Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim id-ID Jurnal Ilmiah Multidisipliner KONSEP TEKNOLOGI DAN KONSEP DIGITAL DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI MODERN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22998 <p>Perkembangan konsep teknologi dan digital dalam komunikasi modern telah membawa perubahan mendasar dalam cara manusia berinteraksi, mengakses, dan menyebarkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep teknologi dan digital dalam perspektif komunikasi modern, serta memahami peran digitalisasi dan integrasi teknologi dalam membentuk sistem komunikasi kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan evolusi teknologi komunikasi, digitalisasi, dan transformasi sistem komunikasi berbasis jaringan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi komunikasi mengalami evolusi signifikan dari sistem analog menuju sistem digital yang terintegrasi melalui jaringan nirkabel generasi 1G hingga 5G, serta arah pengembangan menuju 6G. Digitalisasi berperan sebagai fondasi utama yang memungkinkan komunikasi berlangsung lebih cepat, efisien, dan berbasis data. Selain itu, integrasi teknologi seperti kecerdasan buatan, cloud computing, dan Internet of Things memperkuat sistem komunikasi modern menjadi lebih adaptif, otomatis, dan cerdas dalam memenuhi kebutuhan pengguna. Kesimpulannya, konsep teknologi dan digital memiliki peran sentral dalam membentuk komunikasi modern yang bersifat global, interaktif, dan real-time. Namun demikian, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan seperti keamanan data, kesenjangan digital, dan penyebaran informasi yang tidak terkontrol.</p> <p><em>The development of technological concepts and digital systems has significantly transformed modern communication. This study aims to analyze the concepts of technology and digitalization within the perspective of modern communication, particularly focusing on how digital transformation and technological integration shape faster, more interactive, and borderless communication systems. The method used in this research is a literature review by examining various scientific sources related to communication technology development, digitalization, and the transformation of modern communication systems. The findings show that communication technology has evolved from analog systems to highly integrated digital systems through the development of wireless network generations from 1G to 5G, with a projected transition toward 6G. Digitalization serves as the main foundation enabling real-time, efficient, and data-based communication. Furthermore, the integration of technologies such as artificial intelligence, cloud computing, and the Internet of Things strengthens modern communication systems, making them more adaptive, intelligent, and automated in responding to user needs. In conclusion, technological and digital concepts play a central role in shaping modern communication systems that are global, interactive, and real-time. However, this development also brings challenges such as data security risks, digital inequality, and uncontrolled information dissemination</em></p> Fitra Alim Znow Ramsiah Tasruddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 EKSPLORASI POTENSI ECO- WATER ADVENTURE VILLAGE DI SUNGAI NAMBIKI; STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS EKOWISATA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23497 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan Eco-Water Adventure Village di Sungai Nambiki sebagai destinasi ekowisata yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta didukung dengan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Nambiki memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis alam karena kondisi lingkungan yang masih alami, kualitas air yang baik, serta panorama alam yang menarik. Pengembangan wisata ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat seperti usaha kuliner, jasa pemandu wisata, dan penyediaan fasilitas wisata. Dengan pengelolaan yang tepat, pengembangan wisata Sungai Nambiki dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.</p> <p><em>This study aims to explore the potential development of an Eco-Water Adventure Village at the Nambiki River as an ecotourism destination that can support the growth of the local creative economy. This research uses a qualitative exploratory approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data were analyzed descriptively and supported by SWOT analysis to determine appropriate development strategies.The results show that the Nambiki River has strong potential to be developed as a nature-based tourism destination due to its natural environment, clean water conditions, and attractive landscape. The development of this tourism concept can also create opportunities for local creative economic activities such as culinary businesses, tour guide services, and tourism facilities. Proper management of this tourism potential is expected to improve community welfare while maintaining environmental sustainability.</em></p> Claudya Gita Br Pa Sanggam Pardede Lasma Siagian Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENERAPAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF DAN KATA PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 5 TARO TEGALLALANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22393 <p>Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan siswa, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas I, kemampuan mengenal huruf dan kata menjadi dasar penting dalam proses literasi awal. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu menarik perhatian dan membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Salah satu media yang digunakan yaitu media Flash Card. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi guru dalam penggunaan media Flash Card untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf dan kata siswa kelas I di SD Negeri 5 Taro Tegallalang, (2) mengidentifikasi kendala dan upaya guru dalam penerapan media Flash Card, dan (3) menganalisis implikasi penerapan media Flash Card terhadap kemampuan mengenal huruf dan kata siswa. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik, teori kognitif, dan teori multimedia learning dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Flash Card memberikan dampak positif terhadap kemampuan mengenal huruf dan kata siswa. Media Flash Card membantu siswa mengenal bentuk huruf, membedakan huruf yang mirip, serta membaca kata sederhana. Pembelajaran juga menjadi lebih menarik sehingga siswa lebih aktif dan antusias mengikuti proses belajar.</p> Ni Wayan Srini Anak Agung Ngurah Budiadnya Ni Nyoman Tri Wahyuni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 IMPLEMENTASI MEDIA POP UP BOOK DALAM PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS V DI SD NEGERI 3 PEGUYANGAN DENPASAR UTARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23286 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) implementasi media Pop Up Book dalam pembelajaran IPAS, (2) pemahaman siswa setelah penggunaan media Pop Up Book, dan (3) kendala serta upaya dalam penggunaan media Pop Up Book pada siswa kelas V di SD Negeri 3 Peguyangan. Penelitian iini imenggunakan ipendekatan ikualitatif ideskriptif. iSubjek ipenelitian iyaitu iguru idan isiswa ikelas iV. iTeknik ipengumpulan idata idilakukan imelalui iobservasi, iwawancara, idan idokumentasi. iAnalisis idata imenggunakan imodel iMiles, iHuberman, idan iSaldaña idengan itahap ipengumpulan idata, ireduksi idata, ipenyajian idata, idan ipenarikan ikesimpulan. iKeabsahan idata idilakukan imelalui itriangulasi isumber idan iteknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media Pop Up Book dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penggunaan media Pop Up Book membantu siswa lebih aktif, fokus, dan mudah memahami materi IPAS. Pemahaman siswa terlihat dari kemampuan menjelaskan kembali materi dan menjawab pertanyaan pembelajaran. Kendala yang ditemukan yaitu keterbatasan waktu, media yang mudah rusak, dan beberapa siswa kurang fokus. Upaya yang dilakukan guru yaitu memberikan arahan penggunaan media, meningkatkan pengawasan, dan menciptakan pembelajaran yang lebih menarik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media Pop Up Book dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas V.</p> <p><em>This study aimed to determine: (1) the implementation of Pop Up Book media in science and social studies (IPAS) learning, (2) students’ understanding after using Pop Up Book media, and (3) the obstacles and efforts in using Pop Up Book media for fifth-grade students at SD Negeri 3 Peguyangan. This istudy iused ia idescriptive iqualitative iapproach. iThe isubjects iof ithe istudy iwere ithe ififth-grade iteacher iand istudents. iData iwere icollected ithrough iobservation, iinterviews, iand idocumentation. iData ianalysis iused ithe iMiles, iHuberman, iand iSaldaña imodel, iincluding idata icollection, idata ireduction, idata ipresentation, iand iconclusion idrawing. iData ivalidity iwas iensured ithrough isource iand itechnique itriangulation. The results showed that the implementation of Pop Up Book media was carried out through planning, implementation, and evaluation stages. The use of Pop Up Book media helped students become more active, focused, and easier to understand the IPAS material. Students’ understanding was shown through their ability to explain the material again and answer learning questions. The obstacles found were limited learning time, media that was easily damaged, and some students who were less focused. The teacher’s efforts included providing guidance on media use, increasing supervision, and creating more interesting learning activities. Based on the results, it can be concluded that Pop Up Book media can help improve students’ understanding in IPAS learning in fifth grade.