https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/issue/feed Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2025-12-30T14:34:37+00:00 Open Journal Systems https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17160 ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP ISU PEMBAGIAN MAKANAN BERGIZI BAGI ANAK SEKOLAH DI DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK (ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH) 2025-12-03T04:34:37+00:00 Jemima Flora Indah Malau jemimamalau284@gmail.com Kartina Siagian kartinasiagian277@gmail.com Okki Helana Saragih okkiasaragih@gmail.com Yunikan Manik nursinamanik@gmail.com <p>Penelitian ini membahas penggunaan bahasa dalam komentar pengguna TikTok terhadap program makan gratis yang diluncurkan pemerintah. Fenomena ini menarik karena memperlihatkan bagaimana masyarakat memanfaatkan ruang digital untuk menyuarakan pendapat, kritik, dan empati terhadap kebijakan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk linguistik, praktik wacana, serta konteks sosial budaya yang muncul dalam komentar warganet di platform TikTok.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Data penelitian berupa sepuluh komentar pengguna TikTok yang menanggapi konten video tentang program makan gratis. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi, yaitu dimensi teks, dimensi praktik wacana, dan dimensi praktik sosial-budaya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan bersifat nonbaku, emosional, dan ekspresif, mencerminkan gaya komunikasi khas media sosial. Wacana yang muncul mengandung nilai empati, kritik sosial, dan solidaritas terhadap masyarakat kurang mampu. Secara ideologis, komentar-komentar tersebut menggambarkan kesadaran sosial dan keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan kebijakan publik. Dengan demikian, TikTok bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media baru bagi masyarakat dalam menyuarakan kepedulian dan kritik sosial secara terbuka.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17705 PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM ETIKA BERPROFESI DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PROFESI STORE MANAGER DI KAFE CW COFFEE GEGERKALONG BANDUNG 2025-12-16T02:07:04+00:00 Alesha Firdausah firdausahalesha@gmail.com Chiasa Eginia chiasaEginia@student.upi.edu Jasmine Mutiara Ramadhani jasminemutiara@student.upi.edu Kholisna Jahrotunnisa jahrotunnisakholisna10@gmail.com Naaziah Sholeha naaziahsholeha93@student.upi.edu Raina Ramaniya Artanti Sutisna rainaramaniya@student.upi.edu Ratna Fitria ratna_fitria@upi.edu <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai pancasila pada aktivitas di bidang kuliner yang diimplementasikan melalui kegiatan-kegiatan sosial (eksternal) maupun kegiatan internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif. Metode kualitatif dilakukan melalui kegiatan wawancara langsung kepada salah satu Store Manager pada CW Coffee Gegerkalong Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai pancasila beberapa sudah diterapkan dengan adanya kebebasan beribadah, menjunjung tinggi etika kerja, kerjasama tim, diskusi, dan perlakuan adil terhadap seluruh pekerja. Hal tersebut tentunya memberi dampak positif baik untuk pekerja maupun pengunjung, seperti peningkatan kinerja pekerja dan loyalitas pengunjung.</p> <p><em>This study aims to analyze the implementation of Pancasila values in culinary activities, which are carried out through external social activities or internal activities. The research employs qualitative methodological techniques. The qualitative method includes interviews with a Store Manager at CW Coffee Gegerkalong Bandung. The findings indicate that the implementation of Pancasila values has been reflected in practices such as freedom to pray, upholding work ethics, teamwork, discussion, and fair handling of all employees. These have a positive impact for both employees and customers such as improved employee performance and increased customer loyalty.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17802 PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM MENGANALISIS IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ISLAM DI KEHIDUPAN SOSIAL 2025-12-17T07:57:07+00:00 M.Afdhal Al Fachru m.afdhalalfachru@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam diimplementasikan dalam kehidupan sosial masyarakat dengan menggunakan pendekatan sosiologi agama. Pendekatan ini berfokus pada interaksi antara ajaran agama Islam sebagai sistem nilai normatif dengan realitas sosial sebagai sistem tindakan. Agama dalam perspektif sosiologi tidak hanya dipahami sebagai seperangkat dogma, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang berperan dalam membentuk perilaku individu dan struktur sosial masyarakat.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi literatur dan observasi sosial untuk memahami bagaimana nilai-nilai Islam seperti keadilan, kejujuran, tolong-menolong (ta‘āwun), dan tanggung jawab sosial terwujud dalam praktik kehidupan sehari-hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam sangat dipengaruhi oleh faktor sosial seperti lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, media, dan budaya lokal. Meskipun nilai-nilai Islam secara normatif bersifat universal, penerapannya sering kali mengalami adaptasi sesuai dengan dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan sosiologi dalam studi Islam agar dapat memahami agama secara kontekstual dan dinamis. Dengan demikian, nilai-nilai Islam tidak hanya menjadi norma keagamaan, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang berkontribusi terhadap pembentukan masyarakat yang berkeadilan, beretika, dan harmonis di tengah perubahan sosial yang kompleks.</p> <p><em>This research aims to analyze how Islamic values are implemented in social life using a sociological approach to religion. This approach focuses on the interaction between Islamic teachings as a normative value system and social reality as a system of action. From a sociological perspective, religion is not only understood as a collection of dogmas, but also as a social force that plays a role in shaping individual behavior and the social structure of society.This research uses qualitative methods using literature studies and social observation techniques to understand how Islamic values such as justice, honesty, mutual assistance (ta'āwun), and social responsibility are manifested in everyday life. The analysis shows that the application of Islamic values is strongly influenced by social factors such as the family environment, educational institutions, the media, and local culture. Although Islamic values are normatively universal, their application often undergoes adaptations according to evolving social dynamics in society.This research emphasizes the importance of a sociological approach to the study of Islam to understand religion contextually and dynamically. Thus, Islamic values are not merely religious norms but also social forces that contribute to the formation of a just, ethical, and harmonious society amidst complex social change.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18238 STRATEGI PEMASARAN LALANA SOCIAL SPACE DALAM MEMBANGUN DAN MEMPERLUAS JARINGAN BISNIS DI WALAYAH BANDUNG 2025-12-26T09:50:11+00:00 Resya Dwi Marselina resyadwi@digitechuniversity.ac.id Witri Widaningsih witri10122062@digitechuniversity.ac.id Saila Rizkika saila10122054@digitechuniversity.ac.id Ridho Maha Brilian Lukman ridho10122071@digitechuniversity.ac.id <p>Persaingan di sektor coffee shop di Bandung semakin sengit, sehingga pelaku bisnis perlu mencari cara tambahan selain sekadar mengutamakan kualitas produk, yaitu melalui pemasaran dan penguatan hubungan bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti cara pemasaran yang diterapkan oleh Lalana Social Space dalam memperbesar dan membangun jaringan bisnisnya di Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Lalana Social Space menggunakan strategi pemasaran yang berfokus pada pengalaman konsumen, memanfaatkan pemasaran digital di media sosial, serta menjalin kerja sama dengan komunitas dan mitra luar untuk memperkuat jaringan mereka. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa kekuatan terbesar Lalana Space terletak pada konsep yang berbeda, suasana alami, dan pengalaman pelanggan, sedangkan tantangan yang dihadapi meliputi ketergantungan pada kondisi lingkungan dan persaingan dalam industri kopi yang berubah-ubah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang terintegrasi dengan penguatan jaringan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Lalana Social Space di tengah persaingan dalam industri kuliner modern.</p> <p><em>Competition in the coffee shop sector in Bandung is increasingly fierce, so business players need to find additional ways beyond simply prioritizing product quality, namely through marketing and strengthening sustainable business relationships. This study aims to examine the marketing methods implemented by Lalana Social Space in expanding and building its business network in Bandung. The method used in this study is a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation analysis. The research findings show that Lalana Social Space uses a marketing strategy that focuses on consumer experience, utilizing digital marketing on social media, and collaborating with communities and external partners to strengthen their network. A SWOT analysis reveals that Lalana Space's greatest strengths lie in its distinctive concept, natural atmosphere, and customer experience, while the challenges faced include dependence on environmental conditions and competition in the changing coffee industry. This study concludes that a marketing strategy integrated with network strengthening can increase Lalana Social Space's competitiveness and sustainability amidst competition in the modern culinary industry.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/16945 DIMENSI TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM PEMBAGIAN WARISAN ISLAM:SUATU KAJIAN FILOSOFIS 2025-11-27T11:50:24+00:00 Melinda Sri Andini 10200124010@uin-alauddin.ac.id Nur Abrar Masri 10200124008@uin-alauddin.ac.id Abdul Muizzu Imran 10200124011@uin-alauddin.ac.id Kurniati kurniati@uin-alauddin.ac.id <p>Persoalan warisan seringkali menjadi isu sensitif yang memicu sengketa, konflik, dan bahkan kehancuran keluarga, meskipun hukum Islam (faraidh) telah mengaturnya secara rinci. Permasalahan ini diperparah oleh adanya pluralisme hukum (Islam, adat, dan negara) dan kecenderungan masyarakat mengabaikan hak ahli waris demi kebiasaan lokal atau kepentingan dominan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep hukum kewarisan Islam beserta kedudukan aturan pembagiannya secara normatif, sekaligus menganalisis problematika praktik kewarisan di masyarakat Muslim Indonesia, dan menggali penalaran filosofis mengenai dimensi tanggung jawab sosial di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis-deskriptif yang didasarkan pada studi pustaka (library research), serta menggunakan teknik analisis isi dan pendekatan normatif. Temuan utama menunjukkan bahwa hukum waris Islam didasarkan pada sistem akuntabilitas ganda (mas'uliyyah), yang berlandaskan pada prinsip Kemaslahatan (Social Justice) untuk menjamin keadilan distributif dan keharmonisan sosial. Praktik pembagian warisan yang sama rata berdasarkan musyawarah (Taṣaˉluḥ), meskipun bertentangan dengan rasio formal 2:1, secara filosofis merupakan bentuk etis tertinggi dalam menjalankan tanggung jawab sosial karena memprioritaskan keadilan substantif (Maqaˉṣid) di atas ketentuan angka formal Faraid. Secara etis, prinsip ini menuntut transformasi hukum agar relevan dengan nilai-nilai sosial kontemporer dan penegakan keadilan moral melalui prioritas pelunasan utang pewaris. Saran akademik dari penelitian ini adalah agar praktisi hukum dan lembaga peradilan menekankan prinsip kemaslahatan bersama dan mendorong praktik musyawarah (Taṣaˉluḥ) sebagai solusi etis dan substantif dalam menyelesaikan sengketa warisan.</p> <p><em>Inheritance issues frequently become sensitive matters that trigger disputes, conflict, and even family breakdown, despite the detailed regulations provided by Islamic law (faraidh)1. This problem is exacerbated by legal pluralism (Islamic, customary, and state law) and the tendency of the community to ignore the rights of heirs in favor of local customs or dominant family interests. This study aims to explain the concept of Islamic inheritance law and the normative position of its distribution rules, while simultaneously analyzing the practical problems of inheritance among Indonesian Muslims and exploring the philosophical reasoning of the social responsibility dimension within it. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical method based on library research, utilizing content analysis and a normative approach. The key finding shows that Islamic inheritance law is founded upon a dual accountability system (mas'uliyyah), based on the principle of Kemaslahatan (Social Justice) to ensure distributive justice and social harmony5. The practice of equal distribution based on consensus (Taṣaˉluḥ), although contradicting the formal 2:1 ratio, is philosophically the highest ethical form of social responsibility because it prioritizes substantive justice (Maqaˉṣid) over the formal figures of Faraid. The ethical principle requires the transformation of the law to remain relevant to contemporary social values and the enforcement of moral justice through prioritizing the settlement of the testator's debts. The academic suggestion is for legal practitioners and judicial institutions to emphasize the principle of common benefit and encourage the practice of Taṣaˉluḥ as an ethical and substantive solution in resolving inheritance disputes.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17644 PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA DENGAN METODE CERAMAH BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL TERHADAP KEMAMPUAN PENATALAKSANAAN KERACUNAN MAKANAN PADA GURU SD AL BAITUL AMIEN 03 JEMBER 2025-12-14T12:41:56+00:00 Ayuni Indirasati ayuni.indira200225@gmail.com Mohammad Ali Hamid malihamid@unmuhjember.ac.id Ely Rahmatika Nugrahani elyrahmatikanugrahani@unmuhjember.ac.id <p>Latar Belakang : Kasus keracunan masih sering terjadi dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah dasar. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam memberikan pertolongan pertama menuntut adanya pendidikan kesehatan yang efektif. Metode ceramah berdasarkan Health Belief Model (HBM) dinilai mampu meningkatkan kemampuan guru dalam penatalaksanaan keracunan makanan. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-postest design, melibatkan 16 guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil : Dari 16 responden, terdapat bahwa kemampuan penatalaksanaan keracunan makanan guru meningkat dari kategori cukup menjadi baik setelah diberikan pendidikan kesehatan, serta terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan metode ceramah berdasarkan Health Belief Model terhadap kemampuan tersebut. Kesimpulan : Pendidikan kesehatan dengan metode ceramah berdasarkan health belief model efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam penatalaksanaan keracunan makanan di sekolah.</p> <p><em>Background: Cases of poisoning still occur frequently and are a public health problem, including in elementary school environments. The lack of knowledge and skills among teachers in providing first aid requires effective health education. The lecture method based on the Health Belief Model (HBM) is considered capable of improving teachers' ability to manage food poisoning. Method: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach, involving 16 teachers selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using a paired t-test. Results: Of the 16 respondents, it was found that teachers' food poisoning management skills improved from adequate to good after receiving health education, and there was a significant effect of lecture-based health education using the Health Belief Model on these skills. Conclusion: Health education using the lecture method based on the health belief model is effective in improving teachers' ability to manage food poisoning in schools.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17738 IMPLEMENTASI DAN INOVASI DARI AKAD IJARAH DALAM PERKEMBANGAN EKONOMI SYARIAH DI LEMBAGA PEGADAIAN SYARIAH 2025-12-16T08:21:49+00:00 Afifah Putri Salamah afifahputrisalamah2005@gmail.com Sri Utami amiu9960@gmail.com Sukamah sukamahsukamah709@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan inovasi akad ijarah dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah di lembaga pegadaian syariah Indonesia. Akad ijarah merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang memungkinkan pemanfaatan barang atau jasa melalui transaksi sewa-menyewa sesuai prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara terhadap praktisi pegadaian syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad ijarah di pegadaian syariah telah mengalami inovasi signifikan, terutama dalam produk Arrum (Ar-Rahn untuk Usaha Mikro Kecil) dan Amanah yang menggabungkan konsep ijarah dengan rahn (gadai). Inovasi ini memberikan solusi pembiayaan yang lebih fleksibel bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, tanpa melanggar prinsip-prinsip syariah seperti larangan riba, gharar, dan maysir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa akad ijarah berkontribusi positif terhadap inklusi keuangan syariah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pertumbuhan aset pegadaian syariah. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal sosialisasi produk, pemahaman masyarakat tentang akad syariah, dan pengawasan kepatuhan syariah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan literasi keuangan syariah, pengembangan produk inovatif berbasis ijarah yang lebih beragam, dan penguatan peran Dewan Pengawas Syariah dalam memastikan compliance terhadap fatwa DSN-MUI.</p> <p><em>This study aims to analyze the implementation and innovation of the ijarah contract in supporting the development of the sharia economy in Indonesian sharia pawnshops. The ijarah contract is an important instrument in the Islamic economic system that allows the utilization of goods or services through leasing transactions in accordance with sharia principles. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through literature studies, observations, and interviews with sharia pawnshop practitioners. The results show that the implementation of the ijarah contract in sharia pawnshops has undergone significant innovation, especially in the Arrum (Ar-Rahn for Micro and Small Enterprises) and Amanah products that combine the ijarah concept with rahn (pawn). This innovation provides a more flexible financing solution for the community, especially MSMEs, without violating sharia principles such as the prohibition of usury, gharar, and maysir. The research findings indicate that the ijarah contract contributes positively to sharia financial inclusion, community economic empowerment, and the growth of sharia pawnshop assets. However, challenges remain in terms of product socialization, public understanding of sharia contracts, and monitoring of sharia compliance. This study recommends improving sharia financial literacy, developing a wider range of innovative ijarah-based products, and strengthening the role of the Sharia Supervisory Board in ensuring compliance with the DSN-MUI fatwas.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18127 PRAKTIK ENDORSE DI MEDIA SOSIAL DAN TINJAUAN HUKUM ISLAM 2025-12-23T09:35:06+00:00 Fika Auliasyah auliafika378@gmail.com <p>Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya praktik endorse sebagai salah satu strategi pemasaran yang banyak digunakan oleh pelaku usaha. Endorse dilakukan melalui kerja sama antara pemilik produk dan individu berpengaruh di media sosial untuk mempromosikan produk atau jasa kepada publik. Praktik ini menimbulkan berbagai persoalan hukum dan etika, terutama terkait kejujuran informasi, kehalalan produk, dan tanggung jawab moral terhadap konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik endorse di media sosial dalam tinjauan hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif melalui studi pustaka, dengan menganalisis literatur fiqih muamalah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta pendapat ulama kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik endorse pada dasarnya diperbolehkan dalam Islam dan dapat dikategorikan sebagai akad ijarah (sewa jasa), selama memenuhi rukun dan syarat akad yang sah. Namun, praktik endorse menjadi tidak dibenarkan apabila mengandung unsur penipuan (tadlis), gharar, promosi produk haram, atau pelanggaran etika syariah. Oleh karena itu, praktik endorse di media sosial harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip kejujuran, amanah, dan keadilan agar sesuai dengan nilai-nilai hukum Islam.