Jurnal Ilmiah Multidisipliner
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim
id-IDJurnal Ilmiah MultidisiplinerHUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN DERAJAT KEPARAHAN OSTEOARTHRITIS LUTUT PADA PASIEN RSUD DR. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18586
<p>Latar belakang: Osteoarthritis (OA) lutut merupakan penyakit degeneratif sendi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko antara lain aspek mekanik, metabolik, hormonal, dan komorbiditas. Hipertensi adalah komorbiditas yang sering dihubungkan dengan tingkat keparahan OA lutut. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hipertensi dan derajat keparahan OA lutut pada pasien di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Metode penelitian: Deskriptif analitik dengan rancangan observasional cross sectional yang menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien osteoarthritis lutut yang memenuhi kriteria inklusi di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Variabel bebas meliputi status hipertensi, variabel terikatnya meliputi derajat keparahan osteoarthritis lutut berdasarkan klasifikasi Kellgren–Lawrence. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: Didapatkan 106 responden, hipertensi 44 orang (41,5%), tidak hipertensi 62 orang (58,5%). Pasien dengan kelompok usia ≥60 tahun (66%), kelompok usia <60 tahun (34%). Perempuan (81,1%), laki-laki (18,9%). Derajat OA terbanyak terdapat pada stadium 2 dengan 36 orang (34,0%), derajat 3 dengan 25 orang (23,6%), derajat 4 dengan 24 orang (22,6%), dan derajat 1 dengan 21 orang (19,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak signifikan nilai p = 0,969 (p > 0,05).</p> <p><em>Background: Knee osteoarthritis (OA) is a degenerative joint disease influenced by various risk factors, including mechanical, metabolic, hormonal aspects, and comorbidities. Hypertension is a comorbidity that is often associated with the severity of knee OA. Objective: This study aimed to analyze the relationship between hypertension and the severity of knee OA in patients at Dr. Mohamad Soewandhie General Hospital, Surabaya. Methods: This was a descriptive-analytic study with a cross-sectional observational design using secondary data from the medical records of knee osteoarthritis patients who met the inclusion criteria at Dr. Mohamad Soewandhie General Hospital, Surabaya. The independent variable was hypertension status, and the dependent variable was the severity of knee osteoarthritis based on the Kellgren–Lawrence classification. Data were analyzed bivariately using the Chi-square test. Results: A total of 106 respondents were included in the study, consisting of 44 patients with hypertension (41.5%) and 62 without hypertension (58.5%). Most patients were aged ≥60 years (66%) and female (81.1%). The most frequent OA grade was grade 2 (34.0%), followed by grade 3 (23.6%), grade 4 (22.6%), and grade 1 (19.8%). The Chi-square test showed no significant association between hypertension and OA severity (p = 0.969; p > 0.05). </em></p>Andrew Jose LinBimo SasonoIrwin Priyatna Kusumah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101DETEKSI POTENSI EFEK SAMPING OBAT TRADISIONAL BERBASIS TANAMAN OBAT: PENTINGNYA FARMAKOVIGILANS DALAM PRAKTIK KEFARMASIAN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19072
<p>Latar belakang: Penggunaan obat tradisional berbasis tanaman obat di Indonesia terus mengalami peningkatan karena dianggap lebih aman, alami, dan mudah diakses oleh masyarakat. Namun, anggapan tersebut tidak selalu sejalan dengan bukti ilmiah, karena berbagai laporan menunjukkan bahwa sejumlah tanaman obat dapat menimbulkan efek samping, baik ringan maupun berat, terutama jika digunakan dalam dosis tinggi, jangka panjang, atau tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi potensi efek samping obat tradisional berbasis tanaman obat sebagai bagian dari penerapan farmakovigilans dalam praktik kefarmasian. Metode: Kajian literatur (naratif) dilakukan terhadap jurnal nasional dan internasional serta laporan resmi BPOM untuk periode 2020–2025. Pencarian mencakup publikasi yang melaporkan efek samping atau toksisitas terkait penggunaan tanaman obat; data diekstraksi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Kajian menunjukkan adanya laporan efek samping ringan hingga berat yang dikaitkan dengan penggunaan tanaman obat, termasuk gangguan saluran cerna, reaksi alergi, gangguan sistem saraf, dan toksisitas organ—khususnya hepatotoksisitas. Beberapa laporan kasus dan studi observasional menyebutkan dugaan hubungan antara penggunaan tanaman seperti kunyit, teh hijau, pegagan, mahkota dewa, lidah buaya, dan spesies Tinospora dengan gangguan fungsi hati atau tanda-tanda toksisitas. Namun, bukti bervariasi dan seringkali berasal dari laporan kasus atau studi dengan desain observasional. Kesimpulan: Obat tradisional berbasis tanaman memiliki potensi menimbulkan efek samping; oleh karena itu, penguatan mekanisme farmakovigilans termasuk pelaporan reaksi obat yang merugikan (ADR) oleh tenaga kefarmasian dan edukasi pasien sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan pasien. Disarankan penelitian prospektif dan penilaian kualitas bukti lebih lanjut.</p> <p><em>Background: The use of traditional plant-based medicines in Indonesia has been increasing because they are perceived as safer, more natural, and more accessible. However, that perception does not always align with scientific evidence, as multiple reports indicate that several medicinal plants can cause adverse effects—ranging from mild to severe—particularly when used at high doses, for prolonged periods, or without supervision by a healthcare professional. Objective: This study aims to detect the potential adverse effects of traditional plant-based medicines as part of the implementation of pharmacovigilance in pharmacy practice. Methods: A narrative literature review was conducted of national and international journals and official reports from the National Agency of Drug and Food Control (BPOM) for the period 2020–2025. The search included publications reporting adverse effects or toxicity associated with the use of medicinal plants; relevant data were extracted and analyzed descriptively. Results: The review identified reports of adverse effects associated with medicinal plant use, ranging from gastrointestinal disturbances and allergic reactions to neurological disorders and organ toxicity—particularly hepatotoxicity. Several case reports and observational studies suggested a possible association between the use of plants such as turmeric (Curcuma longa), green tea (Camellia sinensis), Centella asiatica (pegagan/gotu kola), Phaleria macrocarpa (mahkota dewa), Aloe vera, and Tinospora species (Tinospora spp.) with impaired liver function or other signs of toxicity. However, the evidence is heterogeneous and is frequently derived from case reports or observational study designs. Conclusion: Traditional plant-based medicines have the potential to cause adverse effects; therefore, strengthening pharmacovigilance mechanisms—including adverse drug reaction (ADR) reporting by pharmacy personnel and patient education—is essential to ensure patient safety. Prospective studies and further assessments of evidence quality are recommended.</em></p>SupartiningsihSuharyanisaMainal Furqan
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PERSEPSI MASYARAKAT PENDATANG SUKU JAWA TERHADAP HADIRNYA IKN DI KALIMATAN TIMUR: STUDI DI JALAN CENDANA, RT.28, TELUK LERONG ULU, KOTA SAMARINDA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19525
<p>Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat pendatang suku Jawa di Jalan Cendana RT.28, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda terhadap kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan, serta pengaruh IKN terhadap persepsi tersebut. Fokus penelitian meliputi aspek ekonomi dan sosial-budaya, perubahan persepsi sebelum dan sesudah proyek IKN berjalan, serta pemaknaan identitas budaya masyarakat pendatang suku Jawa. Pada dasarnya, tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang berupaya memberikan gambaran secara sistematis dan aktual mengenai fenomena sosial yang diteliti. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus, yang memandang objek penelitian sebagai satu kesatuan yang utuh dan terintegrasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu penentuan informan secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu, yakni masyarakat pendatang suku Jawa yang menetap di Jalan Cendana RT.28 dan dianggap mampu memberikan informasi yang relevan dengan permasalahan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskripsi pada bagian hasil penelitian dan pembahasan, dengan mengaitkannya pada kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat pendatang suku Jawa terhadap kehadiran IKN cenderung positif dan penuh harapan. Dari aspek ekonomi, IKN dipersepsikan sebagai peluang peningkatan kesejahteraan melalui terbukanya kesempatan kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi. Dari aspek sosial-budaya, masyarakat menunjukkan sikap adaptif dengan tetap mempertahankan nilai budaya Jawa serta menghormati budaya lokal. Selain itu, terdapat perubahan persepsi dari sikap ragu menjadi lebih optimistis seiring berjalannya proyek IKN, meskipun masih disertai kekhawatiran terhadap keberlanjutan manfaat pembangunan,</p> <p><em>This study aims to examine the perceptions of Javanese migrant communities living on Cendana Street RT.28, Teluk Lerong Ulu Subdistrict, Samarinda City, toward the establishment of the National Capital (Ibu Kota Nusantara/IKN) in Kalimantan, as well as to analyze the influence of IKN on these perceptions. The focus of the study includes economic and socio-cultural aspects, changes in perceptions before and after the implementation of the IKN project, and the interpretation of cultural identity among Javanese migrant communities. This research employs a qualitative descriptive method, which seeks to provide a systematic and factual description of the social phenomena under investigation. A case study approach is applied to view the research subject as an integrated and comprehensive unit. Informants were selected using purposive sampling, targeting Javanese migrant residents of Cendana Street RT.28 who were considered capable of providing relevant information related to the research objectives. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and subsequently analyzed descriptively by relating the findings to relevant theoretical frameworks. The results indicate that the perceptions of Javanese migrant communities toward the presence of IKN tend to be positive and hopeful. From an economic perspective, IKN is perceived as an opportunity to improve welfare through increased employment opportunities and economic activities. From a socio-cultural perspective, the community demonstrates adaptive attitudes by maintaining Javanese cultural values while respecting local cultural traditions. Furthermore, there is a noticeable shift in perception from initial uncertainty to greater optimism as the IKN project progresses, although some concerns remain regarding the sustainability of its long-term benefits.</em></p>Dimas Khalifah Al- FatahMoh BahzarMarwiah MarwiahEndang Herliah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS PERAN E-COMMERCE DALAM TRANSFORMASI DIGITAL DAN PENGUATAN DAKWAH DI DUNIA MODERN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18394
<p>Perkembangan transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk sektor ekonomi dan aktivitas dakwah. Salah satu wujud nyata dari transformasi digital tersebut adalah hadirnya e-commerce sebagai sistem perdagangan berbasis teknologi digital yang mampu menghubungkan produsen dan konsumen secara luas tanpa dibatasi ruang dan waktu. E-commerce tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi ekonomi, tetapi juga berpotensi menjadi media strategis dalam mendukung penguatan dakwah di dunia modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e-commerce dalam proses transformasi digital serta kontribusinya terhadap penguatan dakwah di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah berupa jurnal, artikel penelitian, dan buku akademik yang relevan dan dipublikasikan dalam rentang lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-commerce berperan penting dalam mendorong transformasi digital melalui peningkatan efisiensi, inovasi model bisnis, dan perluasan literasi digital masyarakat, termasuk pelaku usaha berbasis komunitas keagamaan. Selain itu, e-commerce memiliki potensi sebagai media pendukung dakwah melalui penyebaran nilai-nilai Islam secara kontekstual dalam praktik ekonomi digital, seperti etika bisnis Islam, prinsip muamalah, dan pemberdayaan ekonomi umat. Integrasi antara teknologi digital, aktivitas ekonomi, dan dakwah menjadikan dakwah lebih adaptif terhadap perkembangan zaman serta relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Meskipun demikian, dakwah berbasis e-commerce juga menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital dan risiko komersialisasi dakwah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang bijak agar e-commerce dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana transformasi digital dan penguatan dakwah yang berkelanjutan.</p> <p><em>The development of digital transformation has brought significant changes to various aspects of life, including the economic sector and Islamic outreach activities. One concrete manifestation of this digital transformation is the presence of e-commerce, a digital technology-based trading system capable of connecting producers and consumers widely without being limited by space and time. E-commerce not only functions as a means of economic transactions but also has the potential to become a strategic medium in supporting the strengthening of Islamic outreach in the modern world. This study aims to analyze the role of e-commerce in the digital transformation process and its contribution to strengthening Islamic outreach in the digital era. The research method used is library research by reviewing various scientific literature in the form of journals, research articles, and relevant academic books published within the last five years. The results of the study indicate that e-commerce plays a significant role in driving digital transformation through increased efficiency, business model innovation, and expanding digital literacy among the public, including religious community-based entrepreneurs. Furthermore, e-commerce has the potential to support Islamic outreach through the contextual dissemination of Islamic values in digital economic practices, such as Islamic business ethics, principles of muamalah, and economic empowerment of the community. The integration of digital technology, economic activity, and da'wah (Islamic outreach) makes da'wah more adaptive to changing times and relevant to the needs of modern society. However, e-commerce-based da'wah also faces challenges such as low digital literacy and the risk of commercialization. Therefore, wise management is necessary to ensure optimal use of e-commerce as a means of digital transformation and sustainable da'wah strengthening.</em></p>Naeila NurazizahOlpy Nopy YantiAnjar Sulistyani
