PERBANDINGAN SPORT MASSAGE DAN FOAM ROLLING TERHADAP PEMULIHAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI
Kata Kunci:
Pijat Olahraga, Foam Rolling, Kekuatan Otot Tungkai, Pemulihan, DOMSAbstrak
Karena aktivitas olahraga berdampak tinggi dapat menyebabkan kelelahan dan menimbulkan nyeri otot yang dapat menurunkan kemampuan untuk menghasilkan tenaga, sangat penting untuk memulihkan kekuatan otot dalam proses latihan. Pijat olahraga dan foam rolling adalah strategi yang digunakan untuk pulih dari kelelahan, namun terdapat bukti yang terbatas untuk menunjukkan keunggulan salah satu strategi dibandingkan strategi lainnya dalam memulihkan kekuatan otot. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menyelidiki temuan penelitian mengenai pengaruh pijat olahraga dan foam rolling terhadap pemulihan kekuatan otot anggota gerak bawah. Ulasan dilakukan dengan mempertimbangkan studi tinjauan sistematis dan meta-analisis yang terkait tentang pijat, foam rolling, performa olahraga dan nyeri otot, serta pemulihan dari kelelahan setelah latihan. Studi menunjukkan bahwa pijat olahraga memberikan efek kecil pada DOMS dan fleksibilitas. Studi tersebut tidak menunjukkan efek dalam penguatan. Terdapat juga bukti yang menunjukkan bahwa foam rolling dapat menurunkan nyeri dan meningkatkan rentang gerak. Foam rolling tidak menunjukkan efek yang signifikan pada pemulihan kekuatan. Bukti menunjukkan bahwa masing-masing memiliki efeknya sendiri dan pilihan metode mana pun bersifat kasus per kasus. Tujuan pemulihan harus menjadi faktor penentu dalam memilih metode. Namun, pengukuran objektif kekuatan otot anggota gerak bawah masih diperlukan.
Because high-impact sports activities can lead to fatigue and muscle soreness—which in turn reduce the ability to generate force—restoring muscle strength during the training process is crucial. Sports massage and foam rolling are strategies used to recover from fatigue; however, there is limited evidence to suggest that one is superior to the other for the purpose of restoring muscle strength. This paper aims to examine research findings regarding the effects of sports massage and foam rolling on the recovery of lower-limb muscle strength. The review considers systematic reviews and meta-analyses concerning massage, foam rolling, athletic performance, muscle soreness, and recovery from exercise-induced fatigue. Studies indicate that sports massage has a minor effect on delayed-onset muscle soreness (DOMS) and flexibility, but shows no effect on strength recovery. There is also evidence suggesting that foam rolling can reduce pain and increase range of motion, yet it does not show a significant effect on the recovery of strength. The evidence indicates that each method has its own distinct effects, and the choice of which to use should be determined on a case-by-case basis. The specific recovery goal should be the deciding factor when selecting a method. Nevertheless, objective measurements of lower-limb muscle strength remain necessary.




