ANALISIS DAMPAK KEBERADAAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP KENYAMANAN PENGGUNA JALAN DI JL. JENDRAL SUDIRMAN (PATUNG SAPI SAMPAI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 ENREKANG)
Kata Kunci:
Keberadaan Pedagang Kaki Lima, Kenyamanan Pejalan Kaki, Kenyamanan Pengendara, Analisis Regresi SederhanaAbstrak
PKL dapat dipahami sebagai Pedagang yang berjualan di area-area publik seperti trotoar dan pinggir jalan namun keberadaannya dapat mengakibatkan penyempitan ruang dan terabaikannya prasarana kota, termasuk jalur pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan Untuk memahami dampak keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) terhadap tingkat kenyamanan pengguna kendaraan serta pejalan kaki di Jl. Jendral Sudirman, Enrekang, khususnya pada segmen Patung Sapi hingga SMA Negeri 2 Enrekang. Penelitian Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei langsung di lapangan dan distribusi kuesioner berbasis skala Likert kepada pejalan kaki serta pengendara, serta didukung oleh data sekunder dari instansi terkait. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling menggunakan metode simple random sampling. Sedangkan, analisis data dilakukan melalui pengujian validitas dan reliabilitas, normalitas, analisis deskriptif, serta Analisis menggunakan regresi linier sederhana menggunakan SPSS untuk mengetahui arah dan bagaimana besarnya pengaruh PKL terhadap kenyamanan pengguna jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan PKL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kenyamanan pejalan kaki dan pengendara. Pada Persamaan regresi pejalan kaki yang diperoleh yaitu: Y =49,291−0,791x. Koefisien regresi yang bernilai negatif menandakan adanya hubungan berlawanan arah, artinya semakin tinggi intensitas atau keberadaan PKL, semakin menurun kenyamanan atau kondisi pejalan kaki. Selain itu, hasil uji parsial (uji t) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel PKL berpengaruh secara signifikan terhadap pejalan kaki. Model regresi pengendara yang dihasilkan yaitu: Y = 51,573−0,903x. Nilai negatif pada koefisien regresi menunjukkan adanya hubungan yang berlawanan arah. Artinya, semakin tinggi intensitas PKL di badan jalan atau sekitar area lalu lintas, maka kondisi kenyamanan, kelancaran, atau keamanan Pengendara cenderung menurun.
Street vendors (PKL) can be understood as merchants who sell their goods in public spaces such as sidewalks and road edges. However, their presence can lead to the narrowing of space and neglect of urban infrastructure, including pedestrian pathways. This study aims to examine the effect of PKL presence on the comfort of vehicle users and pedestrians along Jl. Jenderal Sudirman, Enrekang, specifically in the segment from Patung Sapi to SMA Negeri 2 Enrekang. This research uses a descriptive quantitative approach. Data were collected through field surveys and the distribution of Likert-scale questionnaires to pedestrians and drivers, supported by secondary data from relevant agencies. The sampling technique employed probability sampling using a simple random sampling method. Data analysis was conducted through validity and reliability tests, normality tests, descriptive analysis, and simple linear regression using SPSS to determine the direction and magnitude of the PKL’s impact on road user comfort. The results indicate that the presence of PKL has a significant effect on the comfort of both pedestrians and drivers. The regression equation for pedestrians is: Y = 49.291 − 0.791X. The negative regression coefficient indicates an inverse relationship, meaning that as the intensity or presence of PKL increases, pedestrian comfort or conditions decrease. In addition, the partial test (t-test) shows a significance value of 0.000, which is below 0.05, indicating that the PKL variable significantly affects pedestrians. The regression model for drivers is: Y = 51.573 − 0.903X. The negative coefficient also indicates an inverse relationship, meaning that higher PKL intensity on the road or traffic areas tends to reduce the comfort, smoothness, and safety of drivers.


