PEMANFAATAN LIMBA PLASTIK KRESEK UNTUK DIJADIKAN BUNGA SUDUT RUANGAN, BUNGA MAWAR JUMBO

Penulis

  • Alfonsia P. Taal Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Emilia Weka Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria N. Jana Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria E. Manul Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria R. Tumir Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Dionisius Bedin Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Kata Kunci:

Limbah Plastik Kresek, Daur Ulang, Kerajinan Dekoratif

Abstrak

Limbah plastik kresek merupakan salah satu masalah lingkungan utama karena sifatnya yang sulit terurai dan volumenya yang terus meningkat. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan suatu solusi kreatif dan estetis berupa pemanfaatan limbah tersebut menjadi bunga hias dekoratif, khususnya Bunga Mawar Jumbo, yang berfungsi sebagai elemen dekorasi utama di sudut ruangan. Proses daur ulang ini mengubah sampah yang tidak bernilai menjadi karya seni yang memiliki daya guna, sekaligus menjadi media edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah secara bijak. Metode yang digunakan adalah perancangan kerajinan dengan teknik potong, bentuk, dan rekat, yang menekankan pada aspek keberlanjutan dan ekonomi sirkular. Karya yang dihasilkan tidak hanya bersifat dekoratif, tetapi juga memiliki nilai tambah berupa ketahanan lama, biaya produksi yang rendah, dan fleksibilitas desain sesuai kebutuhan ruang. Implementasinya sebagai bunga sudut ruangan menawarkan alternatif dekorasi yang unik, personal, dan ramah lingkungan. Diharapkan, ide pemanfaatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat limbah plastik dari perspektif baru, yaitu sebagai bahan baku potensial untuk kreasi seni dan upaya kolektif dalam mengurangi beban sampah plastik di lingkungan.

Plastic bag waste is a major environmental problem due to its difficulty in decomposing and its ever-increasing volume. This paper aims to describe a creative and aesthetic solution: utilizing this waste to create decorative flowers, specifically Jumbo Roses, which serve as the main decorative element in a corner of a room. This recycling process transforms worthless waste into a useful work of art and serves as an educational tool about the importance of wise waste management. The method used is craft design using cutting, shaping, and gluing techniques, emphasizing sustainability and a circular economy. The resulting work is not only decorative but also offers added value in the form of long-lasting durability, low production costs, and design flexibility to suit the needs of the space. Its implementation as a corner flower offers a unique, personal, and environmentally friendly decorative alternative. It is hoped that this utilization idea will inspire people to view plastic waste from a new perspective: as a potential raw material for artistic creation and a collective effort to reduce the burden of plastic waste on the environment.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-05