PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PENERAPAN APLIKASI CORE TAX SYSTEM PPN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN PADA GHACOAN YASMIN BOGOR
Kata Kunci:
Kesadaran Wajib Pajak, Aplikasi Core Tax System Ppn, Kepatuhan Wajib Pajak BadanAbstrak
Sebuah perusahaan yaitu Ghacoan di Bogor umumnya didirikan oleh sebuah entitas bisnis berskala besar yang terdampak langsung oleh transisi digital ini. Penelitian ini diharapkan yaitu dapat membantu perusahaan Ghacoan di Bogor untuk mengevaluasi dari informasi mengenai manfaat dan tantangan implementasi aplikasi Core Tax System dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kuantitatif, menggunakan EVIEWS 8. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan. Penerapan aplikasi coretax system PPN secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan. Dan Kesadaran wajib pajak dan penerapan aplikasi coretax system PPN secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan.Dapat disimpulkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh secara parsial terhadap Kepatuhan Wajib PPN. Artinya, peningkatan kesadaran wajib pajak justru berkorelasi dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Fenomena ini bisa jadi disebabkan oleh persepsi wajib pajak tentang suatu beban pajak yang terlalu tinggi, ketidakpuasan terhadap transparansi pengelolaan dana PPN di Ghacoan Bogor, atau faktor eksternal lainnya yang membuat mereka patuh meskipun sadar akan kewajibannya. Dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi coretax system PPN secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan artinya semakin baik penerapan Coretax System, semakin tinggi tingkat kepatuhan wajib pajak. Hal ini terlihat dari penilaian responden yang baik terhadap kemudahan memperoleh informasi perpajakan PPN, integrasi data, kemudahan pelaporan daring, dan fleksibilitas akses sistem. Serta dapat disimpulkan bahwa dari kesadaran wajib pajak dan penerapan aplikasi coretax system PPN secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan. Artinya Core tax dapat memberikan rasa keadilan di kalangan wajib pajak yang telah patuh dimana sistem data pemadanan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dapat memberikan penggunaan data yang akurat wajib pajak tidak dapat lagi menghidar dari kewajibannya. Sistem Coretax ini dapat memastikan bahwa seluruh wajib pajak akan di perlakukan secara adil, berdasarkan data yang sebenarnya tanpa dapat menghindar. Dari kewajibannya. Setiap daya yang masuk core tax yaitu menghitung secara objektif dan konsisten yang memberikan rasa nyaman dan adil kepada semua wajib pajak di Direktorat Jendral Pajak.Kepatuhan pajak dalam membayar pajak PPN pada Ghacoan di Bogor yaitu dari memasukkan dan melaporkan pada waktunya informasi yang diperlukan mengisi secara benar jumlah pajak yang terutang, dan membayar pajak pada waktunya, dan tanpa ada tindakan pemaksaan.Serta menjalankan kebijakan pajak dalam sistem pemungutan pajak menggunakan sistem self assesment system yaitu suatu sistem pemungutan pajak yang memberi wewenang, penuh kepada wajib pajak untuk menghitung, menyetorkan, dan melaporkan sendiri besarnya utang pajak di DJP. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah bagi penulis: dapat menambah pengetahuan pajak mengenai pengaruh core tax system terhadap kepatuhan wajib pajak badan terutama PPN pada ghacoan Yasmin Bogor, Wajib Pajak dengan patuh membayar pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai) secara tepat waktu dapat meningkatkan pendapatan bagi negara, yaitu dari pajak PPN. Tingkatkan literasi digital melalui partisipasi aktif pelatihan resmi di Direktorat Jenderal Pajak, dapat secara optimal untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan menghindari denda telat bayar pajak, bagi Pemerintah dan Otoritas Pajak: Perluas program sosialisasi coretax secara inklusif, terutama bagi wajib pajak badan skala kecil, serta integrasi data dan keamanan sistem Coretax untuk membangun kepercayaan, evaluasi efektivitas coretax dapat dilakukan melalui survei kepuasan, serta mengetahui seberapa besar tingkat kepatuhan pajak dalam pajak PPN, penelitian Selanjutnya: Perluas sampel ke wilayah gunakan analisis untuk melihat dampak jangka panjang, bagi Akademisi Atau Program Akuntansi Perpajakan: Penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan variabel kepercayaan pada otoritas pajak atau dampak ekonomi, serta mengenal coretax mengenai PPN. Obyek penelitian yang lebih luas, sehingga hasil penelitian dapat dijadikan acuan bagi Ghacoan Yasmin Bogor ini terletak di Jalan Raya Cilendek, Bogor, di perempatan Yasmin Semplak.
