PENGARUH REGULASI, PENGAWASAN, KAPASITAS KEPALA DESA DAN PENDAMPING DESA TERHADAP KINERJA PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN JOMBANG

Penulis

  • Siti Muharromatul Faidah Universitas Darul Ulum Jombang
  • Junaidi Universitas Darul Ulum Jombang
  • Humaidah Muafiqie Universitas Darul Ulum Jombang

Kata Kunci:

Regulasi, Pengawasan, Kapasitas Kepala Desa, Pendamping Desa Dan Kinerja Pengelolaan Dana Desa Di Kabupaten Jombang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari regulasi, pengawasan, kapasitas kepala desa dan pendamping desa terhadap kinerja pengelolaan dana desa di Kabupaten Jombang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling yang terdiri dari unsur perangkat desa (Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Kepala Seksi, Kepala Urusan), masyarakat desa, BPD, Pendamping Desa serta perwakilan pemerintah daerah yang menangani pembinaan dan pengawasan yaitu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Inspektorat Kabupaten Jombang. Data dianalisis menggunakan Skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan baha seluruh variabel regulasi, pengawasan, kapasitas kepala desa dan pendamping desa berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengelolaan dana desa jika diuji bersamaan (uji F), namun jika dilakukan uji parsial (uji t) variabel regulasi dan kapasitas kepala desa yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengelolaan dana desa di Kabupaten Jombang, sedangkan variabel pengawasan dan pendamping desa tidak berpengaruh. Nilai adjusted R-square yaitu sebesar 0,499 atau 49,9% variabel kinerja pengelolaan dana desa dapat dijelaskan oleh keempat variabel regulasi, pengawasan, kapasitas kepala desa dan pendamping desa, sedangkan sisanya sebesar 51,1% dapat dijelaskan oleh variabel independen lain di luar model yang diteliti.

This study aims to analyze the influence of regulation, supervision, and the capacity of village heads and village facilitators on the performance of village fund management in Jombang Regency. The sample consisted of 100 respondents selected using purposive sampling, comprising village officials (Village Head, Village Secretary, Village Treasurer, Section Heads, and Division Heads), village community members, the Village Consultative Body (BPD), village facilitators, and local government representatives responsible for guidance and supervision—specifically from the Community and Village Empowerment Agency and the Jombang Regency Inspectorate. Data were analyzed using a Likert scale and multiple linear regression. The results indicate that the variables of regulation, supervision, village head capacity, and village facilitator capacity collectively have a significant influence on the success of village fund management (F-test). However, partial testing (t-test) reveals that only regulation and village head capacity significantly influence village fund management performance in Jombang Regency, whereas supervision and village facilitator capacity do not. The adjusted R-square value is 0.499, meaning that 49.9% of the variance in village fund management performance can be explained by the four variables (regulation, supervision, village head capacity, and village facilitator capacity), while the remaining 51.1% is explained by other independent variables outside the scope of this study.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31