Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim id-ID Thu, 30 Jul 2026 15:17:01 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGARUH MOTIVASI BERWIRUSAHA, KREATIVITAS DAN KRAKTERISTIK BERWIRAUSAH TERHADAP KEBERHASILAN USAHA UMKM DI KECAMATAN KRAS KABUPATEN KEDIRI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23902 <p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam mencapai keberhasilan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi berwirausaha, kreativitas berwirausaha, dan karakteristik berwirausaha terhadap keberhasilan usaha UMKM di Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM di Kecamatan Kras yang berjumlah 60 UMKM, sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, didukung oleh wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi berwirausaha, kreativitas berwirausaha, dan karakteristik berwirausaha memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap keberhasilan usaha UMKM. Namun secara simultan, ketiga variabel tersebut bersama-sama berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan usaha UMKM tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal pelaku usaha, tetapi juga oleh faktor lain di luar variabel penelitian, sehingga diperlukan strategi pendukung tambahan untuk meningkatkan keberhasilan UMKM di Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.</p> <p><em>&nbsp;</em><em>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in regional economic development; however, many business actors still face difficulties in achieving optimal business success. This study aims to analyze the effect of entrepreneurial motivation, entrepreneurial creativity, and entrepreneurial characteristics on the business success of MSMEs in Kras District, Kediri Regency. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of all MSME actors in Kras District, totaling 60 enterprises, all of which were used as research samples. Data were collected through questionnaires using a Likert scale, supported by interviews and documentation. Data analysis was conducted using validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS software. The results indicate that entrepreneurial motivation, entrepreneurial creativity, and entrepreneurial characteristics individually do not have a significant effect on MSME business success. However, simultaneously, these variables have a significant effect on business success. The study concludes that MSME business success is influenced not only by internal entrepreneurial factors but also by other external factors beyond the scope of this research.</em></p> Aris Munandar, Kadeni, Sulastri Rini Rindrayani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23902 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MANAJEMEN KINERJA DAN BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DI ASRAMA PUTRI JL.ASAHAN KM 6 PEMATANGSIANTAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24390 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kinerja dan budaya religius terhadap motivasi belajar anak di Asrama Putri Jalan Asahan Km 6 Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan manajemen kinerja yang efektif serta budaya religius dalam lingkungan asrama sebagai faktor yang dapat mendukung peningkatan motivasi belajar peserta didik. Manajemen kinerja yang baik melalui proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengembangan kinerja serta penerapan budaya religius melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif dan meningkatkan semangat belajar anak asrama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak Asrama Putri Jalan Asahan Km 6 Pematangsiantar yang berjumlah 80 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan bantuan program SPSS yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan regresi Y = a + b₁X₁ + b₂X₂. Secara parsial, variabel manajemen kinerja (X₁) berpengaruh terhadap motivasi belajar (Y) dengan nilai signifikansi sebesar (isi nilai Sig. X₁) &lt; 0,05 dan nilai t hitung sebesar (isi nilai t hitung X₁). Variabel budaya religius (X₂) juga berpengaruh terhadap motivasi belajar (Y) dengan nilai signifikansi sebesar (isi nilai Sig. X₂) &lt; 0,05 dan nilai t hitung sebesar (isi nilai t hitung X₂). Secara simultan, manajemen kinerja dan budaya religius berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai F hitung sebesar (isi nilai F hitung) dan nilai signifikansi sebesar (isi nilai Sig. F) &lt; 0,05. Besarnya kontribusi pengaruh variabel manajemen kinerja dan budaya religius terhadap motivasi belajar ditunjukkan melalui nilai koefisien determinasi (R²) sebesar (isi nilai R Square) atau sebesar (isi persentase R² × 100%), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen kinerja dan budaya religius memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar anak di Asrama Putri Jalan Asahan Km 6 Pematangsiantar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pengelola asrama dalam meningkatkan sistem pembinaan, pengelolaan kinerja, serta penguatan budaya religius guna mendukung peningkatan motivasi belajar peserta didik.</p> <p><em>This study aims to determine the effect of performance management and religious culture on students' learning motivation at the Girls' Dormitory on Jalan Asahan Km 6 Pematangsiantar. This research is motivated by the importance of implementing effective performance management and religious culture within the dormitory environment as factors that support the improvement of students' learning motivation. Effective performance management through planning, implementation, evaluation, and performance development, as well as the application of religious culture through habituation of religious values, is expected to create a positive learning environment and improve students' learning enthusiasm. This study uses a quantitative approach with descriptive and associative methods. The population in this study consisted of all students living in the Girls' Dormitory on Jalan Asahan Km 6 Pematangsiantar, totaling 80 students. The sampling technique used was cluster sampling with the sample size determined using the Slovin formula. Data collection was conducted through questionnaires using a Likert scale. Data analysis was performed using SPSS, including validity tests, reliability tests, normality tests, multiple linear regression analysis, partial tests (t-test), simultaneous tests (F-test), and the coefficient of determination (R²). The results of the study show that based on multiple linear regression analysis, the regression equation obtained is Y = a + b₁X₁ + b₂X₂. Partially, performance management (X₁) has an effect on learning motivation (Y) with a significance value of (insert Sig. X₁ value) &lt; 0.05 and a t-count value of (insert t-count X₁ value). Religious culture (X₂) also has an effect on learning motivation (Y) with a significance value of (insert Sig. X₂ value) &lt; 0.05 and a t-count value of (insert t-count X₂ value). Simultaneously, performance management and religious culture have a significant effect on learning motivation with an F-count value of (insert F-count value) and a significance value of (insert Sig. F value) &lt; 0.05. The contribution of performance management and religious culture variables to learning motivation is shown by the coefficient of determination (R²) value of (insert R Square value) or (insert percentage value), while the remaining percentage is influenced by other factors outside this study. Based on these results, it can be concluded that performance management and religious culture have a significant influence on students' learning motivation at the Girls' Dormitory on Jalan Asahan Km 6 Pematangsiantar. This research is expected to provide input for dormitory managers in improving management systems, performance development, and strengthening religious culture to support students' learning motivation.</em></p> Apriana Manalu, Jeliana Situmorang, Susy Alestriani Sibagariang Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24390 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS RANGE OF MOTION (ROM) EXERCISE RUBBER BALL TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24761 <p>Stroke atau yang dikenal juga sebagai serangan otak, terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu akibat adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Hemiparesis, yaitu kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pasien, merupakan efek yang paling umum dari stroke non hemoragik. Latihan Range Of Motion (ROM) dapat dilakukan secara pasif atau aktif, dan salah satu modifikasinya adalah menggunakan rubber ball. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan 1 responden stroke non hemoragik di Ruang Unit Layanan Stroke RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Pasien menjalani Range Of Motion (ROM) Exercise Rubber Ball dilakukan 2 kali sehari selama 4 hari berturut-turut dengan frekuensi 10-15 menit per sesi. Sebelum dan setelah intervensi, kekuatan otot diukur dengan Dynamometer Handgrip. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dari 15.0 kg menjadi 16.1 kg. Penerapan ini, terbukti efektif meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke.</p> <p><em>Stroke, also known as a brain attack, occurs when the blood supply to the brain is disrupted duet o a blockage or rupture of a blood vessel in the brain. Hemiparesis, which is weakness or paralysis o none side of the patient’s daily activities, is the most common effect of non-hemorrhagic stroke. Range Of Motion (ROM) exercise can be done passively or actively, and one modification isu sing a rubber ball. This research, with 1 respondent with a non-hemorrhagic stroke in the Stroke Service Unit of Dr. Soedarso Pontianak Hospital. The patient underwent Range Of Motion (ROM) Exercise Rubber Ball twice a day for 4 consecutive days with a frequency of 10-15 minutes per session. Before and after the intervention, muscle strength was measured with a Handgrip Dynamometer. The results showed an increase in muscle strength from 15.0 kg to 16.1 kg. This application has been proven effective in increasing upper extremity muscle strength in stroke patients. </em></p> Mariani Sarani Putri, Egidius Umbu Ndeta, Maulidah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24761 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RENDAHNYA KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS 3A DI SD NEGERI 1 PENATIH DENPASAR TIMUR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23670 <p>Pembelajaran matematika di SD No. 1 Lukluk Badung masih didominasi model Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah mengenai: (1) faktor-faktor penyebab rendahnya keterampilan menyimak siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IIIA di SD Negeri 1 Penatih Denpasar Timur; dan (2) strategi yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IIIA di SD Negeri 1 Penatih Denpasar Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IIIA SD Negeri 1 Penatih Denpasar Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya keterampilan menyimak siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi intrinsik, kurangnya konsentrasi, mudah merasa bosan, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam mengikuti kegiatan menyimak. Sementara itu, faktor eksternal meliputi penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif, keterbatasan media pembelajaran, serta kondisi lingkungan belajar yang kurang kondusif. Adapun strategi yang dilakukan guru untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa antara lain mengaitkan materi dengan pengalaman siswa, memanfaatkan media pembelajaran seperti gambar, audio, dan video pendek, memberikan pertanyaan selama proses pembelajaran, serta memberikan motivasi melalui pujian dan kesempatan kepada siswa untuk menceritakan kembali isi simakan. Strategi tersebut menunjukkan kontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa meskipun masih memerlukan pengembangan yang lebih inovatif dan menarik.</p> <p><em>This study aims to address the following research questions: (1) the factors causing low listening skills among Class IIIA students in Indonesian language learning at SD Negeri 1 Penatih, East Denpasar; and (2) the strategies implemented by teachers to improve students’ listening skills in Indonesian language learning at SD Negeri 1 Penatih, East Denpasar. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. This study used a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects were the teacher and Class IIIA students of SD Negeri 1 Penatih, East Denpasar. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and literature review. The data obtained were analyzed using qualitative data analysis techniques consisting of data reduction, data display, conclusion drawing, and verification. The findings revealed that students’ low listening skills were influenced by both internal and external factors. Internal factors included low intrinsic motivation, lack of concentration, a tendency to become easily bored, and low self-confidence in participating in listening activities. External factors included the use of less varied teaching methods, limited learning media, and a less conducive learning environment. The strategies implemented by the teacher to improve students’ listening skills included relating learning materials to students’ experiences, utilizing instructional media such as pictures, audio recordings, and short videos, asking questions during the learning process, and providing motivation through praise and opportunities for students to retell the content they had listened to. These strategies showed a positive contribution to improving students’ listening skills, although further development through more innovative and engaging approaches is still needed</em></p> Ni Komang Asih Widiani, Ni Made Anggreni, Gusti Ayu Agung Riesa Mahendradhani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23670 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS DI SMA ISLAM SUNAN GUNUNG JATI NGUNUT TULUNGAGUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24277 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan hasil belajar siswa mata pelajaran ekonomi yang diduga dipengaruhi oleh motivasi belajar dan lingkungan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan teman sebaya, baik secara parsial maupun simultan, terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS di SMA Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung. Penelitian ini&nbsp; menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan populasi sebanyak 174 siswa dan sampel 60 siswa yang diambil menggunakan Teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda serta uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (t hitung 0,471 &lt; t tabel 2,002; sig. 0,639). Teman sebaya juga tidak berpengaruh signifikan (t hitung 0,183 &lt; t tabel 2,002; sig. 0,855). Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (F hitung 0,283 &lt; F tabel 3,16; sig. 0,755), dengan koefisien determinasi hanya sebesar 0,010 (1,0%). Kondisi ini diduga disebabkan oleh tingginya homogenitas motivasi belajar dan teman sebaya siswa yang sebagian besar berada pada kategori baik hingga sangat baik, sehingga kedua variabel tersebut kurang mampu menjelaskan variasi hasil belajar antar siswa.</p> <p><em>This study was motivated by disparities in students’ economics learning outcomes presumably influenced by learning motivation and the peer group environment. It aimed to determine the partial and simultaneous influence of learning motivation and peer groups on the learning outcomes of grade XI Social Science students at SMA Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung. This study used a quantitative non-experimental approach with a population of 174 students and a sample of 60 students selected through simple random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using multiple linear regression together with t-test and F-test. The results showed that learning motivation had no significant effect on learning outcomes (t = 0.471 &lt; t table = 2.002; sig. = 0.639). Peer group also had no significant effect (t = 0.183 &lt; t table = 2.002; sig. = 0.855). Simultaneously, both variables had no significant effect on learning outcomes (F = 0.283 &lt; F table = 3.16; sig. = 0.755), with a coefficient of determination of only 0.010 (1.0%). This is presumably due to the high homogeneity of students’ learning motivation and peer group conditions, most of which fell into the good to very good categories, so that both variables were less able to explain variations in students’ learning outcomes.</em></p> Ali Sibromalisi, Siswo Subagyo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24277 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PERAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOUR YANG DIMEDIASI OLEH PSYCHOLOGICAL CAPITAL PADA FENOMENA ADOPSI TEKNOLOGI PENDIDIKAN OLEH GURU DI KOTA MAKASSAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24455 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) terhadap Innovative Work Behavior (IWB) melalui peran mediasi Psychological Capital (PsyCap) pada guru di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis mediasi. Responden penelitian berjumlah 302 guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan The Survey of Perceived Organizational Support, Compound Psychological Capital Scale 12-Revised, dan Innovative Work Behavior Scale. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Jamovi melalui analisis mediasi dengan pendekatan bootstrapping sebanyak 5.000 resampling karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Organizational Support berpengaruh positif dan signifikan terhadap Psychological Capital (β = 0,201; p &lt; 0,001). Psychological Capital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Innovative Work Behavior (β = 0,242; p &lt; 0,001), serta Perceived Organizational Support berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Innovative Work Behavior (β = 0,183; p &lt; 0,001). Analisis mediasi menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung POS terhadap IWB melalui PsyCap tidak signifikan (β = 0,049; p = 0,096), sehingga Psychological Capital tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku kerja inovatif guru lebih banyak dipengaruhi oleh dukungan organisasi yang dirasakan secara langsung dibandingkan melalui mekanisme modal psikologis. Oleh karena itu, penguatan dukungan organisasi menjadi strategi yang penting dalam mendorong perilaku kerja inovatif guru pada era transformasi digital Pendidikan</p> <p><em>This study aimed to examine the effect of Perceived Organizational Support (POS) on Innovative Work Behavior (IWB) through the mediating role of Psychological Capital (PsyCap) among teachers in Makassar City, Indonesia. This research employed a quantitative approach with a mediation analysis design. A total of 302 teachers were selected using purposive sampling. Data were collected using the Survey of Perceived Organizational Support, the Compound Psychological Capital Scale 12-Revised, and the Innovative Work Behavior Scale. Data were analyzed using Jamovi through mediation analysis with a bootstrapping procedure of 5,000 resamples due to the non-normal distribution of the data. The results revealed that Perceived Organizational Support had a positive and significant effect on Psychological Capital (β = 0.201, p &lt; .001). Psychological Capital also had a positive and significant effect on Innovative Work Behavior (β = 0.242, p &lt; .001), while Perceived Organizational Support directly and positively influenced Innovative Work Behavior (β = 0.183, p &lt; .001). However, the indirect effect of Perceived Organizational Support on Innovative Work Behavior through Psychological Capital was not statistically significant (β = 0.049, p = .096), indicating that Psychological Capital did not mediate the relationship between the two variables. These findings suggest that teachers' innovative work behavior is influenced more directly by perceived organizational support than through psychological capital. Therefore, strengthening organizational support is an essential strategy for fostering innovative work behavior among teachers in the era of digital transformation in education.</em></p> Vitha Melzy, Widyastuti, Basti Tetteng Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24455 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 REPRESENTASI TEMA PERBAIKAN HATI DALAM DAKWAH DIGITAL USTADZ HILMAN FAUZI: ANALISIS KONTEN DAN RELEVANSINYA TERHADAP AUDIENS TIKTOK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23883 <p>Perkembangan media sosial telah mendorong lahirnya berbagai bentuk dakwah digital yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. Salah satu pendakwah yang aktif memanfaatkan TikTok sebagai media dakwah adalah Ustadz Hilman Fauzi melalui akun @menatahati.tc dan @kajianhati_ttv. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi tema perbaikan hati dalam konten dakwah digital Ustadz Hilman Fauzi serta relevansinya terhadap kebutuhan audiens TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Data penelitian diperoleh dari tiga video dakwah, yaitu Belajar Menerima Takdir Allah, Menyembuhkan Luka Hati, dan Allah itu Dekat yang Jauh itu Kamu, serta didukung oleh analisis komentar audiens. Analisis dilakukan menggunakan Teori Representasi Stuart Hall dan Teori Uses and Gratifications dari Katz, Blumler, dan Gurevitch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema perbaikan hati direpresentasikan melalui nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, tawakal, pengampunan, dan kedekatan kepada Allah Swt. sebagai cara menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Representasi tersebut tampak dalam pembahasan mengenai penerimaan terhadap takdir, pemulihan luka batin, serta pengelolaan kekecewaan dan trauma masa lalu. Sementara itu, analisis respons audiens menunjukkan bahwa konten dakwah Ustadz Hilman Fauzi mampu memenuhi kebutuhan emosional (affective needs), kebutuhan penguatan identitas diri (personal integrative needs), kebutuhan interaksi sosial (social integrative needs), serta kebutuhan informasi (cognitive needs). Temuan ini menunjukkan bahwa dakwah digital berbasis perbaikan hati tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian ajaran Islam, tetapi juga sebagai sarana penguatan spiritual dan emosional yang relevan dengan kebutuhan audiens di era digital.</p> <p><em>The rapid development of social media has encouraged the emergence of various forms of digital da'wah that are more adaptive to the needs of contemporary society. One of the preachers who actively utilizes TikTok as a platform for da'wah is Ustadz Hilman Fauzi through the accounts @menatahati.tc and @kajianhati_ttv. This study aims to analyze the representation of spiritual healing themes in Ustadz Hilman Fauzi’s digital da'wah content and examine their relevance to the needs of TikTok audiences. This research employs a qualitative approach using content analysis as the research method. The data were collected from three da'wah videos entitled Learning to Accept Allah’s Decree, Healing Emotional Wounds, and Allah Is Near; It Is You Who Are Distant, supported by an analysis of audience comments. The study applies Stuart Hall’s Representation Theory and the Uses and Gratifications Theory developed by Katz, Blumler, and Gurevitch as its analytical framework. The findings reveal that the theme of spiritual healing is represented through the values of patience, sincerity, trust in Allah (tawakkul), forgiveness, and closeness to Allah as ways of coping with various life challenges. These representations are reflected in discussions of accepting destiny, healing emotional wounds, and managing disappointment and past trauma. Furthermore, the analysis of audience responses indicates that Ustadz Hilman Fauzi’s da'wah content fulfills audiences’ emotional needs (affective needs), personal integrative needs, social integrative needs, and cognitive needs. These findings suggest that digital da'wah centered on spiritual healing serves not only as a medium for disseminating Islamic teachings but also as a source of spiritual and emotional support that is highly relevant to the needs of audiences in the digital era.&nbsp;&nbsp;&nbsp; </em></p> Sarniati Samsul, Ramsiah Tasruddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23883 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN MEDIA E-NARASI (E-BOOK NARASI INTERAKTIF) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS IV SDN CAWANG 07 PAGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24355 <p>Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media E-Narasi (ebook narasi interaktif) yang layak, praktis, dan efektif dalam upaya meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN Cawang 07 Pagi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development/R&amp;D) dengan model ADDIE, yaitu model pengembangan media yang berisi fase Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Objek penelitian yang digunakan adalah ahli validator, guru kelas IV, serta siswa kelas IV SDN Cawang 07 Pagi. Instrumen yang digunakan sebagai teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, angket, dokumentasi, pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa media mendapat persentase sebesar 68% oleh validator ahli desain, 60% oleh ahli materi, dan 74% oleh ahli bahasa. Hal tersebut menandakan bahwa media E-Narasi dinyatakan layak digunakan setelah perbaikan atau revisi mengikut saran validator. Hasil penilaian kepraktisan media menunjukkan persentase sebesar 82,4% oleh kelompok kecil, 87% oleh kelompok menengah, dan 86% oleh kelompok besar. Hal tersebut menandakan bahwa media tersebut sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil penilaian efektivitas media menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa, dari 52 menjadi 85 pada kelompok kecil, 45,3 menjadi 85,3 pada kelompok menengah, serta 41,3 menjadi 87,5 pada kelompok besar. Analisis menggunakan uji N-Gain memperoleh persentase sebesar 75,85% dengan nilai gain sebesar 0,76 yang termasuk dalam kategori efektif dengan tingkat peningkatan tinggi. Dengan demikian, media E-Narasi dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas IV sekolah dasar.</p> <p><em>The purpose of this study is to develop an E-Narrative (interactive narrative e-book) that is appropriate, practical, and effective in improving the listening skills of fourth-grade students at SDN Cawang 07 Pagi. The research method used in this study was the Research and Development (R&amp;D) method based on the ADDIE model, a media development model consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation phases. The research subjects were expert validators, fourth-grade teachers, and fourth-grade students at SDN Cawang 07 Pagi. The instruments used as data collection techniques were observation, interviews, questionnaires, documentation, pretests, and posttests. The validation results showed that the media received a score of 68% from the design expert validator, 60% from the content expert, and 74% from the language expert. This indicates that the E-Narasi media is deemed suitable for use after improvements or revisions based on the validators’ suggestions. The results of the media’s practicality assessment showed a percentage of 82.4% for the small group, 87% for the medium group, and 86% for the large group. This indicates that the media is highly practical for use in the learning process. The results of the media effectiveness assessment showed an increase in students’ average scores, from 52 to 85 in the small group, from 45.3 to 85.3 in the medium group, and from 41.3 to 87 in the large group. Analysis using the N-Gain test yielded a percentage of 75.85% with a gain value of&nbsp; 0.76, which falls into the “effective” category with a high level of improvement. Thus, the E-Narasi medium is deemed suitable, practical, and effective for improving the listening skills of fourth-grade elementary school students.</em></p> Melinda Wulan Sari, Rudi Ritonga Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24355 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 VARIASI BAHASA DIALEK KAPUAS HULU PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24594 <p>Penelitian ini mengkaji variasi bahasa dialek Kapuas Hulu pada mahasiswa di universitas PGRI Pontianak. Dialek Kapuas Hulu digunakan oleh mahasiswa yang berasal dari wilayah Kapuas Hulu dan tetap dipertahankan dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan kampus selain di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk variasi bahasa yang muncul serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lingkungan kampus serta wawancara mendalam dengan mahasiswa universitas PGRI Pontianak yang berasal dari Kapuas Hulu. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan prinsip-prinsip sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat variasi bahasa dialek Kapuas Hulu yang meliputi aspek fonologis, leksikal, dan sosial dalam interaksi mahasiswa. Variasi tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan, latar belakang sosial, serta intensitas interaksi dengan penutur dari daerah lain. Selain itu penggunaan dialek Kapuas Hulu di lingkungan kampus menunjukan adanya upaya pelestarian bahasa daerah, meskipun terjadi penyesuain dalam situasi komunikasi tertentu, terutama dalam konteks akademik tidak formal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ilmu sosiolingustik khususnya dalam mengkaji keberlangsungan serta dinamika variasi bahasa daerah di Kalimantan Barat dalam lingkungan akademis.</p> Heni Sulastri, Melania Atika Febriani, Ocha Rivana Sabila, Putri Indah Sari, Fitri Wulansari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24594 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS KOMBINASI GYM BALL DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP MANAJEMEN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24095 <p>Nyeri persalinan merupakan salah satu keluhan utama yang dialami hampir seluruh ibu bersalin, dengan prevalensi mencapai 85–90% pada kala I fase aktif. Manajemen nyeri non-farmakologi seperti Gym Ball (Birth Ball) dan aromaterapi lavender dinilai lebih aman, murah, dan minim efek samping dibandingkan metode farmakologi, serta dapat dikombinasikan untuk memberikan efek sinergis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Gym Ball dan kombinasi Gym Ball dengan aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Desain penelitian adalah quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest two group design, melibatkan 30 ibu bersalin yang terbagi menjadi Kelompok 1 yang menerima intervensi Gym Ball berupa gerakan pelvic rocking (n=15) dan Kelompok 2 yang menerima kombinasi Gym Ball dan aromaterapi lavender secara simultan (n=15), masing-masing selama 30 menit. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor nyeri Kelompok 2 (kombinasi Gym Ball dan aromaterapi lavender) turun signifikan dari 7,40 menjadi 4,40 (p=0,001; r=1,00), sedangkan Kelompok 1 (Gym Ball tunggal) hanya turun dari 7,27 menjadi 6,27 (p=0,001). Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan penurunan nyeri yang sangat bermakna antar kelompok (U=0,000; p=0,001; r=0,95). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi Gym Ball dan aromaterapi lavender lebih efektif dan bermakna secara klinis dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif dibandingkan penerapan Gym Ball secara tunggal, sehingga direkomendasikan sebagai bagian dari standar operasional prosedur manajemen nyeri non-farmakologi multimoda di fasilitas pelayanan kebidanan primer.</p> <p><em>Labor pain is one of the main complaints experienced by almost all mothers during childbirth, with a prevalence of 85–90% during the active phase of the first stage. Non-pharmacological pain management, such as the Gym Ball (Birth Ball) and lavender aromatherapy, is considered safer, cheaper, and has minimal side effects compared to pharmacological methods, and can be combined to provide a synergistic effect. This study aims to analyze the effect of the Gym Ball and the combination of Gym Ball with lavender aromatherapy on reducing labor pain intensity during the active phase of the first stage at Midwife Private Practice (PMB). The study design is quasi-experimental with a pretest-posttest two-group design, involving 30 mothers in labor divided into Group 1, which received the Gym Ball intervention with pelvic rocking movements (n=15), and Group 2, which received the combination of Gym Ball and lavender aromatherapy simultaneously (n=15), each for 30 minutes. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed-Rank Test and the Mann-Whitney U Test. The study results showed that the average pain score in Group 2 (combination of Gym Ball and lavender aromatherapy) dropped significantly from 7.40 to 4.40 (p=0.001; r=1.00), while Group 1 (Gym Ball alone) only decreased from 7.27 to 6.27 (p=0.001). The Mann-Whitney U test showed a highly significant difference in pain reduction between the groups (U=0.000; p=0.001; r=0.95). This study concludes that the combination of Gym Ball and lavender aromatherapy is more effective and clinically meaningful in reducing labor pain intensity during the first active phase compared to using the Gym Ball alone, and is therefore recommended as part of the standard operating procedures for multimodal non-pharmacological pain management in primary maternity care facilities.</em></p> Asma Alfiah Khoerunnisa, Intan Karlina, Irma Julianti, Ai Zahra Amelia, Desi Nuryani, Deswita Aulya Netami, Ela Dwi Saputri, N. Dhea Nursyifa , Nova Risdiyanti , Nurhasanah Azhar, Sabilla Latipah Azis , Sashya Fadilah A. K, Siti Khalida Asri A Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24095 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU FURNITUR MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI CV. ARAFAH JAYA PURWAKARTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24439 <p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan kebutuhan material dan menentukan teknik lot-sizing yang paling ekonomis pada produk furnitur di CV. Arafah Jaya Purwakarta. Ketidakpastian dalam pemenuhan material sering kali menyebabkan ketidakefisienan biaya persediaan pada perusahaan. Masalah utama yang dibahas meliputi perencanaan kebutuhan material menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dan penentuan teknik lot-sizing yang menghasilkan total biaya persediaan paling minimal untuk produk pintu, lemari, rak, dan kursi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Material Requirement Planning (MRP). Data dikumpulkan melalui observasi dan pencatatan historis penggunaan material perusahaan. Peramalan kebutuhan material dilakukan perbandingan dari 3 metode Double Moving Average (DMA), Double Exponential Smoothing (Brown), dan Double Exponential Smoothing (Holt) untuk mendapatkan peramalan terbaik dari nilai MAD, MSE, dan MAPE terkecil, kemudian dilakukan perbandingan teknik lot-sizing antara Economic Order Quantity (EOQ) dan Silver Meal untuk mendapatkan total biaya persediaan yang paling ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode MRP mampu menyusun kebutuhan material secara sistematis dan terstruktur, sehingga jadwal pemesanan material dapat ditentukan dengan lebih akurat untuk menghindari keterlambatan produksi. Berdasarkan perbandingan teknik lot-sizing yang dilakukan, metode Silver-Meal terbukti menjadi teknik yang paling ekonomis bagi CV. Arafah Jaya Purwakarta. Penerapan metode ini menghasilkan efisiensi total biaya persediaan sebesar 27,97% dibandingkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Disarankan bagi perusahaan untuk mengadopsi metode Silver-Meal dan melakukan digitalisasi pencatatan data historis untuk mendukung akurasi perencanaan produksi di masa depan.