ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP ISU PEMBAGIAN MAKANAN BERGIZI BAGI ANAK SEKOLAH DI DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK (ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH)
Kata Kunci:
Analisis Wacana Kritis, Tiktok, Bahasa Gaul, Kebijakan Publik, Solidaritas SosialAbstrak
Penelitian ini membahas penggunaan bahasa dalam komentar pengguna TikTok terhadap program makan gratis yang diluncurkan pemerintah. Fenomena ini menarik karena memperlihatkan bagaimana masyarakat memanfaatkan ruang digital untuk menyuarakan pendapat, kritik, dan empati terhadap kebijakan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk linguistik, praktik wacana, serta konteks sosial budaya yang muncul dalam komentar warganet di platform TikTok.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Data penelitian berupa sepuluh komentar pengguna TikTok yang menanggapi konten video tentang program makan gratis. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi, yaitu dimensi teks, dimensi praktik wacana, dan dimensi praktik sosial-budaya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan bersifat nonbaku, emosional, dan ekspresif, mencerminkan gaya komunikasi khas media sosial. Wacana yang muncul mengandung nilai empati, kritik sosial, dan solidaritas terhadap masyarakat kurang mampu. Secara ideologis, komentar-komentar tersebut menggambarkan kesadaran sosial dan keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan kebijakan publik. Dengan demikian, TikTok bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media baru bagi masyarakat dalam menyuarakan kepedulian dan kritik sosial secara terbuka.


