Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt id-ID Thu, 30 Oct 2025 22:13:50 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS DAN PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15400 <p><em>Natural Science (IPA) is an important subject in elementary and secondary schools because it develops critical thinking, analytical skills, and problem-solving. However, teacher-centered learning often leaves students passive and learning outcomes are less than optimal. One solution is the use of flash animation media that can visualize abstract concepts more concretely and interestingly. This study used the Systematic Literature Review (SLR) method on 20 articles from national journals indexed by Sinta for the 2020–2025 period with the keyword "effectiveness of PowerPoint-based flash animation media in science learning." The analysis results show that flash animation media is proven effective in three aspects. First, the cognitive aspect, with a significant increase in learning outcomes (for example, an N-gain value of 0.89 is in the high category). Second, the affective aspect, in the form of increased student motivation, interest, and enthusiasm. Third, the practical aspect, namely making it easier for teachers to convey abstract material dynamically and strengthening student understanding. From the analysis results, it can be concluded that flash animation media plays an important role in improving the quality of science learning, although its effectiveness is influenced by the quality of the design, teacher skills, and available supporting facilities.</em></p> <p>Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran penting di sekolah dasar hingga menengah karena melatih keterampilan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru sering membuat siswa pasif dan hasil belajar kurang optimal. Salah satu solusi adalah pemanfaatan media animasi flash yang dapat memvisualisasikan konsep abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel jurnal nasional terindeks Sinta periode 2020–2025 dengan kata kunci “efektivitas media animasi flash berbasis PowerPoint dalam pembelajaran IPA”. Hasil analisis menunjukkan bahwa media animasi flash terbukti efektif pada tiga aspek. Pertama, aspek kognitif, dengan peningkatan hasil belajar yang signifikan (misalnya nilai N-gain 0,89 kategori tinggi). Kedua, aspek afektif, berupa peningkatan motivasi, minat, dan antusiasme siswa. Ketiga, aspek praktis, yaitu mempermudah guru menyampaikan materi abstrak secara dinamis dan memperkuat pemahaman siswa. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa media animasi flash berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh kualitas desain, keterampilan guru, serta sarana pendukung yang tersedia.</p> Nana Kurniawati, Ernita Vika Aulia, Muhamad Arif Mahdiannur Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15400 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA GOODIE BAG NUSANTARA DI TOKOPEDIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15315 <p>CV Abadi Makmur Plastik merupakan distributor sekaligus supplier produk kantong plastik dan goodie bag berbahan spunbond, tidak begitu sering dalam penjualananya perusahaan mendapatkan komplainan dari pelanggan terhadap produk yang diproduksi terdapat kualitas ketahanan produk tidak sesuai yang diharapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui hubungan harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan pengumpulan data primer yaitu kuesioner. Sampel dan populasi yang diambil sebanyak 105 orang pada pelanggan Goodie Bag Nusantara di Tokopedia dan teknik pengambilan data yang digunakan adalah non probability sampling. Untuk program olahan data menggunakan perangkat lunak aplikasi IBM SPSS (Statistical Package For The Social Sciences) versi 25, Hasil penelitian ini pada uji t (uji parsial) bahwa thitung pada variabel harga (X1) 8,279&gt; ttabel 1,660 yakni artinya positif terhadap kepuasan pelanggan dan pada variabel kualitas produk (X2) bahwa thitung 4,240&gt;ttabel 1,660 yakni artinya positif terhadap kepuasan. Berdasarkan pada uji F (uji simultan) maka diperoleh nilai Fhitung 177,652 &gt; 3,09 menunjukan bahwa variabel harga (X1) dan kualitas produk (X2) berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai Adjusted R Square yang dihasilkan 0,773 atau 77,3% kepuasan pelanggan (Y) dapat diketahui oleh besarnya pengaruh variabel harga (X1) dan kualitas produk (X2), sedangkan sisanya sebesar 22,7% dapat disebabkan hal lain seperti kuranganya reward produk pembelian berulang, pengemasan kurang aman dan tidak ada pengurangan harga dalam pembelian banyak.</p> <p><em>CV Abadi Makmur Plastik is a distributor and supplier of spunbond plastic bags and goodie bags. The company does not frequently receive complaints from customers regarding the products produced, as the quality and durability of the products do not meet expectations. The purpose of this research is to determine the relationship between price and product quality on customer satisfaction. The research method used is descriptive quantitative, with primary data collection through questionnaires. A sample of 105 customers from Goodie Bag Nusantara on Tokopedia was taken, and the data collection technique used is non- probability sampling. For data processing, the IBM SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 25 software was used. The results of this study show that in the t-test (partial test), the t-value for the price variable (X1) is 8.279 &gt; t-table 1.660, indicating a positive effect on customer satisfaction, and for the product quality variable (X2), the t-value is 4.240 &gt; t-table 1.660, also indicating a positive effect on satisfaction. Based on the F-test (simultaneous test), the calculated F-value is 177.652 &gt; 3.09, indicating that the price variable (X1) and product quality variable (X2) simultaneously affect customer satisfaction. The Adjusted R Square value obtained is 0.773 or 77.3%, indicating that customer satisfaction (Y) can be explained by the influence of the price variable (X1) and product quality variable (X2), while the remaining 22.7% may be attributed to other factors such as a lack of rewards for repeat purchases, inadequate.</em></p> Riqqa Auliya, Aris Hidayat Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15315 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 DAMPAK KOMPETENSI PENDIDIKAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MTS AL-AMANAH AL-GONTORY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15683 <p>Penelitian ini mengkaji dampak linearitas pendidikan guru terhadap hasil belajar siswa di MTs Al-Amanah Al-Gontory. Linearitas, yaitu kesesuaian antara latar belakang akademik guru dengan mata pelajaran yang diajarkan, diyakini sebagai faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru dengan pendidikan linear umumnya memiliki penguasaan materi yang lebih mendalam, mampu merancang strategi pembelajaran inovatif, dan memberikan penjelasan yang sistematis sehingga mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen nilai akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang diajar oleh guru linear memperoleh nilai rata-rata 7,5, sedangkan kelas dengan guru non-linear hanya mencapai 4,3. Perbedaan ini menegaskan bahwa guru non-linear cenderung mengalami kesulitan dalam menjelaskan konsep kompleks dan lebih sering menggunakan metode ceramah satu arah yang kurang interaktif. Temuan ini memperkuat teori kompetensi pedagogik bahwa relevansi latar belakang pendidikan guru berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengajaran. Penelitian merekomendasikan agar lembaga pendidikan menempatkan guru sesuai bidang keahlian, menyediakan pelatihan berkelanjutan, dan memperkuat kebijakan pengembangan profesional untuk meningkatkan mutu hasil belajar siswa.