</p> <p><em>This study aims to perform material requirement planning and determine the most economical lot-sizing technique for furniture products at CV. Arafah Jaya Purwakarta. Uncertainty in material procurement often leads to inventory cost inefficiencies within the company. The main issues addressed include material requirement planning using the Material Requirement Planning (MRP) method and the determination of the lot-sizing technique that results in the lowest total inventory cost for door, cupboard, rack, and chair products. The research method employed is quantitative descriptive with a Material Requirement Planning (MRP) approach. Data were collected through observation and historical records of the company's material usage. Material requirement forecasting involved a comparison of three methods: Double Moving Average (DMA), Double Exponential Smoothing (Brown), and Double Exponential Smoothing (Holt) to obtain the best forecast based on the smallest MAD, MSE, and MAPE values. Subsequently, a comparison of lot-sizing techniques was conducted between Economic Order Quantity (EOQ) and Silver-Meal to identify the most economical total inventory cost. The results indicate that the application of the MRP method effectively organizes material requirements in a systematic and structured manner, allowing for more accurate scheduling of material orders to avoid production delays. Based on the lot-sizing technique comparison, the Silver-Meal method proved to be the most economical technique for CV. Arafah Jaya Purwakarta. The implementation of this method resulted in a total inventory cost efficiency of 27.97% compared to the Economic Order Quantity (EOQ) method. It is recommended that the company adopts the Silver-Meal method and implements the digitization of historical data to support the accuracy of future production planning.</em></p> Saeful Haq, Asep Hermawan, Rikzan Bachrul Ulum Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24439 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN MELALUI FASILITAS WISATA DI OBJEK WISATA PANTAI PACAR TULUNGAGUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23866 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas pelayanan dalam meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengunjung di Objek Wisata Pantai Pacar Tulungagung. Kualitas pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh sikap petugas, tetapi juga oleh ketersediaan dan kondisi fasilitas wisata yang mendukung aktivitas pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kualitas pelayanan melalui fasilitas wisata di Objek Wisata Pantai Pacar Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola, petugas parkir, pedagang, dan pengunjung wisata. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan analisis kualitas pelayanan mengacu pada teori SERVQUAL yang meliputi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, seperti menjaga kebersihan kawasan wisata, melakukan perawatan fasilitas, serta memberikan pelayanan yang ramah dan responsif kepada pengunjung. Fasilitas yang tersedia, seperti area parkir, toilet, gazebo, tempat sampah, dan warung makan, dinilai cukup membantu kebutuhan wisatawan. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti kebersihan toilet, penambahan tempat sampah, perawatan fasilitas yang rusak, serta penambahan petugas pada saat jumlah pengunjung meningkat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan di Pantai Pacar Tulungagung secara umum sudah cukup baik, namun peningkatan fasilitas dan pelayanan secara berkelanjutan masih diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengunjung</p> <p><em>This study was motivated by the importance of service quality in improving visitor comfort and satisfaction at Pantai Pacar Tourist Attraction, Tulungagung. Good service quality is not only determined by the attitude of service staff but also by the availability and condition of tourism facilities that support visitors' activities. This study aimed to identify efforts to improve service quality through tourism facilities at Pantai Pacar Tourist Attraction, Tulungagung. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving tourism managers, parking attendants, vendors, and visitors as research informants. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, while service quality analysis referred to the SERVQUAL theory, which includes the dimensions of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The results showed that the management had made various efforts to improve service quality, such as maintaining the cleanliness of the tourist area, conducting facility maintenance, and providing friendly and responsive services to visitors. Facilities such as parking areas, toilets, gazebos, trash bins, and food stalls were considered adequate in supporting visitors' needs. However, several aspects still require improvement, including toilet cleanliness, the addition of trash bins, maintenance of damaged facilities, and increasing the number of staff during peak visitor periods. Based on the findings, it can be concluded that the service quality at Pantai Pacar Tourist Attraction is generally good. Nevertheless, continuous improvements in facilities and services are still needed to enhance visitor comfort and satisfaction.&nbsp;&nbsp;&nbsp; </em></p> Sadewa Davit Yulian Firnando, Tutut Suryaningsih Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23866 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER KULIT BATANG KANGKUNG PAGAR (IPOMOEA CARNEA) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI REFLUKS, FRAKSINASI CAIR-CAIR, KROMATOGRAFI DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24343 <p>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh fraksi serta mengevaluasi profil kromatografi senyawa metabolit sekunder dari akar kangkung pagar (Ipomoea carnea) melalui proses ekstraksi, fraksinasi, dan pemisahan menggunakan metode kromatografi. Simplisia akar diekstraksi menggunakan pelarut metanol, kemudian ekstrak difraksinasi dengan metode kromatografi kolom vakum (KCV) menggunakan sistem elusi gradien n-heksana, etil asetat, dan etanol berdasarkan peningkatan kepolaran. Hasil fraksinasi menghasilkan 21 vial dengan variasi warna yang menunjukkan terjadinya pemisahan komponen senyawa. Seluruh fraksi dianalisis menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan fase gerak etanol:etil asetat (9:1), kemudian fraksi yang memiliki pola kromatogram serupa digabungkan. Hasil KLT menunjukkan terbentuknya satu noda tunggal pada pengamatan sinar UV 366 nm dengan nilai Rf sebesar 0,76, sedangkan pada UV 254 nm tidak terdeteksi noda. Isolat hasil pemisahan juga memperlihatkan satu noda tunggal yang mengindikasikan tingkat kemurnian relatif baik. Analisis KLT dua dimensi belum menunjukkan pemisahan yang optimal karena tidak terbentuk noda yang terdefinisi pada UV 254 nm maupun UV 366 nm. Secara keseluruhan, metode KCV dengan sistem eluen gradien serta analisis KLT menggunakan fase gerak etanol:etil asetat (9:1) mampu memisahkan komponen senyawa berdasarkan perbedaan kepolaran. Isolat yang diperoleh diduga termasuk golongan flavonoid, meskipun identifikasi lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan struktur senyawa.</p> <p><em>This study aimed to obtain fractions and identify secondary metabolites from the root extract of Ipomoea carnea using chromatographic methods. The dried root material was extracted by maceration using methanol, and the concentrated extract was fractionated by Vacuum Liquid Chromatography (VLC) employing a gradient elution system consisting of n-hexane, ethyl acetate, and ethanol with increasing polarity. The resulting fractions were analyzed using Thin Layer Chromatography (TLC) with an ethanol:ethyl acetate (9:1) mobile phase, followed by purity evaluation using two-dimensional TLC. Fractionation produced 21 vials with different color intensities, indicating separation of compounds according to their polarity. TLC analysis revealed a single spot under UV 366 nm with an Rf value of 0.76, whereas no spot was observed under UV 254 nm. These findings indicate that the ethanol:ethyl acetate (9:1) mobile phase provided good separation of the sample components. Observation of the isolate showed a single well-defined spot without tailing under UV 366 nm, suggesting the possible presence of flavonoid compounds. However, two-dimensional TLC did not produce well-resolved spots, indicating that the isolate purity could not yet be confirmed and further optimization and advanced identification are required. Overall, the results demonstrate that Vacuum Liquid Chromatography is effective for fractionating the root extract of Ipomoea carnea, while TLC and two-dimensional TLC serve as preliminary techniques for evaluating chromatographic profiles and isolate purity.</em></p> Andi Syahratul Awalia Dg Sangging , Siti Srihandayani Najib , Fitri, Musdalifah , Nur Pinanda Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24343 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS STRUKTUR NASKAH PAEDAHIPUN QULHU ALLAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24576 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur&nbsp; naskah Paedahipun Qulhu Allah dengan relevansi Asmaul Husna dalam kehidupan modern. Metode penelitian ini menggunakan kerja filologi oleh M. Aji Hartanto yang bertujuan mengungkap isi dan makna keagamaan dalam naskah Paedahipun Qulhu Allah melalui analisis teks secara mendalam. Sumber data utama penelitian ini berupa naskah Pegon Jawa dengan kode A.267 koleksi Museum Reksa Pustaka Mangkunegaran, yang berisi uraian penciptaan alam serta penjelasan Surah Al-Ikhlas dan sifat-sifat Allah. Pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan teliti teks naskah, pencatatan makna yang berkaitan dengan Asmaul Husna menggunakan kartu data, serta dokumentasi halaman dan katalog naskah. Analisis data menggunakan analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Deskripsi Naskah Paedahipun Qulhu Allah, berisi katalog dari naskah Paedahipun Qulhu Allah, menyebutkan isi spesifik kajian 65 asmaul husna, dan (2) Relevansi Asmaul Husna dalam Pendidikan Karakter Masa kini, menerapkan penjelasan dari sifat asmaul husna yang dikaitkan dengan anak zaman sekarang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa naskah Paedahipun Qulhu Allah menemukan 65 makna Asmaul Husna yang membentuk individu mengenali sifat-sifat Allah secara spiritual. Implikasi&nbsp; hasil penelitian pada penguatan pendidikan karakter modern, dimana nilai-nilai teologis dalam naskah kuno menjadikan panduan bagi generasi muda untuk menanamkan sikap tanggung jawab, keadilan dalam kehidupan sehari-hari.</p> Nur Naeni Hayati, Nur Hanifah Insani , Widodo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24576 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI ULANG DENGAN PENDEKATAN PENINGKATAN KEPUASAN KONSUMEN PADA WARUNG KENE AE BAGO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23964 <p>Penelitian mengenai kepuasan konsumen dan minat beli ulang telah banyak dilakukan, namun sebagian besar penelitian terdahulu menggunakan pendekatan kuantitatif yang berfokus pada hubungan antarvariabel sehingga belum mampu menggali secara mendalam strategi yang diterapkan pelaku usaha kuliner skala kecil dalam meningkatkan minat beli ulang pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi peningkatan kepuasan konsumen yang diterapkan oleh Warung Kene Ae Bago dalam upaya meningkatkan minat beli ulang pelanggan serta mengkaji upaya meningkatkan minat beli ulang melalui pendekatan kepuasan konsumen terhadap kualitas produk, pelayanan, harga, dan suasana tempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 12 Pro melalui tahapan import data, coding data, visualisasi data, dan ekstrak data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan konsumen dilakukan melalui penyediaan produk dengan kualitas dan cita rasa yang baik, pelayanan yang ramah dan responsif, harga yang terjangkau, serta suasana tempat yang nyaman dengan fasilitas yang memadai. Kepuasan tersebut mendorong minat beli ulang pelanggan yang ditunjukkan melalui keinginan untuk kembali berkunjung, menjadikan Warung Kene Ae sebagai pilihan utama, serta kesediaan merekomendasikannya kepada orang lain.</p> <p><em>Studies on customer satisfaction and repurchase intention have been widely conducted; however, most previous studies employed quantitative approaches focusing on the relationships among variables and have not explored in depth the strategies implemented by small culinary businesses to increase customers' repurchase intentions. This study aimed to describe the customer satisfaction enhancement strategies implemented by Warung Kene Ae Bago and to examine efforts to increase repurchase intention through customer satisfaction approaches related to product quality, service quality, pricing, and store atmosphere. This study employed a qualitative method using a descriptive case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using NVivo 12 Pro through the stages of data import, coding, visualization, and data extraction. The findings revealed that customer satisfaction was enhanced through providing quality products with good taste, friendly and responsive services, affordable prices, and a comfortable atmosphere supported by adequate facilities. Such satisfaction encouraged customers' repurchase intentions, as reflected in their willingness to revisit, make Warung Kene Ae their primary choice, and recommend it to others.</em></p> Sulistyo Wahyu Wijayanti, Tutut Suryaningsih Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23964 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DAN PERMODELAN SIMULASI PADA RUAS JALAN KH. WACHID HASYIM MENGGUNAKAN PKJI 2023 DAN VISSIM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24422 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas pada ruas Jalan KH. Wachid Hasyim serta memodelkan kondisi lalu lintas menggunakan perangkat lunak VISSIM berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Analisis dilakukan untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan, kapasitas, derajat kejenuhan, kecepatan kendaraan, serta mengidentifikasi permasalahan yang memengaruhi kelancaran arus lalu lintas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei lapangan melalui pengumpulan data volume lalu lintas, karakteristik geometrik jalan, dan kecepatan kendaraan. Data dianalisis menggunakan metode PKJI 2023 untuk memperoleh parameter kinerja lalu lintas, kemudian dilakukan pemodelan dan simulasi menggunakan perangkat lunak VISSIM guna merepresentasikan kondisi eksisting serta mengevaluasi alternatif penanganan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas pada ruas Jalan KH. Wachid Hasyim dipengaruhi oleh tingginya volume kendaraan pada jam puncak yang menyebabkan penurunan kecepatan kendaraan dan meningkatnya derajat kejenuhan. Simulasi VISSIM mampu menggambarkan kondisi operasional lalu lintas secara lebih realistis serta memberikan evaluasi terhadap skenario perbaikan yang diusulkan. Penerapan analisis PKJI 2023 yang dipadukan dengan simulasi VISSIM memberikan hasil yang komprehensif dalam menilai kinerja ruas jalan dan menjadi dasar dalam menentukan strategi pengelolaan lalu lintas yang lebih efektif guna meningkatkan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan.</p> <p><em>This study aims to analyze the traffic performance of Jalan KH. Wachid Hasyim and develop a traffic simulation model using VISSIM software based on the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI) 2023. The analysis was conducted to determine the level of service, road capacity, degree of saturation, vehicle speed, and factors affecting traffic flow performance. This research employed a quantitative approach through field surveys by collecting data on traffic volume, road geometric characteristics, and vehicle speed. The data were analyzed using the PKJI 2023 method to evaluate traffic performance parameters, followed by traffic simulation using VISSIM to represent existing traffic conditions and assess proposed improvement scenarios. The results indicate that traffic performance on Jalan KH. Wachid Hasyim is influenced by high traffic volumes during peak hours, resulting in reduced vehicle speeds and increased degree of saturation. The VISSIM simulation successfully represented actual traffic conditions and provided a comprehensive evaluation of alternative traffic management strategies. The integration of PKJI 2023 analysis with VISSIM simulation offers a comprehensive approach to assessing road performance and serves as a useful reference for developing effective traffic management strategies to improve traffic flow, safety, and user comfort.</em></p> Prima David Suwandi, Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo, Heri Sujatmiko Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24422 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 TINJAUAN VIKTIMOLOGI TERHADAP KORBAN PIDANA PENIPUAN ONLINE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24814 <p>Fokus utama studi ini tertuju pada dinamika keterlibatan korban dalam pusaran penipuan berbasis siber serta bagaimana jaminan regulasi memberikan perlindungan terhadap mereka. Penyelidikan ini mengambil lokus pada sengkarut penjualan tiket palsu konser Sheila On 7 di Samarinda. Urgensi pembahasan berakar dari problematika riil per Juli 2024, di mana 460 korban menanggung kerugian total Rp280 juta tanpa adanya penyelesaian hukum yang tuntas hingga kini. Menggunakan pendekatan socio-legal, data primer dihimpun lewat wawancara mendalam bersama Satreskrim Polresta Samarinda, Kejaksaan Negeri Samarinda, dan pihak korban. Selain itu, survei diperluas ke 103 responden terdampak yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Seluruh informasi lapangan tersebut dikombinasikan dengan bahan hukum sekunder seperti KUHP, UU ITE, dan UU Perlindungan Saksi dan Korban untuk kemudian dibedah menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Temuan riset mengonfirmasi bahwa para korban dalam perkara ini masuk dalam klasifikasi participating victims. Peran pasif mereka secara tidak langsung menstimulasi celah kejahatan akibat kecerobohan konfirmasi informasi (victim precipitation), kenaifan memercayai klaim pelaku sebagai bagian dari Event Organizer (gullibility), serta desakan psikologis akibat kecemasan tertinggal tren atau FOMO (situational vulnerability). Faktor ini diperparah oleh keterbatasan kecakapan digital (structural victimization) serta kelalaian mengamankan dokumen pembuktian pasca-insiden (post-victimization vulnerability). Walau demikian, andil pasif ini sama sekali tidak mengeliminasi kesalahan pidana yang sepenuhnya tetap berada di pundak pelaku. Pada ranah penegakan hukum, potret perlindungan korban memperlihatkan kesenjangan yang kontras. Kendati 98,1% korban telah mengadukan kasusnya, sekitar 74,8% di antara mereka gagal mendapatkan pemulihan materi. Mandeknya kasus di fase penyidikan ini dipicu oleh rapuhnya kekuatan pembuktian digital, yang berujung pada pengembalian berkas perkara oleh jaksa (P-19) tanpa pernah melangkah ke meja hijau. Realitas peradilan ini membuktikan bahwa mekanisme penegakan hukum masih condong pada penalaran yang berpusat pada pelaku (offender-oriented) ketimbang pemulihan hak dasar korban (victim-oriented). Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko melanggengkan normalisasi penipuan digital di masyarakat. Sebagai solusi, riset ini menawarkan langkah taktis berupa pelembagaan restorative justice, eskalasi literasi hukum siber publik, maksimalisasi peran LPSK, serta standardisasi manajemen bukti elektronik demi tercapainya proteksi korban yang substantif.</p> <p><em>The core focus of this study centers on the dynamics of victim involvement within cyber fraud networks and the efficacy of regulatory frameworks in securing their legal protection. This inquiry takes its locus in the fraudulent ticket sales for the Sheila On 7 concert in Samarinda. The urgency of this research stems from a critical incident in July 2024, which impacted 460 victims and incurred a cumulative financial loss of IDR 280 million a matter that remains legally unresolved. Adopting a socio-legal approach, primary data were gathered through in-depth interviews with the Criminal Investigation Unit of the Samarinda City Police (Satreskrim Polresta Samarinda), the Samarinda State Prosecutor’s Office (Kejaksaan Negeri Samarinda), and the affected victims. Furthermore, the empirical scope was extended through surveys distributed to 103 targeted respondents selected via purposive sampling. These field insights were synthesized with secondary legal materials specifically the Indonesian Criminal Code (KUHP), the Information and Electronic Transactions Act (UU ITE), and the Witness and Victim Protection Act and subsequently analyzed using a descriptive qualitative method. Research findings confirm that the victims in this case fall under the classification of participating victims. Their passive role inadvertently stimulated criminal opportunities, driven by a failure to verify information (victim precipitation), a naive trust in the perpetrator’s fraudulent claims of being part of the Event Organizer (gullibility), and psychological pressure induced by the fear of missing out, or FOMO (situational vulnerability). These elements were further compounded by inadequate digital literacy (structural victimization) and a failure to secure documentary evidence following the incident (post-victimization vulnerability). Nevertheless, this passive contribution by no means absolves the perpetrators of their criminal liability, which remains entirely absolute. In terms of law enforcement, the state of victim protection reveals a stark disparity. Although 98.1% of the victims reported their cases to the authorities, approximately 74,8% failed to attain financial restitution. This stagnation at the investigation stage was triggered by the frailty of digital evidence, which prompted prosecutors to return the case files (P-19), halting legal proceedings before they could reach trial. This judicial reality demonstrates that enforcement mechanisms remain heavily offender-oriented rather than focused on restoring the fundamental rights of the victims (victim-oriented). Left unaddressed, this trend risks normalizing online fraud within society. To mitigate this issue, this study advocates for tactical interventions: institutionalizing restorative justice, escalating public cyber law literacy, optimizing the role of the Witness and Victim Protection Agency (LPSK), and standardizing electronic evidence management to achieve substantive victim protection.</em></p> Kevin Lazuardi Syahputra, Rini Apriyani, Reza Pramasta Gegana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24814 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI LAYANAN SURAT CUTI JEMAAH HAJI BERBASIS SISTEM DI KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH KOTA JAMBI MENGGUNAKAN METODE WATERFALL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23855 <p>Proses administrasi yang efektif menjadi aspek krusial dalam pelayanan publik, termasuk dalam pengurusan surat cuti bagi jemaah haji yang berstatus sebagai pegawai swasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, proses pengajuan dan penerbitan surat cuti jemaah haji saat ini masih dilakukan secara konvensional atau manual. Hal ini menimbulkan beberapa kendala, seperti risiko dokumen terselip, antrean fisik, lambatnya proses verifikasi, serta keterbatasan jemaah dalam memantau status pengajuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Sistem layanan digital surat cuti jemaah haji berbasis web guna meningkatkan efisiensi dan transparansi birokrasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi kode program dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta pengujian sistem. Pengujian aplikasi dilakukan dengan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsionalitas sistem berjalan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi layanan digital ini mampu mendigitalisasi alur birokrasi, mempercepat waktu pemrosesan dokumen, dan mempermudah jemaah haji dalam mengajukan serta mengunduh surat cuti secara mandiri tanpa harus datang berulang kali ke kantor. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi digital yang adaptif dalam mendukung transformasi pelayanan publik di lingkungan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi.</p> <p><em>Effective administrative processes are crucial to public service delivery, including the handling of leave applications for Hajj pilgrims employed in the private sector or as State Civil Apparatus (ASN). At the Jambi City Hajj and Umrah Ministry Office, the current process for submitting and issuing leave letters for pilgrims remains conventional or manual. This approach presents several challenges, such as the risk of misplaced documents, physical queues, slow verification processes, and limited ability for pilgrims to track their application status. This study aims to design and develop a web-based digital service platform for Hajj pilgrim leave letters to enhance bureaucratic efficiency and transparency. The Waterfall method was employed for system development, encompassing requirements analysis, system design using Unified Modeling Language (UML), code implementation via PHP and MySQL, and system testing. Black Box Testing was conducted to ensure the system's functionality operated correctly. The results indicate that this digital service application successfully digitizes bureaucratic workflows, accelerates document processing times, and enables pilgrims to independently submit applications and download leave letters without the need for repeated office visits. The system is expected to serve as an adaptive digital solution that supports the transformation of public services within the Jambi City Hajj and Umrah Ministry Office.</em></p> Utami Mizarni Putri, Angga Hafiz, Naila Dea, Raka Rita Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23855 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGUATAN KOMPETENSI SOSIAL-PSIKOLOGIS GURU MELALUI MANAJEMEN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24326 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kemampuan sosial-psikologis para guru melalui pelaksanaan manajemen lingkungan yang berkelanjutan di sekolah. Kemampuan sosial-psikologis mencakup fakultas guru dalam menjalin relasi interpersonal, mengatur emosi, beradaptasi dengan perubahan, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif dan sehat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi terhadap para guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik. Proses analisis data dilakukan melalui tahap pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang interaktif. Temuan penelitian membuktikan bahwa pelaksanaan manajemen lingkungan yang berkelanjutan memberikan kontribusi dalam peningkatan kemampuan sosial-psikologis guru melalui penguatan budaya kolaboratif, komunikasi yang tepat, kepedulian terhadap lingkungan sekolah, serta peningkatan kesejahteraan mental. Suasana kerja yang bersih, hijau, aman, dan melibatkan partisipasi mendorong guru untuk meningkatkan kepuasan kerja, motivasi, serta kemampuan dalam mengatasi konflik. Selain itu, kebijakan sekolah yang memfasilitasi partisipasi semua anggota sekolah dalam pengelolaan lingkungan dapat memperkuat karakter profesional guru. Dengan demikian, manajemen lingkungan yang berkelanjutan tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan fisik sekolah, tetapi juga berfungsi sebagai strategi untuk mengembangkan kemampuan sosial-psikologis guru demi peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.</p> <p><em>This study examines how the execution of sustainable environmental management in schools reinforces teachers' socio-psychological competence. This competence embodies teachers' capacity to forge interpersonal connections, regulate emotions, adjust to shifts, and foster a healthy, supportive learning climate. Adopting a qualitative descriptive method, data were gathered through observations, comprehensive interviews, and document reviews involving teachers, principals, and administrative staff. The data were then analyzed using interactive steps: data reduction, data display, and conclusion formulation. The outcomes demonstrate that sustainable environmental governance significantly boosts teachers' socio-psychological competence by cultivating a collaborative workflow, efficient communication, ecological awareness, and psychological well-being. A clean, green, secure, and engaging workplace elevates job satisfaction, motivation, and conflict resolution abilities among teachers. Furthermore, school regulations that encourage total community participation in environmental care fortify teachers' professional values and social accountability. Hence, sustainable environmental management goes beyond maintaining physical school grounds; it serves as a strategic driver to advance teachers' socio-psychological traits for long-term educational quality.</em></p> Gegar Wiryanto, Syahrul, Syaakira Alima, Khinar Ramalia, Raykhan Januar Fizri, Nia Rhamadani, Sitiku Hazimah, Sukatin, Muhammad Yusup Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24326 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III UPTD SEKOLAH DASAR INPRES KUANINO 2 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24532 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III UPTD SD Inpres Kuanino 2 melalui penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III UPTD SD Inpres Kuanino 2 yang berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CIRC dapat meningkatkan minat belajar siswa. Pada pra siklus, rata-rata persentase minat belajar siswa sebesar 52,5% dengan kategori rendah. Pada siklus I, rata-rata meningkat menjadi 72% dengan kategori sedang. Pada siklus II, rata-rata meningkat menjadi 85,5% dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) efektif untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III UPTD SD Inpres Kuanino 2.</p> <p><em>This research aims to improve students’ interest in learning Indonesian language in grade III of UPTD SD Inpres Kuanino 2 through the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in 2 cycles. Each cycle consists of 2 meetings. The subjects of this research were 25 students of grade III UPTD SD Inpres Kuanino 2. Data were collected through learning interest questionnaires, observation sheets, and documentation. Data analysis technique used descriptive percentage analysis.The results showed that the implementation of CIRC model could improve students’ learning interest. In the pre-cycle, the average percentage of students’ learning interest was 52.5% in the low category. In cycle I, the average increased to 72% in the medium category. In cycle II, the average increased to 85.5% in the high category. Thus, the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model is effective to improve students’ interest in learning Indonesian language in grade III of UPTD SD Inpres Kuanino 2.</em></p> Babang Loty Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24532 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EDUKASI PROBIOTIK DAN MIKROBA BERMANFAAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN REMAJA MELALUI METODE PENYULUHAN INTERAKTIF https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23921 <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai probiotik dan mikroba yang bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan kesehatan langsung yang meliputi sesi penyambutan bersama kepala sekolah, pembukaan, pemaparan materi, ice breaking berupa permainan, sesi tanya jawab, dan penutupan. Materi yang disampaikan mencakup definisi mikroba dan probiotik, pentingnya mikrobiota usus, mekanisme kerja probiotik, manfaat kesehatan, sumber pangan probiotik, faktor penurun bakteri baik, serta dosis konsumsi yang aman. Evaluasi pemahaman peserta dilakukan melalui permainan Cari Kata dan sesi tanya jawab lisan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% peserta memiliki pemahaman yang cukup terhadap materi yang disampaikan, yang mencerminkan efektivitas metode penyuluhan interaktif yang dipadukan dengan gamifikasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi kesehatan remaja dan mendorong gaya hidup sehat berbasis kesadaran mikrobiom.</p> <p><em>This community service program aimed to improve adolescents' understanding of probiotics and beneficial microbes for health. The activity was carried out through an interactive health counseling method comprising a welcoming session with the school principal, an opening ceremony, material presentation, an ice-breaking game, a question-and-answer session, and a closing session. The material covered the definition of microbes and probiotics, the importance of the gut microbiota, the mechanism of probiotic action, health benefits, dietary sources, factors that reduce beneficial bacteria, and safe consumption doses. Comprehension was assessed through a word-search game and an oral question-and-answer session. Results indicated that 90% of participants demonstrated adequate understanding of the material, reflecting the effectiveness of the interactive counseling method combined with gamification. This activity is expected to strengthen adolescents' health literacy and encourage microbiome-conscious healthy lifestyles.</em></p> Supartiningsih, Syahira, Kemuning Zalianti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23921 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENINGKATAN EFEKTIVITAS MESIN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES PADA MESIN SLITTER DI PT KYODO UTAMA INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24397 <p>Persaingan industri manufaktur yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas mesin produksi. Salah satu mesin yang memiliki peran penting dalam proses produksi di PT Kyodo Utama Indonesia adalah mesin Slitter. Namun, masih ditemukan berbagai kendala seperti waktu henti mesin (downtime), penurunan kecepatan produksi, serta produk cacat yang menyebabkan efektivitas mesin belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas mesin Slitter menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kehilangan efektivitas melalui analisis Six Big Losses. Metode OEE digunakan untuk mengukur nilai Availability, Performance, dan Quality sehingga diperoleh nilai efektivitas mesin secara keseluruhan. Selanjutnya, metode Six Big Losses digunakan untuk mengetahui jenis kerugian yang paling dominan sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan usulan perbaikan. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan informasi mengenai tingkat efektivitas mesin Slitter, mengidentifikasi penyebab utama rendahnya nilai OEE, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi di PT Kyodo Utama Indonesia.</p> <p><em>The increasing competition in the manufacturing industry requires companies to continuously improve the effectiveness and productivity of their production equipment. One of the critical machines in the production process at PT Kyodo Utama Indonesia is the Slitter machine. However, several issues such as machine downtime, reduced production speed, and product defects have resulted in suboptimal machine effectiveness. This study aims to analyze the effectiveness of the Slitter machine using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method and to identify the major causes of effectiveness losses through the Six Big Losses analysis. The OEE method is used to measure the Availability, Performance, and Quality rates in order to determine the overall machine effectiveness. Furthermore, the Six Big Losses method is applied to identify the most dominant sources of production losses, which serve as the basis for proposing improvement strategies. The results of this study are expected to provide information regarding the effectiveness level of the Slitter machine, identify the primary factors contributing to low OEE values, and propose recommendations to improve productivity and production efficiency at PT Kyodo Utama Indonesia.</em></p> Wirdhan Dwi Nugrah, Tarman, Hendi Iskandar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24397 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 MITOS DEWI LANJAR DI PANTAI UTARA JAWA: KAJIAN STRUKTURAL SEMIOTIK LÉVI-STRAUSS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24781 <p>Artikel ini menelaah mitos Dewi Lanjar yang hidup dan berkembang di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura), dengan pusat persebaran utama di Pekalongan. Meskipun mitos pesisir utara sering kali terpinggirkan dalam diskursus akademis dibandingkan mitos Laut Selatan, penelitian ini mengisi celah penting terkait struktur naratif dan fungsi sosialnya dalam masyarakat modern. Kajian ini menggunakan kerangka struktural semiotik Claude Lévi-Strauss melalui teknik pembacaan dua tingkat: tingkat pertama diposisikan sebagai instrumen pengumpulan dan validasi data empiris, sedangkan tingkat kedua menggunakan pendekatan hermeneutik sebagai alat analisis. Data digali melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, pengamatan lapangan, serta studi kepustakaan yang komprehensif. Temuan kajian menunjukkan bahwa mitos ini bertumpu pada oposisi biner antara dunia nyata dan dunia gaib, kemuliaan dan stigma sosial, serta kepatuhan dan pelanggaran. Dewi Lanjar berfungsi secara efektif sebagai mediator kosmologis yang menjembatani oposisi-oposisi tersebut. Selain itu, mitos ini mengemban fungsi sosial yang nyata, meliputi pengendalian norma, pendidikan moral, legitimasi tradisi lokal, hingga pelindungan ekosistem pesisir melalui sistem pantangan yang dipatuhi secara kolektif oleh komunitas nelayan dan masyarakat pesisir utara hingga saat ini.