PENGARUH PEMBERIAN PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) VOOR-OOGST VARIETAS KASTURI

Penulis

  • Nafa Liyra Mayyazantoso Politeknik Negeri Jember
  • Irma Wardati Politeknik Negeri Jember

Kata Kunci:

PGPR, Tembakau Kasturi

Abstrak

Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dalam budidaya tembakau berdampak negatif terhadap kesuburan tanah dan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif berupa pupuk hayati yang ramah lingkungan. PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) merupakan kelompok bakteri menguntungkan yang mampu mengkolonisasi rizosfer, menghasilkan zat pengatur tumbuh (ZPT), memfiksasi nitrogen, melarutkan fosfat, serta menekan aktivitas patogen tanah, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Negeri Jember mulai bulan Agustus 2024 hingga Januari 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAKNF) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, sehingga terdapat 240 tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 (kontrol/tanpa PGPR), P1 (25 ml/L PGPR), P2 (50 ml/L PGPR), dan P3 (75 ml/L PGPR). Parameter pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan volume akar yang diamati pada umur 14, 21, 28, dan 35 Hari Setelah Transplanting (HST). Data dianalisis menggunakan anova dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada 14 HST, diameter batang pada 14 dan 35 HST, serta jumlah daun pada 14, 21, dan 35 HST. Perlakuan PGPR berpengaruh nyata terhadap diameter batang pada 28 HST dan jumlah daun pada 28 HST. Namun, pemberian PGPR tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 21, 28, dan 35 HST, serta tidak berpengaruh nyata terhadap volume akar pada 35 HST.

The excessive use of chemical fertilizers in tobacco cultivation has a negative impact on soil fertility and the environment, making it necessary to seek alternatives in the form of environmentally friendly biofertilizers. PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) is a group of beneficial bacteria capable of colonizing the rhizosphere, producing plant growth regulators (PGR), fixing nitrogen, solubilizing phosphate, and suppressing soil pathogen activity, thus having the potential to improve seedling growth. The research was conducted at the experimental farm of Politeknik Negeri Jember from August 2024 to January 2025. The design used was a Non-Factorial Randomized Block Design (RAKNF) with 4 treatments and 6 replications, resulting in a total of 240 sample plants. The treatments consisted of P0 (control/without PGPR), P1 (25 ml/L PGPR), P2 (50 ml/L PGPR), and P3 (75 ml/L PGPR). The observed parameters included plant height, number of leaves, stem diameter, and root volume, measured at 14, 21, 28, and 35 Days After Transplanting (DAT). Data were analyzed using anova followed by the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% significance level. The results showed that PGPR application had a highly significant effect on plant height at 14 DAT, stem diameter at 14 and 35 DAT, and number of leaves at 14, 21, and 35 DAT. PGPR treatment had a significant effect on stem diameter at 28 DAT and number of leaves at 28 DAT. However, PGPR application had no significant effect on plant height at 21, 28, and 35 DAT, nor on root volume at 35 DAT.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30