</p> <p><em>This research examines the impact of teacher education linearity on student learning outcomes at MTs Al-Amanah Al-Gontory. Linearity, which is the alignment between a teacher's academic background and the subjects they teach, is believed to be an important factor in improving the quality of learning. Teachers with linear education generally have a deeper mastery of the material, are able to design innovative learning strategies, and provide systematic explanations, thus encouraging active student participation. This research uses a qualitative approach thru observation, interviews, and analysis of academic grade documents. The research findings indicate that classes taught by linear teachers achieved an average score of 7.5, while classes with non-linear teachers only reached 4.3. This difference confirms that non-linear teachers tend to have difficulty explaining complex concepts and more frequently use one-way lecture methods that are less interactive. This finding strengthens the theory of pedagogical competence, which states that the relevance of a teacher's educational background significantly influences teaching effectiveness. The research recommends that educational institutions place teachers according to their field of expertise, provide continuous training, and strengthen professional development policies to improve the quality of student learning outcomes. </em></p> Muhammad Saddam, M. Edi Suharsongko Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15683 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 ANALISIS HUKUM KENEGARAAN TERHADAP SISTEM PERTAHANAN SEMESTA DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15369 <p><em>National defense and security are fundamental state functions to safeguard sovereignty, territorial integrity, and the survival of the nation. In Indonesia’s constitutional system, the concept of defense and security is based on Pancasila and the 1945 Constitution, particularly Article 27(3) and Article 30, which affirm the right and duty of every citizen to participate in national defense. The People’s Total Defense and Security System (Sishankamrata) serves as the main doctrine, integrating the Indonesian National Armed Forces (TNI) and the Indonesian National Police (Polri) as the main forces, while the people act as supporting components. This concept is further regulated in Law No. 3 of 2002 on National Defense, Law No. 34 of 2004 on the TNI, Law No. 2 of 2002 on the Police, and Law No. 23 of 2019 on National Resource Management for Defense. Although the legal framework is comprehensive, the effectiveness of Sishankamrata implementation still faces challenges, including low public awareness, limited defense budget, suboptimal institutional coordination, and slow adaptation to non-military threats such as terrorism, pandemics, and cybercrime. Therefore, strengthening civic education, modernizing defense equipment, and enhancing international cooperation under the principle of an independent and active foreign policy are necessary. This approach will enable the total defense system to be more effective in ensuring state sovereignty and national security.</em></p> <p>Pertahanan dan keamanan nasional merupakan fungsi fundamental negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa. Dalam sistem hukum kenegaraan Indonesia, konsep pertahanan dan keamanan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, khususnya Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30, yang menegaskan hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam usaha pertahanan negara. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) menjadi doktrin utama yang mengintegrasikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai kekuatan utama, serta rakyat sebagai komponen pendukung. Regulasi lebih lanjut terdapat dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional. Meskipun secara normatif kerangka hukum sudah memadai, efektivitas implementasi Sishankamrata masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan anggaran pertahanan, koordinasi kelembagaan yang belum optimal, serta keterlambatan adaptasi terhadap ancaman non-militer seperti terorisme, pandemi, dan kejahatan siber. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan bela negara, modernisasi alutsista, dan optimalisasi kerja sama internasional dengan tetap menjaga prinsip politik luar negeri bebas aktif. Dengan demikian, sistem pertahanan semesta dapat lebih efektif menjamin kedaulatan negara sekaligus keamanan nasional.</p> Wilma Silalahi, Felicia Trixie Fernanda Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15369 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 LIMPASAN PERMUKAAN DI KAWASAN PARADISE: DAMPAK DRAINASE BURUK DAN PEMBUANGAN SAMPAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15577 <p>Banjir merupakan bencana yang kerap terjadi di kawasan perkotaan akibat kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab banjir, dampak yang ditimbulkan, serta upaya penanggulangan di kawasan Paradise, sebuah permukiman mahasiswa yang sering terendam ketika hujan deras. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir terutama dipicu oleh saluran drainase yang dangkal dan tersumbat sampah, curah hujan tinggi, serta posisi rumah kos yang lebih rendah dibanding jalan utama. Dampak yang dirasakan meliputi kerugian material, terganggunya aktivitas sehari-hari, dan masalah kesehatan seperti gatal-gatal akibat kontak dengan air kotor. Upaya penanggulangan seperti perbaikan sistem drainase, peningkatan kesadaran pengelolaan sampah, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan diperlukan untuk mengurangi risiko banjir.</p> <p><em>Floods are disasters that often occur in urban areas due to a combination of natural factors and human activities. This study aims to analyze the causes of floods, the impacts caused, and countermeasures in the Paradise area, a student settlement that is often submerged during heavy rains. The research method uses a qualitative descriptive approach with interview techniques, field observation, and documentation. The results of the study showed that floods were mainly triggered by shallow drainage channels and garbage clogs, high rainfall, and a lower position of boarding houses than the main road. The impacts felt include material losses, disruption of daily activities, and health problems such as itching due to contact with dirty water. Countermeasures such as improving drainage systems, increasing awareness of waste management, and community participation in maintaining environmental cleanliness are needed to reduce flood risk.