Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim id-ID Sat, 30 May 2026 17:04:22 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MENELAAH PESAN FILOSOFIS-EKOLOGIS RITUS “ROKA NOPO API” DI KAMPUNG WOROWATU DALAM PERSPEKTIF ENSIKLIK LAUDATO SI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21762 <p>Artikel ini bertujuan untuk Menelaah Pesan Filosofis-Eekologis Ritus “ ROKA NOPO API” Di Kampung Worowatu Dalam Perspektif Ensiklik Laudato Si. Fokus artikel ini adalah pada pesan Filosofis-Ekologis ritus Roka nopo api, dalam Perspektif Ensiklik Laudato Si. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber dari buku. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ritus Roka Nopo Api memberikan manfaat yang sangat penting bagi kehidupan Masyarakat Worowatu. Ritus Roka Nopo Api juga memberi pesan filosofi bagi Masyarakat, dan menciptakan keharmonisan antara wujud tertinggi (du’a nga’e),&nbsp; Alam Semesta&nbsp; dan Manusia. Hasil penelitian ini diharapkan untuk terus mempertahankan pesan Filosofis-Ekologi Ritus Roka Nopo Api dan juga tetap menjaga keharmonisan antara wujud tertinggi, Alam Semesta dan Manusia. Ritus ini juga mengikitu pesan Paus Fransiskus dalam perspektif Ensiklik Laudato Si, yang menegaskan untuk selalu merawat dan menjaga Alam Semesta serta merawat Bumi dengan baik seperti merawat rumah sendiri.</p> <p><em>This article aims to examine the philosophical-ecological message of the "ROKA NOPO API" ritual in Worowatu Village from the perspective of the Encyclical Laudato Si. The focus of this article is on the philosophical-ecological message of the Roka Nopo Api ritual, from the perspective of the Encyclical Laudato Si. The method used is a library method by analyzing sources from books. The results of the study indicate that the Roka Nopo Api ritual provides very important benefits for the lives of the Worowatu community. The Roka Nopo Api ritual also conveys a philosophical message for the community and creates harmony between the highest being (du'a nga'e), the Universe, and humanity. The results of this study are expected to continue to uphold the philosophical-ecological message of the Roka Nopo Api ritual and also maintain harmony between the highest being, the Universe, and humanity. This ritual also follows Pope Francis' message from the Encyclical Laudato Si, which emphasizes always caring for and preserving the Universe and caring for the Earth as well as caring for one's own home.</em></p> Yohanes De Nggedu, Wilhelmus Rangga, Silvanus Asa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21762 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENEGAKAN HUKUM MARITIM DI WILAYAH PERBATASAN: STUDI KASUS MT ARMAN 114 DAN ANCAMAN KEDAULATAN DI LAUT NATUNA UTARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22349 <p>Laut Natuna Utara merupakan salah satu wilayah strategis Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, politik, dan keamanan yang tinggi. Posisi geografisnya yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional serta tumpang tindih klaim maritim di kawasan Laut Cina Selatan menjadikan wilayah ini rentan terhadap berbagai pelanggaran hukum maritim. Salah satu kasus yang menarik perhatian adalah penanganan kapal tanker MT Arman 114 yang diduga melakukan kegiatan ilegal berupa pemindahan muatan minyak secara ilegal illegal ship-to-ship transfer dan manipulasi sistem identifikasi kapal di wilayah perairan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum internasional dan nasional yang menjadi dasar penegakan hukum maritim di Laut Natuna Utara, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum dalam menangani kasus MT Arman 114, serta merumuskan strategi penguatan penegakan hukum maritim guna menjaga kedaulatan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat berdasarkan United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 dan berbagai regulasi nasional, pelaksanaan penegakan hukum maritim masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana patroli, tumpang tindih kewenangan antarinstansi, kompleksitas pembuktian pelanggaran di laut, serta tekanan geopolitik yang memengaruhi proses pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas operasional, harmonisasi regulasi, integrasi sistem pengawasan maritim, dan diplomasi maritim yang lebih aktif guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum di wilayah perbatasan.</p> <p><em>The North Natuna Sea is one of Indonesia's strategic maritime regions with significant economic, political, and security values. Its geographical position adjacent to international shipping lanes and overlapping maritime claims in the South China Sea makes the area vulnerable to various maritime law violations. One notable case concerns the tanker MT Arman 114, which was allegedly involved in illegal ship-to-ship oil transfers and manipulation of vessel identification systems within Indonesian waters. This study aims to analyze the international and national legal frameworks governing maritime law enforcement in the North Natuna Sea, identify obstacles faced by law enforcement agencies in handling the MT Arman 114 case, and formulate strategies to strengthen maritime law enforcement in safeguarding state sovereignty. This research employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and case approaches. The findings indicate that although Indonesia possesses a strong legal foundation under the United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 and various national regulations, maritime law enforcement continues to face challenges such as limited patrol capabilities, overlapping institutional authorities, difficulties in gathering maritime evidence, and geopolitical pressures affecting policy decisions. Therefore, strengthening operational capacities, harmonizing regulations, integrating maritime surveillance systems, and enhancing maritime diplomacy are necessary to improve law enforcement effectiveness in border areas.</em></p> Griselda Neva Calista, Isthiqomah Nurul ‘Ain, Maria Achytia Pale Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22349 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI PADA SMK SWASTA PENCAWAN MEDAN (PUTUSAN NOMOR 81/PID.SUS-TPK/2023/PN MDN) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21487 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan hakim dalam perkara tindak pidana korupsi pada SMK Swasta Pencawan Medan sebagaimana dalam Putusan Nomor 81/Pid.Sus-TPK/2023/PN Mdn. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya tindak pidana korupsi di sektor pendidikan, khususnya dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) yang menimbulkan kerugian keuangan negara. Permasalahan yang dikaji meliputi duduk perkara, pemenuhan unsur tindak pidana korupsi, serta pertimbangan dan putusan hukum oleh Majelis Hakim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, serta menggunakan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan dana BOS dan dana RPS dengan menggunakan dokumen fiktif sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara. Perbuatan tersebut memenuhi unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. KUHP. Majelis Hakim menyatakan seluruh unsur tindak pidana telah terpenuhi dan menjatuhkan pidana kepada terdakwa. Dengan demikian, putusan hakim dinilai telah sesuai dengan fakta hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p> <p><em>This study aims to analyze the judge’s decision in a corruption case at SMK Swasta Pencawan Medan as stated in Decision Number 81/Pid.Sus-TPK/2023/PN Mdn. This research is motivated by the increasing occurrence of corruption in the education sector, particularly in the management of School Operational Assistance funds and Student Practice Room development funds which result in state financial losses. The issues examined include the case chronology, the fulfillment of corruption elements, and the legal considerations and decisions of the panel of judges. This research employs normative legal research using statutory and case approaches with secondary data analyzed qualitatively. The results show that the defendant was proven to have abused authority in managing BOS and RPS funds by using fictitious documents, causing state financial losses. These actions fulfill the elements of corruption under the Anti-Corruption Law in conjunction with the Criminal Code. The panel of judges concluded that all elements were fulfilled and imposed criminal sanctions accordingly. Therefore, the judge’s decision is considered to be in accordance with legal facts and applicable laws.