Jurnal Inovasi Pendidikan
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip
id-IDJurnal Inovasi PendidikanSIKAP NON-KOOPERATIF DAN MARHAENISME DALAM PARTAI NASIONAL INDONESIA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26386
<p>Sikap non-kooperatif yang merupakan salah satu prinsip utama PNI yang menegaskan penolakan terhadap bentuk kolonialisme dan penindasan. PNI, di bawah kepemimpinan tokoh-tokoh seperti Soekarno dan Mohammad Hatta, menolak untuk bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda yang mengklaim kedaulatan di Indonesia. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi literatur. Dengan metode ini peneliti berusaha untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan membangun makna tentang fenomena yang merefleksikan pemikiran politik Indonesia saat ini. Ideologi Marhaenisme pada dasarnya sebuah ideologi dan ajaran yang menghendaki penghapusan segala bentuk pertentangan dan perbedaan. Dengan mendirikan beberapa partai atau organisasi yang non-kooperatif terhadap bangsa barat. Salah satunya Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Soekarno dan para tokoh pendiri lainnya. Dengan menunjukkan sikap non-kooperatif terhadap Belanda dan membentuk Partai tersebut. artinya tidak bekerja sama dengan pihak penjajah. Gagasan non-kooperasi pernah diungkapkan oleh Moh. Hatta yaitu mengutamakan persatuan dan tidak melakukan kerjasama dengan pemerintah kolonial</p>Fitri NurjihanMaretta Br. GintingRieke Corry Betsena Br. Tarigan
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-062026-09-0674IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26311
<p>Pendidikan Bahasa Indonesia di sekolah dasar memegang peran penting dalam membentuk kemampuan berbahasa siswa. Namun, tantangan dalam pembelajaran, seperti kurangnya pendekatan interaktif dan keterbatasan sumber daya, mempengaruhi efektivitas proses belajar mengajar. Artikel ini membahas implementasi media pembelajaran interaktif sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia di sekolah dasar. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini menganalisis dampak positif media interaktif terhadap minat belajar siswa dan kemampuan mereka dalam berbicara, membaca, dan menulis Bahasa Indonesia. Namun, tantangan seperti infrastruktur dan pelatihan guru perlu diatasi agar implementasi ini berhasil. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sekolah, guru, dan pemerintah, penggunaan media pembelajaran interaktif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan bahasa di sekolah dasar</p> <p><em>Indonesian language education in primary schools plays an important role in shaping students' language skills. However, challenges in learning, such as the lack of interactive approaches and limited resources, affect the effectiveness of the teaching and learning process. This article discusses the implementation of interactive learning media as a solution to improve Indonesian language skills in primary schools. Through a literature study approach, this research analyzes the positive impact of interactive media on students' interest in learning and their ability to speak, read and write Indonesian. However, challenges such as infrastructure and teacher training need to be overcome for this implementation to be successful. With support from various parties, including schools, teachers and the government, the use of interactive learning media can be an effective strategy in improving the quality of language education in primary schools</em></p>Hosianna Kristiani A. SimatupangMuhammad Anggie Januarsyah DaulayRomaulina SimarmataSusilo Yordan Situmorang
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574KONGRES PEMUDA & LAHIRNYA SUMPAH PEMUDA PADA MASA HINDIA BELANDA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26355
<p>Dari berbagai cuplikan sejarah, bulan Oktober kerap dikenang dan diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda tepatnya pada tanggal 28 Oktober. Dengan adanya hari tersebut menunjukan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda begitu penting bagi Bangsa Indonesia. Terutama sebagai bahan renungan ataupun momentum dalam mengutuhkan rasa setanah dan seair bagi bangsa Indonesia. Tak lain, sumpah pemuda lahir sebagai hasil dari berbagai pandangan yang tentunya dipelopori oleh pemuda pahlawan nasional pada saat era penjajahan Belanda. Sumpah pemuda tentunya bermula dari adanya Kongres Pemuda I dan berlanjut pada kongres Pemuda II ketika para pemuda Indonesia pernah mengadakan pertemuan besar dari berbagai daerah untuk membahas masa depan bangsa. Melalui pertemuan ini para pemuda menjadi harapan penerus bangsa Indonesia dan sebagai tonggak perubahan perjuangan bangsa Indonesia yang dikuasai Hindia Belanda pada masanya. Diadakannya Kongres Pemuda sehingga