</p> <p><em>This article examines the myth of Dewi Lanjar that lives and develops in the Northern Coast of Java (Pantura), centered in Pekalongan. Although northern coastal myths are often marginalized in academic discourse compared to South Sea myths, this study addresses an important gap regarding narrative structures and social functions in modern society. The study employs Claude Lévi-Strauss's structural semiotics framework through a two-level reading technique: the first level functions as an instrument for empirical data collection and validation, while the second level applies hermeneutics as the analytical tool. Data were gathered through in-depth interviews with key informants, field observations, and comprehensive literature reviews. Findings reveal that this myth rests on binary oppositions between the human and supernatural worlds, nobility and social stigma, and obedience and transgression. Dewi Lanjar functions effectively as a cosmological mediator bridging these oppositions. Furthermore, the myth carries tangible social functions, including norm control, moral education, local tradition legitimation, and coastal ecosystem protection through a system of taboos collectively obeyed by fishing and coastal communities to this day.</em></p> Desiana Novita R. S, Teguh Supriyanto, Sungging Widagdo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24781 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH DANA ZAKAT, INFAQ, DAN SHADAQAH (ZIS), TINGKAT INFLASI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAMBI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23747 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Zakat, Infaq, Dan Shadaqah (ZIS), Tingkat Inflasi dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui data sekunder.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana ZIS memiliki pengaruh signifikan meskipun arah koefisien negatif, yang diduga akibat distribusi dan pemanfaatan dana yang belum optimal. Tingkat Inflasi tidak berpengaruh signifikan karena fluktuasinya relatif moderat dan struktur ekonomi lokal menahan dampak terhadap daya beli masyarakat. Sebaliknya, IPM berpengaruh signifikan dan positif, menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat mendorong produktivitas dan partisipasi ekonomi secara nyata. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, menegaskan pentingnya kombinasi modal sosial, stabilitas ekonomi makro, dan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Provinsi Jambi.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Zakat, Infaq, and Shadaqah (ZIS), Inflation Rate, and Human Development Index (HDI) on economic growth in Jambi Province. The research method employed a quantitative approach using secondary data. The results indicate that ZIS has a significant effect, although the coefficient is negative, likely due to suboptimal distribution and utilization of funds. The Inflation Rate does not have a significant effect, as its fluctuations are relatively moderate and the local economic structure mitigates its impact on purchasing power. In contrast, HDI has a significant and positive effect, suggesting that improvements in education, health, and living standards enhance productivity and economic participation. Simultaneously, all three variables significantly influence economic growth, highlighting the importance of combining social capital, macroeconomic stability, and human resource quality to support sustainable economic growth in Jambi Province.</em></p> Iqbal Rayhan Choiri, M. Yunus, Faturahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23747 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 A SOCIOLINGUISTIC ANALYSIS OF CASUAL STYLE IN BTS’S SONG “DYNAMITE” https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24291 <p><em>This study aims to examine the use of casual language style in the English lyrics of “Dynamite” by BTS.&nbsp; This study examines the key characteristics of casual English style, specifically the absence of articles, subjects, and auxiliaries, and explores how these aspects influence the song’s meaning, rhythm, and emotional tone.&nbsp; This study employs a qualitative descriptive method to analyze and describe the linguistic patterns present in the lyrics. The data were gathered through the transcription and analysis of the official English lyrics of the song. The results indicate a total of 14 instances, which include 4 instances of article absence, 6 instances of subject absence, and 4 instances of auxiliary absence. The omissions present in the song are not indicative of grammatical errors; rather, they are intentional stylistic choices that contribute to the spontaneity, rhythm, and expressiveness of the song.&nbsp; The findings show that the casual style employed in “Dynamite” contributes to a vibrant, conversational, and joyful tone, which effectively engages listeners and reinforces the song’s cheerful theme.</em></p> Nur Halimah, Nurma Dhona Handayani, Sipri Hanus Tewarat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24291 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 DAYA TERIMA KONSUMEN PRODUK STIK BAWANG DENGAN PENAMBAHAN BUBUK UDANG REBON (BONION) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24481 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat daya terima konsumen terhadap produk stik bawang dengan penambahan bubuk udang rebon pada tiga tingkat formulasi, yaitu 5%, 10%, dan 15%, serta menentukan formulasi yang memiliki tingkat penerimaan tertinggi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium pengolahan, Program Studi Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta, sedangkan pengujian daya terima dilakukan di wilayah Bekasi Timur dan Jakarta Timur dengan melibatkan 100 panelis konsumen berusia 15–55 tahun. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui uji hedonik menggunakan skala penilaian lima tingkat. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma bawang, aroma udang rebon, rasa bawang, rasa udang rebon, dan tekstur. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata tertinggi dalam berbagai aspek yaitu pada formulasi terbaik yaitu pada 5% aspek warna memiliki nilai rata-rata sebesar 3,99. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata tertinggi dalam berbagai aspek yaitu pada formulasi terbaik yaitu pada 10% dengan nilai rata-rata aspek aroma bawang tertinggi sebesar 3,97, aspek aroma udang rebon memiliki nilai rata-rata 3,9, aspek rasa bawang memiliki nilai rata-rata 4,08, aspek rasa udang rebon memiliki rata-rata 4,03, dan aspek tekstur (kerenyahan) memiliki rata-rata 4,15. Berdasarkan hasil penilaian keseluruhan terhadap seluruh atribut sensori, formulasi dengan penambahan bubuk udang rebon sebesar 10% memperoleh tingkat kesukaan tertinggi sehingga dinilai sebagai formulasi yang paling dapat diterima oleh konsumen.</p> <p><em>This study aimed to evaluate consumer acceptance of onion sticks enriched with rebon shrimp powder at three formulation levels—5%, 10%, and 15%—and to identify the formulation with the highest level of acceptance. The study was conducted at the Culinary Arts and Food Service Management Laboratory, Faculty of Engineering, State University of Jakarta, while acceptance testing took place in East Bekasi and East Jakarta, involving 100 untrained panelists aged 15–55. A survey method with a quantitative descriptive approach was employed, utilizing a hedonic test based on a five-point rating scale. The parameters observed included color, onion aroma, rebon shrimp aroma, onion flavor, rebon shrimp flavor, and texture. Analysis results showed that the mean scores for color across the 5%, 10%, and 15% formulations were 3.99, 3.93, and 3.75, respectively, while the mean scores for onion aroma were 3.91, 3.97, and 3.70, respectively. Based on the overall assessment of all sensory attributes, the formulation with 10% rebon shrimp powder achieved the highest preference rating, making it the formulation most acceptable to consumers.</em></p> Yuni Meilia, Fifi Amelia Mufidah, Sachriani, Cucu Cahyana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24481 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PELAYANAN BANK SYARIAH NASIONAL (BSN) JAMBI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23897 <p>Seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan layanan keuangan yang sesuai syariah, industri perbankan Islam di Indonesia semakin berkembang. Kualitas layanan memainkan peran penting dalam menentukan kepuasan pelanggan di pasar yang semakin kompetitif. Sebagai lembaga keuangan syariah, Bank Syariah Nasional (BSN) Jambi harus menggunakan teknik layanan yang efisien untuk memenuhi tuntutan klien. Namun demikian, masih terdapat sejumlah masalah layanan, termasuk informasi produk yang tidak memadai, variasi tingkat perhatian yang diberikan oleh petugas yang berbeda, dan waktu tunggu yang lama pada periode tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan layanan pelanggan Bank Syariah Nasional (BSN) Jambi, variabel yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, dan inisiatif bank untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Dalam penelitian ini, digunakan teknik kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Wawancara dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian diperiksa secara induktif. Menurut temuan, metode layanan yang telah dipraktikkan meliputi peningkatan kaliber sumber daya manusia, penerapan etika layanan berbasis syariah, penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang memadai, dan penggunaan teknologi layanan. Profesionalisme dan perilaku petugas berdampak pada kepuasan pelanggan, kejelasan informasi, kecepatan pelayanan, serta kesesuaian dengan prinsip syariah. Upaya peningkatan kepuasan dilakukan melalui evaluasi pelayanan, pembinaan pegawai, dan perbaikan sistem pelayanan.</p> <p><em>In keeping with the growing public demand for financial services that adhere to Islamic principles, Indonesia's Islamic banking industry is growing. Customer happiness is now significantly influenced by service quality in a market that is becoming more and more competitive. As an Islamic financial institution, Bank Syariah Nasional (BSN) Jambi must use efficient service techniques to satisfy client demands. Nonetheless, a number of service problems still exist, including inadequate product information, disparities in personnel service quality, and lengthy wait periods during certain hours. The purpose of this research is to identify the customer service tactics used by Bank Syariah Nasional (BSN) Jambi, the variables that affect customer happiness, and the bank's initiatives to raise customer satisfaction. This research employs a descriptive, qualitative methodology. Interviews and documentation were used to gather data, which were then inductively examined. The findings demonstrate that the service tactics used include enhancing the caliber of human resources and implementing sharia-based service principles, providing adequate facilities and infrastructure, and utilizing service technology. Customer satisfaction is influenced by the attitude and professionalism of officers, clarity of information, speed of service, and compliance with sharia principles. Efforts to improve satisfaction are carried out through service evaluation, employee training, and service system improvements.</em></p> Victor Dirwantara, Rizcha Dwi Oviani, Youdhi Prayogo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23897 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KINERJA JALAN DAN SIMULASI LALU LINTAS PADA KORIDOR STRATEGIS PELABUHAN BANYUWANGI MENGGUNAKAN PKJI 2023 DAN PTV VISSIM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24366 <p>Koridor Jalan Gatot Subroto di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, merupakan jalur strategis yang menghubungkan pergerakan logistik dan penumpang menuju Pelabuhan Banyuwangi. Meningkatnya volume kendaraan sering kali memicu penurunan kinerja jalan dan potensi kemacetan di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas pada kondisi eksisting serta menyimulasikan skenario perbaikan guna mengoptimalkan arus lalu lintas menggunakan pedoman Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) dan perangkat lunak PTV VISSIM. Data primer meliputi volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan geometri jalan, sedangkan data sekunder berupa data sarana prasarana dan pertumbuhan lalu lintas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, beberapa segmen jalan atau simpang mengalami penurunan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS). Berdasarkan hasil tersebut, dilakukan pemodelan mikro menggunakan PTV VISSIM untuk menguji beberapa skenario manajemen lalu lintas, seperti optimalisasi waktu siklus lampu lalu lintas, pelarangan parkir di badan jalan, atau penataan lautan antrean. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario perbaikan mampu menurunkan nilai tundaan secara signifikan dan meningkatkan indeks tingkat pelayanan jalan. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis yang adaptif bagi pemangku kebijakan dalam menjaga stabilitas kinerja jaringan jalan di koridor strategis Pelabuhan Banyuwangi.</p> <p><em>The Gatot Subroto road corridor in Ketapang Village, Kalipuro District, serves as a strategic route connecting logistics and passenger movements toward the Banyuwangi Port. The increasing volume of vehicles frequently triggers a decline in road performance and potential traffic congestion in the area. This study aims to analyze the existing traffic performance and simulate improvement scenarios to optimize traffic flow using the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023) and PTV VISSIM software. Primary data includes traffic volume, vehicle speed, and road geometry, while secondary data consists of infrastructure and traffic growth data. The analysis indicates that under existing conditions, several road segments or intersections experience a decrease in the Level of Service (LOS). Based on these findings, microscopic modeling using PTV VISSIM was conducted to test several traffic management scenarios, such as optimizing traffic light cycle times, prohibiting on-street parking, or managing queue lengths. The simulation results show that the proposed improvement scenarios significantly reduce delay times and improve the road's level of service index. This research provides adaptive technical recommendations for policymakers to maintain the stability of road network performance in the strategic corridor of Banyuwangi Port.</em></p> Ahmad Rofif Hisbulloh, Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo, Heri Sujatmiko Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24366 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS DESAIN GEOMETRIK JALAN PADA ALINYEMEN HORIZONTAL (TIKUNGAN) DENGAN METODE BINA MARGA DAN AASHTO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24641 <p>Geometri jalan merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas, khususnya pada alinyemen horizontal (tikungan). Ruas Jalan Genteng Kulon–Wonorekso, Kabupaten Banyuwangi merupakan jalan kolektor primer yang memiliki beberapa tikungan dengan jari-jari relatif kecil serta lebar perkerasan yang belum sepenuhnya memenuhi standar geometrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain geometrik alinyemen horizontal berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) 2021 dan AASHTO 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan untuk memperoleh data geometrik jalan dan volume lalu lintas, serta data sekunder berupa fungsi dan status jalan. Analisis dilakukan terhadap parameter geometrik yang meliputi jari-jari tikungan, jenis tikungan, superelevasi, pelebaran perkerasan, dan jarak pandang menggunakan perangkat lunak Google Earth Pro, Global Mapper, dan AutoCAD Civil 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ruas jalan sepanjang 4 km terdapat 14 tikungan yang terdiri atas 8 tikungan Spiral–Circle–Spiral (SCS), 5 tikungan Spiral–Spiral (SS), dan 1 tikungan Full Circle (FC). Seluruh tikungan memiliki nilai superelevasi antara 3,0%–7,5% sehingga masih memenuhi batas maksimum 8% sesuai PDGJ 2021 dan AASHTO 2018. Namun, lebar lajur eksisting sebesar 6 m belum memenuhi ketentuan minimum sebesar 7 m, serta hasil evaluasi menunjukkan bahwa 12 dari 14 tikungan masih memerlukan pelebaran perkerasan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian dimensi geometrik pada beberapa tikungan agar sesuai dengan standar perencanaan yang berlaku.