ANALISIS TENTANG STRATEGI PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI PADA PABRIK TAHU SUMBERJO KEC. MERAKURAK KAB.TUBAN
Kata Kunci:
Strategi Persediaan, Bahan Baku Kedelai, Pengelolaan Persediaan, Pabrik Tahu, Efisiensi ProduksiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan persediaan bahan baku kedelai pada Pabrik Tahu Sumberjo di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban guna menjaga kelancaran proses produksi dan meningkatkan efisiensi usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pabrik menerapkan strategi pembelian bahan baku secara berkala sesuai kebutuhan produksi serta menyediakan persediaan cadangan untuk mengantisipasi keterlambatan pasokan dan fluktuasi harga kedelai. Strategi tersebut mampu membantu menjaga kestabilan produksi, namun masih terdapat kendala dalam pengendalian jumlah persediaan dan ketergantungan pada pemasok tertentu. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan persediaan yang lebih optimal, pencatatan stok yang terstruktur, dan penambahan alternatif pemasok agar pengelolaan persediaan bahan baku dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
This study aims to analyze the soybean raw material inventory management strategy at the Sumberjo Tofu Factory in Merakurak District, Tuban Regency, to maintain smooth production processes and improve business efficiency. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the factory implements a strategy of purchasing raw materials periodically according to production needs and maintaining reserve stock to anticipate supply delays and soybean price fluctuations. This strategy helps maintain production stability, but challenges remain in controlling inventory levels and dependence on specific suppliers. Therefore, more optimal inventory planning, structured stock recording, and the addition of alternative suppliers are needed to ensure more effective and efficient raw material inventory management.


