TAFSIR AYAT – AYAT AL QUR’AN DAN HADITS TENTANG SAINS
Kata Kunci:
Al-Qur’an, Hadits, Sains, Tafsir Tematik, Integrasi IlmuAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis dengan fenomena sains modern serta menegaskan bahwa wahyu tidak bertentangan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), yaitu dengan menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang relevan dengan tema sains, kemudian dianalisis melalui penafsiran para mufassir dan dikontekstualisasikan dengan temuan ilmiah kontemporer. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, sedangkan data sekunder berasal dari kitab-kitab tafsir, buku ilmiah, dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan hadis mengandung banyak isyarat ilmiah, seperti tentang proses penciptaan manusia (embriologi), ekspansi alam semesta, fungsi gunung, siklus air dan hujan, genetika, peredaran benda langit, serta manfaat madu. Temuan ini memperlihatkan bahwa ayat-ayat kauniyah berfungsi sebagai dorongan intelektual untuk berpikir, meneliti, dan mengenal kebesaran Allah SWT. Oleh karena itu, integrasi antara ilmu agama dan sains menjadi fondasi penting dalam pengembangan keilmuan Islam yang holistik.
This study aims to examine the relationship between Qur’anic verses and Hadith and modern scientific phenomena, and to affirm that revelation is not in contradiction with scientific development. This research employs a qualitative library research method using a thematic interpretation (maudhu’i) approach, by collecting Qur’anic verses and Hadith related to scientific themes, analyzing them based on classical and contemporary exegetical interpretations, and contextualizing them with modern scientific findings. Primary data consist of Qur’anic verses and Hadith, while secondary data are derived from tafsir literature, scholarly books, and supporting academic sources. The findings indicate that the Qur’an and Hadith contain numerous scientific indications, including those related to human creation (embryology), the expansion of the universe, the stabilizing function of mountains, the water cycle, genetics, the movement of celestial bodies, and the benefits of honey. These findings demonstrate that the cosmic verses (ayat kauniyah) serve as intellectual stimuli for reflection, scientific inquiry, and recognition of Allah’s greatness. Therefore, the integration of religious knowledge and science is essential for the development of holistic Islamic scholarship.


