PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI KAMPUNG GUWOSARI JEBRES KOTA SURAKARTA
Kata Kunci:
Hipertensi, Lansia, Relaksasi Otot Progresif, Tekanan Darah, Terapi NonfarmakologisAbstrak
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami lansia akibat penurunan elastisitas pembuluh darah selama proses penuaan. Selain terapi farmakologis, relaksasi otot progresif dapat menjadi terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua lansia di Kampung Guwosari, Jebres, Kota Surakarta. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan frekuensi dua kali sehari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Kedua responden mengalami penurunan tekanan darah disertai berkurangnya keluhan sakit kepala, pusing, tengkuk terasa berat, dan ketegangan tubuh. Kesimpulan : Relaksasi otot progresif memberikan efek positif sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi keluhan pada lansia penderita hipertensi, meskipun efektivitasnya dapat berbeda pada setiap individu.
Background: Hypertension is a common chronic disease among older adults caused by decreased blood vessel elasticity during the aging process. In addition to pharmacological treatment, progressive muscle relaxation may serve as a complementary non-pharmacological therapy to help reduce blood pressure. Objective: To describe the implementation of progressive muscle relaxation in reducing blood pressure among elderly patients with hypertension. Methods: This study employed a descriptive case study involving two elderly participants with hypertension in Guwosari Village, Jebres, Surakarta. The intervention was conducted twice daily for three consecutive days. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and blood pressure measurements before and after the intervention, then analyzed descriptively. Results: Both participants experienced a reduction in blood pressure accompanied by decreased complaints of headache, dizziness, neck stiffness, and muscle tension. Conclusion: Progressive muscle relaxation has a positive effect as a complementary non-pharmacological therapy in reducing blood pressure and relieving symptoms among elderly patients with hypertension, although its effectiveness may vary depending on individual characteristics.


