PENERAPAN KOMPRES HANGAT JAHE MERAH TERHADAP NYERI ASAM URAT PADA LANSIA
Kata Kunci:
Asam Urat, Jahe Merah, Kompres Hangat, Lansia, NyeriAbstrak
Latar Belakang: Penyakit asam urat (gout arthritis) sering melanda lansia akibat penurunan fungsi organ tubuh dan penumpukan kristal monosodium urat pada sendi yang memicu peradangan serta nyeri. Manajemen non-farmakologis seperti kompres hangat jahe merah diperlukan karena kandungan zat aktif gingerol dan shogaol di dalamnya memiliki efek antiinflamasi serta analgesik untuk meredakan nyeri.Tujuan Mendeskripsikan tingkat penurunan intensitas nyeri sendi pada lansia penderita asam urat sebelum dan sesudah diberikan penerapan kompres hangat jahe merah.Metode Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus terapan terhadap dua orang lansia penderita asam urat dengan nyeri sedang. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi kompres hangat jahe merah diberikan selama 15 menit, sekali sehari selama 3 hari berturut-turut.Hasil Sebelum intervensi, responden pertama (Ny.S, 73 tahun) memiliki skala nyeri 5 (nyeri sedang) dan responden kedua (Tn.G, 75 tahun) memiliki skala nyeri 6 (nyeri sedang). Setelah intervensi selama 3 hari, kedua responden mengalami penurunan intensitas nyeri yang signifikan menjadi skala 2 (nyeri ringan), dengan selisih penurunan nyeri masing-masing sebesar 3 dan 4 poin. Kesimpulan Penerapan kompres hangat jahe merah efektif dalam menurunkan intensitas nyeri sendi dari kategori sedang menjadi ringan pada lansia penderita asam urat.
Background: Gout arthritis often affects the elderly due to a decline in organ function and the accumulation of monosodium urate crystals in the joints, which triggers inflammation and pain. Non-pharmacological management, such as warm red ginger compresses, is necessary because the active compounds gingerol and shogaol in red ginger have anti-inflammatory and analgesic effects that help relieve pain. Objective To describe the degree of reduction in joint pain intensity in elderly individuals with gout before and after the application of warm red ginger compresses. Methods This study used an applied case study design involving two elderly individuals with gout experiencing moderate pain. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). The red ginger warm compress intervention was administered for 15 minutes, once a day for 3 consecutive days. Results Before the intervention, the first participant (Mrs. S, 73 years old) had a pain score of 5 (moderate pain) and the second participant (Mr. G, 75 years old) had a pain score of 6 (moderate pain). After the 3-day intervention, both participants experienced a significant reduction in pain intensity to a score of 2 (mild pain), with a reduction of 3 and 4 points, respectively. Conclusion The application of a warm red ginger compress is effective in reducing joint pain intensity from moderate to mild in elderly individuals with gout.


