PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI P12ERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD MM. DUNDA LIMBOTO
Kata Kunci:
Asuhan Keperawatan, Lingkungan Kerja, Motivasi Perawat, Rumah SakitAbstrak
Lingkungan kerja dan motivasi perawat merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kualitas asuhan keperawatan di rumah sakit. Kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung, seperti keterbatasan fasilitas, beban kerja yang tinggi, serta kurangnya dukungan manajerial, dapat menurunkan motivasi perawat dan berdampak pada mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di RSUD MM. Dunda Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap Neuro dan Bedah RSUD MM. Dunda Limboto dengan jumlah sampel sebanyak 36 perawat yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur lingkungan kerja, motivasi perawat, dan pelaksanaan asuhan keperawatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk melihat hubungan serta pengaruh antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan dengan nilai p-value = 0,003 (p < 0,05). Motivasi perawat juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan dengan nilai p-value < 0,05 menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menilai lingkungan kerja berada pada kategori sedang hingga baik, motivasi perawat berada pada kategori sedang, dan pelaksanaan asuhan keperawatan sebagian besar berada pada kategori baik. Lingkungan kerja dan motivasi perawat terbukti memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan. Kesimpulan penelitian ini adalah lingkungan kerja yang kondusif dan motivasi perawat yang baik berperan penting dalam meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Oleh karena itu, pihak manajemen rumah sakit perlu memperhatikan perbaikan lingkungan kerja dan strategi peningkatan motivasi perawat guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.


