PENGEMBANGAN TEKNIK VOKAL DENGAN MENYANYIKAN LAGU DAERAH “APUSE” PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN DIKELAS VIII SMPK ST. MARIA ASSUMPTA KUPANG

Penulis

  • Matilda Balok Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Stanislaus Sanga Tolan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Kata Kunci:

Teknik Vokal, Lagu Daerah, Apuse, Pembelajaran Musik, SMPK St. Maria Assumpta Kupang

Abstrak

Vokal, yaitu pernapasan, artikulasi, intonasi, resonansi, dan ekspresi. Lagu “Apuse” dipilih sebagai media pembelajaran karena memiliki struktur melodi yang jelas, tempo moderato, dan lirik yang mudah dihafal, sehingga sesuai untuk latihan vokal dasar, sekaligus mengenalkaPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan teknik vokal siswa kelas VIII SMPK St. Maria Assumpta Kupang dalam menyanyikan lagu daerah “Apuse” melalui kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan 35 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, tes performa vokal, dan dokumentasi, dengan fokus pada lima aspek teknik vn nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik vokal siswa setelah penerapan tindakan pembelajaran berbasis praktik langsung dan refleksi. Nilai rata-rata kemampuan vokal meningkat dari 68,2 pada siklus I menjadi 83,5 pada siklus II, dengan peningkatan paling menonjol pada aspek artikulasi dan intonasi. Selain peningkatan teknis, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam kepercayaan diri dan ekspresi musikal saat tampil. Dengan demikian, penggunaan lagu daerah sebagai media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan vokal siswa sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya nusantara.

This study aims to explore in depth the role of parents in supporting the effectiveness of the teaching and learning process (PBM) at the elementary school level. Parental support at home is a crucial variable that significantly influences students' motivation, attitudes, and academic achievement. Using a qualitative research method with a phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with parents, teachers, and several students, as well as participant observation in the family and school environment. The research findings indicate that the role of parents is not limited to providing learning facilities, but encompasses three main dimensions: 1) Role as a Motivator, namely creating a positive emotional environment and fostering a passion for learning; 2) Role as a Facilitator and Learning Companion, namely helping to understand assignments, organize study time, and bridge learning concept difficulties; and 3) Role as a School Communication Partner, namely actively participating in school activities and establishing constructive communication with teachers. The results of this study underscore the need for more structured and sustainable collaboration between schools and families. The practical implication is the design of parent training programs that focus on effective learning support strategies and increasing awareness of the importance of emotional involvement in the education of elementary school-aged children. Theoretically, this research enriches the literature on family involvement in education, especially in the context of PBM in elementary schools.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30