TINJAUAN LITERATUR KEBUTUHAN VITAMIN B12 PADA ORANG DEWASA

Penulis

  • Libi Bewijsshodaa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Nabilah Rahmatin Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Savitri Ketrina Nawang Wulan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Nur Syamsina Aulia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Surya Hakam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Zahrah Khoirun Nisa' Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Wardhah Ilma Silvia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Dwi Rukma Santi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kata Kunci:

Vitamin B12, Mikronutrien, Defisiensi Vitamin B12, Orang Dewasa, Sistem Saraf, Anemia Megaloblastik

Abstrak

Vitamin B12 merupakan mikronutrien esensial yang berperan dalam pembentukan sel darah merah, sintesis DNA, dan pemeliharaan fungsi sistem saraf pada orang dewasa. Rendahnya konsumsi pangan hewani, gangguan absorpsi, penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, serta pola makan vegetarian dan vegan meningkatkan risiko terjadinya defisiensi vitamin B12. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan vitamin B12 pada orang dewasa berdasarkan literatur ilmiah terkini. Metode penelitian menggunakan systematic review melalui penelusuran artikel pada database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kata kunci terkait kebutuhan, asupan, dan defisiensi vitamin B12 pada orang dewasa. Artikel dibatasi pada publikasi tahun 2022-2026 dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi berupa penelitian asli, tersedia full text, open access, dan relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 21 artikel memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan vitamin B12 pada orang dewasa umumnya sebesar 2,4 µg/hari, namun kelompok tertentu seperti lansia, penderita gangguan gastrointestinal, pengguna metformin dan proton pump inhibitor memiliki risiko defisiensi yang lebih tinggi. Defisiensi vitamin B12 berkaitan dengan anemia megaloblastik, neuropati, gangguan kognitif, gangguan mental, gangguan penglihatan, dan penurunan fungsi neurologis. Pemeriksaan biomarker seperti methylmalonic acid dan homosistein membantu meningkatkan akurasi diagnosis. Intervensi berupa perbaikan pola makan dan suplementasi oral maupun intramuskular terbukti efektif meningkatkan kadar vitamin B12 dan memperbaiki gejala klinis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan kebutuhan vitamin B12, deteksi dini defisiensi, dan intervensi yang tepat diperlukan untuk menjaga kesehatan hematologis, neurologis, dan metabolisme tubuh pada orang dewasa.

Vitamin B12 is an essential micronutrient involved in red blood cell formation, DNA synthesis, and maintenance of nervous system function in adults. Low intake of animal-based foods, malabsorption disorders, long-term use of certain medications, and vegetarian or vegan dietary patterns increase the risk of vitamin B12 deficiency. This study aimed to examine the requirements of vitamin B12 in adults based on recent scientific literature. The study used a systematic review method by searching articles in Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect databases using keywords related to vitamin B12 requirements, intake, and deficiency in adults. Articles published between 2022 and 2026 were selected based on inclusion criteria, including original research articles, full text availability, open access status, and relevance to the study topic. A total of 21 articles met the eligibility criteria for further analysis. The findings showed that the recommended vitamin B12 requirement for adults is generally 2.4 µg/day; however, elderly individuals, patients with gastrointestinal disorders, and long-term users of metformin and proton pump inhibitors have a higher risk of deficiency. Vitamin B12 deficiency is associated with megaloblastic anemia, neuropathy, cognitive impairment, mental disorders, visual disturbances, and neurological dysfunction. Biomarkers such as methylmalonic acid and homocysteine improve diagnostic accuracy. Nutritional interventions through dietary improvement and oral or intramuscular supplementation were shown to effectively increase vitamin B12 levels and improve clinical symptoms. This study concludes that adequate vitamin B12 intake, early deficiency detection, and appropriate intervention are necessary to maintain hematological, neurological. and metabolic health in adults.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30