MENJADI BAGIAN MENJAGA KEAMANAN, KETERTIBAN BANGSA DAN KAITANNYA DENGAN IMAN KRISTEN SERTA TANGGUNG JAWAB KEBANGSAAN
Kata Kunci:
Iman Kristen, Keamanan Nasional, Tanggung Jawab Kebangsaan, Teologi KebangsaanAbstrak
Dalam kerangka keberagaman masyarakat Indonesia, menciptakan keamanan dan ketertiban adalah kewajiban bersama setiap warga Negara, termasuk mereka yang beragama Kristen. Artikel ini mengkaji bagaimana keyakinan Kristen melalui pengajaran alkitab seperti dalam Roma 13:1-7, dan Matius 22:21 menjadi dasar komitmen kebangsaan dalam menciptakan stabilitas sosial. Melalui sudut pandang teologi, artikel ini menjelaskan bahwa kewajiban kebangsaan bukan hanya tanggung jawab sipil, melainkan juga merupakan panggilan spiritual untuk membangun perdamaian. Artikel ini menegaskan peran umat Kristen menjadi agen rekonsiliasi, yang juga harus relevan dengan UUD 1945 dan Pancasila.
Within the framework of the diversity of Indonesian society, creating security and order’s a shared responsibility of every citizen, including those who are Christian. This article examines how Chsristian beliefs, through biblical teachings such as in Romans 13:1-7 and Matthew 22:21, serve as a foundation for national commitment in creating social stability. From a theological perspective, this article explains that national duty isn’t only civil government but also a spiritual calling to build peace. This article explain the role of Christians as agents of renconciliation which must also be in harmony with the 1945 Constituation and Pancasila