</p> <p><em>The development of social media has encouraged the emergence of endorsement practices as a widely used marketing strategy among business actors. Endorsement involves collaboration between product owners and influential individuals on social media to promote products or services to the public. This practice raises various legal and ethical issues, particularly related to information honesty, product permissibility, and moral responsibility toward consumers. This study aims to analyze endorsement practices on social media from the perspective of Islamic law. This research employs a qualitative normative approach through library research by examining fiqh muamalah literature, Qur’anic verses, hadiths, and relevant contemporary scholars’ opinions. The findings indicate that endorsement practices are fundamentally permissible in Islam and can be classified as an ijarah (service lease) contract, provided that the pillars and conditions of a valid contract are fulfilled. However, endorsement practices become impermissible if they involve deception (tadlis), uncertainty (gharar), promotion of prohibited products, or violations of Islamic ethical principles. Therefore, endorsement practices on social media must uphold honesty, trustworthiness, and justice to align with the values of Islamic law.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17105 POLITIK HUKUM DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN KEUANGAN DI INDONESIA DARI SUDUT PANDANG STABILITAS EKONOMI 2025-12-01T11:14:18+00:00 Wilma Silalahi wilmasilalahi@fh.untar.ac.id Eugene Rangga Novandria eugenedria10@gmail.com <p>Pembentukan peraturan di sektor keuangan memiliki peranan strategis sebagai instrumen negara dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Pembuatan ketentuan dalam bidang keuangan memiliki posisi penting sebagai alat negara untuk mempertahankan kestabilan dan perkembangan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum dalam proses pembentukan regulasi keuangan di Indonesia, dengan menitikberatkan pada bagaimana arah kebijakan legislasi keuangan dirancang untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional. Studi ini bertujuan untuk meneliti aspek hukum dalam pembuatan regulasi keuangan di Indonesia, khususnya bagaimana kebijakan legislasi keuangan dibentuk untuk mendukung kestabilan ekonomi negara. Kajian dilakukan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kebijakan (policy approach). Analisis dilakukan dengan memakai metode penelitian hukum normatif yang meliputi pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi politik hukum dalam pembentukan peraturan keuangan di Indonesia bersifat responsif-instrumentalis, di mana regulasi kerap digunakan untuk menjawab dinamika ekonomi jangka pendek sekaligus sebagai alat intervensi negara dalam mitigasi risiko sistemik keuangan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa struktur politik hukum dalam pembuatan peraturan keuangan di Indonesia bersifat responsif dan instrumentalis, di mana regulasi sering dipakai untuk merespons perubahan ekonomi jangka pendek serta sebagai alat negara untuk mengatasi risiko sistem keuangan. Meski demikian, tantangan utama masih ditemukan pada harmonisasi regulasi, inkonsistensi kebijakan sektoral, serta dominannya kepentingan politik dalam penentuan prioritas regulasi, yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan mengganggu stabilitas sistem keuangan. Namun, tantangan terbesar masih ada pada keselarasan regulasi, ketidakkonsistenan kebijakan sektoral, dan kuatnya pengaruh kepentingan politik dalam penetapan prioritas regulasi, yang bisa menyebabkan ketidakpastian hukum dan mengganggu kestabilan sistem keuangan. Penelitian ini menegaskan perlunya politik hukum yang lebih berorientasi pada keberlanjutan stabilitas makroekonomi, penguatan kelembagaan independen, serta pembentukan regulasi berbasis evidence-based policy agar mampu menciptakan kepastian hukum dan ekosistem keuangan yang stabil, adaptif, dan berkelanjutan. Studi ini menekankan pentingnya adanya politik hukum yang lebih memprioritaskan keberlanjutan kestabilan makroekonomi, penguatan lembaga yang mandiri, serta pembuatan regulasi yang berbasis kebijakan berdasar bukti agar dapat menghadirkan kepastian hukum dan lingkungan keuangan yang stabil, responsif, dan berkelanjutan.</p> <p><em>The formation of regulations in the financial sector plays a strategic role as a state instrument in maintaining economic stability and growth. The creation of provisions in the financial sector plays a crucial role as a state tool for maintaining economic stability and development. This study aims to analyze the legal politics in the process of establishing financial regulations in Indonesia, with an emphasis on how the direction of financial legislative policies is designed to support national economic stability. This study aims to examine the legal aspects of financial regulation creation in Indonesia, specifically how financial legislative policies are formed to support the country's economic stability. The study was conducted using normative legal research methods through a statute approach, a conceptual approach, and a policy approach. The analysis was conducted using normative legal research methods that include a statutory approach, a conceptual approach, and a policy approach. The results of the study indicate that the legal politics configuration in the formation of financial regulations in Indonesia is responsive-instrumentalist, where regulations are often used to address short-term economic dynamics while also serving as a tool for state intervention in mitigating financial systemic risk. Research Findings reveals that the legal political structure in financial regulation in Indonesia is responsive and instrumental, where regulations are often used to respond to short-term economic changes and as a state tool to address financial system risks. However, major challenges remain in regulatory harmonization, sectoral policy inconsistencies, and the dominance of political interests in determining regulatory priorities, which have the potential to create legal uncertainty and disrupt financial system stability. However, the greatest challenges remain in regulatory harmonization, sectoral policy inconsistencies, and the strong influence of political interests in determining regulatory priorities, which can cause legal uncertainty and disrupt financial system stability. This study emphasizes the need for a legal policy that is more oriented towards sustainable macroeconomic stability, strengthening independent institutions, and establishing evidence-based regulations to create legal certainty and a stable, adaptive, and sustainable financial ecosystem. This study emphasizes the importance of a legal policy that prioritizes sustainable macroeconomic stability, strengthening independent institutions, and the creation of evidence-based policy regulations to ensure legal certainty and a stable, responsive, and sustainable financial environment.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17675 ANALISIS PERBANDINGAN DAYA BELI KONSUMEN TERHADAP TEPUNG TERIGU KEMASAN PREMIUM DAN EKONOMIS DI PASAR CIAWITALI KABUPATEN GARUT 2025-12-15T08:41:21+00:00 Riani Sri Rahayu 24023123039@fekon.uniga.ac.id Rifki Ibrahim 24023123019@fekon.uniga.ac.id Ira Murweni iramurwenie@uniga.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan daya beli konsumen terhadap tepung terigu kemasan premium dan ekonomis di Pasar Ciawitali Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa harga dan jumlah permintaan tepung terigu pada beberapa periode. Analisis dilakukan melalui perhitungan fungsi permintaan, fungsi penawaran, titik keseimbangan pasar, serta elastisitas silang untuk mengetahui hubungan antara kedua jenis produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan tepung terigu, baik kemasan ekonomis maupun premium, mengikuti hukum permintaan dengan hubungan negatif antara harga dan jumlah yang diminta. Penawaran kedua produk juga menunjukkan hubungan positif terhadap harga. Keseimbangan pasar diperoleh pada harga Rp 4,6 untuk kemasan ekonomis dan Rp 7,4 untuk kemasan premium, masing-masing dengan jumlah keseimbangan yang berbeda. Nilai elastisitas silang sebesar –12,79 menandakan bahwa kedua jenis tepung bersifat komplementer, sehingga kenaikan harga salah satu produk menyebabkan penurunan permintaan produk lainnya. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga merupakan faktor dominan dalam memengaruhi daya beli konsumen, sementara kualitas produk turut memengaruhi preferensi terhadap tepung terigu kemasan premium.</p> <p><em>This study aims to analyze the comparison of consumer purchasing power for premium and economical packaged wheat flour in Ciawitali Market, Garut Regency. The method used is a descriptive quantitative method using secondary data in the form of prices and demand for wheat flour in several periods. The analysis was conducted by calculating the demand function, supply function, market equilibrium point, and cross-elasticity to determine the relationship between the two types of products. The results showed that the demand for wheat flour, both economical and premium packaging, followed the law of demand with a negative relationship between price and quantity demanded. The supply of both products also showed a positive relationship with price. Market equilibrium was obtained at a price of Rp 4.6 for economy packaging and Rp 7.4 for premium packaging, each with a different equilibrium quantity. The cross-elasticity value of -12.79 indicates that the two types of flour are complementary, so that an increase in the price of one product causes a decrease in demand for the other product. Overall, the results of this study indicate that price is a dominant factor in influencing consumer purchasing power, while product quality also influences preferences for premium packaged wheat flour.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17798 ANALISIS KEPATUHAN PAJAK PELAKU UMKM BISNIS ONLINE TERHADAP PPH FINAL DAN CICILAN PPH PASAL 25 2025-12-17T07:26:12+00:00 Maria Vebriani Tafuli tafuliria@gmail.com Christy G.M Siokain christymarchella25@gmail.com Maria Alexsandria Parera echaparera96@gamil.com Yessica Tabita Selan selanyesica@gmail.com Winda Indriani Tilu Ate Kaballu windakaballu@gmail.com Yulince Anastasya Indu tasyaindu3@gmail.com Yeni Marseli Pandie yenipandie87@gmail.com Maria Viani Yesinia Adja guest@jurnalhst.com Yohana Delvi Jelita guest@jurnalhst.com Ayuvera Rifani Ray guest@jurnalhst.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan pajak pelaku UMKM yang menjalankan bisnis secara online terhadap kewajiban PPh Final UMKM serta perhitungan dan pelaporan cicilan PPh Pasal 25. Fenomena pertumbuhan transaksi digital mendorong perlunya evaluasi terhadap pemahaman wajib pajak, penerapan kewajiban perpajakan, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan, seperti literasi pajak, kemudahan administrasi, dan persepsi terhadap sistem perpajakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis regulasi yang berkaitan dengan pajak UMKM. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM online masih menghadapi kendala dalam memahami mekanisme PPh Final dan kewajiban angsuran PPh Pasal 25, khususnya terkait pencatatan omzet dan penentuan dasar pengenaan pajak. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi pajak, digitalisasi layanan perpajakan, serta pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela pelaku UMKM digital. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya kendala dalam memahami mekanisme PPh Final dan kewajiban angsuran PPh Pasal 25, khususnya dalam pencatatan omzet dan penentuan dasar pengenaan pajak. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi pajak, digitalisasi layanan perpajakan, dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela pelaku UMKM digital.</p> <p><em>This study aims to analyze the tax compliance level of online-based MSME entrepreneurs regarding their obligations to the Final Income Tax for MSMEs and the installment requirements under Article 25 of the Income Tax Law. The rapid growth of digital business activities highlights the need to evaluate taxpayers’ understanding, the implementation of tax obligations, and the factors influencing compliance, including tax literacy, administrative simplicity, and perceptions of the tax system. This research employs a qualitative descriptive approach through literature review and regulatory analysis related to MSME taxation. The findings indicate that many online MSME operators still face challenges in understanding the mechanisms of Final Income Tax and Article 25 installments, particularly in recording revenue and determining the tax base. The study underscores the importance of tax education, digitalized tax services, and continuous assistance to enhance voluntary compliance among digital MSME taxpayers. The research uses a qualitative descriptive approach through literature review. Findings reveal challenges in grasping PPh Final mechanisms and Article 25 installment duties, especially in revenue recording and tax base determination. The study emphasizes the need for tax education, digitalized tax services, and ongoing support to boost voluntary compliance among digital MSME taxpayers.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18208 PERAN SMART ACCOUNTING DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SYARIAH BERBASIS TEKNOLOGI 2025-12-25T10:35:05+00:00 Wardah Amrillah Hasanah wardah.amrillah.hasanah@mhs.uingusr.ac.id Rusdiana rusdiana23035@mhs.uingusdur.ac.id Gunawan Aji gunawanaji@uingusdur.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam sistem akuntansi, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan syariah. Smart Accounting merupakan penerapan teknologi berbasis digital yang mengintegrasikan sistem informasi akuntansi untuk meningkatkan efektivitas, akurasi, dan transparansi pelaporan keuangan. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran Smart Accounting dalam penyusunan laporan keuangan syariah berbasis teknologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait akuntansi syariah dan perkembangan teknologi akuntansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Smart Accounting berperan penting dalam mendukung penyusunan laporan keuangan syariah yang sesuai dengan prinsip syariah, meningkatkan keandalan data keuangan, serta mempermudah proses pelaporan secara real time. Penerapan Smart Accounting diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan syariah di era digital.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17609 ANALISIS IMPLEMENTASI DAN DAMPAK EVALUASI FORMATIF GURU PAUD DALAM KONTEKS KURIKULUM MERDEKA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK 2025-12-13T11:57:44+00:00 Aprilian Henderina Pelloedon aprilianpelloedom@gmail.com Hemi Damnosel Bara Pa hemibarapa7@gmail.com Jeniyati Ivon Klau jeniyatiivonklau@gmail.com Sefriani Tetusani Selan selansefriani@gmail.com Jheineche Iin S Sawen jeinsawen04@gmail.com Marci Maria Baitanu marcibaitanu2023@gmail.com Norsina Nelci Nopus norsinanelcinopus@gmail.com <p>Penelitian ini membahas implementasi evaluasi formatif dalam Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta dampaknya terhadap motivasi belajar anak. Melalui metode studi literatur dan meta-analisis, penelitian ini mengkaji berbagai sumber yang relevan untuk memahami tantangan, pelaksanaan, dan manfaat evaluasi formatif di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa evaluasi formatif berperan penting sebagai proses penilaian berkelanjutan yang autentik dan berorientasi pada perkembangan anak, sehingga membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai kebutuhan individu peserta didik. Meskipun terbukti meningkatkan motivasi, pemahaman diri, dan kualitas pembelajaran anak, pelaksanaan evaluasi formatif masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan waktu, pemahaman guru yang belum optimal, dan dinamika kelas yang kompleks. Oleh karena itu, diperlukan dukungan melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas memadai, pemanfaatan teknologi sederhana, serta kerja sama antara guru dan orang tua agar implementasi evaluasi formatif dalam Kurikulum Merdeka dapat berjalan lebih efektif dan memberi dampak positif bagi perkembangan anak usia dini.</p> <p><em>This study examines the implementation of formative evaluation in the Independent Curriculum in Early Childhood Education (PAUD) and its impact on children's learning motivation. Using literature review and meta-analysis, this study examines various relevant sources to understand the challenges, implementation, and benefits of formative evaluation in the field. The analysis shows that formative evaluation plays a crucial role as an authentic, developmentally oriented, ongoing assessment process, helping teachers adapt learning strategies to individual student needs. Although proven to improve children's motivation, self-understanding, and learning quality, formative evaluation implementation still faces obstacles such as time constraints, suboptimal teacher understanding, and complex classroom dynamics. Therefore, support is needed through teacher training, adequate facilities, the use of simple technology, and collaboration between teachers and parents so that the implementation of formative evaluation in the Independent Curriculum can be more effective and have a positive impact on early childhood development. </em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17733 DEEP LEARNING MENURUT PERSPEKTIF HADIS 2025-12-16T07:52:03+00:00 Fauziah Della Iftinah fd5887594@gmail.com Naswa Kamila naswakamila093@gmil.com <p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya deep learning, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam perspektif Islam, kemajuan ini perlu dikaji berdasarkan nilai-nilai yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep deep learning menurut perspektif hadis Nabi Muhammad ﷺ, dengan menitikberatkan pada prinsip pencarian ilmu, penggunaan akal, serta tanggung jawab moral manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, hadis-hadis yang relevan dianalisis untuk menemukan kesesuaian nilai antara konsep deep learning dan ajaran Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selama digunakan untuk kemaslahatan umat manusia serta tidak bertentangan dengan prinsip etika dan tauhid. Deep learning, dalam perspektif hadis, dipandang sebagai hasil pemanfaatan akal manusia yang harus diarahkan pada kebaikan, keadilan, dan tanggung jawab moral. Dengan demikian, pengembangan dan penerapan deep learning perlu disertai dengan landasan etis dan spiritual agar sejalan dengan tujuan syariat Islam.</p> <p><em>The development of artificial intelligence technology, particularly deep learning, has significantly influenced various aspects of human life. From an Islamic perspective, this advancement should be examined through values derived from the Qur’an and the Hadith. This study aims to analyze the concept of deep learning from the perspective of the Hadith of Prophet Muhammad ﷺ, focusing on the principles of seeking knowledge, the use of human intellect, and moral responsibility in science and technology. Using a qualitative library research approach, relevant hadiths are analyzed to identify the alignment between deep learning concepts and Islamic teachings. The findings indicate that Islam encourages the advancement of knowledge and technology as long as they are utilized for the benefit of humanity and do not contradict ethical principles and monotheistic beliefs. From the perspective of Hadith, deep learning is viewed as a product of human intellect that must be guided toward goodness, justice, and moral accountability. Therefore, the development and application of deep learning should be accompanied by ethical and spiritual foundations to align with the objectives of Islamic law.