Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt id-ID Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN POLIKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21078 <p>Manajemen risiko adalah suatu upaya mengelola risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan secara komprehensif, terencana dan terstruktur dalam sistem yang baik, sehingga hal ini memungkinkan manajemen untuk meningkatkan hasil dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang ada.. Dalam manajemen risiko, berbagai metode dapat digunakan untuk menganalisis dan mengevaluasi risiko yang telah atau mungkin terjadi untuk meminimalkan dan mencegah terulangnya risiko tersebut. Penelitian&nbsp; ini&nbsp; menggunakan&nbsp; metode survey lapangan&nbsp; dan&nbsp; penyebaran&nbsp; kuesioner&nbsp; terhadap&nbsp; responden pada proyek pembangunan poliklinik fakultas kedokteran unuversitas pattimura. Pengambilan&nbsp; data&nbsp; responden&nbsp; menggunakan&nbsp; teknik&nbsp; quota&nbsp; sampling&nbsp; berjumlah&nbsp; 25 responden. Pengolahan&nbsp; data&nbsp; menggunakan&nbsp; program&nbsp; SPSS 26&nbsp; dengan&nbsp; pengujian&nbsp; validitas&nbsp; dan reliabilitas selanjutnya analisis matriks risiko. Dari hasil analisis inditifikasi tingkat risiko pada proyek pembangunan poliklinik fakultas kedokteran universitas pattimura, Dari hasil peta profil risiko maka diperoleh tingkat risiko yang dapat ditoleransi sebanyak 9 faktor risiko, dan 16 faktor risiko tidak diinginkan. Berdasarkan analisis tingkat risiko yang sudah dilakukan pada setiap sub variabel.</p> <p><em>Risk management is an effort to manage risks to prevent unwanted accidents in a comprehensive, planned and structured manner in a good system, so that this allows management to improve results by identifying and analyzing existing risks. In risk management, various methods can be used to analyze and evaluate risks that have occurred or may occur in order to minimize and prevent the recurrence of risks aforementioned. This study used field survey methods and questionnaire distribution to respondents in the polyclinic construction project of the Faculty of Medicine, Pattimura University. Data collection of respondents using quota sampling technique amounted to 25 respondents. Data processing using the SPSS 26 program with validity and reliability testing and subsequent risk matrix analysis. From the results of the risk level identification analysis in the Polyclinic construction project of the Faculty of Medicine, Pattimura University, From the results of the risk profile map, a tolerable risk level of 9 risk factors was obtained, and 16 risk factors were undesirable. Based on the risk level analysis that has been carried out on each sub-variable.</em></p> Arfin Hasan La Mohamat Saleh Willem Gaspersz Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 KREDIBILITAS KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS: STUDI PADA PRESS RELEASE PROGRAM IDUL ADHA 1444 H BAZNAS RI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/20731 <p>BAZNAS RI adalah salah satu lembaga resmi yang dipercaya oleh pemerintah untuk mengelola sedekah, infaq, maupun zakat umat Islam di Indonesia. Keberhasilan BAZNAS RI dalam meningkatkan donasi masyarakat tiap tahun, terutama dalam meningkatkan donasi kurban, tidak terlepas dari adanya peran press release BAZNAS RI dalam program perayaan Idul Adha dari tahun ke tahun. Press release yang baik adalah press release yang mempunyai unsur-unsur kredibilitas didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kredibilitas press release BAZNAS RI dalam program perayaan Idul Adha 1444 H yang dibuat oleh praktisi kehumasan BAZNAS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pengumpulan data secara dokumentasi. Dokumentasi dilakukan terhadap press release BAZNAS RI yang termuat dalam website dan dokumen berupa video sebagai data penunjang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa press release program perayaan Idul Adha 1444 H oleh BAZNAS RI mempunyai unsur-unsur kredibilitas, yang terdiri dari accuracy, believability, dan completeness.</p> <p><em>BAZNAS RI is one of the official institutions trusted by the government to manage alms, infaq and zakat for Muslims in Indonesia. BAZNAS RI’s success in increasing public donations every year, especially in increasing sacrificial donations, cannot be separated from the role of press releases made by BAZNAS RI public relations practitioners in reporting all Eid al-Adha celebration activities or programs from year to year. A good press release is a press release that has elements of credibility in it. This research aims to describe the credibility of the BAZNAS RI press release in the Eid al-Adha 1444 H celebration program created by BAZNAS public relations practitioners. This research uses a descriptive-qualitative method with documented data collection. Documentation was carried out on BAZNAS RI press releases contained on the website and documents in the form of videos as supporting data. The results of this research found that the press release for the celebration of Idul Adha 1444 H by BAZNAS RI had elements of credibility consisting of accuracy, trustworthiness, and completeness.