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS): KONSEP DASAR DAN IMPLEMENTASINYA PADA SATUAN PENDIDIKAN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18679
<p><em>School based Management (SBM) is a model of management that grants autonomy to schools to organize their schooling independently. Independence is actually a responsibility given to the school, especially to the school principal in order to bring the progress of the school he leads. In its application, school based management requires extensive understanding of basic concepts. The article aims to discuss some basic concepts in implementing school based management by recommending one example of an institution that successfully implements it. Through literature study, the results of the study gave explanations on the basic concepts of management and school-based management and implementation problems as one of the decentralized policies of education organizing. An example of applying to an education unit shows that the school implementing the model is able to make the school a place for human resources empowerment and able to create a learning atmosphere that is enjoyable for students Keywords: Decentralization, school principal, school based management.</em></p> <p>Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah model manajemen yang memberikan hak otonomi kepada sekolah untuk mengatur sekolahnya secara mandiri. Kemandirian tersebut sebenarnya merupakan tanggung jawab yang diberikan kepada sekolah khususnya kepada kepala sekolah agar dapat membawa kemajuan sekolah yang dipimpinnya. Dalam penerapannya, Manajemen Berbasis Sekolah membutuhkan pemahaman luas terkait konsep-konsep dasarnya. Artikel bertujuan membahas beberapa konsep dasar dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dengan merekomendasikan salah satu contoh institusi yang berhasil mengimplementasikannya. Melalui kajian literatur, hasil kajian memberikan penjelasan-penjelasan mengenai konsep dasar Manajemen dan Manajemen berbasis sekolah serta problematika penerapannya sebagai salah satu kebijakan desentralisasi penyelenggaraan pendidikan. Contoh penerapannya pada satuan pendidikan menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan model tersebut mampu menjadikan sekolah sebagai tempat pemberdayaan sumberdaya manusia yang dimiliki serta mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Kata Kunci: Desentraliasi, kepala sekolah, Manajemen Berbasis Sekolah.</p>Afandy RettobBambang Sumardjoko
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PRAKTIK KELIRU DOKTRIN JUDICIAL ACTIVISM DALAM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 90/PUU-XXI TAHUN 2023
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19288
<p>Judicial Activism merupakan doktrin yang memberikan ruang bagi hakim untuk melakukan penafsiran progresif dalam memutus suatu perkara, namun penerapannya harus tetap tunduk pada prinsip konstitusional dan batas kewenangan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya dugaan kekeliruan penerapan doktrin Judicial Activism dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI Tahun 2023, khususnya terkait syarat usia pencalonan Presiden dan Wakil Presiden yang dinilai telah keluar dari prinsip check and balance serta batas kewenangan lembaga yudisial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan doktrinal/normatif, dengan meneliti bahan hukum berupa peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, literatur, buku, jurnal serta penelitian terdahulu sebagai data hukum sekunder yang dianalisis untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penyimpangan dalam penerapan doktrin Judicial Activism pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI Tahun 2023, karena Mahkamah Konstitusi tidak memenuhi syarat prinsipil dalam penggunaan doktrin tersebut serta telah memasuki wilayah open legal policy yang merupakan kewenangan pembentuk Undang-Undang, sehingga menimbulkan problem konstitusional dan berpotensi memperlemah prinsip kekuasaan kehakiman yang independen. </p> <p><em>This study aims to determine the requirements for applying the Doctrine of Judicial Activism in judicial decision-making and the errors contained in ConstitutionaL Court Decision Number 90/PUU-XXI of 2023. The research method used in this paper is a doctrinal approach. This research was conducted by reviewing literature such as previous research, journal references, laws and regulations, court decisions, reference books and research journals, and various oth er supporting sources. The results of this study answer two research questions. The research findings demonstrate how the doctrine of Judicial Activism operates effectively, in accordance with established requirements, and that the Constitutional Court must adhere to these requi rements and not rely solely on its own authority in making decisions. However, this research demonstrates that Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI of 2023 erroneously applies the doctrine of Judicial Activism to the authority held by judges.</em></p> Dea Ananda Herdiansyah Hamzah Poppilea Erwinta
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101HUBUNGAN ANTARA DEPRESI DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KALIJUDAN, KOTA SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18562
<p>Proses penuaan menimbulkan perubahan fisiologis dan psikologis yang dapat menurunkan fungsional tubuh, termasuk sistem saraf pusat. Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering dialami lansia dan berpotensi memperburuk kondisi mental, seperti depresi, yang dapat memengaruhi fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini yakni mengidentifikasi korelasi antara tingkat depresi dan fungsi kognitif pada pasien lansia hipertensi di Puskesmas Kalijudan Kota Surabaya. Penelitian analitik observasional ini menggunakan pendekatan potong lintang dengan teknik purposive sampling terhadap 95 lansia hipertensi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS) dan Mini Mental State Examination (MMSE). Pengujian Chi-Square membuktikan depresi berhubungan dengan fungsi kognitif (p=0,003), secara signifikan. Mayoritas responden tidak mengidap depresi (76,8%) dan memiliki fungsi kognitif normal (65,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat depresi menentukan tingkat risiko penurunan fungsi kognitif pada lansia hipertensi. Kesimpulannya, kondisi psikologis memiliki peran penting terhadap fungsi kognitif lansia hipertensi, sehingga perlu perhatian lebih dalam upaya promotif dan preventif di layanan kesehatan primer.</p> <p><em>The aging process causes physiological and psychological changes that may reduce body functions, including those of the central nervous system. Hypertension is a chronic disease commonly experienced by the elderly and has the potential to worsen mental conditions such as depression, which in turn can affect cognitive function. The aims of this study was to analysis the correlation between depression levels and cognitive function in elderly hypertensive patients at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya. This observational analytical study used a cross-sectional approach with purposive sampling of 95 elderly hypertensive patients. The instruments used were the Geriatric Depression Scale (GDS) and Mini Mental State Examination (MMSE) questionnaires. The Chi-Square test proved that depression is significantly associated with cognitive function (p=0.003). The respondents were mostly not depressed (76.8%) and had normal cognitive function (65.3%). These results showed that depression levels determine the risk of cognitive decline in elderly people with hypertension. In conclusion, psychological conditions play an crucial role in the cognitive function of elderly people with hypertension, so more attention is needed in promotive and preventive efforts in primary health care services.</em></p>Naldi LedoYuswanto SetiawanJemima Lewi Santoso
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS XI.3 PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMA NEGERI 17 SAMARINDA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19011
<p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kreativitas peserta didik SMA Negeri 17 Samarinda dengan penerapan media pembelajaran pop up book pada mata pelajaran PKN.Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 17 Samarinda pada bulan Maret 2024-Juli 2024. Subjek penelitian ini ialah guru mata pelajaran PPKn dan peserta didik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan data.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan media pembelajaran pop up book pada mata pelajaran PKN untuk meningkatkan kreativitas peserta didik XI-3 SMA Negeri 17 Samarinda dengan indikator yang sudah berjalan sesuai dalam memberikan kontribusi penting dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dalam pendidikan di Indonesia. Peningkatan berfikir kreatif peserta didik SMA Negeri 17 Sanarinda dengan penerapan media pembelajaran pop up book pada pelajaran PKN berdampak positif bagi mental dan cara belajar peserta didik. Berdasarkan hasil sebelum dan sesudah diterapkan media pembelajaran pop up book jawaban pada soal pilihan ganda menunjukan hasil pretest dan posttest terjadi peningkatan secara signifikan. Hal tersebut juga diperkuat dengan hasil wawancara dan hasil tugas kelompok yang peneliti berikan kepada peserta didik berupa LKPD (lembar kerja peserta didik) yang berbentuk wawancara penerapan pancasila dan analisis nilai-nilai yang terkandung berkaitan dengan indikator peningkatan berpikir kreatif peserta didik. Selain itu juga peningkatan berfikir kreatif peserta didik SMA Negeri 17 Samarinda diperkuat dengan tugas proyek gotong royong peserta didik berupatugas kelompok membuat scrapbook. Untuk penilaiannya peneliti dibantu oleh guru PPKn SMA Negeri 17 Samarinda. Hasil penilaian terkait tugas proyek gotong royong peserta didik dominan memperoleh predikat A (sangat baik). Berdasarkan proyek gotong royong peserta didik membuktikan peserta didik XI-3 SMA Negri 17 Samarinda memiliki keterampilan berfikir kreatif yang sangat baik.</p>Nur Asih MalasariJamilHj. MarwiahHj. WingkolatinHj. SuryaningsiEndang Herliah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS HUKUM DAN ETIKA PELAKU PERTAMBANGAN DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN HIJAU DI PT. ALAM KARYA GEMILANG
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19494
<p>Sektor pertambangan memiliki kontribusi penting terhadap pembangunan ekonomi, namun juga menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan dan sosial. Kondisi ini menuntut penerapan prinsip pembangunan hijau yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum dan etika pelaku pertambangan dalam mewujudkan pembangunan hijau di PT Alam Karya Gemilang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pimpinan perusahaan, karyawan, dan masyarakat sekitar wilayah pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peraturan hukum di PT Alam Karya Gemilang pada prinsipnya telah mengacu pada ketentuan perundang-undangan di bidang pertambangan dan lingkungan hidup, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan hijau melalui pengelolaan lingkungan dan kegiatan reklamasi pascatambang. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam implementasi hukum, baik yang bersifat internal maupun eksternal, serta perlunya penguatan etika lingkungan dalam praktik pertambangan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara kepatuhan hukum dan etika lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.</p> <p><em>The mining sector plays a strategic role in national economic development; however, it also generates significant environmental and social impacts. This condition necessitates the implementation of green development principles that integrate economic growth, environmental protection, and social welfare. This study aims to analyze the application of legal regulations and environmental ethics among mining actors in realizing green development at PT Alam Karya Gemilang. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects include company management, employees, and communities surrounding the mining area. The findings indicate that the implementation of legal regulations at PT Alam Karya Gemilang has generally complied with statutory provisions in the fields of mining and environmental protection and has contributed to supporting green development, particularly through environmental management and post-mining reclamation activities. Nevertheless, the study also identifies several internal and external legal challenges, as well as the need to strengthen the application of environmental ethics in mining practices. Overall, this study emphasizes that the integration of legal compliance and environmental ethics plays a crucial role in achieving responsible and sustainable mining governance.</em></p>Alexander Hero RamadhanSuryaningsi SuryaningsiWingkolatin WingkolatinMarwiah Marwiah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FARMASI TERHADAP KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI PUSKESMAS MADE KOTA SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18610
<p>Pelayanan farmasi merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan layanan kesehatan tingkat pertama, terutama bagi pasien BPJS yang secara rutin memanfaatkan layanan tersebut. Kualitas pelayanan yang tidak optimal berpotensi menurunkan kepuasan pasien dan berdampak pada keberlanjutan pemanfaatan layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan farmasi berdasarkan lima dimensi Servqual, menggambarkan tingkat kepuasan pasien BPJS, serta menilai pengaruh kualitas pelayanan tersebut terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Made Kota Surabaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang, melibatkan 85 responden pasien BPJS yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui analisis univariat serta regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi Servqual berada pada kategori baik, dengan mayoritas responden memberikan penilaian “Setuju” dan “Sangat Setuju,” serta tingkat kepuasan yang tinggi ditunjukkan oleh 88% responden yang menyatakan puas. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan farmasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai p = 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pelayanan memiliki peran penting dalam membentuk kepuasan pasien BPJS dan mengimplikasikan perlunya optimalisasi fasilitas fisik, peningkatan efektivitas komunikasi, serta perbaikan kecepatan pelayanan untuk menjaga mutu layanan. Rekomendasi penelitian meliputi pengembangan sistem antrean yang lebih efisien, penataan ruang tunggu agar lebih nyaman, serta penelitian lanjutan yang mempertimbangkan variabel pelayanan lain, seperti ketersediaan obat dan beban kerja petugas.</p> <p> </p>Dewi Elysia KongtesaMinarni WartiningsihSaskia Dyah Handari
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENANAMKAN KESADARAN SOSIAL PADA SANTRI DI YAYASAN MADIN AL-IKHLAS KAISABU BARU KOTA BAU-BAU
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19193
