PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING RAMAH LINGKUNGAN BERSAMA IBU PKK KELURAHAN SANGKRAH
Kata Kunci:
KKN, Sabun Cuci, PelatihanAbstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh para mahasiswa/i kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan secara interdisipliner, kemitraan, dan institusional. Program KKN mencakup berbagai kegiatan, mulai dari pengabdian kepada masyarakat, penelitian partisipatif, hingga pengembangan proyek-proyek pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat lokal. Dalam pelaksanaannya, KKN 73 UNS mengadakan program pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Penggunaan sabun telah menjadi suatu kebutuhan esensial dalam membersihkan beragam peralatan di rumah, pakaian, serta tubuh. Untuk mengurangi biaya penggunaan sabun, serta untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada Ibu-ibu PKK Kelurahan Sangkrah agar dapat memiliki peluang usaha baru, dianggap perlu untuk menyelenggarakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Metode yang digunakan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata MBKM Membangun Desa ini yaitu berupa pelatihan. Pembuatan sabun cair cuci piring dengan bahan-bahan tersebut menghasilkan 5 liter sabun yang dimasukkan ke dalam botol berukuran 100 ml. Selain itu, untuk memberikan informasi tentang cara pembuatan sabun cuci piring, dibuat pula brosur yang berisikan informasi cara pembuatan sabun cuci piring serta manfaat dari sabun produk sabun cuci piring yang telah dibuat. Hal ini diharapkan mampu untuk meningkatnya sumber daya manusia (SDM), mendorong UMKM, serta menambah pengetahuan baru untuk masyarakat sekitar.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) are service activities carried out by students to the community as part of the Tri Dharma of Higher Education which is carried out in an interdisciplinary, partnership and institutional manner. The KKN program includes various activities, ranging from community service, participatory research, to developing development projects aimed at improving the quality of life of communities at the local level. In its implementation, KKN 73 UNS held a training program for making dishwashing soap. The use of soap has become an essential need for cleaning various equipment at home, clothes and the body. To reduce the cost of using soap, as well as to provide skills training to PKK women in Sangkrah Village so they can have new business opportunities, it was deemed necessary to organize training in making dishwashing soap. The method used in Kuliah Kerja Nyata MBKM Membangun Desa activity is in the form of training. Making liquid dishwashing soap with these ingredients produces 5 liters of soap which is put into a 100 ml bottle. Apart from that, to provide information on how to make dishwashing soap, a brochure was also created containing information on how to make dishwashing soap and the benefits of the dishwashing soap products that have been made. It is hoped that this will increase human resources (HR), encourage MSMEs, and increase new knowledge for the surrounding community.