</em></p> Gita Adelya Putri, Devina Salsabila, Nur Hayati, Mhd. Zahran Zaky Alfaro, Noufal Afif Sholihin, Fatmawati Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15577 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 PERAN TEKS AKADEMIK DAN NON AKADEMIK DALAM MEMBENTUK LITERASI AKADEMIK MAHASISWA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15348 <p>Literasi akademik merupakan salah satu keterampilan fundamental yang harus dikuasai mahasiswa di perguruan tinggi. Literasi akademik tidak hanya terbentuk melalui kebiasaan membaca teks akademik seperti jurnal, skripsi, dan laporan penelitian, tetapi juga melalui interaksi dengan teks non akademik yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa, misalnya artikel populer, opini, atau tulisan di media daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teks akademik dan non akademik dalam membentuk literasi akademik mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks akademik sangat penting dalam melatih pola pikir ilmiah, kemampuan analitis, serta penulisan sistematis, sedangkan teks non akademik berperan dalam meningkatkan minat baca, pemahaman kontekstual, serta penyederhanaan ide kompleks. Validasi hasil penelitian ini didukung oleh studi sebelumnya yang dilakukan oleh Hyland (2009) dan Emilia (2012), yang menyatakan bahwa literasi akademik terbentuk melalui keterpaduan berbagai jenis teks. Dengan demikian, integrasi teks akademik dan non akademik terbukti mampu membentuk literasi akademik mahasiswa secara lebih komprehensif.</p> Zidan Sang Maestro Lumban Gaol, Berkat Zuraverius Giawa, Ade Pranata, Wesley Damanik, Joan Agus Rivaldo Lumban Gaol Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15348 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 STATUS HUKUM INTERNASIONAL TAKHTA SUCI SEBAGAI SUBJEK HUKUM INTERNASIONAL PERAN DAN PENGARUHNYA DALAM DIPLOMASI GLOBAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15872 <p>Takhta Suci merupakan entitas unik dalam hukum internasional yang diakui sebagai subjek hukum internasional meskipun tidak berbentuk negara dalam arti tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum Takhta Suci, peran serta pengaruhnya dalam diplomasi global. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan dukungan data empiris melalui studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Takhta Suci memiliki peran signifikan dalam hubungan internasional melalui kapasitasnya menjalin hubungan diplomatik, membuat perjanjian internasional, serta perannya dalam penyelesaian konflik global. Takhta Suci juga memainkan peran penting dalam diplomasi moral global, terutama pada isu-isu perdamaian, keadilan sosial, dan lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengakuan terhadap aktor non-negara dalam tata hukum internasional kontemporer.</p> <p><em>The Holy See is a unique entity in international law, recognized as a subject of international law despite not being a state in the traditional sense. This research aims to analyze the legal status of the Holy See, and its role and influence in global diplomacy. The research uses a normative legal approach supported by empirical data through literature study and interviews. The findings indicate that the Holy See plays a significant role in international relations through its capacity to engage in diplomacy, conclude international treaties, and mediate global conflicts. Furthermore, the Holy See serves as a global moral actor, especially in peacebuilding, social justice, and environmental advocacy. The study concludes by emphasizing the importance of acknowledging non-state actors in contemporary international legal discourse.</em></p> Fanny Liu, Tuti Susilawati, Herli Antoni Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15872 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 ANALISA TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN JENIS PENANGANAN RUAS JALAN HITU-KAITETU MALUKU TENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15550 <p>Jalan Raya adalah salah satu prasarana yang akan mempercepat pertumbuhan dan pengembangan sustu daerah serta akan membuka hubungan sosial, ekonomi dan budaya antar daerah. Pada Ruas Jalan Hitu-Kaitetu Desa Hila Maluku Tengah terdapat beberapa kerusakan jalan. Oleh karena itu diperlukan adanya program pemeliharaan. Metode yang digunakan untuk analisa pemeliharaan jalan, antara lain metode bina marga dan metode PCI (pavement condition index). Dengan menggunakan metode bina marga, menunjukan bahwa urutan prioritas adalah 10,364 (urutan prioritas &gt; 7), yang dimana ruas jalan tersebut masuk dalam urutan prioritas kelas A. Oleh dari itu jenis pemeliharaan yang sesuai adalah pemeliharaan rutin. Dengan menggunakan metode pavement condition index (PCI), menunjukan bahwa nilai kondisi jalan pada ruas jalan hitu-kaitetu desa hila adalah 60,954 yang termasuk dalam klasifikasi kualitas perkerasan dengan tingkat bagus (good). Berdasarkan nilai PCI tersebut diatas, maka jenis pemeliharaan yang cocok adalah program pemeliharaan rutin.</p> <p><em>Higways are one of the infrastructures that Will accelerate the gwouth and development of an area because it provides access to open up social, economic and culture relations between regions. There are some road damage on the Hitu-Kaitetu Road Section.Hila Village, Central Maluku, Therefore itbis necessary to have a maintenance program. The methods used for the Analysis of road maitenance include the highways method and the PCI (pavement condition index) method. Using the highways method, ITS shows that the priority order is 10.364 (priority order &gt; 7), which is where the road segment is included on the class A priority order. Therefore the appropriate type of maintenance is routine maintenance. By using the pavement condition index (PCI) method, it shows that the road condition value on the Hitu-Kaitetu Road section of Hila Village is 60.954 which is included inthe pavement quality alassification with a good level. Based on the PCI value mentioned above, the type of maintenance that is suitable is a routine maitenance program.</em></p> <p>&nbsp;</p> Rika Kapitanhitu Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15550 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 KAJIAN EKSISTENSI BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA PERSATUAN DAN BAHASA NEGARA DI ERA MODERN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15345 <p>Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai simbol identitas nasional dan pemersatu bangsa di tengah keragaman budaya. Namun, pada era modern, eksistensinya menghadapi tantangan serius akibat globalisasi, dominasi bahasa asing, serta maraknya bahasa gaul di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sekaligus bahasa negara dalam menghadapi dinamika era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis buku, jurnal, artikel ilmiah, dan regulasi kebahasaan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Bahasa Indonesia masih berfungsi sebagai identitas nasional dan sarana komunikasi resmi, penggunaannya cenderung melemah di ranah digital dan pergaulan sehari-hari. Fenomena campur kode, menurunnya minat terhadap bahasa baku, serta penetrasi kosakata asing menjadi indikator nyata dari adanya pergeseran pola berbahasa. Kendati demikian, peran Bahasa Indonesia tetap strategis, terutama di bidang pendidikan, ruang publik, dan integrasi nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran Bahasa Indonesia memerlukan strategi adaptif melalui kebijakan regulatif, pengayaan kosakata ilmiah, peningkatan literasi digital, serta pembiasaan penggunaan bahasa baku sejak dini. Upaya ini penting agar Bahasa Indonesia tetap relevan, kokoh, dan mampu bersaing di tengah derasnya arus globalisasi.