KAJIAN POLA AKTIVITAS RUANG SEKTOR INFORMAL PADA PUSAT KOTA IDI RAYEUK

Penulis

  • Phonna Basithu Anshari Universitas Malikussaleh
  • Deni Universitas Malikussaleh
  • Sisca Olivia Universitas Malikussaleh

Kata Kunci:

Sektor Informal, Pola Ruang, Ruang Publik, Aktivitas Perkotaan, Struktur Ruang Perkotaan

Abstrak

Ruang publik di pusat Kota Idi Rayeuk menjadi arena strategis bagi berkembangnya aktivitas ekonomi informal yang tumbuh secara adaptif. Penelitian ini menganalisis pola aktivitas dan pola ruang sektor informal pada tiga titik pusat keramaian kota, yaitu Alun-Alun Idi Park Center, Lapangan Merdeka Aceh Timur, dan Taman Rusa Idi Rayeuk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan dukungan analisis spasial melalui observasi, pencatatan intensitas, dan pemetaan (mapping). Hasil penelitian menunjukkan tiga pola ruang dominan: (1) pola linear yang mengikuti jalur pedestrian dan sirkulasi pada Alun-Alun Idi Park Center, (2) pola klaster yang terkonsentrasi pada pintu masuk utama dan zona aktivitas keluarga di Lapangan Merdeka, serta (3) pola sebar rekreatif pada Taman Rusa yang mencerminkan karakter ruang hijau dan wisata keluarga. Faktor pembentuk pola mencakup aksesibilitas, intensitas pengunjung, fungsi ruang, ketersediaan ruang sisa (edges), serta interaksi sosial yang tercipta di masing-masing lokasi. Temuan ini menegaskan peran penting sektor informal terhadap vitalitas ruang publik dan implikasinya terhadap perencanaan kota yang inklusif.

Public spaces in the center of Idi Rayeuk serve as strategic arenas for the growth of informal economic activities that develop adaptively. This study analyzes the activity patterns and spatial arrangements of the informal sector across three major urban crowd centers: Idi Park Center Square, East Aceh Merdeka Field, and Deer Park Idi Rayeuk. The research employs a qualitative descriptive approach supported by spatial analysis through observation, intensity recording, and mapping. The findings reveal three dominant spatial patterns: (1) a linear pattern following pedestrian paths and circulation routes at Idi Park Center Square, (2) a clustered pattern concentrated around the main entrance and family activity zones at Merdeka Field, and (3) a dispersed recreational pattern in Deer Park, reflecting the character of green space and family oriented recreation. The factors shaping these patterns include accessibility, visitor intensity, spatial functions, availability of residual spaces (edges), and the social interactions that emerge in each location. These findings highlight the crucial role of the informal sector in enhancing the vitality of public spaces and its implications for inclusive urban planning.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30