</em></p> Tude Silvia Rosiana Luh Dewi Pusparini Putu Ayu Septiari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENDAMPINGAN PETANI BINAAN DALAM PRODUK BERAS PINK DAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR DI PT DAFA BERKAH KREATIF https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23840 <p>Pendampingan perani binaan dilakukan melalui kegiatan Magang MBKM. Magang MBKM merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja secara langsung serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan magang ini dilaksanakan di PT Dafa Berkah Kreatif yang bergerak di bidang agribisnis, meliputi produksi, pemasaran, pendampingan petani, dan pengembangan kewirausahaan. Tujuan pelaksanaan magang adalah untuk mengetahui dan memahami pengelolaan usaha agribisnis yang diterapkan oleh perusahaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang meliputi observasi, partisipasi langsung, dan pendampingan pada berbagai kegiatan operasional perusahaan. Kegiatan yang dilakukan mencakup pengemasan pupuk organik cair, pengendalian mutu produk, pendataan stok beras pink, pemasaran produk, sosialisasi kepada petani binaan, pendampingan lahan pertanian, serta keterlibatan dalam program Dafa Farming School dan Santripreneur. &nbsp;Hasil kegiatan magang menunjukkan bahwa PT Dafa Berkah Kreatif menerapkan pengelolaan agribisnis yang mengintegrasikan aspek produksi, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, penulis memperoleh pemahaman mengenai proses produksi dan pengendalian mutu produk, strategi pemasaran, serta pentingnya pendampingan petani dalam mendukung keberlanjutan usaha pertanian. Selain itu, program pendidikan dan kewirausahaan yang dilaksanakan perusahaan berperan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian.</p> Nadwa Imamatul 'Azizah Yennyka Lailasariyanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-07-02 2026-07-02 10 6 ESENSI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM MENGURANGI KECEMASAN SOSIAL SISWA KELAS VIII DI MTS SALAFIYAH SYAFI’IYAH TEBUIRENG JOMBANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22899 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara parsial dari Literasi Ekonomi Biru (X1), Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis esensi pembelajaran Aqidah Akhlak dalam mengurangi kecemasan sosial siswa kelas VIII di MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah, guru Aqidah Akhlak, guru BK, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan sosial siswa masih tampak pada tiga aspek, yaitu ketakutan terhadap evaluasi negatif, penghindaran sosial dalam situasi baru, serta kesulitan dalam interaksi sosial sehari-hari yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Di sisi lain, pembelajaran Aqidah Akhlak memiliki peran penting dalam mereduksi kecemasan sosial melalui internalisasi nilai keimanan dan akhlak seperti tawakal, sabar, husnuzan, serta penguatan keyakinan kepada Allah SWT. Proses pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga melalui praktik, diskusi, pembiasaan, dan keteladanan seluruh warga sekolah. Sinergi antara guru Aqidah Akhlak, guru BK, dan lingkungan sekolah turut mendukung peningkatan kepercayaan diri dan ketenangan batin siswa. Dengan demikian, esensi pembelajaran Aqidah Akhlak terletak pada proses internalisasi nilai spiritual dan pembentukan karakter yang berkelanjutan, sehingga mampu membantu siswa mengurangi kecemasan sosial serta meningkatkan kemampuan interaksi sosial secara lebih positif</p> <p><em>This study aims to analyze the essence of Aqidah Akhlak learning in reducing social anxiety among eighth-grade students at MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, Aqidah Akhlak teacher, counseling teacher, and students. The findings reveal that students’ social anxiety is evident in three aspects: fear of negative evaluation, social avoidance in new situations, and difficulties in daily social interaction, covering cognitive, affective, and behavioral dimensions.On the other hand, Aqidah Akhlak learning plays a significant role in reducing social anxiety through the internalization of Islamic values such as trust in God (tawakal), patience (sabr), positive thinking (husnuzan), and strengthened faith in Allah SWT. The learning process is not limited to theoretical instruction but also involves practice, discussion, habituation, and role modeling by all school members. The collaboration between teachers, counselors, and the school environment supports students in developing self-confidence and emotional calmness. Thus, the essence of Aqidah Akhlak learning lies in the continuous internalization of spiritual values and character formation, which helps students reduce social anxiety and improve their social interaction skills in a more positive way</em></p> Ditta Aulia Rahma Syafitri Akhsinatul Kumala Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENGARUH ETIKA BISNIS ISLAM DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MOOI CAKES DI KOTA JAMBI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23478 <p>Kepuasan konsumen merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberlangsungan dan keberhasilan suatu usaha, khususnya di bidang kuliner yang memiliki tingkat persaingan yang semakin ketat. Dalam menghadapi persaingan tersebut, pelaku usaha perlu memperhatikan berbagai faktor yang dapat meningkatkan kepuasan konsumen, di antaranya penerapan etika bisnis Islam dan kualitas produk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika bisnis Islam dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen Mooi Cakes di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan konsumen Mooi Cakes di Kota Jambi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F dan&nbsp; koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bisnis Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Selain itu, secara simultan etika bisnis Islam dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Mooi Cakes di Kota Jambi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis Islam yang baik serta kualitas produk yang tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan mendukung keberlangsungan usaha.</p> Oktovia Anatasa Anzu Elvia Zahara Laily Ifazah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 TEKNIK PEMBENIHAN IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT (BPBL) LOMBOK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23235 <p>Ikan bawal bintang (<em>Trachinotus blochii</em>) merupakan salah satu ikan air laut yang dibudidayakan di Indonesia karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui teknik pembenihan ikan bawal bintang (<em>Trachinotus blochii</em>) di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok, meliputi pemeliharaan induk, pemijahan, pemeliharaan larva, serta pengelolaan kualitas air. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September–November 2025 menggunakan metode observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan dokumentasi. Data yang didapatkan dari pembenihan ikan bawal bintang ini meliputi fekunditas sebesar 94.506,67 telur/ekor, fertilization rate (FR) sebesar 56,25%, Padat tebar telur sebesar 8,2 butir/liter, hatching rate (HR) sebesar 81,67%<strong>, </strong>dan <em>Survival rate </em>(SR) sebesar 38%. Adapun hasil pengukuran kualitas air yang diperoleh berada dalam kisaran yang optimal.</p> <p><em>The star pomfret (Trachinotus blochii) is one of the marine fish species farmed in Indonesia due to its high economic value. This study aims to investigate the breeding techniques for the star pomfret (Trachinotus blochii) at the Lombok Marine Aquaculture Center (BPBL), including broodstock management, spawning, larval rearing, and water quality management. This study was conducted from September to November 2025 using observation, interviews, active participation, and documentation. Data obtained from the star pomfret hatchery included a fecundity of 94,506.67 eggs per fish, a fertilization rate (FR) of 56.25%, an egg stocking density of 8.2 eggs per liter, a hatching rate (HR) of 81.67%, and a survival rate (SR) of 38%. The water quality measurements obtained were within the optimal range. </em></p> Aprilia Kresenti Dewita Atok Syaeful Anwar Daniel Candido Da Costa Soares Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PERSONAL HYGIENE DAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTH (STH) PADA PETANI SAWAH DI KELURAHAN BULOTADAA TIMUR KOTA GORONTALO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23637 <p>Infeksi Soil Transmitted Helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok pekerjaan yang memiliki kontak langsung dengan tanah seperti petani sawah. Lingkungan persawahan yang lembap dan berlumpur serta kurangnya penerapan Personal Hygiene, dapat meningkatkan risiko kecacingan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Personal Hygiene dan infeksi (STH) pada petani sawah di Kelurahan Bulotadaa Timur, Kota Gorontalo.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Sampel penelitian 38 petani sawah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data Personal Hygiene dan keluhan kesehatan diperoleh melalui wawancara, identifikasi telur cacing dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium menggunakan metode flotasi pada sampel kuku petani. Hasil penelitian Personal Hygiene petani tidak memenuhi syarat sebanyak 34 responden (89,5%). Kebiasaan mencuci tangan yang kurang baik sebanyak 27 responden (71,1%), kebiasaan menggunting kuku yang kurang baik sebanyak 35 responden (92,1%), penggunaan sarung tangan dan alas kaki yang kurang baik sebanyak 30 responden (78,9%). Pemeriksaan laboratorium, 14 responden (36,8%) Positif ditemukan telur cacing STH dan 24 responden (63,2%) negatif. Telur cacing yang ditemukan meliputi Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan Hookworm. Sebanyak 18 responden (47,4%) mengalami keluhan kesehatan seperti gatal pada kulit, diare, lemas dan kuku mudah patah. Kesimpulan, sebagian besar petani sawah memiliki Personal Hygiene yang kurang baik dan masih ditemukan infeksi STH pada kuku petani. Disarankan untuk meningkatkan personal hygiene dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, menggunting kuku, serta menggunakan alat pelindung diri untuk mencegah kecacingan.</p> Siti Fadya Az'zahra Alamri Herlina Jusuf Tri Septian Maksum Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 INTERFERENSI BAHASA DAERAH TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA TULIS MAUPUN LISAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PLUS KPG NABIRE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22689 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interferensi bahasa daerah dalam penggunaan Bahasa Indonesia tulis dan lisan, mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya interferensi, serta menjelaskan dampaknya terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire. Interferensi bahasa daerah merupakan fenomena penyimpangan penggunaan Bahasa Indonesia yang disebabkan oleh pengaruh sistem bahasa daerah (bahasa ibu) yang dikuasai penutur, khususnya dari suku Mee, Moni, Dani, dan Biak di wilayah Nabire, Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode eksperimen terkontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 150 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 40 siswa (25% dari populasi) yang memenuhi kriteria sebagai penutur dwibahasa aktif. Teknik pengumpulan data meliputi tes tulis, tes lisan, angket, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, klasifikasi, deskripsi, dan interpretasi untuk mengungkap pola interferensi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi bahasa daerah muncul dalam lima aspek kebahasaan: (1) fonologi (pelafalan bunyi yang menyimpang seperti "r" menjadi "l", "yang" menjadi "yan"); (2) ortografi (kesalahan ejaan karena menulis sesuai pelafalan bahasa daerah); (3) leksikal (penyisipan kata bahasa daerah seperti "noken", "mote", dan penggunaan kata dengan makna yang tidak tepat); (4) morfologi (kesalahan pembentukan kata dan penggunaan imbuhan); dan (5) sintaksis (struktur kalimat yang mengikuti pola bahasa daerah seperti "Saya nasi makan" atau "Buku ini saya punya"). Interferensi fonologis dan sintaksis merupakan bentuk yang paling dominan dan persisten. Faktor penyebab interferensi terbagi menjadi dua kategori. Faktor internal meliputi tingkat penguasaan Bahasa Indonesia yang masih rendah, kurangnya kesadaran metalinguistik tentang perbedaan kaidah kedua bahasa, serta sikap dan motivasi berbahasa yang belum optimal. Faktor eksternal mencakup dominasi penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga sebagai bahasa komunikasi utama, pengaruh teman sebaya yang juga menggunakan bahasa daerah, serta metode pembelajaran di sekolah yang belum sepenuhnya memperhatikan konteks multilingual siswa. Dampak interferensi bersifat kompleks dan multidimensi. Dampak negatif yang ditemukan meliputi: (1) hambatan komunikasi karena pesan tidak tersampaikan dengan jelas dan menimbulkan kesalahpahaman; (2) penurunan prestasi akademik, dengan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara siswa dengan interferensi tinggi dan rendah; (3) kesulitan memahami materi pelajaran yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai pengantar; dan (4) ketidakefektifan komunikasi dalam situasi formal. Namun, penelitian ini juga menemukan dampak positif, yaitu: (1) pengayaan wawasan bahasa melalui kemampuan dwibahasa yang memperluas perspektif budaya; dan (2) penguatan solidaritas sosial dalam kelompok sebaya yang memiliki latar belakang bahasa daerah yang sama.</p> Tadeus Janggur Imam Baehaqie Hari Bakti Mardikantoro Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 UPAYA PASTORAL DALAM MENGATASI PENGARUH BUDAYA HIDUP MODERN TERHADAP PARTISIPASI DOA ROSARIO DI KBG MARIA RATU ROSARI STASI ST. YAKOBUS WELOUPAYA PASTORAL DALAM MENGATASI PENGARUH BUDAYA HIDUP MODERN TERHADAP PARTISIPASI DOA ROSARIO DI KBG MARIA RATU ROSA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23442 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi umat dalam doa Rosario yang dipengaruhi oleh budaya hidup modern, seperti kesibukan kerja, tuntutan ekonomi, keterbatasan waktu, dan perubahan prioritas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi umat dalam doa Rosario serta upaya pastoral yang dilakukan untuk mengatasi pengaruh budaya hidup modern terhadap partisipasi umat di KBG Maria Ratu Rosari Stasi St. Yakobus Welo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi umat dalam doa Rosario belum berjalan secara optimal karena berbagai aktivitas harian yang menyita waktu dan perhatian umat sehingga kehidupan rohani kurang mendapat perhatian yang memadai. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pengurus KBG dan pihak stasi melakukan berbagai upaya pastoral, seperti pembinaan iman, pendekatan personal, penguatan doa keluarga, serta penyesuaian jadwal pelaksanaan doa. Upaya tersebut membantu meningkatkan kesadaran umat akan pentingnya doa Rosario sebagai sarana pendalaman iman dan kebersamaan Gereja</p> <p><em>This study was motivated by the low participation of the faithful in praying the Rosary, influenced by modern lifestyles characterized by busy work schedules, economic demands, limited time, and changing life priorities. The purpose of this study was to examine the participation of the faithful in the Rosary and to identify pastoral efforts undertaken to address the influence of modern lifestyles on their participation in the Maria Ratu Rosari Basic Ecclesial Community at St. Yakobus Welo Station. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. The findings revealed that participation in the Rosary was not yet optimal because daily activities consumed much of the faithful’s time and attention, leaving spiritual life with less priority. To address this situation, community leaders and pastoral workers implemented several initiatives, including faith formation, personal accompaniment, strengthening family prayer, and adjusting prayer schedules. These efforts contributed to increasing awareness of the importance of the Rosary for faith development and community unity</em></p> Febronia Bunga Tukan Petrus Tukan Hendrikus Febrianto Fernandez Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 EKSPLORASI PENGUKURAN DAN BILANGAN DALAM ETNOMATEMATIKA PASOLA DI LAMBOYA, SUMBA BARAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23103 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pengukuran dan bilangan yang terdapat dalam tradisi Pasola di Lamboya, Sumba Barat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap tokoh adat (rato). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara tidak langsung telah menerapkan konsep matematika, seperti pengukuran panjang, jarak, waktu, serta bilangan, dalam kehidupan mereka tanpa menggunakan alat ukur modern. Penerapan konsep tersebut terlihat pada penggunaan tombak, gerakan kuda, jumlah peserta, serta penentuan waktu pelaksanaan Pasola. Secara teoretis, hasil ini sejalan dengan konsep etnomatematika yang memandang matematika sebagai bagian dari budaya yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, tradisi Pasola menjadi bukti bahwa matematika telah terintegrasi dalam budaya lokal sebagai wujud etnomatematika.</p> <p><em>This study aims to examine the concepts of measurement and numbers embedded in the Pasola tradition in Lamboya, West Sumba. The research employs a qualitative method, with data collected through interviews with traditional leaders (rato). The findings reveal that the community has implicitly applied mathematical concepts—such as measurements of length, distance, time, and numbers—in their daily lives without relying on modern measuring tools. These applications are evident in the use of spears, horse movements, the number of participants, and the determination of the timing of the Pasola event. Theoretically, these findings align with the concept of ethnomathematics, which views mathematics as an integral part of culture that develops within society. Therefore, the Pasola tradition serves as evidence that mathematics is embedded in local culture as a form of ethnomathematics.</em></p> Erinsia Tamu Ina Hesron Landu Awang Frensiska Kondareuk Ina Danga Wotung Yuliana Tamu Ina Nuhamara Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENGARUH RASIO KARAGENAN DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK BIOPLASTIK BERBASIS RUMPUT LAUT KAPPAPHYCUS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23556 <p>Indonesia masih banyak menggunakan plastik sebagai bahan yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis plastik yang paling sering digunakan adalah plastik sintetis. Plastik sintetis memiliki sifat yang sulit terurai secara alami sehingga dapat menimbulkan penumpukan limbah dan mencemari lingkungan. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan bahan pengganti yang lebih ramah lingkungan dan mudah terdegradasi. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah bioplastik. Bioplastik merupakan jenis plastik yang dibuat dari bahan alami yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme, sehingga lebih aman terhadap lingkungan dibandingkan plastik konvensional. Bahan utama yang umum digunakan dalam pembuatan bioplastik adalah polisakarida alami, seperti karagenan dan pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio terbaik karagenan dan tepung tapioka terhadap sifat fisik dan mekanik bioplastik yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam pembuatan bioplastik dari karagenan dan tepung tapioka diawali dengan proses perendaman untuk memperoleh ekstrak karagenan dari rumput laut Kappaphycus alvarezii, kemudian dilanjutkan dengan proses pemanasan menggunakan hotplate hingga terbentuk larutan bioplastik. Penelitian ini dibuat dalam enam variasi, yaitu karagenan murni, tapioka murni, serta kombinasi karagenan dan tepung tapioka dengan rasio 6:1, 6:2, 6:3 dan 6:4 gr/gr. Bahan tambahan yang digunakan berupa gliserol sebagai pemlastis sebanyak 2 mL dan aquadest sebanyak 100 mL. Pengujian dilakukan terhadap kadar air, daya serap air, ketebalan dan elongasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi karagenan dan tepung tapioka secara signifikan memengaruhi sifat fisik dan mekanis bioplastik. Formulasi dengan rasio 6:2 diidentifikasi sebagai variasi optimal karena menghasilkan karakteristik terbaik yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Formulasi ini menghasilkan kadar air sebesar 26,25% yang memenuhi prinsip pengeringan SNI 1971:2011, serta ketebalan 0,2 mm yang berada di bawah batas maksimum film kemasan SNI sebesar 0,25 mm. Karakteristik mekanisnya didukung oleh nilai elongasi sebesar 103,3%, yang dikategorikan sangat baik karena telah melampaui ambang batas</p> <p><em>Indonesia still relies heavily on plastic as a common material in daily life. The most commonly used type of plastic is synthetic plastic. Synthetic plastic is difficult to break down naturally, which can lead to waste accumulation and environmental pollution. This situation underscores the need to develop alternative materials that are more environmentally friendly and easily biodegradable. One alternative that can be used is bioplastic. Bioplastic is a type of plastic made from natural materials that can be broken down by microorganisms, making it safer for the environment compared to conventional plastic. The primary materials commonly used in bioplastic production are natural polysaccharides, such as carrageenan and starch. This study aims to determine the optimal ratio of carrageenan to tapioca flour in relation to the physical and mechanical properties of the resulting bioplastic. The method used to produce bioplastics from carrageenan and tapioca flour begins with a soaking process to obtain carrageenan extract from Kappaphycus alvarezii seaweed, followed by heating on a hotplate until a bioplastic solution forms. This study was conducted with six variations: pure carrageenan, pure tapioca, and combinations of carrageenan and tapioca flour in ratios of 6:1, 6:2, 6:3, and 6:4 g/g. The additives used were 2 mL of glycerol as a plasticizer and 100 mL of distilled water. Tests were conducted on moisture content, water absorption, thickness and elongation. The results of the study indicate that variations in the composition of carrageenan and tapioca starch significantly affect the physical and mechanical properties of the bioplastic. The formulation with a 6:2 ratio was identified as the optimal variation because it produced the best characteristics that met the Indonesian National Standard (SNI). This formulation resulted in a moisture content of 26.25%, which met the drying principle of SNI 1971:2011, as well as a thickness of 0.2 mm, which was below the SNI maximum limit for packaging film of 0.25 mm. Its mechanical characteristics are supported by an elongation value of 103.3%, which is categorized as excellent as it exceeds the minimum threshold of&gt;50%.