MENUMBUHKAN SIKAP ANTI-INTOLERANSI DI KELAS DALAM MENGHADAPI KEBERAGAMAN PESERTA DIDIK

Penulis

  • Anisa Mardella Universitas Muhammadiyah Riau
  • Annisa Fitria Mirza Mirza Universitas Muhammadiyah Riau
  • Dian Novita Universitas Muhammadiyah Riau

Kata Kunci:

Keberagaman Peserta Didik, Intoleransi, Anti-Intoleransi, Peran Guru, Pendidikan Inklusif

Abstrak

Keberagaman dalam peserta didik adalah fenomena yang melekat dalam dunia pendidikan. Variasi dalam latar belakang, kemampuan, minat, cara belajar, dan karakter masing-masing siswa memerlukan pengelolaan pembelajaran yang ramah dan adil. Dalam situasi yang ideal, keberagaman dapat berfungsi sebagai sumber daya yang mendukung proses belajar dengan membangun empati, sikap saling menghargai, dan toleransi. Akan tetapi, jika tidak dikelola dengan baik, keberagaman bisa menimbulkan intoleransi, seperti pengucilan, stereotip negatif, dan perlakuan yang diskriminatif di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberagaman peserta didik dalam dunia pendidikan, memahami apa itu intoleransi dan anti-intoleransi, serta mengkaji peran guru dan strategi pengajaran yang dapat mengembangkan sikap anti-intoleransi di dalam kelas. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan dalam kajian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam menanamkan sikap anti-intoleransi melalui contoh yang baik, diskusi dan pemahaman, pengembangan keterampilan sosial, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas. Implementasi strategi pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif juga dibuktikan krusial dalam membangun suasana kelas yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman.

Diversity among students is an inherent phenomenon in the world of education. Variations in background, abilities, interests, learning styles, and character of each student require friendly and fair learning management. In an ideal situation, diversity can serve as a resource that supports the learning process by building empathy, mutual respect, and tolerance. However, if not managed properly, diversity can give rise to intolerance, such as exclusion, negative stereotypes, and discriminatory treatment in schools. This article aims to explore student diversity in education, understand intolerance and anti-intolerance, and examine the role of teachers and teaching strategies that can foster anti-intolerance attitudes in the classroom. The method used is desk research, analyzing various relevant scientific sources. The findings of this study indicate that teachers play a crucial role in instilling anti-intolerance attitudes through good examples, discussion and understanding, social skills development, and collaboration with parents and the community. The implementation of inclusive and collaborative learning strategies has also been proven crucial in creating a safe, comfortable, and respectful classroom environment for diversity.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30