Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt id-ID Fri, 30 Jan 2026 14:27:53 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 KAJIAN POLA AKTIVITAS RUANG SEKTOR INFORMAL PADA PUSAT KOTA IDI RAYEUK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18612 <p>Ruang publik di pusat Kota Idi Rayeuk menjadi arena strategis bagi berkembangnya aktivitas ekonomi informal yang tumbuh secara adaptif. Penelitian ini menganalisis pola aktivitas dan pola ruang sektor informal pada tiga titik pusat keramaian kota, yaitu Alun-Alun Idi Park Center, Lapangan Merdeka Aceh Timur, dan Taman Rusa Idi Rayeuk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan dukungan analisis spasial melalui observasi, pencatatan intensitas, dan pemetaan (mapping). Hasil penelitian menunjukkan tiga pola ruang dominan: (1) pola linear yang mengikuti jalur pedestrian dan sirkulasi pada Alun-Alun Idi Park Center, (2) pola klaster yang terkonsentrasi pada pintu masuk utama dan zona aktivitas keluarga di Lapangan Merdeka, serta (3) pola sebar rekreatif pada Taman Rusa yang mencerminkan karakter ruang hijau dan wisata keluarga. Faktor pembentuk pola mencakup aksesibilitas, intensitas pengunjung, fungsi ruang, ketersediaan ruang sisa (edges), serta interaksi sosial yang tercipta di masing-masing lokasi. Temuan ini menegaskan peran penting sektor informal terhadap vitalitas ruang publik dan implikasinya terhadap perencanaan kota yang inklusif.</p> <p><em>Public spaces in the center of Idi Rayeuk serve as strategic arenas for the growth of informal economic activities that develop adaptively. This study analyzes the activity patterns and spatial arrangements of the informal sector across three major urban crowd centers: Idi Park Center Square, East Aceh Merdeka Field, and Deer Park Idi Rayeuk. The research employs a qualitative descriptive approach supported by spatial analysis through observation, intensity recording, and mapping. The findings reveal three dominant spatial patterns: (1) a linear pattern following pedestrian paths and circulation routes at Idi Park Center Square, (2) a clustered pattern concentrated around the main entrance and family activity zones at Merdeka Field, and (3) a dispersed recreational pattern in Deer Park, reflecting the character of green space and family oriented recreation. The factors shaping these patterns include accessibility, visitor intensity, spatial functions, availability of residual spaces (edges), and the social interactions that emerge in each location. These findings highlight the crucial role of the informal sector in enhancing the vitality of public spaces and its implications for inclusive urban planning.</em></p> Phonna Basithu Anshari, Deni, Sisca Olivia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18612 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KAJIAN MISKONSEPSI SISWA SMP PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT CAMPURAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18897 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal operasi bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai miskonsepsi yang muncul pada operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas VII SMP Negeri di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa tes yang berisi 10 soal uraian operasi bilangan bulat dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami tiga kategori miskonsepsi utama, yaitu miskonsepsi konseptual, prosedural, dan generalisasi. Miskonsepsi dominan yang ditemukan meliputi kesalahan urutan operasi, kebingungan tanda negatif dan positif, serta salah menafsirkan tanda kurung sebagai sesuatu yang harus dihitung terlebih dahulu.</p> <p><em>This study aims to analyze the forms of student misconceptions in solving integer operations problems. The type of research used is descriptive qualitative research with the aim of gaining a deep understanding of the misconceptions that arise in the operations of addition, subtraction, multiplication, and division of integers. The research subjects consisted of 31 seventh-grade students of a public junior high school in Bandung City. The research instruments were a test containing 10 descriptive questions on integer operations and interviews. The results showed that students experienced three main categories of misconceptions, namely conceptual, procedural, and generalization misconceptions. The dominant misconceptions found included errors in the order of operations, confusion between negative and positive signs, and misinterpreting parentheses as something that must be calculated first</em></p> Nasywa Gassani Maulida, Tatang Herman, Aan Hasanah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18897 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN BERBASIS ESP32 DENGAN SUMBER ENERGI TENAGA SURYA UNTUK LAHAN HAMPARAN DI KELURAHAN BAKUNG JAYA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19023 <p>Sistem penyiraman otomatis berbasis teknologi menjadi solusi strategis untuk optimalisasi distribusi air pada lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja sistem penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 dengan sumber energi tenaga surya yang telah beroperasi sejak Oktober 2024 di lahan hamparan Kelurahan Bakung Jaya, Jambi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui sensor kelembaban tanah, pengukuran suhu udara, dan monitoring radiasi matahari selama periode Mei-Agustus 2025. Evaluasi mencakup pengujian akurasi sensor, keseragaman distribusi air, dan performa sistem pembangkit listrik tenaga surya. Hasil pengujian menunjukkan sensor kelembaban tanah memiliki akurasi sangat baik dengan nilai MAPE di bawah 6 persen. Namun, sistem menghadapi keterbatasan pada keseragaman distribusi air dengan nilai Coefficient of Uniformity 69,1 persen dan Distribution Uniformity 50,9 persen yang tergolong kurang merata. Performa PLTS mencatat Performance Ratio 15,19-21,94 persen dengan defisit energi signifikan, dimana kapasitas panel 200 Wp hanya mampu memenuhi 11-16 persen kebutuhan energi pompa 1200 watt-jam per hari. Kapasitas baterai VRLA 50 Ah dengan energi efektif 270 watt-jam tidak mencukupi untuk satu siklus penyiraman penuh. Pengembangan sistem memerlukan peningkatan kapasitas panel menjadi 400 Wp, penggantian baterai menjadi 100 Ah, dan implementasi zonasi penyiraman menggunakan solenoid valve untuk meningkatkan keseragaman distribusi dan efisiensi energi.</p> <p><em>Technology-based automatic irrigation systems offer a strategic solution to optimize water distribution in agricultural land. This study aims to evaluate the performance of an ESP32-based automatic irrigation system powered by solar energy that has been operating since October 2024 on open farmland in Bakung Jaya Village, Jambi, Indonesia. The research employed a quantitative approach, with primary data collected through soil moisture sensors, air temperature measurements, and solar radiation monitoring during the period from May to August 2025. The evaluation included sensor accuracy testing, water distribution uniformity analysis, and performance assessment of the photovoltaic power system. The results indicate that the soil moisture sensors exhibit very good accuracy, with Mean Absolute Percentage Error (MAPE) values below 6%. However, the system experiences limitations in water distribution uniformity, with a Coefficient of Uniformity (CU) of 69.1% and Distribution Uniformity (DU) of 50.9%, indicating uneven irrigation performance. The photovoltaic system recorded a Performance Ratio ranging from 15.19% to 21.94%, revealing a significant energy deficit, as the 200 Wp solar panel capacity was only able to supply 11–16% of the daily energy demand of the irrigation pump (1200 Wh/day). In addition, the 50 Ah VRLA battery, with an effective energy capacity of 270 Wh, was insufficient to support a full irrigation cycle. System development therefore requires increasing the solar panel capacity to 400 Wp, upgrading the battery capacity to 100 Ah, and implementing irrigation zoning using solenoid valves to improve water distribution uniformity and overall energy efficiency.</em></p> Fani Katarina Sinaga, Nehru, Andre Rabiula Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19023 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ISLAMISASI SAINS DAN ILMU PENGETAHUAN: MASA KLASIK DAN MASA KINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19265 <p>Makalah ini mengkaji konsep dan praktik islamisasi ilmu pengetahuan dalam dua periode utama: masa klasik Islam (abad ke-8–14 M) dan masa kini. Pada masa klasik, ilmu pengetahuan dipandang sebagai bagian integral dari ibadah dan tafakkur, di mana tidak terdapat dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Tradisi keilmuan tersebut dibangun di atas prinsip tauhid, sebagaimana tercermin dalam karya-karya ilmuwan Muslim seperti Ibnu Sina dan Al-Biruni. Di sisi lain, perkembangan ilmu modern yang didasarkan pada paradigma sekularisme, materialisme, dan positivisme telah melahirkan krisis epistemologis dan moral. Sebagai respons, tokoh kontemporer seperti Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Ismail Raji Al-Faruqi menawarkan rekonstruksi epistemologi melalui islamisasi ilmu—yaitu upaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam seluruh disiplin ilmu tanpa menolak metodologi empiris. Makalah ini juga mengkritik pendekatan apologetik seperti Bucailisme yang cenderung defensif dan berpotensi mereduksi otoritas Al-Qur’an. Temuan menunjukkan bahwa islamisasi ilmu bukan sekadar sinkretisme, melainkan proses de-westernisasi dan pemurnian ilmu demi mewujudkan ilmu yang berakhlak, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.</p> <p><em>This paper examines the concept and practice of the Islamization of knowledge in two key historical periods: the classical Islamic era (8th–14th centuries CE) and the contemporary period. During the classical era, knowledge was viewed holistically—as an act of worship (ibadah) and reflection (tafakkur) grounded in tawhid (the oneness of God). Scholars such as Ibn Sina and Al-Biruni integrated empirical inquiry with spiritual and ethical values, demonstrating that scientific exploration was inseparable from divine revelation. In contrast, modern science, shaped by secularism, materialism, and positivism, has led to an epistemological and moral crisis by divorcing knowledge from its metaphysical and ethical foundations. In response, contemporary Muslim thinkers—particularly Syed Muhammad Naquib Al-Attas and Ismail Raji Al-Faruqi—propose a reconstruction of knowledge through the Islamization framework. Al-Attas emphasizes de-westernization and the purification of knowledge from secular assumptions, while Al-Faruqi advocates for the integration of all disciplines under the unifying principle of tawhid. The paper also critiques “Bucailism”—an apologetic approach that seeks to validate the Qur’an through modern scientific theories—as methodologically flawed and theologically unnecessary, since the Qur’an is a source of truth, not an object to be verified by shifting scientific paradigms. Ultimately, the Islamization of knowledge is not a rejection of science but a call to restore its ethical integrity, epistemological coherence, and alignment with divine guidance.</em></p> Dede Rubai Mishbahul Alam, Miaul Hilwah, Widia Nurati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19265 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 NORMALISASI PACARAN DIKALANGAN MAHASISWA ANALISIS PEMAHAMAN DAN DAMPAKNYA BERDASARKAN PANDANGAN ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18361 <p>Pacaran telah menjadi fenomena lumrah di kalangan mahasiswa Muslim, meskipun mereka menyadari Islam melarang hubungan romantis sebelum pernikahan. Penelitian ini bertujuan mengungkap pemahaman mahasiswa terhadap larangan pacaran dalam Islam, mengukur tingkat normalisasi yang terjadi, dan mengidentifikasi dampaknya pada kehidupan spiritual, akademik, dan psikologis. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan menyebarkan kuesioner skala Likert kepada 60 mahasiswa Muslim. Hasil mengungkapkan meskipun 51,7% mahasiswa memahami larangan pacaran, namun 50% menganggapnya wajar dan 61,7% menjadikannya simbol kedewasaan, dengan media sosial sebagai katalis utama (65%). Dampak negatif meliputi menurunnya prioritas nilai agama (43,3%), tekanan psikologis hingga depresi (53,3%), penurunan prestasi akademik (40%), dan normalisasi perilaku seksual pra-nikah (45%). Diperlukan penguatan pendidikan Islam dan layanan konseling kampus untuk mengatasi kesenjangan antara kesadaran religius dan praktik sosial mahasiswa.</p> Zahra Aulia Ridwan, Nashir Aspar, Siti Nurul Janah, Muhammad Ilham Muharram Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18361 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 EKSISTENSI BERTINGGAL DALAM KAJIAN ARSITEKTUR DI RUMAH TRADISIONAL ACEH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18641 <p>Rumoh Aceh merupakan arsitektur tradisional Nusantara yang merepresentasikan kearifan lokal, nilai budaya, serta ajaran keislaman yang kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh. Namun, arus modernisasi dan perubahan gaya hidup menyebabkan semakin berkurangnya Rumoh Aceh yang difungsikan sebagai hunian, khususnya di Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan mengkaji keberlanjutan bermukim masyarakat pada Rumoh Aceh serta memahami makna arsitektural, sosial, dan spiritual yang masih dipertahankan di tengah berbagai bentuk transformasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Rumoh Aceh yang masih dihuni di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi bermukim dalam Rumoh Aceh dapat dipahami melalui kerangka The Fourfold Martin Heidegger, yang meliputi hubungan dengan bumi (earth), langit (sky), manusia (mortals), serta nilai religius dan spiritual (divinities). Tata ruang Rumoh Aceh mendukung pertumbuhan fisik, mental, dan sosial penghuni, memperkuat interaksi keluarga dan lingkungan, serta mencerminkan hubungan harmonis dengan alam. Nilai religius tetap terjaga melalui orientasi bangunan ke arah kiblat dan fungsi ruang sebagai pusat aktivitas spiritual, meskipun beberapa elemen fisik seperti ukiran mengalami pengurangan. Penelitian ini menegaskan bahwa Rumoh Aceh tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya dan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang adaptif dan berkelanjutan agar Rumoh Aceh tetap relevan sebagai hunian sekaligus warisan budaya di tengah perkembangan zaman.</p> <p><em>Rumoh Aceh is a form of traditional Nusantara architecture that represents local wisdom, cultural values, and strong Islamic principles within Acehnese society. However, modernization and changes in lifestyle have led to a decline in the use of Rumoh Aceh as a primary dwelling, particularly in North Aceh. This study aims to examine the continuity of inhabitation in Rumoh Aceh and to understand the architectural, social, and spiritual meanings that are still maintained amid various transformations. A qualitative descriptive method with a case study approach was employed, focusing on inhabited Rumoh Aceh in Paya Bakong District, North Aceh Regency. Data were collected through field observations, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using descriptive qualitative techniques. The findings indicate that the existence of inhabitation in Rumoh Aceh can be interpreted through Martin Heidegger’s The Fourfold framework, which encompasses the relationship with the earth, the sky, mortals, and divinities. The spatial organization of Rumoh Aceh supports the physical, mental, and social development of its inhabitants, strengthens family and community interactions, and reflects a harmonious relationship with nature. Religious values remain preserved through the building’s orientation toward the qibla and the use of space as a center for spiritual activities, although certain physical elements such as decorative carvings have diminished. This study confirms that Rumoh Aceh functions not only as a dwelling but also as a symbol of cultural and spiritual identity. Therefore, adaptive and sustainable preservation strategies are essential to ensure that Rumoh Aceh remains relevant as a living space as well as a cultural heritage amid contemporary development.</em></p> Syeh Yazid Bustami, Deni, Eri Saputra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18641 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DISEKOLAH MAS AL-ITTIHAD AEK NABARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18949 <p>Keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan metode yang digunakan guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MAS Al-Ittihad Aek Nabara. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan sejumlah strategi utama selama proses pembelajaran. Strategi-strategi ini termasuk melihat siswa secara pribadi, menggunakan berbagai jenis media pembelajaran, menerapkan penghargaan dan hukuman edukatif, mengadakan diskusi dan kegiatan kelompok, dan menanamkan nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran. Sudah terbukti bahwa penerapan strategi ini secara signifikan meningkatkan motivasi siswa. Ini ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas siswa, partisipasi dalam diskusi, kedisiplinan masuk kelas, dan ketuntasan dalam mengerjakan tugas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan motivasi belajar siswa di MAS Al-Ittihad Aek Nabara disebabkan oleh peran aktif guru dalam mengelola pembelajaran dan kreativitas mereka sendiri.</p> <p><em>The success of learning is greatly influenced by learning motivation. The purpose of this study was to explain the methods used by teachers to increase student learning motivation at MAS Al-Ittihad Aek Nabara. This study was conducted using descriptive qualitative methods and employed observation, interviews, and documentation as data collection methods. The results of the study show that teachers use a number of key strategies during the learning process. These strategies include seeing students individually, using various types of learning media, applying educational rewards and punishments, holding discussions and group activities, and instilling religious values in the learning process. It has been proven that the application of these strategies significantly increases student motivation. This is demonstrated by an increase in student activity, participation in discussions, classroom discipline, and completion of assignments. Thus, it can be concluded that the increase in student learning motivation at MAS Al-Ittihad Aek Nabara is due to the active role of teachers in managing learning and their own creativity.</em></p> Sulhan Efendi Hasibuan, Aldea Vizri Harahap, Wina Anggriana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18949 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN PERNIKAHAN TERHADAP KONSISTENSI IBADAH SHOLAT PASANGAN SUAMI ISTRI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19068 <p>Pernikahan memiliki banyak hikmah, baik bagi individu, keluarga, maupun masyarakat. Dengan memahami hikmah tersebut, umat Islam dapat menata niat pernikahannya agar selalu berorientasi pada ibadah dan ridha Allah SWT. Dalam artikel ini, penulis akan membahas hikmah-hikmah pernikahan dalam Islam yang bersumber dari Al-Qur‟an dan hadits Nabi Muhammad SAW, disertai penjelasan yang menggambarkan keindahan dan kedalaman makna di balik ikatan pernikahan dalam Islam. Ibadah shalat pasangan suami istri sangat dianjurkan dalam Islam, terutama untuk saling membangunkan shalat malam (tahajud) agar dicatat sebagai ahli dzikir, dengan posisi istri di belakang suami (agak menyerong ke kiri). Suami menjadi imam dan istri makmum, dengan perbedaan gerakan shalat antara lakilaki dan perempuan (wanita lebih merapatkan tubuh). Ada juga anjuran shalat sunnah dua rakaat setelah akad nikah sebagai bentuk doa bersama. Konsistensi sholat wajib suami istri adalah fondasi penting dalam rumah tangga Islami, di mana keduanya saling mengingatkan, mendukung, dan menasihati untuk menjaga ketaatan kepada Allah, seperti yang dicontohkan dalam praktik keluarga Nabi, agar meraih keberkahan dan membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, karena pasangan yang menjaga sholatnya cenderung lebih amanah dan menjaga komitmen, bahkan istri memiliki hak mengingatkan suami dalam hal ibadah agar suami melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pemimpin agama di rumah.</p> <p><em>Marriage holds many benefits, both for individuals, families, and society. By understanding these benefits, Muslims can organize their marital intentions so that they are always oriented toward worship and the pleasure of Allah SWT. In this article, the author will discuss the Islamic wisdom of marriage, derived from the Quran and the hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him), accompanied by explanations that illustrate the beauty and depth of meaning behind the bond of marriage in Islam. Prayer for a married couple is highly recommended in Islam, especially waking each other up for the night prayer (tahajjud) to be recorded as dhikr (remembrance of God). The wife sits behind her husband (slightly tilted to the left). The husband acts as the imam and the wife as the follower, with different prayer movements for men and women (women tend to lean closer together). It is also recommended to pray two rak'ahs of sunnah prayer after the marriage contract as a form of communal prayer. Consistency in the obligatory prayers of a husband and wife is an important foundation in an Islamic household, where both parties remind, support, and advise each other to maintain obedience to Allah, as exemplified in the Prophet's family, to achieve blessings and build a family that is sakinah, mawaddah, and warahmah. Couples who maintain their prayers tend to be more trustworthy and maintain their commitments. The wife even has the right to remind her husband about his worship so that he fulfills his responsibilities as a religious leader at home.</em></p> Ruslan Harahap, Putra Halomoan Hasibuan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19068 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK SIKAP TOLERANSI MAHASISWA PADA PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN UNIVERSITAS PGRI KANJURUHAN MALANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19554 <p>Penelitian ini mengeksplorasi implementasi nilai multikultural di kalangan mahasiswa PPKn di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dan dampaknya terhadap pembentukan karakter serta pengembangan kemampuan sosial mereka. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana impementasi nilai multikultural yang ditanamkan bagi Mahasiswa PPKn di Unikama,&nbsp; Untuk mengetahui apa saja tantangan menerapkan nilai multikultural yang ditanamkan bagi Mahasiswa PPKn di Unikama. Untuk mengetahui bagaimana solusi dalam mengatasi tantangan impementasi nilai multikultural yang ditanamkan bagi Mahasiswa PPKn di Unikama. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa mahasiswa PPKn di Unikama berhasil menerapkan nilai-nilai multikultural tanpa menghadapi kesulitan berarti. Implementasi ini berdampak signifikan, meningkatkan kesadaran sosial, memperkuat kerja sama dalam konteks akademik dan kegiatan ekstrakurikuler, serta mendorong partisipasi aktif dalam aktivitas sosial seperti bakti sosial dan program kemanusiaan. Namun, implementasi nilai multikultural juga menghadapi sejumlah tantangan. Perbedaan latar belakang budaya, sosial, dan ekonomi mahasiswa dapat menjadi hambatan dalam menciptakan rasa multikultural yang kuat. Selain itu, lingkungan akademis yang kompetitif sering kali mengurangi semangat kebersamaan dan multikultural. Kurangnya kesadaran tentang pentingnya multikultural dan komunikasi yang tidak efektif juga menjadi hambatan yang perlu diatasi. Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Institusi pendidikan harus menyediakan pendidikan yang terus-menerus tentang pentingnya implementasi multikultural melalui kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler, memfasilitasi kegiatan yang memerlukan kerja sama dan partisipasi aktif mahasiswa, membangun saluran komunikasi yang efektif, serta menyediakan dukungan yang cukup dalam bentuk pendanaan, fasilitas, dan kebijakan yang mendukung nilai-nilai multikultural. Dengan demikian, nilai multikultural dapat dilimplementasikan secara efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi mahasiswa.</p> Imanuel Hein Balubun, Romadhon, Engelbert Kukuh Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19554 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS NILAI ISLAM STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN DARUSY SYAHADAH BOYOLALI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18581 <p>Evaluasi pembelajaran merupakan komponen fundamental dalam sistem pendidikan yang berfungsi untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara komprehensif. Dalam konteks pendidikan Islam, evaluasi pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pengukuran aspek kognitif, tetapi juga mencakup dimensi afektif, psikomotorik, serta spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Islam dalam evaluasi pembelajaran di Pondok Pesantren Darusy Syahadah yang terletak di Desa Gumukrejo Kecamatan Simo Boyolali Jawa Tengah . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis melalui pemetaan nilai-nilai Islam dalam praktik evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keadilan, kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan kasih sayang terintegrasi dalam evaluasi ranah kognitif, afektif, dan spiritual santri. Evaluasi pembelajaran di Pondok Pesantren Darusy Syahadah tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter Islami dan tanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam mampu membentuk sistem penilaian yang holistik dan selaras dengan tujuan pendidikan Islam.</p> <p><em>Learning evaluation is a fundamental component of the educational system that functions to assess the achievement of learning objectives in a comprehensive manner. In the context of Islamic education, learning evaluation is not solely directed toward measuring cognitive aspects, but also encompasses affective, psychomotor, and spiritual dimensions of learners. This study aims to analyze the implementation of Islamic values in learning evaluation at Darusy Syahadah Islamic Boarding School, located in Gumukrejo Village, Simo District, Boyolali Regency, Central Java. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation and interviews, and analyzed using a descriptive-analytical approach by mapping Islamic values within learning evaluation practices. The findings indicate that values such as justice, honesty, trustworthiness, responsibility, and compassion are integrated into the evaluation of students’ cognitive, affective, and spiritual domains. Learning evaluation at Darusy Syahadah Islamic Boarding School is not merely oriented toward academic outcomes, but also toward the development of Islamic character and responsibility. This study affirms that learning evaluation based on Islamic values is capable of establishing a holistic assessment system that aligns with the objectives of Islamic education.</em></p> Resa Mawardani, Abyan Jundullah Firdaus, Ananda Ayuningtyas, Irsyad Hakim Affandi, Adhil Paramartha Pangestu, Nurul Latifatul Inayati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18581 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18750 <p>Perkembangan industri minuman siap saji di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat dan mendorong terjadinya persaingan yang semakin ketat, baik antara merek berskala nasional maupun usaha minuman lokal. Kondisi ini menuntut pelaku usaha lokal untuk mampu menerapkan strategi pemasaran yang tepat serta membangun citra merek yang kuat agar dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen pada Es Teh dan Kopi Gentong Racikan Mbah (Traditea) di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik untuk menguji pengaruh variabel strategi pemasaran dan citra merek terhadap keputusan pembelian secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, citra merek juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Secara simultan, strategi pemasaran dan citra merek memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu pemasaran serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pelaku usaha minuman lokal dalam meningkatkan daya saing usaha.</p> <p><em>The rapid development of the ready-to-drink beverage industry in Indonesia has intensified competition between large franchise brands and local beverage businesses. This situation encourages local enterprises to implement effective marketing strategies and build a strong brand image in order to influence consumer purchasing decisions. This study aims to examine the effect of marketing strategy and brand image on purchasing decisions at Es Teh and Kopi Gentong Racikan Mbah in Pekanbaru. This research employs a quantitative approach with a causal research design. Primary data were collected through questionnaires distributed to consumers. The data were analyzed using statistical methods to examine the partial and simultaneous effects of marketing strategy and brand image on purchasing decisions. The results indicate that marketing strategy has a positive and significant effect on purchasing decisions. Brand image also shows a positive and significant influence on consumer purchasing decisions. Simultaneously, marketing strategy and brand image significantly affect purchasing decisions. These findings suggest that the implementation of appropriate marketing strategies supported by a positive brand image rooted in traditional values can strengthen consumer trust and encourage purchasing behavior. This study provides both theoretical and practical contributions to marketing management, particularly for local beverage businesses.</em></p> Sri Bintang Zakharia Azzahra, Maya Rizki Sari, Masril Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18750 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TAFSIR AYAT – AYAT AL QUR’AN DAN HADITS TENTANG SAINS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19017 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis dengan fenomena sains modern serta menegaskan bahwa wahyu tidak bertentangan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), yaitu dengan menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang relevan dengan tema sains, kemudian dianalisis melalui penafsiran para mufassir dan dikontekstualisasikan dengan temuan ilmiah kontemporer. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, sedangkan data sekunder berasal dari kitab-kitab tafsir, buku ilmiah, dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan hadis mengandung banyak isyarat ilmiah, seperti tentang proses penciptaan manusia (embriologi), ekspansi alam semesta, fungsi gunung, siklus air dan hujan, genetika, peredaran benda langit, serta manfaat madu. Temuan ini memperlihatkan bahwa ayat-ayat kauniyah berfungsi sebagai dorongan intelektual untuk berpikir, meneliti, dan mengenal kebesaran Allah SWT. Oleh karena itu, integrasi antara ilmu agama dan sains menjadi fondasi penting dalam pengembangan keilmuan Islam yang holistik.</p> <p><em>This study aims to examine the relationship between Qur’anic verses and Hadith and modern scientific phenomena, and to affirm that revelation is not in contradiction with scientific development. This research employs a qualitative library research method using a thematic interpretation (maudhu’i) approach, by collecting Qur’anic verses and Hadith related to scientific themes, analyzing them based on classical and contemporary exegetical interpretations, and contextualizing them with modern scientific findings. Primary data consist of Qur’anic verses and Hadith, while secondary data are derived from tafsir literature, scholarly books, and supporting academic sources. The findings indicate that the Qur’an and Hadith contain numerous scientific indications, including those related to human creation (embryology), the expansion of the universe, the stabilizing function of mountains, the water cycle, genetics, the movement of celestial bodies, and the benefits of honey. These findings demonstrate that the cosmic verses (ayat kauniyah) serve as intellectual stimuli for reflection, scientific inquiry, and recognition of Allah’s greatness. Therefore, the integration of religious knowledge and science is essential for the development of holistic Islamic scholarship.</em></p> Dede Rubai Misbahul Alam, Indah Puji Rahayu, Shifwah Nabilah Ufairah, Sri Rahayu Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19017 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 STATUS HUKUM ANAK DI LUAR NIKAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19136 <p>Anak yang lahir di luar pernikahan yang sah mengalami banyak kesulitan dalam kehidupannya. Selain secara hukum ia tidak mendapatkan hak keperdataan atau mendapat hak-haknya dalam pembatasan-pembatasan tertentu, dalam masyarakatpun ia dipandang rendah dan hina. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual (conceptual approach) yang mengumpulkan data-data kepustakaan berupa data sektor penelitian terhadap status anak di luar nikah, peraturan perundangundangan, nas Al-Quran dan fatwa MUI. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan hukum positif, anak di luar nikah hanya memperoleh hak keperdataan dari ibunya. Anak di luar nikah memiliki kedudukan yang sama dengan anak sah melalui upaya-upaya: pengakuan, pengesahan dan pembuktian berdasarkan akta autentik. Hukum Islam menyebut istilah anak di luar nikah dengan anak zina. Anak hasil zina tidak mempunyai hubungan nasab, nikah, waris dan nafkah dengan lakilaki yang menyebabkan kelahirannya.</p> <p><em>Children born outside a legal marriage experience many difficulties in their lives. Apart from legally he does not have civil rights or obtains his rights within certain limitations, in society he is also looked down upon and despised. The type of research used by the author is normative legal research with a conceptual approach which collects library data in the form of research sector data on the status of illegitimate children, statutory regulations, Al-Quran passages and MUI fatwas. The results of this research are that based on positive law, illegitimate children only obtain civil rights from their mothers. Children out of wedlock have the same status as legitimate children through the following measures: recognition, validation and proof based on authentic documents. Islamic law refers to the term illegitimate child as a child of zina. A child resulting from adultery has no relationship, marriage, inheritance and maintenance with the man who gave birth to him.</em></p> Payman Harahap, Putra Halomoan Hasibuan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19136 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH BULLYING TERHADAP PRILAKU MAHASISWA IPT DI KAMPUS UKAW 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19700 <p>Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang hingga saat ini masih sering terjadi di lingkungan pendidikan, termasuk di perguruan tinggi. Banyak orang beranggapan bahwa mahasiswa sudah dewasa dan mampu mengendalikan diri, sehingga tindakan bullying tidak lagi terjadi. Namun kenyataannya, di lingkungan kampus masih ditemukan berbagai bentuk bullying, baik secara verbal, sosial, maupun psikologis. Bullying yang terjadi secara terus-menerus dapat memberikan dampak negatif terhadap perilaku mahasiswa, seperti menurunnya rasa percaya diri, munculnya sikap tertutup, serta berkurangnya semangat belajar dan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bullying terhadap perilaku mahasiswa IPT di Kampus UKAW tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara sederhana dengan beberapa mahasiswa IPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan perilaku mahasiswa, baik dalam kehidupan sosial maupun akademik. Oleh karena itu, diperlukan perhatian serius dari pihak kampus dan seluruh civitas akademika untuk mencegah terjadinya bullying serta menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai.</p> <p><em>Bullying is a social problem that still frequently occurs in educational settings, including universities. Many people assume that students are mature and able to control themselves, so bullying no longer occurs. However, in reality, various forms of bullying are still found on campus, including verbal, social, and psychological. Persistent bullying can negatively impact student behavior, such as decreased self-confidence, the emergence of a closed attitude, and a reduced enthusiasm for learning and social interaction. This study aims to determine the effect of bullying on the behavior of IPT students at the UKAW Campus in 2025. The method used in this study was qualitative with a descriptive approach. Data were obtained through observation and simple interviews with several IPT students. The results indicate that bullying has a significant influence on changes in student behavior, both in social and academic life. Therefore, serious attention is needed from the campus and the entire academic community to prevent bullying and create a safe, comfortable, and respectful campus environment.</em></p> Harun Y. Natonis, Imelda Januria Tasilor, Melin Serai Makdafina Nalle, Arlina Lapaan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19700 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERANAN GURU TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK AUTIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI AUTIS SUMATERA UTARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18636 <p>Anak autis lebih non-verbal daripada disabilitas intelektual: kata belum keluar, sulit komunikasi dua arah, speech delay, cadel, meski paham instruksi. Pengembangan metode pembelajaran khusus dan terstruktur diperlukan untuk atasi hambatan bahasa anak autis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan peranan guru terhadap perkembangan bahasa anak autis dalam proses pembelajaran kelas Tunagrahita dan Kelas Autis di Sekolah Luar Biasa Negeri Autis Sumatera Utara. Kolaborasi antara guru dan orangtua menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan perkembangan bahasa anak autis. Guru perlu memberikan edukasi kepada orangtua tentang kondisi anak dan strategi pembelajaran yang diterapkan di sekolah, sementara orangtua harus memberikan feedback tentang perkembangan dan perilaku anak dirumah. Sinkronisasi informasi dan penerapan pendekatan yang konsisten antara lingkungan sekolah danrumah sangat penting karena anak cenderung berinteraksi lebih intens dirumah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Sekolah Luar Biasa Negeri Autis Sumatera Utara, dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat penting dan strategis dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak autis selama proses pembelajaran. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga berperan sebagai orangtua kedua di sekolah yang membantu anak dalam mengembangkan kemampuan komunikasi melalui interaksi yang intensif dan konsisten.</p> <p><em>Children with autism are more non-verbal than those with intellectual disabilities: they do not speak, have difficulty communicating, have speech delays, and stutter, even though they understand instructions. The development of special and structured learning methods is needed to overcome the language barriers of children with autism. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The qualitative method was chosen because this study aims to understand and describe the role of teachers in the language development of autistic children in the learning process of the Tunagrahita and Autism Classes at the North Sumatra State Special School for Autism. Collaboration between teachers and parents is key to optimizing the language development of autistic children. Teachers need to educate parents about their children's condition and the learning strategies applied at school, while parents must provide feedback on their children's development and behavior at home. Synchronization of information and consistent application of approaches between the school and home environments are very important because children tend to interact more intensely at home. Based on research conducted at the North Sumatra State Special School for Autism, it can be concluded that the role of teachers is very important and strategic in developing the language skills of autistic children during the learning process. Teachers not only function as educators, but also act as second parents at school who help children develop communication skills through interaction.</em></p> Maysharoh, Putri Dwi Lestari, Rahmi Nur Siregar, Ainul Mardiyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18636 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS INTEGRASI KEILMUAN ISLAM DAN SAINS DI FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UIN SYAHADA PADANGSIDIMPUAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18934 <p>Kurikulum Merdeka dalam pendidikan tinggi memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk menyelenggarakan proses belajar yang dapat disesuaikan, fleksibel, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat. Dalam konteks Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), pelaksanaan Kurikulum Merdeka harus harmonis dengan misi penggabungan ilmu Islam dan sains. Artikel ini bertujuan untuk&nbsp; menganalisis pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang berbasis pada integrasi ilmu Islam dan sains di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan analisis dokumen, kajian literatur, dan penelitian empiris mengenai penerapan kurikulum di FTIK. Hasil penelitian mengindikasi bahwa pelaksanaan kurikulum berfokus pada tiga aspek utama: (1) pengintegrasian kurikulum dengan menggabungkan konten keislaman, ilmu pendidikan, dan sains, (2) integrasi dalam pembelajaran melalui metode pembelajaran berbasis nilai-nilai islam, pembelajaram berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis proyek yang menghubungkan sains dengan nilai-nilai dalam Al-Qur’an, serta (3) pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui magang, penelitian, proyek masyarakat, dan pertukaran mahasiswa yang berbasis integrasi. Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi, kesiapan para dosen, kurangnya literature yang interaktif, fasilitas laboratorium, serta keselarasan dalam penerapan. Diperlukan Peningkatan&nbsp; kompetensi dosen, penyusunan buku ajar yang integratif, dan pengembangan pusat inovasi pembelajaran untuk mendukung keberlanjutan integrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa penggabungan antara Islam dan sains dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka dapat menjadi paradigma pendidikan yang menyeluruh dalam menciptakan pendidik Muslim yang berkualitas dan berkarakter.</p> <p><em>The Independent Curriculum in higher education provides an opportunity for universities to implement a learning process that is adaptable, flexible, and in accordance with scientific developments and societal needs. In the context of State Islamic Religious Colleges (PTKIN), the implementation of the Independent Curriculum must be in harmony with the mission of integrating Islamic knowledge and science. This article aims to analyze the implementation of the Independent Curriculum based on the integration of Islamic knowledge and science at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training (FTIK) UIN SYAHADA Padangsidimpuan. This study uses a qualitative descriptive approach, involving document analysis, literature review, and empirical research on the implementation of the curriculum at FTIK. The results indicate that the implementation of the curriculum focuses on three main aspects: (1) curriculum integration by combining Islamic content, educational science, and science, (2) integration in learning through learning methods based on Islamic values, problem-based learning, and project-based learning that connect science with the values in the Qur'an, and (3) the implementation of the Independent Learning Campus (MBKM) program through internships, research, community projects, and student exchanges based on integration. Some of the challenges faced include lecturer preparedness, a lack of interactive literature, laboratory facilities, and alignment in implementation. Improved lecturer competency, the development of integrative textbooks, and the development of learning innovation centers are needed to support sustainable integration. This research confirms that the integration of Islam and science in the implementation of the Independent Curriculum can become a comprehensive educational paradigm for creating qualified and character-based Muslim educators.</em></p> Sulhan Efendi Hasibuan, Natasya Salsabina, Sri Wahyuni Ritonga Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18934 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUKUM ISLAM, MORAL DAN KEADILAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19062 <p>Hukum Islam merupakan sistem hukum yang berlandaskan pada nilai-nilai moral dan bertujuan untuk mewujudkan keadilan dalam kehidupan individu maupun masyarakat. Hubungan antara hukum Islam, moral, dan keadilan tidak dapat dipisahkan, karena hukum Islam tidak hanya mengatur aspek legal formal, tetapi juga membentuk perilaku etis dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai moral dalam Islam berfungsi sebagai landasan normatif dalam penegakan hukum, sehingga keadilan yang dihasilkan tidak bersifat kaku, melainkan berorientasi pada kemaslahatan umat. Keadilan dalam perspektif hukum Islam mencakup keseimbangan antara hak dan kewajiban, perlindungan terhadap martabat manusia, serta penerapan hukum secara proporsional dan berperikemanusiaan. Dengan demikian, hukum Islam hadir sebagai instrumen yang menyatukan norma hukum, moralitas, dan keadilan demi terciptanya tatanan sosial yang harmonis dan berkeadaban.</p> Abdul Karim Pulungan, Ruslan Harahap, Uswatun Hasanah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19062 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 INTEGRASI MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT) DAN SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MENENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19496 <p>Peningkatan mutu pendidikan pada jenjang sekolah menengah menuntut pendekatan manajemen yang sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Manajemen Mutu Terpadu (MMT) telah banyak diadopsi sebagai kerangka pengelolaan mutu sekolah, namun dalam praktiknya sering tereduksi menjadi pemenuhan administrasi dan belum berdampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Di sisi lain, supervisi pendidikan memiliki potensi strategis sebagai instrumen pembinaan profesional guru, tetapi kerap dipersepsikan sebagai alat kontrol dan evaluasi formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual integrasi Manajemen Mutu Terpadu dan supervisi pendidikan dalam peningkatan mutu sekolah menengah dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan MMT di sekolah menengah sangat bergantung pada kepemimpinan pembelajaran, pemahaman terhadap karakteristik peserta didik remaja, serta pelaksanaan supervisi pendidikan yang bersifat kolaboratif, reflektif, dan berkelanjutan. Supervisi pendidikan diposisikan sebagai instrumen operasional MMT pada level pembelajaran yang berfungsi menghubungkan sistem mutu sekolah dengan praktik pembelajaran di kelas. Integrasi MMT dan supervisi pendidikan memungkinkan terbentuknya budaya mutu sekolah yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan di sekolah menengah.