MENGOPTIMALKAN RASA INGIN TAHU SISWA PADA LINGKUP SEKOLAH DALAM LIMA PROGRAM
Kata Kunci:
Rasa Ingin Tahu, Pendekatan Saintifik, Alat Peraga Penjernihan Air, Pendidikan Karakter, Strategi PembelajaranAbstrak
Penelitian ini mengkaji efektivitas pendekatan saintifik berbantuan alat peraga penjernihan air dalam meningkatkan rasa ingin tahu siswa. Melalui pendekatan saintifik yang melibatkan kegiatan mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mengomunikasikan, siswa di kelas eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai indikator rasa ingin tahu dibandingkan dengan kelas kontrol. Dimensi rasa ingin tahu yang diukur mencakup antusias mencari jawaban, perhatian pada objek yang diamati, menanyakan setiap langkah kegiatan, dan antusiasme pada proses. Faktor internal seperti kecerdasan dan motivasi, serta faktor eksternal seperti daya tarik topik dan metode pembelajaran berbasis teknologi (ICT), memainkan peran penting dalam menumbuhkan rasa ingin tahu siswa. Strategi-strategi seperti penggunaan aplikasi pembelajaran interaktif (Quizizz, Kahoot), perubahan lingkungan belajar, dan dorongan untuk bertanya efektif dalam meningkatkan rasa ingin tahu. Peran guru sangat krusial dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang rasa ingin tahu. Selain itu, dukungan orang tua juga penting untuk mengarahkan rasa ingin tahu siswa ke arah yang positif. Pengembangan rasa ingin tahu tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif tetapi juga membentuk sikap dan perilaku positif, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras. Oleh karena itu, pendekatan yang holistik dalam pendidikan karakter diperlukan untuk memanfaatkan rasa ingin tahu sebagai alat pengembangan karakter yang kuat dan berintegritas. Implementasi kegiatan literasi, forum diskusi, tugas kolaboratif, dan kegiatan luar kelas juga berkontribusi dalam membudayakan rasa ingin tahu di sekolah.
This research examines the effectiveness of a scientific approach assisted by water purification teaching aids in increasing students' curiosity. Through a scientific approach involving observing, asking, trying, processing, presenting, concluding and communicating, students in the experimental class showed a significant increase in various indicators of curiosity compared to the control class. The dimensions of curiosity measured include enthusiasm for seeking answers, attention to the object being observed, asking questions about each step of the activity, and enthusiasm for the process. Internal factors such as intelligence and motivation, as well as external factors such as the attractiveness of topics and technology-based learning methods (ICT), play an important role in fostering students' curiosity. Strategies such as the use of interactive learning applications (Quizizz, Kahoot), changing the learning environment, and encouraging questions are effective in increasing curiosity. The teacher's role is very crucial in creating a learning environment that stimulates curiosity. Apart from that, parental support is also important to direct students' curiosity in a positive direction. Developing curiosity not only improves cognitive abilities but also forms positive attitudes and behavior, such as honesty, responsibility and hard work. Therefore, a holistic approach in character education is needed to utilize curiosity as a tool for developing strong character and integrity. The implementation of literacy activities, discussion forums, collaborative assignments, and out-of-class activities also contribute to cultivating curiosity in schools.