</p> Samuel Risky Purba, Marcel H Tambunan, Jhon Peter Daya, Paulus Siagian Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15345 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 GANGGUAN METABOLISME VITAMIN PADA PASIEN KATARAK: STUDI KASUS RS MATA PADANG EYE CENTER KHATIB https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15760 <p>Vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat kecil, dan pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh tetapi penting untuk melakukan fungsi metabolik. Oleh karena itu, harus didatangkan dari makanan. Vitamin termasuk kelompok zat pengatur pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan. Tiap vitamin mempunyai tugas spesifik di dalam tubuh. Karena vitamin adalah zat organik maka vitamin dapat rusak karena penyimpanan dan pengolahan. Manusia dan hewan memerlukan hampir semua vitamin dari makanan karena tubuh tidak dapat membuat sendiri.Sumber vitamin berasal dari semua jenis makanan. Misalnya sumber vitamin A adalah produk susu, ikan dan sayuran. Sumber vitamin B seperti gandum, daging dan susu. Vitamin C dari jeruk, tomat dan kentang. Vitamin D dari produk susu, ikan dan minyak ikan. Vitamin E dari minyak sayur dan biji-bijian. Sedangkan Vitamin K banyak berasal dari sayursayuran berdaun hijau dan margarine.Katarak adalah gangguan penglihatan dimana lensa mata menjadi keruh dan seperti berawan. Orang yang mengalami katarak akan merasa seperti selalu melihat kabut atau berasap. Sebagian besar kondisi mata ini berkembang perlahan-lahan dan tidak terasa mengganggu pada awalnya. Lama-kelamaan, kondisi ini akan semakin memburuk sampai mengganggu penglihatan dan akibatnya, akan menjadi sulit melakukan aktivitas rutin. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata kita. Namun, kekeruhan lensa tidak menyebar dari mata yang satu ke mata yang lain. Artinya, jika salah satu mata kita mengalami katarak, belum tentu lensa mata yang satunya akan ikut keruh Katarak Sumatera Barat adalah 2,3% (lebih tinggi dari prevalensi nasional 1,8%) sementara batasan WHO yaitu lebih dari 0,5% maka dinyatakan bahwa masalah kebutaan dinilai bukan lagi merupakan masalah medis atau masalah kesehatan masyarakat semata, melainkan telah menjadi masalah sosial, yang perlu ditangani secara komprehensif melalui penanganan lintas program , lintas sektor dan melibatkan masyarakat luas, karena berdampak pada resiko kecacatan yang akan menjadi beban ekonomi pada keluarga penderitaKesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa selain faktor umur, kekurangan nutrisi juga dapat mempengaruhi kesehatan mata. Pemberian edukasi terkait pentingnya nutrisi terutama sayuran untuk kesehatan sangatlah diperlukan untuk kesehatan pasien. Selain itu, penting juga untuk menghindari atau membatasi makanan yang tinggi gula, lemak trans, dan bahan kimia tambahan, karena makanan ini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mata.</p> Aprilia Yovinda, Defniwita Yuska Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15760 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 KONSTITUSI DAN KONSTITUSIONALISME: ANTARA RETORIKA DEMOKRASI DAN REALITAS PEMERINTAHAN INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15412 <p>Konstitusi merupakan landasan utama dalam penyelenggaraan negara hukum sekaligus penopang sistem demokrasi. Namun, penerapan prinsip konstitusionalisme di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis apakah konstitusionalisme di Indonesia benar-benar terwujud dalam praktik pemerintahan atau hanya sebatas retorika demokrasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan konseptual dan historis. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun UUD 1945 telah memuat prinsip pembatasan kekuasaan dan jaminan hak warga negara, praktik politik masih sering menyimpang dari nilai konstitusionalisme. Hal ini tampak dalam dominasi eksekutif, lemahnya mekanisme checks and balances, serta maraknya praktik oligarki politik. Kondisi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan antara idealitas demokrasi dalam konstitusi dengan realitas penyelenggaraan negara.</p> Wilma Silalahi, Syaliza Attiyyah Risyadah Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15412 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 3 PALU KELAS XI B5 PADA MATERI STATISTIKA BIVARIAT DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN (TARL) TEACHING AT THE RIGH LEVEL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15332 <p>Hasil belajar yang rendah merupakan salah satu permasalahan yang dialami oleh siswa-siswi di SMA Negeri 3 Palu. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan, oleh sebeb itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palu melalui penerapan pendekatan Taeching at The Right Level dengan menggunakan model Problrm Based Learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakaukan di kelas XI B5 yang berjumlah 36 siswa. Data yang pada diperoleh pada penelitian ini merupakan hasil observasi aktivitas pembelajaran serta hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan 2 siklus, diperoleh bahwa hasil belajar siswa selama pembelajaran dengan menerapkan pendekatan Teaching at The Right Level mengalami peningkatan ditiap siklusinya. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa mulai dari prasiklus sebesar 55,72 menjadi 74,11 pada siklus 1, kemudian meningkat lagi menjadi 81,8 pada siklus 2. Selain itu presentasi ketuntasan klasikal juga meningkat mulai dari 25% pada prasiklus menjadi 58,27% pada siklus 1, kemudian meningkat lagi menjadi 80,56% pada siklus 2. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Teaching at The Right Level di kelas XI SMA Negeri 3 Palu dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.</p> <p><em>Low learning outcomes are one of the problems experienced by students at SMA Negeri 3 Palu. One of the factors that influence learning outcomes is the learning approach udes, therefore researchers conducted research whit the aim of improving the learning outcomes of class XI students of SMA Negeri 3 Palu through the application of the Teaching at The Right Level approach using the Problem Based Learning model. This research is classroom action research conducted in class XI B5 which totaled 36 students. The data obtained in this study are the results of observations of learning activities and student learning outcomes. Based on the research conducted whit 2 cycles, it was found that student learning outcomes during learning by applying the Teaching at The Right Level approach experienced an increase in each cycle. This can be seen from the average student learning outcomes starting from the pre-cycle of 55.72 to 74.11 in cycle 1, then increasing again to 81.8 in cycle 2. In addition, the presentation and classical completeness increased from 25% in the pre-cycle to 58.27% in cycle 1, then increasing again to 80.56% in cycle 2. Based on these results, it can be concluded that the application of the Teaching at The Right Level approach in class XI of SMA Negeri 3 Palu can improve students’ mathematics learning outcomes.