PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENCEGAH RADIKALISME DI KALANGAN PELAJAR

Penulis

  • Reza Safitri Universitas Muhammadiyah Riau
  • Muhammad Ridho Syahputra Universitas Muhammadiyah Riau
  • Amanda Putri Zainal Universitas Muhammadiyah Riau

Kata Kunci:

Pendidikan Kewarganegaraan, Radikalisme, Toleransi, Literasi Digital, Deradikalisasi

Abstrak

Radikalisme merupakan ancaman serius bagi keutuhan bangsa Indonesia, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa yang berada pada fase pencarian jati diri dan sangat terpapar informasi digital. Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) memiliki peran strategis sebagai upaya preventif dalam mencegah penyebaran paham radikal melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, penguatan sikap toleransi, serta pembentukan karakter warga negara yang kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam mencegah radikalisme di kalangan pelajar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PKN berperan sebagai benteng ideologi bangsa melalui internalisasi nilai kebangsaan, pengembangan literasi digital, serta pembelajaran yang dialogis dan kontekstual. Dengan implementasi yang tepat, Pendidikan Kewarganegaraan mampu membentuk generasi muda yang memiliki daya tangkal terhadap ideologi radikal dan menjunjung tinggi persatuan nasional.

Radicalism is a serious threat to Indonesia’s national integrity, particularly among students who are in the process of identity formation and are highly exposed to digital information. Civic Education plays a strategic role as a preventive effort to counter the spread of radical ideologies through the internalization of Pancasila values, the strengthening of tolerance, and the development of critical and responsible citizenship. This study aims to examine the role of Civic Education in preventing radicalism among students. The method used is a literature review by analyzing relevant books, journal articles, and policy documents. The results indicate that Civic Education functions as an ideological safeguard through the reinforcement of national values, the enhancement of digital literacy, and the application of dialogical and contextual learning approaches. Proper implementation of Civic Education can foster a young generation that is resilient to radical ideologies and committed to national unity.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30