PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT XYZ

Penulis

  • Teguh Herbiansyah Universitas Bina Sarana Informatika

Kata Kunci:

Work Life Balance, Beban Kerja, Kinerja Karyawan

Abstrak

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya work life balance dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT XYZ, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 47 karyawan, dengan teknik pengambilan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 2,856 dan signifikansi 0,007. Sementara itu, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 0,544 dan signifikansi 0,589. Secara simultan, work life balance dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai F hitung sebesar 7,205 dan signifikansi 0,002. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,247 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 24,7%, sedangkan sisanya sebesar 75,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Employee performance is an important factor supporting the achievement of organizational goals and can be influenced by various factors, including work-life balance and workload. This study aims to analyze the effect of work-life balance and workload on employee performance at PT Vennote Kokoh Lestari, both partially and simultaneously. The research employed a quantitative method with an associative approach. The population consisted of 47 employees, and a saturated sampling technique was used, meaning that the entire population was used as respondents. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-tests, F-tests, and coefficient of determination analysis with the assistance of SPSS version 25. The results show that work-life balance has a positive and significant effect on employee performance, with a t-value of 2.856 and a significance value of 0.007. Meanwhile, workload does not have a significant effect on employee performance, with a t-value of 0.544 and a significance value of 0.589. Simultaneously, work-life balance and workload have a significant effect on employee performance, with an F-value of 7.205 and a significance value of 0.002. The coefficient of determination (R²) of 0.247 indicates that the two independent variables explain 24.7% of the variation in employee performance, while the remaining 75.3% is explained by other factors outside this research model.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31