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pondok Pesantren dalam menanamkan kesadaran sosial pada santri di Yayasan Madin Al-Ikhlas Kaisabu Baru, Kota Bau-Bau. Kesadaran sosial merupakan kemampuan individu untuk memahami, merasakan, serta menanggapi kebutuhan dan masalah masyarakat di sekitarnya. Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai keagamaan memiliki potensi strategis dalam membentuk karakter dan prilaku sosial santri melalui proses pendidikan formal, nonformal, dan pembiasaan nilai-nilai kebaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengurus pesantren, guru, dan santri, serta dokumentasi kegiatan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Madin Al-Ikhlas secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai sosial seperti tolong-menolong, empati, kepedulian terhadap sesama, dan tanggung jawab dalam berbagai kegiatan pembelajaran dan pengabdian masyarakat. Pendidikan keagamaan, kegiatan bakti sosial, program mentoring, serta praktik kepemimpinan santri menjadi wahana efektif dalam menumbuhkan kesadaran sosial. Selain itu, dukungan lingkungan pesantren yang kondusif memperkuat internalisasi nilai-nilai sosial tersebut pada diri santri. Penelitian ini mempertegas bahwa penanaman kesadaran sosial pada santri merupakan bagian integral dari proses pembentukan karakter, sekaligus berkontribusi terhadap pembentukan relasi harmonis antara santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren.</p> <p><em>This study aims to examine the role of Islamic boarding schools (Pondok Pesantren) in cultivating social awareness among students (santri) at the Madin Al-Ikhlas Foundation, Kaisabu Baru, Bau-Bau City. Social awareness refers to an individual’s ability to understand, empathize with, and respond to the needs and problems of the surrounding community. As religious value–based educational institutions, Pondok Pesantren have strategic potential in shaping students’ character and social behavior through formal and non-formal education, as well as through the habituation of moral values. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through participatory observation, in-depth interviews with pesantren administrators, teachers, and students, and documentation of pesantren activities. The findings indicate that Madin Al-Ikhlas Islamic Boarding School consistently integrates social values such as mutual assistance, empathy, social concern, and responsibility into various learning activities and community service programs. Religious education, social service activities, mentoring programs, and student leadership practices serve as effective means for fostering social awareness. Furthermore, a conducive pesantren environment strengthens the internalization of these social values among students. This study reinforces the notion that cultivating social awareness among students is an integral part of character formation and contributes to the development of harmonious relationships between students and the surrounding community.</em></p>SumartinDarmayantiSafaruddin Yahya
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS FAKTOR DETERMINAN YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA KELOMPOK LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS KALIJUDAN KOTA SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18523
<p><em>The increasing percentage of the elderly population in Indonesia, which reflects the global “ageing population” trend, poses a crucial public health challenge. The associated physiological changes inherently position individuals aged ≥ 60 years at high risk for developing Non-Communicable Diseases (NCDs), among which hypertension is prominent. The prevalence of hypertension within this age group remains a significant public health issue, influenced by the complex interaction of both modifiable and non-modifiable risk factors. This study was conducted to identify the primary determining factor among several variables potentially associated with hypertension incidence, including age, sex, Body Mass Index (BMI)/obesity, smoking habits, physical activity, and salt consumption, specifically within the elderly population in the working area of Kalijudan Community Health Center, Surabaya City. Utilizing a cross-sectional design, the research involved 100 respondents. Data collection combined structured interviews, a modified questionnaire, and objective measurements (blood pressure, height, and weight). Chi-Square analysis was initially performed for bivariate assessment of associations, followed by binary logistic regression for multivariate analysis to ascertain the most influential determining factor (with a significance level set at α = 0.05). The findings revealed that salt consumption exhibited a statistically significant association with hypertension incidence (p = 0.011; OR = 0.312, 95% CI = 0.125–0.780). Subsequent multivariate analysis confirmed salt consumption as the most dominant factor (p = 0.013). The interpretation suggests that elderly individuals with high salt intake demonstrated a greater tendency to experience hypertension compared to those consuming lower amounts of salt. Based on these findings, excessive salt consumption is concluded to be the primary independent determining factor contributing to the incidence of hypertension among the elderly in the Kalijudan Community Health Center area.</em></p>Rivo Christian KutanggasYuswanto SetiawanJemima Lewi Santoso
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2024
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18891
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan ukuraan perusahaan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024 dengan ukuran perusahaan sebagai variable kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan Perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi data panel dengan menggunakan aplikasi Econometic Views Versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Namun, secara simultan ROA dan ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Temuan ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan memiliki peran dalam memengaruhi kebijakan dividen, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam mengambil keputusan investasi.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of profitability and company size on dividend policy in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2024 period, with company size as a control variable. This study uses a quantitative approach with secondary data in the form of company financial reports. Data analysis was conducted using panel data regression using the Econometric Views Version 12 application. The results show that partially ROA has no significant effect on dividend policy, while company size has a significant effect on dividend policy. However, simultaneously, ROA and company size have a significant effect on dividend policy. These findings indicate that company size plays a role in influencing dividend policy, so it can be a consideration for company management and investors in making investment decisions.</em></p>Novia Rahma SafitriChaerani Nisa
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101REDUCING DEFECT RATES IN COFFEE SUPPLY CHAINS THROUGH UPSTREAM QUALITY MANAGEMENT: EVIDENCE AND STRATEGIC PRIORITIES FROM SMALLHOLDER FARMERS
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19435
<p>Rantai pasok kopi yang bergantung pada petani kecil sering menghadapi permasalahan kualitas yang berulang, terutama akibat terbentuknya cacat pada tahap hulu. Penelitian ini menganalisis pembentukan cacat dari perspektif manajemen kualitas hulu serta menentukan prioritas strategis untuk menurunkan tingkat cacat pada rantai pasok kopi berbasis petani kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan mengombinasikan analisis kualitatif terhadap praktik panen dan pascapanen dengan data kuantitatif tingkat cacat dari proses penilaian mutu green bean. Perbedaan praktik di tingkat petani dan koperasi dianalisis, kemudian alternatif intervensi perbaikan diprioritaskan menggunakan metode pengambilan keputusan multikriteria yang terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat cacat bervariasi secara signifikan antar petani dan berkaitan erat dengan praktik penanganan di hulu. Panen selektif, pemrosesan tepat waktu, dan pengeringan dasar yang terkendali berhubungan dengan tingkat cacat yang lebih rendah. Hasil prioritisasi menegaskan bahwa intervensi preventif berbasis peningkatan kapabilitas perlu didahulukan dibandingkan solusi yang membutuhkan investasi infrastruktur besar.</p> <p><em>Coffee supply chains that depend on smallholder farmers often face persistent quality problems due to defects originating at the upstream level. This study examines defect formation from an upstream quality management perspective and identifies strategic priorities for defect reduction in a smallholder-based coffee supply chain. Using a case study approach, the research combines qualitative analysis of harvesting and post-harvest practices with quantitative defect rate data from green bean quality inspections. Differences in farmer- and cooperative-level practices are analyzed, and improvement interventions are prioritized using a structured multi-criteria decision-making method. The results show that defect rates vary significantly across farmers and are closely linked to upstream practices. Selective harvesting, timely processing, and basic drying control are associated with lower defect rates, while inconsistent handling leads to higher defects. The prioritization results indicate that preventive, low-cost, and capability-based interventions should be implemented before infrastructure-intensive solutions. This study contributes to supply chain quality management literature by operationalizing “quality at the source” through defect rate analysis and by providing practical guidance for prioritizing upstream quality interventions in smallholder coffee supply chains.</em></p>Mochammad Robith Aizzurrohman
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK SENAM TERHADAP EFEK PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK LANJUT USIA DI PUSKESMAS KALIJUDAN KOTA SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18604
<p>Penuaan menyebabkan perubahan fisiologis yang dapat menurunkan elastisitas pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko hipertensi pada lansia. Aktivitas fisik, khususnya senam lansia, merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara keikutsertaan senam lansia dengan penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Kalijudan Kota Surabaya. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang ini melibatkan 95 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Keikutsertaan dalam senam lansia dicatat melalui lembar observasi, sedangkan tekanan darah diukur sebelum dan sesudah senam menggunakan tensimeter sesuai standar Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden rutin mengikuti senam lansia (77,9%) dan mengalami penurunan tekanan darah (82,1%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keikutsertaan senam lansia dan penurunan tekanan darah (p=0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik berupa senam lansia berperan penting dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Upaya promotif dan preventif terkait aktivitas fisik perlu terus ditingkatkan pada pelayanan kesehatan primer untuk membantu mengontrol tekanan darah pada kelompok lanjut usia.</p> <p><em>Aging leads to physiological changes that reduce vascular elasticity and increase the risk of hypertension in older adults. Physical activity, particularly elderly gymnastics, is a non-pharmacol ogical therapy that can help lower blood pressure. This study aims to analyze the relationship between participation in elderly gymnastics and blood pressure reduction among hypertensive older adults at Kalijudan Primary Health Center, Surabaya. This observational analytic study employed a cross-sectional design and involved 95 respondents selected using the Slovin formula. Participation in elderly gymnastics was recorded through observation sheets, while blood pressure was measured before and after exercise using a sphygmomanometer based on the standards of the Indonesian Society of Hypertension. The results showed that most respondents regularly participated in elderly gymnastics (77.9%) and experienced a decrease in blood pressure (82.1%). The Chi-Square test revealed a significant relationship between participation in elderly gymnastics and blood pressure reduction (p=0.000). These findings indicate that physical activity, particularly elderly gymnastics, plays an important role in lowering blood pressure among hypertensive older adults. Promotive and preventive efforts related to physical activity should be strengthened in primary healthcare services to help control blood pressure in the elderly population.</em></p>Rhandy Bane Umbu Dongu DeddiYuswanto SetiawanIrwin Priyatna Kusumah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101INTEGRASI NILAI PAPANGAJA DAN PASENG DALAM TELEPARENTING BERBASIS SELF-KINDNESS UNTUK MENEKAN PERILAKU SHARENTING PADA IBU MILENIAL
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19147
<p>Perkembangan era digital telah mengubah pola komunikasi dan pengasuhan anak, khususnya di kalangan ibu milenial yang aktif menggunakan media sosial. Fenomena sharenting atau kebiasaan membagikan aktivitas anak di media sosial sering kali menurunkan empati dan kesadaran diri dalam pola asuh. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan pendekatan Self-Kindness dengan nilai budaya Bugis, yaitu Papangaja dan Paseng, dalam praktik Teleparenting untuk membentuk pola asuh digital yang empatik dan beretika. Penelitian menggunakan metode campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner pada ibu milenial di Kabupaten Bone dan dianalisis menggunakan uji KMO, SEM, serta Wilcoxon. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi Self-Kindness serta pemahaman nilai Papangaja dan Paseng setelah intervensi. Integrasi nilai budaya lokal dengan psikologi modern terbukti efektif membangun pengasuhan digital yang penuh empati, beretika, dan berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan pengembangan program parenting berbasis budaya Nusantara untuk memperkuat ekosistem pengasuhan digital yang berkarakter Indonesia.</p> <p><em>The digital era has transformed communication and parenting patterns, especially among millennial mothers active on social media. The phenomenon of sharenting, or the habit of sharing children’s activities online, often reduces empathy, self-awareness, and ethical behavior in parenting. This study aims to integrate the Self-Kindness approach with Bugis cultural values, namely Papangaja and Paseng, into Teleparenting practices to develop empathetic and locally rooted digital parenting. The research used a mixed-method approach. Quantitative data were collected through questionnaires distributed to millennial mothers in Bone Regency and analyzed using KMO, SEM, and Wilcoxon tests. Qualitative data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation using source triangulation. The findings show a significant improvement in Self-Kindness dimensions and understanding of Papangaja and Paseng values after the intervention. The integration of modern psychology and Bugis cultural wisdom effectively fosters empathetic, ethical, and contextual digital parenting. This study is expected to serve as a reference for developing culturally based parenting programs across Indonesia and to strengthen a character-based digital parenting ecosystem.</em></p>Indri PutriansyahAndi SrimularahmahAndi Tenri SuaMuhammad Irfan Taufan AsfarAndi Muhamad Iqbal Akbar Asfar
