ANALISIS HUBUNGAN PERILAKU DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP KETEPATAN PEMILIHAN OBAT UNTUK SWAMEDIKASI DIARE AKUT ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH DAN PUSKESMAS MANDIANGIN BUKITTINGGI

Penulis

  • Rodiatul Adawiyah Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Khairil Armal Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Ariesta Kirana Efmisa Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Kata Kunci:

Swamedikasi, Diare Akut, Pengetahuan Ibu, Perilaku Ibu, Anak Balita, Ketepatan Obat

Abstrak

Diare akut masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Banyak ibu memilih melakukan swamedikasi untuk mengatasi diare pada anak, namun seringkali tanpa pengetahuan dan perilaku yang memadai, sehingga dapat menyebabkan ketidaktepatan dalam pemilihan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku ibu dengan ketepatan pemilihan obat dalam swamedikasi diare akut anak balita di wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh dan Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap 84 orang ibu yang memiliki anak balita dan pernah melakukan swamedikasi diare. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku baik (89,3%) dan pengetahuan cukup (46,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,012) dan perilaku ibu (p = 0,005) dengan ketepatan pemilihan obat dalam swamedikasi diare akut anak balita.

Acute diarrhea remains one of the leading causes of morbidity and mortality among children under five in Indonesia. Many mothers choose to self-medicate to manage diarrhea in their children, often without adequate knowledge and appropriate behavior, which may lead to incorrect drug selection. This study aims to determine the relationship between mothers’ knowledge and behavior with the accuracy of drug selection in self-medication for acute diarrhea in children under five in the working areas of Tigo Baleh and Mandiangin Public Health Centers in Bukittinggi City. This is a quantitative study using a descriptive analytic design with a cross sectional approach. The sample consisted of 84 mothers with children under five who had practiced self-medication for diarrhea, selected using purposive sampling. A questionnaire was used as the research instrument, and data were analyzed using the Chi-square test. The results showed that most respondents had good behavior (89.3%) and moderate knowledge (46.4%). There was a significant relationship between mothers’ knowledge (p = 0.012) and behavior (p = 0.005) with the accuracy of drug selection in self-medication for acute diarrhea.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30