</em></p> Rizka Nuria Putri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 STRATEGI PEMASARAN SYARIAH DAN SERTIFIKASI HALAL: DETERMINAN PANGSA PASAR UMKM MAKANAN DI KOTA SERANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21162 <p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Kota Serang, khususnya pada sektor makanan halal, namun masih menghadapi kendala dalam memperluas pangsa pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas promosi berbasis syariah dan penggunaan sertifikasi halal terhadap pangsa pasar UMKM, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei terhadap pelaku UMKM di Kota Serang. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas promosi berbasis syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pangsa pasar UMKM, sementara penggunaan sertifikasi halal juga memberikan pengaruh signifikan terhadap perluasan pasar. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu meningkatkan daya saing dan kinerja pasar UMKM.</p> <p><em>Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play a strategic role in the economy of Serang City, particularly in the halal food sector, yet many experience limitations in expanding their market share. This study aims to analyze the effect of sharia-based promotional intensity and the use of halal certification on MSME market share, both partially and simultaneously. The study employs a quantitative approach using survey data collected from MSME actors in Serang City. Data analysis was conducted using statistical techniques to examine the relationships among variables. The results show that sharia-based promotional intensity has a positive and significant effect on MSME market share, while the use of halal certification also contributes significantly to market expansion. Furthermore, the simultaneous implementation of sharia-compliant promotion and halal certification enhances MSME competitiveness and supports sustainable market growth. These findings emphasize the importance of integrating shariabased marketing strategies and halal certification to strengthen MSME performance.</em></p> Salma Chairunnisa Handoko Moh. Mukhsin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PREDIKSI SISA UMUR PERKERASAN JALAN LENTUR DI RUAS JALAN DR. J. LEIMENA KOTA AMBON https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21047 <p>Ruas Jalan Dr. J. Leimena yang berada pada kawasan Teluk Ambon, Kota Ambon merupakan bagian dari akses Jembatan Merah Putih (JMP). Sebagai jalan nasional yang menjadi penghubung berbagai tempat, jalan ini selalu ramai dilintasi oleh banyak kendaraan. Secara visual kondisi permukaannya dapat dikatakan baik. Tetapi seiring berjalannya waktu mengalami penurunan kualitas atau kinerja jalan baik secara fungsional maupun struktural. Di beberapa titik pun ditemukan kerusakan berupa pelepasan butir, retak, dan lubang. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi kondisi fungsional jalan, menganalisis respon tegangan dan regangan serta memprediksi sisa umur rencana pada ruas jalan tersebut. Metode International Roughness Index (IRI) digunakan untuk mengukur ketidakrataan permukaan jalan dengan jumlah perubahan vertikal untuk setiap satuan panjang jalan (m/km) dengan aplikasi Road Roid. Metode mekanistik-empirik software Kenpave untuk menganalisis dan menghitung respon tegangan dan regangan. Sedangkan untuk sisa umur perkerasan dihitung menggunakan metode AASTHO (1993).Hasil penelitian diperoleh dari kondisi fungsional adalah nilai IRI sebesar 4,10 m/km artinya bahwa kondisi fungsional ruas Jalan Dr. J. Leimena memiliki kondisi jalan sedang. Untuk nilai respon tegangan dan regangan dengan Kenpave menunjukan kerusakan fatigue cracking memiliki kerusakan sebesar 177.488.264 ESAL, kerusakan rutting 71.047.237 ESAL, dan kerusakan deformation sebesar 61.463.138 ESAL. Sisa umur layan perkerasan akibat rutting tersisa sebesar 10, 03%&nbsp; pada tahun ke-20 , akibat deformation sebesar 22,17%, pada tahun ke-20&nbsp; fatique cracking juga tersisa umur layanan sebesar 68,84% sampai tahun ke-20.</p> <p><em>Dr. J. Leimena road section which is in the Ambon Bay area, Ambon City is part of the Red and White Bridge (JMP) access. As a national road that connects various places, this road is always busy with many vehicles. Visually, the surface condition can be said to be good. However, over time, the quality or performance of the road has decreased, both functionally and structurally. At several points, damage was found in the form of grain release, cracks and holes. This research aims to identify the functional condition of the road, analyze the stress and strain response and predict the remaining planned life of the road section. The International Roughness Index (IRI) method is used to measure the unevenness of the road surface by the amount of vertical change for each unit of road length (m/km) with the Road Roid application. Kenpave software mechanistic-empirical method for analyzing and calculating stress and strain responses. Meanwhile, the remaining life of the pavement is calculated using the AASTHO (1993) method. The research results obtained from the functional condition were an IRI value of 4.10 m/km, meaning that the functional condition of the Jalan Dr. J. Leimena has moderate road conditions. The stress and strain response values using Kenpave show that fatigue cracking damage is 177,488,264 ESAL, rutting damage is 71,047,237 ESAL, and deformation damage is 61,463,138 ESAL. The remaining service life of the pavement due to rutting is 10.03% in the 20th year, due to deformation it is 22.17%, in the 20th year fatigue cracking also has a remaining service life of 68.84% until the 20th year.