Gahcoan a company based in Bogor, is a large-scale business entity directly affected by the angoing digital transition. This study aims to assist Ghacoan in evauating information regarding the benefitsand challenges associated with implementing the Core Tax System application to meet tax obligations. Employing a quatitative research design and utilizing Eviews 8 software, the study reveals that taxpayer awareness has a partial effect on corporate taxpayer compliance. Similary, the implementation of the VAT Core Tax System Application partially influences corporate taxpayer compliance. Furthermore, taxpayer awareness and the implimentation of the VAT Core Tax System application jointly (simultaneously) influence corporate taxpayer compliance. It can be concluded that taxpayer awareness has a partial impact on VAT taxpayer compliance, specifically , an increase in taxpayer awareness correlates with an increase in taxpayer compliance. This phenomenon may stem from taxpayer perceptions of exvcessive tax burdens, dissatisfaction with the transparency of VAT fund management at Ghacoan Bogor, or other external factors that drive compliance despite their awareness of the obligations involved. It can be concluded that the implemetation of the VAT Coretax System application has a partial effect on corporate taxpayer compliance, in other words, the better the implementation of teh Coretax System, the higher the level of taxpayer compliance. This is evident from the repondents positive asessment regarding the ease of obtaining VAT related information, data integration the convenience of online reporting, and system access flexibility. Furthermore, it can be concluded that taxpayer awareness and the implemetation of the VAT Coretax System application simultameously influence corporate taxpayer compliance. In essence, the Core Tax system fosters a sense of fairness among compliant taxpayers; the data-matching mechanism between the NIK (Population Identification Number) and NPWP (Taxpayer Identification Number) ensures data accuracy, making it impossible for taxpayers to evade their obligations. The Core Tax system guarantees that all taxpayers are treated equitably based on factual data, leaving no room for obligation avoidance. Every data entry into the Core Tax system is processed objectively and consistently, instilling a sense of comfort and fairness among taxpayers dealing with the Directorate General of Taxes (DGT). Regarding VAT compliance at Ghacoan in Bogor, this entails the timely submission and reporting of required information, the accurate calculation of tax liabilities, and timely payment without the need for enforcement actions. Furthermore, it involves adhering to the tax policy's self-assessment mechanism, which grants taxpayers full authority to calculate, remit, and report their own tax liabilities to the DGT. For future research, the author suggests expanding knowledge regarding the impact of the Core Tax system on corporate taxpayer compliance—specifically concerning VAT at Ghacoan Yasmin, Bogor—as timely VAT compliance contributes to increased state revenue. Enhance digital literacy through active participation in official training provided by the Directorate General of Taxation to optimally fulfill tax obligations and avoid late-payment penalties. For the Government and Tax Authorities: Expand inclusive Coretax outreach programs—particularly for small-scale corporate taxpayers—and ensure data integration and system security to build trust; evaluate Coretax effectiveness via satisfaction surveys and assess VAT compliance levels. Future research: Expand the geographical scope of the sample and utilize analysis to examine long-term impacts. For Academics or Taxation Accounting Programs: Conduct further research integrating variables such as trust in tax authorities or economic impacts, while exploring Coretax in the context of VAT. Broaden the scope of the research object so that findings can serve as a reference; the specific subject of this study is Ghacoan Yasmin Bogor, located on Jalan Raya Cilendek, Bogor, at the Yasmin-Semplak intersection.




