PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI BENSON DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2
Kata Kunci:
Diabetes Melitus Tipe 2, Teknik Relaksasi Benson, Kadar Glukosa DarahAbstrak
Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis akibat resistensi insulin yang membutuhkan pengelolaan berkelanjutan guna mencegah komplikasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mengendalikan kadar glukosa darah adalah teknik relaksasi Benson, yang mengombinasikan pengaturan napas dengan pengulangan kata bermakna spiritual untuk meminimalkan respons stres fisiologis tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik relaksasi Benson terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian menggunakan deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi kasus pada 2 responden DM tipe 2 di Desa Sumberharjo. Pengumpulan data dilakukan dengan membandingkan nilai GDS yang diukur sebanyak tiga kali, yaitu sebelum intervensi, hari ke-4, dan sesudah intervensi selama 7 hari berturut-turut (2 kali sehari, durasi 10–15 menit). Data yang diperoleh dianalisis secara naratif deskriptif. Hasil studi kasus menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang gradual pada kedua subjek. Rata-rata kadar GDS awal responden sebesar 291,5 mg/dL, mengalami penurunan menjadi 253,0 mg/dL pada evaluasi hari ke-4, dan mencapai 209,5 mg/dL pada hari ke-8 setelah intervensi selesai. Total rata-rata penurunan glukosa darah adalah 82,0 mg/dL (28,1%). Dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik relaksasi Benson efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien Diabetes Melitus tipe 2.
Background: Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a chronic metabolic disorder caused by insulin resistance that requires continuous management to prevent complications. A non-pharmacological approach to control blood glucose levels is the Benson relaxation technique, which combines breathing regulation with the repetition of a spiritually meaningful word to suppress physiological stress. This study aimed to determine the effect of the Benson relaxation technique on reducing random blood glucose (RBG) levels in T2DM patients. This qualitative descriptive study applied a case study approach involving 2 T2DM respondents in Sumberharjo Village. Data were collected by comparing RBG levels measured three times: pre-intervention, on day 4, and post-intervention after 7 consecutive days of therapy (twice daily, 10–15 minutes). The obtained data were analyzed narratively. The results demonstrated a gradual reduction in blood glucose levels for both subjects. The respondents' initial mean RBG was 291.5 mg/dL, decreasing to 253.0 mg/dL on day 4, and reaching 209.5 mg/dL on day 8. The total average reduction was 82.0 mg/dL (28.1%). In conclusion, the application of the Benson relaxation technique is effective in reducing random blood glucose levels in patients with Type 2 Diabetes Mellitus.


