MENCIPTAKAN ZONA BELAJAR OPTIMAL: MANFAAT LINGKUNGAN MINIM POLUSI SUARA BAGI SISWA SMAN 01 SUKAMULIA
Kata Kunci:
Konsentrasi Siswa, Polusi Suara, SMAN 01 Sukamulia, Zona Belajar OptimalAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi secara mendalam manfaat dan implikasi positif dari lingkungan belajar yang secara alami minim polusi suara terhadap kualitas proses belajar mengajar di SMAN 01 Sukamulia. Sekolah ini, dengan populasi 385 siswa dan 50 guru, terletak di kawasan yang secara geografis terhindar dari sumber kebisingan eksternal mayor, menciptakan kondisi ideal yang disebut "Zona Belajar Optimal (ZBO)". Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Fenomenologi Interpretatif dengan metode pengumpulan data utama melalui wawancara mendalam terhadap 6 siswa (perwakilan Kelas X, XI, dan XII) dan 5 guru (mewakili berbagai rumpun mata pelajaran) yang dipilih secara bertujuan (purposive sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang tenang di SMAN 01 Sukamulia berkontribusi signifikan pada tiga tema sentral: Peningkatan Konsentrasi Inti, di mana siswa merasa lebih mudah mempertahankan fokus dan mengurangi distraksi kognitif; Kualitas Komunikasi yang Superior, di mana guru tidak perlu meninggikan suara, sehingga meningkatkan Signal-to-Noise Ratio (SNR) vokal dan efektivitas instruksi; dan Penciptaan Atmosfer Kelas yang Tenang dan Mendukung Psikologis, yang terbukti mampu mengurangi stres dan meningkatkan motivasi belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya lingkungan akustik yang tenang sebagai modalitas pendidikan yang vital, menjadikannya kunci untuk mencapai proses transfer ilmu yang maksimal dan berkelanjutan.
The purpose of this research is to deeply explore the benefits and positive implications of a learning environment with minimal noise pollution on the quality of teaching and learning processes at SMAN 01 Sukamulia. Located in an area geographically protected from major external noise sources, this school, with a population of 385 students and 50 teachers, creates an ideal condition known as the "Optimal Learning Zone (OLZ)". This study uses a qualitative approach through Interpretative Phenomenology, with primary data collection methods via in-depth interviews with 6 students (representing grades 10, 11, and 12) and 5 teachers (representing various subjects) selected through purposive sampling. The results show that the quiet environmental conditions at SMAN 01 Sukamulia significantly contribute to three central themes: Enhanced Core Concentration, where students find it easier to maintain focus and reduce cognitive distractions; Superior Communication Quality, where teachers don't need to raise their voices, thus improving vocal Signal-to-Noise Ratio (SNR) and instructional effectiveness; and Creation of a Calm Classroom Atmosphere that Supports Psychological Well-being, proven to reduce stress and increase learning motivation. These findings affirm the importance of a quiet acoustic environment as a vital educational modality, making it key to achieving maximal and sustainable knowledge transfer processes.