</p> <p><em>Road geometric design plays a crucial role in ensuring traffic safety, driving comfort, and operational efficiency, particularly along horizontal alignments (curves). Genteng Kulon–Wonorekso Road in Banyuwangi Regency is classified as a primary collector road and contains several horizontal curves with relatively small radii and pavement widths that may not fully comply with current geometric design standards. This study aims to evaluate the geometric design of the road's horizontal alignment based on the Indonesian Road Geometric Design Guidelines (PDGJ) 2021 and the American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) 2018 standards. A quantitative descriptive approach was employed using field surveys to collect geometric and traffic data, complemented by secondary data on road classification and functional characteristics. The evaluation focused on curve radius, curve type, superelevation, pavement widening, and sight distance, utilizing Google Earth Pro, Global Mapper, and AutoCAD Civil 3D for geometric analysis. The results identified 14 horizontal curves along the 4 km study segment, consisting of eight Spiral–Circle–Spiral (SCS) curves, five Spiral–Spiral (SS) curves, and one Full Circle (FC) curve. All curves exhibited superelevation values ranging from 3.0% to 7.5%, satisfying the maximum allowable limit of 8% specified by both PDGJ 2021 and AASHTO 2018. However, the existing pavement width of 6 m does not meet the required minimum width of 7 m for a two-lane undivided primary collector road. Furthermore, the analysis indicates that 12 of the 14 curves require pavement widening to accommodate vehicle maneuverability and enhance traffic safety. Therefore, improvements to the geometric dimensions of several horizontal curves are recommended to achieve compliance with current design standards and improve the overall safety and comfort of road users</em></p> Muhammad Izzul Fikri, Heri Sujatmiko, Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24641 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PERBANDINGAN METODE CUMULATIVE SUMMARY DAN Z-SCORE DALAM IDENTIFIKASI BLACK SPOT SERTA EVALUASI BANGUNAN PELENGKAP JALAN PADA RUAS JALAN TAMBAK OSOWILANGUN – GRESIK – KALIANAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24273 <p>Ruas Jalan Tambak Osowilangun – Gresik – Kalianak di Kota Surabaya merupakan koridor arteri primer logistik yang memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas sangat tinggi, sehingga dikenal oleh masyarakat sebagai "jalur tengkorak". Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kecelakaan lalu lintas, menentukan segmen titik rawan kecelakaan (black spot), serta mengevaluasi kondisi bangunan pelengkap keselamatan jalan pada koridor sepanjang 6 km tersebut. Ruas pengamatan dibagi secara sistematis menjadi enam segmen dengan panjang masing-masing 1 km. Analisis data sekunder menggunakan rekaman kecelakaan periode tahun 2022–2025 dari Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Penentuan lokasi black spot dilakukan melalui pendekatan komparatif antara metode Cumulative Summary (CUSUM) dan metode Z-Score. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode menghasilkan identifikasi spasial yang konsisten. Segmen 1 (STA 0+000 – STA 1+000) teridentifikasi sebagai segmen paling rawan (black spot utama), diikuti oleh Segmen 6 (STA 5+000 – STA 6+000), Segmen 3 (STA 2+000 – STA 3+000), dan Segmen 2 (STA 1+000 – STA 2+000). Evaluasi kondisi bangunan pelengkap jalan di area black spot mengidentifikasi marka jalan yang memudar, posisi rambu yang miring atau terhalangi vegetasi dan tiang listrik, kegagalan fungsi lampu peringatan (warning light), serta kerusakan permukaan jalan berupa retak halus dan gelombang perkerasan. Diperlukan perbaikan dan penataan ulang infrastruktur keselamatan jalan secara menyeluruh guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.</p> <p><em>The Osowilangun – Gresik – Kalianak road section in Surabaya is a critical primary arterial logistics corridor characterized by a high rate of traffic accidents, locally referred to as a "death path". This study aims to identify traffic accident characteristics, determine black spot segments, and evaluate the conditions of road complementary safety infrastructure along this 6 km corridor. The study area was systematically partitioned into six 1 km observation segments. Secondary accident data for the 2022–2025 period was obtained from the Surabaya Metropolitan Police and the Tanjung Perak Port Police. Spatial identification of black spots was evaluated using a comparative approach between the Cumulative Summary (CUSUM) an Z-Score statistical methods. The results indicate that both methods yield highly consistent spatial identifications. Segment 1 (STA 0+000 – STA 1+000) was identified as the most critical black spot, followed by Segment 6 (STA 5+000 – STA 6+000), Segment 3 (STA 2+000 – STA 3+000), and Segment 2 (STA 1+000 – STA 2+000). Physical evaluations of complementary structures within the black spot areas revealed severely faded lane markings, structural misalignment or vegetation blockage of traffic signs, malfunctioning solar-powered warning lights, and localized pavement distresses such as fatigue cracking and rutting. A thorough rehabilitation and reorganization of road safety equipment are required to mitigate accident rates and improve traffic safety.</em></p> Jovita Meiva Angelina, Audinda Virsa Leinia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24273 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 SISTEM MONITORING KONDISI PISAU DIE CUTTING DAN ANALISIS KEANDALAN (RELIABILITY ANALYSIS) DENGAN PENDEKATAN DISTRIBUSI WEIBULL DI PT.XYZ https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24442 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan pisau die cutting di PT. XYZ menggunakan distribusi Weibull serta merancang sistem monitoring kondisi untuk memprediksi waktu penggantian optimal. Latar belakang penelitian didasari oleh downtime tidak terjadwal akibat ketidakpastian waktu penggantian pisau dan belum adanya sistem prediktif di perusahaan. Data historis dari 30 pisau die cutting yang gagal selama Januari–April 2026 dianalisis melalui statistik deskriptif, uji distribusi, estimasi parameter Weibull dengan MLE, perhitungan fungsi keandalan R(t) dan hazard h(t), MTTF, median, serta penentuan waktu inspeksi dan penggantian optimal. Hasil penelitian menunjukkan data TTF memiliki variabilitas sangat tinggi (rentang 6.950–1.733.875 impression, mean 270.212, median 142.303). Distribusi Weibull 2 parameter terpilih sebagai model terbaik (p-value=0,042) dengan nilai shape β=0,671 dan scale η=185.742 impression, yang mengindikasikan pola infant mortality (β&lt;1), bukan wear-out. MTTF diperoleh 239.050 impression dan median 107.730 impression. Waktu inspeksi ditetapkan pada 48.846 impression (keandalan 75%) dan penggantian optimal pada 142.303 impression (keandalan 50%). Sistem monitoring tiga zona warna (hijau, kuning, merah) dirancang untuk memandu teknisi dalam pengambilan keputusan penggantian pisau secara objektif. Kesimpulan penelitian ini adalah pola kegagalan pisau die cutting di PT. XYZ adalah infant mortality yang didominasi kerusakan rompang (63,3%). Model yang dibangun memiliki tingkat validitas baik dengan R²=0,942 dan error rata-rata 4,1%. PT. XYZ disarankan mengimplementasikan sistem monitoring tiga zona warna dengan batas inspeksi 48.846 impression dan penggantian optimal 142.303 impression, mengevaluasi kualitas pemasok pisau secara berkala, serta memperbarui model keandalan setiap 6 bulan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu teknik industri khususnya penerapan analisis keandalan pada komponen die cutting di industri kemasan, serta memberikan solusi praktis bagi PT. XYZ dalam meningkatkan efektivitas perawatan dan produktivitas produksi</p> <p><em>This study aims to analyze the reliability of die cutting blades at PT. XYZ using the Weibull distribution and to design a condition monitoring system for predicting optimal replacement time. The background of this research is based on unplanned downtime due to uncertainty in blade replacement and the absence of a predictive system in the company. Historical data from 30 failed die cutting blades during January–April 2026 were analyzed through descriptive statistics, goodness of fit test, Weibull parameter estimation using MLE, reliability function R(t) and hazard function h(t), MTTF, median, and determination of optimal inspection and replacement times. The results showed that TTF data had very high variability (range 6,950–1,733,875 impressions, mean 270,212, median 142,303). The 2-parameter Weibull distribution was selected as the best model (p-value=0.042) with shape parameter β=0.671 and scale parameter η=185,742 impressions, indicating an infant mortality pattern (β&lt;1), not wear-out. MTTF obtained was 239,050 impressions and median was 107,730 impressions. Inspection time was set at 48,846 impressions (75% reliability) and optimal replacement at 142,303 impressions (50% reliability). A three-zone color monitoring system (green, yellow, red) was designed to guide technicians in making objective blade replacement decisions. The conclusion of this study is that the failure pattern of die cutting blades at PT. XYZ is infant mortality, dominated by chipped damage (63.3%). The developed model has good validity with R²=0.942 and average error of 4.1%. PT. XYZ is advised to implement a three-zone color monitoring system with inspection limit of 48,846 impressions and optimal replacement of 142,303 impressions, to evaluate blade supplier quality periodically, and to update the reliability model every 6 months. This research contributes to the development of industrial engineering knowledge, particularly in the application of reliability analysis to die cutting components in the packaging industry, and provides practical solutions for PT. XYZ in improving maintenance effectiveness and production productivity</em></p> Edwar Agus Junaedi, Tarman, Hendi Iskandar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24442 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH IKLAN DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI PENGGUNA MARKETPLACE SHOPEE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23871 <p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam melakukan aktivitas belanja melalui marketplace. Shopee sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia memanfaatkan berbagai strategi pemasaran, seperti iklan dan promosi penjualan, untuk menarik perhatian konsumen. Strategi tersebut berpotensi mendorong terjadinya pembelian impulsif, khususnya pada kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh iklan terhadap pembelian impulsif, (2) pengaruh promosi penjualan terhadap pembelian impulsif, dan (3) pengaruh iklan dan promosi penjualan secara simultan terhadap pembelian impulsif pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI pengguna marketplace Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 255 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI pengguna marketplace Shopee. Sampel penelitian terdiri atas 81 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27, yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel iklan tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai signifikansi sebesar 0,475 &gt; 0,05, sedangkan variabel promosi penjualan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai signifikansi sebesar 0,233 &gt; 0,05. Namun, secara simultan iklan dan promosi penjualan berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai Fhitung sebesar 4,713 dan signifikansi 0,012 &lt; 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,084 menunjukkan bahwa iklan dan promosi penjualan secara bersama-sama mampu menjelaskan pembelian impulsif sebesar 8,4%, sedangkan sisanya sebesar 91,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa iklan dan promosi penjualan secara individual belum mampu memengaruhi pembelian impulsif mahasiswa secara signifikan. Namun, ketika kedua variabel tersebut hadir secara bersamaan, keduanya mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelian impulsif. Dengan demikian, perilaku pembelian impulsif mahasiswa tidak dipengaruhi oleh satu strategi pemasaran secara terpisah, melainkan oleh kombinasi berbagai stimulus pemasaran yang diterima selama berbelanja melalui marketplace Shopee.</p> <p><em>The rapid development of digital technology has transformed consumer behavior in online shopping through marketplace platforms. Shopee, as one of the largest marketplaces in Indonesia, employs various marketing strategies, including advertising and sales promotion, to attract consumers' attention. These strategies have the potential to encourage impulse buying behavior, particularly among university students who actively use digital platforms. This study aims to examine: (1) the effect of advertising on impulse buying, (2) the effect of sales promotion on impulse buying, and (3) the simultaneous effect of advertising and sales promotion on impulse buying among students of the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI who use the Shopee marketplace. This study employed a quantitative approach with a causal associative research design. The research population consisted of 255 students of the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI who use the Shopee marketplace. A total of 81 respondents were selected as the research sample using a purposive sampling technique. Data were collected through a questionnaire based on a Likert scale. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS Statistics 27, including validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination analysis.The results of the study indicate that, partially, advertising has no significant effect on impulse buying, with a significance value of 0.475 &gt; 0.05. Likewise, sales promotion has no significant effect on impulse buying, with a significance value of 0.233 &gt; 0.05. However, advertising and sales promotion simultaneously have a significant effect on impulse buying, as indicated by an F-value of 4.713 and a significance value of 0.012 &lt; 0.05. Furthermore, the Adjusted R Square value of 0.084 indicates that advertising and sales promotion jointly explain 8.4% of the variance in impulse buying behavior, while the remaining 91.6% is influenced by other factors beyond the scope of this study.Based on these findings, it can be concluded that advertising and sales promotion, when examined individually, do not significantly influence students' impulse buying behavior. However, when both variables are considered simultaneously, they have a significant effect on impulse buying. Therefore, students' impulse buying behavior is not driven by a single marketing strategy, but rather by the combination of various marketing stimuli encountered while shopping through the Shopee marketplace.&nbsp;&nbsp;&nbsp; </em></p> Alfandy Yogi Pramuditya, Muhammad Anasrulloh, Ekbal Santoso Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23871 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 KESALAHAN PENGGUNAAN AFIKS PADA PENULISAN TUGAS MAHASISWA SEMESTER II https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24354 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan afiks pada penulisan tugas mahasiswa semester 2 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi terhadap tugas-tugas mahasiswa semester 2. Data penelitian berupa kata-kata yang mengandung kesalahan penggunaan afiks, meliputi prefiks, sufiks, konfiks, dan infiks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menarik simpulan berdasarkan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan afiks masih sering ditemukan, terutama pada penggunaan prefiks me-, ber-, di-, dan konfiks ke-an serta pe-an. Kesalahan tersebut meliputi penghilangan afiks, penambahan afiks yang tidak tepat, pemilihan bentuk afiks yang tidak sesuai, dan kekeliruan dalam membedakan penggunaan prefiks di- dengan preposisi di. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman terhadap kaidah morfologi bahasa Indonesia, pengaruh bahasa daerah atau bahasa sehari-hari, serta kurangnya ketelitian dalam proses penulisan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan menulis akademik, khususnya dalam penggunaan afiks yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.</p> <p><em>This study aims to describe the forms of errors in the use of affixes in the writing assignments of second-semester university students and to identify the factors contributing to these errors. The study employed a qualitative descriptive approach using content analysis of second-semester students' written assignments. The research data consisted of words containing errors in the use of affixes, including prefixes, suffixes, circumfixes, and infixes. Data were collected through documentation, while data analysis was conducted by identifying, classifying, analyzing, and drawing conclusions based on the rules of standard Indonesian grammar. The findings indicate that errors in the use of affixes are still frequently found, particularly in the use of the prefixes me-, ber-, and di-, as well as the circumfixes ke-...-an and pe-...-an. These errors include the omission of affixes, the addition of inappropriate affixes, the selection of incorrect affix forms, and confusion between the prefix di- and the preposition di. The factors contributing to these errors include a lack of understanding of Indonesian morphological rules, the influence of regional languages or everyday spoken language, and insufficient attention during the writing process. This study is expected to serve as an evaluation resource for lecturers and students in improving academic writing skills, particularly in the appropriate use of affixes in accordance with standard Indonesian language rules.</em></p> Meli Agustina, Luky Maezahra, Olivia Aziziah, Baiq Rismarini Nursaly Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24354 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGATURAN HUKUM HAK CIPTA TERHADAP KONTEN BERBASIS NON-FUNGIBLE TOKEN DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24578 <p>Perkembangan teknologi blockchain telah melahirkan Non-Fungible Token (NFT) sebagai bentuk baru komersialisasi karya digital. NFT memungkinkan karya cipta, khususnya karya seni digital, diperjualbelikan dalam bentuk token unik yang tercatat dalam sistem blockchain. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum terkait pengaturan dan perlindungan hak cipta atas karya yang dikomersialisasikan melalui NFT dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum hak cipta terhadap konten berbasis Non-Fungible Token dalam sistem hukum Indonesia serta mengkaji bentuk perlindungan hukum hak cipta terhadap pencipta konten yang dikomersialisasikan dalam bentuk NFT. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Analisis difokuskan pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta peraturan perundang-undangan terkait yang relevan dengan transaksi elektronik dan karya digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif karya digital yang diperjualbelikan dalam bentuk NFT tetap termasuk ciptaan yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta, sehingga hak moral dan hak ekonomi pencipta tetap melekat dan mendapatkan perlindungan hukum. Namun, belum adanya pengaturan yang secara eksplisit mengatur NFT sebagai bentuk pemanfaatan karya digital menimbulkan kebutuhan interpretasi hukum dalam praktiknya. Perlindungan hukum terhadap pencipta dapat dilakukan melalui perlindungan preventif dan represif, baik melalui pengakuan hak cipta secara otomatis, perjanjian lisensi, maupun mekanisme penyelesaian sengketa perdata dan pidana. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan penyempurnaan regulasi guna memberikan kepastian hukum yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital berbasis blockchain.</p> <p><em>The development of blockchain technology has introduced Non-Fungible Tokens (NFTs) as a new form of digital work commercialization. NFTs enable copyrighted works, particularly digital artworks, to be traded in the form of unique tokens recorded on a blockchain system. This phenomenon raises legal issues concerning the regulation and protection of copyright over works commercialized through NFTs within the Indonesian legal system. This research aims to analyze the legal regulation of copyright over NFT-based content within the Indonesian legal framework and to examine the forms of legal protection available to creators whose works are commercialized in the form of NFTs. This study employs normative legal research using statutory and conceptual approaches. The analysis focuses on Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and other relevant regulations related to electronic transactions and digital works. The results indicate that, normatively, digital works traded as NFTs remain protected works under Indonesian Copyright Law, and therefore the moral and economic rights of creators remain attached and legally protected. However, the absence of explicit regulation specifically addressing NFTs as a form of digital work utilization creates interpretative challenges in practice. Legal protection for creators may be provided through preventive and repressive measures, including automatic copyright protection, licensing agreements, and civil or criminal dispute resolution mechanisms. Therefore, regulatory refinement is necessary to ensure greater legal certainty and adaptability to blockchain-based digital technological developments.</em></p> Mahatir Ahmad Madika, Ivan Zairani Lisi, Yennita Astarina Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24578 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGUATAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PENDIDIKAN TINGGI DALAM MENCIPTAKAN BUDAYA KEBEBASAN BERPENDAPAT DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23966 <p>Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa serta memperkuat budaya kebebasan berpendapat di Indonesia sebagai negara demokrasi. Kebebasan berpendapat merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, sehingga perlu diimplementasikan secara bertanggung jawab dalam lingkungan akademik. Terdapat tantangan dalam mewujudkan kebebasan berpendapat yang seimbang antara hak dan kewajiban, khususnya bagi dosen dan mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hak dosen dan mahasiswa dalam kebebasan mengemukakan pendapat serta peran pendidikan kewarganegaraan dalam memperkuat budaya demokrasi di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan yang digunakan meliputi studi kepustakaan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, konsep hukum, serta literatur yang relevan. Bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan analisis dilakukan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat di perguruan tinggi telah dijamin secara konstitusional, namun implementasinya harus tetap memperhatikan norma hukum, etika akademik, dan tanggung jawab sosial. Dosen memiliki hak untuk menyampaikan ilmu dan pendapat secara profesional, sedangkan mahasiswa berhak menyampaikan gagasan, kritik, dan pendapat secara bebas dalam forum akademik. Pendidikan kewarganegaraan berperan strategis dalam menanamkan nilai demokrasi, pemikiran kritis, toleransi, serta kesadaran hak dan kewajiban, sehingga mampu menciptakan budaya kebebasan berpendapat yang konstruktif dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan tinggi.</p> <p><em>Civics education in higher education plays a crucial role in shaping student character and strengthening a culture of freedom of expression in Indonesia, a democratic nation. Freedom of expression is a human right guaranteed by the 1945 Constitution, and therefore, it must be implemented responsibly in the academic environment. There are challenges in realizing freedom of expression that balances rights and obligations, particularly for lecturers and students in higher education. This study aims to determine the rights of lecturers and students to freedom of expression and the role of civics education in strengthening a culture of democracy in higher education. This research is a normative juridical study with a descriptive approach. The approach used includes a literature review, examining laws and regulations, legal concepts, and relevant literature. The legal materials consist of primary and secondary legal materials, with data collection through documentary studies and deductive analysis. The results indicate that freedom of expression in higher education is constitutionally guaranteed, but its implementation must still adhere to legal norms, academic ethics, and social responsibility. Lecturers have the right to convey knowledge and opinions professionally, while students have the right to express ideas, criticisms, and opinions freely in academic forums. Civics education plays a strategic role in instilling democratic values, critical thinking, tolerance, and an awareness of rights and obligations, thereby fostering a culture of constructive and responsible freedom of expression in higher education.</em></p> Rheina Putri Shapira Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23966 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF DAN BEBAN KERJA MENTAL AKIBAT KETIDAKTERATURAN ROTASI SHIFT KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE SOFI DAN NASA-TLX https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24425 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelelahan kerja subjektif dan beban kerja mental akibat ketidakteraturan rotasi shift kerja pada karyawan Alfamart Bungursari 2 Purwakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan sebagai responden penelitian. Penelitian ini menggunakan metode SOFI (Subjective Fatigue Occupational Survey) dan NASA-TLX (Task Load Index). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh populasi karyawan Alfamart Bungursari 2 Purwakarta yang berjumlah 5 orang responden dengan teknik total sampling (sensus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelelahan kerja subjektif sebesar 4,14, yang termasuk kategori sedang. Sementara itu, rata-rata skor beban kerja mental sebesar 77,65, yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa meskipun tingkat kelelahan subjektif masih berada pada tingkat yang dapat ditoleransi, karyawan mengalami beban kerja mental yang tinggi akibat tuntutan pekerjaan, tekanan waktu, dan ketidakteraturan rotasi shift kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi terhadap sistem rotasi shift serta pengelolaan beban kerja untuk mengurangi risiko kelelahan, meningkatkan kenyamanan kerja, dan mendukung produktivitas serta kesehatan karyawan.</p> <p><em>This study aimed to evaluate subjective work fatigue and mental workload caused by irregular work shift rotation among employees at Alfamart Bungursari 2 Purwakarta. The research employed a quantitative descriptive approach. Data were collected through questionnaires distributed to all employees as research respondents. Subjective work fatigue was measured using the Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI), while mental workload was assessed using the NASA-Task Load Index (NASA-TLX). The results indicated that the average subjective work fatigue score was 4.14, which falls into the moderate category. Meanwhile, the average mental workload score was 77.65, categorized as high. These findings indicate that although employees' subjective fatigue remains at a tolerable level, they experience a high mental workload due to job demands, time pressure, and irregular shift rotation. Therefore, the company should evaluate its shift rotation system and workload management to minimize fatigue risks, improve employee comfort, and enhance productivity and occupational health.</em></p> Hildan Maulana Herianto, Indra Gumelar, Osep Hijuzaman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24425 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 KONTRIBUSI LEMBAGA PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN TAMAN KANAK-KANAK AL-QUR'AN (LPPTKA) TERHADAP PENGEMBANGAN LITERASI AL-QUR'AN ANAK USIA DINI DI KABUPATEN BONE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/25003 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan literasi Al-Qur'an anak usia dini, kontribusi Lembaga Pengembangan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (LPPTKA), serta tantangan yang dihadapi di Kabupaten Bone. Lokasi penelitian mencakup tujuh unit TKA/TPA binaan DPD LPPTKA BKPRMI yang tersebar di Kecamatan Patimpeng, Bontocani, Kahu, Kajuara, Lappariaja, Ponre, dan Salomekko. Sumber data meliputi ketua LPPTKA, kepala unit, pendidik, serta orang tua/wali santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan meliputi pedagogis, psikologis, sosiologis, dan teologis normatif, dengan instrumen berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi yang mencakup dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan sosioreligius. Data dianalisis secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi LPPTKA Kabupaten Bone dalam pengembangan literasi Al-Qur'an anak usia dini telah berjalan secara terarah dan positif. Namun, masih diperlukan penguatan pada aspek pemerataan supervisi, standardisasi media pembelajaran, dan pelatihan tajwid berkelanjutan bagi pendidik. Temuan ini menjadi landasan bagi optimalisasi pemerataan pembinaan dan standardisasi mutu antarunit guna memperkuat pendidikan Al-Qur'an nonformal yang berkelanjutan. Secara konkret, penelitian ini berkontribusi dalam upaya mencetak generasi Qur'ani yang cerdas secara kognitif, berkarakter religius, dan berakhlak mulia, sekaligus mendukung penurunan angka buta aksara Al-Qur'an di Kabupaten Bone.</p> <p><em>This study aims to analyze the development of early childhood Qur'anic literacy, the contribution of the Institute for the Development of Qur'anic Kindergarten Education (LPPTKA), and the challenges faced in Bone Regency. The research was conducted at seven TKA/TPA units under the supervision of the Regional Board of LPPTKA BKPRMI Bone Regency, spread across seven sub-districts: Patimpeng, Bontocani, Kahu, Kajuara, Lappariaja, Ponre, and Salomekko. Data sources included the chairperson of LPPTKA, unit heads, educators (ustaz/ustazah), and parents/guardians of the students. This study employed a descriptive qualitative research design, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The approaches applied were pedagogical, psychological, sociological, and normative-theological, with instruments consisting of interview guidelines, observation sheets, and documentation tools covering cognitive, affective, psychomotor, and socio-religious dimensions. The data were analyzed using deductive analysis. The findings reveal that the contribution of LPPTKA Bone Regency to the development of early childhood Qur'anic literacy has been well-directed and positive. Nevertheless, further strengthening is still required in terms of equitable supervision, standardization of instructional media, and continuous tajwid training for educators. These findings serve as a foundation for optimizing the equal distribution of guidance and quality standardization across units to reinforce sustainable non-formal Qur'anic education. Concretely, this research contributes to efforts to produce a Qur'anic generation that is cognitively intelligent, religiously characterized, and morally upright, while also supporting the reduction of Qur'anic illiteracy rates in Bone Regency.</em></p> Suaib, Samsinar Syarifuddin, Sultan Hasanuddin, Sarifa Suhra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/25003 Wed, 05 Aug 2026 00:00:00 +0000 VALUE FORMATION AND PURCHASE DECISIONS : PRODUCT BUNDLING, PRODUCT QUALITY, AND PERSONAL SELLING AT UD WULANDARI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23858 <p><em>The abstract should provide a comprehensive and concise summary of the article (American Psychological Association, 2020) and be written in 150–250 words. It should briefly state the aim of the study, the research design and method (including participants/sample and data analysis), and the main results or findings, highlighting the direction and significance of the findings. Where relevant, key theoretical or practical implications should be briefly indicated.&nbsp;&nbsp;&nbsp; </em></p> Annisa Putri Wulandari, Romauli Nainggolan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23858 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 KRIMINALISASI PENGEDARAN ANDROGENIK ANABOLIK STEROID DI INDONESIA (THE CRIMINALIZATION OF ANABOLIC ANDROGENIC STEROIDS DISTRIBUTION IN INDONESIA) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24333 <p>Androgenik Anabolik Steroid pada dasarnya adalah turunan sintesis dari hormon sex testosterone pria yang pada awal mula penciptaannya dimanfaatkan untuk kebutuhan medis pada seseorang mengalami kondisi gangguan kesehatan atau sistem hormon tertentu. Seiring perkembangan zaman saat ini Androgenik Anabolik Steroid mulai banyak juga disalahgunakan oleh sebagian masyarakat yang tidak memiliki kepentingan terhadap penggunaannya, hal ini kemudian dipandang sebagai suatu peluang bagi beberapa pihak untuk mengambil keuntungan melalui pengedaran Androgenik Anabolik Steroid. Pengaturan mengenai obat-obatan di Indonesia secara umum diatur melalui Undang-Undang Kesehatan, Namun, peraturan tersebut pada saat ini dalam penerapannya masih terdapat beberapa permasalahan, khususnya dengan tidak adanya kepastian hukum serta tidak adanya peraturan yang mengatur secara jelas dan eksplisit dalam menyelesaikan permasalahan mengenai pengedaran Androgenik Anabolik Steroid. Oleh karena itu, penting untuk diadakannya suatu peraturan yang secara jelas mengatur mengenai Androgenik Anabolik Steroid sebagai jalan dalam menghadirkan kepastian hukum dan menyelesaikan permasalahan mengenai Androgenik Anabolik Steroid khususnya dalam pengedarannya.</p> <p><em>Androgenic Anabolic Steroids are essentially synthetic derivatives of the male sex hormone testosterone, initially created for medical purposes to address certain health or hormonal issues. However, over time, they've been misused by some individuals without legitimate need, creating a lucrative opportunity for illicit distribution. In Indonesia, drug regulations are generally governed by Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning the Health. Yet, implementation gaps remain, particularly the lack of legal certainty and explicit rules addressing Androgenic Anabolic Steroid circulation. Because of that, clear regulations specifically about Androgenic Anabolic Steroids are needed to ensure legal clarity and to overcome distribution issues</em></p> Odie Melvit Prajawan, Rini Apriyani, Deny Slamet Pribadi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24333 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI PENERAPAN KEBIJAKAN SINGLE PATIENT ROOM DI RUANG RAWAT INAP RSUD PAYANGAN MENGGUNAKAN METODE CIPP DANIEL STUFFLEBEAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24570 <p>Latar Belakang: Kebijakan Single Patient Room (SPR) diterapkan untuk meningkatkan mutu pelayanan, kenyamanan, privasi, serta pencegahan infeksi nosokomial pada pelayanan rawat inap. RSUD Payangan telah menerapkan konsep satu pasien satu kamar sebagai bagian dari kesiapan menuju Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan kebijakan Single Patient Room di ruang rawat inap RSUD Payangan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan terkait penerapan SPR di RSUD Payangan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SPR di RSUD Payangan telah berjalan cukup baik. Pada aspek context, kebijakan SPR sesuai dengan kebutuhan peningkatan mutu pelayanan, privasi, dan pencegahan infeksi. Pada aspek input, rumah sakit telah didukung regulasi, pendanaan, SDM, serta sarana prasarana yang memadai. Pada aspek process, pelayanan pasien, asuhan keperawatan, serta monitoring dan evaluasi telah berjalan sesuai SOP dan didukung sistem elektronik. Pada aspek product, penerapan SPR meningkatkan kenyamanan, kepuasan pasien, mutu pelayanan, serta mendukung kesiapan implementasi KRIS. Namun, masih terdapat kendala berupa peningkatan beban kerja perawat dan gangguan jaringan internet dalam pelayanan elektronik. Kesimpulan: Penerapan kebijakan Single Patient Room di RSUD Payangan dinilai telah berjalan baik dan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.