</em></p> Muh. Nadhim, I Nyoman Murdiana, Siti Hanifah Naim Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15332 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 TINJAUAN YURIDIS KEWENANGAN KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL DALAM PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK GUNA BANGUNAN PAGAR LAUT DI DESA TANJUNG PASIR MENURUT PERATURAN PRESIDEN NOMOR 48 TAHUN 2020 TENTANG BADAN PERTANAHAN NASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15708 <p>Penelitian ini membahas kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam melakukan pembatalan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Pagar Laut di Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, yang diduga mengandung cacat hukum administratif dalam proses penerbitannya. Permasalahan ini menjadi penting karena keberadaan sertifikat yang cacat hukum berimplikasi langsung terhadap kepastian hukum, perlindungan hak atas tanah, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pertanahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum, kewenangan, serta mekanisme yang dimiliki oleh Kementerian ATR/BPN dalam membatalkan sertifikat HGB sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2020 tentang Badan Pertanahan Nasional, serta menelaah faktor-faktor penyebab dan akibat hukum yang timbul akibat pembatalan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus (case approach). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap kewenangan administratif Kementerian ATR/BPN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan ATR/BPN dalam membatalkan sertifikat HGB bersumber dari kewenangan atribusi dan delegasi yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan. Pembatalan sertifikat dilakukan apabila ditemukan cacat hukum administratif seperti kesalahan prosedural, ketidaksesuaian data fisik dan yuridis, atau penerbitan sertifikat yang tidak sesuai dengan tata ruang wilayah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan. Dalam kasus HGB Pagar Laut di Desa Tanjung Pasir, cacat hukum terjadi karena proses penerbitan sertifikat tidak sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) serta tidak memperhatikan izin dasar pemanfaatan ruang laut. Kementerian ATR/BPN berwenang melakukan pembatalan sertifikat melalui mekanisme administratif tanpa menunggu putusan pengadilan apabila ditemukan pelanggaran hukum dalam proses penerbitan. Faktor-faktor penyebab munculnya permasalahan pertanahan tersebut antara lain lemahnya pengawasan administrasi pertanahan, ketidaksesuaian pemanfaatan lahan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta kurangnya koordinasi antarinstansi pemerintah seperti Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Pemerintah Daerah. Dampak hukum dari pembatalan sertifikat antara lain berakhirnya hak guna bangunan yang telah diterbitkan, timbulnya sengketa antara pemegang hak dengan pemerintah, serta keharusan pemulihan status tanah menjadi tanah negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kementerian ATR/BPN memiliki kewenangan penuh untuk membatalkan sertifikat HGB yang cacat hukum sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan penegakan hukum administrasi pertanahan. Langkah tersebut merupakan wujud penerapan prinsip negara hukum (rechtstaat) sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, di mana setiap tindakan pemerintahan harus berdasarkan hukum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan transparansi, digitalisasi administrasi pertanahan, serta koordinasi lintas sektor agar setiap penerbitan sertifikat tanah dan HGB dapat dilakukan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan konflik hukum di kemudian hari.</p> <p><em>This study examines the authority of the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (ATR/BPN) in canceling the Building Use Rights (HGB) Certificate for Pagar Laut in Tanjung Pasir Village, Tangerang Regency, which is suspected of containing administrative legal defects in its issuance process. This issue is important because the existence of a legally flawed certificate has direct implications for legal certainty, protection of land rights, and public trust in land institutions. This study aims to analyze the legal basis, authority, and mechanisms owned by the Ministry of ATR/BPN in canceling the HGB certificate in accordance with Presidential Regulation Number 48 of 2020 concerning the National Land Agency, as well as examining the causal factors and legal consequences arising from the cancellation. The research method used is a normative legal research method with a statutory, conceptual, and case approach. The data used is secondary data obtained through a literature review of laws and regulations such as Law Number 5 of 1960 concerning Basic Agrarian Regulations (UUPA), Law Number 30 of 2014 concerning Government Administration, and Government Regulation Number 18 of 2021 concerning Management Rights, Land Rights, Apartment Units, and Land Registration. The data were analyzed qualitatively using a descriptive-analytical approach to provide a comprehensive understanding of the administrative authority of the Ministry of ATR/BPN. The results of the study indicate that the ATR/BPN's authority to revoke HGB certificates stems from the attribution and delegation authority granted by laws and regulations. Certificate cancellation is carried out if administrative legal defects are found, such as procedural errors, inconsistencies in physical and legal data, or the issuance of certificates that do not comply with regional spatial planning as stipulated in the Regulation of the Minister of ATR/BPN Number 11 of 2016 concerning the Settlement of Land Cases. In the case of the HGB for the Sea Fence in Tanjung Pasir Village, legal defects occurred because the certificate issuance process did not comply with the general principles of good governance (AUPB) and did not consider basic permits for marine space utilization. The Ministry of ATR/BPN has the authority to cancel certificates through administrative mechanisms without waiting for a court decision if legal violations are found in the issuance process. Factors causing these land problems include weak land administration supervision, inconsistencies in land use with the Regional Spatial Plan (RTRW), and a lack of coordination between government agencies such as the Ministry of ATR/BPN, the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries, and the Regional Government. The legal impacts of certificate cancellation include the termination of the issued building use rights, the emergence of disputes between rights holders and the government, and the requirement to restore the land's status to state land. This study concludes that the Ministry of ATR/BPN has full authority to revoke legally flawed HGB certificates as a form of implementing the supervisory and law enforcement function of land administration. This step is a manifestation of the application of the principle of