PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ISU HOAKS DAN LITERASI DIGITAL DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PERDAMAIAN
Kata Kunci:
Hoaks, Literasi Digital, Sdgs 16, Persepsi Masyarakat, Media SosialAbstrak
Kemajuan teknologi di era informasi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi secara signifikan, khususnya dalam konteks mewujudkan perdamaian sesuai tujuan SDGs ke-16. Maraknya penyebaran hoaks melalui media sosial telah menggeser pola komunikasi publik, menciptakan tantangan serius berupa polarisasi sosial dan ketidakpercayaan antarindividu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap penyebaran informasi palsu serta dampak tingkat literasi digital terhadap stabilitas sosial dan perdamaian. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan survei kuesioner daring untuk mengumpulkan data komprehensif terkait perilaku pengguna media sosial. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa masyarakat dengan literasi digital yang baik mampu memverifikasi informasi secara kritis, sehingga menjadi filter alami terhadap provokasi. Namun, masih terdapat kerentanan pada kelompok masyarakat yang kesulitan membedakan fakta dan opini, yang berpotensi memicu konflik horizontal akibat disinformasi. Temuan ini menekankan kebutuhan mendesak akan intervensi edukasi yang memperkuat kompetensi digital demi menjaga keharmonisan masyarakat. Upaya tersebut mencakup penguatan berpikir kritis, pemahaman etika digital, dan partisipasi aktif dalam menciptakan ruang digital yang damai dan inklusif


