SIKAP NON-KOOPERATIF DAN MARHAENISME DALAM PARTAI NASIONAL INDONESIA

Penulis

  • Fitri Nurjihan Universitas Negeri Medan
  • Maretta Br. Ginting Universitas Negeri Medan
  • Rieke Corry Betsena Br. Tarigan Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

PNI, Sikap Non-Kooperatif, Marhaenisme

Abstrak

Sikap non-kooperatif yang merupakan salah satu prinsip utama PNI yang menegaskan penolakan terhadap bentuk kolonialisme dan penindasan. PNI, di bawah kepemimpinan tokoh-tokoh seperti Soekarno dan Mohammad Hatta, menolak untuk bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda yang mengklaim kedaulatan di Indonesia. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi literatur. Dengan metode ini peneliti berusaha untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan membangun makna tentang fenomena yang merefleksikan pemikiran politik Indonesia saat ini. Ideologi Marhaenisme pada dasarnya sebuah ideologi dan ajaran yang menghendaki penghapusan segala bentuk pertentangan dan perbedaan. Dengan mendirikan beberapa partai atau organisasi yang non-kooperatif terhadap bangsa barat. Salah satunya Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Soekarno dan para tokoh pendiri lainnya. Dengan menunjukkan sikap non-kooperatif terhadap Belanda dan membentuk Partai tersebut. artinya tidak bekerja sama dengan pihak penjajah. Gagasan non-kooperasi pernah diungkapkan oleh Moh. Hatta yaitu mengutamakan persatuan dan tidak melakukan kerjasama dengan pemerintah kolonial

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-06