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17862 PRINSIP MANAJEMEN FASILITAS PENDIDIKAN 2025-12-18T03:57:59+00:00 Nala Hibroh Hairuroh 24381042070@students.ianmadura.ac.id Nessa Anggraeni 24381042072@students.iainmadura.ac.id Tia Ivana Aviyanti 24381042089@students.iainmadura.ac.id Rinta Ratnawati rinta.ratnawati@iainmadura.ac.id <p>Manajemen fasilitas pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung terselenggaranya proses pendidikan yang efektif dan berkualitas. Fasilitas pendidikan meliputi sarana dan prasarana yang digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas. Oleh karena itu, diperlukan penerapan prinsip-prinsip manajemen fasilitas pendidikan agar pengelolaannya dapat dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Prinsip-prinsip tersebut mencakup efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan. Penerapan prinsip manajemen fasilitas pendidikan yang tepat diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas, meningkatkan kenyamanan lingkungan belajar, serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Dengan manajemen fasilitas yang baik, lembaga pendidikan dapat menciptakan kondisi belajar yang kondusif dan berkelanjutan demi tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.</p> <p><em>Educational facilities management is an essential component in supporting the implementation of effective and high-quality education. Educational facilities include facilities and infrastructure used to support learning activities, both inside and outside the classroom. Therefore, the application of principles of educational facilities management is necessary to ensure that planning, utilization, maintenance, and supervision are carried out in a systematic and sustainable manner. These principles include effectiveness, efficiency, transparency, accountability, and alignment with educational needs and objectives. Proper implementation of educational facilities management principles is expected to optimize the use of facilities, enhance the learning environment, and support the improvement of educational service quality. Through effective facilities management, educational institutions can create a conducive and sustainable learning environment to achieve educational goals optimally.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17082 SPA TRADISIONAL NUSANTARA: SINERGI ANTARA BUDAYA DAN GAYA HIDUP SEHAT DI ERA MODERN 2025-11-30T13:07:31+00:00 Bunga Julian Sunaryo bungajulians333@students.unnes.ac.id Nevita Sherly Tri Hapsari sherlydevita11@students.unnes.ac.id Aniq Muyasyaroh aniqmuy_07@students.unnes.ac.id Tiara Agni Prameswari tiaraagnip@students.unnes.ac.id Berliana Purwanto Shakib sasaberlianap7@gmail.com Maria Krisnawati guest@jurnalhst.com Anik Maghfiroh guest@jurnalhst.com <p>Spa Tradisional Nusantara merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang mengintegrasikan perawatan tubuh, filosofi hidup, dan pemanfaatan bahan alami berbasis kearifan lokal. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan gaya hidup sehat mendorong spa tradisional kembali diminati sebagai alternatif perawatan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga keseimbangan mental dan emosional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan perkembangan spa tradisional di era modern, termasuk adaptasinya terhadap tren wellness global. Hasil kajian menunjukkan bahwa spa tradisional memiliki kekhasan pada teknik, bahan herbal, dan unsur ritual yang mencerminkan identitas budaya tiap daerah. Modernisasi mendorong inovasi dalam pelayanan, standardisasi kebersihan, serta pemanfaatan teknologi tanpa menghilangkan inti tradisinya. Selain memberikan manfaat kesehatan holistik, spa tradisional juga berperan dalam pelestarian budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal. Dengan kemampuan beradaptasi, spa tradisional Nusantara tetap relevan sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk pelestarian nilai budaya di tengah arus modernisasi.</p> <p><em>Traditional Indonesian spas are part of Indonesia's cultural heritage, integrating body treatments, life philosophies, and the use of natural ingredients based on local wisdom. In recent years, growing public awareness of health and healthy lifestyles has led to a resurgence in interest in traditional spas as an alternative form of treatment that focuses not only on physical aspects, but also mental and emotional balance. This study uses a qualitative descriptive method to describe the development of traditional spas in the modern era, including their adaptation to global wellness trends. The results show that traditional spas are unique in their techniques, herbal ingredients, and ritual elements that reflect the cultural identity of each region. Modernization has encouraged innovation in services, standardization of hygiene, and the use of technology without losing their traditional essence. In addition to providing holistic health benefits, traditional spas also play a role in cultural preservation and improving community welfare through the empowerment of local MSMEs. With their ability to adapt, traditional Indonesian spas remain relevant as part of a healthy lifestyle and a form of cultural preservation amid the tide of modernization.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17667 PERSEPSI PUSTAKAWAN TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI BAGIAN DARI DIGITALISASI PERPUSTAKAAN 2025-12-15T07:37:10+00:00 Revana Zaskya Aryansah itsmekea08@gmail.com Bika Fadhilatur Ramadhani bikaramadhani@gmail.com Febriari Indra Lesmana febriarilasmana@gmail.com Aulia Arfan Daffi arfandaffi@gmail.com <p>Salah satu cara utama untuk mengatasi masalah yang muncul sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah mengdigitalkan perpustakaan. Perpustakaan tidak lagi hanya menyimpan koleksi fisik tetapi juga menyediakan layanan informasi berbasis digital. Pemanfaatan media sosial adalah bagian penting dari transformasi digital, karena memungkinkan pustakawan untuk memperkenalkan koleksi mereka, berinteraksi dengan pengguna, dan meningkatkan posisi perpustakaan di masyarakat. Dalam penelitian ini, lima artikel ilmiah yang relevan diperiksa sebagai bagian dari metodologi studi literatur. Kajian menunjukkan bahwa pustakawan mendukung penggunaan media sosial sebagai bagian dari digitalisasi. Media sosial dianggap berguna untuk mendukung layanan informasi, meningkatkan keterlibatan pengguna, dan memperluas jangkauan koleksi digital. Namun, kebijakan institusi dan keterbatasan kemampuan digital pustakawan masih menjadi hambatan. Media sosial meningkatkan kepuasan pengguna dalam digitalisasi perpustakaan, menurut penelitian ini.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17766 PERAN GURU PROFESIONAL SEBAGAI KOMUNIKATOR DAN FASILITATOR DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 2 WARU 2025-12-16T12:44:00+00:00 Bintang Dwi Lestari dwib296@gmail.com Nur Mahmudah mamamudah866@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru profesional sebagai komunikator dan fasilitator dalam meningkatkan pemahaman siswa di SD Muhammadiyah 2 Waru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta dokumentasi pembelajaran, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional mampu menyampaikan materi pelajaran secara komunikatif, menggunakan bahasa yang sederhana dan sistematis, serta memanfaatkan media pembelajaran yang variatif sehingga meningkatkan efektivitas pemahaman siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator terlihat dari terciptanya lingkungan belajar yang kondusif melalui pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan pemberian umpan balik yang konstruktif. Faktor pendukung berasal dari kompetensi guru, budaya sekolah islami, dan motivasi belajar siswa, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas teknologi dan variasi kemampuan siswa dalam kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi peran guru sebagai komunikator dan fasilitator berkontribusi nyata terhadap peningkatan pemahaman dan keterlibatan belajar siswa secara optimal.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18206 PENGEMBANGAN WEBSITE EDUCAPLAY SEBAGAI MEDIA PENILAIN PADA MATERI TEKS PROSEDUR UNTUK SISWA KELAS VII SMP 2025-12-25T09:42:45+00:00 Hanif hanifkuroalas@gmail.com <p><em>The main problem in this study is the lack of evaluation media in learning. This research focuses on developing an evaluation medium in the form of an educational game (Froggy Jumps) created using the Educaplay website. The purpose of this study is to determine the feasibility of the Froggy Jumps assessment game for seventh-grade junior high school students on the topic of procedure texts. The ADDIE model consists of five development stages; however, the researcher limited the study to three stages—Analysis, Design, and Development—due to constraints in time and material. The results of the research show that: 1)Teachers need a more interactive assessment medium to increase students’ motivation to complete tasks and improve their focus. 2)The development of the assessment medium was carried out through preliminary studies and media development, resulting in the Froggy Jumps game. 3) The feasibility test of the Froggy Jumps assessment media was evaluated based on the following:a) The material expert’s assessment of relevance, scoring 94.44%, categorized as “highly feasible.” b) The media expert’s assessment across several aspects, scoring 77.78%, also categorized as “highly feasible.” c) The practitioner (material expert) assessment, obtaining average scores of 91.67% and 88.89%, categorized as “highly feasible.” d) The practitioner (media expert) assessment, scoring an average of 75%, categorized as “feasible.”</em></p> <p>Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya media evaluasi dalam pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada pengembangan media evaluasi berupa Game edukasi (froggy jumps) yang dikembangkan melalui website educaplay. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui kelayakan media penilaian Game froggy jumps pada materi teks prosedur untuk peserta didik SMP kelas 7. Model ADDIE terdiri dari lima tahapan pengembangan namun peneliti membatasi penelitian hanya menggunakan tiga tahap yaitu Analysis (analisis), Design (desain/perancangan), dan Development (pengembangan) dikarenakan keterbatasan baik materi dan waktu. Hasil penelitian ini adalah bahwa 1) guru membutuhkan media penilaian yang lebih interaktif untuk menambah motivasi siswa untuk mengerjakan soal dan menambah fokus siswa, 2) bentuk pengembangan media penilaian berupa “Game froggy jumps” melalui studi pendahuluan dan pengembangan 3) Hasil uji kelayakan media penilaian “Game froggi Jumps” diuji berdasarkan: a) penilaian ahli materi dinilai berdasarkan relevansi media dengan mendapatkan skor presentase 94,44% atau termasuk “sangat layak” untuk digunakan, b) penilaian ahli media dinilai dari beberapa aspek dengan mendapatkan skor presentase dan 77.78% atau termasuk “sangat layak” digunakan, c) pada penelaian praktisi ahli materi memperoleh skor rata-rata 91,67%&nbsp; dan 88.89% atau masuk kategori “sangat layak” digunakan, d) pada penilaian praktisi ahli media memperoleh rata-rata 75%&nbsp; termasuk “ layak” digunakan.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17170 IMPLEMENTASI DAN EFEKTIVITAS AKAD MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH INDONESIA 2025-12-03T07:16:40+00:00 Muammar Khadafi khaddafi@unimal.ac.id Zaskia Pulungan zaskia.230420043@mhs.unimal.ac.id Sri Rahmi Lubis sri.230420025@mhs.unimal.ac.id Fatimah Kumala fatimah.230420123@mhs.unimal.ac.id Nadia Saputri nadia.230420110@mhs.unimal.ac.id Shifania Azqy shifania.230420046@mhs.unimal.ac.id Ratna Sari ratna.230420142@mhs.unimal.ac.id <p>Penelitian ini menganalisis implementasi akad Murabahah pada perbankan syariah Indonesia dengan meninjau kesesuaiannya terhadap prinsip Fikih Muamalah dan fatwa DSNMUI, serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai instrumen pembiayaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik Murabahah umumnya telah mengikuti ketentuan dasar seperti transparansi harga pokok, penetapan margin, dan penggunaan akad jual beli yang sah. Namun, penerapan mekanisme wakalah yang berlebihan serta lemahnya dokumentasi kepemilikan barang masih menjadi kendala yang dapat menimbulkan distorsi terhadap substansi akad. Dari sisi efektivitas, Murabahah terbukti berkontribusi positif terhadap stabilitas pendapatan bank dan mendukung kebutuhan pembiayaan nasabah, terutama sektor UMKM. Meskipun demikian, sejumlah hambatan seperti risiko pembiayaan bermasalah, moral hazard, biaya operasional, dan tantangan digitalisasi perlu ditangani agar implementasi akad lebih optimal dan sesuai prinsip syariah.</p> <p><em>This study analyzes the implementation of the Murabahah contract in Indonesian Islamic banking by examining its compliance with Fiqh Muamalah principles and DSN-MUI fatwas, as well as evaluating its effectiveness as a financing instrument. The findings indicate that the practical application of Murabahah generally adheres to essential requirements such as price transparency, margin disclosure, and the use of a valid sale contract. Nevertheless, excessive reliance on wakalah mechanisms and inadequate documentation of ownership remain challenges that may distort the true substance of the contract. In terms of effectiveness, Murabahah contributes positively to bank income stability and supports customer financing needs, particularly for the MSME sector. However, issues such as credit risk, moral hazard, operational costs, and digitalization challenges must be addressed to ensure optimal and fully sharia-compliant implementation.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17715 ANALISIS KOMPARATIF PERBANDINGAN PELAYANAN PARAWISATA 2025-12-16T05:44:47+00:00 Rachmad rachmadmhad8@gmail.com Ulva Tulhikma R Abd Karim vaaifaah@gmail.com Putri Magfira putrimagfira16@gmail.com Julaiha Langkadja jlangkadja@gmail.com Melinda melindaang76@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kualitas pelayanan pariwisata antara Gunung Bromo di Jawa Timur dan Matantimali di Sulawesi Tengah sebagai dua destinasi unggulan yang memiliki karakteristik alam berbeda. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gunung Bromo memiliki keunggulan pada aspek aksesibilitas, pengelolaan destinasi yang lebih profesional, serta fasilitas yang lebih lengkap. Sementara itu, Matantimali unggul pada daya tarik wisata alam yang autentik dan pengalaman wisata yang lebih personal, namun masih menghadapi kendala pada infrastruktur dan pelayanan pendukung. Perbandingan ini mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan wisata sangat dipengaruhi oleh kesiapan fasilitas, tata kelola, dan strategi promosi. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan pelayanan di kedua destinasi, khususnya terkait pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas SDM pariwisata, dan optimalisasi pengelolaan destinasi secara berkelanjutan.</p> <p><em>This research aims to analyze and compare the quality of tourism services between Mount Bromo in East Java and Matantimali in Central Sulawesi, two leading destinations with distinct natural characteristics. The study employs a qualitative approach through field observations, interviews with key stakeholders, and document analysis. The findings indicate that Mount Bromo excels in accessibility, professional destination management, and the availability of complete tourism facilities. Meanwhile, Matantimali offers the advantage of authentic natural attractions and more personal visitor experiences but still faces challenges in infrastructure and supporting services. The comparative analysis reveals that the quality of tourism services is strongly influenced by facility readiness, governance, and promotional strategies. Ultimately, this study provides recommendations for improving tourism services in both destinations, particularly regarding facility development, enhancement of tourism human resources, and optimization of sustainable destination management.</em></p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17836 RELASI SOSIAL DALAM KERAGAMAN HUBUNGAN MUSLIM DAN NON-MUSLIM 2025-12-17T13:07:07+00:00 Intan Meilany intanmailani16@gmail.com <p>Penelitian ini mengeksplorasi dinamika hubungan antara komunitas Muslim dan Non-Muslim di Indonesia, negara dengan keragaman budaya dan agama yang tinggi. Studi ini menyoroti interaksi sosial sehari-hari, kerjasama, serta konflik yang muncul akibat stereotip dan diskriminasi. Menggunakan metode studi pustaka, analisis dilakukan terhadap berbagai sumber informasi untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi relasi sosial, termasuk budaya, media, dan kebijakan pemerintah. Temuan menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, banyak pula peluang untuk membangun hubungan yang harmonis melalui kolaborasi di bidang ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sosial. Rekomendasi yang diusulkan meliputi penguatan pendidikan multikultural, promosi dialog antaragama, serta dukungan terhadap inisiatif komunitas untuk meningkatkan toleransi dan mengurangi konflik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis di tengah keragaman.</p> <p><em>This study explores the dynamics of relationships between Muslim and Non- Muslim communities in Indonesia, a country with high cultural and religious diversity. The research highlights daily social interactions, cooperation, and conflicts arising from stereotypes and discrimination. Using a literature review method, the analysis is conducted on various information sources to understand the factors influencing social relations, including culture, media, and government policy. The findings indicate that, despite challenges, there are many opportunities to build harmonious relationships through collaboration in the fields of economy, education, and social activities. Recommended actions include strengthening multicultural education, promoting interfaith dialogue, and supporting community initiatives to enhance tolerance and reduce conflict. This research is expected to contribute to creating a more inclusive and </em><em>harmonious society amidst diversity.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18291 MENGGALI ENERGI IRADAH: PERAN JIWA KEHENDAK DALAM PENGEMBANGAN POTENSI DIRI PESERTA DIDIK PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM 2025-12-28T06:14:02+00:00 Imroatul Hasanah imroatu021017@gmail.com Daris Salama Ulin Nuha rysmaulha231222@gmail.com Titin Nurhidayati titinnurhidayati@uas.ac.id <p>Psikologi Pendidikan Islam memandang manusia sebagai pribadi yang terdiri dari jiwa (nafs) dan raga, di mana jiwa memiliki daya-daya penting, salah satunya adalah daya kehendak (<em>al-quwwah al-iradiyah</em>). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam fungsi operasional dan peran kausal dari kehendak jiwa (<em>iradah</em>) sebagai sumber energi utama dalam mekanisme pengembangan potensi diri peserta didik dalam kerangka Psikologi Pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini berangkat dari keterbatasan model psikologi pendidikan konvensional (<em>volition</em>) yang cenderung mengabaikan dimensi spiritual dalam membentuk tekad dan motivasi. Pengembangan potensi diri peserta didik sangat bergantung pada penguatan <em>konasi</em>. Bagaimana tidak, ia mampu mmpengaruhii dan menjelaskan perilaku individu. Selain itu, ia juga membantu seseorang untuk memprediksi perilaku oranglain. Penelitian ini merekomendasikan integrasi konsep <em>irādah</em> ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai kerangka kerja untuk membentuk kemandirian dan integritas moral peserta didik.</p> <p><em>Islamic Educational Psychology views humans as entities consisting of the soul (nafs) and body, where the soul has important powers, one of which is the power of will (al-quwwah al-iradiyah). This study aims to analyze in depth the operational function and causal role of the will of the soul (iradah) as the main energy source in the mechanism of developing students' self-potential within the framework of Islamic Educational Psychology. The background of this study departs from the limitations of the conventional educational psychology model (volition) which tends to ignore the spiritual dimension in forming determination and motivation. The development of students' self-potential is highly dependent on strengthening konasi. How could it not be, it is able to interfere with and explain individual behavior. In addition, it also helps someone to predict the behavior of others. This study recommends the integration of the concept of irādah into the Islamic education curriculum as a framework for developing students' independence and moral integrity.