PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS 12 PADA MATA PELAJARAN SENI TARI DI SMAN 1 KUPANG

Penulis

  • Maria Dellastrada Rostina Doren Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Margareta Sofyana Irma Kaet Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Kata Kunci:

Project Based Learning, Kreativitas, Seni Tari

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran Seni Tari kelas XII di SMA Negeri 1 Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan (Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara, observasi, penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan kreativitas siswa secara signifikan, yang tampak pada kemampuan mereka dalam mengembangkan gerak, pola lantai, desain kelompok, serta kostum tari kreasi NTT. Pada siklus I, persentase ketuntasan siswa hanya mencapai 23% dengan rata-rata nilai 66%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 73% dengan rata-rata nilai 78%. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL efektif dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna, mendorong partisipasi aktif, serta memfasilitasi siswa dalam mengekspresikan ide-ide kreatif melalui karya tari.

This study aims to describe the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model in enhancing students’ creativity in the Dance Art subject for Grade 12 at SMA Negeri 1 Kupang. The research employed a qualitative approach using Action Research conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through interviews, observations, performance assessments, and documentation. The findings indicate that the implementation of the PjBL model significantly improved students’ creativity, particularly in developing movements, floor patterns, group formations, and costumes for the NTT creative dance project. In Cycle I, the percentage of student achievement reached only 23% with an average score of 66%, while in Cycle II it increased to 73% with an average score of 78%. These results demonstrate that PjBL is effective in providing meaningful learning experiences, fostering active participation, and facilitating students in expressing their creative ideas through dance creation.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30