ANALYSIS OF THE CONCEPTUAL FRAMEWORK OF NIGHTINGALE'S ENVIRONMENTAL THEORY IN NURSING PRACTIC

Penulis

  • Puji Astuti Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Irna Nursanti Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kata Kunci:

Florence Nightingale, Teori Lingkungan, Asuhan Keperawatan, Tuberculosis, Intensive Care Unit

Abstrak

Latar Belakang: Florence Nightingale dikenal sebagai pelopor keperawatan modern melalui Teori Lingkungan-nya yang menekankan pentingnya lingkungan fisik, lingkungan psikologis, dan lingkungan sosial dalam proses penyembuhan pasien. Teori Lingkungan Nightingale berfokus pada lima komponen utama: udara segar, cahaya, kehangatan, kebersihan, dan ketenangan. Teori lingkungan Florence menjadi dasar untuk memberikan perawatan keperawatan holistik. Tujuan: Untuk Menganalisis Penerapan teori lingkungan Florence Nightingale dalam asuhan keperawatan. Metode: Pendekatan studi kasus digunakan untuk mengevaluasi kondisi fisik, psikologis, dan lingkungan sosial pasien TB di Unit Perawatan Intensif. Data dianalisis berdasarkan konsep lingkungan Nightingale dan proses keperawatan, termasuk penilaian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan teori lingkungan Nightingale berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan pasien. Perubahan pada sistem ventilasi, kebersihan, pengendalian kebisingan, dan pendidikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat bagi keluarga pasien meningkatkan efektivitas perawatan keperawatan. Kesimpulan: Teori lingkungan Florence Nightingale tetap relevan diterapkan pada pasien Tuberculosis di ruang intensive dengan adaptasi terhadap teknologi dan kondisi lingkungan modern. Perawat berperan sebagai pengendali lingkungan untuk menciptakan kondisi optimal bagi penyembuhan pasien.

Background: Florence Nightingale is known as the pioneer of modern nursing through her Environmental Theory, which emphasizes the importance of the physical environment, psychological environment, and social environment in the patient healing process. Nightingale’s Environmental Theory focuses on five key components: fresh air, light, warmth, cleanliness, and quietness. Florence's environmental theory forms the basis for providing holistic nursing care. Objective: To Analyze the application of Florence Nightingale’s Environmental Theory in nursing care. Method: A case study approach was used to assess TB patients’ physical, psychological, and social environmental conditions in the Intensive care unit. The data were analyzed based on Nightingale’s environmental concepts and the nursing process, including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. Results: The results of the analysis show that the application of Nightingale's environmental theory plays an important role in creating an environment that supports patient recovery. Modifications to ventilation, cleanliness, noise control, and education on clean and healthy living behaviors for patients' families increase the effectiveness of nursing care. Conclusion: Florence Nightingale’s Environmental Theory remains applicable in caring for Tuberculosis patients in intensive care, with appropriate adjustments to modern healthcare settings. Nurses play a vital role as environmental regulators who ensure optimal conditions for patient recovery.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30