OPTIMALISASI FASILITAS PAUD MELALUI INOVASI APE DAN PENDAMPINGAN PROPOSAL PENDANAAN DI SPS BUNGA MATAHARI DUSUN SONOPAKIS KIDUL, KELURAHAN NGESTIHARJO, KECAMATAN KASIHAN, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Media Pembelajaran, Alat Peraga Edukatif (APE), Proposal Pendanaan, Sps Bunga Matahari, Optimalisasi FasilitasAbstrak
Kualitas pembelajaran pada tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat bergantung pada ketersediaan media pembelajaran yang mampu menstimulasi aspek perkembangan anak secara holistik. SPS Bunga Matahari yang berlokasi di Dusun Sonopakis Kidul, Kelurahan Ngestiharjo, menghadapi kendala berupa terbatasnya variasi media pembelajaran serta keterbatasan anggaran dalam pengadaan sarana prasarana. Program KKN ini bertujuan untuk mengoptimalisasi fasilitas pembelajaran melalui dua pilar utama inovasi media pembelajaran berupa Alat Peraga Edukatif (APE) kreatif dan pendampingan teknis penyusunan proposal pendanaan. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi observasi kebutuhan kurikulum, lokakarya pembuatan media pembelajaran berbasis bahan lokal/daur ulang, serta asistensi manajerial dalam penyusunan dokumen pengajuan dana. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya transformasi signifikan pada aspek media pembelajaran di SPS Bunga Matahari, di mana APE yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu ajar, tetapi juga sebagai sarana stimulasi motorik dan kognitif yang edukatif. Selain itu, pengelola PAUD kini memiliki dokumen proposal pendanaan yang terstandarisasi untuk mendukung keberlanjutan pengadaan fasilitas di masa depan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi antara kreativitas pembuatan media pembelajaran dan penguatan tata kelola administrasi finansial merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di tingkat Satuan PAUD.
The quality of learning at the Early Childhood Education level is highly dependent on the availability of learning media that can stimulate aspects of child development holistically. Sunflower SPS, located in Sonopakis Kidul Hamlet, Ngestiharjo Village, faces challenges such as limited variety of learning media and limited budget for infrastructure procurement. This Community Service Program aims to optimize learning facilities through two main pillars of learning media innovation: creative Educational Teaching Aids and technical assistance in preparing funding proposals. The program implementation method was carried out through a participatory approach that included curriculum needs observation, a workshop on creating learning media based on local/recycled materials, and managerial assistance in preparing funding application documents. The results of this activity showed a significant transformation in the learning media aspect at Sunflower SPS, where the Educational Teaching Aids produced not only functions as a teaching aid, but also as an educational means of motor and cognitive stimulation. In addition, Early childhood education programs managers now have standardized funding proposal documents to support the sustainability of facility procurement in the future. The conclusion of this activity is that the integration between creativity in creating learning media and strengthening financial administration governance is key to improving the quality of educational services at the Early childhood education programs unit level.