terlahir sumpah pemuda terwujud dalam sebuah tekad dan semangat para pemuda-pemudi Indonesia dalam menegakkan kemerdekaan dari jajahan negara asing khususnya negara Belanda. Oleh sebab itu, Sumpah Pemuda pastinya mampu menegakkan rasa nasionalisme yang tinggi bagi kaum milenial saat ini berkat semangat perjuangan yang terkandung di dalamnya</p> <p><em>From various historical footage, the month of October is often remembered and commemorated as Youth Pledge Day, precisely on October 28. The existence of this day shows that the Youth Pledge event is so important for the Indonesian Nation. Especially as a reflection or momentum in strengthening the sense of land and water for the Indonesian people. None other than, the Youth Pledge was born as a result of various views which were certainly spearheaded by young national heroes during the Dutch colonial era. The youth oath certainly began with the First Youth Congress and continued at the Second Youth Congress when Indonesian youth held a large meeting from various regions to discuss the future of the nation. Through this meeting, the youth became the hope for the successor of the Indonesian nation and as a milestone in the struggle of the Indonesian people who were controlled by the Dutch East Indies at that time. The Youth Congress was held so that the birth of the Youth Oath was realized in a determination and enthusiasm of Indonesian youth in upholding independence from foreign colonialism, especially the Dutch. Therefore, the Youth Pledge is certainly able to uphold a high sense of nationalism for millennials today thanks to the spirit of struggle contained in it</em></p>Dela Ayu SitanggangDoly Valentino Simarmata Ekel Thory Rafael Ginting
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574STRATEGI PENERAPAN MOTIVASI BELAJAR IPA SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJARNYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26342
<p>Pendidikan adalah upaya yang disengaja untuk mengembangkan potensi manusia melalui proses pengajaran. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi keberhasilan dalam pembelajaran adalah motivasi belajar. Motivasi belajar merupakan usaha yang disadari untuk mendorong, mengarahkan, dan menjaga perilaku seseorang agar mereka termotivasi untuk bertindak dan mencapai hasil atau tujuan tertentu. Metode pembelajaran yang bervariasi akan dapat meningkatkan semangat belajar siswa. Salah satu aspek yang dapat mempengaruhi keberhasilan pendidikan adalah adanya motivasi dari guru. Dorongan motivasi dari seorang pendidik dalam pengajaran akan mendorong semangat belajar siswa serta berakibat pada prestasi dan tingkah laku siswa menjadi lebih baik. Motivasi belajar memegang peran sebagai kunci dalam kesuksesan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Artikel ini membahas pentingnya motivasi belajar dalam konteks pembelajaran IPA dan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa</p> <p><em>Education is a deliberate effort to develop human potential through the teaching process. One of the internal factors that influence success in learning is learning motivation. Learning motivation is a conscious effort to encourage, direct and maintain a person's behaviour so that they are motivated to act and achieve certain results or goals. By having a variety of learning methods, it can improve student learning activities. One aspect that can affect the success of education can be achieved by the motivation of the teacher. The existence of motivational encouragement from an educator in teaching will encourage students' enthusiasm for learning and result in achievement and student behaviour. Learning motivation plays a key role in student success in learning science. This article discusses the importance of learning motivation in the context of science learning and strategies that can be used to increase students' learning motivation</em></p>Khoirotul Azizatus Salis Lusiana Nofita DewiRaveena Jihad Al Aula Meganingrum Faradina Anggita PutriI Ketut Mahardika
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574MENGGALI KEARIFAN LOKAL MELALUI TEKS ULASAN: PENDEKATAN SEJARAH DALAM BAHASA INDONESIA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26402