</em></p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17065 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN EVALUASI LINGKUNGAN KEBIJAKAN 2025-11-30T09:04:02+00:00 Dwi Indah Yuliani Solihin dwiindah@ung.ac.id Sri Harianti Tahir tahirsrihariyanti@gmail.com Siti Amelia Giu amelgiu30@gmail.com Sindri Karim Doe sindrikarimdoe@gmail.com Yuliana Latongko yulianalatongko@gmail.com <p>Wibawa (1994) menyebutkan bahwa implementasi kebijakan merupakan bentuk pengejawantahan keputusan mengenai kebijakan yang mendasar. Biasanya tertuang dalam suatu undang-undang. Namun juga dapat berbentuk instruksi-instruksi yang penting atau keputusan perundang-undangan. Idealnya, keputusan-keputusan tersebut menjelaskan masalah-masalah yang hendak ditangani, menentukan tujuan yang hendak dicapai dan dalam berbagai cara “menggambarkan struktur” proses implementasi tersebut. Menurut Gephart bahwa nilai adalah jantung evaluasi, namun evaluasi lebih banyak digunakan untuk menjelaskan usaha atau cara mencari kebenaran pada kebijakan atau program yang sedang berjalan bukan untuk mencari nilai. Sehingga tujuan dari evaluasi kebijakan bukan untuk membuktikan dengan nilai namun untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi, ataupun kinerja suatu program atau kebijakan (Hajaroh, 2019). (Concepts and Evaluation 2023).</p> <p><em>Wibawa (1994) stated that policy implementation is the embodiment of fundamental policy decisions. This is usually enshrined in a law. However, it can also take the form of important instructions or legislative decrees. Ideally, these decisions clarify the issues to be addressed, define the objectives to be achieved, and in various ways "describe the structure" of the implementation process. According to Gephart, values are at the heart of evaluation, but evaluation is more often used to explain efforts or methods for finding truth in ongoing policies or programs, rather than to seek values. Therefore, the goal of policy evaluation is not to prove with values, but to improve the effectiveness, efficiency, or performance of a program or policy (Hajaroh, 2019).</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17663 TINGKAT KEPERCAYAAN MAHASISWA DI JAKARTA BARAT DAN TANGERANG TERHADAP LEMBAGA KEPOLISIAN 2025-12-15T06:37:14+00:00 Annabelle Frederica Suryana annabelle.suryana@binus.ac.id Aullya Nadine Kuswandi aullya.kuswandi@binus.ac.id Hanna Felicia Gunawan hanna.gunawan@binus.ac.id Jocellyn Jonathan jocellyn.jonathan@binus.ac.id Stephanie Renata Panghudi stephanie.panghudi@binus.ac.id Virgie Queena Shallomitha virgie.shallomitha@binus.ac.id Aryusmar aryusmar@binus.ac.id <p>Kepercayaan publik terhadap lembaga kepolisian menjadi isu penting dalam upaya mewujudkan keamanan, keadilan, dan layanan publik yang berkualitas. Berbagai kasus pelanggaran etik dan perilaku aparat yang disorot masyarakat dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana citra kepolisian dipersepsikan oleh mahasiswa sebagai kelompok yang kritis dan aktif mengamati isu sosial. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kepercayaan mahasiswa di Jakarta Barat dan Tangerang terhadap kepolisian, sekaligus mengetahui pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan aparat serta penilaian umum terhadap citra institusi kepolisian. Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif dengan penyebaran kuesioner daring kepada mahasiswa berusia 18–23 tahun melalui teknik sampling bertingkat berbasis kuota. Instrumen mencakup pengukuran tingkat kepercayaan menggunakan skala Likert, pertanyaan dikotomis mengenai pengalaman pelaporan kasus, penilaian kualitas interaksi dengan skala ordinal, serta pertanyaan pilihan ganda terkait aspek layanan yang dianggap perlu diperbaiki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis komparatif berdasarkan wilayah, dan regresi ordinal untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepercayaan mahasiswa. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran menyeluruh mengenai persepsi mahasiswa terhadap kinerja dan citra kepolisian, termasuk sejauh mana pengalaman pribadi maupun karakteristik individu berpengaruh pada tingkat kepercayaan mereka. Temuan ini juga dapat menjadi masukan bagi perbaikan kualitas pelayanan kepolisian, khususnya dalam aspek transparansi, profesionalisme, dan kecepatan respons.</p> <p><em>Public trust in the police institution has become an essential issue in efforts to promote security, justice, and high-quality public services. Recent incidents involving ethical violations and misconduct by police officers have raised concerns about how the police are perceived by university students, a group known for its critical perspective and active engagement with social issues. This study aims to measure the level of trust among students in West Jakarta and Tangerang toward the police, as well as to explore their experiences interacting with officers and their overall assessment of the police’s public image. This research employs a quantitative survey method using an online questionnaire distributed to students aged 18–23 through a stratified non-probability sampling technique. The instrument includes Likert scale items to measure trust levels, dichotomous questions regarding reporting experiences, ordinal-scale assessments of interaction quality, and multiple-choice questions identifying aspects of police services considered in need of improvement. The collected data are analyzed using descriptive statistics, comparative analysis between regions, and ordinal regression to identify factors influencing students’ trust in the police. The study is expected to provide a comprehensive overview of students’ perceptions of police performance and public image, including the extent to which personal experiences and individual characteristics contribute to their trust levels. The findings may serve as input for improving police services, particularly in the areas of transparency, professionalism, and response efficiency.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17745 INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA MAHASISWA JURUSUAN SOSIOLOGI AGAMA SEMESTER 5 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH NURJATI CIREBON 2025-12-16T09:06:13+00:00 Alya Darojatul Aliyah daalya5123@gmail.com Rifqy Alfaa’iz Azis azisalfaiz05@gmail.com Vio Naturohmat vionatu147@mail.uinssc.ac.id Anggi Yus Susilowati anggiyuss@gmail.com <p>Pengembangan media sosial digital telah mengubah cara siswa berkomunikasi dan mengonsumsi informasi, termasuk penggunaan platform TikTok yang meningkat. Mahasiswa semester 5 Jurusan Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon menggunakan TikTok secara intens. Penelitian ini berfokus pada intensitas penggunaan media sosial TikTok, faktor yang mempengaruhi penggunaan, dan dampak media sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan metode survei untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pola, intensitas, komponen, dan dampak penggunaan TikTok dalam kehidupan akademik dan sosial siswa. Studi menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya digunakan sebagai platform hiburan; itu juga digunakan sebagai media untuk mendapatkan informasi, memberi tahu orang, dan mengekspresi diri. Namun, intensitas penggunaan yang tinggi dapat memengaruhi bagaimana siswa mengelola waktu mereka dan berkonsentrasi dalam belajar. Oleh karena itu, diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan kontribusi ilmiah dalam memahami hubungan antara media sosial digital dan perilaku mahasiswa, khususnya dalam bidang sosiologi agama.</p> <p><em>The expansion of digital social media has significantly transformed the ways students communicate and access information, particularly through the increasing popularity of TikTok. Fifth-semester students of the Sociology of Religion Department at the State Islamic University of Syekh Nurjati Cirebon demonstrate a high level of engagement with this platform. This study focuses on the intensity of TikTok usage, the factors influencing its use, and the impacts generated by social media consumption. A quantitative approach was applied by employing a survey method to collect data from respondents. The collected data were analyzed descriptively to illustrate usage patterns, levels of intensity, key components, and the effects of TikTok use on students’ academic and social lives. The findings reveal that TikTok functions not only as a source of entertainment but also as a medium for information acquisition, communication, and self-expression. However, excessive use may influence students’ ability to manage time effectively and maintain learning concentration. Therefore, this research is expected to contribute scholarly insights into the relationship between digital social media and student behavior, particularly within the field of sociology of religion.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18194 CANTIK YANG DIJUAL: REPRESENTASI PEREMPUAN SEBAGAI KOMODITAS DALAM INDUSTRI IKLAN 2025-12-25T04:26:22+00:00 Muhammad muhammadfardin03@gmail.com <p><em>This article examines the representation and commodification of the female body within the contemporary advertising industry. Utilizing Stuart Hall’s representation theory and the objectification theories of Laura Mulvey and Martha Nussbaum, this study demonstrates that women are frequently positioned as visual objects and economic assets rather than empowered subjects. The analysis further explores Aquarini Priyatna Prabasmoro’s perspective on the hegemony of "Becoming White" in Indonesia, which marginalizes the diversity of local female identities by constructing fair skin as a symbol of modernity and social status. Furthermore, it highlights how digital transformation has shifted external objectification into "self-objectification," where women internalize market standards for social validation. The findings emphasize the urgent need to deconstruct narrow beauty myths and advocate for a more equitable, humanistic, and inclusive representation of women in the advertising sphere.</em></p> <p>Artikel ini membahas bagaimana tubuh perempuan direpresentasikan dan dikomodifikasi dalam industri iklan kontemporer. Dengan teori representasi Stuart Hall dan teori objektifikasi dari Laura Mulvey dan Martha Nussbaum, tulisan ini menunjukkan bahwa perempuan kerap diposisikan sebagai objek visual dan nilai jual, bukan sebagai subjek berdaya. Representasi yang homogen dan bias ini mempersempit makna kecantikan dan memperkuat ketimpangan sosial berbasis gender. Artikel ini menekankan pentingnya representasi perempuan yang lebih adil dan beragam dalam ruang iklan.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17165 DINAMIKA BUDAYA DAN ADAPTASI RELIGIUS (STUDI FENOMENOLOGI GURU THAILANT DI INDONESIA) 2025-12-03T05:06:17+00:00 Nurjannah nurjannahyusuf844@gmail.com Ratna Wulandari ratnawulandari@unismuh.ac.id Sandi Pratama sandipratama@unismuh.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika budaya dan adaptasi religius yang dialami oleh guru asal Thailand selama tinggal dan mengajar di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif guru dalam menghadapi perbedaan budaya, sosial, dan keagamaan di lingkungan yang baru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap seorang guru Thailand yang pernah mengikuti program pertukaran di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi melibatkan berbagai tantangan, seperti kesulitan bahasa, perbedaan kebiasaan sosial, dan penyesuaian terhadap makanan lokal. Namun, partisipan menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi melalui pembelajaran lintas budaya (cultural learning), sikap terbuka, serta penghormatan terhadap nilai-nilai lokal. Dari sisi religiusitas, pengalaman berinteraksi dengan masyarakat Indonesia memperkaya pandangan partisipan tentang praktik keberagamaan dan toleransi antarumat beragama. Adaptasi tersebut tidak hanya berdampak pada penyesuaian pribadi, tetapi juga memengaruhi cara pandang dan pendekatan partisipan dalam praktik pendidikan di negaranya. Penelitian ini menegaskan pentingnya sensitivitas budaya dan kesadaran religius dalam membangun komunikasi lintas budaya yang harmonis, terutama dalam konteks pendidikan internasional.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17709 ANALISIS PERSEPSI WARGA TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM PENGANGKUTAN SAMPAH DI BTN GELORA INDAH PENGAWU, KOTA PALU 2025-12-16T02:39:28+00:00 Handi Prasetio handiprasetio71@gmail.com Mohammad Ifdal mohifdal27@gmail.com Jayanti Lestari jayantilstriii@gmail.com Siti Hajria sitihajria02@gmail.com Abdul Rivai arlologau@gmail.com <p>Layanan pengangkutan sampah merupakan bagian penting dari pelayanan publik di tingkat permukiman karena berpengaruh langsung terhadap kebersihan lingkungan. Penelitian ini mengkaji persepsi warga BTN Gelora Indah Pengawu, Kota Palu, terhadap efektivitas pelaksanaan layanan pengangkutan sampah di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan warga pengguna layanan, ketua RT, dan pihak kelurahan sebagai informan yang dipilih secara purposif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, kuesioner terbuka, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan dimensi kualitas layanan SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pengangkutan sampah telah berjalan secara rutin, namun belum sepenuhnya memenuhi harapan warga. Permasalahan yang ditemukan meliputi ketidakteraturan waktu pengangkutan, keterbatasan fasilitas tempat sampah, serta tidak adanya pemilahan dan pengelolaan lanjutan setelah pengangkutan. Persepsi warga terhadap iuran kebersihan juga beragam dan dipengaruhi oleh kesesuaian antara biaya dan kualitas layanan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas layanan perlu diarahkan pada perbaikan aspek operasional, penyediaan fasilitas, serta penguatan pengelolaan layanan di tingkat kelurahan.</p> <p><em>Waste collection services play an important role in maintaining environmental cleanliness at the neighborhood level. This study examines community perceptions of the effectiveness of waste collection services in BTN Gelora Indah Pengawu, Palu City. A descriptive qualitative approach was applied by involving residents as service users, neighborhood leaders, and village officials selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, field observations, open-ended questionnaires, and documentation, and were analyzed descriptively using the SERVQUAL service quality dimensions. The findings indicate that although waste collection activities are carried out on a regular basis, the service has not fully met community expectations. Several issues were identified, including irregular collection timing, limited availability of waste bins, and the absence of waste sorting or further processing after collection. Community perceptions of sanitation fees also vary, largely influenced by the perceived balance between service quality and the costs incurred. These findings suggest that improving service effectiveness requires operational adjustments, better supporting facilities, and stronger service management at the local government level.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17803 PENGUATAN LITERASI DIGITAL ISLAMI PESERTA DIDIK MELALUI NILAI-NILAI AL-QURAN PADA SURAH AL-ALAQ 2025-12-17T08:07:01+00:00 Ghaida Tsuraya Annisa Hakim annisahakim050803@gmail.com Sarwadi sarwadi@stitmadani.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana literasi digital Islami peserta didik bisa ditingkatkan melalui penerapan nilai-nilai Al-Qur’an yang terdapat dalam Surat Al-‘Alaq. Karena perkembangan teknologi digital terus berkembang, peserta didik tidak hanya perlu memahami literasi digital dasar, tetapi juga mampu menggunakan teknologi sesuai nilai-nilai spiritual sebagai panduan dalam berinteraksi di dunia maya. Surat Al-‘Alaq mengandung beberapa prinsip penting seperti perintah untuk membaca (iqra’), pentingnya menuntut ilmu, kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi, serta cara yang benar dalam menerima dan menyebarkan informasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis berbagai sumber seperti tafsir, jurnal, dan literatur tentang pendidikan Islam serta literasi digital. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Surat Al-‘Alaq mampu memperkuat karakter peserta didik dalam menggunakan teknologi, membentuk sikap yang kritis, etis, dan bertanggung jawab saat mengakses dan memanfaatkan informasi digital. Nilai “iqra’” membantu menumbuhkan kebiasaan membaca dan memverifikasi informasi; nilai “al-qalam” mendorong penggunaan media digital untuk menulis dan berkarya dengan baik; sementara nilai ketakwaan membentuk kesadaran etis dalam berperilaku di dunia maya. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai Surat Al-‘Alaq secara internal sangat efektif dalam meningkatkan literasi digital Islami yang sesuai dengan tantangan di era modern.</p> <p><em>This study aims to analyze how Islamic digital literacy among students can be strengthened through the internalization of values from the Quran, specifically those found in Surat Al-‘Alaq. With the rapid development of digital technology, students are not only required to have basic digital literacy skills but also a deeper understanding of spiritual values that guide their behavior in the digital space. Surat Al-‘Alaq contains fundamental principles such as the command to read (iqra'), the importance of seeking knowledge, awareness of God's supervision, and ethical standards in receiving and sharing information. This research uses a descriptive qualitative approach with library study techniques, examining interpretations, journals, and related literature on Islamic education and digital literacy. The findings show that integrating the values of Surat Al-‘Alaq can strengthen students' character in using technology, develop critical, ethical, and responsible attitudes when accessing digital information. The value of "iqra'" promotes a culture of literacy and information verification; the value of "al-qalam" encourages the positive use of digital media for writing and creative work; while the value of piety shapes ethical awareness in online behavior. Thus, internalizing the values of Surat Al-‘Alaq is effective in building relevant Islamic digital literacy that addresses the challenges of the modern era.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18243 ANALISIS AKSI DEMONSTRASI MAHASISWA INDONESIA TERHADAP KEBIJAKAN DPR YANG TIDAK SELARAS DENGAN SILA KEEMPAT PANCASILA DI JAKARTA, AGUSTUS 2025 2025-12-26T11:20:16+00:00 Muhammad Saiful Azmi muhammadsaifulazmi01@gmail.com Zalwa Wulan Artamevira zalwa.artamevira@gmail.com Kayla Ranisha Ardiana kylaranisha@gmail.com Gita Aulia Tanjung gitaauliatjg@gmail.com Fella Nur Reski Faisal felanurezky@gmail.com <p>Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila seharusnya menjadi acuan dalam sikap dan perilaku warga negara sehari-hari. Namun, dalam perkembangannya, penerapan nilai-nilai Pancasila dinilai mulai mengalami penurunan, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan memberikan gambaran yang sistematis dan faktual mengenai penerapan sila keempat Pancasila dalam kegiatan demonstrasi di Jakarta. Kajian ini dilatarbelakangi oleh semakin seringnya demonstrasi yang berlangsung di ruang publik, yang tidak hanya mencerminkan kebebasan berpendapat sebagai bagian dari demokrasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik dan ketegangan sosial. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber, seperti buku, artikel ilmiah, berita, dan dokumen resmi yang relevan, untuk menilai sejauh mana demonstrasi yang terjadi mencerminkan nilai-nilai musyawarah dan mufakat sebagaimana diamanatkan dalam sila keempat Pancasila. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun demonstrasi merupakan wujud kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, sehingga diperlukan pemahaman dan penguatan nilai musyawarah agar praktik demokrasi tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila.</p> <p><em>Pancasila constitutes the philosophical foundation of the Indonesian nation, serving simultaneously as the fundamental principles of the state and the national ideology. As the nation’s worldview, Pancasila represents a crystallization of values whose validity is broadly recognized and which are expected to guide attitudes and behavior in everyday life. Nevertheless, recent developments indicate a decline in the consistent implementation of Pancasila values within society, raising concerns about their practical relevance in contemporary social dynamics. This study employs a qualitative approach aimed at providing a systematic, factual, and accurate description of the facts, characteristics, and interrelationships among the phenomena under investigation. Specifically, this scientific paper examines the implementation of the fourth principle of Pancasila in the context of demonstration activities in Jakarta. The research is motivated by the increasing frequency of demonstrations, which have become a prominent feature of Indonesia’s social and political landscape and often generate diverse consequences, ranging from constructive civic participation to social tension and conflict. Accordingly, the focus of this study is directed toward exploring how deliberative values, as embodied in the fourth principle of Pancasila, are manifested and practiced during public demonstrations. The writing method adopted in this study is a literature review, drawing upon a range of sources including books, scholarly articles, news reports, and relevant official documents, through which the analysis seeks to assess the extent to which demonstrations in Jakarta reflect the application of democratic values aligned with the principles of deliberation and consensus as articulated in the fourth principle of Pancasila. The findings indicate that while democracy upholds freedom of expression as an essential element of demonstrations, its practical implementation frequently encounters challenges, particularly in the form of potential conflict and acts of violence, suggesting a gap between democratic ideals and their realization in practice.