PENERAPAN TERAPI SWEDISH MASSAGE UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU MENUR X
Kata Kunci:
Hipertensi, Lansia, Swedish Massage, Tekanan DarahAbstrak
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia akibat penurunan fungsi kardiovaskular dan elastisitas pembuluh darah. Data menunjukkan prevalensi hipertensi di Jawa Tengah mencapai 37,57% pada tahun 2025, sehingga diperlukan upaya pengendalian yang aman, mudah diterapkan, dan dapat menunjang perawatan lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis adalah terapi Swedish Massage karena memberikan efek relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, dan menstimulasi sistem saraf parasimpatis. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi terapi Swedish Massage dalam menurunkan tekanan darah pada lansia di Posyandu Menur X. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua responden lansia penderita hipertensi. Terapi diberikan sebanyak 3 kali dalam satu minggu dengan durasi 20–30 menit setiap sesi. Pengukuran tekanan darah dilakukan 5 menit sebelum terapi dan 5 menit setelah terapi. Hasil: Penerapan menunjukkan penurunan tekanan darah pada kedua responden. Ny. S mengalami penurunan dari 140/94 mmHg menjadi 137/88 mmHg, sedangkan Tn. M mengalami penurunan dari 166/111 mmHg menjadi 162/109 mmHg. Kesimpulan: Terapi Swedish Massage secara efektif membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, memberikan rasa rileks, serta dapat menjadi terapi alternatif non-farmakologi bagi lansia hipertensi.
Hypertension is a degenerative disease that occurs in the elderly due to de-creased cardiovascular function and reduced vascular elasticity. Data show that hypertension prevalence in Central Java reached 37.57% in 2025, so safe and simple control efforts are needed to support elderly care. One non-pharmacological intervention is Swedish Massage because it provides relaxation, improves blood circulation, reduces muscle tension, and stimulates the parasym-pathetic nervous system. Objective: To determine the implementation results of Swedish Massage therapy in reducing blood pressure among elderly people at Posyandu Menur X. Method: This study used a descriptive method with a case study approach involving two elderly respondents with hypertension. Therapy was provided three times in one week, lasting 20–30 minutes each session. Blood pressure was measured 5 minutes before therapy and 5 minutes after therapy. Re-sults: The implementation showed decreased blood pressure in both respondents. Mrs. S decreased from 140/94 mmHg to 137/88 mmHg, while Mr. M decreased from 166/111 mmHg to 162/109 mmHg. Conclusion: Swedish Massage therapy effectively helps lower systolic and diastolic blood pressure, provides relaxation, and can be a non-pharmacological alternative therapy for elderly hypertension.


