ANALISIS KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX
(Studi Kasus: Jalan Buntok – Palangka Raya Desa Pararapak)
Kata Kunci:
Pavement Condition Index, Evaluasi Perkerasan, Kerusakan Jalan, Estimasi Biaya, Pemeliharaan JalanAbstrak
Kondisi perkerasan jalan yang mengalami penurunan mutu secara bertahap dapat berdampak pada kenyamanan, keselamatan pengguna jalan, serta meningkatkan biaya pemeliharaan apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi kondisi jalan secara sistematis untuk menentukan jenis penanganan yang tepat, efektif, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan perkerasan lentur pada ruas Jalan Buntok – Palangka Raya Desa Pararapak menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), serta menghitung estimasi biaya perbaikan berdasarkan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun 2025. Metode penelitian dilakukan melalui survei visual lapangan pada ruas jalan sepanjang 2 km yang dibagi menjadi 20 segmen pengamatan dengan panjang masing-masing 100 meter. Identifikasi kerusakan dilakukan berdasarkan jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan yang kemudian dihitung nilai Deduct Value (DV), Corrected Deduct Value (CDV), dan nilai PCI akhir untuk setiap segmen. Selanjutnya dilakukan analisis volume pekerjaan perbaikan dan perhitungan estimasi biaya sesuai kebutuhan penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PCI rata-rata ruas jalan sebesar 54%, yang termasuk dalam kategori Sedang (Fair Condition). Sebagian segmen memiliki nilai PCI di bawah 40 dan tergolong dalam kondisi Buruk sehingga memerlukan rehabilitasi lokal. Jenis kerusakan dominan yang ditemukan adalah tambalan, retak memanjang, lubang, retak sampng, dan amblas. Berdasarkan perhitungan volume pekerjaan dan harga satuan, total estimasi biaya perbaikan yang dibutuhkan sebesar Rp 413.588.000,00.
The condition of road pavement that gradually deteriorates can affect user comfort and safety, and increase maintenance costs if not addressed promptly. Therefore, a systematic evaluation of road conditions is required to determine appropriate, effective, and economical treatment measures. This study aims to analyze the level of flexible pavement deterioration on the Buntok–Palangka Raya road section in Pararapak Village using the Pavement Condition Index (PCI) method, and to estimate repair costs based on the 2025 Unit Price Analysis (AHSP). The research method was conducted through a visual field survey along a 2 km road section, divided into 20 observation segments, each 100 meters in length. Damage identification was carried out based on type, severity level, and extent of distress, followed by the calculation of Deduct Value (DV), Corrected Deduct Value (CDV), and the final PCI value for each segment. Furthermore, an analysis of repair work quantities and cost estimation was performed according to the required treatment measures. The results show that the average PCI value of the road section is 54%, which falls into the Fair condition category. Several segments have PCI values below 40 and are classified as Poor, requiring local rehabilitation. The dominant types of distress identified were patching, longitudinal cracking, potholes, edge cracking, and depressions. Based on the calculated work quantities and unit prices, the total estimated repair cost required is IDR 413,588,000.00.