</em></p> Marolop Butar Butar, Devin Sinaga, Samuel Yanuar Morris Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21487 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DALAM KEMASAN BOTOL KACA GELAP TERHADAP ASAM LEMAK BEBAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22213 <p>Indonesia memiliki wilayah pertanian yang menjadikannya sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional khususnya pada sektor perkebunan Kelapa (Cocos nucifera). Minyak kelapa murni atau lebih dikenal sebagai Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan hasil minyak yang diperoleh dari bahan daging kelapa segar melalui berbagai macam proses, seperti proses ekstraksi, baik dengan pemanasan yang terkontrol maupun tanpa pemanasan sama sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap kualitas dan lama waktu penyimpanan Virgin Coconut Oil (VCO) berdasarkan jumlah kadar asam lemak bebas yang terkandung dalam VCO melalui hasil pengujian dan standar internasional.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah VCO pada wadah botol kaca berwarna gelap dengan kondisi terbuka pada suhu ruangan 28°C dan suhu tinggi pada 40°C dan 50°C. Penelitian ini menggunakan analisa Asam Lemak Bebas (ALB) untuk mengetahui kadar asam lemak bebas yang terkandung didalam VCO dan Analisa masa penyimpanan untuk mengetahui dugaan waktu masa simpan VCO dalam kemasan botol kaca gelap tertutup.Waktu dan suhu penyimpanan mempunyai pengaruh besar terhadap VCO dimana, semakin tinggi suhu yang diberikan maka semakin cepat peningkatan kadar asam lemak bebas. Berdasarkan hasil tetapan SNI dan APCC. VCO memiliki daya tahan yang baik selama disimpan dalam kemasan botol kaca gelap. Pada suhu 28°C memiliki daya tahan selama 4,23 tahun, namun kualitas dan masa kadaluarsanya dapat berkurang dengan kondisi penyimpanan berada pada suhu tinggi dan ekstrem, dengan variasi suhu 40°C hingga 50°C.</p> <p><em>Indonesia possesses extensive agricultural regions, establishing it as a vital pillar in supporting national economic growth, particularly within the coconut (Cocos nucifera) plantation sector. Virgin Coconut Oil (VCO) is a high-quality oil extracted from fresh coconut meat through various methods, such as extraction processes with either controlled heating or no heat at all. The objective of this study is to determine the influence of storage temperature variations on the quality and shelf life of Virgin Coconut Oil (VCO) based on the concentration of Free Fatty Acids (FFA), assessed through experimental testing and international standards. The method employed in this research involved storing VCO in open dark-colored glass bottles at a room temperature of 28°C and elevated temperatures of 40°C and 50°C. This study utilized Free Fatty Acid (FFA) analysis to determine the levels of fatty acids contained within the VCO and shelf-life analysis to estimate the expiration period of VCO when stored in closed dark glass packaging. The results indicate that storage time and temperature have a significant impact on VCO, where higher temperatures lead to a more rapid increase in free fatty acid levels. Based on the standards set by SNI (Indonesian National Standard) and APCC (Asian and Pacific Coconut Community), VCO exhibits excellent durability when stored in dark glass bottles. At a temperature of 28°C, the oil has a shelf life of 4.23 years; however, its quality and expiration period decrease significantly under high and extreme storage temperatures, specifically within the range of 40°C to 50°C.</em></p> Takdir Syarif, Andi Muhammad Ilham Ramadhan, Andi Muhamad Afriansah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22213 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI KIAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SANTRI DI PONDOK PESANTREN TAKHFIDH MADRASATUL QUR’AN LANGGEN TALANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21705 <p>Pondok pesantren adalah lembaga yang bisa dikatakan merupakan wujud proses wajar perkembangan sistem pendidikan nasional.&nbsp; Keteladanan Kiai menjadi media Pendidikan yang sangat efektif karena perilaku Kiai yang konsisten dengan ajaran Islam akan membentuk karakter santri secara alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Kiai dalam membentuk karakter religius santri dilakukan melalui berbagai pendekatan, di antaranya: pembiasaan ibadah, pemberian teladan (uswah hasanah), penegakan disiplin, serta bimbingan dan pengawasan. Semua strategi tersebut bertujuan agar santri tidak hanya memahami ajaran agama secara kognitif, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan nyata. Faktor pendukung meliputi keteladanan Kiai, lingkungan pesantren yang religius dan kondusif, pembiasaan ibadah yang konsisten, kekompakan pengajar, serta dukungan orang tua santri. Adapun faktor penghambat berasal dari perbedaan latar belakang dan karakter santri, masa adaptasi santri baru, rasa jenuh, serta rendahnya motivasi sebagian santri.</p> Sasi Pasya Karimah, Burhanuddin Ridlwan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21705 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 KAJIAN NORMATIF PENEGAKAN HUKUM PERBATASAN TERHADAP PELINTAS BATAS ILEGAL DI PLBN MOTAMASIN, KABUPATEN MALAKA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22318 <p>Penelitian ini menganalisis penegakan hukum perbatasan terhadap pelintas batas ilegal di PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka, dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Kajian ini menyoroti pengaturan hukum perbatasan yang bertumpu pada Pasal 25A UUD NRI 1945, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif pengaturan hukum perbatasan telah cukup lengkap, namun masih terdapat kesenjangan antara norma hukum dan praktik di lapangan. Hambatan utama yang ditemukan meliputi banyaknya jalur tidak resmi atau jalur tikus, kondisi geografis yang sulit, lemahnya koordinasi antarinstansi, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta belum optimalnya pengaturan terhadap praktik lintas batas tradisional berbasis adat. Upaya penguatan penegakan hukum dilakukan melalui tindakan administratif keimigrasian, patroli gabungan, pengawasan preventif, penguatan TIMPORA, dan kerja sama bilateral Indonesia–Timor Leste melalui forum JBC. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan penegakan hukum perbatasan tidak hanya membutuhkan pendekatan represif, tetapi juga koordinasi kelembagaan dan penguatan aspek sosial masyarakat perbatasan.</p> <p><em>This study analyzes border law enforcement against illegal border crossers at the Motamasin Cross-Border Post (PLBN) in Malaka Regency using a normative legal research method. The study examines the legal framework governing border management, which is based on Article 25A of the 1945 Constitution, Law No. 43 of 2008 on State Territory, Law No. 6 of 2011 on Immigration, and Government Regulation No. 31 of 2013. The findings show that the legal framework is normatively comprehensive, yet a gap remains between legal norms and their implementation in practice. The main obstacles include numerous unofficial routes or “rat paths,” difficult geographical conditions, weak inter-agency coordination, low legal awareness among local communities, and insufficient regulation for traditional cross-border practices rooted in local customs. Strengthening enforcement efforts are carried out through immigration administrative measures, joint patrols, preventive supervision, enhanced coordination through TIMPORA, and bilateral cooperation between Indonesia and Timor-Leste through the Joint Border Committee (JBC). The study concludes that border law enforcement at PLBN Motamasin requires not only repressive measures but also institutional coordination and socio-cultural strengthening in border communities.</em></p> Josephine Opsi Lamtama Rajagukguk, Nurani, Khevie Angelya Weley Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22318 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PERSPEKTIF HASAN AL-BANNA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA SMP NEGERI KECAMATAN CENRANA KABUPATEN BONE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22120 <p>Penelitian ini membahas internalisasi nilai-nilai religius perspektif Hasan Al-Banna dalam pembentukan karakter peserta didik pada SMP Negeri Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai religius perspektif Hasan Al-Banna dalam pembentukan karakter peserta didik pada SMP Negeri di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter religius di tengah tantangan degradasi moral akibat perkembangan zaman dan teknologi. Pendidikan Islam diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik sebagai informan. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada teori internalisasi nilai yang meliputi tahap transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memahami konsep internalisasi nilai-nilai religius perspektif Hasan Al-Banna pada SMPN Kecamatan Cenrana dilakukan, sebagai berikut (1) Tahap Transformasi Nilai, (2) Tahap Transaksi Nilai dan (3) Transinternalisasi Nilai. Pembentukan karakter peserta didik pada SMP Negeri Kecamatan Cenrana (1) Keteladanan Guru dan Orang Tua, (2) Nasehat Persuasif dan Metode Ceramah, (3) Pembiasaan dan Praktik Langsung, (4) Lingkungan yang Kondusif dan (5) Aksi Sosial Dakwah dan Pemberdaya Masyarakat. Ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam menginternalisasikan nilai-nilai religius, yaitu(1) Pengaruh lingkungan sosial, (2) kurang kesadaran peserta didik (3) Kurang disiplin dan, (4) Perkembangan teknologi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa internalisasi nilai-nilai religius berbasis pemikiran Hasan Al-Banna memiliki relevansi yang kuat dalam pembentukan karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mengoptimalkan proses internalisasi nilai agar tercapai tujuan pendidikan Islam secara holistik.</p> Ismail Ali, Sarifa Suhra, Samsinar Syarifuddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22120 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 EKSPLORASI SIKAP SISWA MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH SYAFI’IYAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MORAL DI ERA INTEGRASI NASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21640 <p>Era integrasi nasional yang ditopang globalisasi dan perkembangan teknologi digital menghadirkan kompleksitas tantangan moral bagi peserta didik, terutama dalam aspek sikap terhadap keberagaman, etika bermedia sosial, dan tanggung jawab kebangsaan. Dalam konteks ini, sikap moral siswa menjadi indikator strategis keberhasilan pendidikan karakter di madrasah. Meskipun siswa kelas keagamaan di Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah memperoleh intensifikasi pembelajaran agama yang diharapkan memperkuat ketahanan moral, terdapat indikasi disparitas antara nilai normatif yang diajarkan dan praktis sosial di tengah penetrasi media digital. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman dan implementasi nilai moral siswa kelas XI keagamaan, mengidentifikasi tantangan moral dalam lanskap integrasi nasional, serta menganalisis respons siswa berdasarkan nilai keagamaan yang terinternalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data, dengan validitas dijaga melalui triangulasi dan perpanjangan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral di Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah dilaksanakan secara integratif melalui pembelajaran formal, kegiatan keagamaan, dan pembinaan karakter. Internalisasi nilai keislaman membentuk sikap toleran dan tanggung jawab sosial siswa, yang tercermin dalam konsistensi perilaku mereka di tengah dinamika integrasi nasional.</p> <p><em>The era of national integration, shaped by globalization and the advancement of digital technology, presents complex moral challenges for students, particularly in relation to attitudes toward diversity, social media ethics, and civic responsibility. In this context, students’ moral attitudes serve as a strategic indicator of the success of character education in madrasahs. Although students in the religious track at Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah receive intensive religious instruction intended to strengthen their moral resilience, there are indications of a disparity between the normative values taught and students’ social practices amid the pervasive influence of digital media. This study aims to explore the understanding and implementation of moral values among eleventh-grade religious-track students, to identify moral challenges within the landscape of national integration, and to analyze students’ responses based on the religious values they have internalized. The research employs a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed systematically through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation and prolonged observation. The findings indicate that moral education at Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah is implemented integratively through formal classroom instruction, religious activities, and character development programs. The internalization of Islamic values fosters tolerant attitudes and social responsibility among students, as reflected in the consistency of their behavior amid the dynamics of national integration. </em></p> Abi Khasan Al Ghifroni, Muhammad Abror Rosyidin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21640 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 THE EFFECTIVENESS OF PEER TUTORING METHOD IN TEACHING WRITING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22248 <p><em>This research aimed to determine the students’ writing skills before and after being taught using the peer tutoring method and to identify whether there was a significant difference in students’ writing skills before and after the implementation of the method. This research used a quantitative approach with a pre-experimental design, namely one-group pre-test and post-test design. The population of this research was the eleventh-grade students of MA Darussalam Ngoro, while the sample consisted of 25 students of class XI A. The data were collected through writing tests in the form of pre-test and post-test. The students were asked to write narrative texts using reported speech. The data were analyzed using descriptive statistics and paired sample t-test.The results of the research showed that the students’ writing skills before being taught using the peer tutoring method were still low. The mean score of the pre-test was 52.4. After the implementation of the peer tutoring method, the students’ writing skills improved significantly, with the mean score of the post-test increasing to 79.9. The result of the paired sample t-test showed that the significance value (Sig. 2-tailed) was 0.000, which was lower than 0.05 (0.000 &lt; 0.05). This indicated that there was a significant difference between students’ writing skills before and after being taught using the peer tutoring method. Based on the findings, it can be concluded that the peer tutoring method was effective in improving students’ writing skills in writing narrative texts using reported speech for the eleventh-grade students of MA Darussalam Ngoro.</em></p> Cintamin Rohmatillah, Sayid Ma’rifatulloh Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22248 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA TERHADAP KEBEBASAN BERPENDAPAT DI ERA DIGITAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21954 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hak asasi manusia terhadap kebebasan berpendapat di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada implementasi jaminan konstitusional, Undang-Undang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam melindungi hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif melalui studi literatur terhadap peraturan perundang-undangan, jurnal hukum, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat sebagai hak fundamental masih menghadapi berbagai tantangan, seperti multitafsir pasal-pasal dalam UU ITE, kriminalisasi kritik di media digital, dan lemahnya perlindungan hukum terhadap masyarakat yang menyampaikan opini di ruang publik. Penelitian ini menyarankan perlunya harmonisasi antara prinsip HAM dan regulasi digital, penguatan kepastian hukum, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem hukum demokratis yang menjamin kebebasan berpendapat dengan tetap menjaga ketertiban umum dan keadilan.</p> <p><em>This study aims to analyze the protection of human rights regarding freedom of expression in Indonesia. The focus of the research is directed at the implementation of constitutional guarantees, the Human Rights Law, and the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE) in protecting the public's right to express opinions. The research method used is normative legal research through a literature review of laws and regulations, legal journals, books, and previous research findings. The results indicate that freedom of expression, as a fundamental right, still faces various challenges, such as multiple interpretations of articles in the ITE Law, the criminalization of criticism in digital media, and weak legal protection for people expressing opinions in public spaces. This study suggests the need for harmonization between human rights principles and digital regulations, strengthening legal certainty, and increasing public legal awareness. These findings contribute to the development of a democratic legal system that guarantees freedom of expression while maintaining public order and justice.</em></p> Indrasatya Octavianus Nasirun, Jarsen Ebenhaezert Alberto Tampatty, Melandri Tongkasi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21954 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENGETAHUAN BAGI HASIL, STRATEGI PEMASARAN PRODUK SYARIAH DAN KEBUTUHAN MODAL TERHADAP MINAT PEMBIAYAAN BTPN SYARIAH DESA BANGUN KARYA KECAMATAN RANTAU RASAU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21608 <p>Bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah. Minat menggunakan pembiayaan pada bank syariah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor pengetahuan bagi hasil, strategi pemasaran produk syariah dan kebutuhan modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan pengetahuan bagi hasil, strategi pemasaran produk syariah dan kebutuhan modal terhadap minat pembiayaan BTPN Syariah Desa Bangun Karya Kecamatan Rantau Rasau. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Metode penarikan sampel menggunakan purposive sampling dan rumus Slovin sehingga diperoleh 93 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pengetahuan bagi hasil memiliki pengaruh terhadap minat pembiayaan BTPN Syariah Desa Bangun Karya Kecamatan Rantau Rasau. (2) Strategi pemasaran produk syariah memiliki pengaruh terhadap minat pembiayaan BTPN Syariah Desa Bangun Karya Kecamatan Rantau Rasau. (3) Kebutuhan Modal memiliki pengaruh terhadap minat pembiayaan BTPN Syariah Desa Bangun Karya Kecamatan Rantau Rasau dan (4) Pengetahuan bagi hasil, strategi pemasaran produk syariah dan kebutuhan modal berpengaruh terhadap minat pembiayaan BTPN Syariah Desa Bangun Karya Kecamatan Rantau Rasau dimana koefisien determinasi mengindifikasikan bahwa Pengetahuan bagi hasil, strategi pemasaran produk syariah dan kebutuhan modal dapat mempengaruhi minat pembiayaan BTPN Syariah sebesar 61,54%.</p> <p><em>Islamic banks are financial institutions that conduct their business activities based on Sharia principles. The intention to use financing services in Islamic banks can be influenced by several factors, including profit-sharing knowledge, Islamic product marketing strategies, and capital needs. This study aims to examine the partial and simultaneous effects of profit-sharing knowledge, Islamic product marketing strategies, and capital needs on financing interest at BTPN Syariah in Bangun Karya Village, Rantau Rasau District. This research employed a quantitative descriptive approach. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The sampling technique used purposive sampling and the Slovin formula, resulting in 93 respondents. The data were analyzed using multiple linear regression analysis. The results indicate that: (1) profit-sharing knowledge has a significant effect on financing interest at BTPN Syariah in Bangun Karya Village, Rantau Rasau District; (2) Islamic product marketing strategies have a significant effect on financing interest; (3) capital needs have a significant effect on financing interest; and (4) profit-sharing knowledge, Islamic product marketing strategies, and capital needs simultaneously have a significant effect on financing interest, where the coefficient of determination indicates that these variables explain 61.54% of the variation in financing interest at BTPN Syariah.</em></p> Yola Tamarani, Putri Apria Ningsih, Kurniyati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21608 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PEMBINAAN MORAL SISWA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI KESAMBEN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22230 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan moral siswa melalui Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri Kesamben Jombang, meliputi kondisi moral siswa, proses pembinaan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral siswa SMA Negeri Kesamben Jombang tergolong baik dengan perkembangan yang positif, ditandai dengan meningkatnya kesadaran moral, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, rasa hormat, dan kepedulian sosial, meskipun masih terdapat sebagian kecil perilaku yang belum konsisten. Pembinaan moral dilaksanakan melalui Pendidikan Agama Islam yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga tidak hanya memberikan pemahaman konsep, tetapi juga pembiasaan dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari seperti sholat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan kegiatan sosial. Pembinaan moral tersebut didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif, keteladanan guru, serta kegiatan keagamaan dan sosial yang rutin, namun masih menghadapi hambatan seperti kurangnya motivasi siswa, pengaruh teman sebaya dan teknologi, serta keterbatasan waktu dan dukungan lingkungan keluarga. Dengan demikian, pembinaan moral melalui Pendidikan Agama Islam di sekolah ini berjalan cukup efektif meskipun masih memerlukan penguatan melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, dan lingkungan</p> <p><em>This study aims to describe students’ moral development through Islamic Religious Education at SMA Negeri Kesamben Jombang, including students’ moral conditions, the implementation of moral development, as well as supporting and inhibiting factors. This research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that students’ morality is generally good and continuously improving, indicated by increasing awareness of honesty, responsibility, discipline, respect, and social care, although some inconsistent behaviors still exist. Moral development is implemented through Islamic Religious Education covering cognitive, affective, and psychomotor aspects, which are applied not only through theoretical learning but also through habituation and real practices such as congregational prayer, Qur’an recitation, and social activities. This moral development is supported by a conducive school environment, teacher role modeling, and regular religious and social activities. However, it still faces several obstacles such as students’ low motivation, peer and technological influence, limited time, and family environment. Therefore, moral development through Islamic Religious Education is considered fairly effective but still requires stronger collaboration between school, parents, and the surrounding environment.</em></p> M. Adiftya Nugroho, Aida Arini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22230 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 THE EFFECT OF PRICE AND PRODUCT QUALITY ON CUSTOMER SATISFACTION AT PT. INDOJAYA PASIFIK MINING INDUSTRY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21845 <p><em>This study aims to analyze the effect of price and product quality on customer satisfaction at PT. Indojaya Pasifik Mining Industry. The research employs a quantitative approach with an associative design to examine the relationships among variables. This study also addresses the limited research discussing customer satisfaction in the coal trading sector within a business-to-business (B2B) context.The population consists of 30 repeat customers, and a total sampling technique is applied, where all members of the population are included as research samples. Data were collected through structured questionnaires using a Likert scale and supported by company internal data. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that price does not have a significant effect on customer satisfaction, suggesting that pricing is not the main consideration for customers. In contrast, product quality demonstrates a positive and significant influence, indicating that consistent coal quality meeting export standards increases customer trust and satisfaction. Furthermore, price and product quality simultaneously have a significant effect on customer satisfaction. The findings imply that maintaining consistent product quality is more important than competing solely on price in order to sustain customer satisfaction and improve competitiveness in the global coal market.</em></p> Shera Aurel Thalia Zhalzabiela, Romauli Nainggolan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21845 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 STUDENTS’ PERCEPTIONS TOWARD THE USE OF GRAMMARLY FEEDBACK IN ACADEMIC WRITING AT A PESANTREN-BASED UNIVERSITY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21557 <p><em>Writing remains a challenging skill for EFL students, particularly in maintaining grammatical accuracy and coherence. The emergence of AI-powered tools such as Grammarly offers alternative support; however, limited research has examined its use in religious-based higher education contexts. This study employed an explanatory sequential mixed-methods design. Quantitative data were collected through a questionnaire distributed to fifth-semester students and analyzed using descriptive statistics. This study investigates students’ perceptions toward the use of Grammarly feedback in academic writing at a pesantren-based university. Qualitative data were obtained through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis to explore students’ experiences and challenges. The findings indicate that students generally hold positive perceptions of Grammarly, with most responses categorized at moderate to high levels. Grammarly is perceived as useful in improving grammatical accuracy, clarity, confidence, and learner autonomy. However, several challenges were identified, including unstable internet access, institutional regulations regarding gadget use, contextual inaccuracies, and the risk of over-reliance on automated feedback. Overall, Grammarly is considered a supportive and culturally adaptable tool when used responsibly and combined with lecturer guidance. This study contributes to the discussion of AI-assisted language learning within pesantren-based higher education contexts.