the rule of law (rechtstaat) as stated in Article 1 paragraph (3) of the 1945 Constitution, where every government action must be based on law. Therefore, it is necessary to increase transparency, digitize land administration, and coordinate across sectors so that every issuance of land certificates and HGB can be carried out according to procedure and does not give rise to legal conflicts in the future. </em></p> Indriani Septia Ningrum, Nuradi, Herli Antoni Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15708 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 SINERGI HUKUM TATA NEGARA DAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA DALAM PENERAPAN KONSTITUSI DI INDONESIA: TINJAUAN YURIDIS TERHADAP IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG DASAR 1945 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15375 <p><em>Constitutional Law (HTN) and Administrative Law (HAN) are two interrelated branches of public law that play a crucial role in the implementation of the constitution in Indonesia. HTN provides a normative framework, institutional structure, and principles for state governance, while HAN translates these principles into effective, efficient, and legally valid administrative practices. The implementation of the 1945 Constitution emphasizes HTN’s role in establishing the separation of powers, the supremacy of law, and the protection of constitutional rights, whereas HAN ensures that administrative procedures comply with the principles of good governance. However, the constitution’s implementation faces various obstacles, such as regulatory misalignment, limited administrative capacity, inter-institutional conflicts, unhealthy bureaucratic culture, and political pressure. These challenges highlight the complex interaction between HTN and HAN, where constitutional norms can only be realized through effective state administration. Strengthening administrative capacity, harmonizing regulations, effective oversight, and promoting bureaucratic and political integrity are essential to ensure that HTN and HAN mutually support the implementation of Indonesia’s constitution.</em></p> <p>Hukum Tata Negara (HTN) dan Hukum Administrasi Negara (HAN) merupakan dua cabang hukum publik yang memiliki hubungan konseptual dan operasional yang erat dalam penerapan konstitusi di Indonesia. HTN memberikan kerangka normatif, struktur kelembagaan, dan prinsip-prinsip penyelenggaraan kekuasaan negara, sementara HAN menerjemahkan prinsip-prinsip tersebut ke dalam praktik administratif yang efektif, efisien, dan sah secara hukum. Implementasi konstitusi, khususnya UUD 1945, menekankan peran HTN dalam menetapkan pembagian kekuasaan, supremasi hukum, dan jaminan hak konstitusional, sedangkan HAN menjamin prosedur administratif yang sesuai dengan asas-asas pemerintahan yang baik (good governance). Meskipun demikian, implementasi konstitusi menghadapi berbagai hambatan, seperti ketidakselarasan regulasi, keterbatasan kapasitas aparatur, konflik antar- lembaga, budaya birokrasi yang tidak sehat, dan tekanan politik. Hambatan ini menunjukkan kompleksitas interaksi HTN dan HAN, di mana norma konstitusional hanya dapat diwujudkan melalui administrasi negara yang efektif. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparat, harmonisasi peraturan, pengawasan yang efektif, serta integritas birokrasi dan politik menjadi kunci agar prinsip HTN dan HAN saling mendukung dalam penerapan konstitusi Indonesia.</p> Wilma Silalahi, Andi Syahtrisna Dewi Arsy Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15375 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DIET PADA DM DAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH PUSKESMAS MOJO SURABAYA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15650 <p>Rendahnya tingkat pengetahuan merupakan salah satu masalah dalam pengelolaan penyakit diabetes melitus, karena pengetahuan berperan penting dalam setiap perkembangan penyakit diabetes melitus di masa depan. Penderita diabetes tidak patuh dalam melaksanakan diet yang direkomendasikan sebanyak 60%. Mereka mengatakan bahwa tidak membedakan menu makanan yang dimasak di keluarganya, saat gula darah tinggi dapat diatasi dengan minum obat, serta tidak bisa meninggalkan kebiasaan pola makan yang buruk. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional pada DM tipe 2 dengan sampel 100 orang, menggunakan kuesioner pengetahuan diet dan kepatuhan diet dengan cara menganalisa korelasi Spearman. Uji Spearman diperoleh nilai p = 0,008 sehingga terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Puskesmas Mojo Surabaya dengan nilai r = 0,265 dimana dapat diartikan nilai kekuatan korelasi: korelasi cukup (rentangnya: 0,26-0,50) dengan menunjukkan arah korelasi positif.</p> <p><em>Low level of knowledge is one of the problems in managing diabetes mellitus, because knowledge plays an important role in every development of diabetes mellitus in the future. Diabetes sufferers are not compliant in implementing the recommended diet as much as 60%. They said that they do not differentiate the food menu cooked in their families, when high blood sugar can be overcome by taking medication, and cannot leave bad eating habits. This study is analytical with a cross-sectional design on type 2 DM with a sample of 100 people, using a questionnaire on diet knowledge and diet compliance by analyzing the Spearman correlation. The Spearman test obtained a p value = 0.008 so that there is a relationship between the level of knowledge and compliance with taking medication in type 2 diabetes mellitus patients in the Mojo Surabaya Health Center Area with an r value = 0.265 which can be interpreted as the correlation strength value: sufficient correlation (range: 0.26-0.50) by showing a positive correlation direction.</em></p> <p>&nbsp;</p> Afrizal Ryanputra Ardiansyah, Adivtian Ragayasa, Kiaonarni Ongko Waluyo, Dwi Utari Widyastuti Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15650 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 KETERAMPILAN DALAM MEMBUAT TEKS LAPORAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15362 <p>Artikel ini membahas pentingnya keterampilan menulis teks laporan dalam konteks pendidikan dan profesional. Teks laporan berfungsi untuk menyampaikan informasi secara sistematis dan objektif. Melalui contoh teks laporan hasil observasi tentang "Hutan", artikel ini menganalisis struktur, kaidah kebahasaan, dan potensi masalah yang dapat muncul dalam proses penulisan teks laporan. Diharapkan pembaca dapat memahami pentingnya keterampilan ini dan mampu menyusun teks laporan yang efektif dan efisien.</p> Pindah M Sihombing, Jhony F Suha Pasaribu , Febrian Purba, Aprialdi Sianturi Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15362 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 SUBMITTED TO THE FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA MEDAN IN PATRIAL FULFILLMENT OF THE REQUIREMENT FOR THE DEGREE OF SARJANA SATRA IN ENGLISH LANGUAGE AND LITERATURE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15967 <p><em>The study is about Slang Words in Gen Alpha: Tiktok Content BinailmiPalembang. The study discusses the types and implications of slang contained in Tiktok content: BinailmiPalembang. This study aims to understand the relationship between language, technology, and social identity, and its impact on young people's communication in the digital era.