ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN AIR JARINGAN IRIGASI SAWAH KALO LAMBANAN DUSUN KALUMPANG DESA SANGLEPONGAN KECAMATAN CURIO

Penulis

  • Muh. Iksan Wijaya Amir Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Inarmiwati Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Saleh Universitas Muhammadiyah Enrekang

Kata Kunci:

Pengelolaan Air, Irigasi Sawah, Efektifitas, Pertanian

Abstrak

Pengelolaan air irigasi merupakan factor penting dalam menunjang produktivitas pertanian sawah. Ketersediaan air yang cukup dan pengelolaan yang efektif akan berpengaruh langsung terhadap hasil panen padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan air di jaringan irigasi Kalo Lambanan Dusun Kalumpang, untuk mengetahui efektivitas pengelolaan air irigasi untuk memenuhi kebutuhan air sawah pada saluran irigasi dan untuk mengetahui masalah apa saja yang menjadi faktor penghambat distribusi air pada irigasi Kalo Lambanan Dusun Kalumpang Desa Sanglepongan. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Ketersediaan air pada irigasi Kalo Lambanan dengan Q=10,4l/detik yang mengalir pada saluran irigasi yang sudah dibeton mampu mengairi lahan persawahan dengan luas 8,426 ha, dengan tingkat efesiensi dari hasil perhitungan efeisensi sebesar 93,11%. Tingkat presentasi pengelolaan air di irigasi Kalo Lambanan dilihat dari perhitungan efektivitas pengelolaan air adalah 99,89%, sehingga dapat mengoptimalkan dalam pemenuhan kebutuhan air sawah. Hambatan-hambatan yang menjadi kendala dalam distribusi air untuk kebutuhan air sawah adalah sering terjadinya longsor disekitar dinding irigasi dan juga kebocoran-kebocoran dibeberapa titik akibat bangunan irigasi yang sudah tua juga menjadi kendala dalam distribusi air untuk persawahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan air secara umum sudah berjalan efektif, namum masih terdapat beberapa kendala yaitu ketidakmerataan distribusi air dan kurangnya pemeliharaan.

Irrigation water management is an important factor in supporting the productivity of rice fields. Adequate water availability and effective management will directly affect rice harvest yields. This study aims to determine the availability of water in the Kalo Lambanan irrigation network in Kalumpang Hamlet, to assess the effectiveness of irrigation water management in meeting the water needs of rice fields in the irrigation channels, and to identify the issues that hinder water distribution in the Kalo Lambanan irrigation of Kalumpang Hamlet, Sanglepongan Village. This study uses quantitative research methods. The water availability in the Kalo Lambanan irrigation with Q = 10.4 liters/second flowing through the concreted irrigation channels is able to irrigate rice fields covering an area of 8.426 hectares, with an efficiency level calculated at 93.11%. The level of water management presentation at the Kalo Lambanan irrigation, based on the calculation of water management effectiveness, is 99.89%, thus it can optimize the fulfillment of paddy field water needs. The obstacles that become constraints in water distribution for paddy field needs are frequent landslides around the irrigation walls and also leaks at several points due to the aging irrigation structures, which also become barriers in the distribution of water for rice fields. The research results show that generally, irrigation water management for rice fields is already running effectively, but there are still some obstacles, namely uneven water distribution and lack of maintenance.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30