</p> Ridho Anwar Tumbuan, Dety Mulyanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19496 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TOLERANSI DALAM KRISIS: ANALISIS RESPONS MAHASISWA TERHADAP DISKRIMINASI ETNIS MINORITAS MELALUI MAQASHID SYARI’AH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18559 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji reaksi mahasiswa Muslim terhadap diskriminasi yang dialami oleh etnis minoritas dengan memanfaatkan kerangka Maqashid Syari’ah sebagai dasar etika. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode campuran dengan desain berurutan eksploratif, yang melibatkan 36 responden mahasiswa Muslim dari beragam program studi di Universitas Pendidikan Indonesia. Data kuantitatif diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang berbasis skala Likert, sedangkan data kualitatif didapatkan melalui jawaban terbuka.&nbsp; Hasil studi menunjukkan bahwa 58,3% mahasiswa telah melihat atau merasakan diskriminasi etnis di lingkungan universitas. Tingkat pemahaman mahasiswa mengenai isu diskriminasi dapat dikatakan sedang (mean = 3,02), di mana sebagian besar responden (77,8%) termasuk dalam kategori Aktivis Agamis, yaitu mahasiswa yang bertindak secara aktif berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Nilai-nilai Hifz al-Nafs (perlindungan jiwa) dan Hifz al-Nasl (perlindungan kehormatan) terbukti menjadi pedoman moral yang utama dalam mengembangkan sikap toleran dan menolak segala bentuk diskriminasi. Analisis tabulasi silang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang baik antara tingkat kesadaran dan tanggapan aktif mahasiswa terhadap diskriminasi. Penelitian ini mencapai kesimpulan bahwa Maqashid Syari'ah bukan hanya sebuah teori, melainkan telah diinternalisasi sebagai pedoman etis yang aktif dalam kesadaran sosial para mahasiswa. Rekomendasi yang disampaikan mencakup penguatan kurikulum Pendidikan Agama Islam yang berbasis kontekstual, pelatihan intervensi oleh saksi yang bertumpu pada nilai-nilai Islam, serta pembentukan forum dialog antar etnis di lingkungan kampus untuk memupuk budaya toleransi yang adil dan bermartabat.</p> <p><em>This study aims to examine Muslim students’ reactions to discrimination experienced by ethnic minorities by employing the Maqashid Syari’ah framework as an ethical foundation. The research utilized a mixed-method approach with a sequential exploratory design, involving 36 Muslim student respondents from various study programs at the Indonesia University of Education. Quantitative data were collected through a Likert-scale-based questionnaire, while qualitative data were obtained from open-ended responses. The findings revealed that 58.3% of students had witnessed or experienced ethnic discrimination within the university environment. The level of students’ understanding regarding discrimination issues was moderate (mean = 3.02), with the majority of respondents (77.8%) categorized as Religious Activists—students who act actively based on Islamic principles. The values of Hifz al-Nafs (protection of life) and Hifz al-Nasl (protection of dignity) proved to be the main moral guidelines in fostering tolerance and rejecting all forms of discrimination. Cross-tabulation analysis showed a positive relationship between the level of awareness and students’ active responses toward discrimination. The study concludes that Maqashid Syari’ah is not merely a theoretical concept but has been internalized as an active ethical guideline within students’ social consciousness. The recommendations include strengthening context-based Islamic Religious Education curricula, implementing bystander intervention training grounded in Islamic values, and establishing inter-ethnic dialogue forums within the campus environment to cultivate a culture of just and dignified tolerance.</em></p> Airia Saffana, Hamka Adhiel Nugraha, Azka Gusti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18559 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN PEREMPUAN WNI MANTAN SIMPATISAN ISIS SEBAGAI CREDIBLE VOICE UNTUK BERKAMPANYE ANTI EKTREMISME DAN TERORISME (2020 – 2025) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18688 <p>Penelitian ini membahas perempuan – perempuan WNI mantan simpatisan ISIS yang menjadi garda terdepan dalam berkampanye anti Ekstremisme dan Terorisme di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui literatur review, dan analisis dokumen. Penelitian ini menggunakan teori Feminist Security Theory (FST) dan menggunakan konsep Women, Peace, and Security (WPS). Penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan yang dahulunya pernah terpapar ideologi ISIS bisa menjadi Credible Voice untuk berkampanye pencegahan anti Ekstemisme dan Terorisme. Ada banyak hal yang mereka lakukan diantara nya menjadi pembicara dibeberapa stasiun Televisi, hingga di media sosial. Mereka mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui proses Deredikalisasi dan mendapat pelatihan disana. Bahkan ada juga yang mendapat modal usaha dari BNPT untuk membangun usaha dan menyambung kehidupan selanjutnya.</p> <p><em>This study examines Indonesian women, former ISIS sympathizers, who are at the forefront of campaigning against extremism and terrorism in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative method. Data were collected through a literature review and document analysis. This study utilizes Feminist Security Theory (FST) and the concept of Women, Peace, and Security (WPS). This research shows that women who were previously exposed to ISIS ideology can become credible voices in campaigns to prevent extremism and terrorism. They have done many things, including speaking on several television stations and appearing on social media. They have received assistance from the National Counterterrorism Agency (BNPT) through the deradicalization process and received training there. Some have even received business capital from BNPT to build businesses and continue their lives.</em></p> Mutia Alifia, Debbie Affianty, Miftahul Ulum Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18688 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TAJDID NIKAH PADA PASANGAN MUALLAF DIKAJI DARI PERSPEKTIF ISTISHAB https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19007 <p>Hasil penelitian ini menunjukan Istishab adalah menjadikan hukum yang telah tetap pada masa yang lalu, berlaku terus sampai sekarang karena tidak ada dalil merubahnya. Salah satu karakteristik dan keistimewaan hukum Islam adalah kesesuaian dengan setiap kondisi, keadaan dan tempat. Ini sejalan dengan sebuah ungkapan popular di kalangan para ulama bahwa al-Syariat al-Islamiyah Shalihat li kulli zaman wa makan (syariat Islam sesuai dalam segala waktu dan tempat). Sebagaimana kriteria al-Istishab yang diistilahkannya dengan muqawwim atau pendukung. Adapun metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dan simbolik-interpretatif Geertz. Sri Ahimsa Putra mengatakan begitu pentingnya pendekatan fenomenologi dalam kajian agama dengan menyatakan bahwa pendekatan fenomenologi dapat digunakan peneliti untuk memahami gejala keagamaan. Jadi Penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa terdapat dua pendapat ulama, yang pertama membolehkan melakukan tajdid nikah. Pendapat ini adalah yang shahih (kuat/benar). Selanjutnya tidak memperkenankan tajdid nikah, dan pendapat kedua ini adalah pendapat yang lemah. Hukum Islam menetapkan bahwa agar perkawinan suami- istri itu sah menurut hukum Islam dan adanya kepastian hukum, harus dilaksanakan pembaruan nikah secara Islam. Karena hukum dapat berubah karena perubahan waktu, tempat, dan keadaan praktek pemberlakuan alistishhab pada pasangan muallaf jika dilihat dari hukum asalnya tidak sah karena perkawinan pertama dilakukan tidak secara syariat islam atau masih dilakukan ara nikah non-muslim. Tetapi jika dilihat praktek pada masa Rasulullah itu hukumnya boleh, karena untuk memperindah dan sebagai kehati-hatian saja. Jadi berdasarkan hukum al-istishhab disini tidak wajib.</p> <p><em>The results of this research show that Istishab means making laws that have been fixed in the past continue to apply until now because there is no reason to change them. One of the characteristics and features of Islamic law is its suitability to every condition, situation and place. This is in line with a popular expression among ulama that al-Syariat al-Islamiyah Shabayar li kulli masa wa makan (Islamic law is appropriate in all times and places). As in al-Istishab's criteria, he terms muqawwim or supporter. This research method is qualitative research, with Alfred Schutz's phenomenological and Geertz's symbolic- interpretive approaches. Sri Ahimsa Putra said that the phenomenological approach is very important in the study of religion, stating that the phenomenological approach can be used by researchers to understand religious phenomena. So the author can conclude that there are two opinions of ulama, the first is that it is permissible to perform tajdid nikah. This opinion is authentic (strong/true). Furthermore, it does not allow marriage tajdid, and this second opinion is a weak opinion. Islamic law stipulates that in order for a husband and wife's marriage to be valid according to Islamic law and there is legal certainty, Islamic marriage renewal must be carried out. Because the law can change due to changes in time, place and circumstances, the practice of applying alistishhab to a couple who converts to Islam, if seen from the original law, is not valid because the first marriage was not carried out according to Islamic law or was still carried out as a non-Muslim marriage. But if you look at the practice during the time of the Prophet, the law was permissible, because it was for beautification and just to be careful. So based on the law of al-istishhab here it is not mandatory.</em></p> Anwar Husein, Putra Halomoan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19007 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI, LITERASI KEUANGAN, DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP PEMAHAMAN DALAM MENYUSUN PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI MAHASISWA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19127 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Akuntansi, Literasi Keuangan, dan Sikap Keuangan terhadap Perencanaan Keuangan Pribadi pada mahasiswa program studi Akuntansi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Di tengah kompleksitas instrumen keuangan dan gaya hidup konsumtif Generasi Z, kemampuan perencanaan keuangan menjadi krusial untuk mencapai stabilitas finansial masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 275 responden menggunakan teknik purposive sampling. Setelah dilakukan data screening untuk mengatasi masalah normalitas, sampel final yang digunakan dalam analisis adalah sebanyak 275 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa: Pengetahuan Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perencanaan Keuangan Pribadi, Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perencanaan Keuangan Pribadi serta menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi perencanaan keuangan, dan Sikap Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Perencanaan Keuangan Pribadi. Secara simultan, Pengetahuan Akuntansi, Literasi Keuangan, dan Sikap Keuangan berpengaruh signifikan terhadap Perencanaan Keuangan Pribadi.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Accounting Knowledge, Financial Literacy, and Financial Attitude on Personal Financial Planning among Accounting students at Raja Ali Haji Maritime University (UMRAH). Amidst the complexity of financial instruments and the consumptive lifestyle of Generation Z, financial planning skills are crucial for achieving future financial stability. This study uses a quantitative approach with a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to 275 respondents using a purposive sampling technique. After data screening to address normality issues, the final sample used in the analysis was 259 respondents. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis with the help of SPSS software. The partial results of the study indicate that: Accounting Knowledge has a positive and significant effect on Personal Financial Planning, Financial Literacy has a positive and significant effect on Personal Financial Planning and is the most dominant variable in influencing financial planning, and Financial Attitude has no significant effect on Personal Financial Planning. Simultaneously, Accounting Knowledge, Financial Literacy, and Financial Attitude have a significant effect on Personal Financial Planning.</em></p> Diana Sihite, Asmaul Husna, Ardiansyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19127 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 POLITIK HUKUM TELEMATIKA DI INDONESIA DALAM MENJAWAB TANTANGAN TRANSFORMASI TEKNOLOGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19645 <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah mendorong terjadinya transformasi digital di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kondisi ini menuntut hadirnya politik hukum telematika yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada perlindungan kepentingan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah politik hukum telematika di Indonesia dalam menjawab tantangan transformasi teknologi, khususnya terkait aspek regulasi, penegakan hukum, serta perlindungan hak asasi manusia di ruang digital. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui kajian terhadap regulasi telematika serta doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum telematika di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain disharmoni regulasi, keterlambatan pembaruan hukum, serta belum optimalnya keseimbangan antara kepentingan negara, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan politik hukum yang bersifat progresif dan inklusif agar hukum telematika mampu menjawab dinamika teknologi sekaligus menjamin kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat digital.</p> <p><em>The increasingly rapid development of information and communication technology has driven digital transformation in various sectors of society. This condition demands the presence of a telematics legal policy that is adaptive, responsive, and oriented towards protecting the public interest. This study aims to analyze the direction of telematics legal policy in Indonesia in responding to the challenges of technological transformation, particularly regarding regulatory aspects, law enforcement, and human rights protection in the digital space. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach, through a study of telematics regulations and relevant legal doctrines. The results show that telematics legal policy in Indonesia still faces various challenges, including regulatory disharmony, delays in legal reform, and a less than optimal balance between the interests of the state, business actors, and society. Therefore, progressive and inclusive legal policy reform is needed so that telematics law can respond to technological dynamics while ensuring legal certainty, justice, and benefits for the digital society.</em></p> Muhamad Maulana M Ibrahim, Muhammad Nurul Anam, Dewi Asri Puannandini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19645 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18627 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kesadaran wajib pajak dan Sanksi perpajakan terhadap Kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Serpong. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode kuantitatif di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang responden. Sasaran dari penelitian ini adalah wajib pajak orang priba yang terdaftar di KPP Pratama Serpong. Sebelum melakukan analisis regresi linear berganda, data menjalani serangkaian pengujian mulai dari uji validitas, uji reliabilitas, hingga uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilaksanakan dengan menggunakan uji t (parsial), uji F (simultan), dan uji koefisien determinasi (R²). Temuan dari penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial, kesadaran wajib pajak memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dan sanksi perpajakan menunjukkan pengaruh yang signifikan dan berdampak posifi. Secara bersama-sama, kedua faktor ini memberikan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, penting untuk terus meningkatkan kesadaran wajib pajak guna mendorong tingkat kepatuhan mereka, serta perlu dilakukan penilaian terhadap efektivitas sanksi perpajakan untuk menciptakan efek jera pada wajib pajak orang pribadi.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, Kesadaran wajib Pajak, Sanksi Perpajakan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>ABSTRACK</em></strong></p> <p><em>This study aims to determine the effect of taxpayer awareness and tax sanctions on individual taxpayer compliance at the Serpong Pratama Tax Office (KPP Pratama Serpong). The method used in this study is a quantitative method in which data are collected through questionnaires distributed to 100 respondents. The target of this study is individual taxpayers registered at the Serpong Pratama Tax Office. Before conducting multiple linear regression analysis, the data underwent a series of tests ranging from validity tests, reliability tests, to classical assumption tests, namely normality tests, multicollinearity tests, and heteroscedasticity tests. Hypothesis testing was carried out using t-tests (partial), F-tests (simultaneous), and coefficient of determination (R²) tests. The findings of this study prove that partially, taxpayer awareness has a positive and significant impact on taxpayer compliance, and tax sanctions show a significant and positive impact. Together, these two factors have a significant influence on taxpayer compliance. Therefore, it is important to continue to increase taxpayer awareness to encourage their level of compliance, and it is necessary to assess the effectiveness of tax sanctions to create a deterrent effect on individual taxpayers.</em></p> Jefry Maulana, Husnul Khotimah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18627 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR ENVIRONMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI TIGA GERAI INDOMARET https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18924 <p>Populasi dalam penelitian ini adalah indomaret dikawasan 36 ilir kota palembang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Green Human Resource Management (GHRM) dan Organizational Citizenship Behavior Environment (OCBE) terhadap kinerja karyawan pada tiga gerai indomaret di palembang. Dengan metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan total sampel 31 karyawan dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Instrumen diuji melalui uji validitas, reabilitas, dan uji asumsi klasik sebelum analisis regresi linear berganda dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM dan OCBE secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun secara simultan keduanya memberikan pengaruh signifikan dan mampu menjelaskan 27,1% variasi kerja. Hal ini menegaskan bahwa praktik ramah lingkungan dan perilaku sukarela karyawan saling melengkapi dalam mendukung peningkatan kinerja. Dengan demikian, perusahaan perlu memperkuat sosialisasi, pelatihan, serta pembiasaan perilaku hijau agar karyawan dapat meningkatkan kontribusi terhadap pencapaian kinerja organisasi.</p> <p><em>The population in this study consists of employees working at indomaret stores located in the 36 ilir area of palembang. This research aims to examine the influence of Green Human Resource Management (GHRM) and Organizational Citizenship Behavior Environment (OCBE) on emloyee performance at three indomaret branches in palembang. The study employs a quantitative approach, with a total of 31 employees selected as the sample using a saturated sampling technique. The research instrumen was tested throught validity testing, reability testing, and classical assumpation tests prior to conducting multiple linear regression analysis. The results indicate that GHRM and OCBE do not have a significant partial effect on employee performance. However, when tested simustaneously, both variabels show a significant influence and are able to explain 27,1% of the variation in employee performance. These findings suggest that environmentally friendly HR practices and voluntary green behavior complement one another in supporting performance improvement. Therefore, companies need to strengthen socialization, training, and habituation of green behavior so that employees can enhance their contribution to organizational performance achievement.</em></p> Nazwa Ramadhani, Novitrawati, Jeslin Maryelin, Suci Annisa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18924 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KLASIFIKASI DATA MAHASISWA DALAM MENENTUKAN KELULUSAN TEPAT WAKTU MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19035 <p>Ketepatan waktu kelulusan mahasiswa merupakan indikator penting dalam menilai efektivitas proses akademik di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu menggunakan metode Decision Tree berbasis data mining. Dataset yang digunakan berjumlah 100.000 data mahasiswa dalam format CSV dengan 10 atribut, terdiri dari 4 atribut numerik utama akademik (IPK, IPS rata-rata, IPS semester akhir, IPS tren), 4 atribut numerik pendukung (jumlah mata kuliah tidak lulus, jumlah cuti akademik, jumlah semester, status kelulusan), serta 2 atribut kategorikal (pekerjaan sambil kuliah dan kategori kehadiran). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai IPK rata-rata mahasiswa sebesar 2,99 dengan rentang 2,00–4,00, sementara rata-rata jumlah semester sebesar 10,5 semester. Proporsi mahasiswa yang lulus tepat waktu dan tidak tepat waktu relatif seimbang, masing-masing sekitar 49,96% dan 50,04%. Model Decision Tree yang dibangun menghasilkan akurasi sebesar 75,32%, dengan nilai recall kelas lulus tepat waktu mencapai 77%. Atribut IPK, jumlah semester, dan jumlah mata kuliah tidak lulus menjadi faktor paling dominan dalam proses klasifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Decision Tree mampu memberikan interpretasi yang jelas terhadap pola kelulusan mahasiswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu evaluasi akademik.