ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN POLIKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA
Kata Kunci:
Manajemen Tingkat Risiko, Pengendalian ProyekAbstrak
Manajemen risiko adalah suatu upaya mengelola risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan secara komprehensif, terencana dan terstruktur dalam sistem yang baik, sehingga hal ini memungkinkan manajemen untuk meningkatkan hasil dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang ada.. Dalam manajemen risiko, berbagai metode dapat digunakan untuk menganalisis dan mengevaluasi risiko yang telah atau mungkin terjadi untuk meminimalkan dan mencegah terulangnya risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dan penyebaran kuesioner terhadap responden pada proyek pembangunan poliklinik fakultas kedokteran unuversitas pattimura. Pengambilan data responden menggunakan teknik quota sampling berjumlah 25 responden. Pengolahan data menggunakan program SPSS 26 dengan pengujian validitas dan reliabilitas selanjutnya analisis matriks risiko. Dari hasil analisis inditifikasi tingkat risiko pada proyek pembangunan poliklinik fakultas kedokteran universitas pattimura, Dari hasil peta profil risiko maka diperoleh tingkat risiko yang dapat ditoleransi sebanyak 9 faktor risiko, dan 16 faktor risiko tidak diinginkan. Berdasarkan analisis tingkat risiko yang sudah dilakukan pada setiap sub variabel.
Risk management is an effort to manage risks to prevent unwanted accidents in a comprehensive, planned and structured manner in a good system, so that this allows management to improve results by identifying and analyzing existing risks. In risk management, various methods can be used to analyze and evaluate risks that have occurred or may occur in order to minimize and prevent the recurrence of risks aforementioned. This study used field survey methods and questionnaire distribution to respondents in the polyclinic construction project of the Faculty of Medicine, Pattimura University. Data collection of respondents using quota sampling technique amounted to 25 respondents. Data processing using the SPSS 26 program with validity and reliability testing and subsequent risk matrix analysis. From the results of the risk level identification analysis in the Polyclinic construction project of the Faculty of Medicine, Pattimura University, From the results of the risk profile map, a tolerable risk level of 9 risk factors was obtained, and 16 risk factors were undesirable. Based on the risk level analysis that has been carried out on each sub-variable.