</em></p> Ivone Ester Letlora Vera Th. C. Siahaya Hendrie Tahya Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA SIBOLGA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21133 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya PengaruhKepemimpinan dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada SekretariatDewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sibolga. Jenis penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatandeskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada SekretariatDewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sibolga dengan penyebaran kuesionerberjumlah 44 responden. Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasidiperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Kepemimpinan denganKinerja 0,748 dan Beban Kerja dengan Kinerja Kerja sebesar 0,605 dikategorkankuat. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,693hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Kinerja 69,3%ditentukan oleh variabel bebas Kepemimpinan dan Beban Kerja secara serempakdan sisanya sebesar 30,7% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalampenelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitungKepemimpinan (X1)sebesar 6,919&gt; t tabel 2,01954 dan Beban Kerja (X2) sebesar4,555&gt;t tabel 2,01954,maka hipotesis menyatakan Kepemimpinan dan BebanKerja secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap KinerjaPegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sibolga,terbukti dan dapat diterima dapat diterima. Sedangkan dari hasil uji F diketahuiNilai F hitung 49,587 &gt; Ftabel 3,23 dan signifikasi 0,000 &lt; 0,05 sehinggahipotesis yang menyatakan Kepemimpinan dan Beban Kerja berpengaruhsignifikan secara bersama atau simultan terhadap Kinerja Pegawai padaSekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sibolga, terbukti dan dapatditerima dapat diterima.</p> Dea Rizki Ananda Tanjung Zafril Abdi Nasution Yacub Hutabarat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PERUBAHAN KUANTITAS KOMPONEN PEKERJAAN PADA KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN BARU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21006 <p>Pada pelaksanaan pembangunan jalan baru Dusun Supe-Dusun Ulatu yang dilaksanakan pada tahun 2020 ini dihadapkan dengan suatu permasalahan yaitu pertambahan panjang ruas jalan dari yang awalnya 5,520 Km menjadi 5,6 Km sehingga hal ini mempengaruhi perubahan pada item-item pekerjaan lainnya dan akan mengubah kontrak kerja yang telah disepaktati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen item-item pekerjaan yang mengalami perubahan beserta biaya yang diperlukan. Metode yang digunakan adalah observasi yaitu dengan melakukan survey di lapangan dan dari hasil survey dilakukan perhitungan ulang maka, didapat perubahan item pekerjaan yaitu: Penambahan volume pada item pekerjaan galian biasa sebesar 25.454,79 m3. Pengurangan volume pada item pekerjaan timbunan biasa dari hasil galian sebesar 6.297,12 m3 dan pengurangan volume pada item pekerjaan timbunan pilihan dari sumber hasil galian sebesar 239,811 m3.</p> <p><em>During the construction of the new Supe-Ulatu Hamlet road which was carried out in 2020, we were faced with a problem, namely the increase in the length of the road section from the initial 5,520 Km to 5.6 Km, so this affected changes to other work items and would change the contract. agreed work. This research aims to determine the components of work items that have changed along with the costs required. The method used is observation, namely by conducting a survey in the field and from the survey results a recalculation is carried out, resulting in changes to work items, namely: Addition of volume to regular excavation work items of 25,454.79 m3. The volume reduction for ordinary embankment work items from excavation results is 6,297.12 m3 and the volume reduction for selected embankment work items from excavated sources is 239,811 m3.</em></p> Muhammad Imani Launuru Hamkah Sjafrudin Latar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS PENGARUH LITERASI DIGITAL DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN SYARIAH TERHADAP POTENSI BISNIS DIGITAL ( STUDI KASUS MAHASISWA EKONOMI SYARIAH UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA ) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21116 <p>Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh literasi digital (X1) dan sikap kewirausahaan syariah (X2) terhadap potensi bisnis digital syariah (Y) pada mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa semester 4 ke atas. Latar belakang penelitian didasari rendahnya literasi digital dan sikap kewirausahaan syariah mahasiswa meski peluang bisnis digital syariah semakin besar di era transformasi ekonomi Islam. Populasi mencakup seluruh mahasiswa aktif dengan sampel 100 responden melalui purposive sampling dan rumus Slovin (e=10%). Data primer dikumpul via kuesioner Likert skala 1-5 berdasarkan indikator operasional variabel, dianalisis dengan PLS-SEM menggunakan SmartPLS 3.0. Analisis mencakup pengujian validitas (AVE&gt;0.5, loading factor&gt;0.7), reliabilitas (Cronbach Alpha&gt;0.6, CR&gt;0.7), asumsi klasik (normalitas Kolmogorov-Smirnov, heteroskedastisitas Glejser, multikolinearitas VIF&lt;10), uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi R². Hasil menunjukkan literasi digital dan sikap kewirausahaan syariah berpengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap potensi bisnis digital, dengan model menjelaskan variasi kuat (R²&gt;0.6). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ekonomi digital syariah bagi generasi muda serta rekomendasi program pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi halal di institusi Pendidikan.</p> <p><em>This study aims to examine the influence of digital literacy (X1) and Sharia entrepreneurial attitude (X2) on Sharia digital business potential (Y) among Sharia Economics students at Sultan Ageng Tirtayasa University in semesters 4 and above. The research background stems from low digital literacy and Sharia entrepreneurial attitudes among students despite growing opportunities in Sharia digital business amid Islamic economic transformation. The population comprises all active students, with a sample of 100 respondents selected via purposive sampling and Slovin formula (e=10%). Primary data were collected through Likert-scale questionnaires (1-5) based on operational indicators of variables, analyzed using PLS-SEM with SmartPLS 3.0. Analysis includes validity tests (AVE&gt;0.5, loading factor&gt;0.7), reliability (Cronbach Alpha&gt;0.6, CR&gt;0.7), classical assumptions (Kolmogorov-Smirnov normality, Glejser heteroscedasticity, VIF&lt;10 multicollinearity), partial t-test, simultaneous F-test, and coefficient of determination R². Findings indicate that digital literacy and Sharia entrepreneurial attitude significantly influence Sharia digital business potential both partially and simultaneously, with the model exhibiting strong explanatory power (R²&gt;0.6). This research contributes to advancing Sharia digital economy for young generations and provides recommendations for halal technology-based entrepreneurship training programs in educational institutions.</em></p> Alda Amalia Moch. Mukhsin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA PKWTT TERHADAP TINDAKAN PHK SEPIHAK DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2023 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/20865 <p>Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menganalisis berbagai bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi karyawan yang memiliki PKWTT yang mengalami pemutusan hubungan kerja sepihak pasca berlakunya UU Nomor 6 Tahun 2023, yang mengesahkan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Penciptaan Lapangan Kerja. Seiring dengan reformasi regulasi ketenagakerjaan, telah terjadi perubahan mendasar dalam mekanisme dan kompensasi pemutusan hubungan kerja, yang dinilai semakin melemahkan posisi tawar pekerja. Studi ini memakai metode hukum normatif perundang-undangan serta konseptual, memanfaatkan data sekunder dari tinjauan pustaka undang-undang dan peraturan, sumber rujukan, serta putusan pengadilan yang sesuai. Studi memperlihatkan bahwasannya meskipun Undang-Undang Cipta Kerja masih mewajibkan konsultasi bipartit sebelum pemutusan hubungan kerja, ketetapan Pasal 154A memberikan pengusaha keleluasaan yang lebih besar dalam melakukan pemutusan hubungan kerja memakai alasan yang relatif ringan. Perlindungan hukum untuk PKWTT (pekerja kontrak kerja waktu tertentu) yang di-PHK secara sepihak kini lebih bergantung pada penyelesaian sengketa melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) jika mediasi gagal mencapai kesepakatan. Secara keseluruhan, perlindungan hukum yang diberikan oleh UU Cipta Kerja kepada pekerja PKWTT lebih bersifat represif daripada preventif, karena efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kepatuhan perusahaan terhadap prosedur hukum dan kesediaan pekerja untuk mengajukan gugatan.</p> <p><em>This journal aims to analyze the forms of legal protection available to workers under Indefinite-Term Employment Contracts (PKWTT) who have experienced unilateral termination of employment following the enactment of Law No. 6 of 2023, which ratified Government Regulation in Lieu of Law (Perppu) No. 2 of 2022 on Job Creation as law. Along with labor regulation reforms, fundamental changes have occurred in the mechanisms and compensation for termination of employment, which are assessed as further weakening workers’ bargaining positions. This study applies a normative legal method with a legislative and conceptual approach, utilizing secondary data from literature reviews of laws and regulations, reference sources, and relevant court decisions. The research findings indicate that although the Job Creation Law still requires bipartite consultation before a layoff is carried out, the provisions of Article 154A grant employers greater leeway to carry out layoffs for relatively minor reasons. Legal protection for fixed-term workers (PKWTT) who are unilaterally laid off now relies more heavily on dispute resolution through the Industrial Relations Court (PHI) if mediation fails to reach an agreement. Overall, legal protection for PKWTT workers following the Job Creation Law is more repressive than preventive, as its effectiveness is heavily influenced by companies’ compliance with legal procedures and workers’ willingness to file lawsuits.</em></p> Ajeng Komariah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN LITERASI ZAKAT TERHADAP PARTISIPASI GENERASI Z DALAM BERZAKAT DI ERA DIGITAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21099 <p>Perkembangan pesat teknologi digital dan intensitas penggunaan media sosial telah memengaruhi perilaku keagamaan Generasi Z, termasuk dalam praktik berzakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan literasi zakat terhadap partisipasi zakat Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 97 mahasiswa Ekonomi Syariah yang tergolong Generasi Z, sedangkan data sekunder digunakan sebagai pendukung analisis. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi zakat. Selain itu, literasi zakat juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi faktor yang lebih dominan dalam mendorong partisipasi zakat. Secara simultan, media sosial dan literasi zakat mampu menjelaskan variasi partisipasi zakat Generasi Z secara substansial. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi zakat dan optimalisasi media sosial sebagai sarana edukasi digital yang efektif untuk meningkatkan partisipasi zakat secara berkelanjutan.</p> Gheriya Zahira Shofa Moh. Mukhsin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 MOGOK KERJA SEBAGAI INSTRUMEN PERLINDUNGAN HAK PEKERJA DALAM PERSPEKTIF HUKUM KETENAGARKERJAAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/20856 <p>Mogok kerja merupakan salah satu instrumen hukum yang digunakan pekerja untuk memperjuangkan hak-haknya dalam hubungan industrial. Dalam praktiknya, mogok kerja tidak hanya dipahami sebagai bentuk penghentian kerja secara kolektif, tetapi juga sebagai manifestasi dari kebebasan berserikat dan upaya pekerja untuk menyeimbangkan posisi tawar terhadap pengusaha. Namun demikian, pelaksanaan mogok kerja dalam sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia masih menimbulkan persoalan, terutama terkait dengan pembatasan hukum, legalitas prosedural, dan posisi negara dalam konflik antara pekerja dan pengusaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pembatasan mogok kerja dengan hak konstitusional pekerja serta mengkaji bagaimana negara memposisikan diri dalam konflik industrial yang melibatkan mogok kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, terutama Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, serta bahan hukum sekunder berupa jurnal, skripsi, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mogok kerja pada dasarnya diakui sebagai hak dasar pekerja dan memiliki dimensi konstitusional sebagai bagian dari perlindungan hak pekerja. Akan tetapi, pembatasan terhadap mogok kerja dalam praktiknya belum sepenuhnya mencerminkan perlindungan hak pekerja secara substantif karena masih cenderung menitikberatkan pada aspek formal dan prosedural. Selain itu, negara dalam konflik mogok kerja cenderung berada dalam posisi dilematis antara menjalankan fungsi perlindungan hak pekerja dan menjaga stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap mogok kerja perlu ditempatkan secara proporsional agar fungsi mogok kerja sebagai instrumen perlindungan hak pekerja tetap terjaga dalam sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia.</p> <p><em>Strike is one of the legal instruments used by workers to defend and pursue their rights in industrial relations. In practice, strike is not merely understood as a collective work stoppage, but also as a manifestation of freedom of association and an effort by workers to balance their bargaining position against employers. However, the implementation of strikes within the Indonesian labour law system still raises several legal issues, particularly concerning legal restrictions, procedural legality, and the position of the state in conflicts between workers and employers. This study aims to analyze whether restrictions on strikes are in line with the constitutional rights of workers and to examine how the state positions itself in industrial disputes involving strikes. This research employs a normative juridical method, using statutory and conceptual approaches. The legal materials consist of primary legal materials in the form of laws and regulations, particularly the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, and Law Number 6 of 2023, as well as secondary legal materials such as journals, theses, and other relevant scholarly works. The results show that strikes are fundamentally recognized as a basic right of workers and possess a constitutional dimension as part of the protection of workers’ rights. However, in practice, restrictions on strikes have not fully reflected substantive legal protection for workers, as they tend to emphasize formal and procedural aspects. In addition, the state tends to occupy a dilemmatic position in strike disputes, balancing between the protection of workers’ rights and the maintenance of economic stability. Therefore, legal protection for strikes should be placed proportionally in order to preserve the function of strikes as an instrument for the protection of workers’ rights within the Indonesian labour law system.</em></p> Harry Darmawan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN POTONGAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. SAYAP MAS UTAMA CABANG SIBULUAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21181 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Potongan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada PT. Sayap Mas Utama Cabang Sibuluan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan yang ada pada PT. Sayap Mas Utama Cabang Sibuluan Kabupaten Tapanuli Tengah dengan penyebaran kuesioner berjumlah 47 pelanggan. Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pelanggan 0,695 dan Potongan Harga dengan Kepuasan Pelanggan sebesar 0,671 dikategorikan kuat. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,587 hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Kinerja Kerja 58,7% ditentukan oleh variabel bebas Kualitas Pelayanan dan Potongan Harga secara serempak dan sisanya sebesar 41,3% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitung Kualitas Pelayanan (X<sub>1</sub>) sebesar 4,134 &gt; t tabel 2,01537 dan Potongan Harga (X<sub>2</sub>) sebesar 3,676 &gt; t tabel 2,01537, maka hipotesis menyatakan Kualitas Pelaynan dan Lokais secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan pada PT. Sayap Mas Utama Cabang Sibuluan Kabupaten Tapanuli Tengah, terbukti dan dapat diterima. Sedangkan dari hasil uji F diketahui Nilai F hitung 3,630 &gt; F tabel 3,21 dan signifikasi 0,000 &lt; 0,05 sehingga hipotesis yang menyatakan Kualitas Pelayanan dan Potongan Harga berpengaruh signifikan secara bersama atau simultan terhadap Kepuasan Pelanggan pada PT. Sayap Mas Utama Cabang Sibuluan Kabupaten Tapanuli Tengah, terbukti dan dapat diterima.</p> Nadra Fauziah Pasaribu Pasaribu Zafril Abdi Nasution Indra Setiawan Hutabarat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA: PERBANDINGAN KECENDERUNGAN VISUAL, AUDITORI, DAN KINESTETIK TERHDAP PRESTASI BELAJAR SISWA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21057 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa serta bagaimana pemahaman tentang hasil belajar visual, auditorik, dan kinestetik dalam mengembangkan prestasi belajar siswa di SMP 41 Takengon. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 100 responden, penelitian ini memetakan preferensi gaya belajar siswa secara optimal, menunjukkan dominasi Visual (52%), disusul Kinestetik (30%), dan Auditori (18%). Hasil penelitian di SMP 41 Takengon mengonfirmasi gaya belajar visual lebih condong tinggi dengan persentase 70,85%, kinestetik 69,54%, serta auditorik 66,55%. Temuan ini menekankan perlunya pergeseran metode pengajaran konvensional menuju pembelajaran aktif (active learning) yang memfasilitasi kebutuhan gerak dan praktik siswa.</p> <p><em>This study aims to determine the comparison of learning styles with student learning achievement and how the understanding of visual, auditory, and kinesthetic learning outcomes in developing student learning achievement at SMP 41 Takengon. Using a descriptive qualitative approach and data collection methods through questionnaires to 100 respondents, this study maps students' learning style preferences optimally, showing Visual dominance (52%), followed by Kinesthetic (30%), and Auditory (18%). The results of the study at SMP 41 Takengon confirmed that visual learning styles tend to be higher with a percentage of 70.85%, kinesthetic 69.54%, and auditory 66.55%. This finding emphasizes the need for a shift from conventional teaching methods to active learning that facilitates students' movement and practice needs.</em></p> <p>This is an open access article under the<strong>&nbsp;</strong><a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">CC-BY-SA </a>license</p> Syarifah Ainy Rambe Rima Simehate Naida Nuwayyar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PERAN DIGITAL MARKETING, BRAND IMAGE, DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP LOYALITAS WARDAH DI KALANGAN GENERASI Z https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21160 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan brand image terhadap loyalitas konsumen dengan kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi pada produk skincare halal Wardah di kalangan Generasi Z. Generasi Z merupakan segmen konsumen yang sangat akrab dengan teknologi digital dan media sosial, sehingga strategi pemasaran digital serta citra merek memiliki peran penting dalam membentuk kepuasan dan loyalitas mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Generasi Z yang menggunakan produk skincare Wardah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi secara teoritis dalam pengembangan kajian pemasaran syariah serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen Generasi Z terhadap produk skincare halal.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of digital marketing and brand image on consumer loyalty with consumer satisfaction as a mediating variable in halal skincare products of Wardah among Generation Z. Generation Z represents a consumer segment that is highly familiar with digital technology and social media, making digital marketing strategies and brand image crucial factors in shaping satisfaction and loyalty. This research employs a quantitative approach using a survey method, where data are collected through questionnaires distributed to Generation Z consumers who use Wardah skincare products. The collected data are analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine both direct and indirect relationships among variables. The findings of this study are expected to contribute theoretically to the development of Islamic marketing literature and provide practical insights for companies in designing effective marketing strategies to enhance consumer satisfaction and loyalty toward halal skincare products. </em></p> Robiatul Hafidoh Moh. Mukhsin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK BRAINSTORMING UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS SISWA SMP NEGERI 3 KAHU BONE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21042 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku membolos siswa serta mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming dalam mengurangi perilaku membolos siswa di SMP Negeri 3 Kahu Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kahu Bone. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki kecenderungan perilaku membolos, dengan desain penelitian one group pretest–posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming, perilaku membolos siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming, terjadi penurunan perilaku membolos siswa yang ditunjukkan oleh hasil posttest yang lebih rendah dibandingkan pretest. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (p &lt; 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming terhadap pengurangan perilaku membolos siswa di SMP Negeri 3 Kahu Bone. Kesimpulannya, layanan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming efektif digunakan untuk membantu siswa mengidentifikasi penyebab perilaku membolos, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kedisiplinan, serta menumbuhkan komitmen siswa untuk mengurangi perilaku membolos di sekolah.</p> Siska Firdaus Rukiana Novianti Putri Syaifullah Nur Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS PODCST PERSIAPAN KARIR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21125 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media bimbingan dan konseling berbasis podcast sebagai sarana inovatif dalam membantu persiapan karir siswa. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa dalam menentukan pilihan karir serta kurangnya variasi media dalam layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi produk. Subjek penelitian adalah siswa SMA/MA. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media podcast yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang tinggi dari aspek materi, media, dan kebermanfaatan. Selain itu, media podcast terbukti mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam perencanaan karir. Dengan demikian, media podcast dapat menjadi alternatif inovatif dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.</p> Syarifah Ainy Rambe Karmila Sari Wahyuni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH BEBAN KERJA, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA MTS HIDAYATUS SHOLIHIN TURUS GURAH KEDIRI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/20971 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja guru, khususnya di madrasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beban kerja, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian dilaksanakan di MTs Hidayatus Sholihin Turus Gurah Kediri dengan jumlah responden sebanyak 43 guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, budaya organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru. Disarankan agar madrasah memperhatikan keseimbangan beban kerja dan meningkatkan budaya organisasi serta kondisi lingkungan kerja yang mendukung.</p> <p><em>This research is motivated by the importance of human resource management in improving teacher performance, particularly in Islamic junior high schools (madrasahs). The aim of this study is to analyze the influence of workload, organizational culture, and work environment on teacher performance, both partially and simultaneously. This study employs a quantitative research method with an associative approach. The research was conducted at MTs Hidayatus Sholihin Turus Gurah Kediri with 43 teachers as respondents. Data collection techniques include observation, documentation, and questionnaires. The research instruments were tested for validity and reliability, and the data were analyzed using multiple linear regression assisted by SPSS. The results showed that partially, organizational culture and work environment have a positive and significant influence on teacher performance, while workload does not have a significant effect. Simultaneously, all three variables significantly influence teacher performance. The conclusion of this study is that organizational culture and work environment are crucial factors in enhancing teacher performance. It is recommended that the school balance teachers' workload and improve both the organizational culture and the work environment to support optimal performance.</em></p> Ahmad In'am Ziddan Miftahul Munir Anita Sumelvia Dewi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA KELAS V SDN 189 PALEMBONGAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/21100 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas peserta didik kelas V pada mata pelajaran Seni Rupa di SDN 189 Palembongan. Proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan peserta didik kurang aktif, kurang termotivasi, serta belum mampu mengekspresikan ide dan gagasan secara optimal dalam karya seni. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan kreativitas peserta didik. Salah satu model yang relevan adalah Project Based Learning (PjBL<strong>)</strong> yang menekankan pada pembelajaran berbasis proyek melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas peserta didik melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Seni Rupa kelas V SDN 189 Palembongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan penilaian proyek ecoprint tote bag sebagai produk kreatif peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kreativitas peserta didik. Pada siklus I, persentase ketuntasan kreativitas mencapai 63% dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 100% dengan kategori sangat baik. Peningkatan tersebut terlihat dari aspek kelancaran ide, keluwesan, orisinalitas, elaborasi, serta kualitas produk yang dihasilkan peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) efektif dalam meningkatkan kreativitas peserta didik pada mata pelajaran Seni Rupa kelas V SDN 189 Palembongan.