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENCEGAHAN PRAKTIK POLITIK UANG DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi Di Desa Mawai Indah Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur)
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19668
<p>Yuni Lastri, NIM. 2008016028, Muara Ancalong, 26 Juni 2002, Minat Studi Hukum Tata Negara, Dengan Judul “Pencegahan Praktik Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Desa (Studi Di Desa Mawai Indah Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur)” Di bawah bimbingan Bapak Dr. Herdiansyah Hamzah S.H., LL.M selaku Pembimbing Utama dan Ibu Poppilea Erwinta, S.H., M.H. selaku Pembimbing Pendamping. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) merupakan wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat di tingkat desa yang harus berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sebagaimana diatur dalam Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Namun, praktik politik uang masih kerap terjadi dalam pelaksanaannya, termasuk di Desa Mawai Indah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan socio legal research untuk mengkaji faktor penyebab dan upaya pencegahan praktik politik uang dalam Pilkades di Desa Mawai Indah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik politik uang masih terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pemberian uang, sembako, dan janji program kepada pemilih. Faktor utamanya meliputi rendahnya pemahaman hukum masyarakat, kondisi ekonomi yang lemah, lemahnya fungsi pengawasan oleh BPD dan panitia Pilkades, serta minimnya pendidikan politik bagi pemilih pemula. Upaya pencegahan dilakukan melalui penguatan peran pemerintah desa dan panitia Pilkades, optimalisasi fungsi pengawasan oleh BPD dan masyarakat, pendidikan politik di tingkat lokal, serta penegakan hukum terhadap pelaku politik uang. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya efektif karena lemahnya koordinasi antar lembaga dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat.</p> <p><em>Yuni Lastri, NIM. 2008016028, Muara Ancalong, 26 June 2002, Interest in Constitutional Law Studies, With the Title "Prevention of Money Politics Practices in Village Head Elections (Case Study in Mawai Indah Village, Batu Ampar District, East Kutai Regency)". Under the guidance of Dr. Herdiansyah Hamzah, S.H., LL.M as the advisor and Poppilea Erwinta, S.H., M.H as the companion advisor. The Village Head Election (Pilkades) is a manifestation of people’s sovereignty at the village level that must be carried out directly, publicly, freely, confidentially, honestly, and fairly, as stipulated in Article 34 paragraph (2) of Law Number 6 of 2014 concerning Villages. However, money politics still frequently occurs in its implementation, including in Mawai Indah Village, Batu Ampar District, East Kutai Regency. This study uses a socio-legal research approach to examine the causal factors and preventive measures against money politics in the Pilkades of Mawai Indah Village. The results show that money politics still occurs in various forms, such as cash distribution, provision of goods, and program promises to voters. The main contributing factors include the community’s low level of legal awareness, weak economic conditions, poor supervision by the Village Consultative Body (BPD) and the election committee, as well as the lack of political education for first-time voters. Preventive efforts are carried out through strengthening the roles of the village government and the Pilkades committee, optimizing the supervisory functions of the BPD and the community, and implementing continuous political education at the local level. However, these efforts have not been fully effective due to weak inter-institutional coordination and low legal awareness among citizens.</em></p>Yuni LastriHerdiansyah HamzahPoppilea Erwinta
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEAMANAN DATA PRIBADI YANG DIRETAS PADA APLIKASI PEDULI LINDUNGI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI (Studi Kasus Pada Kementerian Komunikasi Dan Digital Republik Indonesia)
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18456
<p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa transformasi besar dalam kehidupan masyarakat dalam pengelolaan informasi dan data pribadi, hal ini tentu saja telah meningkatkan urgensi perlindungan hukum terhadap data pribadi warga negara, khususnya dalam ekosistem digital pemerintah seperti aplikasi PeduliLindungi. Kasus peretasan dan kebocoran data yang menimpa aplikasi tersebut memunculkan pertanyaan kritis mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi serta tanggung jawab lembaga negara dalam menjamin keamanan informasi pribadi Masyarakat. Adapun permasalahan yang hendak dibahas dalam penelitian ini pertama, Bagaimana efektivitas perlindungan hukum terhadap keamanan data pribadi berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan kedua, Bagaimana tanggungjawab hukum Kementerian Komdigi sebagai pengawas dalam kasus kebocoran data pribadi pada aplikasi PeduliLindungi menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang mengkaji dan mempelajari hukum sebagai gejala sosial dan perilaku nyata masyarakat dalam kehidupan sehari-hari (law in action) spesifikasi penelitin ini bersifat deskriptif-analitis. Yaitu menggambarkan secara sistematis fakta-fakta yang terjadi di lapangan terkait kebocoran data pribadi pada aplikasi PeduliLindungi dan menganalisis efektivitas serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh negara terhadap Masyarakat. efektivitas perlindungan hukum atas keamanan data pribadi yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam kasus kebocoran data pribadi pada aplikasi PeduliLindungi belum berjalan sepenuhnya memberikan jaminan atas perlindungan data pribadi karena pelaksanaan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi masih menghadapi kendala struktural, kelembagaan, dan budaya hukum, mengingat kewenangan Kementerian Komdigi masih terbatas pada fungsi administratif dan belum menjangkau aspek pemulihan hak yang seharusnya menjadi bagian dari perlindungan hukum represif. tanggung jawab hukum, Kementerian Komdigi telah menjalankan fungsi pengawasan administratif sesuai kewenangannya, namun belum secara menyeluruh menjamin perlindungan substantif bagi warga negara Selain itu, belum terbentuknya lembaga pengawas independen menimbulkan potensi konflik kepentingan terutama ketika pelanggaran dilakukan oleh instansi pemerintah selaku pengendali data.</p> <p><em>The development of information and communication technology has brought about a major transformation in people's lives in the management of information and personal data, this has certainly increased the urgency of legal protection for citizens' personal data, especially in the government's digital ecosystem such as the PeduliLindungi application. The case of hacking and data leaks that hit the application raises critical questions regarding the effectiveness of the implementation of Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection and the responsibility of state institutions in ensuring the security of the public's personal information. The problems to be discussed in this study are first, How effective is legal protection for personal data security based on Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection and second, What is the legal responsibility of the Ministry of Communication and Information as a supervisor in the case of personal data leaks in the PeduliLindungi application according to Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection. The method in this research is empirical legal research, namely research that examines and studies law as a social phenomenon and real behavior of society in everyday life (law in action). The specifications of this research are descriptive-analytical. This study aims to systematically describe the facts on the ground regarding the leak of personal data on the PeduliLindungi application and analyze the effectiveness and forms of legal protection provided by the state to the public. The effectiveness of legal protection for personal data security carried out by the Ministry of Communication and Digital (Komdigi) in the case of the personal data leak on the PeduliLindungi application has not fully guaranteed personal data protection because the implementation of Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection still faces structural, institutional, and legal culture obstacles, considering that the Ministry of Communication and Digital's authority is still limited to administrative functions and has not yet reached the aspect of rights restoration that should be part of repressive legal protection. Regarding legal responsibility, the Ministry of Communication and Digital has carried out administrative oversight functions within its authority, but has not yet fully guaranteed substantive protection for citizens. Furthermore, the lack of an independent supervisory body creates the potential for conflicts of interest, especially when violations are committed by government agencies as data controllers.</em></p>Qeysha Ayle ViorellaRisky Waldo
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS KINERJA DOSEN PENDIDIKAN EKONOMI
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18807
<p>Kinerja dosen merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dosen Pendidikan Ekonomi berdasarkan persepsi mahasiswa yang meliputi aspek disiplin mengajar, materi pengajaran, evaluasi mengajar, dan kepribadian dosen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian berupa angket tertutup yang disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja dosen Pendidikan Ekonomi berada pada kategori baik hingga sangat baik pada seluruh aspek yang dinilai. Aspek disiplin mengajar dan materi pengajaran memperoleh penilaian paling tinggi, sedangkan aspek kepribadian dosen masih memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas interaksi dosen dan mahasiswa. Secara keseluruhan, kinerja dosen Pendidikan Ekonomi dinilai positif dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.</p>Monica SiraitDiva LubisChristin SipahutarMastiur Verawaty SilalahiMasni Veronika Situmorang
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS KESALAHAN DAN REKAYASA ULANG GEOMETRI JALAN PERKOTAAN:
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19320
<p>Kesalahan perencanaan geometrik jalan merupakan salah satu faktor dominan penyebab kecelakaan lalu lintas, khususnya pada kawasan perkotaan dengan topografi berbukit. Artikel ini bertujuan menganalisis kegagalan desain geometrik pada ruas Jalan Raden Imba Kesuma Ratu di Kota Bandar Lampung serta mengevaluasi efektivitas rekayasa ulang yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan mengintegrasikan analisis teknis geometri jalan, etika keinsinyuran, profesionalisme insinyur, serta prinsip Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L). Data diperoleh melalui pengukuran geometri jalan, data kecelakaan lalu lintas sebelum dan sesudah perbaikan, serta kajian terhadap standar nasional dan literatur internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiringan memanjang (grade) eksisting sebesar 15–16% melampaui batas maksimum 9% untuk jalan perkotaan kelas II, sehingga menyebabkan defisit jarak pandang henti (Stopping Sight Distance/SSD) hingga 28% dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, tidak dilaksanakannya audit keselamatan jalan dan lemahnya supervisi profesional mengindikasikan pelanggaran terhadap prinsip etika dan profesionalisme keinsinyuran. Rekayasa ulang menggunakan metode cut–fill balance berhasil menurunkan gradien menjadi 9%, meningkatkan SSD menjadi 210 meter, dan menurunkan angka kecelakaan hingga 65% dalam enam bulan setelah perbaikan. Studi ini menegaskan bahwa kegagalan teknis infrastruktur tidak dapat dipisahkan dari dimensi etika dan profesionalisme. Integrasi ketepatan teknis, akuntabilitas moral, dan budaya K3L merupakan fondasi penting dalam pembangunan infrastruktur jalan yang aman dan berkelanjutan.</p> <p><em>Geometric design errors are a major contributing factor to traffic accidents, particularly in urban areas with hilly topography. This article aims to analyze the failure of geometric road design on Raden Imba Kesuma Ratu Street in Bandar Lampung City and to evaluate the effectiveness of the implemented redesign. This study employs a case study approach by integrating technical analysis of road geometry, engineering ethics, engineering professionalism, and Occupational Health, Safety, Security, and Environment (OHSSE/K3L) principles. Data were collected from geometric road measurements, traffic accident records before and after rehabilitation, and reviews of national standards and international literature. The results indicate that the existing longitudinal gradient of 15–16% exceeded the maximum allowable limit of 9% for urban Class II roads, resulting in a stopping sight distance (SSD) deficit of up to 28% and a significant increase in accident risk. Furthermore, the absence of road safety audits and insufficient professional supervision reflected violations of engineering ethics and professionalism. The redesign using the cut–fill balance method successfully reduced the gradient to 9%, increased SSD to 210 meters, and decreased traffic accidents by 65% within six months after rehabilitation. This study confirms that technical failures in infrastructure projects are inseparable from ethical and professional dimensions. The integration of technical accuracy, ethical accountability, and a strong safety culture is essential for sustainable and safe road infrastructure development.</em></p>Deny Rolind ZabaraMohamad Haifan
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN FAKTOR RISIKO DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MAHASISWA KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS CIPUTRA SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18588
