KONGRES PEMUDA & LAHIRNYA SUMPAH PEMUDA PADA MASA HINDIA BELANDA
Kata Kunci:
Sejarah, Kongres Pemuda, Sumpah PemudaAbstrak
Dari berbagai cuplikan sejarah, bulan Oktober kerap dikenang dan diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda tepatnya pada tanggal 28 Oktober. Dengan adanya hari tersebut menunjukan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda begitu penting bagi Bangsa Indonesia. Terutama sebagai bahan renungan ataupun momentum dalam mengutuhkan rasa setanah dan seair bagi bangsa Indonesia. Tak lain, sumpah pemuda lahir sebagai hasil dari berbagai pandangan yang tentunya dipelopori oleh pemuda pahlawan nasional pada saat era penjajahan Belanda. Sumpah pemuda tentunya bermula dari adanya Kongres Pemuda I dan berlanjut pada kongres Pemuda II ketika para pemuda Indonesia pernah mengadakan pertemuan besar dari berbagai daerah untuk membahas masa depan bangsa. Melalui pertemuan ini para pemuda menjadi harapan penerus bangsa Indonesia dan sebagai tonggak perubahan perjuangan bangsa Indonesia yang dikuasai Hindia Belanda pada masanya. Diadakannya Kongres Pemuda sehingga terlahir sumpah pemuda terwujud dalam sebuah tekad dan semangat para pemuda-pemudi Indonesia dalam menegakkan kemerdekaan dari jajahan negara asing khususnya negara Belanda. Oleh sebab itu, Sumpah Pemuda pastinya mampu menegakkan rasa nasionalisme yang tinggi bagi kaum milenial saat ini berkat semangat perjuangan yang terkandung di dalamnya
From various historical footage, the month of October is often remembered and commemorated as Youth Pledge Day, precisely on October 28. The existence of this day shows that the Youth Pledge event is so important for the Indonesian Nation. Especially as a reflection or momentum in strengthening the sense of land and water for the Indonesian people. None other than, the Youth Pledge was born as a result of various views which were certainly spearheaded by young national heroes during the Dutch colonial era. The youth oath certainly began with the First Youth Congress and continued at the Second Youth Congress when Indonesian youth held a large meeting from various regions to discuss the future of the nation. Through this meeting, the youth became the hope for the successor of the Indonesian nation and as a milestone in the struggle of the Indonesian people who were controlled by the Dutch East Indies at that time. The Youth Congress was held so that the birth of the Youth Oath was realized in a determination and enthusiasm of Indonesian youth in upholding independence from foreign colonialism, especially the Dutch. Therefore, the Youth Pledge is certainly able to uphold a high sense of nationalism for millennials today thanks to the spirit of struggle contained in it