</p> <p><em>This study was motivated by the low creativity of fifth-grade students in Fine Arts at SDN 189 Palembongan. The learning process was still dominated by lecture methods, causing students to be less active, less motivated, and unable to express their ideas and creativity optimally in art works. Therefore, a learning model that encourages active participation and creativity is needed. One relevant model is Project Based Learning (PjBL), which emphasizes learning through direct project experience. This study aimed to determine the improvement of students’ creativity through the application of the Project Based Learning (PjBL) model in Fine Arts for fifth-grade students at SDN 189 Palembongan. This research used Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 11 students. Data were collected through observation and assessment of ecoprint tote bag projects as students’ creative products and were analyzed descriptively qualitatively. The results showed that the PjBL model could improve students’ creativity. In Cycle I, the creativity mastery reached 63% with a fair category, while in Cycle II it increased to 100% with a very good category. The improvement was seen in idea fluency, flexibility, originality, elaboration, and product quality. Therefore, the Project Based Learning (PjBL) model is effective in improving students’ creativity in Fine Arts at SDN 189 Palembongan. </em></p> Sulham Muh.Idham Haliq Ilham Assidiq Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4 URGENSI REGULASI KHUSUS (LEX SPECIALIS) BAGI PEKERJA PLATFORM DIGITAL GUNA MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM DAN KERJA LAYAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/20862 <p>Perkembangan ekonomi digital telah melahirkan bentuk hubungan kerja baru melalui platform digital seperti ojek online, kurir, dan layanan berbasis aplikasi lainnya. Meskipun model kerja ini membuka peluang kerja yang luas, pekerja platform digital masih menghadapi persoalan serius berupa ketidakpastian status hukum, ketiadaan jaminan sosial, penghasilan yang tidak stabil, serta kontrol kerja berbasis algoritma yang menciptakan hubungan subordinatif terselubung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pembentukan regulasi khusus (lex specialis) bagi pekerja platform digital guna mewujudkan kepastian hukum dan kerja layak, serta menjelaskan mengapa regulasi umum (lex generalis) belum mampu memberikan perlindungan hukum yang maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer terdiri dari peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan dan jaminan sosial, sedangkan bahan hukum sekunder diperoleh dari jurnal, literatur, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja platform digital secara substantif memenuhi unsur hubungan kerja, namun secara formal ditempatkan sebagai “mitra” sehingga berada dalam kekosongan hukum. Kondisi ini menyebabkan perlindungan atas upah minimum, jaminan sosial, keselamatan kerja, waktu kerja, dan mekanisme penyelesaian sengketa tidak dapat diterapkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan regulasi khusus yang secara eksplisit mengatur status hukum, standar perlindungan minimum, transparansi algoritma, serta tanggung jawab platform terhadap pekerja digital.</p> <p><em>The development of the digital economy has given rise to new forms of employment relationships through digital platforms such as online motorcycle taxi services, couriers, and other application-based services. Although this work model has created broad employment opportunities, digital platform workers continue to face serious challenges, including legal uncertainty regarding their employment status, the absence of social security protection, unstable income, and algorithm-based labor control that creates a concealed subordinative relationship. This study aims to analyze the urgency of establishing a specific regulation (lex specialis) for digital platform workers in order to ensure legal certainty and decent work, as well as to explain why general regulations (lex generalis) have not been able to provide adequate legal protection. The research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches. Primary legal materials consist of laws and regulations in the fields of labor and social security, while secondary legal materials are derived from journals, literature, and previous studies. The findings indicate that, substantively, digital platform workers fulfill the elements of an employment relationship; however, formally, they are classified as “partners,” thereby placing them in a legal vacuum. This condition results in the inadequate application of protections related to minimum wage, social security, occupational safety, working hours, and dispute resolution mechanisms. Therefore, a specific legal framework is required to explicitly regulate their legal status, minimum protection standards, algorithmic transparency, and the responsibilities of digital platforms toward workers.</em></p> Oca Nadin Hardayani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 2026-04-29 2026-04-29 10 4