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17042 PENGAWASAN HUKUM TERHADAP IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK DI PEMERINTAHAN DAERAH 2025-11-29T12:50:46+00:00 Rosita Adelia Putri rositaadeliaputri03@gmail.com Mohammad Arya Dharmaputra mohammadaryadharmaputra@gmail.com Irma Firnanda in897954@gmail.com Kuwsan Hadji kuswanhadji@untidar.ac.id <p>Penelitian ini membahas efektivitas pengawasan hukum dalam pelaksanaan kebijakan publik di pemerintahan daerah dengan menggunakan pendekatan normatif-deskriptif. Kajian ini menelaah regulasi, teori, dan temuan empiris dari penelitian terdahulu untuk mengidentifikasi bentuk pengawasan preventif dan represif yang dijalankan oleh lembaga daerah seperti DPRD, inspektorat, dan pemerintah pusat. Pengawasan tersebut berfungsi memastikan kesesuaian pelaksanaan kebijakan dengan ketentuan hukum, mencegah penyalahgunaan kewenangan, serta meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. &nbsp;Studi literatur juga menunjukkan bahwa penguatan sistem pengendalian intern, kualitas audit internal, serta transparansi laporan keuangan menjadi faktor strategis dalam meningkatkan mutu pengawasan hukum. Temuan dari berbagai penelitian mengonfirmasi bahwa kapabilitas pengawasan internal, efektivitas SPIP, serta opini audit yang baik berpengaruh positif terhadap tata kelola daerah dan berpotensi menekan praktik korupsi dalam implementasi kebijakan publik. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara instrumen pengawasan internal dan mekanisme kontrol eksternal untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.</p> <p><em>This study examines the effectiveness of legal oversight in the implementation of public policy in local governments using a normative-descriptive approach. This study examines regulations, theories, and empirical findings from previous research to identify the forms of preventive and repressive oversight carried out by regional institutions such as the Regional People's Representative Council (DPRD), the inspectorate, and the central government. This oversight serves to ensure compliance with legal provisions, prevent abuse of authority, and increase accountability in local government administration. The literature review also indicates that strengthening internal control systems, internal audit quality, and financial reporting transparency are strategic factors in improving the quality of legal oversight. Findings from various studies confirm that internal oversight capabilities, the effectiveness of the Internal Audit System (SPIP), and favorable audit opinions have a positive impact on local governance and have the potential to reduce corrupt practices in public policy implementation. Overall, this study emphasizes the importance of synergy between internal oversight instruments and external control mechanisms to achieve more transparent, accountable, and targeted local government administration.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17649 PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z 2025-12-15T02:36:11+00:00 Chelsy Wandellice chelsy.wandellice@binus.ac.id Ellyn Auria ellyn.auria@binus.ac.id Felice Yang felice.yang@binus.ac.id Jaiden Ananta Halim jaiden.halim@binus.ac.id Jennifer Liyanto jennifer.liyanto@binus.ac.id Sherly Winarlie sherly.winarlie@binus.ac.id Aryusmar aryusmar@binus.ac.id Markus Kurniawan markus.kurniawan@binus.ac.id <p>Perkembangan media sosial yang sangat pesat di era digital telah mengubah pola partisipasi politik, khususnya di kalangan Generasi Z yang dikenal sebagai generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap keterlibatan politik Gen Z di Indonesia. Fokus penelitian meliputi intensitas konsumsi berita politik melalui platform digital, bentuk-bentuk partisipasi politik yang muncul, serta faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhi keterlibatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert, yang disebarkan kepada 35 responden Gen Z berusia 17-28 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana media sosial berfungsi sebagai ruang informasi dan interaksi politik, sekaligus menyoroti risiko seperti misinformasi, polarisasi, dan slacktivism yang dapat memengaruhi kualitas partisipasi. Temuan penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pencapaian SDG 16 dengan mendorong literasi digital, memperkuat partisipasi politik yang kritis, serta mendukung pengembangan strategi komunikasi politik yang lebih efektif bagi generasi muda.</p> <p><em>The rapid development of social media in the digital era has significantly transformed patterns of political participation, particularly among Generation Z, who are known as digital natives. This study aims to examine the influence of social media on the political engagement of Gen Z in Indonesia. The research focuses on the intensity of political news consumption through digital platforms, the forms of political participation that emerge, and the supporting or inhibiting factors that shape such engagement. The study employs a questionnaire-based method using a Likert-scale Google Form distributed to 35 Gen Z respondents aged 17-28 who actively use social media. The expected outcome is a comprehensive overview of how social media functions as a space for political information and interaction, while also highlighting risks such as misinformation, polarization, and slacktivism that may affect the quality of participation. The findings of this study are expected to contribute to the achievement of SDG 16 by promoting digital literacy, strengthening critical political participation, and supporting the development of more effective political communication strategies for younger generations.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17740 ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PECAHAN CAMPURAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN 2025-12-16T08:36:12+00:00 Yesa Rismawati1 yesarismawati@upi.edu Tatang Herman tatangherman@upi.edu Aan Hasanah aanhasanah@upi.edu <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal cerita pecahan campuran berdasarkan teori Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 32 siswa pada salah satu SMP negeri di kota Bandung. Instrumen penelitian ini terdiri atas tes tertulis berupa empat soal cerita pecahan campuran dan pedoman analisis kesalahan Newman. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan kesalahan membaca pada seluruh siswa. Kesalahan memahami muncul sebanyak 30,5%, kesalahan transformasi sebesar 20,34%, kesalahan keterampilan proses sebesar 44,07%, dan kesalahan jawaban akhir sebesar 5,08%. Kesalahan keterampilan proses menjadi kesalahan yang paling dominan, ditandai dengan banyaknya siswa yang salah dalam mengubah bentuk pecahan campuran maupun melakukan prosedur operasi hitung. Sementara itu, kesalahan memahami dan transformasi menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menangkap maksud soal dan menentukan operasi yang sesuai dengan konteks. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih membutuhkan penguatan pada pemahaman konsep pecahan campuran, pembiasaan mengerjakan soal cerita, serta latihan sistematis dalam prosedur operasi hitung.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18129 TRANSPARANSI DIGITAL HALAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPERCAYAAN KONSUMEN MUSLIM DI MARKETPLACE INDONESIA 2025-12-23T10:10:30+00:00 Ghina Fauziah Nasution ghinafziahh@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transparansi digital halal dalam membangun kepercayaan konsumen Muslim pada marketplace di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang memanfaatkan berbagai sumber ilmiah seperti jurnal nasional, buku teks ekonomi syariah, dan laporan resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejelasan informasi halal, konsistensi deskripsi dan visual produk, serta ulasan dan reputasi penjual memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepercayaan konsumen. Transparansi dalam proses transaksi, seperti pengemasan, estimasi pengiriman, dan layanan purna jual, turut memperkuat persepsi kejujuran dan amanah penjual. Temuan ini juga menegaskan bahwa nilai-nilai syariah seperti kejujuran (shidq), amanah, dan keterbukaan merupakan dasar pembentukan kepercayaan dalam transaksi digital. Dengan demikian, transparansi digital halal berperan sebagai fondasi penting dalam menciptakan kepuasan dan loyalitas konsumen Muslim pada era ekonomi digital.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of halal digital transparency in building the trust of Muslim consumers in Indonesian marketplaces. This research employs a qualitative approach using a library research method, drawing on scientific sources such as national journals, Islamic economics books, and official government reports. The findings reveal that the clarity of halal information, the consistency of product descriptions and visuals, as well as consumer reviews and seller reputation, significantly influence consumer trust. Transparency in transactional processes such as packaging, delivery estimates, and after-sales service further strengthens perceptions of honesty and reliability. The results also highlight that Islamic values such as truthfulness (shidq), trustworthiness (amanah), and openness form the basis of trust in digital transactions. Therefore, halal digital transparency serves as an essential foundation in creating consumer satisfaction and loyalty in the era of the digital economy.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17106 PENGARUH AGAMA TERHADAP POLA INTERAKSI SOSIAL DI ERA DIGITAL 2025-12-01T11:40:11+00:00 M Fajri Amdika fajriamdika@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak agama pada pola interaksi sosial dalam era digital, dengan penekanan khusus pada bagaimana prinsip-prinsip keagamaan membentuk perilaku komunikasi, proses pembentukan komunitas, serta dinamika pertikaian di lingkungan maya. Di tengah kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat, pemahaman mendalam tentang peran agama menjadi krusial, mengingat agama tetap berfungsi sebagai sumber nilai utama yang memandu tindakan individu, termasuk saat mereka terlibat dalam interaksi melalui platform digital. Penelitian ini menerapkan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan analisis kualitatif. Data diperoleh dari artikel akademik, buku referensi, laporan penelitian, serta berbagai materi digital terkait yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Teknik sintesis tematik diterapkan untuk memproses data dan mengidentifikasi pola-pola utama mengenai pengaruh agama dalam interaksi sosial daring.Temuan penelitian mengungkapkan empat poin krusial. Pertama, agama berperan sebagai panduan etika di dunia digital, yang mendorong komunikasi yang santun, menjunjung kejujuran, dan mencegah penyebaran informasi palsu. Kedua, agama mempererat ikatan sosial melalui pembentukan kelompok keagamaan virtual yang memungkinkan diskusi mendalam, solidaritas antar anggota, serta pelaksanaan ritual keagamaan secara daring. Ketiga, terdapat aspek ganda di mana platform digital juga berpotensi menjadi arena polarisasi identitas keagamaan dan penyebaran ideologi ekstrem. Keempat, tingkat kecakapan literasi digital serta pemahaman keagamaan yang moderat berperan sebagai faktor penentu utama apakah pengaruh agama akan bersifat membangun atau justru merusak. Secara implikatif, diperlukan inisiatif literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai, yang menggabungkan pendidikan agama moderat dengan kemampuan literasi media untuk mendorong interaksi digital yang lebih sehat. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengadopsi metode empiris seperti survei atau etnografi digital guna memverifikasi temuan ini dengan lebih komprehensif.</p> <p><em>This study aims to examine the impact of religion on patterns of social interaction in the digital era, with a particular emphasis on how religious principles shape communication behavior, community formation processes, and the dynamics of conflicts in virtual environments. Amid the rapid advancement of information technology, a deep understanding of religion's role becomes crucial, as religion continues to serve as a primary source of values guiding individual actions, including when they engage in interactions through digital platforms. This study employs a library research method with a qualitative analysis approach. Data were obtained from academic articles, reference books, research reports, and various relevant digital materials published within the last ten years. A thematic synthesis technique was applied to process the data and identify key patterns regarding the influence of religion in online social interactions.The research findings reveal four critical points. First, religion serves as an ethical guide in the digital world, promoting courteous communication, upholding honesty, and preventing the spread of false information. Second, religion strengthens social bonds through the formation of virtual religious groups that enable in-depth discussions, solidarity among members, and the online performance of religious rituals. Third, there is a dual aspect where digital platforms also have the potential to become arenas for the polarization of religious identities and the spread of extremist ideologies. Fourth, the level of digital literacy skills and moderate religious understanding act as key determining factors in whether the influence of religion will be constructive or destructive.Implicatively, value-based digital literacy initiatives are needed, integrating moderate religious education with media literacy skills to promote healthier digital interactions. Further research is recommended to adopt empirical methods such as surveys or digital ethnography to verify these findings more comprehensively</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17702 URGENSI MEMPELAJARI BAHASA ASING PERSPEKTIF HADIST 2025-12-16T01:49:46+00:00 Sri Wahyuni sryw62889@gmail.com Alfi Husnaini Azwina husnainialfi3@gmail.com <p>Mempelajari bahasa asing memiliki urgensi yang tinggi dalam kehidupan umat Islam, baik untuk kepentingan dakwah, pendidikan, maupun interaksi global. Dalam perspektif hadis, penguasaan bahasa asing dipandang sebagai sarana strategis untuk memahami, menyampaikan, dan mengembangkan ajaran Islam secara lebih luas. Beberapa hadis menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mendorong para sahabat untuk mempelajari bahasa selain bahasa Arab, seperti perintah kepada Zaid bin Tsabit untuk mempelajari bahasa Ibrani dan Suryani guna kepentingan komunikasi dan keamanan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi mempelajari bahasa asing berdasarkan hadis Nabi SAW dengan menggunakan metode kajian pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa mempelajari bahasa asing tidak hanya dibolehkan, tetapi juga dianjurkan selama memiliki tujuan yang maslahat, seperti memperluas wawasan keilmuan, memperkuat diplomasi, dan menjaga eksistensi Islam di tengah pergaulan global.</p> <p><em>Learning foreign languages holds significant importance in the life of Muslims, particularly in the fields of da‘wah, education, and global interaction. From the perspective of Hadith, foreign language proficiency is viewed as a strategic means to understand, convey, and develop Islamic teachings more broadly. Several hadiths indicate that the Prophet Muhammad (peace be upon him) encouraged his companions to learn languages other than Arabic, such as his instruction to Zaid bin Thabit to learn Hebrew and Syriac for communication and security purposes. This study aims to examine the urgency of learning foreign languages based on the Prophet’s hadiths using a library research method. The findings reveal that learning foreign languages is not only permissible but also recommended, as long as it serves beneficial purposes such as expanding knowledge, strengthening diplomacy, and maintaining the presence of Islam in the global community.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17800 OPTIMASI ANTIOKSIDAN EKSTRAK JERUK PURUT DAN JAHE MENGGUNAKAN METODE DPPH 2025-12-17T07:46:30+00:00 Khayla Andira Salsabila khaylas9668@gmail.com Shabina Az-zahra shabinaazzahra731@gmail.com Jasmin Novi Ramadhani Nasution jasminnovi41@gmail.com Valencia Novelin Sijabat valencia.5231240015@mhs.unimed.ac.id Yuni Sonia ysonia2406@gmail.com <p>Jeruk nipis dan jahe dikenal memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi aktivitas antioksidan ekstrak jeruk nipis dan jahe melalui variasi suhu pengeringan, suhu penyeduhan, dan waktu penyeduhan menggunakan metode DPPH. Penelitian dilakukan dengan delapan perlakuan (F1–F8) yang merupakan kombinasi suhu pengeringan 50°C dan 70°C, suhu penyeduhan 70°C dan 85°C, serta waktu penyeduhan 5 dan 10 menit. Aktivitas antioksidan ditentukan berdasarkan persentase inhibisi radikal bebas DPPH dengan nilai absorbansi blanko sebesar 0,998. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dengan nilai inhibisi berkisar antara 79,65% hingga 93,38%. Perlakuan F6 (suhu pengeringan 70°C, suhu penyeduhan 70°C, waktu penyeduhan 10 menit, dengan formulasi 60% jeruk nipis dan 40% jahe) menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 93,38%, sedangkan perlakuan F5 menunjukkan aktivitas terendah sebesar 79,65%. perlakuan F6 merupakan kondisi terbaik dalam menghasilkan minuman herbal jeruk nipis dan jahe dengan aktivitas antioksidan tertinggi berdasarkan metode DPPH.</p> <p><em>Lime and ginger are known to contain bioactive compounds that have the potential as natural antioxidants. This study aims to optimize the antioxidant activity of lime and ginger extracts through variations in drying temperature, brewing temperature, and brewing time using the DPPH method. The study was conducted with eight treatments (F1–F8) which are a combination of drying temperatures of 50°C and 70°C, brewing temperatures of 70°C and 85°C, and brewing times of 5 and 10 minutes. Antioxidant activity was determined based on the percentage of DPPH free radical inhibition with a blank absorbance value of 0.998. The results showed that all treatments had high antioxidant activity with inhibition values ranging from 79.65% to 93.38%. Treatment F6 (drying temperature 70°C, brewing temperature 70°C, brewing time 10 minutes, with a formulation of 60% lime and 40% ginger) produced the highest antioxidant activity of 93.38%, while treatment F5 showed the lowest activity of 79.65%. F6 is the best condition in producing herbal drinks made from lime and ginger with the highest antioxidant activity based on the DPPH method.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18209 SEJARAH PERKEMBANGAN FILSAFAT ILMU 2025-12-25T10:40:11+00:00 Muhammad Awal Rafi’ Abdillah Rajab mawalrafi@gmail.com Marilang marilang_s@yahoo.com Hajir Nonci muhhajirnonci@gmail.com <p>Artikel ini menguraikan sejarah perkembangan filsafat ilmu dari masa ke masa dengan menelusuri evolusinya sejak era Yunani Kuno hingga masa kontemporer. Pada periode Yunani Kuno, pemikiran tentang hakikat pengetahuan dan realitas mulai dirintis oleh para filsuf pra-Sokrates, seperti Thales, Phytagoras, Heraclitos, Parmenides, dan Democritos, yang menekankan pencarian prinsip dasar alam secara rasional. Memasuki masa Yunani Klasik, filsafat ilmu berkembang melalui gagasan Socrates tentang metode dialektika, idealisme Plato, serta pendekatan empiris dan logis Aristoteles yang menjadi pondasi metodologi ilmiah. Pada abad pertengahan, pemikiran filsafat ilmu dipengaruhi kuat oleh tradisi teologi, terutama melalui sintesis antara rasionalitas Yunani dan ajaran agama. Periode modern ditandai oleh lahirnya renaisance dan pencerahan, ketika rasio manusia ditempatkan sebagai sumber pengetahuan utama, mendorong perkembangan metode ilmiah dan semangat kritik terhadap otoritas tradisional. Sementara itu, masa kontemporer menghadirkan keragaman pendekatan dalam filsafat ilmu, termasuk kajian kritis yang menyoroti dimensi sosial, bahasa, dan konstruksi pengetahuan. Secara keseluruhan, artikel ini menunjukkan bahwa perkembangan filsafat ilmu merupakan perjalanan historis yang terus berubah mengikuti dinamika pemikiran manusia dalam memahami pengetahuan, metode, dan realitas.