KONSEP BELAJAR MENGAJAR BERBASIS SOSIAL KEAGAMAAN

Penulis

  • Mima Hayati Institut Sains Al Quran Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian
  • Syamzaimar Institut Sains Al Quran Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian

Kata Kunci:

Interaksi Sosial, Konsep Pembelajaran, Nilai Keagamaan, Pendidikan Karakter, Pengajaran

Abstrak

Proses belajar mengajar tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup dimensi sosial dan keagamaan yang berperan dalam membentuk karakter peserta didik. Dalam konteks pendidikan, integrasi nilai-nilai sosial dan keagamaan menjadi penting untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pembentukan kepribadian. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji konsep belajar mengajar berbasis sosial keagamaan serta perannya dalam meningkatkan kesadaran sosial dan perkembangan moral peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai sosial dan keagamaan dalam pembelajaran mampu meningkatkan sikap empati, kerja sama, serta tanggung jawab peserta didik. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat kendala, seperti keterbatasan kesiapan guru dan kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan nyata.

Learning and teaching processes are not only academic activities but also involve social and religious dimensions that shape students’ character and behavior. In many educational contexts, the integration of social and religious values is considered essential to create meaningful learning experiences. This study aims to explore the concept of social-religious-based learning in the teaching process and its role in improving students’ social awareness and moral development. The research uses a qualitative descriptive approach through a literature review of recent academic sources. The findings show that integrating social and religious values into learning activities can enhance students’ empathy, cooperation, and sense of responsibility. However, in practice, the implementation still faces challenges, such as limited teacher readiness and lack of contextual learning strategies. Therefore, it is necessary to develop innovative approaches that combine academic content with real-life social and religious experiences. This study implies that social-religious-based learning can contribute to holistic education that not only focuses on cognitive achievement but also on character formation.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30