</p> <p><em>The punctuality of student graduation is a crucial indicator in assessing the effectiveness of the academic process in higher education. This study aims to analyze and predict on-time student graduation using a data mining-based Decision Tree method. The dataset used comprises 100,000 student data in CSV format with 10 attributes: four primary academic numeric attributes (GPA, average GPA, final semester GPA, GPA trend), four supporting numeric attributes (number of failed courses, number of academic leaves, number of semesters, graduation status), and two categorical attributes (employment while studying and attendance category). The descriptive statistical analysis results show that the average student GPA is 2.99 with a range of 2.00–4.00, while the average number of semesters is 10.5 semesters. The proportions of students graduating on time and not on time are relatively balanced, approximately 49.96% and 50.04%, respectively. The Decision Tree model produced an accuracy of 75.32%, with a recall rate of 77% for on-time graduates. The attributes of GPA, number of semesters, and number of failed courses are the most dominant factors in the classification process. The results of this study indicate that Decision Trees are capable of providing a clear interpretation of student graduation patterns and can be used as an academic evaluation tool.</em></p> I Putu Yoga Eka Saputra, I Wayan Sudiarsa, Ni Made Sulistyani, I Kadek Pica Widi Ada, I Komang Nova Adiyasa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19035 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DAN PSIKOLOGI QURANI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN NURUL FATA BONDOWOSO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19412 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Kitab Ta’lim Muta’allim dan penerapan pendekatan psikologi Qur’ani dalam pembentukan karakter santri baru putra di Pondok Pesantren Nurul Fata Bondowoso sebagai respons atas tantangan krisis moral di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan data dikumpulkan melalui sumber non-angka berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposif, meliputi kiai, ustaz, dan santri baru. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Ta’lim Muta’allim yang dipadukan dengan metode tradisional pesantren (bandongan dan sorogan), penguatan motivasi spiritual, penciptaan lingkungan religius, serta keteladanan pendidik secara signifikan berkontribusi dalam membentuk karakter santri yang disiplin, beradab, religius, dan seimbang secara psikologis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai adab dalam Ta’lim Muta’allim dan psikologi Qur’ani efektif sebagai model pendidikan karakter yang relevan dan berkelanjutan, serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan kepribadian santri di tengah perubahan sosial kontemporer.</p> <p><em>This study aims to analyze the learning strategies of the Ta’lim Muta’allim book and the application of a Qur’anic psychology approach in shaping the character of new male students at Nurul Fata Islamic Boarding School, Bondowoso, as a response to the challenges of moral crisis in the modern era. The research employs a qualitative approach with a case study design, with data collected from non-numerical sources through interviews, observations, and documentation involving purposively selected informants, including kiai, ustaz, and new students. Data analysis was conducted using a descriptive-interpretative method through the stages of data reduction, data display, and inductive conclusion drawing. The findings indicate that the learning of Ta’lim Muta’allim, integrated with traditional pesantren methods (bandongan and sorogan), the strengthening of spiritual motivation, the creation of a religious environment, and educators’ role modeling, significantly contributes to the formation of students’ character that is disciplined, ethical, religious, and psychologically balanced. The conclusion affirms that the integration of ethical values contained in Ta’lim Muta’allim and Qur’anic psychology is effective as a relevant and sustainable model of character education, as well as in strengthening the role of pesantren as a center for moral and personality development of students amid contemporary social changes.</em></p> Muchammad Syamsul Ma'arif, Luluk Ananta, Amin Ruksin, Nurul Ma’rifah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19412 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 INOVASI PEMANFAATAN SERABUT KELAPA MENJADI TAS KREATIF https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18545 <p>Limbah serabut kelapa banyak ditemukan di Nekang.Banyak serabut kelapa yang dibuang dan dibakar sehingga berpotensi untuk mencemari lingkungan.Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan serabut kelapa sebagai bahan utama pembuatan tas ramah lingkungan sebagai upaya pengurangan limbah organik.Proses pembuatan tas dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pemebersihan serabut kelapa,perendaman,penjemuran,pemisahan serabut menjadi beberapa bagian,pencampuran dengan lem kayu,pembentukan lembaran, serta perakitan menjadi tas.Kegiatan ini dillaksanakan di kelurahan Tenda dengan melibatkan warga setempat dalam proses pembuatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa serabut kelapa dapat diolah menjadi tas yang memiliki&nbsp; nilai yang estetika dan fungsi praktis.Pemanfaatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengolahan limbah organik berbasis kreativitas dan ramah lingkungan.</p> Maria Noyana Anul, Alkuintus Bimantara Dawa, Yuliana Wati Sali, Eudosia Fraptina Waru, Ketriana Ivoni Evelin, Bortolemeu Itmas, Eugenia Ardita Ngadur, Godelfridus Setiawan, Anggelina Fitriani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18545 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18660 <p>Dalam dunia pendidikan Guru sangat berperan penting&nbsp; dalam membentuk karakter siswa, dan bisa di lihat bahwa keberhasilan seorang guru bisa di ukur&nbsp; dari keberhasilan siswanya serta memiliki karakter yang baik, dimana sikap dan tindakannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam hal ini guru Pendidikan Agama Kristen selain mengajar ia juga mendidik dan membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Menurut Doni Koesoema A. dalam bukunya Pendidikan Karakter Di Zaman Keblinger mengatakan bahwa Guru menjadi teman, sahabat, pengajar, rekan kerja, pendamping, orang tua, dan semua kemampuan individu yang memungkinkan proses belajar di sekolah berjalan dengan baik di dalam kelas. Pendidikan Agama Kristen merupakan wadah pembentukan dan pembinaan karakter peserta didik agar kelak mereka menjadi pribadi yang berkarakter Kristen yang mampu menyuarakan kebenaran Tuhan di tengah berbagai permasalahan yang dihadapi.</p> <p><em>In the world of education, teachers play a crucial role in shaping students' character. A teacher's success can be measured by the success of their students, as well as by their positive character, where their attitudes and actions align with God's will. In this regard, Christian Religious Education teachers, in addition to teaching, also educate and shape their students' character. According to Doni Koesoema A., in his book "Character Education in the Age of the Crazy," teachers are friends, companions, instructors, colleagues, mentors, parents, and all the individual abilities that enable the learning process in the classroom.Christian Religious Education is a forum for character formation and training of students so that they will become individuals with Christian character who are able to represent God's truth amidst the various challenges they face.</em></p> Oni Mirdan Sir, Catrina Nufninu, Herlin Banfatin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18660 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 FILSAFAT HUKUM ISLAM DALAM KAJIAN TERMINOLOGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18964 <p>Filsafat hukum Islam merupakan cabang penting dalam tradisi keilmuan Islam yang berperan strategis dalam membentuk pemahaman mendalam terhadap hukum Islam. Dalam kajian filsafat agama Islam tentang pendekatan, ketika seseorang mengerjakan suatu amal ibadah tidak akan merasa kebosanan, semakin mampu mengenali makna filosofis dari suatu ajaran agama maka semakin meningkat pula sikap penghayatan dan daya spiritual yang dimiliki seseorang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kepustakaan dan pendekatan kualitatif yang dimana data bersumber dari buku buku dan jurnal kemudian dikelola dengan kata kata deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana filsafat hukum Islam, hakikat filsafat hukum Islam, pertumbuhan dan perkembangan filsafat Hukum Islam serta objek kajian dalam filsafat hukum Islam . Hasil dari penelitian ini mengungkapkan hakikat dalam filsafat Hukum Islam, pertumbuhan dan perkembangan filsafat di dalam Hukum Islam serta objek kajian yang terdapat dalam filsafat hukum Islam.</p> <p><em>Islamic legal philosophy is an important branch of Islamic scientific tradition that plays a strategic role in forming a deep understanding of Islamic law. In the study of Islamic religious philosophy regarding the approach, when someone performs an act of worship will not feel bored, the more able to recognize the philosophical meaning of a religious teaching, the more the attitude of appreciation and spiritual power that a person has. This study uses a type of library research and a qualitative approach where data is sourced from books and journals then managed with descriptive words. The purpose of this study is to determine how the philosophy of Islamic law, the nature of the philosophy of Islamic law, the growth and development of the philosophy of Islamic law and the objects of study in the philosophy of Islamic law. The results of this study reveal the nature of the philosophy of Islamic law, the growth and development of philosophy in Islamic law and the objects of study contained in the philosophy of Islamic law.</em></p> Rahmad Hidayat Ritonga, Riski Putra Harahap, Uswatun Hasanah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18964 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGATURAN SANKSI PIDANA DALAM PROSTITUSI ONLINE MICHAT DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19104 <p>Penelitian ini membahas pengaturan hukum terhadap praktik prostitusi berbasis digital melalui aplikasi MiChat di Indonesia, dengan fokus pada aspek pemidanaan terhadap pengguna layanan prostitusi online. Kajian ini secara khusus menganalisis keberlakuan norma dalam peraturan perundang-undangan serta mengidentifikasi kekosongan hukum terkait penjatuhan sanksi kepada pihak pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan snowball, yang bertumpu pada telaah sistematis terhadap peraturan hukum positif, doktrin, yurisprudensi, dan dokumen hukum relevan lainnya. Analisis dilakukan guna mengevaluasi tingkat kepastian hukum serta efektivitas instrumen hukum dalam menangani praktik prostitusi daring. Temuan menunjukkan bahwa perbuatan penyediaan jasa seksual melalui platform digital telah dapat dijerat melalui beberapa regulasi, seperti KUHP, UU ITE, serta UU Pornografi. Namun demikian, belum terdapat ketentuan normatif yang secara tegas mengatur sanksi bagi pihak pengguna layanan prostitusi online. Ketidakhadiran pengaturan eksplisit tersebut menunjukkan adanya kekosongan hukum yang berimplikasi pada ketidakseimbangan penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan langkah reformasi regulatif yang komprehensif guna memberikan landasan normatif yang kuat dalam menjerat seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengguna, sebagai bagian dari strategi penanggulangan prostitusi digital secara menyeluruh.</p> <p><em>This study examines the legal framework governing online prostitution practices facilitated through the MiChat application in Indonesia, with a particular focus on the imposition of criminal sanctions against users of such services. The research specifically explores the existing statutory provisions and identifies legal gaps concerning the criminal liability of service users. Employing a normative legal research method with a snowball approach, this study analyzes applicable legislation, academic literature, judicial decisions, and other relevant legal documents. The analysis aims to assess the degree of legal certainty and the effectiveness of current regulatory instruments in addressing digital sex work. The findings reveal that service providers involved in online prostitution may be prosecuted under several legal instruments, including KUHP, UU ITE and UU Pornography. Nevertheless, there remains a normative void concerning the explicit regulation of criminal sanctions against individuals who purchase or use sexual services online. This legal lacuna contributes to an imbalance in enforcement, which tends to prioritize service providers over consumers. Consequently, comprehensive legal reform is necessary to establish clear provisions targeting all parties involved, including users, as part of an integrated strategy to combat digital prostitution.</em></p> Anak Agung Gede Agung Bayu Anantha Udayana, Diah Ratna Sari Hariyanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19104 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN KETUA PEMUDA DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN ANGGOTA LAKI-LAKI DALAM KEGIATAN IBADAH PEMUDA DI GEREJA ZAITUN OEBOU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19631 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan Ketua Pemuda dalam meningkatkan keaktifan anggota laki-laki dalam kegiatan ibadah pemuda di Gereja Zaitun Oebou. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya partisipasi pemuda laki-laki dalam kegiatan ibadah akibat pengaruh perkembangan teknologi, hiburan digital, serta kurangnya inovasi dan pendekatan kepemimpinan yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis terhadap gaya, strategi, dan keteladanan kepemimpinan Ketua Pemuda dalam konteks pelayanan gerejawi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Ketua Pemuda memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat keaktifan anggota laki-laki dalam ibadah. Gaya kepemimpinan yang karismatik, relasional, dan transformatif, disertai dengan keteladanan hidup rohani, pemberdayaan anggota, serta penciptaan iklim persekutuan yang kuat, mampu meningkatkan motivasi dan rasa memiliki pemuda laki-laki terhadap kegiatan ibadah. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa tantangan eksternal dan internal dapat diatasi melalui strategi kepemimpinan yang inovatif, kontekstual, dan adaptif.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi gereja, khususnya pengurus pemuda, dalam merancang pola kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan keaktifan dan pertumbuhan iman pemuda laki-laki dalam kehidupan bergereja.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of the Youth Chairperson’s leadership in increasing the activeness of male youth members in youth worship activities at Zaitun Oebou Church. The background of this research is based on the low level of participation of male youths in worship activities due to the influence of technological developments, digital entertainment, and the lack of innovation and relevant leadership approaches. This research employs a descriptive qualitative method, focusing on the analysis of leadership styles, strategies, and exemplary conduct of the Youth Chairperson within the context of church ministry.The findings indicate that the leadership of the Youth Chairperson has a significant influence on the level of activeness of male youth members in worship. Leadership styles that are charismatic, relational, and transformative, accompanied by spiritual role modeling, member empowerment, and the creation of a strong fellowship environment, are proven to enhance motivation and a sense of belonging among male youths toward worship activities. Furthermore, the study reveals that both external and internal challenges can be addressed through innovative, contextual, and adaptive leadership strategies.This study is expected to provide practical contributions for churches, particularly youth ministry leaders, in designing effective leadership models to increase activeness and foster the spiritual growth of male youths in church life.</em></p> Harun Y. Natonis, Yoan Surya Ningsi Adu, Febriana Herlona Giri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19631 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK CYBERBULLYING PADA KESEHATAN MENTAL REMAJA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18617 <p>Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya intensitas penggunaan media sosial, cyber bullying menjadi salah satu permasalahan sosial yang semakin banyak dialami oleh remaja. Media digital yang seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan interaksi sosial sering kali digunakan secara tidak tepat untuk melakukan tindakan perundungan, seperti pelecehan, penghinaan, ancaman, serta penyebaran konten yang merugikan orang lain. Kerentanan remaja terhadap cyber bullying berkaitan erat dengan fase perkembangan psikologis mereka yang ditandai oleh emosi yang belum stabil serta kebutuhan yang tinggi akan penerimaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak cyber bullying terhadap kesehatan mental remaja melalui metode studi pustaka. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, baik nasional maupun internasional, guna mengidentifikasi bentuk-bentuk cyber bullying, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampak psikologis yang dialami oleh remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa cyber bullying berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kesehatan mental remaja, yang ditandai dengan munculnya stres, kecemasan, depresi, rendahnya harga diri, kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, serta meningkatnya risiko perilaku menyakiti diri sendiri dan ide bunuh diri. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan penanganan yang melibatkan peran sekolah, keluarga, dan tenaga profesional untuk menekan dampak cyber bullying serta menjaga kesehatan mental remaja.</p> <p><em>Cyberbullying has emerged as a serious social concern in line with the rapid growth of digital technology and the extensive use of social media among adolescents. Online platforms that are designed to support communication and social interaction are frequently misused as spaces for negative behavior, including harassment, insults, threats, and the spread of harmful or humiliating content. Adolescents are particularly susceptible to cyberbullying due to their developmental characteristics, such as emotional instability and a strong desire for peer acceptance. This study aims to analyze the impact of cyberbullying on adolescents’ mental health through a literature review approach. A range of national and international scholarly publications were examined to identify common forms of cyberbullying, contributing factors, and the psychological consequences experienced by adolescent victims. The findings indicate that cyberbullying has substantial adverse effects on mental health, including heightened stress, anxiety, depressive symptoms, diminished self-esteem, social withdrawal, and an increased risk of self-harm and suicidal ideation. Therefore, comprehensive prevention and intervention strategies involving schools, families, and mental health professionals are necessary to reduce the harmful effects of cyberbullying and to support adolescents’ psychological well-being.</em></p> Eneng Iqna Laila, Nurunajmi Laela, Rokmah, Jaka Saputra, M. Saeful Hidayah, Fitri Arnita Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18617 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENCEGAH RADIKALISME DI KALANGAN PELAJAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18901 <p>Radikalisme merupakan ancaman serius bagi keutuhan bangsa Indonesia, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa yang berada pada fase pencarian jati diri dan sangat terpapar informasi digital. Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) memiliki peran strategis sebagai upaya preventif dalam mencegah penyebaran paham radikal melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, penguatan sikap toleransi, serta pembentukan karakter warga negara yang kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam mencegah radikalisme di kalangan pelajar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PKN berperan sebagai benteng ideologi bangsa melalui internalisasi nilai kebangsaan, pengembangan literasi digital, serta pembelajaran yang dialogis dan kontekstual. Dengan implementasi yang tepat, Pendidikan Kewarganegaraan mampu membentuk generasi muda yang memiliki daya tangkal terhadap ideologi radikal dan menjunjung tinggi persatuan nasional.</p> <p><em>Radicalism is a serious threat to Indonesia’s national integrity, particularly among students who are in the process of identity formation and are highly exposed to digital information. Civic Education plays a strategic role as a preventive effort to counter the spread of radical ideologies through the internalization of Pancasila values, the strengthening of tolerance, and the development of critical and responsible citizenship. This study aims to examine the role of Civic Education in preventing radicalism among students. The method used is a literature review by analyzing relevant books, journal articles, and policy documents. The results indicate that Civic Education functions as an ideological safeguard through the reinforcement of national values, the enhancement of digital literacy, and the application of dialogical and contextual learning approaches. Proper implementation of Civic Education can foster a young generation that is resilient to radical ideologies and committed to national unity.</em></p> Reza Safitri, Muhammad Ridho Syahputra, Amanda Putri Zainal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18901 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 MENUMBUHKAN SIKAP ANTI-INTOLERANSI DI KELAS DALAM MENGHADAPI KEBERAGAMAN PESERTA DIDIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19027 <p>Keberagaman dalam peserta didik adalah fenomena yang melekat dalam dunia pendidikan. Variasi dalam latar belakang, kemampuan, minat, cara belajar, dan karakter masing-masing siswa memerlukan pengelolaan pembelajaran yang ramah dan adil. Dalam situasi yang ideal, keberagaman dapat berfungsi sebagai sumber daya yang mendukung proses belajar dengan membangun empati, sikap saling menghargai, dan toleransi. Akan tetapi, jika tidak dikelola dengan baik, keberagaman bisa menimbulkan intoleransi, seperti pengucilan, stereotip negatif, dan perlakuan yang diskriminatif di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberagaman peserta didik dalam dunia pendidikan, memahami apa itu intoleransi dan anti-intoleransi, serta mengkaji peran guru dan strategi pengajaran yang dapat mengembangkan sikap anti-intoleransi di dalam kelas. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan dalam kajian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam menanamkan sikap anti-intoleransi melalui contoh yang baik, diskusi dan pemahaman, pengembangan keterampilan sosial, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas. Implementasi strategi pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif juga dibuktikan krusial dalam membangun suasana kelas yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman.</p> <p><em>Diversity among students is an inherent phenomenon in the world of education. Variations in background, abilities, interests, learning styles, and character of each student require friendly and fair learning management. In an ideal situation, diversity can serve as a resource that supports the learning process by building empathy, mutual respect, and tolerance. However, if not managed properly, diversity can give rise to intolerance, such as exclusion, negative stereotypes, and discriminatory treatment in schools. This article aims to explore student diversity in education, understand intolerance and anti-intolerance, and examine the role of teachers and teaching strategies that can foster anti-intolerance attitudes in the classroom. The method used is desk research, analyzing various relevant scientific sources. The findings of this study indicate that teachers play a crucial role in instilling anti-intolerance attitudes through good examples, discussion and understanding, social skills development, and collaboration with parents and the community. The implementation of inclusive and collaborative learning strategies has also been proven crucial in creating a safe, comfortable, and respectful classroom environment for diversity.</em></p> Anisa Mardella, Annisa Fitria Mirza Mirza, Dian Novita Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19027 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 MANAJEMEN PEMASARAN RUMAH SAKIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19304 <p>Manajemen pemasaran rumah sakit merupakan faktor kritis dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan. Tantangan seperti keterbatasan anggara dan tingginya biaya promosi sering menghambat efisiensi pemasaran, yang berdampak pada layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara manajemen pemasaran yang efektif dan kualitas pelayanan kesehatan melalui tinjauan literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA, mencakut artikel jurnal open access dari Google Scholar dan ScienceDirect yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran yang efisien, termasuk penganggaran yang tepat, penggunaan teknologi informasi, berkorelasi positif dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Rumah sakit dengan kondisi pemasaran yang stabil mampu menyediakan sumber daya lebih baik dan mengurangi biaya operasional. Strategi manajemen pemasaran yang berkelanjutan, seperti investasi dalam teknologi dan pelatihan staf penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Tantangan seperti biaya tinggi dan ketergantungan pada pendanaan pemerintah perlu diatasi untuk mencapai efisiensi pemasaran yang optimal.</p> Devi Nofiana Fransiska, Hendry Wibowo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19304 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KULIAH KERJA NYATA: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DAN PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN DI DESA SAMPORA KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18410 <p>Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya di Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Observasi menunjukkan kondisi pendidikan dasar yang tertinggal, ditandai dengan kurangnya fasilitas sekolah, jarak akses yang jauh, dan kepadatan siswa di kelas (lebih dari 50 orang per kelas), yang secara signifikan menghambat pemahaman belajar. Selain itu, sebagian besar masyarakat Desa Sampora yang memiliki usaha (seperti toko kelontong, bakso, dan usaha rumahan) cenderung memasarkan produk secara offline, membatasi daya saing dan jangkauan pasar lokal. Kegiatan KKN kelompok 2 Universitas Nusa Putra berfokus pada dua program utama: peningkatan pendidikan dasar dan pembinaan kewirausahaan berbasis digital. Program pendidikan dilakukan melalui pembukaan Sanggar Belajar harian (untuk anak usia &lt;7 tahun dan 7-13 tahun) dan kegiatan mengajar langsung di SDN 1 Sampora, yang berhasil meningkatkan minat belajar dan memberikan pendampingan tugas sekolah. Sementara itu, program kewirausahaan diimplementasikan melalui sosialisasi pemasaran online (melalui TikTok, Instagram, dll.) kepada siswa SMK kelas 3 sebagai calon tenaga kerja/pelaku usaha, serta asistensi langsung kepada pelaku usaha untuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui pendidikan dasar yang memadai dan mendorong transformasi pemasaran produk lokal menuju platform digital.</p> <p><em>Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is an implementation of the Higher Education Tridharma aimed at empowering communities, specifically in Sampora Village, Cikidang District, Sukabumi Regency, West Java. Observations revealed a lagging primary education condition, characterized by inadequate school facilities, long access distances, and high student density (over 50 students per class), which significantly hinders learning comprehension. Furthermore, most small business owners in Sampora Village (such as grocery stores, meatballs vendors, and home businesses) predominantly rely on offline marketing, limiting their competitiveness and market reach. KKN Group 2 from Nusa Putra University focused on two main programs: improving basic education and digital-based entrepreneurship coaching. The educational program was executed through the establishment of a daily Learning Center (for children aged &lt;7 and 7-13 years) and direct teaching activities at SDN 1 Sampora, successfully boosting learning interest and providing homework assistance. Meanwhile, the entrepreneurship program was implemented via socialization on online marketing (using TikTok, Instagram, etc.) targeting 3rd-year vocational high school students as future workers/entrepreneurs, as well as direct assistance to local business owners for obtaining a Business Identification Number (NIB). This activity aims to enhance the quality of local Human Resources (HR) through adequate basic education and encourage the transformation of local product marketing towards digital platforms.</em></p> Orchidian Rahmatillah, Amalia Rizkina Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18410 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PRAKTIK KOMUNIKASI TRADISIONAL BERBASIS BAHASA TOLAKI DI DESA DUDURIA, SULAWESI TENGGARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18650 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi tradisional masyarakat Tolaki yang masih berlangsung di Desa Duduria, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk komunikasi tradisional serta penggunaan Bahasa Tolaki dalam interaksi sosial masyarakat sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap tokoh masyarakat dan warga lokal yang memahami budaya dan bahasa Tolaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi tradisional masih dipertahankan melalui sistem sapaan, penyampaian nasihat, serta penggunaan Bahasa Tolaki dalam rapat desa dan interaksi sosial tertentu. Namun demikian, penggunaan Bahasa Tolaki mengalami penurunan pada kalangan generasi muda akibat pengaruh pendidikan formal, modernisasi, dan meningkatnya interaksi dengan masyarakat pendatang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bahasa Tolaki tetap memiliki peran penting sebagai media pewarisan nilai budaya, pembentuk identitas sosial, dan penjaga keharmonisan masyarakat, meskipun berada dalam dinamika perubahan sosial.</p> <p><em>This study aims to examine traditional communication practices among the Tolaki community in Duduria Village, Ranomeeto District, South Konawe Regency. The research focuses on the forms of traditional communication and the use of the Tolaki language in everyday social interactions. A qualitative approach was employed, using in-depth interviews and observation involving community leaders and local residents who are familiar with Tolaki culture and language. The findings reveal that traditional communication practices are still maintained through greeting systems, the delivery of advice, and the use of the Tolaki language in village meetings and certain social interactions. However, the use of the Tolaki language has declined among younger generations due to formal education, modernization, and increased interaction with migrant communities. This study concludes that the Tolaki language continues to play an important role as a medium for transmitting cultural values, shaping social identity, and maintaining social harmony, despite ongoing social changes.</em></p> Muhammad Raihan Dwiyoga Ramadhan, Alun Ibrahim, La Ode Muhamad Ade Mayndal, Sri Novita Sari, Irta Resti Yani, Eka Anjelika, L.M. Ridho Al Madjid Yusran, Paskal Arrang Tanggulungan, Wa Ode Nila Farlin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18650 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18951 <p>Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dalam lingkup domestik dan berdampak serius terhadap korban, baik secara fisik, psikis, seksual, maupun ekonomi. Negara berkewajiban memberikan perlindungan hukum yang efektif bagi korban KDRT sebagai bagian dari penegakan prinsip keadilan dan penghormatan terhadap martabat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana KDRT berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 serta menilai efektivitas penerapannya dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis terhadap ketentuan hukum yang mengatur pencegahan, penanganan, perlindungan, dan pemulihan korban KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 telah memberikan landasan hukum yang komprehensif dalam melindungi korban KDRT, termasuk pengaturan mengenai hak korban, peran aparat penegak hukum, serta keterlibatan masyarakat dan lembaga layanan. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kendala, antara lain rendahnya tingkat pelaporan, stigma sosial, serta belum optimalnya koordinasi antarinstansi terkait. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi undang-undang melalui peningkatan kapasitas aparat, akses layanan yang lebih inklusif, serta edukasi hukum kepada masyarakat guna menjamin perlindungan hukum yang efektif dan berkelanjutan bagi korban KDRT.</p> <p><em>Domestic Violence (DV) is a form of human rights violation that occurs within the domestic sphere and has serious impacts on victims, both physically, psychologically, sexually, and economically. The state is obliged to provide effective legal protection for victims of domestic violence as part of upholding the principles of justice and respect for human dignity. This study aims to analyze the forms of legal protection for victims of domestic violence based on Law Number 23 of 2004 and assess the effectiveness of its implementation in the Indonesian legal system. The research method used is normative legal research with a statutory and conceptual approach, through an analysis of legal provisions governing the prevention, handling, protection, and recovery of victims of domestic violence. The results of the study indicate that Law Number 23 of 2004 has provided a comprehensive legal basis for protecting victims of domestic violence, including regulations regarding victims' rights, the role of law enforcement officers, and the involvement of the community and service institutions. However, in practice there are still obstacles, including low levels of reporting, social stigma, and less than optimal coordination between relevant agencies. Therefore, it is necessary to strengthen the implementation of the law by increasing the capacity of officials, providing more inclusive access to services, and providing legal education to the public to ensure effective and sustainable legal protection for victims of domestic violence.</em></p> Hairul Fahmi, Arif Wibowo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18951 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ADMINISTRASI SEKOLAH DAN ADMINISTRASI PESERTA DIDIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19071 <p>Tanggung jawab fundamental lembaga pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sangat bergantung pada sistem manajemen internal yang solid, di mana administrasi sekolah berfungsi sebagai tulang punggungnya. Administrasi Peserta Didik (Kesiswaan) merupakan inti dari layanan ini, meliputi semua kegiatan mulai dari perencanaan siswa, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pembinaan selama di sekolah, hingga pelaporan kelulusan. Meskipun perannya sangat penting, administrasi sekolah, khususnya kesiswaan, sering dihadapkan pada kesenjangan sistemik dan manajerial, seperti sistem dokumen yang tidak terintegrasi dan teknologi yang tertinggal, yang menghambat optimalisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan metodologis dengan secara sistematis mengintegrasikan dan membandingkan fungsi makro administrasi sekolah (sarana, keuangan, kepegawaian) dengan fungsi mikro administrasi peserta didik untuk meningkatkan efektivitas layanan pendidikan. Penelitian ini mengadopsi metodologi Studi Literatur Sistematis (SLR), yang melibatkan tinjauan sistematis terhadap teori, konsep, dan hasil penelitian relevan. Data dikumpulkan dari basis data akademik (misalnya Google Scholar, Scopus) menggunakan kata kunci yang relevan, berfokus pada artikel jurnal dari 5 tahun terakhir. Instrumen utamanya adalah matriks ekstraksi data, dan analisis data menggunakan teknik sintesis kualitatif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi administrasi makro (kurikulum, kepegawaian, sarana) dan mikro (kesiswaan) sudah terstruktur, namun masih menghadapi tantangan dalam adaptasi teknologi dan literasi digital. Temuan kuncinya adalah bahwa integrasi administrasi sekolah dan administrasi peserta didik yang diperkuat oleh Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIM) merupakan prasyarat utama untuk kualitas layanan komprehensif, memungkinkan sekolah beralih dari manajemen reaktif menjadi proaktif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model administrasi digital yang terintegrasi penuh untuk meningkatkan akuntabilitas sistemik dan efisiensi pengambilan keputusan.</p> <p><em>The fundamental responsibility of educational institutions to educate the nation's life relies heavily on a solid internal management system, where school administration acts as the backbone. The Administration of Students (Kesiswaan) is the core of this service, covering all activities from student planning, new student admission (PPDB), development during school, to graduation reporting. Despite its critical role, the school administration, especially the student administration, often faces systemic and managerial gaps, such as disintegrated document systems and outdated technology, which hinder educational optimization. This study aims to fill the methodological gap by systematically integrating and comparing the macro function of school administration (facilities, finance, personnel) with the micro-function of student administration to improve the effectiveness of educational services. This research adopted a Systematic Literature Review (SLR) methodology, involving the systematic review of relevant theories, concepts, and research results. Data were collected from academic databases (e.g., Google Scholar, Scopus) using relevant keywords, focusing on journal articles from the last 5 years. The main instrument was a data extraction matrix, and the data analysis employed a qualitative synthesis technique (data reduction, data presentation, and conclusion drawing). The results indicate that the implementation of both macro (curriculum, personnel, infrastructure) and micro (student affairs) administration is structured but faces challenges in technology adaptation and digital literacy. The key finding is that the integration of school administration and student administration strengthened by a School Information Management System (SIM) is a prerequisite for comprehensive service quality, enabling schools to shift from reactive to proactive management. The study recommends the development of a fully integrated digital administrative model to enhance systemic accountability and decision-making efficiency.</em></p> Dian Atiqah Baedawi, Sarmila, Izam Farabi Muslim, Nurul Zahwa Tahir, M.Maulana Maulana, Kamus, Nurwidya Putri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19071 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 “KONSEP PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN:KAJIAN TAFSIR TARBAWY TENTANG KEWAJIBAN MENGAJAR DALAM AL-QUR’AN” https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19590 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji kewajiban mengajar dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tarbawy. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pendidik dalam membimbing peserta didik, khususnya di tengah perkembangan teknologi yang memungkinkan akses ilmu secara mandiri tanpa bimbingan guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian kajian Pustaka (library research), yang bersumber dari Al-Qur’an itu sendiri, artikel jurnal ilmiah, serta literarur Pendidikan islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wajibnya mengajar tidak hanya sebagai transfer ilmu, akan tetapi juga sebagai proses pembinaan karakter, spiritual, sertapotensi peserta didik secara komprehensif. Al-Qur’an menempatkan mengajar&nbsp; sebagai Amanah dan ibadah yang memiliki impilikasi besar terhadap pembentukan karakter manusia. Dengan demikian, kewajiban mengajar dalam perspektif tafsir tarbawy menegaskan bahwa kewajiban mengajar harus diiringi dengan pengamalan ilmu dan pembentukan karakter peserta didik.</p> <p><em>This study aims to examine the obligation to teach from the perspective of the Qur'an through the approach of tafsir tarbawy. This study is motivated by the importance of the role of educators in guiding students, especially amidst technological developments that enable independent access to knowledge without teacher guidance. This study uses a qualitative method, with a type of literature review research, sourced from the Qur'an itself, scientific journal articles, and Islamic education literature. The results of the study indicate that the obligation to teach is not only as a transfer of knowledge, but also as a process of character development, spirituality, and the potential of students comprehensively. The Qur'an places teaching as a trust and worship that has major implications for the formation of human character. Thus, the obligation to teach from the perspective of tafsir tarbawy emphasizes that the obligation to teach must be accompanied by the practice of knowledge and the formation of student character.</em></p> Aqila Fuhaid Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19590 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 INTERPRETASI VISUAL FASAD ARSITEKTUR POST MODERN HOTEL NIAGARA PARAPAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18600 <p>Arsitektur postmodern berkembang sebagai respons terhadap modernisme dengan menekankan keberagaman makna, simbol, dan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis interpretasi visual fasad Hotel Niagara Parapat sebagai representasi arsitektur postmodern dalam membangun identitas tempat dan mempertahankan nilai kearifan lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif melalui observasi visual dan analisis elemen fasad berdasarkan konsep double coding dan plurality of meaning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasad Hotel Niagara Parapat memadukan elemen arsitektur lokal dan modern secara harmonis. Bentuk atap yang menyerupai Jabu Batak, penggunaan ornamen gorga, serta pemilihan warna alami merepresentasikan identitas budaya lokal, sementara komposisi massa bangunan dan ritme bukaan mencerminkan pengaruh arsitektur kontemporer. Temuan ini menegaskan bahwa fasad hotel tersebut berfungsi tidak hanya sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang kontekstual. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penerapan prinsip arsitektur postmodern dalam perancangan bangunan pariwisata untuk memperkuat identitas lokal sekaligus menjawab tuntutan zaman.</p> <p><em>Postmodern architecture emerged as a response to modernism by emphasizing diversity of meaning, symbolism, and local context. This study aims to analyze the visual interpretation of the façade of Hotel Niagara Parapat as a representation of postmodern architecture in shaping place identity and preserving local wisdom. The research employs a qualitative method with a descriptive-interpretative approach through visual observation and façade element analysis based on the concepts of double coding and plurality of meaning. The findings reveal that the façade of Hotel Niagara Parapat harmoniously integrates local and modern architectural elements. Roof forms inspired by the Batak Jabu house, the application of gorga ornaments, and the use of natural colors symbolize local cultural identity, while building mass composition and opening rhythms reflect contemporary architectural influences. These results indicate that the hotel façade functions not merely as an aesthetic component, but also as a medium of cultural communication that is responsive to its context. This study implies the significance of applying postmodern architectural principles in tourism-related buildings to reinforce local identity while accommodating contemporary architectural expressions.</em></p> Ismi'j Virgiawan Gultom, Deni, Dela Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18600 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN VO2 MAX MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2025 DI MATA KULIAH ATLETIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18886 <p>Kebugaran kardiorespirasi merupakan komponen penting dalam menunjang performa olahraga, terutama pada mata kuliah atletik yang menuntut kemampuan fisik optimal. Dalam konteks ini, Indeks Massa Tubuh (IMT) sering digunakan sebagai indikator sederhana untuk melihat status berat badan seseorang. Namun demikian, IMT tidak selalu mampu menggambarkan secara langsung kapasitas aerobik individu karena tidak memuat informasi detail mengenai komposisi tubuh seperti persentase lemak dan massa otot. Studi ini dirancang untuk mengungkap keterkaitan antara indeks massa tubuh dan kapasitas maksimal oksigen&nbsp; (VO₂Max) ada para mahasiswa program studi Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Malang pada tahun 2025, khususnya mereka yang terdaftar dalam kelas Atletik. Pertanyaan utama yang ingin dijawab adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat IMT dengan kemampuan VO₂Max mahasiswa. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data IMT dikumpulkan melalui pengukuran berat dan tinggi badan, sedangkan kemampuan VO₂Max diperoleh melalui tes chopper 2,4 km yang umum digunakan dalam penilaian kapasitas aerobik. Analisis yang dilakukan mengungkapkan koefisien korelasi Pearson bernilai -0,264, disertai dengan tingkat signifikansi sebesar 0,057. Temuan ini mengindikasikan adanya keterkaitan negatif yang tidak kuat dan tidak bermakna secara statistik di antara indeks massa tubuh serta kapasitas oksigen maksimal, yang menyiratkan bahwa kenaikan indeks massa tubuh biasanya disertai dengan penurunan kapasitas oksigen maksimal, meskipun ikatan tersebut belum cukup kokoh untuk dianggap signifikan dari segi statistika.Temuan ini menegaskan bahwa IMT bukan satu-satunya faktor yang menentukan kebugaran kardiorespirasi. Kemampuan VO₂Max lebih dipengaruhi oleh intensitas dan keteraturan latihan, pola hidup sehat, serta proporsi komposisi tubuh. Oleh karena itu, peningkatan kebugaran mahasiswa dalam pembelajaran atletik tidak cukup hanya berfokus pada pengendalian berat badan, tetapi juga perlu didukung melalui perancangan program latihan aerobik yang sistematis dan berkelanjutan</p> Desconda Rizky Andrianto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18886 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 MEMBINA KESETARAAN GENDER DALAM KEHIDUPAN KELUARGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19020 <p>Tulisan ini bertujuan menguatkan pendapat atau konsep mengenai membangun kesetaraan gender dalam kehidupan keluarga. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif terhadap sejumlah sumber data buku dan artikel yang membahas mengenai membangun kesetaraan gender dalam keluarga. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian terhadap objek kajian yang sama yaitu mengenai membangun kesetaraan gender dalam kehidupan keluarga. Selain itu, belum ada satupun penelitian sebelumnya yang menguraikan mengenai membangun kesetaraan gender dalam kehidupan keluarga yang kemudian dianalisis menggunakan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membangun kesetaraan gender dalam kehidupan keluarga guna membentuk keluarga sejahtera yaitu melalui kemitraan gender dalam keluarga. Kemudian, membangun kesetaraan gender melalui kemitraan gender&nbsp; dalam kehidupan keluarga sejalan dengan hukum Islam. Hal ini dikarenakan agar tidak menimbulkan kerusakan berupa tidak terlaksananya fungsi keluarga.</p> <p><em>This paper aims to strengthen opinions or concepts about building gender equality in family life. This paper is a qualitative study of a number of data sources (works); books and articles that discuss building gender equality in the family. This research is included in the category of further research on the same object of study, namely about building gender equality in family life. In addition, there has not been any previous research that describes building gender equality in family life which is then analyzed using Islamic law. The results of the study indicate that building gender equality in family life in order to form a prosperous family is throughgender partnershipsin the family. Then, build gender equality throughgender partnershipin family life in line with Islamic law. This is because so as not to cause damage in the form of not carrying out family functions.</em></p> Putra Halomoan Hasibuan, Eva Yanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19020 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENDAMPINGAN PENERAPAN NILAI MORAL DALAM KITAB TA’LIMUL MUTAALLIM TERHADAP SISWA DAN SISWI SMP NU 13 SUMBER CANTING BOTOLINGGO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19155 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai moral dalam Kitab Ta’limul Muta’allim sebagai upaya penguatan pendidikan karakter Islami pada peserta didik SMP NU 13 Sumber Canting Botolinggo. Latar belakang penelitian berangkat dari semakin memudarnya nilai-nilai moral di kalangan generasi muda akibat derasnya arus globalisasi dan pengaruh media sosial, sehingga diperlukan model pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berbasis Penelitian Tindakan (Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, pembiasaan, ibra’ dan mau‘izhah, serta metode cerita (qishah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai kitab Ta’limul Muta’allim mampu meningkatkan pemahaman dan praktik akhlak siswa, khususnya dalam aspek kedisiplinan, kejujuran, ketekunan, sikap hormat kepada guru, dan kesadaran spiritual. Integrasi ajaran kitab ini terbukti efektif dalam memperkuat karakter Islami peserta didik melalui pembiasaan dan praktik langsung dalam kehidupan sekolah. Temuan ini merekomendasikan perlunya pengembangan program serupa di lembaga pendidikan Islam lainnya guna membentuk generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkepribadian Islami.</p> <p><em>This study aims to analyze the implementation of moral values in the Ta’limul Muta’allim text as an effort to strengthen Islamic character education among students of SMP NU 13 Sumber Canting Botolinggo. The background of this research arises from the fading of moral values among the younger generation due to the rapid flow of globalization and the influence of social media, thus requiring a character education model rooted in relevant religious values. This study employs a Community Service (PKM) approach based on Action Research, carried out in two cycles through four stages: planning, action, observation, and reflection. The methods used include lectures, question-and-answer sessions, habituation, ibra’ and mau‘izhah, as well as storytelling (qishah) methods. The results show that the implementation of the values in Ta’limul Muta’allim successfully improves students’ understanding and practice of noble character, particularly in the areas of discipline, honesty, perseverance, respect for teachers, and spiritual awareness. The integration of these teachings has proven effective in strengthening students’ Islamic character through continuous habituation and practical application in school life. These findings recommend the development of similar programs in other Islamic educational institutions to help shape a generation that is morally upright, intelligent, and possesses an Islamic personality.</em></p> Luluk Ananta, Muhammad Husni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19155 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 INTEGRITAS NILAI-NILAI ISLAM DALAM BIOLOGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19715 <p>Biologi merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan dan makhluk hidup secara ilmiah. Namun, kajian biologi sering kali dipahami hanya dari aspek empiris tanpa diiringi dengan pemaknaan nilai dan etika. Dalam perspektif Islam, kehidupan dipandang sebagai ciptaan Allah Swt. yang memiliki tujuan dan nilai, sehingga perlu dipahami secara utuh antara ilmu dan iman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pandangan Islam terhadap kehidupan dan makhluk hidup serta mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang relevan dalam kajian biologi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah sumber-sumber keislaman dan literatur biologi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti tauhid, amanah, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan konsep-konsep biologi dan dapat diintegrasikan untuk memperkuat pemahaman serta sikap etis dalam mempelajari kehidupan.</p> Muhammad Nawir, Diarabia, Erin Sri Febryanti, Atira Dwi Firdasari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19715 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS LITERATUR: PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM DESAIN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18640 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam literatur yang ada mengenai peran teknologi digital dalam desain pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian sebelumnya, dengan fokus pada potensi, tantangan, dan praktik terbaik dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam lingkungan PAUD. Hasil analisis menyoroti bahwa teknologi digital menawarkan berbagai potensi manfaat, seperti peningkatan kemampuan kognitif dan sosial-emosional anak, serta personalisasi pembelajaran. Namun, implementasinya juga menghadapi tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, kurangnya kompetensi guru, isu etika dan keamanan data, serta perlunya keterlibatan aktif dari orang tua. Penelitian ini juga mengidentifikasi praktik-praktik terbaik, termasuk kurikulum yang terintegrasi dan bermakna, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta penggunaan teknologi yang tepat guna dan inklusif. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan komprehensif bagi para praktisi, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di PAUD Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital.</p> <p><em>This research aims to conduct an in-depth analysis of existing literature regarding the role of digital technology in the instructional design of Early Childhood Education (ECE) in Indonesia. Employing a literature review methodology, this study synthesizes findings from previous research, focusing on the potential, challenges, and best practices in integrating digital technology into ECE settings. The analysis highlights that digital technology offers various potential benefits, such as enhancing children’s cognitive and social-emotional skills, as well as personalizing learning. However, its implementation also faces challenges such as infrastructural gaps, lack of teacher competence, ethical and data security issues, and the need for active parental involvement. The study also identifies best practices, including integrated and meaningful curricula, ongoing teacher training, and the use of appropriate and inclusive technology. It is hoped that the results of this research can provide comprehensive insights for practitioners, researchers, and policymakers in efforts to improve the quality and effectiveness of learning in Indonesian ECE through the utilization of digital technology.</em></p> Ninfa C.J. Liman, Hemi Bara Pa, Safira Banu, Aldewi Wasti Bana, Nelci Saefat, Dina Taniu, Mery Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18640 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN DI UIN SYAHADA PADANGSIDIMPUAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18944 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran di UIN Syahada Padangsidimpuan. Manajemen sarana dan prasarana merupakan suatu proses yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini membahas tentang pengertian manajemen, pengertian sarana dan prasarana, manajemen sarana prasarana, serta implementasi manajemen sarana dan prasarana di UIN Syahada Padangsidimpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen sarana dan prasarana di UIN Syahada Padangsidimpuan telah dilakukan dengan baik, namun masih terdapat beberapa kekurangan dalam pengelolaan sarana dan prasarana.</p> <p><em>This study aims to determine the implementation of facilities and infrastructure management in supporting the learning process at UIN Syahada Padangsidimpuan. Facilities and infrastructure management is a very important process in improving the quality of education. This study discusses the definition of management, the definition of facilities and infrastructure, facilities and infrastructure management, and the implementation of facilities and infrastructure management at UIN Syahada Padangsidimpuan. The results of the study indicate that the implementation of facilities and infrastructure management at UIN Syahada Padangsidimpuan has been carried out well, but there are still some shortcomings in the management of facilities and infrastructure.</em></p> Sulhan Efendi Hasibuan, Ayu Putri Meha, Halimatus Syaikdiah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18944 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PERKAWINAN SIRI DAN DAMPAKNYA TERHADAP STATUS ANAK DALAM PERSPEKTIF KHI DAN HUKUM POSITIF. https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19064 <p>Perkawinan siri merupakan praktik perkawinan yang sah secara agama Islam namun tidak dicatatkan oleh negara. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum, terutama berkaitan dengan status anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan perkawinan siri serta dampaknya terhadap status anak menurut perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan hukum positif Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut KHI, perkawinan siri tetap sah dan anak yang lahir memiliki status sebagai anak sah. Namun dalam hukum positif, perkawinan siri tidak memiliki kekuatan hukum sehingga anak yang dilahirkan menghadapi keterbatasan dalam memperoleh hak keperdataan. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 memberikan perlindungan hukum terbatas terhadap anak luar kawin, namun tidak sepenuhnya menyelesaikan persoalan hukum yang timbul akibat perkawinan siri.</p> <p><em>Siri marriage is a marriage practice that is legal according to Islam but is not registered by the state. This phenomenon raises legal issues, especially regarding the status of children born from the marriage. This research aims to analyze the position of unregistered marriages and their impact on the status of children according to the perspective of the Compilation of Islamic Law (KHI) and Indonesian positive law. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. The research results show that according to KHI, unregistered marriages remain valid and children born have the status of legitimate children. However, in positive law, unregistered marriages do not have legal force so that children born face limitations in obtaining civil rights. Constitutional Court Decision Number 46/PUU-VIII/2010 provides limited legal protection for illegitimate children, but does not fully resolve legal issues arising from unregistered marriages.</em></p> Abdul Karim Pulungan, Putra Halomoan Hsb Hsb Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19064 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 CITIZEN LAWSUIT SEBAGAI INSTRUMEN PERLINDUNGAN HAK ATAS LINGKUNGAN HIDUP YANG SEHAT: ANALISIS KASUS POLUSI UDARA DI DKI JAKARTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19544 <p>Penelitian ini menganalisis penggunaan citizen lawsuit sebagai instrumen hukum dalam perlindungan hak atas lingkungan hidup yang sehat, dengan fokus pada kasus polusi udara di DKI Jakarta. Pencemaran udara yang bersifat kronis dan sistemik menunjukkan lemahnya penegakan hukum lingkungan oleh negara. Citizen lawsuit memberikan ruang partisipasi publik untuk menuntut tanggung jawab pemerintah atas kelalaian dalam pemenuhan hak konstitusional warga negara. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil kajian menunjukkan bahwa citizen lawsuit berperan penting dalam mendorong perubahan kebijakan lingkungan dan meningkatkan akuntabilitas pemerintah, meskipun masih menghadapi kendala pembuktian kausalitas dan pelaksanaan putusan. Penelitian ini menegaskan urgensi penguatan mekanisme citizen lawsuit dalam sistem hukum lingkungan Indonesia.</p> <p><em>This study examines the use of citizen lawsuit as a legal instrument to protect the right to a healthy environment, focusing on the air pollution case in Jakarta. Persistent and systemic air pollution reflects weaknesses in environmental law enforcement by the state. Citizen lawsuit enables public participation to hold the government accountable for failing to fulfill citizens’ constitutional rights. This research applies a normative juridical method using statutory, conceptual, and case study approaches. The findings indicate that citizen lawsuit plays a significant role in influencing environmental policies and enhancing governmental accountability, despite challenges related to causality proof and enforcement of court decisions. This study highlights the importance of strengthening citizen lawsuit mechanisms within Indonesia’s environmental law framework. </em></p> Valisna Adistya Puspa Sutisna Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19544 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS SIKAP DAN TANTANGAN MAHASISWA TERHADAP IDENTITAS MAHASISWA LGBT DI LINGKUNGAN KAMPUS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18565 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis sikap dan tantangan mahasiswa Muslim terhadap keberadaan mahasiswa LGBT di lingkungan kampus dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui kuesioner yang mencakup pernyataan sikap dan persepsi moral. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman tinggi tentang isu LGBT (90%), namun pandangan mereka masih dipengaruhi nilai agama dan budaya. Sebanyak 77,78% mengalami dilema antara menghormati kebebasan individu dan menjaga ajaran Islam. Mahasiswa cenderung bersikap moderat-adaptif, menolak perilaku LGBT tetapi menghormati martabat manusia. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi moral-spiritual dan ruang dialog kritis di kampus guna menumbuhkan empati, refleksi etis, dan toleransi sosial.</p> <p><em>This study analyzes Muslim students’ attitudes and challenges toward LGBT peers on campus using a quantitative descriptive approach. Data were collected through questionnaires on attitudes and moral perceptions. Results show that most students have a high understanding of LGBT issues (90%), yet their views are shaped by religious and cultural values. About 77.78% experience a dilemma between respecting freedom and maintaining Islamic teachings. Students tend to be moderate–adaptive, rejecting LGBT behavior while respecting human dignity. The study emphasizes the need to strengthen moral–spiritual literacy and critical dialogue spaces to foster empathy, ethical reflection, and social tolerance.</em></p> Noviana Syafitri, Imam Fiqih Aji Ua, Renata Putri Agustin Lukman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18565 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 MENCEGAH RADIKALISME DI LINGKUNGAN SEKOLAH MADRASAH ALIYAH VOKASI AL-FAJAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18693 <p>Radikalisme merupakan paham yang menuntut perubahan sosial dan politik secara mendasar dan berpotensi mengancam persatuan bangsa, termasuk di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena radikalisme serta upaya pencegahannya di Madrasah Aliyah Vokasi Al-Fajar Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek peserta didik kelas X. Pengumpulan data dilakukan melalui sosialisasi, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa belum memahami istilah radikalisme, namun menunjukkan antusiasme dan peningkatan kesadaran setelah kegiatan sosialisasi. Pencegahan radikalisme dapat dilakukan melalui penguatan Pendidikan Kewarganegaraan, nilai-nilai Pancasila, serta pendidikan agama yang moderat dan toleran.</p> <p><em>Radicalism is an ideology that demands fundamental social and political change and poses a potential threat to national unity, including within the school environment. This study aims to examine the phenomenon of radicalism and its prevention efforts at Madrasah Aliyah Vokasi Al-Fajar Pekanbaru. A descriptive qualitative approach was employed, involving tenth-grade students as research subjects. Data were collected through socialization activities, observation, and documentation studies. The findings indicate that although some students were initially unfamiliar with the term radicalism, they demonstrated enthusiasm and increased awareness following the socialization activities. Preventive efforts against radicalism can be strengthened through civic education, the internalization of Pancasila values, and the implementation of moderate and tolerant religious education.</em></p> Kecia Elisabhet, Azzahra Aidil Fitri, Ilham Hudi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18693 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 RENCANA BISNIS PUPUK ORGANIK “ECO PALM” DENGAN ANALISIS BISNIS MODEL KANVAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19012 <p>Eco Palm&nbsp; sebuah produk pupuk organik yang dikembangkan dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS), melalui pendekatan Business Model Canvas dengan penekanan pada elemen customer segmentation dan value proposition. Metodologi penelitian mencakup observasi langsung serta wawancara mendalam terhadap 30 informan yang terdiri dari petani, pelaku usaha pertanian, ibu rumah tangga, dan hortikulturis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengalaman positif terhadap penggunaan pupuk organik serta menunjukkan minat tinggi terhadap produk Eco Palm, baik dalam bentuk granul maupun cair. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa kekuatan utama produk terletak pada ketersediaan bahan baku yang melimpah, keberlanjutan lingkungan, serta kontribusinya terhadap ekonomi sirkular. Namun demikian, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan pemahaman petani terkait penggunaan pupuk organik serta kebutuhan akan legalitas produk yang diakui secara nasional. Melalui uji solusi, terbukti bahwa penerapan teknologi pengomposan modern serta perencanaan untuk memperoleh sertifikasi SNI menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepercayaan dan penerimaan pasar. Oleh karena itu, inovasi dalam teknologi produksi serta pemenuhan standar legalitas menjadi komponen esensial dalam memperkuat posisi Eco Palm sebagai solusi pupuk berkelanjutan yang kompetitif di pasar agribisnis nasional.</p> Afdal Zikri, Anggi Mulianda, Yuni Rahmi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19012 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KONSEP PENETUAN MAHAR PERNIKAHAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19131 <p>Penelitian ini mengkaji konsep penentuan mahar dalam pernikahan melalui perspektif hukum Islam guna merespons problematika sosial terkait tingginya nominal mahar di masyarakat. Meskipun mahar secara filosofis merupakan simbol penghormatan, komitmen, dan tanggung jawab suami terhadap istri, realitas sosial menunjukkan bahwa penentuannya sering kali didominasi oleh pengaruh status sosial, jenjang pendidikan, dan tuntutan adat yang memberatkan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, menganalisis literatur hukum, kitab fikih, serta regulasi seperti Kompilasi Hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak menetapkan batasan nilai mahar secara kaku, melainkan menekankan prinsip kemudahan dan kemampuan pihak laki-laki. Fenomena mahar yang terlalu tinggi ditemukan memicu dampak negatif, seperti kawin lari, terlilit utang, hingga perzinaan.Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penentuan mahar seharusnya mengedepankan musyawarah dan keridaan calon pengantin wanita, bukan didasarkan pada paksaan keluarga atau standardisasi status sosial. Mahar harus dikembalikan pada fungsinya sebagai tanda pemuliaan perempuan, bukan sebagai penghambat terwujudnya pernikahan yang sakral.</p> Riski Putra Harahap, Putra Halomoan Hasibuan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19131 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 MENJADI BAGIAN MENJAGA KEAMANAN, KETERTIBAN BANGSA DAN KAITANNYA DENGAN IMAN KRISTEN SERTA TANGGUNG JAWAB KEBANGSAAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19655 <p>Dalam kerangka keberagaman masyarakat Indonesia, menciptakan keamanan dan ketertiban adalah kewajiban bersama setiap warga Negara, termasuk mereka yang beragama Kristen. Artikel ini mengkaji bagaimana keyakinan Kristen melalui pengajaran alkitab seperti dalam Roma 13:1-7, dan Matius 22:21 menjadi dasar komitmen kebangsaan dalam menciptakan stabilitas sosial. Melalui sudut pandang teologi, artikel ini menjelaskan bahwa kewajiban kebangsaan bukan hanya tanggung jawab sipil, melainkan juga merupakan panggilan spiritual untuk membangun perdamaian. Artikel ini menegaskan peran umat Kristen menjadi agen rekonsiliasi, yang juga harus relevan dengan UUD 1945 dan Pancasila.