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kearifan lokal melalui teks ulasan dengan pendekatan sejarah dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks globalisasi yang semakin merajalela kearifan lokal seringkali terpinggirkan, mengancam identitas budaya dan nilai-nilai tradisional. Melalui analisis teks, penelitian ini meneliti bagaimana kearifan lokal tercermin dan interpretasikan dalam konteks sejarah dan bahasa Indonesia. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari teks ulasan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks ulasan dapat menjadi sarana yang efektif untuk memahami mengapresiasi dan melestarikan kearifan lokal. Perekat sejarah memberikan wawasan untuk mendalam tentang peran kearifan lokal dalam pembentukan identitas budaya</p> <p><em>This research aims to explore local wisdom through review texts with a historical approach in Indonesian. In the context of increasingly rampant globalization, local wisdom is often marginalized, threatening cultural identity and traditional values. Through text analysis, this research examines how local wisdom is reflected and interpreted in the context of history and Indonesian language. Qualitative research methods are used to collect and analyze data from relevant review texts. The research results show that review texts can be an effective means of understanding, appreciating and preserving local wisdom. Historical adhesives provide in-depth insight into the role of local wisdom in the formation of cultural identity</em></p>Mita Dina Prastiewy HutaurukEkel Thory Rafael GintingJepri Alexsander PadangIka Febriana
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-062026-09-0674KARAKTERISTIK GURU IPA PROFESIONAL SEBAGAI KOMUNIKATOR DAN FASILITATOR: PERAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26329
<p>Guru profesional adalah mereka yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang baik dan memiliki banyak pengalaman dalam bidang mereka. Keahlian guru yang profesional terlihat dalam pelaksanaan tugas guru, yang ditandai dengan kemampuan mereka untuk memahami materi dan menerapkan metode pengajaran yang efektif. Selain itu, menyelesaikan semua tugas menunjukkan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan metode review literatur, yang menggunakan referensi dari berbagai sumber, seperti buku, artikel, jurnal ilmiah, dan informasi lainnya. Untuk mendapatkan informasi yang relevan, analisis mendalam literatur yang berkaitan dengan penelitian ini merupakan dasar utama. Peran guru sebagai komunikator melibatkan peran mereka sebagai tempat bagi peserta didik untuk berbagi pengalaman dan perasaan mereka, termasuk dalam penyelesaian masalah di rumah. Peran guru adalah sebagai fasilitator agar mereka lebih banyak meluangkan waktu mengajar dan berbagi kegiatan belajar dengan siswa</p> <p><em>Professional teachers are those who have received good education and training and have a lot of experience in their field. Professional teachers' expertise is seen in the execution of teachers' duties, which is characterized by their ability to understand the material and apply effective teaching methods. In addition, completing all tasks demonstrates teacher professionalism. This research uses the literature review method, which uses references from various sources, such as books, articles, scientific journals, and other information. To obtain relevant information, an in-depth analysis of the literature related to this research is the main basis. The role of teachers as communicators involves their role as a place for learners to share their experiences and feelings, including in problem solving at home. Teachers' role as facilitators involves them spending more time teaching and sharing learning activities with students</em></p>Tata Nuraeni NaviaSiti Ananda FrasetyaVelita NurainiDhea Anggun Puspita SariI. Ketut Mahardika
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574KEBIJAKAN POLITIK ETIS: MUNCULNYA GOLONGAN ELIT MODERN DI INDONESIA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26391
<p>Di tengah arus modernisasi yang cepat, Indonesia menghadapi transformasi sosial-politik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kebijakan politik etis yang diterapkan selama era kolonial telah mempengaruhi munculnya golongan elit modern di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini menggali dokumen-dokumen historis dan literatur kontemporer untuk memahami dinamika yang terlibat dalam pembentukan elit politik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan politik etis tidak hanya memperkenalkan konsep-konsep baru dalam tata kelola pemerintahan, tetapi juga menciptakan lapisan sosial baru yang memainkan peran penting dalam politik nasional Indonesia pasca-kemerdekaan. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pengaruh kolonialisme terhadap struktur sosial dan politik di Indonesia, serta kontribusinya terhadap pembentukan identitas nasional dan kepemimpinan politik</p>Jones Simamora Rahel Exclesya SianturiSarah Kholijah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-062026-09-0674IMPLEMENTASI MEDIA ULAR TANGGA DI SEKOLAH DASAR PAHLAWAN NASIONAL GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH DASAR
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26322