&nbsp; In this study, the writer uses a qualitative approach with a descriptive method based on Kridalaksana (2008) to analyze the types of slang and also the implications the spread of Gen Alpha slang terms through social media such as Content TikTok BinailmiPalembang. In analyzing the data, the writer uses a theory of Miles, Huberman, and Saldana (2014).&nbsp; The study shows that there are twenty types of terms in slang used by Gen Alpha Binailmi Palembang in Tiktok digital communication. Namely:&nbsp; Sigma (1), Skibidi (2), Ohio (3), Rizz (4), GOAT (5), Looksmax mogger (6), Gyatt (7), Fanum tax (8), Ate (9), Sus (10), Bet (11), Bussin (12), Lore (13), Cap (14), Basic (15), Bop (16), Cheugy (17), Cringe (18), Delulu (19), Drip (20).&nbsp; The writer also finds that the implication style usage of slang in the content tiktok BinailmiPalembang analyzes based on Standardized style or variety (Frozen), Official style or variety (Formal), Business style or variety (consultative), Casual style or variety (Casual), Intimate style or variety (Intimate). The results of this study are expected to guide more effective teaching and social interaction by considering the influence of technology on language use in everyday life. </em></p> Nobel Hasibuan, Vivi Novalia Sitinjak, Nurlaidy Joice Simamora Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15967 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 PERAN HAKIM DALAM PENEGAKAN DAN PENEMUAN HUKUM DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15552 <p>Hukum bukan hanya sekedar untuk untuk mencapai suatu keadilan, kepastian, dan kemanfaatan, salah satu fungsi hukum adalah untuk kesejahteraan hidup manusia, disamping kepastian dan keadilan, sehingga hukum boleh dikatakan bahwa berhukum adalah sebagai medan dan perjuangan manusia dalam konteks mencari kebahagiaan. Untuk mencapai suatu kebahagian maka hukum tidak diartikan sebagai aturan tertulis saja (positvisme), namun harus dilihat secara luas. Hakim salah satu Penegak hukum memilik peran peting dalam penegakan hukum untuk melakukan penemuan hukum, sehingga hukum tidak hanya sebatas peraturan perundang-undangan. Tetapi harus mengikuti perkembangan “the living law” yang hidup dalam masyarakat dan juga “res cotidianae” yaitu peristiwa yang terjadi sehari-hari, maupun perkembangan yurisprudensi.</p> <p><em>Law is not merely intended to achieve justice, certainty, and utility. One of its functions is to ensure the welfare of human life, in addition to certainty and justice. Thus, it can be said that law serves as a field and a struggle of humankind in the pursuit of happiness. To achieve such happiness, law should not be understood solely as written rules (positivism), but must be viewed in a broader sense. Judges, as one of the key law enforcers, play an important role in legal enforcement through the discovery of law, so that law is not limited merely to statutory regulations. Rather, it must follow the development of “the living law” that exists within society, as well as “res cotidianae”, namely the events that occur in daily life, and also the evolution of jurisprudenc.</em></p> Irvandi, Irwan Triadi Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15552 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 ANALISIS SISWA DALAM MENYUSUN TEKS ULASAN BERBASIS FILM EDUKATIF DI SEKOLAH MENENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15346 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa dalam menulis teks ulasan, khususnya ketika dihadapkan pada media pembelajaran berupa film edukatif. Banyak siswa hanya menyalin ringkasan cerita tanpa mampu mengembangkan ide, memberikan penilaian kritis, maupun menyampaikan pendapat secara orisinal. Kondisi ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif dan kemampuan literasi kritis siswa masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kreativitas siswa dalam menyusun teks ulasan berbasis film edukatif di sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan siswa sebagai subjek utama melalui pengumpulan data berupa hasil tulisan, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian diharapkan dapat mengungkap sejauh mana siswa mampu mengeksplorasi ide, menyampaikan pendapat, dan memanfaatkan bahasa secara kreatif dalam menulis teks ulasan, serta memberikan rekomendasi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif.</p> <p><em>This research is motivated by the low creativity of students in writing review texts, especially when faced with learning media in the form of educational films. Many students only copy the story summary without being able to develop ideas, provide critical assessments, or express opinions in an original way. This condition indicates that students' creative thinking skills and critical literacy abilities are still limited. Therefore, this study aims to analyze the level of student creativity in writing review texts based on educational films in secondary schools. The research method used is descriptive qualitative with students as the main subjects through data collection in the form of writing results, observations, and interviews. The results of the study are expected to reveal the extent to which students are able to explore ideas, express opinions, and use language creatively in writing review texts, as well as provide recommendations for teachers in developing more effective and innovative learning strategies.</em></p> Rico Samuel, Aditia Ekel Suranta Sitepu, Sahat Horas Silalahi, Samuel Raja Amando Purba, Bima Prabda Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15346 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 REPRESENTASI VISUAL NILAI MORAL DALAM FILM “JUMBO” : PENDEKATAN BARTHES SEBAGAI MEDIA EDUKASI ANAK-ANAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15775 <p>Penelitian ini mengkaji representasi visual nilai-nilai moral dalam film animasi populer Indonesia “Jumbo” (2025) dan perannya sebagai media edukasi anak. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, penelitian ini menganalisis bagaimana elemen visual seperti desain karakter, simbol, dan warna membentuk makna denotatif, konotatif, dan mitos. Analisis film didukung oleh data wawancara mendalam dengan animator, audiens dewasa, dan audiens anak-anak untuk membandingkan intensi kreator dengan pemahaman penonton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moral fundamental seperti keberanian, persahabatan tulus, penerimaan diri, dan anti-perundungan berhasil disampaikan secara efektif melalui tanda-tanda visual. Beberapa diantaranya adalah desain karakter yang bulat mengonotasikan kebaikan hati, penggunaan simbol kalung bunga melati merepresentasikan ketulusan, dan perubahan grading warna dari suram menjadi cerah melambangkan harapan. Disimpulkan bahwa “Jumbo” merupakan media edukasi karakter yang intens dan efektif, yang mampu membungkus pesan-pesan mendalam secara tersirat maupun tersurat dalam kemasan hiburan yang menyentuh, sehingga terdapat keselarasan kuat antara pesan visual yang dirancang oleh kreator dengan interpretasi makna oleh audiens anak-anak maupun dewasa.