</em></p> Tita Ariyanti Putri Syifa Nurul Callista Nurjannah Lastri Wiyani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN QUIZIZZ DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA DI MTS SALAFIYAH SYAFI’IYAH TEBUIRENG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22630 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran Quizizz dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan tidak monoton sehingga meningkatkan partisipasi aktif, fokus, serta antusiasme siswa dalam pembelajaran SKI. Selain berfungsi sebagai media evaluasi, Quizizz juga membantu pemahaman materi melalui umpan balik langsung dan pembelajaran berbasis gamifikasi. Peningkatan minat belajar siswa ditunjukkan melalui rasa senang, keterlibatan aktif, motivasi untuk belajar, serta dorongan untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Meskipun terdapat kendala teknis berupa keterbatasan jaringan internet, hal tersebut tidak menghambat proses pembelajaran secara signifikan karena dapat diatasi dengan dukungan pihak madrasah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Quizizz merupakan media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan relevan dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran SKI di era digital.</p> <p><em>This study aims to describe the implementation of Quizizz learning media in improving students’ learning interest in Islamic Cultural History (Sejarah Kebudayaan Islam/SKI) at MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng. This research employed a qualitative approach with a case study design, using interviews, observation, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the use of Quizizz creates a more interactive, engaging, and non-monotonous learning environment, which enhances students’ active participation, focus, and enthusiasm in learning SKI. In addition to functioning as an assessment tool, Quizizz also supports students’ understanding of the material through immediate feedback and gamification-based learning. The increase in students’ learning interest is reflected in their enjoyment, active engagement, motivation to learn, and encouragement to achieve better academic outcomes. Although there were technical challenges related to unstable internet connectivity, these did not significantly hinder the learning process due to institutional support from the school. Therefore, it can be concluded that Quizizz is an effective, innovative, and relevant learning media for improving students’ learning interest in SKI in the digital era.</em></p> Hasna Aulia Salsabila Khoirul Umam Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 DAMPAK KOMITMEN KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA KUALITAS KERJA FUNGSIGKAT DESA DI DESA SUNGAI KAPAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23358 <p>Kualitas kerja fungsigkat desa ialah salah satu penyebab penting dalam memutuskan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan publik terhadap masyarakat. Tingginya tuntutan pada kualitas pelayanan publik mengharuskan fungsigkat desa mempunyai kualitas kerja yang optimal. Namun, dalam praktiknya masih dimampukan di setiap kendala yang mampu memdampaki kualitas kerja aparatur desa, di antaranya rendahnya komitmen kerja dan kepuasan kerja. Penelitian ini berguna agar mengkaji dampak komitmen kerja dan kepuasan kerja pada kualitas kerja fungsigkat desa di Desa Sungai Kapas. Penelitian memakai metode kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melewati penyebaran kuesioner terhadap fungsigkat desa yang menjadi responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menggambarkan bahwasannya komitmen kerja mempunyai dampak positif pada kualitas kerja fungsigkat desa. Kepuasan kerja juga berdampak positif pada kualitas kerja fungsigkat desa. Selain itu, komitmen kerja dan kepuasan kerja secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan pada peningkatan kualitas kerja fungsigkat desa. Temuan penelitian ini menggambarkan bahwasannya peningkatan komitmen organisasi dan kepuasan kerja mampu menjadi strategi yang efektif dalam menaikkan kualitas kualitas kerja aparatur desa. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu menghasilkan lingkungan kerja yang kondusif, memberikan penghargaan yang adil, serta menaikkan keterlibatan fungsigkat desa dalam di setiap kegiatan organisasi guna mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih baik.</p> <p><em>The performance of village officials is an important factor in determining the success of village governance and public service delivery. The increasing demand for high-quality public services requires village officials to demonstrate optimal performance. However, various obstacles affecting employee performance are still encountered, including low work commitment and job satisfaction. This study aims to analyze the influence of work commitment and job satisfaction on the performance of village officials in Sungai Kapas Village. The study employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to village officials who served as research respondents. The data analysis techniques included descriptive analysis, validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination analysis using IBM SPSS software. The results indicate that work commitment has a positive effect on the performance of village officials. Job satisfaction also positively influences employee performance. Furthermore, work commitment and job satisfaction simultaneously contribute significantly to improving the performance of village officials. These findings suggest that strengthening organizational commitment and enhancing job satisfaction can serve as effective strategies for improving the quality of village officials' performance. Therefore, village governments are encouraged to create a supportive work environment, provide fair rewards, and increase employee involvement in organizational activities to achieve better public service performance</em></p> Lija Eka Andini Amelia Permata Dewi Fitri Rahmadani Boga Saputra Syari'ah Gusti Hasnah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 THE EFFECTIVENESS OF TOKEN ECONOMY IN IMPROVING FOREIGN LANGUAGE VOCABULARY MASTERY AMONG MA’HAD STUDENTS UIN MALANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23028 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik token economy dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa asing pada mahasantri di lingkungan ma’had. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 mahasantri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria mengikuti program hafalan kosakata bahasa asing dan menunjukkan inkonsistensi dalam penyetoran hafalan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penguasaan kosakata (pretest dan posttest) serta monitoring hafalan harian. Analisis data menggunakan paired sample t-test atau Wilcoxon signed-rank test sesuai hasil uji normalitas, disertai pengukuran effect size menggunakan Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada penguasaan kosakata bahasa asing mahasantri setelah penerapan teknik token economy (p &lt; 0,05). Skor posttest menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan pretest, yang mengindikasikan bahwa sistem penguatan berbasis poin dan reward efektif dalam meningkatkan konsistensi hafalan kosakata. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik token economy dapat menjadi strategi pembelajaran berbasis behavioristik yang efektif untuk mendukung peningkatan penguasaan kosakata bahasa asing di lingkungan ma’had.</p> <p><em>This study aims to determine the effectiveness of the token economy technique in improving foreign language vocabulary mastery among mahasantri in a ma’had environment. The study employed a quantitative experimental approach using a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 30 mahasantri selected through purposive sampling based on the following criteria: participating in a foreign language vocabulary memorization program and demonstrating inconsistency in vocabulary submission. Data were collected through vocabulary mastery tests (pretest and posttest) and daily memorization monitoring. Data analysis was conducted using a paired sample t-test or Wilcoxon signed-rank test based on the results of the normality test, complemented by effect size measurement using Cohen’s d. The findings revealed a significant improvement in students’ foreign language vocabulary mastery after the implementation of the token economy technique (p &lt; 0.05). Posttest scores were higher than pretest scores, indicating that a point-based reinforcement and reward system effectively improved the consistency of vocabulary memorization. These findings suggest that the token economy technique can serve as an effective behaviorist learning strategy to enhance foreign language vocabulary mastery in the ma’had environment.</em></p> Zahwa Fitria Balqis Nadia Sofana Elintia Muhammad Jamaluddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA: AKOMODASI KEPENTINGAN WARGA TERDAMPAK BANJIR DI DESA SUKAMEKAR KECAMATAN SUKAWANGI KABUPATEN BEKASI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23512 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, khususnya terkait akomodasi kepentingan warga terdampak banjir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan dari pemerintahan desa dan warga terdampak banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berlangsung melalui musyawarah dusun, musyawarah desa, dan Musrenbangdes. Pemerintah desa telah mengakomodasi aspirasi warga melalui pembangunan tanggul sementara, perbaikan drainase, dan penyusunan prioritas pembangunan, namun keterbatasan kewenangan dan anggaran menyebabkan tidak seluruh usulan dapat direalisasikan. Berdasarkan Teori Tangga Partisipasi Sherry R. Arnstein, tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori degrees of tokenism, khususnya consultation dan placation, dengan kecenderungan menuju partnership.