</em></p> Muhammad Dzakir Aslam Hanani, Mukminatus Zuhriyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21557 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERAN KUA DALAM PEMBINAAN KEPATUHAN BERIBADAH PADA PASANGAN CALON PENGANTIN MENUJU RUMAH TANGGA YANG SAKINAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22227 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Diwek dalam pembinaan kepatuhan beribadah pada pasangan calon pengantin menuju rumah tangga yang sakinah serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan Kepala KUA, penyuluh agama, penghulu, dan pasangan calon pengantin di KUA Kecamatan Diwek. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA Kecamatan Diwek memiliki peran strategis dalam membina kepatuhan beribadah calon pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin), penyuluhan agama, dan pendampingan spiritual. Pembinaan tersebut mencakup pemahaman mengenai tujuan pernikahan, hak dan kewajiban suami istri, komunikasi keluarga, serta pembiasaan ibadah dalam rumah tangga seperti salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an. Faktor pendukung pembinaan meliputi adanya program resmi dari Kementerian Agama, kompetensi penyuluh agama, dan kesadaran sebagian peserta terhadap pentingnya pembinaan sebelum menikah. Sementara itu, faktor penghambat terdiri dari rendahnya motivasi sebagian peserta, keterbatasan waktu pelaksanaan, dan beragamnya latar belakang pendidikan agama calon pengantin. Dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, pembinaan kepatuhan beribadah merupakan bentuk implementasi ḥifẓ al-dīn sebagai upaya menjaga agama dalam kehidupan keluarga Muslim.</p> Muhammad Reonaldo Verly Elviansyah, M. Syam'un Rosyadi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22227 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR RISIKO MATERNAL TERHADAP ADEQUACY OF PRENATAL CARE UTILIZATION (APNCU) INDEX PADA IBU YANG MELAHIRKAN DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN DAN RS JEJARING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21712 <p>Angka kematian ibu (aki) di indonesia masih tinggi. intervensi yang direkomendasikan sebagai upaya efektif untuk menurunkan aki adalah pelayanan antenatal, meliputi peningkatan frekuensi kunjungan dan kualitas pelayanan. pemeriksaan antenatal bertujuan mempromosikan kesehatan ibu dan anak serta mengidentifikasi faktor risiko luaran kehamilan yang buruk dan melakukan penatalaksanaan yang tepat. sementara, cakupan pemeriksaan antenatal yang adekuat di negara-negara berkembang masih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju. apncu index digunakan untuk mengevaluasi apakah pemeriksaan antenatal yang dilakukan sudah adekuat. metode: ibu yang melahirkan di rsup h. adam malik medan dan rs jejaring (n = 100) diikutsertakan secara <em>purposive</em>. pemeriksaan antenatal dievaluasi menggunakan apncu index, yang dimodifikasi berdasarkan rekomendasi departemen kesehatan republik indonesia. adequacy of initiation of prenatal care dan adequacy of received services juga ditetapkan. faktor demografi, sosial dan klinis dianalisis dengan uji chi-square. hasil: persentase wanita dengan inisiasi kunjungan antenatal adekuat sebesar 82% dan tidak adekuat sebesar 18%. persentase wanita dengan jumlah kunjungan antenatal yang adekuat sebesar 76% dan tidak adekuat sebesar 24%. lama pendidikan formal 6-9 tahun, tingkat penghasilan &lt;rp1.200.000, paritas <u>&gt;</u> 5, riwayat melahirkan bblr dan riwayat persalinan preterm berkaitan dengan inisiasi kunjungan antenatal dan jumlah kunjungan antenatal yang tidak adekuat. inisiasi kunjungan antenatal dan jumlah kunjungan antenatal yang tidak adekuat tidak berpengaruh terhadap berat lahir bayi. kesimpulan: faktor risiko maternal yang meliputi demografi, sosial dan&nbsp; klinis masih merupakan faktor penting yang berkaitan pemeriksaan antenatal yang tidak adekuat. &nbsp;</p> <p><em>Maternal mortality rate in indonesia is still high. intervention that is recommended as an effective effort to reduce maternal mortality is antenatal care, including increasing frequency and quality of care. antenatal care aims to promote maternal and fetal health and to identify risk factors for adverse pregnancy outcome and to promptly manage. meanwhile, adequate antenatal care coverage in developing countries is lower than in developed countries. apncu index is used to evaluate adequacy of antenatal care. methods: women who delivered in h. adam malik general hospital medan and satellite hospital (n = 100) were included purposively. antenatal care was evaluated using a modified apncu index according to the department of health of indonesia recommendation. adequacy of initiation of prenatal care and adequacy of received services were evaluated. demographic, social, and clinical factors were analyzed by chi-square. results: percentage of women with adequate initiation of prenatal care was 82% while 18% were inadequate. percentage of women with adequate received services was 76% while 24% were inadequate. formal education of 6-9 years, family income &lt;idr1.200.000, parity <u>&gt;</u> 5, history of delivering low birth weight baby and history of preterm delivery were associated with inadequate initiation of prenatal care and received services. there was no influence of inadequate initiation of prenatal care and received services on fetal birth weight. conclusion: maternal risk factors; demographic, social and clinical factors, are still important factors associated with inadequate antenatal care.&nbsp; </em></p> <p>&nbsp;</p> Dany Ariyani, Hotma Partogi Pasaribu, Muara P. Lubis Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21712 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA UMKM DI PAPUA TENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22336 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM di Papua Tengah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei kepada 100 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Semakin baik strategi pemasaran digital yang dilakukan UMKM, maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan strategi pemasaran digital.</p> <p><em>This study aims to determine the effect of digital marketing on consumer purchasing decisions at MSMEs in Central Papua. This research used a quantitative method with a survey approach involving 100 respondents. Data analysis used simple linear regression with SPSS assistance. The results showed that digital marketing has a positive and significant effect on consumer purchasing decisions. The better the digital marketing strategy implemented by MSMEs, the higher the consumer purchasing decisions.</em></p> Febbi Afrelia Gobai Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22336 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGAWASAN PADA WILAYAH PERBATASAN NEGARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22166 <p>Pengawasan wilayah perbatasan negara merupakan aspek yang sangat&nbsp;&nbsp;&nbsp; penting dalam upaya menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keamanan nasional suatu negara. Dalam kajian hukum internasional, setiap negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk mengawasi wilayah darat, laut, maupun udara agar dapat mencegah terjadinya berbagai pelanggaran lintas batas. Sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah perbatasan dengan banyak negara lain, Indonesia menghadapi beragam tantangan dalam pelaksanaan pengawasan perbatasan. Tantangan tersebut meliputi praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing), penyelundupan, perdagangan manusia, peredaran narkotika, hingga pelanggaran batas wilayah negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan hukum internasional terkait pengawasan wilayah perbatasan negara serta peran pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pengawasan di kawasan perbatasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan analitis. Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan wilayah perbatasan di Indonesia dilakukan melalui penguatan regulasi nasional, pembentukan lembaga pengawasan seperti Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, POLRI, dan BNPP, serta pembangunan berbagai infrastruktur perbatasan, seperti pos lintas batas negara dan pos pengawasan. Di samping itu, pengawasan wilayah perbatasan juga dilaksanakan melalui kerja sama internasional dengan negara-negara tetangga untuk menjaga stabilitas kawasan serta mencegah terjadinya konflik di wilayah perbatasan. Oleh karena itu, pengawasan wilayah perbatasan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan sebagai bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p> <p><em>Border surveillance is a crucial aspect of safeguarding a country's sovereignty, territorial integrity, and national security. International law recognizes that every country has both the right and obligation to monitor its land, sea, and airspace to prevent cross-border violations. As an archipelagic nation with borders with numerous other countries, Indonesia faces numerous challenges in implementing border surveillance. These challenges include illegal fishing, smuggling, human trafficking, drug trafficking, and border violations. This research aims to examine international legal regulations related to border surveillance and the role of the Indonesian government in implementing border surveillance. The method used in this research is normative juridical, utilizing statutory regulations, conceptual approaches, and analytical approaches. The legal sources consist of primary, secondary, and tertiary legal materials obtained through literature review. The results indicate that border surveillance in Indonesia is carried out through strengthening national regulations, establishing surveillance institutions such as the Maritime Security Agency of the Republic of Indonesia, the Indonesian Navy, the Indonesian National Police (POLRI), and the National Disaster Mitigation Agency (BNPP), and the construction of various border infrastructure, such as border crossings and surveillance posts. Furthermore, border surveillance is also implemented through international cooperation with neighboring countries to maintain regional stability and prevent conflict in the border region. Therefore, border surveillance is not only focused on security aspects but also directed at improving the welfare of border communities as part of efforts to maintain the sovereignty of the Unitary State of the Republic of Indonesia.</em></p> Oksep Adhayanto, Bayu Saputra, Abdul Rahman Putra, Yofedi Laia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22166 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KETERLIBATAN ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI PESERTA DIDIK KELAS V DI SD NEGERI 38 KOLAI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21697 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua terhadap kemampuan literasi peserta didik kelas V di SD Negeri 38 Kolai, Kabupaten Enrekang. Keterlibatan orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung proses belajar anak, terutama dalam penguatan kemampuan literasi yang menjadi dasar bagi perkembangan akademik selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian adalah orang tua peserta didik kelas V dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria keterlibatan aktif dalam pendidikan anak di rumah. Instrumen penelitian berupa angket yang disusun berdasarkan teori keterlibatan orang tua Joyce Epstein, serta indikator literasi yang meliputi memahami bahasa, mengungkapkan bahasa, dan keaksaraan. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi peserta didik, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (&lt; 0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,395. Uji koefisien determinasi (R Square) menunjukkan kontribusi keterlibatan orang tua sebesar 42% terhadap kemampuan literasi anak, sedangkan sisanya dipengaruhi factor lain. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan literasi anak di sekolah dasar.</p> <p><em>This study aims to determine the influence of parental involvement on the literacy skills of fifth-grade students at SD Negeri 38 Kolai, Enrekang Regency. Parental involvement is an essential factor in supporting children's learning processes, particularly in strengthening literacy skills that serve as a foundation for future academic development. This research employs a quantitative approach with a survey method. The study population consisted of parents of fifth-grade students, with a sample of 60 individuals selected through purposive sampling based on active involvement criteria in their children's education at home. The research instrument was a questionnaire designed based on Joyce Epstein's parental involvement theory, covering literacy indicators such as language comprehension, language expression, and literacy awareness. Data were analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS Statistics 26. The results indicated that parental involvement had a significant influence on students' literacy skills, with a significance value of 0.000 (&lt; 0.05) and a regression coefficient of 0.395. The coefficient of determination (R Square) showed that parental involvement contributed 42% to children's literacy skills, while the remaining 58% was influenced by other factors. These findings emphasize that enhancing parental involvement is a crucial factor in supporting children's literacy achievement at the elementary school level.</em></p> Sri Hardianti, Ilham Assiddiq, Achmad Dahlan Muchtar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21697 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI MAN 4 JOMBANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22278 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di MAN 4 Jombang berdasarkan perspektif manajemen strategis Fred R. David. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah mencakup tiga tahap utama. Pada tahap perencanaan, dilakukan analisis kebijakan, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pembentukan tim implementasi, serta revisi Kurikulum Operasional Madrasah dan perangkat pembelajaran. Pada tahap implementasi, strategi diwujudkan melalui penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan pembelajaran berdiferensiasi yang berorientasi pada penguatan karakter dan kebutuhan belajar peserta didik. Pada tahap evaluasi, dilakukan monitoring pembelajaran dan Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dilanjutkan dengan pembinaan serta pendampingan guru sebagai bentuk tindak lanjut perbaikan berkelanjutan. Temuan penelitian juga mengungkap adanya kendala berupa resistensi sebagian guru terhadap perubahan kurikulum yang dipengaruhi oleh faktor mindset dan budaya organisasi. Namun, hal tersebut diatasi melalui pendekatan persuasif, dialogis, dan pembinaan berkelanjutan oleh kepala madrasah. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 4 Jombang menunjukkan kesesuaian dengan tahapan manajemen strategis Fred R. David, di mana keberhasilan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan strategis, kesiapan sumber daya manusia, serta kemampuan organisasi dalam mengelola perubahan secara berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to analyze the madrasah principal's strategy in implementing the Independent Curriculum at MAN 4 Jombang based on Fred R. David's strategic management perspective. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the madrasah principal's strategy encompasses three main stages. In the planning stage, policy analysis was conducted, teacher competency improvement through training, the formation of an implementation team, and revisions to the Madrasah Operational Curriculum and learning tools. In the implementation stage, the strategy was realized through the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) and differentiated learning oriented towards strengthening the character and learning needs of students. In the evaluation stage, learning monitoring and Teacher Performance Assessment (PKG) were carried out, followed by teacher coaching and mentoring as a form of follow-up for continuous improvement. The research findings also revealed obstacles in the form of resistance among some teachers to curriculum changes influenced by mindset and organizational culture factors. However, this was overcome through a persuasive, dialogical approach and continuous coaching by the madrasah principal. Overall, the implementation of the Independent Curriculum at MAN 4 Jombang shows its conformity with Fred R. David's strategic management stages, where success is greatly influenced by strategic leadership, human resource readiness, and the organization's ability to manage change sustainably.</em></p> Mohamad Zufron Ah Sanul Mujib, Lukman Hakim Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22278 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERILAKU MENYIMPANG DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DALAM LINGKUNGAN PENDIDIKAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22075 <p>Perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan merupakan permasalahan kompleks yang semakin mengkhawatirkan di era modern. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang terjadi di institusi pendidikan, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi penanggulangan yang efektif dan komprehensif. Perilaku menyimpang dalam konteks pendidikan mencakup tindakan bullying, tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, vandalisasi fasilitas sekolah, hingga tindak kriminalitas di lingkungan kampus. Faktor penyebab meliputi dimensi internal seperti ketidakmatangan emosional dan rendahnya kontrol diri, serta faktor eksternal berupa pengaruh kelompok sebaya, disfungsi keluarga, dan dampak negatif media sosial. Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai penelitian yang relevan. Upaya penanggulangan yang direkomendasikan meliputi penguatan program bimbingan dan konseling, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, implementasi pendidikan karakter, serta pemanfaatan teknologi dalam pemantauan perilaku peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang terintegrasi secara holistik memberikan hasil yang paling optimal dalam menekan angka perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan.</p> <p><em>Deviant behavior in educational environments represents a complex and increasingly alarming problem in the modern era. This article aims to identify the various forms of deviant behavior occurring in educational institutions, analyze the contributing factors, and formulate effective and comprehensive prevention strategies. Deviant behavior in educational contexts encompasses bullying, student brawls, drug abuse, promiscuity, vandalism of school facilities, and criminal acts within campus environments. Causative factors include internal dimensions such as emotional immaturity and low self-control, as well as external factors including peer group influence, family dysfunction, and the negative impact of social media. This study employs a literature review approach by analyzing various relevant studies. Recommended countermeasures include strengthening guidance and counseling programs, collaboration among schools, families, and communities, implementation of character education, and the use of technology in monitoring student behavior. Findings indicate that integrated preventive, curative, and rehabilitative approaches applied holistically yield the most optimal results in reducing the incidence of deviant behavior in educational settings.</em></p> Bunga Ayu Siregar, Tila Apriliani, Desmawana Ritonga, Anisa Sarifa Naila, Presti Juliantica, Anisa Zahara Jambak, Armalena Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22075 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 TELADAN KEPEMIMPINAN NABI SEBAGAI MODEL PENGEMBANGAN SUMBER DAYA INSANI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21630 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teladan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai model pengembangan sumber daya insani yang relevan dan aplikatif dalam konteks organisasi modern. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang mengkaji sumber-sumber otoritatif seperti Al-Qur'an, Hadis, serta literatur akademik. Temuan utama menunjukkan bahwa empat pilar kepemimpinan Nabi, yaitu siddiq (integritas), amanah (tanggung jawab), tabligh (komunikasi/transparansi), dan fathonah (kecerdasan/profesionalisme), sangat berperan dalam membangun dan mengembangkan sumber daya insani yang unggul dan berakhlak. Strategi implementasi nilai-nilai tersebut meliputi perencanaan, pengembangan, penilaian kinerja, pemberian motivasi, dan pemeliharaan sumber daya insani secara berkelanjutan. Penelitian ini terbatas pada analisis literatur dan belum mengkaji implementasi empiris di organisasi tertentu. Implikasi hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan sumber daya insani berbasis nilai-nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.</p> <p><em>This study aims to analyze the leadership example of the Prophet Muhammad (peace be upon him) as a relevant and applicable model for human resource development in the context of modern organizations. This study uses a descriptive qualitative approach with a literature review method that examines authoritative sources such as the Quran, Hadith, and academic literature. The main findings indicate that the four pillars of the Prophet's leadership siddiq (integrity), amanah (responsibility), tabligh (communication/transparency), and fathonah (intelligence/professionalism)—are instrumental in building and developing superior and moral human resources. Strategies for implementing these values include planning, development, performance assessment, motivation, and sustainable human resource maintenance. This research is limited to literature analysis and does not examine empirical implementation in specific organizations. The implications of the research results are expected to serve as a reference for practitioners, academics, and policymakers in developing human resources based on the leadership values of the Prophet Muhammad (peace be upon him). </em></p> Shina Widyana, Norvadewi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21630 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 KELAYAKAN KUKU PALSU BERBAHAN LIMBAH PLASTIK THINWALL SEBAGAI NAIL ART WEDDING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22235 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan kuku palsu berbahan limbah plastik thinwall sebagai produk nail art wedding. Penelitian dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri kecantikan, khususnya nail art, serta meningkatnya permasalahan limbah plastik yang berdampak terhadap lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif evaluatif. Subjek penelitian terdiri atas 30 panelis tidak terlatih pada uji kesukaan dan 3 panelis ahli pada validasi produk. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, lembar validasi ahli, dan angket uji kesukaan menggunakan skala Likert. Aspek yang dinilai meliputi bentuk, kerapihan, kekuatan, warna, estetika, kenyamanan, dan daya tarik produk secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuku palsu berbahan limbah plastik thinwall memperoleh skor kelayakan sebesar 90% pada uji inderawi dengan kategori sangat valid. Hasil uji kesukaan juga menunjukkan seluruh indikator berada pada kategori sangat suka dengan nilai rata-rata persentase 89%. Temuan ini membuktikan bahwa limbah plastik thinwall memiliki potensi besar sebagai bahan inovatif, estetis, dan ramah lingkungan untuk produk nail art wedding. Dengan demikian, kuku palsu berbahan limbah plastik thinwall dinyatakan sangat layak digunakan sebagai nail art wedding sekaligus mendukung pengurangan limbah plastik dan inovasi kecantikan berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to determine the feasibility of artificial nails made from thinwall plastic waste as a wedding nail art product. The research was motivated by the rapid development of the beauty industry, especially nail art, and the increasing problem of plastic waste that impacts the environment. The study used a quantitative approach with a descriptive evaluative method. The research subjects consisted of 30 untrained panelists in the preference test and 3 expert panelists in the product validation. Data collection techniques were carried out through observation, expert validation sheets, and a preference test questionnaire using a Likert scale. Aspects assessed included shape, neatness, strength, color, aesthetics, comfort, and overall product appeal. The results showed that artificial nails made from thinwall plastic waste obtained a feasibility score of 90% in the sensory test with a very valid category. The results of the preference test also showed that all indicators were in the very like category with an average percentage value of 89%. These findings prove that thinwall plastic waste has great potential as an innovative, aesthetic, and environmentally friendly material for wedding nail art products. Thus, artificial nails made from thinwall plastic waste are declared very suitable for use as wedding nail art while supporting plastic waste reduction and sustainable beauty innovation.</em></p> Fitri Aisah Salma Andriani, Anik Maghfiroh Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22235 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PROGRAM PEMBIASAAN KEAGAMAAN UNTUK MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA (STUDI KASUS DI MTs NEGERI 13 JOMBANG) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21946 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam program pembiasaan keagamaan untuk membentuk karakter religius siswa di MTsN 13 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, dependability, dan konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan teladan dalam pelaksanaan program pembiasaan keagamaan. Program pembiasaan keagamaan di MTsN 13 Jombang meliputi salat dhuha berjamaah, salat dzuhur berjamaah, tahlil, dan istighosah yang dilaksanakan secara rutin dan terjadwal. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kedisiplinan dan partisipasi siswa dalam beribadah, tetapi juga membentuk kesadaran religius, tanggung jawab, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Peran guru yang dilakukan melalui pendekatan pembiasaan, keteladanan, dan motivasi terbukti mampu mendorong internalisasi nilai-nilai Islam pada diri siswa sehingga mereka tidak hanya beribadah karena kewajiban sekolah, tetapi juga karena kesadaran pribadi. Selain itu, keberhasilan program pembiasaan keagamaan didukung oleh komitmen sekolah, kerja sama antar guru, dukungan orang tua, serta ketersediaan fasilitas ibadah yang memadai. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan latar belakang siswa, rendahnya kesadaran sebagian siswa, pengaruh lingkungan luar, penggunaan gawai, keterbatasan waktu, serta kondisi kelas yang kurang kondusif. Meskipun demikian, hambatan tersebut dapat diatasi melalui bimbingan, pengawasan, motivasi, dan keteladanan yang konsisten dari guru PAI. Dengan demikian, program pembiasaan keagamaan di MTsN 13 Jombang efektif dalam membentuk dan memperkuat karakter religius siswa.</p> <p><em>This study aims to describe the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in the religious habituation program to shape the religious character of students at MTsN 13 Jombang. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis used data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The validity of the data was tested through credibility, dependability, and confirmability tests. The results of the study indicate that PAI teachers have a strategic role as educators, guides, motivators, and role models in the implementation of the religious habituation program. The religious habituation program at MTsN 13 Jombang includes congregational dhuha prayers, congregational dzuhur prayers, tahlil, and istighosah which are carried out routinely and on schedule. These activities not only increase student discipline and participation in worship, but also shape religious awareness, responsibility, and noble morals in everyday life. The role of teachers through a habituation approach, role modeling, and motivation has been proven to encourage the internalization of Islamic values in students, so that they worship not only because of school obligations but also out of personal awareness. Furthermore, the success of the religious habituation program is supported by school commitment, cooperation between teachers, parental support, and the availability of adequate prayer facilities. However, several obstacles exist, such as differences in student backgrounds, low awareness among some students, external environmental influences, gadget use, time constraints, and less conducive classroom conditions. Nevertheless, these obstacles can be overcome through consistent guidance, supervision, motivation, and role modeling by Islamic Religious Education teachers. Thus, the religious habituation program at MTsN 13 Jombang is effective in shaping and strengthening students' religious character.</em></p> Amalia Nuryala, Maidatus Sa’diyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21946 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERAN KYAI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENGURANGI KEKERASAN VERBAL ANTAR SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL HIDAYAH PAKIS TROWULAN MOJOKERTO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21576 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kyai dalam penguatan pendidikan karakter guna mengurangi kekerasan verbal antar santri putri di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Roudlotul Hidayah Pakis Trowulan Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan kyai, pengurus pesantren, serta santri putri sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai memiliki peran sentral dalam pendidikan karakter melalui pengajaran keagamaan, keteladanan sikap, pembiasaan nilai-nilai positif, serta pengawasan terhadap aktivitas santri sehari-hari. Peran tersebut memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk sikap religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku moral santri. Namun demikian, kekerasan verbal antar santri putri masih ditemukan dalam bentuk yang relatif ringan, seperti ejekan, sindiran, pemberian julukan, serta penggunaan nada bicara yang kasar dalam komunikasi. Meskipun sering dianggap sebagai candaan, perilaku tersebut berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan psikologis dan mengganggu keharmonisan hubungan sosial. Dalam mengatasi hal tersebut, kyai menerapkan pendekatan persuasif dan edukatif melalui pembinaan akhlak, penguatan etika komunikasi, serta penanaman nilai saling menghormati antar santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter oleh kyai memiliki pengaruh signifikan dalam mengurangi kekerasan verbal, meskipun diperlukan upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan pesantren yang lebih harmonis dan berlandaskan nilai-nilai akhlakul karimah.</p> <p><em>This study aims to examine the role of the kyai in strengthening character education to reduce verbal violence among female students in an Islamic boarding school environment. The research employs a qualitative descriptive approach with a field study design conducted at Roudlotul Hidayah Islamic Boarding School, Pakis, Trowulan, Mojokerto. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving kyai, boarding school administrators, and female students as research subjects. The findings reveal that the kyai plays a central role in character education through religious instruction, exemplary behavior, habituation of positive values, and continuous supervision of students’ daily activities. These roles contribute significantly to the development of students’ religious attitudes, discipline, responsibility, and moral behavior. However, the study also finds that verbal violence among female students still occurs in relatively mild forms, such as teasing, sarcasm, labeling, and the use of harsh tones in communication. Although often perceived as a form of joking, such behaviors have the potential to cause psychological discomfort and disrupt social harmony. The kyai addresses this issue through persuasive and educational approaches, including moral guidance, reinforcement of communication ethics, and fostering mutual respect among students. The study concludes that strengthening character education led by the kyai has a significant impact on reducing verbal violence, although continuous efforts are still needed to create a more harmonious and ethically grounded boarding school environment.</em></p> Lu'lu'ul Mukarromah, Iva Inayatul Ilahiyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/21576 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA TRADISI ISTIGHOSAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS MASYARAKAT GONDANG WETAN NGANJUK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22228 <p>Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam tradisi istighosah untuk meningkatkan karakter religius masyarakat Desa Gondang Wetan, Nganjuk. Pendidikan Agama Islam berperan dalam pembentukan karakter melalui internalisasi nilai Al-Qur’an, Hadis, akidah, fikih, akhlak, dan sejarah Islam yang tidak hanya diajarkan secara formal, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah. Tradisi ini menjadi media pendidikan spiritual dan sosial yang menanamkan nilai tauhid, ibadah, dan akhlak melalui doa, zikir, dan pembacaan Al-Qur’an secara bersama dengan bimbingan tokoh agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pendidikan Agama Islam telah terinternalisasi dalam kehidupan masyarakat melalui tradisi istighosah, yang mencakup aspek keyakinan, praktik ibadah, pengalaman spiritual dan sosial, pengetahuan agama, serta kesadaran terhadap konsekuensi perbuatan. Tradisi ini berperan dalam memperkuat hubungan dengan Allah Swt. sekaligus mempererat hubungan sosial, sehingga mampu membentuk masyarakat yang beriman, berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.</p> <p><em>This study discusses the implementation of Islamic Religious Education values in the istighosah tradition to improve the religious character of the people of Gondang Wetan Village, Nganjuk. Islamic Religious Education plays a role in character formation through the internalization of the values of the Qur'an, Hadith, creed, jurisprudence, morals, and Islamic history which are not only taught formally, but also through religious activities such as istighosah. This tradition becomes a medium of spiritual and social education that instills the values of monotheism, worship, and morals through prayer, dhikr, and reading the Qur'an together with the guidance of religious leaders. This study uses a qualitative approach with a field study method through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions, and its validity was tested through triangulation. The results of the study indicate that the values of Islamic Religious Education have been internalized in the lives of the people through the istighosah tradition, which includes aspects of belief, worship practices, spiritual and social experiences, religious knowledge, and awareness of the consequences of actions. This tradition plays a role in strengthening the relationship with Allah SWT. while strengthening social relations, so as to be able to form a society that is faithful, moral, disciplined and responsible.</em></p> Anis Ainuril Magfiroh, Sholihul Anshori Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/22228 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000