STRATEGI HUMAS SMA REGINA PACIS DALAM MENGELOLA KONTEN INSTAGRAM ISU TOLERANSI BERAGAMA

Penulis

  • Ruvina Dhedho Universitas Pakuan
  • Sabila Adinda Puri Andarini Universitas Pakuan
  • Muhammad Reza

Kata Kunci:

Circular Model Of Some, Citra Sekolah, Konten Instagram, Strategi Humas, Toleransi Beragama

Abstrak

Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu sentra jeruk siam, namun pemahaman seiswa Sekolah Dasar di desa ini mengenai nilai tambah dan potensi ekonomi dari hasil pertanian lokal masih terbilang rendah. Petani pun masih bergantung pada penjualan buah segar, yang membuat mereka rentan terkena dampak fluktuasi harga maupun banyaknya buah ofl grade yang sulit dijual. Dari kondisi ini, kegiatan pengabdian dilakukan untuk menumbuhkan pemahaman, sikap, dan keterampilan siswa terkait ketehanan pangan dan kewirausahaan berbasis potensi lokal, lewat pengolahan jeruk siam menjadi puding yang bisa dijual. Kegiatan berupa sosialisasi interaktif dan praktik langsung ini diikuti oleh 30 lebih siswa/i kelas IV SD Negeri 1 Karangwidoro, dengan evaluasi berebntuk pertanyaan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) materi disampaikan. Hasilnya, siswa/i menunjukkan pemahaman yang lebih baik soal pangan lokal, konsep dasar kewirausahaan, dan cara mengolah jeruk menjadi puding, terlihat dari kemampuan mereka menjelaskan kembali materi saat post-test.

Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu sentra jeruk siam, namun pemahaman seiswa Sekolah Dasar di desa ini mengenai nilai tambah dan potensi ekonomi dari hasil pertanian lokal masih terbilang rendah. Petani pun masih bergantung pada penjualan buah segar, yang membuat mereka rentan terkena dampak fluktuasi harga maupun banyaknya buah ofl grade yang sulit dijual. Dari kondisi ini, kegiatan pengabdian dilakukan untuk menumbuhkan pemahaman, sikap, dan keterampilan siswa terkait ketehanan pangan dan kewirausahaan berbasis potensi lokal, lewat pengolahan jeruk siam menjadi puding yang bisa dijual. Kegiatan berupa sosialisasi interaktif dan praktik langsung ini diikuti oleh 30 lebih siswa/i kelas IV SD Negeri 1 Karangwidoro, dengan evaluasi berebntuk pertanyaan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) materi disampaikan. Hasilnya, siswa/i menunjukkan pemahaman yang lebih baik soal pangan lokal, konsep dasar kewirausahaan, dan cara mengolah jeruk menjadi puding, terlihat dari kemampuan mereka menjelaskan kembali materi saat post-test.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29