</p> <p><em>This research examines the visual representation of moral values in the popular Indonesian animated film “Jumbo” (2025) and is used as a medium for children's education. Using a qualitative method through Roland Barthes' semiotic approach, this study analyzes how visual elements such as character design, symbols, and colors form denotative, connotative, and mystical meanings. The film analysis is supported by in-depth interview data with animators, adult viewers, and child viewers to compare the intensity of the creator with the audience's understanding. The results of the study show that fundamental moral values such as courage, friendship, sincerity, self-acceptance, and anti-bullying are conveyed effectively through visual signs. Some of them are the round character design that contains the meaning of goodness, the use of the jasmine flower necklace symbol that contains the meaning of sincerity, and the change in color gradation from gloomy to bright which contains the meaning of hope. It can be concluded that “Jumbo” is an intense and effective character education medium, which is able to package profound messages implicitly and explicitly in a touching entertainment package, so that there is a strong harmony between the visual message designed by the creator and the understanding of its meaning by children and adult viewers. </em></p> Efraim Tustiano Eloi, Arina Muntazah Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15775 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 PENGARUH HARGA JUAL DAN VOLUME PENJUALAN TERHADAP PENDAPATAN PADA USAHA ONOY CAKE AND BAKERY DIKOTA JAMBI PERIODE 2019-2023 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15413 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga jual dan volume penjualan terhadap pendapatan pada usaha Onoy Cake and Bakery. Pada uji secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kauantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dan metode yang digunakan yaitu analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12 untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara variabel satu dengn variabel lainnya. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari data pendapatn 5 tahun pada Usaha Onoy Cake and Bakery yaitu pada tahun 2019-2023. Hasil penelitian ini adalah bahwa variabel Harga jual tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan secara persial. Dan pada variabel volume penjualan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan yaitu kurang dari 5%. Sedangkan hasil analisis regresi secara simultan diperoleh bahwa Harga jual dan Volume penjualan tidak mempengaruhi pendapatan. Kemampuan prediksi dari kedua variabel tersebut terhadap pendapatan sebesar 0,989 Sedangkan sisanya (100% - 98% = 2%) dijelaskan oleh variable-variabel lain diluar variable yang dijelaskan dalam penelitian ini.</p> <p><em>This research aims to determine the effect of selling price and sales volume on income in the Onoy Cake and Bakery business. In partial or simultaneous tests. This type of research is a type of quantitative research. The data used is secondary data and the method used is panel data regression analysis with the help of the Eviews 12 program to obtain a comprehensive picture of the relationship between one variable and other variables. The sample in this research consists of 5 years of income data for the Onoy Cake and Bakery Business, namely in 2019-2023. The results of this research are that the selling price variable does not have a significant influence on partial income. And the sales volume variable has a significant influence on income, namely less than 5%. Meanwhile, the results of simultaneous regression analysis showed that selling price and sales volume did not affect income. The predictive ability of these two variables on income is 0.989. While the remainder (100% - 98% = 2%) is explained by other variables outside the variables described in this research.</em></p> Afita Rahayu, Sri Rahma, Muhammad Ismail Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15413 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 STRATEGI GURU PKn DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN KELAS 8 DI SMP BUDI LUHUR SAMARINDA TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15334 <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi preventif, represif, dan korektif secara terpadu dan berkesinambungan. Pendekatan yang digunakan bersifat persuasif dan humanis, seperti pengarahan sebelum pembelajaran, teguran personal yang santun, serta refleksi mingguan. Kendala utama yang dihadapi meliputi kurangnya kesadaran disiplin siswa, pengaruh negatif lingkungan keluarga dan pertemanan, serta keterbatasan sarana prasarana sekolah. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan kerja sama dengan wali kelas, guru BK, dan orang tua siswa serta memberikan motivasi melalui pujian dan pembinaan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang kolaboratif, komunikatif, dan konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara internal dan berkelanjutan.</p> Abdul Fajar Gofani, Asnar, Marwiah, Endang Herliah Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15334 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000 REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM FILM PERAYAAN MATI RASA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15753 <p>Penelitian ini membahas representasi maskulinitas dalam film Perayaan Mati Rasa menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini menggambarkan tokoh anak sulung laki-laki yang mengalami tekanan emosional akibat ekspektasi peran sosial dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis tanda-tanda visual, naratif, dan simbolik melalui tiga lapisan makna: denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maskulinitas ditampilkan bukan hanya sebagai kekuatan dan ketegasan, tetapi juga sebagai beban psikologis yang diwariskan secara simbolik kepada anak laki-laki tertua. Representasi ini menyoroti keterasingan emosional, diam yang menekan, serta konflik batin yang dialami tokoh utama. Temuan ini mengajak pembaca untuk mempertimbangkan bentuk maskulinitas yang lebih Inklusif, manusiawi, dan terbuka terhadap ekspresi emosional.</p> <p><em>This study explores the representation of masculinity in the film Perayaan Mati Rasa using Roland Barthes' semiotic approach. The film portrays the eldest son as a character who experiences emotional pressure due to social expectations within the family. Using a descriptive qualitative method, this research analyzes visual, narrative, and symbolic signs through three levels of meaning: denotative, connotative, and myth. The findings show that masculinity is represented not only through strength and assertiveness, but also as a psychological burden symbolically passed on to the eldest son. This representation highlights emotional distance, silent pressure, and inner conflict experienced by the main character. The study encourages a reconsideration of masculinity toward a more Inclusive, humane, and emotionally expressive model. </em></p> Bima Pidriansyah , Elpa Hermawan, Ondy Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/15753 Thu, 30 Oct 2025 00:00:00 +0000