<p>Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah bagian dari penyakit tidak menular dengan populasi yang terus bertambah dan sangat dipengaruhi oleh gaya hidup. Mahasiswa klinik merupakan kelompok yang memiliki risiko terpapar gaya hidup tidak sehat akibat tingginya beban akademik serta kurangnya keseimbangan antara aktivitas harian dan tuntutan pendidikan klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan faktor risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 pada mahasiswa klinik Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire 24 (DKQ-24) untuk menilai tingkat pengetahuan dan kuesioner upaya pencegahan faktor risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 untuk mengukur perilaku pencegahan. Sebanyak 61 mahasiswa klinik berpartisipasi sebagai responden. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase setiap variabel, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,0% responden memiliki pengetahuan baik dan sebagian besar memiliki upaya pencegahan dalam kategori tinggi (50,8%) dan sedang (42,6%). Uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,034 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan faktor risiko Diabetes Mellitus Tipe 2. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan mahasiswa, semakin optimal upaya pencegahan faktor risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 yang dilakukan.</p> <p><em>Aging leads to physiological changes that reduce vascular elasticity and increase the risk of hypertension in older adults. Physical activity, particularly elderly gymnastics, is a non-pharmacol ogical therapy that can help lower blood pressure. This study aims to analyze the relationship between participation in elderly gymnastics and blood pressure reduction among hypertensive older adults at Kalijudan Primary Health Center, Surabaya. This observational analytic study employed a cross-sectional design and involved 95 respondents selected using the Slovin formula. Participation in elderly gymnastics was recorded through observation sheets, while blood pressure was measured before and after exercise using a sphygmomanometer based on the standards of the Indonesian Society of Hypertension. The results showed that most respondents regularly participated in elderly gymnastics (77.9%) and experienced a decrease in blood pressure (82.1%). The Chi-Square test revealed a significant relationship between participation in elderly gymnastics and blood pressure reduction (p=0.000). These findings indicate that physical activity, particularly elderly gymnastics, plays an important role in lowering blood pressure among hypertensive older adults. Promotive and preventive efforts related to physical activity should be strengthened in primary healthcare services to help control blood pressure in the elderly population..</em></p>Iffah Ulin NuhaImelda RitungaHernycane Sosilya
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH/SEKOLAH DASAR
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19093
<p>Pendidikan matematika di sekolah dasar (MI/SD) memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari jenjang pendidikan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ciri-ciri pembelajaran matematika di MI/SD dari berbagai sudut pandang, meliputi hakikat pembelajaran, karakteristik siswa, sifat materi, dan strategi pengajaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika pada jenjang MI/SD harus disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif siswa pada fase operasional konkret. Hal ini melibatkan penerapan kurikulum spiral, transisi bertahap dari konsep konkret menuju abstrak, penggunaan penalaran induktif, serta kepatuhan terhadap prinsip pembelajaran bermakna. Selain itu, sifat hierarkis dan terstruktur dari konten matematika menuntut pengajaran yang sistematis berbasis konsep prasyarat yang jelas. Pemahaman terhadap atribut-atribut ini sangat krusial bagi pendidik dalam menciptakan pengalaman belajar matematika yang efektif dan merangsang, yang tidak hanya meningkatkan kompetensi komputasi, tetapi juga mengembangkan kemampuan penalaran logis dan pemecahan masalah yang relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa.</p> <p><em>Mathematics education in elementary schools (MI/SD) possesses distinct features that set it apart from other educational stages. This research aims to explore the characteristics of mathematics learning at MI/SD from multiple perspectives, including the nature of learning, student attributes, the characteristics of the material, and instructional methods. Utilizing a descriptive qualitative approach via a literature review, the findings indicate that mathematics instruction at the MI/SD level should be tailored to align with students’ stages of concrete operational cognitive development. This involves employing a spiral curriculum, gradually transitioning from concrete to abstract concepts, utilizing inductive reasoning, and adhering to principles of meaningful learning. Additionally, the hierarchical and structured nature of mathematics content necessitates systematic teaching that is grounded in clearly defined prerequisite concepts.Grasping these attributes is crucial for educators aiming to create impactful and stimulating mathematics learning experiences that not only enhance computational competencies but also foster logical reasoning and problem-solving skills pertinent to students’ everyday contexts.</em></p>Selvi SaprinaRipa RiyaniSyibbra Malasi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SDN CIPETE 1
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19596
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil kajian dan pengamatan langsung di kelas IV SDN Cipete 1 yang menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya disampaikan melalui metode ceramah dimana guru bertindak sebagai subjek pembelajaran. Selain itu, pembelajaran yang dilakukan guru belum mampu mengembangkan budaya belajar yang melibatkan siswa, sehingga pembelajaran menjadi kurang optimal. Salah satu model pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif adalah pembelajaran berbasis portofolio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Cipete 1 Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 33 siswa. Instrumen yang dipakai adalah LKS, lembar observasi, lembar wawancara, dan daftar cek pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran berbasis potofolio, partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia mengalami peningkatan sehingga hasil belajar siswa pun menjadi meningkat.</p> <p><em>This study was conducted based on the results of preliminary studies and direct classroom observations in Grade IV of SDN Cipete 1, which revealed that Indonesian language instruction was predominantly delivered through a lecture-based method, with the teacher acting as the primary source of learning. Furthermore, the instructional practices had not effectively fostered a student-centered learning culture, resulting in less optimal learning outcomes. One alternative instructional model that may address this issue is portfolio-based learning. This research employed Classroom Action Research (CAR) as its methodology. The research subjects consisted of 33 fourth-grade students of SDN Cipete 1 in the 2025/2026 academic year. The instruments used in this study included student worksheets, observation sheets, interview guidelines, and an action implementation checklist. The findings indicate that the application of a portfolio-based learning model significantly increased students’ participation in Indonesian language learning, which subsequently led to an improvement in their learning outcomes.</em></p>AsmawiRenitaIis SutiawatiFuad Abdul BaqiMutoharoh
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101RELEVANSI HUKUM PIDANA ANAK TERHADAP KEJAHATAN BERAT DALAM PERSPEKTIF HADIST
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18399
<p>Penelitian ini menganalisis relevansi hukum pidana anak di Indonesia dalam kasus yang menimbulkan kerugian material dan psikologis bagi korban. Metode yang digunakan adalah kualitatif interdisipliner melalui studi kepustakaan dan hukum normatif, dengan fokus pada UU No. 11 Tahun 2012 (SPPA) dan prinsip hadis melalui Ulumul Hadis. Hasil menunjukkan bahwa meski hukum pidana anak menekankan perlindungan dan pembinaan, realitas meningkatnya kejahatan berat anak menimbulkan persepsi ketidakadilan bagi korban. Kajian hadis menegaskan keseimbangan antara rahmah dan al-‘adl, menekankan perlindungan anak sekaligus pemulihan hak korban. Penelitian ini menemukan kesenjangan antara norma hukum ideal, realitas kasus, dan prinsip hadis, sehingga regulasi perlu evaluasi untuk menjaga perlindungan anak tanpa mengabaikan keadilan bagi korban.</p> <p><em>This study analyzes the relevance of juvenile criminal law in Indonesia in cases causing material and psychological harm to victims. Using a qualitative interdisciplinary approach based on library research and normative legal analysis, it focuses on Law No. 11 of 2012 (SPPA) and Hadith principles via Ulumul Hadis. Findings show that while juvenile law emphasizes child protection and rehabilitation, the rise in serious juvenile crimes creates perceptions of injustice for victims. Hadith studies highlight the balance between rahmah and al-‘adl, emphasizing both child protection and victims’ rights restoration. The study identifies a gap between ideal legal norms, empirical reality, and Hadith principles, indicating the need for regulatory evaluation to maintain child protection without neglecting justice for victims.</em></p>Tenny SudjatnikaAnida AuliaFitri Nurul A.Syifa WidianisaHaura Malihah Immanih L.
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101STRATEGI GURU PPKn DALAM MENGINTERNALISASIKAN ETIKA KEWARGANEGARAAN DIGITAL (DIGITAL CITIZENSHIP ETHICS) PADA SISWA DI SMA NEGERI 8 SAMARINDA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18787
<p>Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak besar terhadap kehidupan sosial, termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam konteks ini, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai, moral, dan etika kewarganegaraan digital kepada peserta didik agar mampu menjadi warga negara yang bertanggung jawab di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PPKn dalam menginternalisasikan etika kewarganegaraan digital pada siswa di SMA Negeri 8 Samarinda, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru PPKn, kepala sekolah, dan siswa SMA Negeri 8 Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn menerapkan berbagai strategi dalam menginternalisasikan etika kewarganegaraan digital, antara lain melalui pembelajaran berbasis proyek, diskusi kasus, penggunaan media digital yang kontekstual, serta integrasi nilai-nilai karakter dalam aktivitas daring. Strategi tersebut terbukti efektif dalam menumbuhkan sikap tanggung jawab, kesadaran moral, serta perilaku etis siswa dalam berinteraksi di dunia maya. Adapun faktor pendukungnya meliputi dukungan kebijakan sekolah, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan kolaborasi antar guru. Sementara itu, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan literasi digital sebagian siswa dan keterbatasan waktu dalam mengintegrasikan materi etika digital secara mendalam.</p> <p><em>The rapid development of digital technology has significantly influenced various aspects of social life, including education. In this context, Civic Education (PPKn) teachers play a crucial role in instilling moral values, responsibility, and digital citizenship ethics in students to help them become responsible citizens in the digital world. This study aims to describe the strategies employed by Civic Education teachers in internalizing digital citizenship ethics among students at SMA Negeri 8 Samarinda and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The informants consisted of Civic Education teachers, the school principal, and students of SMA Negeri 8 Samarinda. The results of the study show that Civic Education teachers apply various strategies to internalize digital citizenship ethics, including project-based learning, case discussions, the use of contextual digital media, and the integration of character values in online activities. These strategies have proven effective in fostering students’ sense of responsibility, moral awareness, and ethical behavior in digital interactions. The supporting factors include school policy support, the utilization of educational technology, and collaboration among teachers. Meanwhile, the challenges faced include limited digital literacy among some students and insufficient time to integrate digital ethics materials comprehensively.</em></p>Sadam Aditya NugerahaJamilMarwiahAsnarJawatir PardosiEndang Herliah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH FINANCIAL KNOWLEDGE, FINANCIAL SELF-EFFICACY, DAN GAYA HIDUP TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI GENERASI Z DI JAKARTA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19292
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Knowledge, Financial Self-Efficacy, dan Gaya Hidup Terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi Generasi Z di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden Generasi Z di Jakarta. Teknik analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan Financial Knowledge, Financial Self-Efficacy, dan Gaya Hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi. </p> <p><em>This study aims to analyze the influence of financial knowledge, financial self-efficacy, and lifestyle on personal financial management among Generation Z in Jakarta. This study used quantitative methods with a survey technique by distributing questionnaires to 150 Gen Z respondents in Jakarta. Data analysis techniques included validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, coefficient of determination, and hypothesis testing using SPSS 25. The results showed that financial knowledge, financial self-efficacy, and lifestyle simultaneously have a significant effect on personal financial management.</em></p>Nadhira Deeba AzkiyaMulyadi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PUSKESMAS KALIJUDAN SURABAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18571
<p>Hipertensi atau biasa dikenal dengan peningkatan tekanan darah merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering dialami oleh lansia. Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan vaskular dan juga gangguan kognitif. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menghambat suplai oksigen ke otak sehingga menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan gangguan kognitif hingga terjadinya demensia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hipertensi dengan demensia pada lanjut usia di Puskesmas Kalijudan Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional atau potong lintang dengan jumlah sampel 97 responden lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data tekanan darah didapatkan dari pengukuran menggunakan sphygmomanometer dan data fungsi kognitif didapatkan dengan menggunakan intstrumen Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antara hipertensi dengan demensia pada lanjut usia di Puskesmas Kalijudan Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara hipertensi dengan demensia pada lanjut usia di puskesmas Kalijudan Surabaya dengan nilai p = 0,002 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara hipertensi dengan demensia pada lanjut usia di Puskesmas Kalijudan Surabaya.</p> <p><em>Hypertension, commonly known as high blood pressure, is one of the most common chronic diseases experienced by the elderly. Hypertension is a risk factor for vascular disorders and cognitive impairment. Uncontrolled blood pressure can inhibit oxygen supply to the brain, causing damage to the brain's blood vessels, which can lead to cognitive impairment and dementia. This study aims to determine the relationship between hypertension and dementia in the elderly at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya. This study used a cross-sectional design with a sample of 97 elderly hypertensive respondents selected using a purposive sampling technique. Blood pressure data were obtained from measurements using a sphygmomanometer and cognitive function data were obtained using the Mini Mental State Examination (MMSE) instrument. Data analysis was conducted using bivariate analysis to determine the relationship between hypertension and dementia in the elderly at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya. The results showed a significant relationship between hypertension and dementia in the elderly at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya with a p value of 0.002 (p < 0.05). The conclusion of this study is that there is a significant association between hypertension and dementia in the elderly at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya.</em></p>Feliciana KwandoYuswanto SetyawanHendera Henderi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS IMPLEMENTASI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19018