</p> <p><em>This study aims to analyze community participation in development planning in Sukamekar Village, Sukawangi District, Bekasi Regency, specifically regarding the accommodation of the interests of flood-affected residents. The research used a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through interviews, observations, and documentation studies with informants from the village government and flood-affected residents. The results indicate that community participation took place through hamlet deliberations, village deliberations, and the Village Development Planning Forum (Musrenbangdes). The village government has accommodated residents' aspirations by constructing temporary embankments, improving drainage, and establishing development priorities. However, limited authority and budget have prevented all proposals from being realized. Based on Sherry R. Arnstein's Ladder of Participation Theory, the level of community participation falls into the category of degrees of tokenism, specifically consultation and placation, with a tendency toward partnership</em></p> Eva Oktavia Eka Yulyana Sopyan Resmana Adiarsa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 KEDAULATAN RAKYAT DALAM SISTEM DEMOKRASI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22404 <p>Kedaulatan rakyat merupakan prinsip fundamental dalam sistem demokrasi Indonesia yang secara normatif dijamin oleh Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Prinsip ini menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam penyelenggaraan negara, yang dilaksanakan melalui mekanisme konstitusional seperti pemilihan umum, sistem perwakilan, dan partisipasi publik dalam proses legislasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep kedaulatan rakyat, dasar hukumnya, serta implementasinya dalam praktik demokrasi Indonesia, termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi dan upaya penegakkannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun secara normatif kedaulatan rakyat telah dirumuskan secara komprehensif dalam konstitusi dan berbagai undang-undang, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan empiris, antara lain: praktik politik uang, lemahnya fungsi representasi lembaga legislatif, terbatasnya partisipasi publik dalam proses legislasi, rendahnya literasi politik masyarakat, serta dominasi oligarki politik. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara konsep normatif kedaulatan rakyat dengan realitas penyelenggaraan kekuasaan negara. Oleh karena itu, penguatan kedaulatan rakyat memerlukan reformasi menyeluruh yang meliputi peningkatan pendidikan politik, transparansi penyelenggaraan pemerintahan, penguatan lembaga-lembaga independen, serta peningkatan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam kehidupan demokrasi berdasarkan nilai-nilai Pancasila.</p> Leidy Palempung Marven Kasenda Seprilia Roboth Jenifer Kalengkongan Melandi Adilang Junaidi Kasim Cristian Pantouw Lieony Werupangkey Haikal Katiandagho Filyan Lumentah Gabriel Walangare Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2022–2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23303 <p><em>This study examines the influence of Good Corporate Governance (GCG) mechanisms — specifically Board of Commissioners, Board of Directors, and Audit Committee on Non-Performing Loan (NPL) ratios in BUKU 3 banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2022–2025. Using purposive sampling, ten banking companies were selected as samples, generating 40 observations. The study employs multiple linear regression analysis. The results show that the Board of Commissioners has a significant negative effect on NPL (β = -0.984; sig. 0.006). The Board of Directors has a significant positive effect on NPL (β = 1.275; sig. 0.012). The Audit Committee shows a positive but statistically insignificant effect on NPL (β = 0.318; sig. 0.221). Simultaneously, all three variables significantly explain NPL variation (F-sig. = 0.038), with an Adjusted R-square of 32.7%. These findings provide empirical evidence that GCG structure influences credit quality management in the Indonesian banking sector.</em></p> Rio Riski Gonie Darren Jacquelyn Murtanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FLUKTUASI HARGA CABAI RAWIT MERAH DI PASAR RAU KOTA SERANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22932 <p><em>The changing prices of red bird's eye chilies are a usual problem in traditional markets, and they often impact the income of traders as well as the ability of consumers to buy things. Price changes can become unpredictable because of different economic reasons, like how much people want a product, how much of it is available, the cost of getting it to market, and whether there are other similar products people can buy instead. This study looks at how changes in demand, the amount of supply, distribution costs, and the availability of similar products affect the price changes of red bird's eye chili at Pasar Rau in Serang City. This study aims to find out which factor has the biggest impact on these price changes.This study used a quantitative method that included both descriptive and associative techniques. Data were gathered by observing, talking to, and recording information from 50 traders who sell red bird's eye chilies. The data that was gathered was studied using multiple linear regression, and the analysis was done with the help of SPSS version 27. To check the hypothesis, we used the F-test, t-test, and the coefficient of determination, which is R squared. The results showed that demand level, supply quantity, distribution costs, and substitute goods simultaneously had a significant effect on price fluctuations with a significance value of 0.015 (&lt;0.05). Partially, demand level, supply quantity, and distribution costs did not significantly affect price fluctuations. In contrast, substitute goods had a negative and significant effect with a significance value of 0.031 (&lt;0.05) and was identified as the most dominant factor, indicated by the highest standardized beta coefficient value of -0.337. The coefficient of determination reached 0.236, indicating that 23.6% of fluctuation variation was explained by the variables examined in this study.</em></p> Lisa Apri Sudaesah Dian Anggraeni Sri Mulyati Aris Supriyo Wibowo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 ANALISIS PERAN INDONESIA DALAM IMPLEMENTASI STRAITREP DI SELAT MALAKA-SINGAPURA: PERSPEKTIF HUKUM LAUT INTERNASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23480 <p>Penelitian ini membahas implementasi Mandatory Ship Reporting System in the Straits of Malacca and Singapore (STRAITREP) serta peran Indonesia dalam menjaga keselamatan pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura sebagai salah satu jalur pelayaran internasional yang strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi STRAITREP dalam perspektif Hubungan Internasional dan hukum laut internasional berdasarkan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STRAITREP merupakan bentuk kerja sama maritim regional antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk meningkatkan keselamatan navigasi melalui sistem pelaporan kapal dan pertukaran informasi pelayaran. Indonesia memiliki peran penting melalui partisipasi dalam Tripartite Technical Experts Group (TTEG), pengawasan lalu lintas pelayaran, dan penguatan kerja sama regional. Namun, implementasi STRAITREP juga menghadapkan Indonesia pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kedaulatan negara, keselamatan navigasi, perlindungan lingkungan laut, dan kepentingan pelayaran internasional. Oleh karena itu, penguatan tata kelola maritim regional dan kerja sama internasional diperlukan untuk mendukung efektivitas implementasi STRAITREP.</p> <p><em>This study discusses the implementation of the Mandatory Ship Reporting System in the Straits of Malacca and Singapore (STRAITREP) and Indonesia’s role in maintaining navigational safety in the Straits of Malacca and Singapore as one of the world’s strategic international shipping lanes. The study aims to analyze the implementation of STRAITREP from the perspective of International Relations and international maritime law based on the United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. This research uses a normative legal research method with statutory and conceptual approaches. The findings show that STRAITREP is a form of regional maritime cooperation between Indonesia, Malaysia, and Singapore to improve navigational safety through ship reporting and information exchange systems. Indonesia plays an important role through its participation in the Tripartite Technical Experts Group (TTEG), shipping traffic supervision, and regional maritime cooperation. However, the implementation of STRAITREP also creates challenges related to balancing state sovereignty, navigational safety, marine environmental protection, and international shipping interests. Therefore, strengthening regional maritime governance and international cooperation is necessary to support the effectiveness of STRAITREP implementation.</em></p> Frisca Amelia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 MEMAHAMI WAWASAN DUNIA KRISTEN: FONDASI NILAI DAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN MODERN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23237 <p>Wawasan dunia Kristen merupakan kerangka konseptual yang berlandaskan pada ajaran Alkitab dalam memahami realitas, manusia, dan tujuan hidup. Di tengah perkembangan kehidupan modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi, pluralisme nilai, dan kompleksitas persoalan moral, keberadaan fondasi etika yang kokoh menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wawasan dunia Kristen sebagai dasar pembentukan nilai dan etika dalam kehidupan modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai literatur teologi, filsafat Kristen, dan etika Kristen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan dunia Kristen berakar pada keyakinan akan Allah sebagai Pencipta dan sumber kebenaran, sehingga menghasilkan prinsip-prinsip etis yang menekankan kasih, keadilan, integritas, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Prinsip-prinsip tersebut memberikan kerangka moral yang konsisten dalam menghadapi tantangan kehidupan modern, termasuk dalam bidang pendidikan, pekerjaan, relasi sosial, dan penggunaan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wawasan dunia Kristen memiliki relevansi yang signifikan dalam membentuk karakter, mengarahkan pengambilan keputusan etis, serta mendorong praktik kehidupan yang bertanggung jawab di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.