NORMALISASI PACARAN DIKALANGAN MAHASISWA ANALISIS PEMAHAMAN DAN DAMPAKNYA BERDASARKAN PANDANGAN ISLAM
Kata Kunci:
Normalisasi Pacaran, Mahasiswa Muslim, Perilaku Keagamaan, Pandangan IslamAbstrak
Pacaran telah menjadi fenomena lumrah di kalangan mahasiswa Muslim, meskipun mereka menyadari Islam melarang hubungan romantis sebelum pernikahan. Penelitian ini bertujuan mengungkap pemahaman mahasiswa terhadap larangan pacaran dalam Islam, mengukur tingkat normalisasi yang terjadi, dan mengidentifikasi dampaknya pada kehidupan spiritual, akademik, dan psikologis. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan menyebarkan kuesioner skala Likert kepada 60 mahasiswa Muslim. Hasil mengungkapkan meskipun 51,7% mahasiswa memahami larangan pacaran, namun 50% menganggapnya wajar dan 61,7% menjadikannya simbol kedewasaan, dengan media sosial sebagai katalis utama (65%). Dampak negatif meliputi menurunnya prioritas nilai agama (43,3%), tekanan psikologis hingga depresi (53,3%), penurunan prestasi akademik (40%), dan normalisasi perilaku seksual pra-nikah (45%). Diperlukan penguatan pendidikan Islam dan layanan konseling kampus untuk mengatasi kesenjangan antara kesadaran religius dan praktik sosial mahasiswa.