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17617 ETIKA KOMUNIKASI DIGITAL DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS BODY SHAMING TERHADAP RAACIL DI TIKTOK 2025-12-13T13:42:53+00:00 Ratu Balghis rbalghis1104@gmail.com Revia Sivafahera reviafahera@gmail.com Arnoldine Cecilia Mada arnoldinececiliamada@gmail.com Alfina Ainun Maghfiroh alfinamaghfiroh09@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital telah berdampak besar terhadap cara masyarakat berkomunikasi. Saat ini, media sosial bukan hanya digunakan untuk berbagi informasi, tetapi juga menjadi tempat ekspresi yang sering dimanfaatkan untuk melakukan tindakan tidak sopan, salah satunya adalah body shaming. Makalah ini membahas permasalahan body shaming di media sosial dengan meninjau dari sudut pandang hukum dan etika dalam komunikasi digital, berdasarkan studi kasus yang dialami oleh seorang kreator konten bernama Racil di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengacu pada teori tanggung jawab sosial media massa (McQuail, 2010) serta teori etika utilitarianisme dan deontologi. Proses analisis dilakukan untuk memahami hubungan antara tindakan pengguna media sosial, kesadaran akan etika, dan penerapan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan body shaming tidak hanya melanggar nilai-nilai moral dan norma sosial, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum berdasarkan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Fenomena ini mencerminkan rendahnya empati digital dan kurangnya kesadaran akan tanggung jawab sosial di ruang maya. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak seperti pendidikan literasi digital, pengawasan oleh keluarga, serta kebijakan yang ketat dari platform media sosial agar ruang komunikasi daring menjadi lebih aman, bermoral, dan manusiawi.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17736 PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERAN DINAS KOPERASI UMKM DAN TENAGA KERJA KOTA PALU DALAM PEMULIHAN EKONOMI PASCA PANDEMI 2025-12-16T08:05:24+00:00 Rachmad rachmadmhad8@gmail.com Chesya Alexandra chesyaalexandra@gmail.com Astrid. A.Z. Maraila astridmaraila55@gmail.com Natasya natasyaaaaaa31@gmail.com Sahwa w68935450@gmail.com <p>Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan dan berkepanjangan terhadap keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palu. Penurunan pendapatan, melemahnya daya beli masyarakat, keterbatasan modal usaha, serta perubahan pola konsumsi menjadi tantangan utama yang masih dirasakan pelaku UMKM meskipun pandemi telah mereda. Dalam kondisi tersebut, peran pemerintah daerah menjadi sangat penting, khususnya melalui Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu yang memiliki tanggung jawab dalam pembinaan dan pemberdayaan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dinas dalam mendukung pemulihan ekonomi UMKM pasca pandemi, mengkaji dampak program bantuan yang diberikan, serta mengidentifikasi kendala dan harapan pelaku UMKM terhadap kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM dan pihak dinas terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan modal dan peralatan usaha memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan dan pemulihan usaha bagi sebagian pelaku UMKM. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya permasalahan dalam aspek pemerataan, ketepatan sasaran, dan transparansi penyaluran bantuan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi kebijakan serta peningkatan responsivitas dan komunikasi pemerintah daerah agar program pemulihan ekonomi UMKM dapat berjalan lebih efektif, adil, dan berkelanjutan.</p> <p><em>The COVID-19 pandemic has caused significant and prolonged impacts on the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Palu City. Declining income, reduced purchasing power, limited business capital, and changes in consumption patterns remain major challenges even after the pandemic subsided. In this context, the role of local government becomes crucial, particularly through the Office of Cooperatives, MSMEs, and Manpower of Palu City, which is responsible for MSME development and empowerment. This study aims to analyze the role of the office in supporting MSMEs’ economic recovery after the pandemic, examine the impact of assistance programs, and identify challenges and expectations of MSME actors toward local government policies. This research employs a qualitative descriptive approach using in-depth interviews with MSME actors and government officials. The findings indicate that capital and equipment assistance positively contributed to business continuity and recovery for some MSMEs. However, issues related to equity, targeting accuracy, and transparency in assistance distribution remain. Therefore, policy evaluation and improved institutional responsiveness are necessary to enhance the effectiveness and sustainability of MSME recovery programs.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17940 PENGETAHUAN LOKAL DAN PRAKTIK PEMANFAATAN TUMBUHAN, HEWAN, DAN MIKROB DI DESA AIR DUREN (BANGKA): Studi Etnobiologi 2025-12-19T03:26:22+00:00 Kisnia Rawti kisnia663@gmail.com Linda Wati lindapyg123@gmail.com Eka Sari ekabio@ubb.ac.id Agnes Hiko agneshiko1405@gmail.com Betty Putri Askia askiabettyputri@gmail.com Bunga Maudinia Utami bungautamikusyadi@gmail.com Ahlul Hafizah afizah2512@gmail.com Agris Anggraini grisanggraini@gmail.com Muhammad Fariel Mahendra mfarielmhndra@gmail.com Robika robikazukrhruf@gmail.com <p>Etnobiologi mengkaji hubungan timbal balik antara manusia dan sumber daya hayati, mencakup tumbuhan, hewan, serta mikrob yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Desa Air Duren, Kabupaten Bangka, masih memanfaatkan keanekaragaman hayati lokal untuk memenuhi kebutuhan pangan, pengobatan tradisional, budaya, dan rumah tangga, sementara dokumentasi ilmiah terkait praktik tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis sumber daya hayati yang dimanfaatkan masyarakat, menganalisis bagian dan teknik pengolahannya, serta menelaah nilai budaya dan keberlanjutan praktik pemanfaatan yang berkembang secara turun-temurun. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara menggunakan teknik purposive sampling terhadap informan yang memiliki pengetahuan lokal, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan 13 jenis sumber daya hayati yang terdiri atas 11 spesies tumbuhan dan 2 spesies hewan. Bagian yang paling banyak digunakan adalah daun (55%), diikuti batang dan akar (27%), buah (9%), serta jamur dan minyak hewan (masing-masing 9% dan 5%). Sumber daya hayati tersebut dimanfaatkan sebagai obat luka, pereda nyeri, perawatan rambut, bahan pangan, dan kerajinan rumah tangga. Mayoritas spesies berasal dari kelompok herba yang dibudidayakan di pekarangan, sehingga mendukung keberlanjutan lingkungan. Praktik pengobatan tertentu disertai doa atau ritual, mencerminkan keterkaitan spiritual dalam sistem pengetahuan etnomedis masyarakat. Temuan ini menegaskan peran penting pengetahuan lokal dalam pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan, pelestarian nilai budaya, serta potensi pengembangan inovasi etnobiologi di masa mendatang.</p> <p><em>Ethnobiology examines the reciprocal relationships between humans and biological resources, including plants, animals, and microbes utilized in daily life. Communities in Air Duren Village, Bangka Regency, continue to rely on local biodiversity to meet their needs for food, traditional medicine, cultural practices, and household activities, yet scientific documentation of these practices remains limited. This study aims to identify biological resources used by the community, analyze the utilized parts and processing techniques, and explore the cultural values and sustainability of these traditional practices. The research employed field observations, purposive sampling interviews with local knowledge holders, and visual documentation. The results documented the use of 13 biological resources, consisting of 11 plant species and 2 animal species. Leaves were the most frequently utilized parts (55%), followed by stems and roots (27%), fruits (9%), as well as fungi and animal oils (9% and 5%, respectively). These resources were applied for wound treatment, pain relief, hair care, food preparation, and handicraft production. Most species belonged to herbaceous plants cultivated in home gardens, supporting environmental sustainability. Certain medicinal practices involved prayers or rituals, reflecting the spiritual dimension embedded in the community’s ethnomedical knowledge system. These findings highlight the significant role of local knowledge in sustainable biological resource utilization, cultural preservation, and the potential development of future ethnobiological innovations.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17104 EVALUASI KEBIJAKAN PUBLIK TERHADAP PEMBERDAYAAN UMKM DAN PEMANFAATAN RUANG KOTA DI GORONTALO 2025-12-01T11:01:25+00:00 Dwi Indah Yuliani Solihin dwiindah@ung.ac.id Diana Cahyani dianacahyani935@gmail.com Andina Dwinalla Dja’afara andinadjafara@gmail.com Rizky Ayulia Sari srizkyayuliasari@gmail.com Astri H. Lanio astrilanio07@gmail.com <p>Kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo yang berfokus pada pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui optimalisasi ruang kota menimbulkan beragam respons dari masyarakat dan akademisi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dari sisi hukum, sosial, dan ekonomi. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap berita daring, dokumen peraturan daerah, serta pernyataan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi rakyat dan menciptakan ruang sosial baru di perkotaan, namun menghadapi tantangan pada sinkronisasi regulasi dan pemeliharaan fungsi ruang publik. Diperlukan koordinasi lintas sektor dan regulasi turunan yang lebih spesifik agar kebijakan dapat berjalan efektif dan berkeadilan bagi masyarakat Kota Gorontalo.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17670 LANDASAN TEOLOGIS PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM INTEGRASI DALIL AL-QUR’AN DAN HADITS 2025-12-15T08:01:57+00:00 Hanna Rifqiyyah hannarifqiyyah@gmail.com Sarwadi sarwadi@stitmadani.ac.id <p>Artikel ini mengkaji secara komprehensif landasan teologis pemikiran pendidikan Islam dengan menekankan pentingnya integrasi dalil Al-Qur’an dan hadits sebagai fondasi epistemologis, filosofis, dan aksiologis dalam pengembangan sistem pendidikan Islam. Pendidikan dalam Islam tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai pembentukan manusia seutuhnya (insan kāmil) yang berfungsi sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis deskriptif-analitis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung nilai-nilai pendidikan, serta hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang menegaskan urgensi menuntut ilmu dan keutamaan orang berilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan teologis pendidikan Islam bersifat integral—mencakup dimensi spiritual, intelektual, sosial, dan moral—yang saling mendukung dalam membentuk kerangka pendidikan Islam yang komprehensif dan berkelanjutan. Kajian ini memberikan kontribusi akademik dalam upaya membangun paradigma pendidikan Islam yang adaptif, relevan dengan perkembangan zaman, namun tetap berpegang pada nilai-nilai wahyu.</p> <p><em>This article comprehensively examines the theological foundations of Islamic education thought, emphasizing the integration of Qur'anic verses and Hadiths as epistemological, philosophical, and axiological foundations in developing an Islamic education system. Education in Islam is not merely understood as a knowledge transfer process but as the formation of complete human beings (insan kamil) who function as khalifah on earth. This study employs a library research method with descriptive-analytic analysis of Qur'anic verses containing educational values, as well as prophetic Hadiths that affirm the urgency of seeking knowledge and the virtues of the knowledgeable. The findings indicate that the theological foundation of Islamic education is integral—encompassing spiritual, intellectual, social, and moral dimensions—that mutually support each other in forming a comprehensive and sustainable Islamic education framework. This study contributes academically to efforts in building an adaptive Islamic education paradigm that remains relevant to contemporary developments while adhering to revelatory values.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17780 PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KEAMANAN LINGKUNGAN DALAM MENANGANI KASUS PENCURIAN DI KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE 2025-12-17T03:39:30+00:00 Abdul Rivai arlologau@gmail.com Hajirah hajirahira1206@gmail.com Lilis lilis7mei@gmail.com Finkan Saputri finkansaputripuput@gmail.com Tirsa Augista tirzaaaugistagista@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap pelayanan keamanan lingkungan dalam penanganan kasus pencurian di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap aktivitas pelayanan keamanan lingkungan. Informan penelitian terdiri dari masyarakat setempat serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan keamanan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pelayanan keamanan lingkungan bersifat beragam. Sebagian masyarakat menilai bahwa kinerja petugas keamanan telah cukup efektif dalam menangani kasus pencurian, khususnya melalui kegiatan patroli dan respons terhadap laporan warga. Namun, sebagian lainnya masih menilai bahwa pelayanan keamanan belum optimal, terutama terkait kecepatan penanganan dan konsistensi pengawasan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam program keamanan lingkungan, seperti kolaborasi antara aparat kepolisian, petugas keamanan, dan komunitas warga, terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan keamanan. Selain itu, penerapan inovasi dalam sistem pemantauan keamanan, seperti penggunaan teknologi kamera pengawas (CCTV), turut berperan dalam menciptakan rasa aman dan menekan potensi terjadinya tindak pencurian. Temuan penelitian ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menekankan pentingnya program keamanan berbasis komunitas, kolaborasi antara masyarakat dan institusi keamanan, serta pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan keamanan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan, serta pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi guna meminimalisir tindakan kriminal dan meningkatkan kualitas pelayanan keamanan lingkungan di Kelurahan Tondo.</p> <p><em>This study aims to analyze public perceptions of environmental security services in handling theft cases in Tondo Village, Mantikulore District. The research employed a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews and direct observation of environmental security service activities. The informants consisted of local residents and parties involved in the implementation of neighborhood security. The findings indicate that public perceptions of environmental security services vary. Some community members perceive the performance of security personnel as sufficiently effective in addressing theft cases, particularly through routine patrols and responsiveness to community reports. However, others consider that the security services have not yet been optimal, especially in terms of response speed and consistency of monitoring. Community involvement in environmental security programs, such as collaboration between the police, security personnel, and local communities, is identified as a crucial factor in enhancing public trust in security services. Furthermore, the implementation of innovations in security monitoring systems, such as the use of Closed-Circuit Television (CCTV) technology, plays a significant role in creating a sense of safety and reducing the potential for theft. These findings are consistent with previous studies emphasizing the importance of community-based security programs, collaboration between the public and security institutions, and the utilization of technology to improve the effectiveness of security services. Therefore, this study recommends strengthening cooperation between the community and security institutions, as well as developing technology-based security systems to minimize criminal acts and improve the quality of environmental security services in Tondo Village.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18207 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI HIDROPONIK DI KOTA PONTIANAK 2025-12-25T10:22:30+00:00 Fadilah Maulidiawan c1022201001@student.untan.ac.id Wanti Fitrianti wantifitrianti@faperta.untan.ac.id Komariyati komariyati@faperta.untan.ac.id <p>Pertanian hidroponik merupakan salah satu alternatif pengembangan pertanian perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan usahatani hidroponik di Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan melibatkan 30 petani hidroponik sebagai informan biasa dan 2 informan kunci. Analisis data dilakukan menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal dan eksternal usahatani hidroponik berada pada posisi yang mendukung pengembangan usaha. Strategi yang paling tepat diterapkan adalah strategi S-O (Strengths–Opportunities). Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang terpilih adalah memanfaatkan lahan perkotaan secara efisien untuk mencapai pertumbuhan usaha yang lebih cepat serta memperkuat kerja sama dengan retailer, dengan nilai STAS sebesar 17,388. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahatani hidroponik di Kota Pontianak.</p> <p><em>Hydroponic farming is an alternative for developing efficient and environmentally friendly urban agriculture. This study aims to identify internal and external factors and formulate strategies for developing hydroponic farming in Pontianak City. The research method used was a survey method involving 30 hydroponic farmers as regular informants and 2 key informants. Data analysis was conducted using the IFE, EFE, SWOT, and QSPM matrices. The results showed that the internal and external conditions of hydroponic farming are in a position to support business development. The most appropriate strategy to implement is the S-O (Strengths-Opportunities) strategy. Based on the QSPM analysis, the selected priority strategy is to utilize urban land efficiently to achieve faster business growth and strengthen cooperation with retailers, with a STAS value of 17.388. This strategy is expected to increase the competitiveness and sustainability of hydroponic farming in Pontianak City.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17212 PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ISU HOAKS DAN LITERASI DIGITAL DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PERDAMAIAN 2025-12-04T07:51:38+00:00 Delon Tantri Wijaya delon.wijaya001@binus.ac.id Stevanus Gerald Marconus stevanus.marconus@binus.ac.id Alvin Wijaya alvin.wijaya014@binus.ac.id Ronald Pratama ronald.pratama@binus.ac.id Kevin Clarient kevin.clarient@binus.ac.id Aryusmar aryusmar@binus.ac.id Markus Kurniawan markus.kurniawan@binus.ac.id <p>Kemajuan teknologi di era informasi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi secara signifikan, khususnya dalam konteks mewujudkan perdamaian sesuai tujuan SDGs ke-16. Maraknya penyebaran hoaks melalui media sosial telah menggeser pola komunikasi publik, menciptakan tantangan serius berupa polarisasi sosial dan ketidakpercayaan antarindividu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap penyebaran informasi palsu serta dampak tingkat literasi digital terhadap stabilitas sosial dan perdamaian. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan survei kuesioner daring untuk mengumpulkan data komprehensif terkait perilaku pengguna media sosial. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa masyarakat dengan literasi digital yang baik mampu memverifikasi informasi secara kritis, sehingga menjadi filter alami terhadap provokasi. Namun, masih terdapat kerentanan pada kelompok masyarakat yang kesulitan membedakan fakta dan opini, yang berpotensi memicu konflik horizontal akibat disinformasi. Temuan ini menekankan kebutuhan mendesak akan intervensi edukasi yang memperkuat kompetensi digital demi menjaga keharmonisan masyarakat. Upaya tersebut mencakup penguatan berpikir kritis, pemahaman etika digital, dan partisipasi aktif dalam menciptakan ruang digital yang damai dan inklusif</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17730 DINAMIKA GOOD GOVERNANCE PADA PENGATURAN WAKTU KERJA PENGEMUDI OJEK ONLINE DI PALU 2025-12-16T07:40:42+00:00 Abdul Rivai arlologau@gmail.com Olvista Amanda amandaolvista@gmail.com Viola Marta Tilova martatilovav@gmail.com Angga Pramana anggapramana960@gmail.com Bintang Az Ziqra Masang bintangazziqra26@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji dinamika good governance dalam pengaturan waktu kerja pengemudi ojek online Grab di Kota Palu melalui pendekatan kualitatif fenomenologi. Penelitian dilakukan pada Kamis, 4 Desember 2025 pukul 10.30 di titik kumpul strategis seperti Perempatan Jalan Moh. Yamin, Vetran, Sisingamangaraja, dan Juanda. Teknik pengumpulan data utama adalah wawancara mendalam semi-terstruktur dengan 8 informan purposive (pengalaman kerja minimal 6 bulan, usia 20-45 tahun, variasi full-time/paruh waktu GrabBike/GrabFood), dilengkapi observasi partisipan dan catatan lapangan untuk triangulasi. Temuan menunjukkan pola kerja fleksibel 8-12 jam/hari (bahkan hingga 14 jam) yang bergantung ritme demand masyarakat: pagi penumpang, jam makan siang (11.00-15.00) pengantaran makanan, sore keramaian umum. Faktor pengaruh utama meliputi cuaca buruk (hujan/angin), target pribadi, dan strategi adaptasi seperti konsistensi jam ramai, pindah lokasi mangkal (restoran McD, pusat kuliner), top-up saldo aplikasi, serta istirahat singkat. Pendapatan harian bersih Rp150.000- Rp250.000 tidak linier dengan durasi kerja, lebih ditentukan lokasi strategis dan efisiensi operasional setelah potong aplikasi/bensin. Dari perspektif good governance, terdapat defisit transparansi perubahan tarif/potongan, akuntabilitas algoritma yang tidak adil dalam distribusi order, keadilan peluang rendah akibat kompetisi tinggi, serta responsivitas platform minim terhadap aspirasi pengemudi (kenaikan ongkir, parkir gratis). Sebagai frontline service provider pelayanan publik, kondisi kerja rentan ini berpotensi menurunkan mutu layanan masyarakat. Penelitian merekomendasikan intervensi kebijakan publik berupa regulasi tarif minimum, batas komisi, perlindungan K3, dan fasilitas khusus ojol untuk mewujudkan good governance gig economy yang berkelanjutan di Palu.</p> <p><em>This study examines the dynamics of good governance in the work time management of Grab online motorcycle taxi drivers in Palu City through a qualitative phenomenological approach. The research was conducted on Thursday, December 4, 2025, at 10:30 AM at strategic gathering points such as the intersections of Jalan Moh. Yamin, Vetran, Sisingamangaraja, and Juanda. The main data collection technique was semi-structured in-depth interviews with 8 purposively selected informants (minimum 6 months work experience, ages 20-45 years, variation of full-time/part-time GrabBike/GrabFood), complemented by participant observation and field notes for triangulation. Findings reveal flexible work patterns of 8-12 hours/day (up to 14 hours) dependent on community demand rhythms: morning passenger services, lunch hours (11:00-15:00) for food delivery, and evening general crowds. Key influencing factors include adverse weather (rain/strong winds), personal targets, and adaptation strategies such as consistency during peak hours, relocating to high-demand spots (McD restaurants, culinary centers), topping up app balances, and short breaks. Daily net income of Rp150,000-Rp250,000 shows no linear correlation with work duration, primarily determined by strategic locations and operational efficiency after app deductions/fuel costs. From a good governance perspective, deficits exist in tariff/change deduction transparency, platform algorithm accountability in order distribution, low equity of order opportunities due to high competition, and minimal platform responsiveness to driver aspirations (fare increases, free parking). As frontline public service providers, these vulnerable working conditions potentially degrade service quality to the community. The study recommends public policy interventions including minimum fare regulations, commission caps, occupational health and safety protection, and dedicated ojol facilities to achieve sustainable good governance in the gig economy in Palu.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17853 STUDI ISLAM DENGAN PENDEKATAN SOSIOLOGI: PENGARUH AGAMA TERHADAP MASYARAKAT 2025-12-18T02:45:27+00:00 Tiara Nivia Ananta tiaranvia7@gmail.com <p>Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh agama, khususnya Islam, terhadap struktur sosial dan perilaku masyarakat dalam konteks masyarakat yang semakin kompleks. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai Islam diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari dan mempengaruhi interaksi sosial. Metode systematic literature review (SLR) digunakan untuk menganalisis studi-studi yang relevan, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, serta memberikan gambaran menyeluruh tentang pengaruh agama terhadap aspek sosial, budaya, dan ekonomi. Temuan menunjukkan bahwa Islam tidak hanya berfungsi sebagai sistem kepercayaan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada solidaritas sosial dan kohesi komunitas. Namun, tantangan modernitas dan dinamika konflik sosial juga muncul, menuntut respons adaptif dari masyarakat Muslim. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi inklusif untuk membangun masyarakat yang harmonis di tengah keragaman. Saran untuk penelitian lebih lanjut juga diberikan, dengan fokus pada interaksi antara ajaran Islam dan perubahan sosial di berbagai konteks budaya.</p> <p><em>research explores the influence of religion, specifically Islam, on social structure and community behavior in the context of an increasingly complex society. Using a sociological approach, the study aims to understand how Islamic values are internalized in everyday life and affect social interactions. The systematic literature review (SLR) method is employed to analyze relevant studies, identify research gaps, and provide a comprehensive overview of the impact of religion on social, cultural, and economic aspects. Findings indicate that Islam functions not only as a belief system but also as an agent of change that contributes to social solidarity and community cohesion. However, challenges of modernity and social conflict dynamics also arise, demanding adaptive responses from Muslim communities. This research is expected to offer insights for policymakers in formulating inclusive strategies to build harmonious societies amidst diversity. Recommendations for further research are also provided, focusing on the interaction between Islamic teachings and social change in various cultural contexts.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18299 ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN DIGITAL DI SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN GOOGLE FORM 2025-12-28T08:27:36+00:00 Zahrenza Dwi Putra zahrenza@gmail.com Najwa Deanawati najwadea6@gmail.com Ridho Wahyudi ridho140519@gmail.com Muhammadi muhammadi@fip.unp.ac.id Ranti Meizatri rantimeizatri@fip.unp.ac.id <p>Penelitian ini berangkat dari kebutuhan sekolah dasar untuk mempercepat umpan balik evaluasi dan menata data hasil belajar melalui pemanfaatan evaluasi digital. Studi ini bertujuan mendeskripsikan praktik evaluasi pembelajaran pada kelas awal serta menilai kesiapan penggunaan Google Form sebagai media evaluasi. Penelitian menggunakan desain observasi lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara guru, dan dokumentasi perangkat pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 12 Padang Sibusuk pada 27 Oktober 2025. Fokus kajian meliputi perencanaan evaluasi, pelaksanaan evaluasi, pemanfaatan hasil, kendala, dan usulan perbaikan. Hasil menunjukkan evaluasi pada pembelajaran matematika materi pengurangan masih dilakukan secara manual melalui latihan pada modul dan tanya jawab, dengan penilaian tugas yang dikumpulkan siswa. Indikator pemanfaatan media digital untuk evaluasi belum terpenuhi, sementara keterlibatan siswa tetap tampak melalui penggunaan media konkret seperti kelereng dan gelas plastik. Kendala utama berkaitan dengan keterbatasan perangkat dan hambatan teknis, serta munculnya kejenuhan pada sebagian siswa. Kesimpulan menegaskan perlunya strategi bertahap berupa penerapan Google Form sederhana untuk cek pemahaman singkat, penguatan literasi asesmen formatif, dan dukungan sekolah agar data nilai dapat dimanfaatkan untuk tindak lanjut belajar. Rencana perbaikan menekankan penyusunan kisi kisi dan butir soal yang sesuai usia, penggunaan tampilan visual, serta pengaturan umpan balik otomatis. Implementasi disarankan dimulai dari satu perangkat guru, akses internet stabil, dan pendampingan singkat saat siswa mengerjakan, sehingga proses evaluasi lebih efisien dan transparan.</p> <p><em>This study addressed the need for faster feedback and better learning data management in primary education through digital assessment tools. It aimed to describe assessment practice in an early grade classroom and to examine readiness for using Google Form as an assessment medium. The study used a field observation design with a descriptive qualitative approach. Data were collected through classroom observation, teacher interview, and document review of learning and assessment materials at State Elementary School 12 Padang Sibusuk on 27 October 2025. The analysis focused on assessment planning, assessment implementation, use of results, constraints, and improvement proposals. Results showed that assessment in a mathematics lesson on subtraction was conducted manually through workbook exercises and oral questioning, followed by teacher scoring of submitted tasks. The indicator for digital media use in assessment was not achieved, although student engagement was observed when concrete learning aids such as marbles and plastic cups were used. The main constraints related to limited devices and technical issues, alongside signs of boredom among some students during routine activities. The study concluded that a staged improvement was needed, including simple visual Google Form quizzes for brief understanding checks, strengthened formative assessment literacy, and school level support for minimum infrastructure and operating procedures so that assessment data could guide timely learning follow up and improve fairness in classroom decisions.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17067 DARI ERA JAZZ HINGGA POP DIGITAL: TINJAUAN HISTORIS SELEBRITI MUSIK SEBAGAI AGEN PERUBAHAN TREN MAKE UP GLOBAL 2025-11-30T09:26:38+00:00 Fathiya Lensi Prastiwi fthiyalensi@students.unnes.ac.id Nabila Azzahra wnabiella@students.unnes.ac.id Bunga Julian Sunaryo bungajulians333@students.unnes.ac.id Nabila Naufa Putri reptildinosaurus771@students.unnes.ac.id Angelly Rahmadania Putri Kedua iudae31@students.unnes.ac.id <p>Studi ini mengidentifikasi selebriti musik sebagai tokoh penting dalam transformasi budaya dan menganalisis perkembangan tren kosmetik dalam musik populer dari era glam rock hingga era digital. Menurut penelitian, kosmetik berfungsi sebagai alat untuk memerangi stereotip gender biner dan standar kecantikan yang dominan. Ini dicapai melalui penggunaan teknik historis komparatif dan pendekatan deskriptif kualitatif. Glam rock mengutamakan teaterikalitas dan ambiguitas, sementara new wave dan post punk menggabungkan kritik sosial dengan estetika camp dan gothic. Praktik gender fluid telah berkembang di masyarakat modern melalui platform media sosial. Sementara pergeseran dari MTV ke TikTok mempercepat laju tren, peningkatan standar estetika musik populer di seluruh dunia telah meresap ke industri kreatif. Studi ini menemukan bahwa kosmetik berfungsi sebagai alat performatif yang ambigu, ia memungkinkan presentasi identitas gender yang tidak konvensional sambil sekaligus rentan terhadap komodifikasi oleh industri kecantikan.&nbsp; Penelitian multidisipliner, analisis digital, dan pemeriksaan pengalaman orang non-biner dan transgender diperlukan untuk meningkatkan pemahaman tentang aspek politik estetika dalam budaya populer global.</p> <p><em>This study identifies music celebrities as pivotal figures in cultural transformation and examines the progression of cosmetic trends in popular music from the glam rock period to the digital era. The research indicates that cosmetics functions as a tool for contesting binary gender stereotypes and prevailing beauty standards. This is accomplished by employing qualitative descriptive methodologies and a comparative historical approach. New wave and post-punk amalgamated social critique with camp and gothic aesthetics, whereas glam rock accentuated theatricality and ambiguity. In contemporary society, gender fluid practices have been popularized via social media platforms. The elevation of global standards in popular music aesthetics has permeated the creative sectors, while the transition from MTV to TikTok has expedited the velocity of trends. This study reveals that cosmetics serves as an ambivalent performative tool, it facilitates the presentation of non conforming gender identities while simultaneously being susceptible to commodification by the beauty industry. Enhancing comprehension of the political dimensions of aesthetics in global popular culture necessitates multidisciplinary research, digital analysis, and an examination of the experiences of non binary and transgender individuals.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17664 PENGARUH DAMPAK SOSIAL DAN RISIKO BENCANA ALAM AKIBAT AKTIVITAS PERTAMBANGAN TERHADAP SIKAP PENOLAKAN MASYARAKAT DI DESA LOLI OGE 2025-12-15T07:10:24+00:00 Muzakir Tawil tawilmute@gmail.com Abd. Razak razakrazor584@gmail.com Lusiana Agustin agustinlusiana342@gmail.com Sari Bulan saribulan0905@gmail.com Enjelika Nastaya ntasya1693@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan terhadap masyarakat Desa Loli Oge, meliputi konflik sosial, perubahan pola pekerjaan, dan persepsi terhadap perubahan lingkungan serta mengetahui bagaimana risiko bencana alam akibat aktivitas pertambangan berpengaruh terhadap sikap penolakan masyarakat di Desa Loli Oge. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1 perwakilan dari tiap Keluarga (KK) di Desa Loli Oge yang berjumlah 567 KK. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan perhitungan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 10 persen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial akibat aktivitas pertambangan di Desa Loli Oge terlihat pada beberapa aspek, yaitu sebanyak 93% responden menyatakan bahwa aktivitas pertambangan mengakibatkan konflik sosial antarwarga sebanyak 77 responden mengalami perubahan pola pekerjaan sejak adanya pertambangan dan dampak sosial lingkungan yang paling banyak dirasakan adalah jalan berdebu, meningkatnya risiko banjir, kerusakan hutan, pencemaran laut, berkurangnya sumber air bersih, dan polusi udara, meskipun sebagian masyarakat merasakan adanya peningkatan ekonomi yang justru memicu konflik antara kelompok pro dan kontra tambang. Risiko bencana alam yang dipicu oleh aktivitas pertambangan seperti ketidakstabilan tanah, penurunan kualitas lingkungan, dan kerusakan sumber daya alam menjadi faktor yang memperkuat sikap penolakan masyarakat terhadap aktivitas pertambangan di Desa Loli Oge.</p> <p><em>The purpose of this study is to examine the social impacts caused by mining activities on the community of Loli Oge Village, including social conflicts, changes in livelihood patterns, and perceptions of environmental changes, as well as to investigate how the risks of natural disasters due to mining activities influence the community’s rejection attitude. This study is descriptive research with a quantitative approach. The population of this study consists of all representatives of each household (567 households) in Loli Oge Village. The sample was determined using a simple random sampling technique with Slovin’s formula and a 10% margin of error. Data were collected through questionnaires and documentation, and then analyzed descriptively using quantitative methods. The results of the study indicate that the social impacts of mining activities in Loli Oge Village are evident in several aspects. About 93% of respondents reported that mining activities caused social conflicts among residents, 77 respondents experienced changes in livelihood patterns since the mining began, and the most commonly perceived environmental impacts included dusty roads, increased flood risk, deforestation, marine pollution, reduced clean water sources, and air pollution. Although some residents experienced economic benefits, these also triggered conflicts between pro- and anti-mining groups. Natural disaster risks caused by mining activities, such as land instability, environmental degradation, and damage to natural resources, further reinforced the community’s rejection attitude towards mining activities in Loli Oge Village.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17746 PERAN PERENCANAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH 2025-12-16T09:18:25+00:00 Syarifatul Muzayyanah syarifatulmuzayyanah221205@gmail.com Uswatun Hasanah uswatunh767860@gmail.com Sitti Robi'ah Al Adawiyah sittiadawiyah60@gmail.com Rinta Ratnawati rinta.ratnawati@iainmadura.ac.id <p>Pada dasarnya pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dan mendasar bagi kehidupan manusia, kelompok masyarakat, atau bangsa. Oleh karena itu pendidikan perlu secara terus menerus ditumbuhkembangkan secara sistematis, terpadu,dan terencana oleh para pengambil kebijakan yang berwenang di bidang pendidikan, sehingga pendidikan sebagai salah sektor pembangunan yang bertanggung jawab atas pengembangan sumber daya manusia benar-benar dapat memberikan sumbangan yang riil, positif, dan signifikan dalam usaha turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana telah diamanatkan oleh para pendiri bangsa (founding fathers) yang dtuangkan dalam pembukaan UUD 1945.Perencanaan adalah salah satu dari fungsi manajemen yang sangat penting. Bahkan kegiatan perencanaan ini melekat pada kegiatan sekolah. Sebuah rencana akan sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya suatu kegiatan. Oleh karena itu pekerjaan yang baik adalah yang direncanakan dan dilaksa nakan sesuai dengan yang telah direncanakan. Bagi sebuah lembaga pendidikan khususnya, sekolah dasar, perencanaan menempati posisi strategis dalam keseluruhan proses pendidikan. Perencanaanpendidikan itu memberikan kejelasan arah dalam usaha proses penye-lenggaraan pendidikan, sehingga manajemen lembaga pendidikan akan dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien. Untuk terselenggaranya pendidikan yang efektif di sekolah dasar, diperlukan perencanaan. Dengan perencanaan akan mengarahkan sekolah tersebut mencapai tujuan apa yang telah ditetapkan.</p> <p><em>Educational planning plays a crucial role in creating an effective learning process and contributes to increased student motivation. This study aims to analyze the contribution of educational planning, which encompasses the formulation of learning objectives, the selection of teaching strategies, resource management, and ongoing evaluation, to student motivation in schools. Using a literature review and conceptual analysis approach, this study found that well-structured and well-thought-out educational planning can create a conducive, relevant, and engaging learning environment for students. Good planning also encourages teachers to choose varied learning methods, provide appropriate media, and adapt learning activities to the needs and characteristics of students. The study's findings indicate that the better the quality of educational planning, the higher the student motivation, ultimately contributing to improved overall learning outcomes. Therefore, systematic and student-centered educational planning is key to creating an effective and motivating learning process.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18201 BIAYA MODAL DALAM PENGANGGARAN PERUSAHAAN: KONSEP, FUNGSI, DAN PERANNYA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI 2025-12-25T08:40:54+00:00 Muammar Khaddafi khaddafi@unimal.ac.id Apni Gustiari Tanjung apni.240420158@mhs.unimal.ac.id Khalishah Rajwa Irawan Hasibuan khalishah.240420157@mhs.unimal.ac.id Dea Lorenza dea.240420143@mhs.unimal.ac.id <p><em>Cost of capital is a fundamental component in financial management that determines investment feasibility and corporate funding strategies. This study aims to analyze the concept of cost of capital, its components, and its role in making investment decisions that enhance firm value. This research employs a literature review approach by examining financial theories, scientific articles, and relevant financial management textbooks. The findings indicate that the cost of capital, particularly the Weighted Average Cost of Capital (WACC), plays a strategic role as a discount rate in project evaluation. Companies that achieve returns higher than their cost of capital are able to create value for shareholders, while projects with returns below the cost of capital may reduce firm value. Therefore, a comprehensive understanding of cost of capital is essential to support effective and sustainable financial strategies.