</p> Sealtiel Daeli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM E-ARSIP BERBASIS WEB MENGGUNAKAN GOOGLE APPS SCRIPT DENGAN METODE WATERFALL PADA DINAS KEHUTANAN PROVINSI JAMBI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23651 <p>Mandat pembaharuan teknologi dalam lingkungan birokrasi mendorong lembaga pemerintah untuk menggeser sistem administrasi berbasis fisik menuju tata kelola kerja resmi yang lebih efisien. Dinas Kehutanan Provinsi Jambi (Dishut Jambi) menghadapi tantangan berupa volume dokumen resmi yang tinggi yang masih dikelola melalui Web Srikandi, namun penyimpanan dokumen terbatas pada penyimpanan dokumen aktif, sedangkan penyimpanan dokumen lainnya masih manual, hal ini memicu risiko keterbatasan ruang dan lambatnya pengambilan berkas. Studi ini bertujuan untuk merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi e-arsip berbasis web yang valid dan dapat diterapkan untuk mendigitalisasi pengelolaan dokumen di instansi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah model Waterfall System Development Life Cycle (SDLC), yang meliputi fase analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian, dengan pendekatan kuantitatif terintegrasi pada tahap akhir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, studi dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci dari bidang PPH, Arsip, dan PPMHA. Sistem arsip elektronik ini diimplementasikan menggunakan arsitektur cloud Google Apps Script yang terintegrasi dengan Google Sheets API dan Google Drive API sebagai media penyimpanan data utama. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil mengotomatiskan pengarsipan dan menyederhanakan pencarian dokumen. Pengujian fungsionalitas menggunakan Black Box Testing melalui sepuluh skenario pengujian komprehensif menghasilkan tingkat kelayakan sistem sebesar 100%. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sistem informasi e-arsip berbasis web ini sangat layak, andal, dan valid untuk diimplementasikan. Kontribusi praktis dari penelitian ini adalah untuk menyediakan solusi manajemen arsip yang independen, aman, dan sangat hemat biaya (prinsip biaya rendah) yang secara khusus disesuaikan dengan peraturan dan pembagian kerja di Dishut Jambi</p> <p><em>The mandate of technological renewal in the bureaucratic environment encourages government agencies to shift from physical-based administrative systems to more efficient official work governance. The Jambi Provincial Forestry Service (Dishut Jambi) faces challenges in the form of a high volume of official documents that are still managed through Web Srikandi, but document storage is limited to active document storage, while other document storage is still manual, this triggers the risk of space limitations and slow file retrieval. This study aims to design, develop, and implement a valid and applicable web-based e-archive information system to digitize document management in the agency. The research method used is the Waterfall System Development Life Cycle (SDLC) model, which includes the phases of needs analysis, system design, implementation, and testing, with an integrated quantitative approach at the final stage. Data collection was carried out through structured observations, documentation studies, and semi-structured interviews with key informants from the PPH, Archives, and PPMHA fields. This electronic archiving system is implemented using a Google Apps Script cloud architecture integrated with the Google Sheets API and Google Drive API as the main data storage media. The results show that the developed system successfully automates archiving and simplifies document retrieval. Functionality testing using Black Box Testing through ten comprehensive test scenarios resulted in a system feasibility rate of 100%. The conclusion of this study confirms that this web-based e-archive information system is highly feasible, reliable, and valid for implementation. The practical contribution of this research is to provide an independent, secure, and highly cost-effective archive management solution (low-cost principle) that is specifically tailored to the regulations and division of labor at the Dishut Jambi.</em></p> Rice Rionaldo Loys Fernando Sanjaya Ihfazi Qolbi Zurkiyyah Azhari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 STRATEGI BIMBINGAN KONSELING ISLAM BAGI REMAJA KECANDUAN MEDIA SOSIAL: https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22765 <p>Perkembangan media sosial pada era digital memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan remaja, termasuk munculnya perilaku kecanduan media sosial yang berdampak pada aspek akademik, sosial, moral, dan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Bimbingan Konseling Islam dalam menangani remaja kecanduan media sosial di MAN 2 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri dari guru Bimbingan Konseling Islam, kepala sekolah, wali kelas, dan peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan media sosial pada remaja terlihat dari tingginya intensitas penggunaan telepon genggam, menurunnya konsentrasi belajar, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Strategi Bimbingan Konseling Islam yang diterapkan meliputi konseling individu, bimbingan kelompok, pendekatan spiritual, muhasabah, pembiasaan ibadah, pemberian nasihat Islami, serta kerja sama antara guru dan pihak sekolah. Strategi tersebut dinilai efektif dalam membantu siswa meningkatkan kontrol diri dan penggunaan media sosial secara lebih bijaksana sesuai nilai-nilai Islam.</p> <p><em>The rapid development of social media in the digital era has significantly influenced adolescents’ lives, including the emergence of social media addiction that affects students’ academic, social, moral, and spiritual aspects. This study aims to analyze Islamic Guidance and Counseling strategies in handling adolescents addicted to social media at MAN 2 Medan. The research employed a qualitative approach with a case study design. The research informants consisted of Islamic Guidance and Counseling teachers, the principal, homeroom teachers, and students selected through purposive sampling techniques. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that social media addiction among adolescents was characterized by high intensity of smartphone use, decreased learning concentration, and reduced direct social interaction. The Islamic Guidance and Counseling strategies implemented included individual counseling, group guidance, spiritual approaches, self-reflection (muhasabah), worship habituation, Islamic advice, and collaboration between teachers and the school. These strategies were considered effective in helping students improve self-control and use social media more wisely in accordance with Islamic values. </em></p> PAI-3 2023 Kelompok 1 Akhir Pardamean Harahap Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 DEVELOPING THE EFFECTIVNESS OF DISCORD LEARNING METHODS IN SPEAKING SKILLS FOR TEENAGERS & YOUNG ADULTS WITH INFERIORITY COMPLEX https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23474 <p><em>The study about “Developing the effectiveness of Discord learning methods in speaking skills for people with Inferiority Complex” is the study executed among Discord users. The study aims to develop strategies and working resolutions while utilizing discord learning methods as part of speaking skills for learners with an inferiority complex, and likewise to improve the methods of discord. Furthermore, the purpose of the study is to develop discord methods for some learners with mental issues, such as introverts, and also some learners with communication problems. The study will answer mostly how much the improvement will become a struggle in the study, as the study of discord methods relies a lot on speaking improvement. Furthermore, the study will answer what the improvement can, in fact, affect the study of the learners and also develop better. Thus, also included how the teacher is enormously improving the methods in order to enhance the English lessons. Lastly, not only indicating the benefits of it but also finding the best approach to improving discord speaking communication to enhancing communication study. This study indicated the improvements of Discord methods as one of the methods to enhance communications among non-English speakers, and to conduct better education around Discord methods for people in need. Furthermore, it indicated the better use of English not only to speak but also to express some information that is not only understandable but also felt as having an enormous leverage on the conversations to bring out better communication. Every arrow being conducted and expected is that the discord methods can, in fact, be improved and enhanced as one of the effective methods to teach people in need better communication skills. As part of the study, every part of the improvements will be applied to gain a better version of the methods. The analysis conducted around 45 minutes of non-treatment sections. Followed by the 45-minute treatment sections, and finished with 45 minutes of exculpation. Thus, the study conducted on 3 different days. Furthermore, participants are around 3 people with high inferiority complexes, 3 people with average inferiority complexes, and 3 people who do not know how to speak English without the inferiority complex. Thus, the conducted study take several days of treatment and data collection. Therefore, data collected with observation sheets, and interviewers' answers used as the validation of the data. The considerations are based on the direct data from firsthand experience. After the conducted study, we obtained the results of all the methods during the section that are improving the inferiority learners. Furthermore, some of them prefer the discords to become a curriculum at the school. However, some problems, such as internet connections and also the events couldn’t be conducted better, are being discussed among the people who own the servers. Besides that, the way of conducting methods and enhancing is considered better since all the inferior learners have shown a huge increase in their confidence levels. Hence, the approach of the discord methods can, in fact, improve learners' study and contribute to enhancing communication and learning better. Nonetheless, all non-inferiority learners are studying new methods to understand English. Not only learning in a fun way, but also learning with improved new methods such as singing contests, podcasting, and many mini games. Although the language barrier became the main problem, all of the learners had a good time and improved the way they presented during the classes. Thus also included the conversations with Als that stated “It is helping a lot since I don’t have courage to speak English more fluently. Also the improvement where we need to talk and create our own topics around the new friends very stressful at beginning but started to enjoy it a lot since English can be create as fun as we play with friends.”Furthermore, conversations with Barusu stated “Mostly I counting on school before, but with this methods and you creating the improvement such as karaoke, anime guessing, and also some of podcasting I guarantee it will be good to helping us that having hard time with anxiety and also the confidence.” Nontheless, conversations with Calmaria stated “I mostly liked it since I know I don’t need to depending on my school too much. Since we have the improvement kinda scared that if improvement failed around the singing contest. But overall it is save to use and easy to improved.”