HUBUNGAN SLEEP HYGINE DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI DADAPREJO 01 KOTA BATU
Kata Kunci:
Sleep Hygine, Gangguan Tidur, AnakAbstrak
Anak usia sekolah dasar yang memiliki pola tidur kurang baik berpotensi mengalami masalah kesehatan. Sleep hygiene sendiri mencakup berbagai praktik dan kebiasaan yang dapat mendukung kualitas tidur, dan gangguan pada penerapannya dapat memengaruhi waktu serta kualitas tidur anakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara sleep hygiene dan gangguan tidur pada anak-anak sekolah dasar di SDN Dadaprejo 01, Kota Batu, tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan seluruh populasi anak, sebanyak 44 orang, dijadikan responden melalui teknik total sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa gangguan tidur banyak dialami anak-anak, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman orang tua mengenai praktik sleep hygiene. Hasil analisis bivariat dengan uji Chi Square menunjukkan nilai p 0,026 (p < 0,05), menandakan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan sleep hygiene dan gangguan tidur pada anak-anak di SDN Dadaprejo 01. Simpulan dari penelitian ini adalah Terdapat hubungan anata sleep hygiene dengan gangguan tidur pada anak usia sekolah dasar di SDN Dadaprejo 01 Kota Batu Tahun 2025 dengan p-value 0.026 yang menunjukan hubungan antar variable adalah kategori sedang dan berkorelasi sedang, artinya semakin baik sleep hygiene maka gangguan tidur semakin ringan. Saran dari peneliti diharapkan dapat memberikan informasi bagi anak sekolah dasar khususnya mengenai gangguan tidur yang dapat mempengaruhi sleep hygiene bagi anak sekolah tersebut.
Elementary school children who have poor sleep patterns are at risk of experiencing health problems. Sleep hygiene refers to various practices and habits that support good quality sleep, and disruptions in its implementation can affect both the duration and quality of a child’s sleep. This study aimed to examine the relationship between sleep hygiene and sleep disturbances among elementary school children at SDN Dadaprejo 01, Kota Batu, in 2025. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design and included the entire population as respondents using total sampling, involving 44 children. The results indicated that children at SDN Dadaprejo 01 experienced sleep disturbances, which were largely attributed to parents’ limited understanding of proper sleep hygiene practices. Furthermore, bivariate analysis using the Chi-Square test showed a p-value of 0.026 (p < 0.05), indicating a significant relationship between sleep hygiene practices and sleep disturbances among elementary school children at SDN Dadaprejo 01, Kota Batu, in 2025. In conclusion, there is a significant relationship between sleep hygiene and sleep disturbances in elementary school children at SDN Dadaprejo 01, with a p-value of 0.026. The correlation is moderate, suggesting that better sleep hygiene is associated with milder sleep disturbances. The study recommends that these findings be used to provide information to elementary school children regarding sleep disturbances and the importance of proper sleep hygiene.