<p>Perencanaan dan penganggaran merupakan komponen penting dalam mewujudkan tata kelola rumah sakit yang efektif dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perencanaan dan penganggaran di rumah sakit umum haji medan provinsi sumatera utara berdasarkan aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci yang terlibat dalam proses perencanaan dan penganggaran rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perencanaan dan penganggaran telah berjalan cukup baik, khususnya pada aspek komunikasi dan disposisi atau komitmen pimpinan serta pelaksana. Namun, efektivitas implementasi belum optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia perencana, serta belum maksimalnya sinkronisasi jadwal dalam upaya menghindari keterlambatan penyampaian dokumen. Struktur birokrasi telah berjalan sesuai ketentuan, tetapi koordinasi lintas unit dan ketepatan waktu verifikasi dokumen masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi perencanaan dan penganggaran sangat ditentukan oleh penguatan kapasitas sumber daya manusia, integrasi sistem perencanaan dan penganggaran, guna mendukung tata kelola rumah sakit yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel</p> <p><em>Planning and budgeting are crucial components in achieving effective and accountable hospital governance. This study aimed to analyse the implementation of planning and budgeting at Haji General Hospital in Medan, North Sumatra Province, based on the aspects of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The research employed a qualitative approach through interviews, observations, and document analysis with key informants involved in the planning and budgeting processes at the hospital. The results indicated that the implementation of planning and budgeting was relatively effective, particularly in the areas of communication and the disposition or commitment of both leadership and staff. However, the effectiveness of the implementation had not been optimal due to the limited human resources available for planning, as well as the insufficient synchronisation of schedules, which led to delays in document submission. The bureaucratic structure had been functioning in accordance with regulations, but coordination across units and the timeliness of document verification still required improvement.</em><em>This study concluded that the success of planning and budgeting implementation was largely determined by strengthening human resource capacity and integrating planning and budgeting systems to support more effective, transparent, and accountable hospital governance.</em></p>Ismail EfendyIndah AnggrainiMuhammad Amri
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101SIMULASI DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN QOS (Quality Of Service) DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19498
<p>Meningkatnya jumlah pengguna jaringan serta kebutuhan akan koneksi internet yang andal menuntut adanya pengelolaan bandwidth yang optimal. Salah satu pendekatan yang umum digunakan untuk menjaga kualitas layanan jaringan adalah penerapan Quality of Service (QoS). Penelitian ini membahas penerapan QoS pada router MikroTik melalui tahapan simulasi dan implementasi langsung pada jaringan nyata. Metode yang digunakan meliputi Simple Queue, Queue Tree, dan pengaturan prioritas trafik berdasarkan jenis layanan. Parameter performa yang dianalisis meliputi throughput, delay, jitter, dan packet loss. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan QoS mampu meningkatkan stabilitas jaringan, menurunkan latensi, serta mengalokasikan bandwidth secara lebih adil sesuai dengan kebutuhan layanan. Dengan demikian, QoS terbukti efektif dalam mengoptimalkan performa jaringan pada kondisi bandwidth terbatas.</p> <p><em>The increasing number of network users and the need for reliable internet connections require optimal bandwidth management. One common approach to maintaining network service quality is the implementation of Quality of Service (QoS). This study discusses the implementation of QoS on MikroTik routers through simulation stages and direct implementation on a real network. The methods used include Simple Queue, Queue Tree, and traffic priority settings based on service type. Performance parameters analyzed include throughput, delay, jitter, and packet loss. Test results show that the implementation of QoS can improve network stability, reduce latency, and allocate bandwidth more fairly according to service needs. Thus, QoS is proven effective in optimizing network performance under limited bandwidth conditions.</em></p>kelvin
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101EVALUATING THE EFFECTIVENESS OF A NARRATIVE IN STORYNOMICS
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18677
<p><em>This study explores the effectiveness of narrative in Storynomics as a modern marketing approach that leverages storytelling to build emotional connections between brands and consumers. Drawing on theories by McKee and Gerace (2018), Gottschall (2013), Escalas (2004), and Green & Brock (2000), this paper evaluates how narrative elements such as conflict, character, transformation, and emotional engagement contribute to marketing success. The findings suggest that effective narratives elicit emotional transportation, enhance brand identity, and improve consumer engagement. The study concludes that Storynomics represents a paradigm shift from persuasive messaging to meaning-driven storytelling, which enhances both consumer experience and brand loyalty.</em></p>Melvi JennisaFatwa KristantiEdry HermawanRahmawati
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN EFISIENSI OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK DIGITAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19269
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, solvabilitas, dan efisiensi operasional terhadap profitabilitas pada bank digital yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2021-2024. Penelitian ini menggunkan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan bank digital. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LDR dan BOPO tidak berpengaruh terhadap ROA pada bank digital yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2021-2024, sedangkan NPL berpengaruh terhadap ROA pada bank digital yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2021-2024. Namun secara simultan LDR, NPL, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA Pada bank digital yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2021-2024. </p> <p><em>This study aims to analyze the effect of liquidity, solvency, and operational efficiency on profitability in digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2024. This research uses a quantitative approach with secondary data in the form of financial reports of digital banks. The analysis is conducted using panel data regression with the assistance of EViews 12 software. The results of this study indicate that LDR and BOPO do not affect ROA in digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2024, while NPL affects ROA in digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2024. However, simultaneously LDR, NPL, and BOPO have a significant effect on ROA in digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2024.</em></p>AlviraNana Nawasiah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101EVALUASI KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP WAKTU PELAYANAN OBAT DI PUSKESMAS MADE SURABAYA BERDASARKAN DISCONFIRMATION THEORY
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18529
<p>Pelaksanaan Program JKN-BPJS berkontribusi terhadap peningkatan akses pelayanan kesehatan, namun perbedaan mutu layanan masih dijumpai, khususnya pada durasi waktu tunggu pelayanan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara waktu tunggu pelayanan obat dan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS di Instalasi Farmasi Puskesmas Made Surabaya. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 108 responden yang dipilih melalui teknik systematic random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berbasis Disconfirmation Theory yang mencakup delapan dimensi mutu pelayanan sesuai konsep SERVQUAL, yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas pada 36 responden awal. Data waktu tunggu diperoleh dari sistem antrean e-health puskesmas, sedangkan tingkat kepuasan diukur berdasarkan skor diskonfirmasi. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan seluruh item kuesioner memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas (nilai r-hitung lebih besar dari r-tabel; p<0,05; Cronbach’s Alpha >0,70). Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia 26–44 tahun, berjenis kelamin perempuan, berasal dari poli umum, berpendidikan terakhir SMA, dan merupakan peserta BPJS PBI. Rerata waktu tunggu pelayanan obat tercatat sebesar 8,51 menit dan masih berada dalam standar pelayanan yang ditetapkan. Sebanyak 19,4% responden menyatakan ketidakpuasan, dengan tingkat ketidakpuasan tertinggi pada dimensi daya tanggap petugas farmasi. Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara waktu tunggu dan kepuasan pasien secara keseluruhan, kecuali pada dimensi kecepatan pelayanan yang menunjukkan korelasi lemah dan signifikan (p<0,05; r=-0,206). Analisis tambahan menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepuasan pada aspek kenyamanan berdasarkan jenis kelamin (p<0,05). Disimpulkan bahwa waktu tunggu pelayanan obat di Instalasi Farmasi Puskesmas Made telah memenuhi standar pelayanan, dan secara umum tidak berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS.</p>Stefani Angel Gosali GoMinarni WartiningsihSaskia Dyah HandariArief Gunawan Darmanto
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENERAPAN METODE SMART DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI PEMBELIAN SPAREPART PADA CV. SURYA SARANA DINAMIKA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18966
<p>Perkembangan teknologi informasi menuntut optimalisasi proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. CV. Surya Sarana Dinamika menghadapi tantangan dalam memberikan rekomendasi suku cadang yang tepat akibat variasi produk yang sangat beragam, yang berdampak pada inefisiensi stok dan ketidaksesuaian pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mampu memberikan rekomendasi pembelian secara objektif menggunakan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART). Parameter yang digunakan meliputi prioritas stok, ketahanan, dan efektivitas biaya. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black-box Testing untuk validasi fungsionalitas dan uji akurasi terhadap 3 sampel data representatif guna memverifikasi konsistensi antara perhitungan manual dan output sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode SMART berhasil memberikan peringkat rekomendasi yang presisi, di mana produk dengan kategori High Priority secara otomatis menempati urutan utama pada katalog. Sistem ini terbukti efektif dalam membantu pihak manajemen maupun pelanggan dalam mengoptimalkan pemilihan suku cadang secara terukur dan sistematis</p>Yogi Pramuja SupriyantoAtmoko Nugroho
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101SAINS DI BUMI KONSTANTINOPEL: PERSIMPANGAN ANTARA NILAI BARAT DAN TRADISI ISLAM
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19478
<p>Artikel ini berupaya memahami bagaimana Konstantinopel berfungsi sebagai simpul epistemik dalam perkembangan ilmu pengetahuan global dengan memperlakukannya sebagai ruang lintas peradaban tempat produksi, transmisi, dan transformasi pengetahuan berlangsung. Perhatian diarahkan pada perkembangan tradisi ilmiah dari zaman kuno hingga Bizantium, Islam, dan Eropa Latin dan modern. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kualitatif dalam kerangka sejarah ilmu pengetahuan global/transregional dan berdasarkan tinjauan literatur sistematis dari publikasi akademis antara tahun 2020–2025. Studi ini didasarkan pada pembacaan historiografi-kritis, perbandingan transkultural, dan rekonstruksi jaringan intelektual. Hasilnya menunjukkan bahwa Konstantinopel bukan hanya media transmisi pasif, tetapi juga merupakan medan uji di mana sintesis epistemik antara rasionalitas kuno dan teologi Kristen serta antara epistemologi Islam berkembang. Di masa lalu Ottoman, rasionalisme, empirisme, dan spiritualitas menyatu untuk menciptakan tradisi ilmu pengetahuan teistik yang menghindari pemisahan antara pengetahuan sekuler dan religius. Warisan Bizantium dan Ottoman di bidang astronomi, matematika, pembuatan peta, dan pendidikan menunjukkan bahwa kota ini berfungsi sebagai penyebar memori ilmiah dan sebagai pencetus ide. Kesimpulannya, lanskap epistemik Konstantinopel merupakan contoh historis yang perlu dipertimbangkan dalam kaitannya dengan wacana kontemporer tentang sejarah sains global dan teori keadilan epistemik.</p> <p><em>This article seeks to understand how Constantinople functioned as an epistemic node in the development of global science by treating it as a cross-civilizational space where the production, transmission, and transformation of knowledge took place. Attention is focused on the development of scientific traditions from antiquity to Byzantium, Islam, and Latin and modern Europe. This research uses qualitative historical methods within the framework of global/transregional history of science and is based on a systematic literature review of academic publications between 2020 and 2025. The study is based on critical historiography, transcultural comparison, and the reconstruction of intellectual networks. The results show that Constantinople was not only a passive medium of transmission, but also a testing ground where epistemic syntheses between ancient rationality and Christian theology and between Islamic epistemology developed. In the Ottoman past, rationalism, empiricism, and spirituality converged to create a theistic tradition of science that avoided the separation between secular and religious knowledge. The Byzantine and Ottoman legacies in astronomy, mathematics, cartography, and education show that the city functioned as a disseminator of scientific memory and a generator of ideas. In conclusion, the epistemic landscape of Constantinople is a historical example that needs to be considered in relation with contemporary discourse on the history of global science and theories of epistemic justice. </em></p>Muklis SiregarHasan Bakti NasutionSyukri