</em></p> Domiguel Armando Marpaung Fela Dafitri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 THE EFFECTIVENESS OF THE TOCEN ECONOMY TECHNIQUE IN INCREASING THE ACTIVE PARTICIPATION OF MAHAD UIN MALANG STUDENTS IN QURAN RECITATION ACTIVITIES https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23136 <p>Partisipasi aktif mahasantri dalam kegiatan tashih Al-Qur’an menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran di lingkungan ma’had. Namun, rendahnya keterlibatan mahasantri masih ditemukan dalam pelaksanaan kegiatan tashih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik Tocen Economy dalam meningkatkan partisipasi aktif mahasantri pada kegiatan tashih Al-Qur’an di Mabna Fatimah Azzahra UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest yang melibatkan 33 mahasantri putri. Pengumpulan data dilakukan menggunakan adaptasi Student Engagement Scale yang telah dinyatakan reliabel dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,95. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Tocen Economy mampu meningkatkan partisipasi aktif mahasantri secara signifikan, baik pada aspek perilaku, emosional, maupun kognitif selama kegiatan tashih berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa Tocen Economy dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan mahasantri dalam kegiatan keagamaan di lingkungan ma’had.</p> <p><em>The active participation of students in Qur’an recitation correction activities is a key factor in supporting the success of learning within the ma’had environment. However, low student engagement is still observed in the implementation of these correction activities. This study aims to examine the effectiveness of the Tocen Economy technique in increasing the active participation of female students in Quranic recitation correction activities at Mabna Fatimah Azzahra, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest design involving 33 female students. Data collection was conducted using an adapted Student Engagement Scale, which has been validated as reliable with a Cronbach’s Alpha value of 0.95. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results of the study indicate that the application of the Tocen Economy technique significantly increased the female students’ active participation in behavioral, emotional, and cognitive aspects during the Quran recitation correction activities. These findings suggest that the Tocen Economy can serve as an effective learning strategy to enhance students’ engagement in religious activities within the ma’had environment.</em></p> Amelia Dwi Nor Aini Eva Fitriana Muhammad Jamaluddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU DAN ATTITUDE MAHASISWA UNIVERSITAS BHINEKA PGRI PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23562 <p>Perkembangan media sosial yang semakin pesat telah memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan mahasiswa, termasuk perilaku dan attitude (sikap). Mahasiswa sebagai pengguna aktif media sosial rentan terhadap berbagai informasi, tren, promosi, dan pengaruh influencer yang dapat memengaruhi cara berpikir, bersikap, serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap perilaku mahasiswa, pengaruh media sosial terhadap attitude mahasiswa, serta pengaruh media sosial secara simultan terhadap perilaku dan attitude mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian non-eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 88 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI, dengan sampel sebanyak 72 mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,653. Media sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitude mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,587. Selain itu, media sosial secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku dan attitude mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa media sosial mampu menjelaskan perilaku mahasiswa sebesar 41,5% dan attitude mahasiswa sebesar 35,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, maka semakin besar pengaruhnya terhadap pembentukan perilaku dan attitude mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan media sosial secara bijak serta penguatan literasi digital agar mahasiswa mampu menyaring informasi dan memanfaatkan media sosial secara positif minimum &gt;50%.</p> <p><em>The rapid development of social media has significantly influenced various aspects of students' lives, including their behavior and attitudes. As active users of social media, students are frequently exposed to information, trends, promotional content, and influencer recommendations that may affect their ways of thinking, attitudes, and daily behaviors. This study aimed to determine the influence of social media on students' behavior, the influence of social media on students' attitudes, and the simultaneous influence of social media on students' behavior and attitudes in the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI. This study employed a quantitative research approach. The population consisted of students in the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI, with a sample of 72 students selected using the Slovin formula and random sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using linear regression analysis with the assistance of SPSS software. The results revealed that social media had a positive and significant influence on students' behavior, indicated by a significance value of 0.000 &lt; 0.05 and a regression coefficient of 0.653. Social media also had a positive and significant influence on students' attitudes, as shown by a significance value of 0.000 &lt; 0.05 and a regression coefficient of 0.587. Furthermore, social media simultaneously had a positive and significant influence on both students' behavior and attitudes, with a significance value of 0.000 &lt; 0.05. The coefficient of determination showed that social media explained 41.5% of the variance in students' behavior and 35.8% of the variance in students' attitudes, while the remaining percentages were influenced by other factors outside the scope of this study. In conclusion, the higher the intensity of social media usage, the greater its influence on the behavior and attitudes of students in the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI. Therefore, students are encouraged to use social media wisely and develop digital literacy skills to maximize its positive benefits while minimizing potential negative impacts</em></p> Mohammad Firza Naufal Hilmi Agus Sunaryo Maria Agatha Sri Widyanti Hastuti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENERAPAN PENDEKATAN STRUKTURAL PADA CERITA RAKYAT PAPUA “EMPAT RAJA” DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22684 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan struktural pada cerita rakyat Papua Empat Raja dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire serta pengaruhnya terhadap kemampuan siswa dalam menganalisis unsur intrinsik karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami unsur intrinsik cerita rakyat, seperti tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan struktural mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis cerita rakyat Papua Empat Raja. Nilai rata-rata pretest siswa sebesar 61,4 meningkat menjadi 82,7 pada posttest. Selain meningkatkan hasil belajar, pendekatan struktural juga membantu siswa memahami hubungan antarunsur intrinsik cerita secara lebih sistematis dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya lokal Papua. Dengan demikian, penerapan pendekatan struktural pada cerita rakyat Papua Empat Raja efektif digunakan dalam pembelajaran sastra di SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire.</p> Tadeus Janggur Sumartini U’um Qomariyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 ANALISIS FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA PERKOTAAN MENGGUNAKAN METODE DATA MINING DECISION TREE C4.5 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23439 <p>Hipertensi pada remaja menjadi masalah kesehatan yang meningkat akibat perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko hipertensi pada remaja perkotaan menggunakan metode data mining dengan algoritma Decision Tree C4.5 pada RapidMiner. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 130 remaja usia 15–19 tahun di wilayah kerja Puskesmas Dumbo Raya Kota Gorontalo. Variabel yang dianalisis meliputi faktor genetik, obesitas, stres, merokok, konsumsi garam berlebih, konsumsi kopi, durasi tidur, dan status hipertensi. Data diolah melalui tahap preprocessing, pembentukan model Decision Tree C4.5, serta evaluasi menggunakan confusion matrix dengan pembagian data training dan testing 80:20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi tidur merupakan faktor paling dominan, diikuti konsumsi kopi, faktor genetik, obesitas, konsumsi garam berlebih, merokok, dan stres. Model menghasilkan akurasi 88,46% dan mampu membentuk aturan klasifikasi yang mudah dipahami. Algoritma Decision Tree C4.5 efektif digunakan untuk mendukung deteksi dini hipertensi pada remaja.</p> <p><em>Hypertension among adolescents has become an increasing health problem due to lifestyle changes. This study aims to identify hypertension risk factors among urban adolescents using data mining with the C4.5 decision tree algorithm in RapidMiner. This quantitative study involves 130 adolescents aged 15-19 years in the working area of Dumbo Raya Public Health Center, Gorontalo City. The variables analyzed include genetic factors, obesity, stress, smoking, excessive salt consumption, coffee consumption, sleep duration, and hypertension status. The data are preprocessed, a C4.5 Decision Tree model is developed, and evaluation is performed using a confusion matrix with an 80:20 training-testing split. The results show that sleep duration is the most dominant factor, followed by coffee consumption, genetic factors, obesity, excessive salt consumption, smoking, and stress. The model achieves an accuracy of 88.46% and can generate easily understandable classification rules. The C4.5 decision tree algorithm is effective in supporting the early detection of hypertension among adolescents.