</p> <p><em>Within the framework of the diversity of Indonesian society, creating security and order’s a shared responsibility of every citizen, including those who are Christian. This article examines how Chsristian beliefs, through biblical teachings such as in Romans 13:1-7 and Matthew 22:21, serve as a foundation for national commitment in creating social stability. From a theological perspective, this article explains that national duty isn’t only civil government but also a spiritual calling to build peace. This article explain the role of Christians as agents of renconciliation which must also be in harmony with the 1945 Constituation and Pancasila</em></p> Samuel Sembiring Cholia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19655 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 BUDAYA REMAJA PADA FILM 'DILAN 1990' KARYA FAJAR BUSTOMI: SEMIOTIKA BARTHES https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18634 <p>Film Dilan 1990 karya Fajar Bustomi merupakan salah satu film remaja Indonesia yang merepresentasikan berbagai aspek budaya remaja pada era 1990-an. Melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda budaya remaja yang muncul dalam film, meliputi romantisme, tawuran, gaya berpakaian, relasi sosial, pertemanan, serta pelanggaran terhadap aturan sekolah. Analisis dilakukan berdasarkan tiga lapisan makna Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Dilan 1990 tidak hanya menampilkan cerita cinta remaja, tetapi juga membangun konstruksi budaya dan ideologi tertentu mengenai identitas remaja. Romantisme direpresentasikan sebagai ruang ekspresi emosional yang dianggap murni dan heroik, tawuran menjadi simbol maskulinitas dan solidaritas kelompok, sementara gaya berpakaian membentuk tanda visual tentang karakter dan kelas sosial. Relasi sosial digambarkan sebagai pusat pembentukan identitas remaja, dan pelanggaran aturan sekolah menunjukkan adanya konflik nilai antara otoritas formal dan dunia remaja. Pada tahap mitologis, film ini memperkuat keyakinan budaya bahwa remaja adalah individu yang emosional, spontan, dan berani mengambil risiko demi cinta, persahabatan, atau harga diri. Dengan demikian, Dilan 1990 tidak hanya menjadi produk hiburan, tetapi juga teks budaya yang membentuk persepsi masyarakat mengenai kehidupan remaja Indonesia.</p> Viviyana Rahaya Suardi Sultan, Lingga Tri Buana Tungga Dewi, Maria Avelien Sura Wuyo, Rika Istianingrum Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18634 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DAN AKADEMIK DI MA’HAD AL-JAMI’AH: UPAYA MEMBANGUN KAMPUS BERKARAKTER ISLAMI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18929 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan strategi integrasi nilai-nilai Islam dengan kegiatan akademik di Ma’had Al-Jami’ah sebagai upaya membangun kampus yang berkarakter Islami. Dalam konteks pendidikan tinggi Islam, integrasi antara aspek keagamaan dan akademik menjadi kebutuhan mendasar agar proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengasuh Ma’had, dosen pembimbing, dan mahasiswa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dan akademik di Ma’had Al- Jami’ah dilakukan melalui tiga bentuk utama: (1) pembiasaan ibadah dan pembinaan akhlak yang mendukung disiplin akademik mahasiswa, (2) pengintegrasian kegiatan akademik dengan nilai-nilai spiritual seperti kuliah tafsir tematik dan mentoring keislaman, serta (3) pengawasan dan pendampingan intensif melalui program Ma’had yang berbasis pembentukan karakter. Upaya ini berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius mahasiswa dalam kehidupan kampus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai Islam dan akademik di Ma’had Al-Jami’ah menjadi model efektif dalam membentuk kampus yang berkarakter Islami. Sinergi antara aspek keilmuan dan spiritualitas menghasilkan lingkungan akademik yang tidak hanya kompetitif secara intelektual, tetapi juga berorientasi pada pembentukan insan beriman dan berakhlak mulia.</p> <p><em>This study aims to analyze the forms and strategies of integrating Islamic values with academic activities at Ma’had Al-Jami’ah as an effort to build an Islamic character-based campus. In the context of Islamic higher education, the integration of religious and academic aspects is essential to ensure that the learning process produces graduates who are not only intellectually competent but also possess noble character (akhlaqul karimah). This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observation, and documentation involving Ma’had supervisors, academic lecturers, and students of the State Islamic University (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The findings reveal that the integration of Islamic and academic values at Ma’had Al-Jami’ah is carried out through three main strategies: (1) habituation of worship and moral guidance that support students’ academic discipline, (2) integration of academic learning with spiritual values through thematic Qur’anic studies and Islamic mentoring programs, and (3) intensive supervision and assistance based on character-building programs. These efforts positively impact students’ discipline, responsibility, and religiosity in campus life. The study concludes that the integration of Islamic and academic values at Ma’had Al-Jami’ah serves as an effective model for developing an Islamic character-based campus. The synergy between intellectual and spiritual aspects creates an academic environment that fosters not only intellectual excellence but also faith and moral integrity.</em></p> Sulhan Efendi Hasibuan, Muhammad Sainal Abidin Siregar, Anril Suaib Nasution, Muhammad Syahril Hutasuhut Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18929 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS TOKOH DALAM NASKAH SATRU KARYA NUNU NAZARUDIN AZHAR DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19039 <p>Sastra merupakan karya imajinatif pengarang yang merefleksikan kehidupan sosial melalui bahasa dan dimaknai oleh pembaca. Drama sebagai salah satu genre sastra memiliki kekhasan karena memadukan teks dan pertunjukan, sehingga sarat dengan sistem tanda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tokoh dalam naskah drama Satru karya Nunu Nazarudin Azhar menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, pembacaan intensif, dan analisis wacana. Data primer berupa naskah drama Satru, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber ilmiah relevan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tanda-tanda berupa ikon, indeks, dan simbol yang membangun karakter tokoh serta konflik dalam setiap adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam drama Satru dikonstruksi melalui sistem semiotika yang merepresentasikan konflik kelas sosial, politik kekuasaan, cinta, dan manipulasi simbolik dalam praktik demokrasi. Ikon, indeks, dan simbol berfungsi tidak hanya sebagai unsur dramatik, tetapi juga sebagai media kritik sosial dan politik. Dengan demikian, pendekatan semiotika Peirce efektif untuk mengungkap makna mendalam tokoh dalam naskah drama.</p> <p><em>Literature is an imaginative work created by authors as a reflection of social life through language and interpreted by readers. Drama, as one literary genre, has distinctive characteristics because it combines text and performance, making it rich in sign systems. This study aims to analyze the characters in the drama script Satru by Nunu Nazarudin Azhar using Charles Sanders Peirce’s semiotic approach. The research employs a descriptive qualitative method with data collection techniques including library research, intensive reading, and discourse analysis. The primary data source is the drama script Satru, while secondary data are obtained from relevant books, journals, and scholarly sources. The analysis focuses on identifying signs in the form of icons, indexes, and symbols that construct characters and conflicts in each scene. The findings reveal that the characters in Satru are constructed through a complex semiotic system representing social class conflict, political power, love, and symbolic manipulation within democratic practices. Icons, indexes, and symbols function not only as dramatic elements but also as media of social and political criticism. Thus, Peirce’s semiotic approach proves effective in uncovering the deeper meanings of characters in drama scripts.</em></p> Aulia Achsaan Mukiban, Budi Dharma, Arni Apriani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19039 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN APLIKASI MUSIK SPOTIFY DENGAN METODE REGRESI LOGISTIK BAYES https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19483 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan aplikasi spotify di era digital yang semakin berkembang pesat. Fokus utama studi ini adalah menerapkan metode regresi logistik Bayes untuk mendapatkan estimasi parameter yang lebih optimal dibandingkan metode klasik. Menggunakan 100 data sekunder yang bersumber dari datasets Kaggle. Melibatkan satu variabel respons (status penggunaan spotify) dan enam variabel prediktor yaitu usia, waktu mendengarkan musik, bermain musik, menciptakan musik, mendengarkan musik saat bekerja, dan genre. Parameter diestimasi menggunakan pendekatan Bayes dengan simulasi Markov Chain Monte Carlo. Analisis menunjukkan bahwa dari enam variabel yang diuji terdapat tiga variabel yang berpengaruh signifikan yaitu usia (X1), waktu mendengarkan musik (X2) dan kemampuan menciptakan musik (X4). Model regresi yang terbentuk memiliki kekauratan total klasifikasi sebesar 76%, dengan akurasi spesifik untuk kategori pengguna spotify mencapai 89,39%.</p> Anak Agung Sagung Bulan Indraswari, Ni Luh Putu Ari Sekartini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19483 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TRANSFORMASI SAMPAH PLASTIK DETERJEN MENJADI PRODUK DEKORATIF BUNGA BONSAI SAKURA BERBASIS KONSEP DAUR ULANG BERKELANJUTAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18548 <p>Permasalahan sampah plastik, khususnya limbah kemasan deterjen, menjadi isu lingkungan yang semakin mendesak di berbagai daerah, termasuk di Kelurahan Lawir. Penggunaan plastik yang sulit terurai menyebabkan penumpukan sampah dan memicu berbagai dampak negatif terhadap kesehatan, estetika lingkungan, serta keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi limbah plastik deterjen menjadi produk dekoratif berupa bunga bonsai sakura dengan mengusung konsep daur ulang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga diperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi lapangan dan proses pengolahan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mampu memanfaatkan limbah plastik deterjen menjadi kerajinan bernilai estetika dan ekonomi melalui tahapan pengumpulan, pembersihan, pemotongan, pembentukan, hingga perangkaian menjadi bonsai sakura. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi volume sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kesadaran ekologis warga dan membuka peluang usaha kreatif berbasis bahan bekas. Dengan demikian, inovasi ini menjadi model pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mampu memberdayakan masyarakat secara sosial dan ekonomi.</p> <p><em>Plastic waste, particularly detergent packaging waste, has become an increasingly urgent environmental issue across various regions, including Lawir Village. The widespread use of non-biodegradable plastic results in waste accumulation and triggers negative impacts on public health, environmental aesthetics, and ecosystem balance. This study aims to describe the transformation of detergent plastic waste into decorative bonsai sakura flowers based on the concept of sustainable recycling. A qualitative descriptive method was employed through observation, interviews, and documentation to gain a comprehensive understanding of field conditions and the waste processing stages. The findings indicate that the community successfully repurposes detergent plastic waste into aesthetically and economically valuable crafts through stages of collecting, cleaning, cutting, shaping, and assembling it into bonsai sakura ornaments. This activity not only reduces the volume of plastic waste but also enhances environmental awareness and provides creative economic opportunities using recycled materials. Therefore, this innovation serves as a sustainable waste management model while empowering the community socially and economically.</em></p> Yunita Vatima Jeliman, Yanuarius Sunaldi, Priska Realisti Hamelina, Kristina Nani, Faleriana Hasti, Kresensia Jelita, Elvira Jebarus Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18548 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENERAPAN SSL/TLS DALAM MENJAGA KEAMANAN TRANSMISI DATA PADA APLIKASI WEB https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18684 <p>Penggunaan aplikasi web yang terus meningkat menyebabkan intensitas pertukaran data melalui jaringan internet semakin tinggi. Kondisi tersebut menimbulkan risiko keamanan yang tidak dapat diabaikan, khususnya pada tahap pengiriman data dari klien ke server. Informasi yang ditransmisikan tanpa perlindungan berpotensi mengalami akses tidak sah, perubahan konten, maupun penyalahgunaan oleh pihak lain. Kajian ini bertujuan untuk menelaah penerapan Secure Socket Layer (SSL) dan Transport Layer Security (TLS) sebagai mekanisme pengamanan komunikasi data pada aplikasi web. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan melalui penelaahan sumber pustaka, dengan penyajian pembahasan secara deskriptif berdasarkan keterkaitan antar konsep, disertai kajian konseptual terhadap perbedaan pola komunikasi data menggunakan protokol HTTP dan HTTPS. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan SSL/TLS mampu memperkuat keamanan transmisi data melalui penerapan enkripsi, verifikasi identitas, serta penjagaan keutuhan informasi. Penerapan mekanisme tersebut berkontribusi dalam menekan potensi ancaman keamanan jaringan dan meningkatkan tingkat kepercayaan pengguna terhadap layanan web. Oleh sebab itu, SSL/TLS merupakan elemen krusial dalam pengembangan aplikasi web yang berorientasi pada perlindungan data.</p> <p><em>The continuous growth of web-based applications has resulted in an increasing volume of data transmission over internet networks. This situation introduces significant security risks, particularly during the data exchange process between clients and servers. Information transmitted without adequate protection may be accessed, altered, or misused by unauthorized entities. This study aims to examine the implementation of Secure Socket Layer (SSL) and Transport Layer Security (TLS) as mechanisms for securing data communication in web applications. A descriptive-analytical literature review approach is employed, complemented by a conceptual comparison of data communication patterns using HTTP and HTTPS protocols. The findings indicate that SSL/TLS implementation enhances data transmission security through encryption, identity verification, and data integrity protection. These mechanisms help reduce network security threats and strengthen user trust in web services. Therefore, SSL/TLS plays a vital role in the development of secure web-based systems.</em></p> Andi Khairunnisa Ramadhani Saidiman, Siti Salwa Huwaidah Sugianto, Rakhmadi Rahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18684 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PEMBUNUHAN SEBAGAI PENGHALANG MENERIMA WARISAN DALAM HUKUM ISLAM: PERSPEKTIF MAZHAB DAN IMPLEMENTASI DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19004 <p>Kewarisan merupakan aspek penting dalam hukum Islam yang mengatur pembagian harta setelah wafatnya seseorang. Hukum waris dalam Islam, warisan diatur dalam ilmu faraidh, yang mengatur distribusi harta peninggalan sesuai dengan ketentuan syariah dan telah diatur bagian masing-masing bagi siapa saja yang berhak menerimanya dan siapa saja yang tidak berhak dalam menerima harta warisan tersebut. Namun, dalam sistem hukum Islam, terdapat beberapa hal yang menjadikan seseorang menjadi terhalang dalam menerima warisannya tersebut yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Namun, terdapat perbedaan tentang penghalang ahli waris tersebut dalam menerima harta warisannya berdasarkan pandangan empat mazhab utama, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penghalang ahli waris dalam mendapatkan harta warisan dalam hukum islam dengan menyoroti perbedaan pendapat antar mazhab dan implementasinya dalam hukum positif di Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dan pendekatan perbandingan hukum, hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan pemahaman masing-masing mazhab,namun pembunuhan sebagai penghalang mewarisi disetujui empat mazhan tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa perbedaan jenis pembunuhan dalam menetapkan seseorang tersebut terhalang atau tidaknya dalam menerima warisan serta implementasinya di Indonesia menurut KHI mengenai segala jenis pembunuhan menjadi penghalang menerima warisan bahkan memfitnah pewaris juga menjadi penghalang menenrima warisan.</p> <p><em>Inheritance is an important aspect of Islamic law that regulates the distribution of property after a person's death. In Islamic inheritance law, inheritance is regulated in the science of faraidh, which regulates the distribution of inherited property in accordance with sharia provisions and has regulated the respective shares for those who are entitled to receive it and those who are not entitled to receive the inheritance. However, in the Islamic legal system, there are several things that prevent a person from receiving their inheritance as stipulated in the Qur'an and Hadith. However, there are differences regarding the obstacles to heirs receiving their inheritance based on the views of the four main schools of thought, namely Hanafi, Maliki, Shafi'i, and Hanbali. This study aims to analyze the obstacles to heirs receiving their inheritance in Islamic law by highlighting the differences in opinion between the schools of thought and their implementation in positive law in Indonesia. Using a qualitative method based on literature study and a comparative legal approach, the results of the study show that despite differences in understanding among the schools of thought, murder as an impediment to inheritance is agreed upon by all four schools of thought. This study found that differences in the types of murder in determining whether or not a person is barred from receiving inheritance, as well as its implementation in Indonesia according to the KHI, regarding all types of murder, become an obstacle to receiving inheritance. Even slandering the heir also becomes an obstacle to receiving inheritance.</em></p> Rahmad Hidayat Ritonga, Putra Halomoan Hasibuan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19004 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 REVITALISASI PERAN MUHAMMADIYAH DALAM BIDANG POLITIK, EKONOMI, DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19119 <p>Membahas tantangan dan strategi revitalisasi peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modernis dalam menghadapi kompleksitas zaman, khususnya dalam bidang politik, ekonomi, dan pemberdayaan perempuan. Fokus utama penulisan ini terletak pada aktualisasi visi Islam Berkemajuan melalui pengembangan politik nilai yang integratif, kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, serta penguatan posisi perempuan sebagai agen perubahan. Dalam konteks disrupsi global, Muhammadiyah dihadapkan pada tantangan polarisasi politik, kesenjangan sosial, dan isu-isu gender yang mendesak. Melalui pendekatan strategis, organisasi ini bertujuan tidak hanya untuk mempertahankan relevansinya, tetapi juga untuk berkontribusi secara nyata terhadap kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan referensi yang berguna bagi akademisi, aktivis sosial, dan masyarakat luas mengenai peran Muhammadiyah dalam menghadapi dinamika kontemporer di Indonesia.</p> Faizal, Muh Mulawarman JR, M. Amin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19119 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 POLEMIK PLTU DAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN: TANTANGAN ADMINISTRASI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBANGUNAN DIPESISIR CIREBON https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19643 <p>Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon dengan total kapasitas 1.660 MW merupakan manifestasi benturan kebijakan antara Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi dengan mandat perlindungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan administrasi publik dalam menyeimbangkan urgensi investasi dengan integritas instrumen lingkungan, serta mengevaluasi dampak ekologis dan sosial-ekonomi yang ditimbulkan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menelaah data sekunder berupa artikel jurnal, laporan kebijakan, dan putusan pengadilan terkait sengketa izin lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskrepansi administratif dan lemahnya pengawasan menyebabkan instrumen AMDAL hanya berfungsi sebagai formalitas prosedural, yang diperparah dengan adanya praktik korupsi perizinan. Dampak nyata yang dihasilkan meliputi degradasi kualitas udara akibat emisi polutan (PM2.5, SO2, NOx) serta pencemaran hidrosfer akibat limbah panas (thermal effluent) yang merusak ekosistem perikanan di Laut Jawa. Kondisi ini memicu penurunan hasil tangkapan nelayan secara drastis dan meningkatkan risiko penyakit pernapasan pada masyarakat pesisir, yang mencerminkan fenomena ketidakadilan lingkungan (environmental injustice). Penelitian ini merekomendasikan reformasi tata kelola yang menekankan transparansi, audit lingkungan independen, dan akselerasi transisi energi yang berkeadilan.</p> <p><em>The construction of the Cirebon Steam Power Plant (PLTU) with a total capacity of 1,660 MW is a manifestation of the policy conflict between the National Strategic Project (PSN) in the energy sector and the mandate of environmental protection. This study aims to analyze the failure of public administration in balancing the urgency of investment with the integrity of environmental instruments, as well as to evaluate the ecological and socio-economic impacts caused. Using a qualitative approach with a case study method, this study examines secondary data in the form of journal articles, policy reports, and court decisions related to environmental permit disputes. The results show that administrative discrepancies and weak supervision have caused the EIAinstrument to function only as a procedural formality, exacerbated by corrupt licensing practices. The tangible impacts include air quality degradation due to pollutant emissions (PM2.5, SO2, NOx) and hydrosphere pollution due to thermal effluent that damages the fishery ecosystem in the Java Sea. This condition has triggered a drastic decline in fishermen's catches and increased the risk of respiratory diseases among coastal communities, reflecting the phenomenon of environmental injustice. This study recommends governance reforms that emphasize transparency, independent environmental audits, and the acceleration of a just energy transition.</em></p> Anida Hapitatiara, Maya Puja Aliyati, Nazwa Fadilah Ahwanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19643 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KENAKALAN REMAJA TERHADAP PENDIDIKAN DI YOGYAKARTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18621 <p>Masa remaja merupakan masa dimana anak-anak sedang mencari jati diri mereka, menjalani banyak dinamika serta problematika. Masa dimana mereka sedang mengalami sebuah proses pendewasaan mencari indentitas diri mereka masing-masing, Banyak anak remaja yang melakukan penyimpangan dari aturan, terutama pada masalah kenakalan remaja. Mereka mungkin memiliki alasan-alasan tersendiri mengapa bisa melakukan penyimpangan atau kenakalan remaja.. Berdasarkan beberapa penelitian yang ada juga menyatakan bahwa kenakalan remaja juga dikaitkan dengan masalah ekonomi serta status sosial juga terdapat faktor internal serta eksternal yang mungkin mereka alami, seperti kurangnya perhatian dan bimbingan dari orang tua, faktor yang ada dalam diri mereka dan sebagainya. Di masa remaja juga banyak anak-anak yang melampiaskan masalah yang dihadapi kepada penyimpangan-penyimpangan atau bisa disebut dengan kenakalan remaja. Pada penelitian ini akan membahas mengenai seberapa besar pengaruh kenakalan remaja terhadap pendidikan di kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur seberapa besar pengaruh yang ada. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner dengan sampel sebanyak 100 responden, lalu penulis menggunakan bantuan Software SPSS versi 25 untuk melakukan penghitungan statistik dari hasil kuisioner sehingga didapat pengaruh sebanyak 19,2% antara kenakalan remaja terhadap pendidikan di Yogyakarta, serta 80,8% faktor di pengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak di teliti.</p> Gustina Tiara Wardani, Vinora Amarniar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18621 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PROSES HYPNOTHERAPY SEBAGAI BENTUK PERAN ORANG TUA DAN PRAKTIK SYUKUR UNTUK MENURUNKAN SUSAH MAKAN PADA ANAK 3-5 TAHUN DI KLINIK HIPNOTERAPI THETA MEDIKA SURABAYA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18908 <p>Masalah susah makan pada anak usia prasekolah (3–5 tahun) merupakan permasalahan yang kompleks dan berdampak pada aspek fisik, psikologis, serta relasi dalam keluarga. Kesulitan makan pada anak tidak hanya berkaitan dengan faktor biologis, seperti gangguan sensorik dan oromotor, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dan pola interaksi antara anak dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses hipnoterapi dalam mengatasi gangguan susah makan pada anak usia prasekolah serta menganalisis peran orang tua melalui integrasi praktik syukur dalam proses pendampingan terapi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk memahami pengalaman subjektif orang tua dalam mendampingi anak selama menjalani hipnoterapi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua, anak, serta terapis di Klinik Hipnoterapi Theta Medika Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipnoterapi dengan teknik convert hypnosis mampu membantu mengubah persepsi dan respons emosional anak terhadap makanan secara bertahap melalui pemberian sugesti positif serta pengenalan aroma, tekstur, dan rasa makanan. Praktik syukur membantu orang tua memaknai setiap perkembangan kecil anak sebagai bagian dari proses perubahan, sehingga menciptakan interaksi yang lebih suportif dan minim tekanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi hipnoterapi dan praktik syukur dengan keterlibatan aktif orang tua berperan penting dalam keberhasilan terapi susah makan pada anak usia prasekolah.</p> <p><em>Difficulties in eating among preschool children (aged 3–5 years) are complex problems that affect physical, psychological, and family relationship aspects. Eating difficulties in children are not only related to biological factors, such as sensory and oromotor disorders, but are also influenced by psychological factors and patterns of interaction between children and parents. This study aims to examine the process of hypnotherapy in overcoming eating disorders in preschool children and analyze the role of parents through the integration of gratitude practices in the therapy assistance process. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach to understand the subjective experiences of parents in assisting their children during hypnotherapy. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and documentation of parents, children, and therapists at Theta Medika Hypnotherapy Clinic in Surabaya. The results of the study show that hypnotherapy using the convert hypnosis technique can help gradually change children's perceptions and emotional responses to food through positive suggestions and the introduction of food aromas, textures, and flavors. The practice of gratitude helps parents interpret every small development in their children as part of the process of change, thereby creating more supportive and less stressful interactions. This study concludes that the integration of hypnotherapy and gratitude practices with active parental involvement plays an important role in the success of therapy for picky eating in preschool-aged children.</em></p> Jihan Nabilah Rahayu, Muhammad Nikmal Anas Alhadi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18908 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK KONFLIK PALESTINA–ISRAEL TERHADAP PERSEPSI GLOBAL KHUSUSNYA DALAM PEREKONOMIAN GLOBAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19029 <p>Konflik Palestina–Israel merupakan konflik geopolitik berkepanjangan yang memiliki dampak luas tidak hanya pada stabilitas politik dan keamanan kawasan Timur Tengah, tetapi juga terhadap persepsi global dan perekonomian dunia. Dalam era globalisasi, eskalasi konflik ini memengaruhi persepsi masyarakat internasional, pasar global, serta kebijakan ekonomi berbagai negara. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis dampak konflik Palestina–Israel terhadap persepsi global, khususnya dalam perekonomian global. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah, laporan organisasi internasional, dan pemberitaan media global. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik Palestina–Israel berkontribusi terhadap meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang tercermin dalam fluktuasi harga energi, terutama minyak dan gas, volatilitas pasar keuangan, serta perubahan iklim investasi dan perdagangan internasional. Selain itu, persepsi global yang terbentuk melalui media dan opini publik internasional turut memengaruhi kebijakan ekonomi negara-negara, termasuk sanksi ekonomi, kerja sama perdagangan, dan aliran modal internasional. Dengan demikian, konflik Palestina–Israel memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi global yang berdampak langsung maupun tidak langsung pada stabilitas perekonomian global.</p> <p><em>The Palestine–Israel conflict is a prolonged geopolitical conflict that has wide-ranging impacts not only on political and security stability in the Middle East but also on global perceptions and the world economy. In the era of globalization, the escalation of this conflict influences international public perception, global markets, and the economic policies of various countries. The purpose of this article is to analyze the impact of the Palestine–Israel conflict on global perceptions, particularly in the context of the global economy. The research method employed is a literature review by examining scholarly sources, reports from international organizations, and global media coverage. The findings indicate that the Palestine–Israel conflict contributes to increased global economic uncertainty, reflected in fluctuations in energy prices, particularly oil and gas, volatility in financial markets, and changes in the investment climate and international trade. Furthermore, global perceptions shaped by media and international public opinion influence the economic policies of countries, including economic sanctions, trade cooperation, and international capital flows. Therefore, the Palestine–Israel conflict has a significant impact on global perceptions with direct and indirect implications for global economic stability.</em></p> Mutiara Fitria Rahman, Amanda Nafifa Ramadhini, Anggi Nisa Fauziah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19029 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN KEMENTERIAN HAM DALAM PERADILAN DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19358 <p>Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan peradilan yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kementerian HAM dalam sistem peradilan serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan fungsinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, analisis dokumen kebijakan, serta penelaahan terhadap laporan dan regulasi terkait HAM dan peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian HAM berperan dalam perumusan kebijakan, koordinasi dengan lembaga peradilan dan penegak hukum, serta penguatan perspektif HAM dalam proses peradilan. Namun, efektivitas peran tersebut masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan kewenangan, koordinasi antar lembaga yang belum optimal, dan belum meratanya pemahaman HAM di kalangan aparat peradilan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran kelembagaan dan sinergi yang lebih efektif antara Kementerian HAM dan lembaga peradilan guna mewujudkan sistem peradilan yang berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.</p> <p><em>The Ministry of Human Rights (HAM) plays a strategic role in supporting the administration of justice that upholds the values of justice and the protection of human rights in Indonesia. This study aims to analyze the Ministry's role in the judicial system and identify the challenges faced in carrying out its functions. The research method used was qualitative research with a descriptive-analytical approach. Data were obtained through literature review, policy document analysis, and a review of reports and regulations related to human rights and the judiciary. The results indicate that the Ministry of Human Rights plays a role in policy formulation, coordination with judicial and law enforcement institutions, and strengthening human rights perspectives in the judicial process. However, the effectiveness of this role still faces obstacles, such as limited authority, suboptimal inter-institutional coordination, and unequal understanding of human rights among judicial officials. Therefore, institutional strengthening and more effective synergy between the Ministry of Human Rights and judicial institutions are needed to realize a just judicial system oriented toward human rights protection.</em></p> Meisy Putri Vanisa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19358 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KONSEP KAIDAH: “AL YAQIINU LAA YAZAALU BI SYAK” https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18443 <p>Tulisan ini membahas salah satu kaidah fikih fundamental yaitu “Al Yaqiinu Laa Yazaalu Bi Syak” yang berarti keyakinan tidak dapat dihilangkan oleh keraguan. Dalam hukum Islam, kaidah ini berfungsi sebagai pedoman untuk memberikan kepastian hukum dan menghilangkan kesulitan bagi umat dalam menjalankan ibadah maupun urusan duniawi. Menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi makna, dasar pengambilan hukum dari Al-Qur'an dan Hadis, serta implementasinya dalam berbagai bidang. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa segala sesuatu yang sudah diyakini secara mantap atau memiliki asumsi kuat (dhann) tidak boleh dibatalkan hanya karena munculnya keraguan yang sifatnya tidak pasti. Penerapan kaidah ini mencakup aspek ibadah (wudu, shalat, puasa), muamalah (utang-piutang), hukum pidana (asas praduga tak bersalah), hingga hukum keluarga (status pernikahan). Kesimpulannya, kaidah ini memberikan kemudahan dan ketenangan bagi Muslim agar tidak terjebak dalam keragu-raguan yang tidak berdasar.</p> <p><em>This paper discusses one of the fundamental Islamic legal maxims, "Al Yaqiinu Laa Yazaalu Bi Syak," which means that certainty cannot be dispelled by doubt. In Islamic law, this maxim serves as a guideline to provide legal certainty and eliminate difficulties for the community in performing both worship and worldly affairs. Using a qualitative-descriptive research method through library research, this study explores the meaning, the legal basis from the Qur'an and Hadith, and its implementation in various fields. The results of the discussion show that anything established with firm conviction or strong assumption (dhann) cannot be overturned simply by the emergence of uncertain doubt. The application of this maxim covers aspects of worship such as ablution, prayer, and fasting, muamalah (transactions) like debts and receivables, criminal law through the presumption of innocence, and family law regarding marital status. In conclusion, this maxim provides ease and peace of mind for Muslims, ensuring they do not get trapped in baseless doubts.</em></p> Muhammad Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18443 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN ORANG TUA DALAM MASA PERKEMBANGAN DARI BAYI SAMPAI KANAK-KANAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18652 <p>Masa perkembangan anak dari bayi hingga kanak-kanak merupakan periode krusial yang menentukan kualitas perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga orang tua yang memiliki anak usia 0–6 tahun serta observasi non-partisipan di lingkungan rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam bentuk pemberian stimulasi, pola asuh yang responsif, serta kualitas komunikasi memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan anak. Kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan waktu orang tua serta kurangnya pengetahuan tentang stimulasi yang tepat. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi parenting serta dukungan lingkungan terhadap orang tua.</p> <p><em>The developmental period from infancy to childhood is a crucial period that determines the quality of physical, cognitive, social, and emotional development. This study aims to describe the role of parents in supporting child development through a qualitative-descriptive approach. Data were obtained through in-depth interviews with three parents of children aged 0–6 years and non-participant observation in the home environment. The results indicate that parental involvement in the form of stimulation, responsive parenting, and quality communication significantly influences child development. Obstacles identified include limited parental time and a lack of knowledge about appropriate stimulation. This study emphasizes the importance of improving parenting literacy and providing environmental support for parents.</em></p> Ainul Mardiyah, Armila Afriani, Tiara Hendi, Muhammad Baihaqi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18652 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENGARUH AI CHATGPT TERHADAP MINAT BACA MAHASISWA UNIVERSITAS KHBP NOMMENSEN MEDAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18962 <p>Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. Kehadiran ChatGPT memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses informasi, menyelesaikan tugas akademik, serta memahami materi perkuliahan secara cepat dan efisien. Namun, pemanfaatan teknologi ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait penurunan minat baca dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap minat baca mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan serta mengidentifikasi persepsi dan tujuan penggunaannya dalam aktivitas akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan melalui Google Forms kepada 33 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,5% responden sering menggunakan ChatGPT, dengan tujuan utama untuk mengerjakan tugas kuliah (42,4%). Pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap minat baca menunjukkan hasil yang beragam, di mana 45,5% responden mengalami peningkatan minat baca, sementara 33,3% mengalami penurunan, dan 21,2% menyatakan tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Selain itu, mayoritas responden (72,7%) menilai bahwa ChatGPT perlu dimanfaatkan dalam dunia pendidikan karena kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, dan akses informasi yang cepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT memiliki potensi sebagai alat pendukung pembelajaran yang efektif apabila digunakan secara bijak dan terarah, serta perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital dan pengawasan akademik agar tidak mengurangi minat baca dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.</p> Juniati Rolina Sitio , Titin Lyra Simatupang , Lydia Sulastri Sidabutar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/18962 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VI SD SWASTA TAMAN ASUHAN PEMATANG SIANTAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19073 <p>Kemampuan ngepecahin masalah matematika itu salah satu skill penting yang harus dimiliki siswa SD, terutama di kelas VI. Tapi berdasarkan situasi di SD Swasta Taman Asuhan, Kota Pematang Siantar, kemampuan itu masih rendah banget. Penyebabnya ya karena cara ajar yang terlalu fokus ke guru dan kurang bikin siswa aktif terlibat dalam ngehadapi masalah matematika. Makanya, butuh model pembelajaran yang bisa dorong siswa berpikir kritis dan aktif, salah satunya model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini mau tahu seberapa besar pengaruh PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VI di SD Swasta Taman Asuhan, Kota Pematang Siantar. Pakai pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu atau quasi experimental research, dan desain nonequivalent control group design. Subjeknya dua kelas: satu eksperimen yang pakai PBL, satu lagi kontrol yang pakai cara ajar biasa. Data dikumpul lewat tes kemampuan pemecahan masalah sebelum dan setelah perlakuan. Data dianalisis pakai uji statistik inferensial buat lihat perbedaan kemampuan antara kedua kelompok. Hasilnya nunjukin kalau siswa yang ikut PBL kemampuannya lebih tinggi dibanding yang konvensional. Jadi, bisa disimpulin bahwa PBL punya pengaruh signifikan ke kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VI di sekolah itu. Model ini bisa jadi pilihan bagus buat ningkatin kualitas ajar matematika di SD.</p> <p><em>Mathematical problem-solving ability is one of the essential skills that must be possessed by elementary school students, especially those in sixth grade. However, based on the learning situation at Taman Asuhan Private Elementary School in Pematang Siantar City, this ability is still very low. This condition is mainly caused by teaching practices that are overly teacher-centered and do not sufficiently engage students in actively dealing with mathematical problems. Therefore, a learning model that can encourage students to think critically and actively is needed, one of which is the Problem Based Learning (PBL) model.This study aims to determine the extent of the influence of the Problem Based Learning model on the mathematical problem-solving ability of sixth-grade students at Taman Asuhan Private Elementary School in Pematang Siantar City. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The research subjects consisted of two classes: an experimental class that applied the PBL model and a control class that used conventional teaching methods. Data were collected through mathematical problem-solving ability tests administered before and after the treatment.The data were analyzed using inferential statistical tests to examine differences in problem-solving ability between the two groups. The results showed that students who participated in learning through the Problem Based Learning model demonstrated higher problem-solving abilities than those who received conventional instruction. Therefore, it can be concluded that the Problem Based Learning model has a significant effect on the mathematical problem-solving ability of sixth-grade students at Taman Asuhan Private Elementary School in Pematang Siantar City. This model can serve as an effective alternative to improve the quality of mathematics instruction in elementary schools.</em></p> Christa Vonis Rolling Sinaga, Meysi Amari Purba, Alici Venezuela Panjaitan, Vinnauli Silalahi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19073 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PERAWAT TENTANG HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTION ( HAIs) DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA BUKITTINGI TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19593 <p>Healthcare-Associated Infections (HAIs) masih menjadi tantangan serius di rumah sakit karena dapat meningkatkan angka kesakitan, kematian, serta beban biaya perawatan. Data di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi menunjukkan adanya kejadian HAIs yang melebihi standar nasional, termasuk phlebitis dan infeksi daerah operasi. Selain itu, hasil wawancara terhadap perawat menunjukkan bahwa sebagian besar perawat mengalami kesulitan dalam menerapkan seluruh standar pencegahan dan pengendalian infeksi karena kendala teknis saat pemberian asuhan keperawatan, sehingga beberapa prosedur dianggap kurang prioritas dan sering diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, tingkat pengetahuan, dan sikap perawat tentang HAIs, serta menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 100 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 26–35 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan D3 Keperawatan, dan memiliki masa kerja 11–15 tahun. Sebagian besar perawat memiliki tingkat pengetahuan baik tentang HAIs (74%) dan sikap yang baik (50%). Namun, analisis Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap (p = 1,000; p &gt; 0,05). Kesimpulan dari penelitin ini adalah perawat di RSI Ibnu Sina Bukittinggi memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap HAIs, namun pengetahuan tidak berkorelasi signifikan dengan sikap. Hal ini menunjukkan bahwa sikap tidak hanya dibentuk oleh pengetahuan, tetapi juga oleh faktor lain seperti beban kerja, budaya organisasi, motivasi, dan dukungan lingkungan kerja.</p> <p><em>Healthcare-Associated Infections (HAIs) remain a significant challenge in hospitals as they increase morbidity, mortality, and healthcare costs. Data from Ibnu Sina Islamic Hospital Bukittinggi indicate that the incidence of HAIs, including phlebitis and surgical site infections, exceeds national standards. Interviews with nurses revealed that most of them faced difficulties in fully implementing infection prevention and control standards due to technical constraints in nursing care. As a result, some procedures are perceived as less important and are frequently neglected. This study aimed to describe the characteristics of respondents, the level of knowledge and attitudes of nurses toward HAIs, and to analyze the relationship between knowledge and attitudes among nurses in the inpatient unit of Ibnu Sina Islamic Hospital Bukittinggi. This research employed a quantitative method with a cross-sectional design. The sample consisted of 100 nurses selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using univariate and bivariate methods with the Chi-Square test. The results showed that most respondents were aged 26–35 years, female, held a Diploma in Nursing (D3), and had 11–15 years of work experience. The majority demonstrated good knowledge (74%) and positive attitudes (50%) toward HAIs. However, Chi-Square analysis revealed no significant relationship between knowledge and attitudes (p = 1.000; p &gt; 0.05). The conclusion of this study is that nurses at Ibnu Sina Islamic Hospital Bukittinggi have good knowledge and attitudes toward HAIs; however, knowledge is not significantly correlated with attitudes. This indicates that attitudes are shaped not only by knowledge but also by other factors such as workload, organizational culture, motivation, and workplace support.</em></p> Loli Ramadhani, Meri Herliza, Elsa Luvia Harmen Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/19593 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000