</p> <p><em>Background: The Single Patient Room (SPR) policy was implemented to improve service quality, patient comfort, privacy, and prevention of nosocomial infections in inpatient services. RSUD Payangan has adopted the one-patient-one-room concept as part of its readiness toward Standard Inpatient Class (Kelas Rawat Inap Standar/KRIS). Objective: This study aimed to evaluate the implementation of the Single Patient Room policy in the inpatient ward of RSUD Payangan using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). Methods: This study used a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving informants related to the SPR implementation at RSUD Payangan. Results: The results showed that the implementation of SPR at RSUD Payangan has generally been well conducted. In the context aspect, the policy was aligned with the need to improve service quality, privacy, and infection prevention. In the input aspect, the hospital was supported by adequate regulations, funding, human resources, and facilities. In the process aspect, patient services, nursing care, monitoring, and evaluation were implemented according to SOP and supported by electronic systems. In the product aspect, SPR improved patient comfort, satisfaction, service quality, and supported readiness for KRIS implementation. However, challenges remained, including increased nursing workload and internet network disruptions in electronic services. Conclusion: The implementation of the Single Patient Room policy at RSUD Payangan has been considered effective in supporting quality healthcare services oriented toward patient safety and comfort. </em></p> Anak Agung Ari Saraswati, I Nyoman Adikarya Nugraha, Ni Made Ary Lisnawati, Anak Ayu Sri Saraswati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24570 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP CITRA MEREK KOSMETIK EYESHADOW PINKFLASH (STUDI PADA PRODUK PINKFLASH DI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23963 <p>Persepsi konsumen terhadap citra merek berperan penting dalam memengaruhi kepercayaan dan keputusan konsumen dalam memilih produk. Meskipun penelitian mengenai persepsi konsumen terhadap citra merek telah banyak dilakukan, namun penelitian mengenai citra merek kosmetik pinkflash, khususnya produk eyeshadow masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap citra merek kosmetik pinkflash dan cara meningkatkan persepsi konsumen terhadap citra merek kosmetik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendektaan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan Nvivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap citra merek kosmetik pinkflash dipengaruhi oleh pengalaman penggunaan produk, desain kemasan, dan lingkungan sosial. Serta, cara meningkatkan persepsi konsumen terhadap citra merek kosmetik dilakukan dengan melalui peningkatan kualitas produk, inovasi produk, penetapan harga yang sesuai, promosi yang menarik serta pemanfaatan media sosial yang efektif. Selain itu, penyampaian informasi yang jelas dan transparan mengenai keamanan produk dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperkuat citra merek pinkflash. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk dan citra merek kosmetik pinkflash.</p> <p><em>Consumer perception of brand image plays an important role in influencing consumer trust and decisions in choosing a product.&nbsp; Although research on consumer perceptions of brand image has been widely conducted, research on the brand image of pinkflash cosmetics, especially eyeshadow products, is still limited.&nbsp; This study aims to determine consumer perceptions of the brand image of pinkflash cosmetics and how to improve consumer perceptions of the cosmetic brand image. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interwiews, and documentation, then analyzed using Nvivo 12 Pro. The results of the study indicate that consumer perceptions of the brand image of pinkflash cosmetics are influenced by product usage experience, packaging design, and social environment. Furthermore, ways to improve consumer perceptions of the cosmetic brand image are through improving product quality, product innovation, appropriate pricing, attractive promotions, and effective use of social media. In addition, providing clear and transparent information about product safety can increase consumer trust and strengthen the brand image of pinkflash. This study is expected to provide input for companies in improving product quality and the brand image of pinkflash cosmetics</em></p> Herlina Indriani, Tutut Suryaningsih Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23963 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA) DI KECAMATAN BINTAN PESISIR, KABUPATEN BINTAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24415 <p>Desa Tangguh Bencana (DESTANA) merupakan salah satu kebijakan penting dalam upaya penanggulangan bencana daerah pada tingkat desa, kebijakan ini sudah dijalankan di Kecamatan Bintan Pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi kebijakan Destana di Kec. Bintan Pesisir dengan meninjau dari berbagai aspek. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data-data terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisa kelembagaan diperoleh bahwa semua desa yang ada di Kecamatan Bintan Pesisir sudah terbentuk SK DESTANA, sehingga dari segi kelembagaan sudah terbentuk. Dari segi Sumberdaya manusia, hasil menunjukkan bahwa pelatihan rutin tahunan untuk peningkatan kapasitas SDM belum sepenuhnya terlaksana, masih diperlukan peningkatan kapasitas SDM di tingkat desa dengan pelatihan-pelatihan rutin yang lebih terstruktur. Dari segi ketersediaan peralatan juga belum memadai sehingga kedepanya diperlukan pengadaan peralatan kebencanaan, terutama peralatan evakuasi dan juga peralatan peringatan dini kebencanaan. Dari segi koordinasi dan komunikasi antar organisasi sudah berjalan dengan lancar dengan adanya grup koordinasi forum penanggulangan bencana. Sudah ada koordinasi antara masyarakat tingkat Desa, TAGANA, BPBD, TNI/POLRI, BASARNAS, dan Instansi terkait lainya. Partisipasi Sebagian besar masyarakat desa sudah terlaksana dengan baik, namun masih terdapat kelompok masyarakat yang belum memahami proses penanggulangan bencana, diperlukan sosialisasi berdampak. Terdapat beberapa kelompok rentan, partisipasi masyarakat belum merata, kondisi ekonomi dan pendidikan cukup, namun masih memerlukan peningkatan kapasitas.</p> Nurfitriani, Rudi Subiyakto, Okparizan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24415 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 MODEL PREDIKSI ADAPTIF BERBASIS JARINGAN SARAF TIRUAN UNTUK OPTIMALISASI DOSIS KOAGULAN PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24795 <p>Pendosisan koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) pada instalasi pengolahan air selama ini masih banyak mengandalkan pengalaman operator melalui metode jar-test manual yang responsnya relatif lambat terhadap perubahan karakteristik air baku. Kondisi ini kerap memicu ketidak tepatan dosis, baik dalam bentuk pemborosan bahan kimia maupun penurunan kualitas air olahan. Artikel ini membahas pengembangan model prediksi adaptif berbasis jaringan saraf tiruan (Artificial Neural Network) dengan algoritma back-propagation untuk menentukan dosis PAC secara lebih presisi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran 3. Arsitektur jaringan yang digunakan terdiri atas lima neuron masukan, dua lapisan tersembunyi berturut-turut berisi 64 dan 32 neuron, serta satu neuron keluaran (konfigurasi 5-64-32-1), dengan fungsi aktivasi tanh pada lapisan tersembunyi. Model dilatih menggunakan data operasional historis dari sistem SCADA berupa debit aliran, kekeruhan air baku, dan pH, kemudian diuji terhadap data yang tidak dilibatkan pada proses pelatihan. Sistem ditempatkan dalam kerangka kontrol loop terbuka (open-loop) sehingga keluaran model berperan sebagai rekomendasi bagi operator, bukan sebagai perintah aktuasi otomatis. Hasil pengujian menunjukkan galat prediksi yang jauh lebih kecil dibandingkan pendekatan regresi konvensional, dengan penghematan konsumsi PAC sekitar 12,4% dibandingkan metode jar-test manual serta waktu respons yang turun dari kisaran 15-30 menit menjadi kurang dari satu detik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan machine learning cukup layak diadopsi sebagai instrumen bantu pengambilan keputusan pada operasional IPA berskala industri.</p> <p><em>Coagulant dosing of Poly Aluminium Chloride (PAC) in water treatment plants is still largely determined through manual jar-test procedures that respond slowly to changes in raw water characteristics, often resulting in chemical waste or degraded effluent quality. This paper presents the development of an adaptive prediction model based on a back-propagation Artificial Neural Network to determine PAC dosage more precisely at the Buaran 3 Water Treatment Plant. The network architecture consists of five input neurons, two hidden layers with 64 and 32 neurons respectively, and a single output neuron (5-64-32-1 configuration), using the tanh activation function in the hidden layers. The model was trained on historical SCADA operational data covering flow rate, raw water turbidity, and pH, then evaluated on data withheld from training. The system operates within an open-loop control framework, so its output functions as an advisory recommendation for the operator rather than an automatic actuation command. Testing shows prediction error considerably lower than conventional regression, with roughly 12.4% savings in PAC consumption compared to manual jar-test dosing and a reduction in decision response time from 15-30 minutes to under one second. These results suggest that the machine learning approach is reasonably suited for adoption as a decision-support tool in industrial-scale water treatment operations.</em></p> Adimas Yudistira Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24795 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMERINTAHAN DAERAH DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR ATAS TATA KELOLA KEUANGAN PUBLIK DAN PEMBERANTASAN KORUPSI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23803 <p>Akuntabilitas dan transparansi merupakan dua pilar utama tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya pada tingkat pemerintahan daerah yang berhadapan langsung dengan pelayanan publik dan pengelolaan keuangan desentralisasi. Artikel ini bertujuan menganalisis kondisi akuntabilitas dan transparansi pemerintahan daerah di Indonesia berdasarkan data resmi dan kajian literatur, tanpa melalui riset lapangan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah data sekunder dari lembaga resmi seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Transparency International Indonesia, serta artikel-artikel ilmiah terindeks nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) terus meningkat, namun peningkatan administratif tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang justru menurun pada tahun 2025. Kesenjangan ini mengindikasikan bahwa akuntabilitas formal (compliance-based accountability) belum otomatis diikuti oleh akuntabilitas substantif yang berorientasi pada integritas dan partisipasi publik. Artikel ini merekomendasikan penguatan keterbukaan informasi, digitalisasi tata kelola anggaran, dan pengawasan partisipatif masyarakat sipil sebagai langkah lanjutan memperkuat transparansi pemerintahan daerah.</p> <p><em>Accountability and transparency are two main pillars of good governance, particularly at the local government level, which directly deals with public services and decentralized financial management. This article aims to analyze the condition of accountability and transparency in Indonesian local governments based on official data and literature review, without conducting field research. The method used is a library research approach, examining secondary data from official institutions such as the Audit Board of Indonesia (BPK) and Transparency International Indonesia, as well as nationally indexed scientific articles. The findings show that the achievement of Unqualified Opinions (WTP) on Local Government Financial Reports (LKPD) has continued to increase, yet this administrative improvement has not been fully accompanied by an improvement in Indonesia's Corruption Perceptions Index (CPI), which instead declined in 2025. This gap indicates that formal, compliance-based accountability has not automatically been followed by substantive accountability oriented toward integrity and public participation. This article recommends strengthening information disclosure, budget governance digitalization, and participatory civil society oversight as further steps to strengthen local government transparency.</em></p> Asri Febiona Malo, Gun Gun Gumilar, Kariena Febriantin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/23803 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI SISWA KELAS XI SMA SWASTA TELADAN PEMATANGSIANTAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24323 <p>Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui proses pendidikan, siswa di harapkan mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang baik. Salah satu indikator keberhasilan pendidikan di sekolah adalah “Prestasi Belajar Siswa” yang dapat dilihat dari hasil belajar yang di peroleh selama mengikuti proses pembelajaran. Prestasi belajar siswa di pengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri siswa maupun diluar diri siswa. Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar adalah “Lingkungan Belajar”. Lingkungan belajar meliputi lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat yang dapat memberikan pengaruh terhadap proses belajar siswa. Lingkungan belajar yang kondusif dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran. Sebaliknya lingkungan belajar yang kurang kurang mendukung dapat menghambat konsentrasi dan motivasi belajar siswa, berdasarkan hal tersebut lingkungan belajar memiliki peran penting dalam mempengaruhi prestasi belajar siswa. Oleh karna itu, perlu dilakukan penelitian mengenai “Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas 11” untuk mengetahui sejauh mana lingkungan belajar mempengaruhi keberhasilan belajar siswa.</p> <p><em>Education is one of the important factors in improving the quality of human resources. Through the educational process, students are expected to develop knowledge, skills, and positive attitudes. One of the indicators of educational success in schools is student learning achievement, which can be seen from the learning outcomes obtained during the learning process. Student learning achievement is influenced by various factors, both internal factors that come from within the students themselves and external factors that come from outside the students. One of the external factors that can influence learning achievement is the learning environment. The learning environment includes the family environment, school environment, and community environment, all of which can influence students’ learning processes. A conducive learning environment can create a comfortable learning atmosphere so that students can more easily understand the learning materials. On the other hand, a less supportive learning environment can hinder students’ concentration and learning motivation. Based on this, the learning environment plays an important role in influencing students’ learning achievement. Therefore, it is necessary to conduct research on “The Influence of the Learning Environment on the Learning Achievement of Grade 11 Students” to determine the extent to which the learning environment affects students’ learning success.</em></p> Fita Anggrayni, Eva Mariana Banjarnahor, Susy Alestriani Sibagariang Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24323 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIFITAS SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP KAPASITAS VITAL PARU PADA LANSIA DI DESA GUWANG, KECAMATAN SUKAWATI, KABUPATEN GIANYAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24518 <p>Penurunan fungsi sistem pernapasan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia, yang ditandai dengan menurunnya kapasitas vital paru akibat proses penuaan. Intervensi nonfarmakologis seperti latihan fisik diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan fungsi paru. Salah satu bentuk latihan yang sesuai bagi lansia adalah senam aerobik low impact. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam aerobik low impact terhadap kapasitas vital paru pada lansia di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 32 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam aerobik low impact dilakukan 3 kali seminggu selama 4 minggu. Kapasitas vital paru diukur menggunakan spirometer sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji non-parametrik yaitu uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kapasitas vital paru dari 1,97 liter sebelum intervensi menjadi 2,80 liter setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat efektifitas senam aerobik low impact terhadap peningkatan&nbsp; kapasitas vital paru pada lansia dengan persentase peningkatan 42,13%. Disimpulkan bahwa senam aerobik low impact efektif dalam meningkatkan kapasitas vital paru pada lansia. Latihan ini dapat dijadikan sebagai intervensi fisioterapi yang aman dan efektif untuk meningkatkan fungsi pernapasan pada lansia.</p> <p><em>The decline in respiratory system function is one of the common health problems in the elderly, characterized by a decrease in lung vital capacity due to the aging process. Non-pharmacological interventions such as physical exercise are needed to maintain and improve lung function. One suitable form of exercise for the elderly is low-impact aerobic exercise. This study aimed to determine the effectiveness of low-impact aerobic exercise on lung vital capacity in the elderly in Guwang Village, Sukawati District, Gianyar Regency. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 32 elderly participants selected using purposive sampling technique. The intervention in the form of low-impact aerobic exercise was conducted three times a week for four weeks. Lung vital capacity was measured using a spirometer before and after the intervention. Data analysis was performed using a nonparametric test, namely the Wilcoxon Signed-Rank Test. The study results showed an increase in the mean vital lung capacity from 1.97 liters before the intervention to 2.80 liters after the intervention. Statistical analysis revealed a p-value of 0.000 (p &lt; 0.05), indicating that low-impact aerobic exercise was effective in improving vital lung capacity among older adults, with a percentage increase of 42.13%. It can be concluded that low-impact aerobic exercise is effective in increasing lung vital capacity in the elderly. This exercise can be used as a safe and effective physiotherapy intervention to improve respiratory function in the elderly.</em></p> Dewa Ketut Putera Mahendra, I Putu Astrawan, I Putu Prisa Jaya, I Made Dhita Prianthara Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jim/article/view/24518 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000