</em></p> Nur’ain Manasai Laksmyn Kadir Ramly Abudi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PROSES PERKEMBANGAN BAHASA MAHASISWA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23057 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap proses perkembangan bahasa mahasiswa. Perkembangan teknologi digital telah menjadikan gadget sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mahasiswa, baik untuk kebutuhan akademik maupun komunikasi. Penggunaan gadget yang intensif dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan akses informasi, perluasan kosakata, dan kemudahan dalam berkomunikasi. Namun, penggunaan yang berlebihan juga berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti berkurangnya interaksi verbal secara langsung, menurunnya kemampuan komunikasi interpersonal, serta penggunaan bahasa yang kurang sesuai dalam konteks akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget memiliki pengaruh terhadap perkembangan bahasa mahasiswa, baik dalam aspek kemampuan berkomunikasi, pemahaman bahasa, maupun penggunaan kosakata. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan gadget secara bijak agar dapat mendukung perkembangan bahasa yang optimal tanpa mengurangi kualitas interaksi sosial secara langsung.</p> <p><em>This study aims to analyze the impact of gadget usage on the language development process of university students. The advancement of digital technology has made gadgets an inseparable part of students' daily lives, both for academic purposes and communication. Intensive gadget use can provide positive impacts, such as increasing access to information, expanding vocabulary, and facilitating communication. However, excessive use may also lead to negative effects, including reduced face-to-face verbal interaction, decreased interpersonal communication skills, and inappropriate language usage in academic contexts. This study employs a quantitative descriptive approach, with data collected through questionnaires distributed to university students. The findings indicate that gadget usage influences students' language development in terms of communication skills, language comprehension, and vocabulary usage. Therefore, wise and balanced use of gadgets is necessary to support optimal language development while maintaining the quality of direct social interaction.</em></p> Rosalia Ocha Rivana Sabila Ajeng Pramudyasari Mai Yuliastri Simarmata Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENGARUH MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGAM STUDI PRODI PENDIDIKAN EKONOMI SEMESTER VI DAN VIII UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI TULUNGAGUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23521 <p>Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menuntut mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri. Minat berwirausaha dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya mata kuliah kewirausahaan dan lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mata kuliah kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian berjumlah 59 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (thitung = 4,765 ; sig. = 0,000). Lingkungan keluarga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (thitung = 5,705; sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (Fhitung = 105,580 ; sig. = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 78,3% menunjukkan bahwa minat berwirausaha mahasiswa dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 21,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran kewirausahaan dan dukungan keluarga dalam menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa.</p> <p><em>Increasing competition in the job market requires students not only to become job seekers but also to create business opportunities independently. Entrepreneurial interest is influenced by various factors, including entrepreneurship courses and the family environment. This study aims to analyze the effect of entrepreneurship courses and the family environment on students' entrepreneurial interest. A quantitative approach with multiple linear regression analysis was employed. The sample consisted of 59 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire. The results show that entrepreneurship courses have a positive and significant effect on entrepreneurial interest (t-value = 4.765; sig. = 0.000). The family environment also has a positive and significant effect on entrepreneurial interest (t-value = 5.705; sig. = 0.000). Simultaneously, both variables have a positive and significant effect on entrepreneurial interest (F-value = 105.580; sig. = 0.000). The Adjusted R Square value of 78.3% indicates that students' entrepreneurial interest can be explained by these variables, while the remaining 21.7% is influenced by other factors. These findings highlight the importance of entrepreneurship education and family support in fostering students' entrepreneurial interest.</em></p> Ivan Bintang Adi Pradana Moh Gufron Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 IMPLEMENTASI PRINSIP CHECKS AND BALANCES DALAM SISTEM KETATAEGARAAN INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22422 <p>Penelitian ini membahas implementasi prinsip checks and balances dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sebelum dan sesudah amandemen UUD 1945. Sebelum amandemen, kekuasaan Presiden sangat dominan (executive heavy) sehingga mekanisme pengawasan antar lembaga negara belum berjalan efektif. Setelah amandemen, sistem ketatanegaraan Indonesia menerapkan pembagian kekuasaan yang lebih seimbang antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif melalui mekanisme saling mengawasi dan mengimbangi. Prinsip ini terlihat dalam pembentukan undang-undang, pengawasan DPR, pembatasan kewenangan Presiden, serta kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam judicial review. Dengan demikian, checks and balances memperkuat demokrasi dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan di Indonesia.</p> <p>This study examines the implementation of the checks and balances principle in Indonesia’s constitutional system before and after the amendments to the 1945 Constitution. Prior to the amendments, presidential power was highly dominant (executive heavy), resulting in weak oversight among state institutions. After the amendments, Indonesia adopted a more balanced distribution of power among the legislative, executive, and judicial branches through mutual control and oversight mechanisms. This principle is reflected in law-making processes, parliamentary supervision, limitations on presidential authority, and the Constitutional Court’s power of judicial review. Thus, checks and balances strengthens democracy and prevents abuse of power in Indonesia.</p> Leidy Palempung Marveb Kasenda Edward Ekaristy Edvan Rumerung Junly Rumondor Anugrah Kewas Juan Julio Lensehe Endru Gabriel Kristanto Eklesia Korengkeng Kezia Masengi Glorya Julita Telew Haichal Pananggung Stacey Marbun Rassya Miracle Justin Yitzchak Martinael Jakobus Rumimpunu Muhammad Idham Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6 PENGARUH KEMANDIRIAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI TULUNGAGUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23337 <p>Minat berwirausaha merupakan faktor penting yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan peluang kerja dan mengembangkan usaha secara mandiri. Berdasarkan hasil observasi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, minat berwirausaha mahasiswa masih beragam. Sebagian mahasiswa menunjukkan ketertarikan untuk berwirausaha, sedangkan sebagian lainnya masih lebih memilih menjadi pencari kerja setelah lulus. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor kemandirian dan lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 103 mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Yamane. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai thitung sebesar 7,983 &gt; ttabel 1,984 dan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Lingkungan keluarga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai thitung sebesar 2,367 &gt; ttabel 1,984 dan nilai signifikansi 0,020 &lt; 0,05. Secara simultan, kemandirian dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai Fhitung sebesar 56,971 &gt; Ftabel 3,09 dan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,523 menunjukkan bahwa kemandirian dan lingkungan keluarga mampu menjelaskan 52,3% variasi minat berwirausaha mahasiswa, sedangkan sisanya sebesar 47,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kemandirian merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap minat berwirausaha mahasiswa.</p> <p><em>Entrepreneurial interest is an important factor that encourages students to create job opportunities and develop businesses independently. Based on observations conducted among students of the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, students' entrepreneurial interest was found to vary. Some students showed an interest in entrepreneurship, while others still preferred to become job seekers after graduation. This condition is assumed to be influenced by independence and family environment. This study aimed to determine the influence of independence and family environment on the entrepreneurial interest of students in the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung. This research employed a quantitative approach with a sample of 103 students selected using the Yamane formula. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The results showed that independence had a positive and significant effect on entrepreneurial interest with a t-value of 7.983 &gt; t-table of 1.984 and a significance value of 0.000 &lt; 0.05. Family environment also had a positive and significant effect on entrepreneurial interest with a t-value of 2.367 &gt; t-table of 1.984 and a significance value of 0.020 &lt; 0.05. Simultaneously, independence and family environment had a significant effect on entrepreneurial interest with an F-value of 56.971 &gt; F-table of 3.09 and a significance value of 0.000 &lt; 0.05. The Adjusted R Square value of 0.523 indicated that independence and family environment explained 52.3% of the variation in students' entrepreneurial interest, while the remaining 47.7% was influenced by other factors outside the scope of this study. Independence was found to be the most dominant variable affecting students' entrepreneurial interest</em></p> Dhea Nur Lu'lu'i Agus Sunaryo Maria Agatha Sri Widyanti Hastuti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner 2026-06-29 2026-06-29 10 6