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana media pembelajaran dapat digunakan untuk meningkatkan hasil pembelajaran sains di sekolah dasar. Guru yang jarang menggunakan media dalam kelas IPA di Sekolah Dasar adalah pendorong di balik proyek ini, karena mereka tidak siap menggunakan beberapa media yang akan digunakan. Selain itu, ketersediaan dan keadaan sumber belajar mempengaruhi bagaimana guru menggunakannya untuk pengajaran. Alat pengajaran yang digunakan guru untuk memudahkan pembelajaran adalah media pembelajaran. Media ular tangga adalah alat pembelajaran yang dibuat untuk pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Salah satu kebutuhan paling mendesak bagi pendidik adalah penggunaan media di kelas. Oleh karena itu, pendidik harus senantiasa memiliki pengetahuan tentang media yang digunakan dalam pendidikan. Namun, para pendidik sering kali beranggapan bahwa mengintegrasikan media ke dalam kelas adalah sebuah kerumitan yang menyita banyak waktu dan menyebabkan siswa kehilangan fokus karena mereka hanya memperhatikan media. Selain itu, media sering kali dipandang sebagai hiburan, sedangkan pendidikan dianggap serius. Jika dipahami dengan benar, belajar sebenarnya menyenangkan dan menyederhanakan pembelajaran topik-topik yang menantang. Tujuan artikel ini adalah untuk menegaskan kembali betapa pentingnya penggunaan media, khususnya media visual, dalam pendidikan sains sekolah dasar.</p> <p><em>The aim of this research is to examine how learning media can be used to improve science learning outcomes in elementary schools. Teachers who rarely use media in elementary school science classes were the driving force behind this project, because they were not prepared for some of the media that would be used. In addition, the availability and condition of learning resources influences how teachers use them for teaching. The teaching tools used by teachers to facilitate learning are learning media. Media "-" is a learning tool created for science learning in elementary schools. One of the most pressing needs for educators is the use of media in the classroom. Therefore, educators must always have knowledge about the media used in education. However, educators often think that integrating media into the classroom is a hassle that takes up a lot of time and causes students to lose focus because they only pay attention to the media. Additionally, media is often viewed as entertainment, while education is taken seriously. If understood correctly, studying is actually fun and simplifies the learning of challenging topics. The purpose of this article is to reiterate how important the use of media, especially visual media, is in elementary school science education</em></p>Dilla NatasyaNur Fadilah SiregarYuliskha PutriShella Husna MaharaniSeptian Prawijaya
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA BAKU DI KALANGAN SISWA SISWI DI SUMATERA UTARA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26385
<p>Bahasa baku di Indonesia mengikuti kaidah atau pedoman resmi dalam bahasa Indonesia yang dituangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang dimana kata baku tersebut telah dinyatakan oleh Dewan Bahasa dan Perpustakaan mempunyai bentuk dan ejaan yang benar. Media sosial merupakan alat komunikasi yang mencakup berbagai platform digital yang memungkinkan pengguna untuk melakukan aktivitas sosial seperti komunikasi, interaksi, dan berbagi informasi atau konten berupa tulisan, foto, dan video. Dengan adanya pengaruh media sosial ini sangat mempengaruhi penggunaan bahasa terkhusus lagi pada kalangan siswa dan siswi di sumatera utara. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi untuk melihat pengaruh media sosial terhadapat penggunaan bahasa baku. Hasilnya, Pengaruh media sosial terhadap penggunaan bahasa baku cukup besar dimana siswa siswa yang menyerap bahasa gaul dari media sosial dan lagi kurangnya praktik bahasa baku dalam kehisupan sehari-sehari</p>Dea Amanda Br MahaElfira Fadia Fhayya Putri SalsabilahYusnita DalimuntheFitriani Lubis
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-062026-09-0674TINGKAT PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA EDUKASI MAHASISWA PENDIDIKAN MASYARAKAT FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26347