</em></p> <p>Biaya modal merupakan komponen fundamental dalam manajemen keuangan yang digunakan untuk menentukan kelayakan investasi dan strategi pendanaan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep biaya modal, komponen pembentuknya, serta perannya dalam proses pengambilan keputusan investasi yang berorientasi pada peningkatan nilai perusahaan. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi literatur terhadap teori-teori keuangan, artikel ilmiah, dan buku-buku manajemen keuangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya modal, terutama Weighted Average Cost of Capital (WACC), memiliki peran strategis sebagai tingkat diskonto dalam evaluasi proyek. Perusahaan yang mampu menghasilkan tingkat pengembalian di atas biaya modalnya dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham. Sebaliknya, proyek dengan tingkat pengembalian di bawah biaya modal berisiko menurunkan nilai perusahaan. Dengan demikian, pemahaman yang tepat mengenai biaya modal sangat diperlukan untuk mendukung strategi finansial yang efektif dan berkelanjutan.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17167 PENGARUH NILAI ISLAM TERHADAP POLA INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA DAN MASYARAKAT MUSLIM DI INDONESIA 2025-12-03T05:21:35+00:00 Bandera Islami banderaislami0906@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai-nilai Islam terhadap perkembangan moral dan perilaku pro-sosial pada mahasiswa Muslim di Indonesia. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari berbagai penelitian relevan, termasuk karya Romadhon (2020), Munir dan Syukurman (2023), serta Zein dkk. (2022). Data diperoleh dari skripsi, jurnal ilmiah, dan artikel yang membahas internalisasi nilai-nilai Islam dalam konteks sosial mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti empati, keadilan, persaudaraan, kejujuran, dan tanggung jawab memiliki peranan penting dalam membentuk perilaku moral positif dan meningkatkan perilaku pro-sosial di kalangan mahasiswa. Selain itu, nilai-nilai Islam juga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku kewarganegaraan (citizenship behaviour) di lingkungan masyarakat dan organisasi. Penerapan nilai-nilai tersebut terbukti mampu memperkuat hubungan sosial, meningkatkan solidaritas, dan menciptakan suasana akademik yang harmonis. Dengan demikian, internalisasi nilai-nilai Islam dapat menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, etika sosial, serta kesadaran spiritual mahasiswa Muslim di era modern.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Islamic values on moral development and prosocial behavior among Muslim university students in Indonesia. This research employs a qualitative descriptive method using a literature study approach based on several relevant studies, including those by Romadhon (2020), Munir and Syukurman (2023), and Zein et al. (2022). Data were collected from theses, scholarly journals, and academic articles discussing the internalization of Islamic values within students’ social contexts. The findings reveal that Islamic values such as empathy, justice, brotherhood, honesty, and responsibility play a crucial role in shaping positive moral behavior and enhancing prosocial tendencies among students. Furthermore, Islamic values significantly influence the development of citizenship behavior in both social and organizational environments. The application of these values strengthens social relationships, fosters solidarity, and creates a harmonious academic atmosphere. Therefore, the internalization of Islamic values serves as a vital foundation for developing character, social ethics, and spiritual awareness among Muslim students in the modern era.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17712 DAMPAK SOSIAL EKONOMI AKTIVITAS TAMBANG PT. CITRA PALU MINERALS PADA MASYARAKAT KELURAHAN POBOYA 2025-12-16T03:12:06+00:00 Muzakir Tawil tawilmute@gmail.com Freid Febriani Mopeda febrianimopeda@gmail.com Novita Sari novita1128sari@gmail.com Shayna Aulia shaynaauliaa@gmail.com Adelia Anastasya Kayori kayoriadelia@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi aktivitas pertambangan PT. Citra Palu Minerals (CPM) terhadap kehidupan masyarakat di Kelurahan Poboya, Kota Palu. Keberadaan perusahaan tambang telah memicu perubahan signifikan pada struktur sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara naratif kepada 15 responden dengan latar belakang yang beragam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan memberikan dampak ganda bagi masyarakat. Secara ekonomi, keberadaan tambang menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan pendapatan sebagian besar warga, yang tercermin dari membaiknya taraf hidup. Namun, di sisi lain, ditemukan dampak negatif yang signifikan, yaitu polusi udara, debu, dan kebisingan yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga. Selain itu, aspek sosial masyarakat mengalami disrupsi, ditandai dengan munculnya konflik sosial dan ketegangan antara kelompok pro dan kontra tambang, serta pergeseran nilai sosial yang mengarah pada orientasi materialisme. Meskipun aktivitas tambang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, dampak negatif pada lingkungan dan harmonisasi sosial menuntut perhatian serius. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan dan pemerintah meningkatkan transparansi, pengawasan lingkungan yang ketat, serta menerapkan program pemberdayaan masyarakat yang merata dan berkelanjutan untuk meminimalkan persoalan sosial dan lingkungan di Poboya.</p> <p><em>This study aims to analyze the social and economic impacts of PT. Citra Palu Minerals (CPM)'s mining activities on the lives of the community in Poboya Village, Palu City. The presence of the mining company has triggered significant changes in the social, economic, and environmental structures in the area. The data collection methods used were observation, narrative interviews with 15 respondents from diverse backgrounds, and documentation. The results of the study show that mining activities have had a dual impact on the community. Economically, the existence of the mine has created new jobs, reduced unemployment, and increased the income of most residents, which is reflected in improved living standards. However, on the other hand, significant negative impacts have been found, namely air pollution, dust, and noise that disturb the comfort and health of residents. In addition, social aspects of the community have been disrupted, marked by the emergence of social conflicts and tensions between groups for and against mining, as well as a shift in social values towards materialism. Although mining activities contribute to economic prosperity, their negative impact on the environment and social harmony demands serious attention. Therefore, it is recommended that companies and the government increase transparency, implement strict environmental monitoring, and implement equitable and sustainable community empowerment programs to minimize social and environmental problems in Poboya. </em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17806 PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM MENDORONG INOVASI DAN KREATIVITAS DI INDONESIA 2025-12-17T08:25:39+00:00 Muhammad Davin Febri Ardhana C100230066@student.ums.ac.id Anggun Nayla Azalia c100230084@student.ums.ac.id Muhammad Farrel Aditya Pratama c100230117@stundet.ums.ac.id Muhammad Gibran Abroor c100230119@student.ums.ac.id Abid Syaiqul Izza Al Wahdi c100230129@student.ums.ac.id <p>Hak paten juga merupakan bentuk HKI yang penting dalam mendorong inovasi. Hak paten melindungi penemuan dan inovasi teknologi dari penggunaan tanpa izin selama beberapa tahun. Dengan adanya hak paten, para peneliti dan ilmuwan akan merasa lebih terdorong untuk melakukan riset yang lebih dalam dan menghasilkan inovasi-inovasi baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah narrative review. Narrative review menurut yaitu literature review yang menggunakan metode dengan mengelompokkan data-data hasil ekstraksi&nbsp; tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha kecil dan menengah terhadap hak kekayaan intelektual di Indonesia masih relatif rendah. Hal ini dapat dilihat dari minimnya pemahaman dan pengetahuan mengenai hak kekayaan intelektual serta jarangnya tindakan untuk melindungi kekayaan intelektual yang dimiliki. Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya tingkat kesadaran dan kepatuhan ini antara lain kurangnya sosialisasi dan edukasi mengenai hak kekayaan intelektual, tingginya biaya untuk mengurus hak kekayaan intelektual, serta minimnya peraturan yang mengatur tentang hak kekayaan intelektual bagi pelaku usaha kecil dan menengah.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18259 MANAJEMEN PENGELOLAAN DAN PENGARSIPAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR SECARA DIGITAL MELALUI RAIL DOCUMENT SYSTEM (RDS) PADA PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) DIVISI REGIONAL III PALEMBANG 2025-12-27T07:10:25+00:00 Tri Khairunnisa trikhairunnissaa@gmail.com <p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong organisasi untuk bertransformasi menuju sistem administrasi digital guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akurasi pengelolaan dokumen. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan Rail Document System (RDS) sebagai sistem pengelolaan arsip surat masuk dan surat keluar berbasis elektronik untuk mendukung pelayanan administrasi yang cepat, transparan, dan terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengelolaan surat digital melalui RDS, mengidentifikasi kendala teknis dan non-teknis yang dihadapi, serta mengevaluasi strategi optimalisasi yang dilakukan manajemen pada PT KAI (Persero) Divre III Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, dan wawancara dengan pegawai administrasi, staf IT, serta pejabat struktural pengguna RDS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RDS telah mendukung proses pencatatan, disposisi, distribusi, dan pengarsipan surat secara digital sehingga lebih terstruktur, mudah dilacak, dan meminimalisir kehilangan arsip. Namun, masih ditemukan kendala berupa gangguan akses sistem, auto logout, lambatnya server, serta kebutuhan OTP berulang. Kendala non-teknis meliputi kurangnya pelatihan, kedisiplinan pengguna, dan belum optimalnya pengawasan manajemen. Secara keseluruhan, implementasi RDS dinilai efektif namun memerlukan peningkatan kapasitas teknologi, penguatan kebijakan manajemen, dan pelatihan berkelanjutan bagi pegawai. Sistem ini diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam mendukung transformasi digital PT KAI secara menyeluruh.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17061 ANALISIS INDUSTRI KOSMETIK INDONESIA DALAM PERSPEKTIF REGULASI: PERKEMBANGAN REGULASI KOSMETIK 2025-11-30T08:45:10+00:00 Nayla Saskia Rahma saskiaaa.1508@gmail.com Alviatur Rosadah alviaturrosadah@gmail.com Amelia Faridatul Atma amelatma00@gmail.com Dyah Nafiitasari dyahnafita20@gmail.com Maria Krisnawati guest@sejurnal.com Anik Maghfiroh guest@sejurnal.com <p>Kosmetik merupakan sebuah kebutuhan mendasar bagi seorang perempuan untuk mempercantik dan mengubah penampilan tanpa mempengaruhi struktur atau fungsi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peredaran industri kosmetik Indonesia serta menilai dampaknya terhadap transformasi produk, standar keamanan, dan modernisasi sektor kosmetik dalam konteks integrasi global. Saat ini teknologi kosmetik lebih modern dengan mengalami globalisasi dan inovasi yang menggabungkan riset dermatologis, bioteknologi, dan memperhatikan efek keberlanjutan. Kebutuhan kosmetik oleh konsumen juga berbeda-beda, produsen ikut berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur kualitatif dengan menganalisis berita daring dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian ini berupa penjelasan mengenai bagaimana regulasi peredaran kosmetik hingga kosmetik masa kini yang menjadi tren global.</p> <p><em>Cosmetics are a fundamental need for women to enhance their beauty and enhance their appearance without affecting their body structure or function. This study aims to analyze the circulation of the Indonesian cosmetics industry and assess its impact on product transformation, safety standards, and the modernization of the cosmetics sector within the context of global integration. Currently, cosmetics technology is more modern, experiencing globalization and innovation that incorporates dermatological research and biotechnology, and considers the effects of drying. Consumer cosmetic needs also vary, and manufacturers compete to meet consumer needs. This study uses a qualitative literature review method by analyzing relevant news and scientific articles. The results of this study provide an explanation of how cosmetics are regulated, including current cosmetics that have become global trendsregulations to ensure legal certainty and a stable, responsive, and sustainable financial environment.</em></p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17655 PERAN TEKNOLOGI DIGITAL RIGHTS MANAGEMENT (DRM) DALAM MENCEGAH PEMBAJAKAN FILM DI PLATFORM STREAMING 2025-12-15T03:34:11+00:00 Nasria Ariska Putri nasriaariskaputri003@gmail.com Khoirur Reza Haris khoirurharis@gmail.com Kamila Hasanah kamilahasanah192@gmail.com Muhamad Alfa Ridzi alfaridzie30@gmail.com Muhammad Azka Yusuf mazkayusuf28@gmail.com <p>Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara orang mengakses dan mengonsumsi konten multimedia, termasuk film digital. Layanan streaming seperti Netflix, Disney+, Amazon Prime Video, dan platform lokal menawarkan akses yang mudah, namun juga berkontribusi pada peningkatan pembajakan dan distribusi konten ilegal, yang berdampak negatif pada industri kreatif. Di Indonesia, situs seperti IndoXXI dan LK21 menjadi contoh distribusi film ilegal yang meluas sebelum intervensi pemerintah. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah penerapan Digital Rights Management (DRM), kombinasi kebijakan dan mekanisme teknis yang mengatur penggunaan, distribusi, dan akses kekonten digital. DRM beroperasi melalui enkripsi, pembatasan akses, dan verifikasi lisensi untuk memastikan perlindungan hak cipta. Penerapan DRM tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menimbulkan pertimbangan etis dan hukum, karena dapat membatasi hak akses pengguna. Artikel ini mengkaji konsep, mekanisme, dan efektivitas DRM dalam mengurangi pembajakan film digital, sekaligus meninjau implikasi etis dan hukumnya.</p> <p><em>The rapid development of information and communication technology has transformed the way people access and consume multimedia content, including digital films. Streaming services such as Netflix, Disney+, Amazon Prime Video, and local platforms offer easy access, but also contribute to the increase of piracy and illegal content distribution, which negatively impacts the creative industry. In Indonesia, sites like IndoXXI and LK21 exemplify widespread illegal film distribution before government intervention. One of the solutions to address this issue is the implementation of Digital Rights Management (DRM), a combination of policy and technical mechanisms that regulate the usage, distribution, and access to digital content. DRM operates through encryption, access restriction, and license verification to ensure copyright protection. The application of DRM is not only technical but also raises ethical and legal considerations, as it may limit users’ access rights. This article examines the concepts, mechanisms, and effectiveness of DRM in reducing digital film piracy, while also reviewing its ethical and legal implications.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/17743 ANALISIS PERSEPSI SISWA TENTANG RELEVANSI MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL (PLSV) DENGAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI DITINJAU DARI FAKTOR GURU, SISWA, LINGKUNGAN, SERTA MEDIA DAN TEKNLOGI 2025-12-16T08:51:16+00:00 Shabrina Zainuba Azahra shabrinazainuba@upi.edu Tatang Herman tatangherman@upi.edu Aan Hasanah aanhasanah@upi.edu <p>&nbsp;</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa mengenai relevansi materi PLSV dengan kehidupan sehari-hari yang ditinjau dari faktor guru, siswa, lingkungan, serta media dan teknologi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembelajaran matematika yang bermakna dan kontekstual sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka, serta tidak semua siswa menyadari keterkaitannya sehingga diperlukan analisis terhadap persepsi siswa sebagai dasar perbaikan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 104 siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandung sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala likert 1–4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata pada setiap indikator persepsi dan setiap faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap relevansi materi PLSV berada pada kategori tinggi untuk semua faktor. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa secara umum memahami manfaat PLSV dalam kehidupan sehari-hari, meskipun beberapa aspek masih memerlukan penguatan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran matematika yang lebih relevan, menarik, dan efektif bagi siswa.</p> <p><em>This study aims to analyze students' perceptions of the relevance of PLSV material to their daily lives in terms of teacher, student, environment, media, and technology factors. The background of this study is based on the importance of meaningful and contextual mathematics learning in accordance with the requirements of the Merdeka Curriculum, and not all students are aware of its relevance, so an analysis of student perceptions is needed as a basis for improving learning. This study uses a quantitative descriptive approach involving 104 students at a junior high school in Bandung as a sample selected through simple random sampling. Data were collected using a 1–4 Likert scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using descriptive statistics by calculating the mean value for each perception indicator and each factor. The results showed that students' perceptions of the relevance of PLSV material were in the high category for all factors. These findings indicate that students generally understand the benefits of PLSV in everyday life, although some aspects still need to be strengthened. The results of this study are expected to provide input for teachers in designing mathematics learning strategies that are more relevant, interesting, and effective for students.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18135 PENINGKATAN KEMAMPUAN MERUMUSKAN PERTANYAAN HOTS MELALUI QUESTION FORMULATION TECHNIQUE (QFT) PADA MATERI SUHU DAN KALOR 2025-12-23T11:01:16+00:00 Muhammad Reza Syach Putra rezasyachputra27@gmail.com I Made Astra madeastra@unj.ac.id Firmanul Catur Wibowo fcwibowo@unj.ac.id <p>Kemampuan merumuskan pertanyaan Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran sains, namun masih rendah dalam pembelajaran fisika di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam merumuskan pertanyaan HOTS melalui penerapan Question Formulation Technique (QFT) pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QFT mampu meningkatkan kualitas dan tingkat kognitif pertanyaan siswa pada setiap siklus. Pembelajaran dengan QFT mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan aktif dalam proses pembelajaran fisika.</p> <p><em>The ability to formulate Higher Order Thinking Skills (HOTS) questions is an essential competence in science learning; however, it remains low in physics instruction at schools. This study aims to improve students’ ability to formulate HOTS questions through the implementation of the Question Formulation Technique (QFT) on the topic of temperature and heat. The study employed Classroom Action Research, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The results indicate that the implementation of QFT successfully improved the quality and cognitive level of students’ questions in each cycle. Learning through QFT encourages students to think critically, reflectively, and actively in the physics learning process.</em></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu