website. The sampling technique used purposive sampling, resulting in 11 companies selected from 65 companies that met the research criteria. Data analysis was conducted using panel data regression with EViews 13 software. Based on the model selection test, the Random Effects Model (REM) was chosen as the most appropriate model. The results partially indicate that DER and company size do not significantly affect ROA. However, simultaneously, DER and company size have a significant effect on ROA in building products and equipment sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024.