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan media sosial TikTok sebagai media edukasi mahasiswa pendidikan masyarakat FKIP Universitas Sriwijaya. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriftik dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik penggumpulan data menggunakan angket dan observasi. Hasil uji validasi ahli pada angket menghasilkan 32 item soal dan pada uji validitas dengan bantuan spss seluruh item dinyatakan valid. Selain itu, pada hasil uji realibilitas r_hitung memperoleh 0,807 dan dinyatakan reliabel. Sampel penelitian berjumlah 67 orang yang merupakan mahasiswa pendidikan masyarakat angkatan 2021-2023. Penentuan sampel berdasarkan perhitungan rumus slovin dan disesuaikan dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat penggunaan media sosial TikTok sebagai media edukasi mahasiswa pendidikan masyarakat FKIP Universitas Sriwijaya indikator jumlah waktu dengan skor 1.009 dengan kategori tinggi, indikator isi media dengan skor 743 dengan kategori rendah dan indikator keterkaitan media dengan individu dengan skor 1.062 dengan kategori rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat penggunaan media sosial TikTok sebagai media edukasi mahasiswa pendidikan masyarakat menunjukan sebagian besar mahasiswa memanfaatkan video eduasi yang berada di aplikasi TikTok sebagai media yang bermanfaat dalam membantu menggali informasi dan pengetahuan</p> <p><em>This research aims to determine the level of use of TikTok social media as an educational medium for community education students at FKIP Sriwijaya University. This type of research is descriptive analysis using a quantitative approach. Data collection techniques use questionnaires and observation. The results of the expert validation test on the questionnaire produced 32 question items and in the validity test with the help of SPSS all items were declared valid. Apart from that, the r_count reliability test results obtained 0.807 and were declared reliable. The research sample consisted of 67 people who were community education students class 2021-2023. Sample determination was based on the Slovin formula calculation and adjusted to the inclusion criteria. The results of the research show that the level of use of social media TikTok as an educational medium for community education students at FKIP Sriwijaya University is the indicator for the amount of time with a score of 1,009 in the high category, the media content indicator with a score of 743 in the low category and the indicator of media connection with individuals with a score of 1,062 in the low category. The research results show that the level of use of social media TikTok as an educational medium for public education students shows that the majority of students use educational videos on the TikTok application as a useful medium to help gain information and knowledge</em></p>putri Wulandari Mega NurrizaliaArdi Saputra
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP KARAKTER RELIGIUS ANAK KELOMPOK B1 DI RA AISYIYAH BONTORITA KABUPATEN TAKALAR
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26332
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perhatian Orang Tua terhadap Karakter Religius Anak Kelompok B1 di RA Aisyiyah Bontorita Kabupaten Takalar. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Metode survei dilakukan untuk mengungkap bagaimana pengaruh orang tua terhadap karakter religius anak, subjek penelitian ini adalah orang tua anak Kelompok B1 di RA Aisyiyah Bontorita Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang terdiri dari dua variabel dimana penelitian ini dilaksanakan selama sepekan. Prosedur penelitian meliputi observai, wawancara dan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua anak kelompok B1 sebanyak 22 orang. Hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa setelah melakukan uji validitas kemudian melakukan uji hipotesis dengan analisis regresi linear sederhana yang dilakukan dengan SPSS versi 26. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua (X) terhadap karakter religius anak (Y) kelompok B1 dengan total pengaruhnya sebesar 30.1%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2023 yang dilaksanakan selama sepekan dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang tua anak kelompok B1, maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua terhadap karakter religius anak kelompok B1 RA Aisyiyah Bontorita Kabupaten Takalar</p> <p><em>This study aims to determine the Effect of Parental Attention on the Religious Character of Group B1 Children at RA Aisyiyah Bontorita Takalar Regency. The research used is quantitative research with survey method. The survey method was conducted to reveal how parents' influence on children's religious character, the subject of this research was the parents of Group B1 children at RA Aisyiyah Bontorita Takalar Regency. This type of research is quantitative research consisting of two variables where this research was conducted during the week. Research procedures include observations, interviews and questionnaires. The subjects in this study were parents of children in group B1 as many as 22 people. The results of this study can be seen that after conducting a validity test then conducting hypothesis testing with simple linear regression analysis conducted with SPSS version 26. The results of the simple linear regression test showed a positive and significant influence between parental attention (X) on the religious character of children (Y) group B1 with a total influence of 30.1%. Based on the results of research conducted on May 24, 2023 which was carried out during the week with a sample size of 22 parents of group B1 children, it can be concluded that the results of the study showed a positive and significant influence between parental attention on the religious character of children in group B1 of RA Aisyiyah Bontorita Takalar Regency</em></p>NUR ASMIFadhilah LatiefTasrif Akib