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MELALUI ECOBRICK DALAM PEMBUATAN TUGU LAWAI DI JORONG LAWAI
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18606
<p>Sampah merupakan material sisa yang dihasilkan dari berbagai aktivitas dan dibuang sebagai hasil dari proses produksi, baik yang berasal dari industri maupun dari rumah tangga. Terdapat berbagai solusi dalam mendaur ulang sampah, antara lain dengan mengolahnya menjadi produk seperti kursi, meja, bahkan karya tulis. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembuatan produk ecobrick dengan tulisan 'Lawai', yang mudah dibuat serta menggunakan alat dan bahan yang mudah diperoleh. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di wilayah Jorong Lawai, Kabupaten Dharmasraya, terhadap produk ecobrick sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Melalui observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap masyarakat terkait penggunaan sampah plastik, diperoleh potensi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi wilayah setempat. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan cara memilah sampah secara tepat, serta dapat menghasilkan produk ecobrick berupa monumen bertuliskan ‘Lawai’ sebagai simbol keberhasilan inovasi pengelolaan sampah dan penanda batas antara Jorong Lawai dan Jorong Piruko.</p> <p><em>Waste is the residual material resulting from activities that are discarded as a result of the production process, whether from an industry or household waste. There are many solutions for recycling waste, which can be processed into chairs, tables, or even a series of writings. The solution to this problem is to create an ecobrick product with the word 'Lawai' written on it, which is easy to make, with tools and materials that are also easily obtained. The purpose of this community service is to increase public awareness, especially in the Jorong Lawai area of Dhamasraya Regency, regarding ecobrick products as a call to care for the environment to create a clean and healthy environment. By conducting observations and interviews with the community about the use of plastic waste, it can lead to innovations for the local area. The results obtained are that the community can understand the importance of maintaining environmental cleanliness and health by properly sorting waste, and are able to provide ecobrick products in the form of a monument with the word 'Lawai' written on it, as a sign of success in waste innovation and a marker for the boundary between Jorong Lawai and Jorong Piruko.</em></p>Ghina Raudhatul JannahFajri NabilaNur RaimahHanifah YusraMuhammad Rudhi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19171
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Return On Equity (ROE) terhadap harga saham perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 – 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020 – 2024. Sampel penelitian sebanyak delapan Perusahaan perbankan yang diperoleh dengan Teknik purposive sampling. Uji analisis yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah menggunakan uji statistik deskriptif. Uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda yang diolah dengan Eviews 13. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Return On Equity (ROE) secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 – 2024. Sementara itu, pada uji simultan Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Return On Equity (ROE) memiliki berpengaruh terhadap harga saham perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 – 2024.</p> <p><em>This research aims to determine the effect Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Return On Equity (ROE) on the share prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchangge (IDX) for the the period 2020 – 2024. The population in this study consists of consumer banking listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020 - 2024. The sample consists of eight banking companies obtaines using purposive sampling techniques. The analytical tests used in this study include descrptive statistical tests, classical assumption tests, and multiple regression analysis, processed using Eviews 13. The hypothesis test results prove that Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Return On Equity (ROE) partially have no effect the share prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020 - 2024. Meanwhile, in the simultaneous test Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Return On Equity (ROE influences on the share prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the the period 2020 - 2024.</em></p>Ferdyan Syah ChandraTyahya Whisnu Hendratni
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101MANAJEMEN PERENCANAAN STRATEGIK PENDIDIKAN MENENGAH DALAM KERANGKA OTONOMI KHUSUS DI TANAH PAPUA: STUDI KASUS DI KABUPATEN SORONG, PAPUA BARAT DAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18513
<p>Penelitian ini menganalisis manajemen perencanaan strategik pendidikan menengah dalam kerangka Otonomi Khusus di Tanah Papua melalui studi kasus di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Fokus kajian menempatkan perencanaan sebagai proses strategik yang menghubungkan mandat kebijakan, analisis isu prioritas, penyusunan tujuan, pemilihan program, penganggaran, serta pengendalian kinerja. Penelitian memakai pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada dokumen perencanaan daerah, meliputi RPJMD, Renstra perangkat daerah, RKPD, dan RAPBD sektor pendidikan. Analisis data memakai model interaktif Miles dan Huberman (2014) melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil kajian menunjukkan perencanaan pendidikan menengah di Kabupaten Sorong telah mengakomodasi mandat Otonomi Khusus secara formal melalui pencantuman program dan kegiatan bersumber Dana Otonomi Khusus. Namun, praktik perencanaan masih dominan administratif dan berorientasi kepatuhan dokumen, sehingga belum berfungsi sebagai instrumen strategik berbasis isu wilayah dan capaian hasil. Integrasi kebijakan Otonomi Khusus ke dokumen perencanaan cenderung normatif, indikator kinerja lebih menekankan output dibanding outcome, dan mekanisme evaluasi belum dipakai sebagai umpan balik perbaikan perencanaan. Implementasi menghadapi kendala data mikro pendidikan, keterlambatan anggaran, dinamika politik penganggaran, serta koordinasi pemangku kepentingan yang terbatas. Temuan menegaskan perlunya penguatan perencanaan berbasis hasil, partisipatif, dan kontekstual untuk meningkatkan akses, keberlanjutan partisipasi, dan mutu pendidikan menengah bagi Orang Asli Papua.</p> <p><em>This study analyzes the strategic planning management of secondary education within the Special Autonomy framework in Papua through a case study in Sorong Regency, Southwest Papua. The analysis positions planning as a strategic process linking policy mandates, priority issue analysis, goal formulation, program selection, budgeting, and performance control. The study adopts a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document review of regional planning instruments, including the RPJMD, agency strategic plans, the RKPD, and the education sector budget (RAPBD). Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman (2014) through data reduction, data display, and conclusion drawing, and it was validated through source and method triangulation. The findings show that secondary education planning in Sorong Regency has formally accommodated the Special Autonomy mandate through the inclusion of programs and activities financed by Special Autonomy funds. Nevertheless, planning practice remains predominantly administrative and compliance oriented, so it has not functioned as a strategic instrument grounded in territorial issues and outcome attainment. The integration of Special Autonomy policy into planning documents tends to remain normative, performance indicators emphasize outputs rather than outcomes, and evaluation mechanisms have not been used as feedback for planning improvement. Implementation faces constraints related to disaggregated micro-level education data, budget delays, political dynamics in budgeting, and limited coordination among stakeholders. The study underscores the need to strengthen results-based, participatory, and context-sensitive planning to improve access, persistence, and the quality of secondary education for Indigenous Papuans.</em></p> Juan Lestari PaikiTri Prasetyo HandayaniKarunia Ma’ariffatunIndah Sulistiyorini Ngurah Ayu Nyoman
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI INVENTARIS BAHAN KEMAS TERINTEGRASI DENGAN NOTIFIKASI STOK MENIPIS MENGGUNAKAN METODE AGILE
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18879
<p>Pengelolaan inventaris bahan kemas di PT Carisma Esa Cakti sebelumnya masih dilakukan menggunakan Microsoft Excel dengan banyak sheet terpisah, sehingga menimbulkan permasalahan berupa ketidaksinkronan data, kesalahan pencatatan stok, dan keterlambatan informasi ketersediaan bahan kemas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Inventaris Bahan Kemas Terintegrasi berbasis web dengan memanfaatkan Framework Laravel dan metode Agile Development guna meningkatkan konsistensi data, menekan terjadinya human error, serta menyediakan notifikasi stok menipis secara real-time. Proses pengembangan sistem dilakukan secara iteratif melalui beberapa sprint dengan melibatkan pengguna gudang agar sistem yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan operasional. Pengujian sistem dilakukan menggunakan black-box testing untuk menilai fungsionalitas, serta evaluasi usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mempercepat proses pengecekan stok dari rata-rata 15–20 menit menjadi 3–5 menit, mencegah terjadinya stok bernilai negatif, dan memastikan data inventaris tersinkronisasi dengan baik antar modul. Evaluasi usability menghasilkan nilai SUS rata-rata sebesar 79 yang mengindikasikan tingkat kemudahan penggunaan yang baik dan dapat diterima oleh pengguna. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti mampu meningkatkan efisiensi, keandalan, dan kualitas pengelolaan inventaris bahan kemas di PT Carisma Esa Cakti.</p>Deannys Anugerah ForifSusanto
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN METODE CUMULATIVE SUMMARY DAN EQUIVALENT ACCIDENT NUMBER (Studi Kasus: Ruas Jalan Bolodewo Desa Lemahbangkulon Kabupaten Banyuwangi)
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19352
<p>Tingginya angka kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan serius yang dipengaruhi oleh faktor manusia, kendaraan, lingkungan, dan infrastruktur jalan. Kondisi geometrik jalan yang tidak memenuhi standar keamanan sering kali menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan titik rawan kecelakaan (blackspot) pada Jalan Ruas Jalan Bolodewo Desa Lemahbangkulon Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Identifikasi lokasi rawan kecelakaan dilakukan dengan menggunakan metode Cumulative Summary (CUSUM) dan Metode Equivalent Accident Number (EAN) berdasarkan data kecelakaan periode tahun 2022-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis EAN diperoleh nilai rata-rata segmen 1 sebesar 42,33 dan pada segemen 2 sebesar 48 sedangkan untuk analisis CUSUM, terdapat pada segmen 1 jalan yang teridentifikasi sebagai titik rawan kecelakaan (blackspot) dengan nilai tertinggi sebesar 2,67 dan pada segmen 2 sebesar 0,67. Rekomendasi yang diusulkan meliputi perbaikan rekayasa geometrik, pemasangan fasilitas perlengkapan jalan seperti rambu peringatan, pita penggaduh (rumble strip), dan peningkatan penerangan jalan pada area rawan tersebut.</p> <p><em>The high number of traffic accidents is a serious problem influenced by human, vehicle, environmental, and road infrastructure factors. Road geometric conditions that do not meet safety standards are often the main factor in accidents. The purpose of this study is to determine accident-prone points (blackspots) on the Bolodewo Road in Lemahbangkulon Village, Banyuwangi Regency. The research method used is a descriptive quantitative method. The identification of accident-prone locations was carried out using the Cumulative Summary (CUSUM) method and the Equivalent Accident Number (EAN) method based on accident data from 2022 to 2024. The results showed that based on the EAN analysis, the average value for segment 1 was 42,33 and for segment 2 was 48, while for the CUSUM analysis, segment 1 of the road was identified as an accident-prone point (blackspot) with the highest value of 2.67 and segment 2 had a value of 0.67. The proposed recommendations include geometric engineering improvements, installation of road facilities such as warning signs, rumble strips, and improved street lighting in these accident-prone areas.</em></p>Hadi SaputraDimas Aji PurnomoAnanta Kusuma Yoga Pratama
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101HUBUNGAN PENGGUNAAN CHATGPT DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS CIPUTRA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18597
<p>Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk dalam proses pembelajaran mahasiswa kedokteran. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT), yang berfungsi sebagai asisten belajar interaktif untuk memahami materi, menyelesaikan tugas, dan mempersiapkan ujian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan ChatGPT dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan teknik purposive sampling. Sebanyak 161 mahasiswa dari angkatan 2022–2024 menjadi responden penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur frekuensi penggunaan ChatGPT serta data pendukung berupa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan nilai ujian sebagai indikator prestasi akademik. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa sangat sering menggunakan ChatGPT (69,5%) dan sebagian besar memiliki prestasi akademik kategori cukup memuaskan (67,7%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan ChatGPT dengan prestasi akademik mahasiswa (p = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan ChatGPT secara efektif berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman materi dan hasil belajar mahasiswa kedokteran. Namun demikian, penggunaan ChatGPT tetap perlu diarahkan agar etis, kritis, dan disertai verifikasi sumber untuk mencegah ketergantungan serta kesalahan informasi.</p> <p><em>The advancement of artificial intelligence (AI) technology has brought significant changes to higher education, including the learning process of medical students. One widely used AI tool is the Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT), which functions as an interactive learning assistant that helps students understand course materials, complete assignments, and prepare for examinations. This study aims to determine the relationship between the use of ChatGPT and the academic performance of medical students at the Faculty of Medicine, Universitas Ciputra. A quantitative research approach was employed using an analytical observational design and purposive sampling technique. A total of 161 students from cohorts 2022–2024 participated as respondents. Data were collected through a Likert-scale questionnaire to measure the frequency of ChatGPT usage, supported by academic indicators such as Grade Point Average (GPA) and examination scores. Data analysis was conducted using the Chi-Square test. The results show that the majority of students used ChatGPT very frequently (69.5%), and most achieved academic performance categorized as fairly satisfactory (67.7%). Statistical analysis revealed a significant relationship between ChatGPT usage and academic performance (p = 0.000). The study concludes that effective use of ChatGPT contributes positively to enhancing students’ understanding of academic material and overall learning outcomes. Nevertheless, its use must be guided ethically and critically, accompanied by source verification, to prevent overreliance and potential misinformation.</em></p>Delfa Astrid AzmawitImelda RitungaNatalia Yuwono
