PERAN SEKOLAH SEBAGAI PELAKSANA KEADILAN SOSIAL: TINJAUAN PENGAWASAN DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM PERSPEKTIF NILAI PANCASILA DAN TATA BOGA

Penulis

  • Citra Aprilia Tri Lestari Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Alwi Nasyuha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Najmi Aghnati Yuana Universitas Pendidikan Indonesia
  • Siti Sarah Puspaningtias Universitas Pendidikan Indonesia
  • Syahira Hanin Hanifa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Viglia Yola Rengo Jawa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ratna Fitria Universitas Pendidikan Indonesia

Kata Kunci:

Makanan Bergizi Gratis, Keadilan Sosial, Pancasila, Tata Boga, Sekolah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sekolah sebagai pelaksana keadilan sosial dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ditinjau dari perspektif nilai Pancasila dan tata boga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif longitudinal dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap Kepala Sekolah MI Layyina pada semester 1 dan semester 2 tahun ajaran berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG mengalami perkembangan signifikan setelah pergantian vendor dan penguatan sistem pengawasan. Perbaikan terlihat pada kualitas makanan, pemerataan distribusi, serta respons evaluasi harian. Sekolah juga menerapkan pembagian porsi berdasarkan jenjang usia sebagai bentuk keadilan distributif. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterlambatan distribusi, keterbatasan anggaran, menu yang kurang sesuai dengan preferensi siswa, serta belum tersedianya menu khusus bagi siswa dengan alergi makanan. Penelitian ini menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam pengawasan kualitas pangan dan implementasi keadilan sosial melalui program MBG.

This study aims to analyze the role of schools as implementers of social justice in the Free Nutritious Meals (MBG) program from the perspectives of Pancasila values and culinary arts. The study employed a descriptive qualitative longitudinal approach using semi-structured interviews with the principal of MI Layyina during the first and second semesters of the current academic year. The results indicate that the implementation of the MBG program showed significant improvement following a change in vendors and the strengthening of the monitoring system. Improvements were observed in food quality, equitable distribution, and daily evaluation responses. The school also implemented portion allocation based on age groups as a form of distributive justice. However, challenges remain, including distribution delays, budget constraints, menus that do not align with student preferences, and the lack of special menus for students with food allergies. This study underscores that schools play a crucial role in monitoring food quality and implementing social justice through the Free Nutritious Meals (MBG) program.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30