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574PERTUMBUHAN ORGANISASI WANITA DAN PEMUDA MASA PERGERAKAN NASIONAL
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26400
<p>Membahas tentang pertumbuhan organisasi wanita dan pemuda selama masa pergerakan nasional di Indonesia. Pandangan utama adalah terhadap peran dan kontribusi organisasi-organisasi tersebut dalam memperjuangkan kemerdekaan, kesetaraan, dan hak-hak politik. Analisis dilakukan melalui studi literatur dan dokumentasi sejarah, mengidentifikasi peristiwa-peristiwa kunci, pemimpin, dan strategi yang digunakan oleh organisasi-organisasi tersebut. Temuan menunjukkan bahwa organisasi wanita dan pemuda memainkan peran penting dalam membangun kesadaran nasional, menyebarkan ide-ide revolusioner, dan menggalang dukungan massa untuk perjuangan kemerdekaan. Selain itu, artikel ini juga menggambarkan dampak jangka panjang dari keberadaan organisasi-organisasi tersebut terhadap perkembangan sosial dan politik di Indonesia pasca-kemerdekaan. Kesimpulannya, pertumbuhan organisasi wanita dan pemuda merupakan elemen kunci dalam pergerakan nasional yang membentuk wajah Indonesia modern.</p> <p><em>Discusses the growth of women's and youth organizations during the national movement in Indonesia. The main focus is on the role and contribution of these organizations in the fight for independence, equality and political rights. Analysis is conducted through literature review and historical documentation, identifying key events, leaders, and strategies used by these organizations. The findings show that women's and youth organizations played an important role in building national awareness, spreading revolutionary ideas, and rallying mass support for the independence struggle. In addition, the article also illustrates the long-term impact of the existence of these organizations on social and political developments in post-independence Indonesia. In conclusion, the growth of women and youth organizations was a key element in the national movement that shaped the face of modern Indonesia</em></p>Joshua Jofrat Erikogusto HutapeaDesri Rut Hartati NadeakChintia Margaretha Simamora
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-062026-09-0674PERANCANGAN APLIKASI BANK SOAL UJIAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMOGRAMAN PHP MYSQL DI MTS YATI KAMANG MUDIAK
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jip/article/view/26326
<p>Penelitian ini berdasarkan keperluan perangkat lunak Bank Soal di MTS Yati Kamang Mudiak, dimana di sekolah tadi prosedur pada pengarsipan soal ujian pondok ini masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan mengarsipkan soal-soal kedalam map dan belum adaanya sistem terkomputerisasi sehinga pengrsipan tidak efektif. prosedur pada pengarsipan sol ujian pondok ini masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan cara setiap semester guru bersangkutan mengumpulkan soal yang sama pada staff tata usaha buat diperbanyak serta acapkali guru yg bersangkutan terlambat pada mengumpulkan soal ujian pondok, dan soal ujian pondok rentan hilang serta rusak. Tentu cara ini tidak efesien dalam pengumpulan soal ujian pondok. Metode penelitian yang diapakai artinya RdanD (Research & Development), yaitu suatu metode penelitian yg berguna buat membuat suatu produk. model pengembangan sistem di penelitian ini yaitu SDLC (System Develop Life Cycle) menggunakan penerapan Waterfall model menggunakan beberapa tahaap seperti komunikasi, perencanaan, pemodelan, kontruksi, pengujian. berdasarkan di penelitian yg sudah dilakukan peneliti berhasil merancang software Bank Soal Ujian di MTS Yati Kamang Mudiak. hasil pengujian validitas yg dilakuan sang ahli komputer dinyatakan bahwa produk valid menggunakan nilai 0,76. akibat pengujian praktikalitas yang dilaksanakan oleh tiga pengajar mata peljaran dinyatakaan bahwa produk praktis degan nilai 0,83. yang akan terjadi pengujian efektifitas yang dilakukan oleh 3 peserta didik dinyatakan bahwa produk efektif menggunakan nilai 0,93</p>Soim MujahidGusnita DarmawatiFirdaus AnnasYulifda Elin Yuspita
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Inovasi Pendidikan
2026-09-052026-09-0574