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101MEMBERDAYAKAN MULTIKULTURAL WARGA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK SLB NEGERI 1 DEMAK MAJU (MANDIRI, AGAMIS, JUJUR DAN UNGGUL) MELALUI SAMBEL SEBLAK MITRA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19122
<p>Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimana program SAMBEL SEBLAK Mitra dapat membentuk SLBN 1 Demak menjadi satuan pendidikan yang MAJU”, Tujuan program unggulan ini adalah terpenuhinya prasarana belajar PDPD, meningkatkan kompetensi pedagogik tenaga pendidik di SLB Negeri 1 Demak, membentuk kesadaran wali murid untuk bertanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta meningkatkan prestasi belajar PDPD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan pengisian instrument kepuasaan. Program unggulan SAMBEL SEBLAK Mitra dikatakan berhasil mewujudkan SLBN SLB Negeri 1 Demak menjadi sekolah yang mandiri, agamis, jujur dan unggul sebagai visi sekolah, dilihat dari: sambung rasa antara wali murid dengan sekolah, menciptakan hubungan yang positif dan saling mendukung dalam pelaksanaan program. Kompetensi guru berkembang dengan adanya komunitas belajar. Jumat sehat, bersih, literasi, asyik dan kajian yang diterapkan secara rutin, menjadi budaya yang berdampak positif terhadap kebiasaan siswa. Lulusan SLBN 1 Demak mendapat pekerjaan sesuai ketrampilannya, dan dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.</p>Sri SupraptiDewi Apriani
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101EKSISTENSI DAN PENERAPAN CORETAX SYSTEM DALAM MENDUKUNG KEPATUHAN PELAPORAN PERPAJAKAN WAJIB PAJAK BADAN (Studi Pada PT Chi Chi Jaya Di Samarinda)
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19663
<p>Muhammad Zulfikar Azis, NIM: 2108016238, Samarinda 16 Agustus 2003. Minat Studi Hukum Perdata, Eksistensi dan Penerapan Coretax System Dalam Mendukung Kepatuhan Pelaporan Perpajakan Wajib Pajak Badan (Studi pada PT Chi Chi Jaya di Samarinda) di bawah bimbingan Purwanto, S.H., M.H. dan Amsari Damanik, S.H., M.Kn. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi CoreTax System dalam pelaporan perpajakan PT Chi Chi Jaya di Samarinda serta menilai penerapannya terhadap tingkat kepatuhan perpajakan sebagai Wajib Pajak Badan. Penelitian menggunakan pendekatan doktrinal dan socio-legal dengan memadukan kajian normatif dan temuan empiris melalui studi kasus pada PT Chi Chi Jaya. Data diperoleh melalui literatur, peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta hasil observasi dan wawancara pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CoreTax System memiliki eksistensi yang kuat sebagai instrumen utama administrasi perpajakan perusahaan. Sistem ini menggantikan metode manual menjadi proses digital yang lebih terstruktur, transparan, dan efisien. Meskipun pada tahap awal perusahaan menghadapi kendala teknis seperti error sistem dan kesulitan validasi data, penyesuaian internal dan pendampingan profesional membuat penggunaan sistem semakin stabil dan berfungsi optimal dalam menunjang pelaporan pajak secara tepat waktu serta memberikan kepastian hukum bagi perusahaan. Selain itu, penerapan CoreTax System terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan kepatuhan pajak, baik aspek formal maupun material. Fitur otomatisasi, validasi data, notifikasi digital, serta integrasi basis data meningkatkan akurasi perhitungan pajak dan meminimalkan kesalahan manusia. Mekanisme auto-matching juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas Wajib Pajak Badan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan. Namun demikian, penelitian menemukan bahwa hambatan teknis dan keterbatasan pemahaman SDM masih menjadi tantangan dalam implementasi sistem tersebut. Secara keseluruhan, CoreTax System berperan strategis dalam meningkatkan efisiensi, kepastian hukum, dan kepatuhan pelaporan perpajakan PT Chi Chi Jaya di Samarinda, sekaligus menegaskan perlunya penguatan infrastruktur dan kapasitas SDM untuk optimalisasi implementasinya di masa mendatang.</p> <p><em>Muhammad Zulfikar Azis, NIM: 2108016238, Samarinda, August 16, 2003. Interest in Civil Law Studies: The Existence and Impact of the CoreTax System in Supporting Corporate Taxpayer Tax Compliance Reporting (A Study of Company Chichi Jaya at Samarinda) under the guidance of Purwanto, S.H., M.H. and Amsari Damanik, S.H., M.Kn. This study aims to analyze the existence of the CoreTax System in the tax reporting process of PT Chi Chi Jaya di Samarinda and to assess its influence on the company’s tax compliance as a Corporate Taxpayer. The research adopts a doctrinal and socio-legal approach by integrating normative legal analysis with empirical findings obtained through a case study at PT Chi Chi Jaya. Data were collected through literature review, statutory regulations, court decisions, and supporting observations and interviews.The findings indicate that the CoreTax System holds a significant role as a primary instrument in the company’s tax administration. The system replaces manual procedures with a more structured, transparent, and efficient digital process. Although initial implementation faced technical issues such as system errors and difficulties in data validation, internal adjustments and professional assistance enabled the system to operate more consistently, ensuring timely tax reporting and reinforcing legal certainty for the company.Furthermore, the implementation of the CoreTax System has a positive impact on improving tax compliance in both formal and material aspects. Features such as automation, data validation, digital notifications, and integrated databases enhance calculation accuracy and minimize human errors. The auto-matching mechanism also strengthens transparency and accountability in fulfilling corporate tax obligations. However, the study also identifies ongoing challenges, including technical system disruptions and limited human resource capacity in adapting to the new system.Overall, the CoreTax System plays a strategic role in enhancing efficiency, legal certainty, and tax compliance at PT Chi Chi Jaya di Samarinda, while highlighting the need for further infrastructure improvement and human resource development to optimize its implementation in the future.</em></p>Muhammad Zulfikar AzisPurwantoAmsari Damanik
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI MENUMBUHKAN KARAKTER RELIGIUS DAN KREATIVITAS SISWA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18409
<p>Pendidikan di era abad ke-21 menuntut pergeseran dari pembelajaran pasif berbasis hafalan menuju pendekatan yang lebih holistik, aktif, dan berpusat pada siswa. Pendidikan Islam, dengan tujuannya untuk membentuk individu yang utuh (insan kamil) secara intelektual, spiritual, dan moral, menghadapi tantangannya sendiri dalam mengintegrasikan nilai-nilai inti dengan keterampilan praktis. Model pedagogi yang kaku dan tradisional seringkali gagal menumbuhkan potensi kreatif dan kemandirian berpikir kritis siswa. Artikel ini mengkaji Project-Based Learning (PjBL) sebagai strategi pedagogis transformatif dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan tinjauan literatur sistematis dan analisis terhadap berbagai studi empiris, artikel ini berargumen bahwa PjBL yang diintegrasikan secara cermat dengan nilai-nilai Islam dan didukung oleh teknologi digital, dapat secara signifikan menumbuhkan karakter religius sekaligus mengasah kreativitas siswa. Analisis menunjukkan bahwa PjBL memfasilitasi pengembangan karakter melalui proses kolaboratif dan pemecahan masalah otentik. Sementara itu, kreativitas—yang didefinisikan ulang dari perspektif Islam sebagai upaya yang selaras dengan syariah dan bermanfaat bagi sosial—dipupuk melalui tugas-tugas terbuka (open-ended) dan praktik reflektif. Peran identitas dan religiusitas guru muncul sebagai faktor kunci yang memediasi keberhasilan implementasi PjBL. Artikel ini juga membahas berbagai model digital (seperti DPBBL, SMART, dan MASLAHAH) dan teknologi baru (AI, VR) yang memperkaya PjBL, sambil mencatat tantangan terkait sumber daya, pelatihan guru, dan internalisasi nilai afektif.</p> <p><em>Education in the 21st century demands a shift from passive, rote-based learning to a more holistic, active, and student-centered approach. Islamic Education, with its goal of forming intellectually, spiritually, and morally complete individuals (insan kamil), faces its own challenges in integrating core values with practical skills. Rigid and traditional pedagogical models often fail to foster students' creative potential and independent critical thinking. This article examines Project-Based Learning (PjBL) as a transformative pedagogical strategy in the context of Islamic Religious Education (PAI). Based on observations from a systematic literature analysis and various empirical studies, the article argues that PjBL, carefully integrated with Islamic values and supported by digital technology, can significantly foster both religious character and student creativity. The analysis shows that PjBL facilitates character development through collaborative processes and authentic problem-solving. Meanwhile, creativity—redefined from an Islamic perspective as an endeavor that is compliant with sharia and socially beneficial—is fostered through open-ended assignments and reflective practice. The role of teacher identity and religiosity emerged as key factors mediating the success of Project-Based Learning (PjBL) implementation. This article also discusses various digital models (such as DPBBL, SMART, and MASLAHAH) and new technologies (AI, VR) that enhance PjBL, while also addressing challenges related to resources, teacher training, and the internalization of affective values.</em></p>Abdul Rasyid Suharto Pua UpaSri MurhayatiYuliharti
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH KUALITAS KREDIT TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN DIMODERASI OLEH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA SEKTOR PERBANKAN DI MASA PEMULIHAN EKONOMI TAHUN 2022-2024
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/18802
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas kredit terhadap nilai perusahaan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi pada sektor perbankan di Indonesia selama masa pemulihan ekonomi tahun 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian terdiri dari 30 perusahaan perbankan dengan total 90 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Kualitas kredit diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL), nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV), dan CSR diukur melalui Corporate Social Responsibility Index (CSRI) berdasarkan ketentuan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Random Effect dan analisis regresi moderasi menggunakan software EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, Corporate Social Responsibility (CSR) tidak mampu memoderasi pengaruh kualitas kredit terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor cenderung lebih mempertimbangkan faktor keuangan lain yang bersifat langsung dibandingkan kualitas kredit dan peran CSR dalam menilai perusahaan perbankan pada masa pemulihan ekonomi pasca pandemi.</p> <p><em>This study aims to examine the effect of credit quality on firm value with Corporate Social Responsibility (CSR) as a moderating variable in the Indonesian banking sector during the economic recovery period of 2022–2024. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports and sustainability reports of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The sample consists of 30 banking companies with a total of 90 observations selected through purposive sampling. Credit quality is proxied by Non-Performing Loans (NPL), firm value is measured using Price to Book Value (PBV), and CSR is measured using the Corporate Social Responsibility Index (CSRI) based on SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021. The data analysis technique used is panel data regression with the Random Effect model and moderated regression analysis using EViews software. The results indicate that credit quality does not have a significant effect on firm value. Furthermore, Corporate Social Responsibility (CSR) is not able to moderate the relationship between credit quality and firm value. These findings suggest that investors tend to place greater emphasis on other financial indicators rather than credit quality and the moderating role of CSR when evaluating banking firms during the post-pandemic economic recovery period.</em></p>Ashilla SalsabitaChaerani Nisa
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101PENGARUH KEPEMIMPINAN DIGITAL DAN KETERLIBATAN KERJA TERHADAP QUALITY OF WORK LIFE PADA REMOTE WORKER
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/19319
<p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola kerja, salah satunya melalui penerapan kerja jarak jauh (remote work). Kondisi ini menuntut peran kepemimpinan digital yang efektif serta keterlibatan kerja yang tinggi guna menjaga kualitas kehidupan kerja (quality of work life) para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan digital dan keterlibatan kerja terhadap quality of work life pada remote worker. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada remote worker. Data dianalisis menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap quality of work life. Selain itu, keterlibatan kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap quality of work life. Secara simultan, kepemimpinan digital dan keterlibatan kerja berpengaruh signifikan terhadap quality of work life pada remote worker. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan digital yang adaptif serta peningkatan keterlibatan kerja dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan kerja remote worker.</p>MasyrurahH. AhmadAhmad Yasser Mansyur
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner
2026-01-302026-01-30101